WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 27 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER 2023 Pekan Biasa XXI BATU KARANG Gereja yang didirikan Yesus tidak akan dikuasai oleh alam maut, artinya kekuatan si jahat tidak akan dapat menghentikan gereja. Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Yesus Kristus mengalahkan kematian, dan dengan demikian memberikan kemenangan atas kematian kepada siapa pun yang telah membangun masa depan mereka di atas Batu Karang. Darah para martir, pada kenyataannya, telah mempercepat pertumbuhan gereja dalam ukuran dan kekuatan spiritual. Dengan demikian Yesus mengatakan kepada para murid bahwa kematian-Nya tidak akan menghalangi pekerjaan-Nya membangun gereja. ST. KRISTOFORUS STASI ST. POLIKARPUS "Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya. (Matius 16:18)
Kalender Liturgi 27 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER 2023 Minggu 27/08 Hari Minggu Biasa XXI Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Hijau Senin 28/08 Peringatan Wajib St. Agustinus Warna Liturgi: Putih Selasa 29/08 Rabu 30/08 Peringatan Wajib Wafatnya St. Yohanes Pembaptis Warna Liturgi: Putih Hari Biasa XXI Hari Biasa XXI Hari Biasa XXI Kamis 31/08 Jumat 01/09 Sabtu 02/09 Hari Biasa XXI Warna Liturgi: Hijau
Keinginan Petrus dan upayanya mencari jawaban terhadap siapakah Yesus baginya, berbanding terbalik misalnya dengan keinginan Herodes untuk bertemu Yesus. Herodes mendasarkan pencariannya atas gossip bahwa Yesus adalah Yohanes Pembabtis yang bangkit, yang telah ia penggal kepalanya. Petrus mendasarkan jawabannya bukan atas dasar gossip, tapi atas perjumpaan langsung, pengalaman yang ia hidupi bersama sang Kristus. Kunci kesuksesan pencaharian kita atas pertanyaan Yesus di atas adalah ketika kita menghayati hubungan yang hidup bersama Yesus. Kristus sang Messias adalah Anak Allah yang hidup. Ia bukanlah nabi-nabi yang digossipkan orang, tapi Tuhan yang menderita untuk keselamatan dunia. Petrus bahkan belum melihat sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus, tapi sudah percaya. Nah disinilah kehebatannya, ia sudah percaya walau belum melihat dan mengalami. Ia sudah terlanjur mencintai walau belum mengerti. Tapi ia juga Petrus yang lupa. Ia juga menyangkal Yesus, bahkan ‘meragukan’ kebangkitan karena melihat kubur kosong. Di sini kepercayaan lebih menekankan unsur cinta, sebab semua ini merupakan proses perjuangan Petrus mencintai Yesus sebagai Mesias. Dan Tuhan menghargai perjuangannya ketika setelah bangkit, Yesus menampakkan diri dan bertanya kepadanya. Ia menjawab tiga kali: engkau tahu aku mencintaimu. Iman adalah proses mencintai Tuhan. Marilah kita berproses dalam mencintai Tuhan agar kita juga mampu mendeklarasi credo secara pribadi bahwa Yesus adalah Allah yang hidup. Amin. KUNCI KERAJAAN SURGA R E N U N G A N M I N G G U B I A S A X X I OLEH: ROMO ALOYSIUS TAMNGE, MSC “Siapakah Aku ini?” Pertanyaan Yesus ini berlaku bagi setiap orang percaya yang datang kepadaNya. Masingmasing orang harus mempunyai credo pribadi. Iman adalah wilayah peneguhan pribadi, bukan kata orang. Maka credo Petrus adalah credo pribadi kita juga. Bahwa Yesus adalah Mesias, anak Allah yang hidup.
Agustinus adalah Bapa Gereja purba yang terkenal. Ia lahir di Tagaste (sekarang: SoukhAhras), Afrika Utara pada tanggal 13 November 354. Ibunya, Monika, seorang yang beriman Kristen dari sebuah keluarga yang taat agama; sedangkan ayahnya Patrisius, seorang tuan tanah dan sesepuh kota yang masih kafir. Berkat semangat doa Monika yang tak kunjung padam, Patrisius bertobat dan dipermandikan menjelang saat kematiannya. Kekafiran Patrisius sungguh berpengaruh besar pada diri anaknya Agustinus. Karena itu Agustinus belum juga dipermandikan menjadi Kristen meskipun ia sudah besar. Usaha ibunya untuk menanamkan benih iman Kristen padanya seolah-olah tidak berdaya mematahkan pengaruh kekafiran ayahnya. Semenjak kecil Agustinus sudah menampilkan kecerdasan yang tinggi. Karena itu ayahnya mencitacitakan agar ia menjadi seorang yang terkenal. Ia masuk sekolah dasar di Tagaste. Karena kecerdasannya, ia kemudian dikirim untuk belajar bahasa latin dan macammacam tulisan latin di Madauros. Pada usia 17 tahun, ia di kirim ke Kartago untuk belajar ilmu retorika. Di Kartago, ia belajar dengan tekun hingga menjadi seorang murid yang terkenal. Namun hidupnya tidak lagi tertib oleh aturan moral. Ia menganut aliran Manikeisme, suatu sekte keagamaan dari Persia yang mengajarkan bahwa semua barang material adalah buruk. Minatnya pada ajaran ini berakhir ketika ia menyaksikan kebodohan Faustus, seorang pengajar Manikeisme. Selanjutnya selama beberapa tahun, ia meragukan semua kebenaran agama-agama. Pada tahun 383 ia pergi ke Roma lalu ke Milano, kota pemerintahan dan kota kediaman Uskup Ambrosius. Di Milano ia mengajar ilmu retorika. Banyak orang Roma berbondong-bondong datang kepadanya hanya untuk mendengarkan kuliah dan pidatonya. Di kota itupun ia berkenalan dengan Uskup Santo Ambrosius, seorang mantan gubernur yang saleh. Ia menyaksikan dari dekat cara hidup para biarawan yang bijaksana, ramah dan saling mengasihi. Hatinya tersentuh dan mulailah ia berpikir: “Apa yang mendasari hidup mereka? Injilkah yang mewarnai hidup mereka itu?” Kecuali itu, ia sering mendengarkan kotbah-kotbah Uskup Ambrosius dan tertarik pada semua ajarannya. Semuanya itu kembali menyadarkan dia akan nasehat-nasehat ibunya tatkala ia masih di Tagaste. Suatu hari, ia mendengar suara ajaib seorang anak: “Ambil dan bacalah!” Tanpa banyak berpikir, ia segera menjamah kitab Injil itu, membukanya dan membaca: “Marilah kita hidup sopan seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam perselisihan dan iri hati. ST AGUSTINUS -28 AGUSTUSORANG KUDUS
ST. AGUSTINUS - BAG 2 Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.” (Rom 13:13-14). Agustinus yang telah banyak mendalami filsafat itu akhirnya terbuka pikirannya dan melihat kebenaran sejati, yakni wahyu ilahi yang dibawakan Yesus Kristus. Ia kemudian bertobat dan bersama dengan sahabatnya Alipius, ia dipermandikan pada tahun 387. Dalam bukunya ‘Confession’, ia menulis riwayat hidup dan pertobatannya dan dengan terus terang mengakui betapa ia sangat terbelenggu oleh kejahatan dosa dan ajaran Manikeisme. Suara hatinya terus mendorong dia agar memperbaiki cara hidupnya seperti banyak orang lain yang meneladani Santo Antonius dari Mesir. Pada tahun 388, ia kembali ke Afrika bersama ibunya Monika. Di kota pelabuhan Ostia, ibunya meninggal dunia. Tahun-tahun pertama hidupnya di Afrika, ia bertapa dan banyak berdoa bersama beberapa orang rekannya. Kemudian ia ditabhiskan menjadi imam pada tahun 391, dan bertugas di Hippo sebagai pembantu uskup di kota itu. Sepeninggal uskup itu pada tahun 395, ia dipilih menjadi Uskup Hippo. Selama 35 tahun ia menjadi pusat kehidupan keagamaan di Afrika. Rahmat Tuhan yang besar atas dirinya dimuliakannya di dalam berbagai bentuk kidung dan tulisan. Tulisan-tulisannya meliputi 113 buah buku, 218 buah surat dan 500 buah kotbah. Tak terbilang banyaknya orang berdosa yang bertobat karena membaca tulisan-tulisannya. Tulisan-tulisannya itu hingga kini dianggap oleh para ahli filsafat dan teologi sebagai sumber penting dari pengetahuan rohani. Semua kebenaran iman Kristiani diuraikan secara tepat dan mendalam sehingga mampu menggerakkan hati orang. Sebagai seorang uskup, Agustinus sangat menaruh perhatian besar pada umatnya terutama yang miskin dan melarat. Dialah yang mendirikan asrama dan rumah sakit pertama di Afrika Utara demi kepentingan umatnya. Agustinus meninggal dunia pada tanggal 28 Agustus 430 tatkala bangsa Vandal mengepung Hippo. Jenazah Agustinus berhasil diamankan oleh umatnya dan kini dimakamkan di basilik Santo Petrus. (Sumber : Imankatolik)
ORANG KUDUS WAFATNYA ST YOHANES PEMBAPTIS -29 AGUSTUSPada tanggal 24 Juni Gereja merayakan pesta kelahiran Yohanes Pembaptis; sedangkan pada hari ini, 29 Agustus, Gereja mengajak seluruh umat untuk memperingati kemartirannya. Kemartiran Yohanes berkaitan erat dengan tegurannya yang pedas kepada raja Herodes, karena ia memperistri Herodias, istri Filipus, saudaranya secara tidak sah. Herodes marah dan mencampakkan Yohanes kedalam penjara. Herodias pun marah dan tidak henti-hentinya berusaha mencari kesempatan untuk membunuh Yohanes. Kesempatan emas itu akhirnya tiba juga. Pada hari ulang tahunnya, Herodes mengadakan jamuan makan untuk para petinggi kerajaan di seluruh Galilea. Kesempatan ini dimanfaatkan Herodias untuk melaksanakan niat jahatnya atas diri Yohanes. Ia menyuruh puterinya menari di hadapan para tamu. Tariannya sungguh menawan hati para tamu yang sudah mulai mabuk itu. Herodes tampak bangga dan gembira. Terdorong karena kebanggaannya itu, Herodes berkata kepada gadis itu: “Mintalah kepadaku apa saja menurut kehendakmu. Aku akan memberikannya kepadamu.” Herodes bahkan bersumpah di hadapan para tamu: “Apa saja yang kauminta, akan kuberikan, sekalipun separuh dari kerajaanku.” Gadis itu tidak tahu apa yang harus dimintanya. Karena itu ia berlari kepada ibunya Herodias untuk meminta pendapatnya. Tanpa banyak pikir, Herodias berkata: “Kepala Yohanes Pembaptis”. Gadis itu segera menghadap Herodes dan berkata: “Berikanlah aku di sini kepada Yohanes Pembaptis di dalam sebuah talam.” Herodes sedih tetapi karena sumpahnya dan karena malu kepada tamu-tamunya, ia segera memerintahkan pengawal-pengawalnya untuk memenggal kepala Yohanes pembaptis pada hari itu juga. Injil Matius 14 mengatakan bahwa kepala Yohanes itu diletakkan dalam sebuah talam dan diberikan kepada putri Herodias itu. Karena kesetiaannya kepada Allah dan penggilannya sebagai nabi pendahulu Yesus, Yohanes mati dibawah kuasa kelaliman Herodes. Ia mati dibunuh pada tahun 31. (Sumber : Imankatolik)
HUMOR GEREJA Seorang pendeta tua pernah berada di pesawat duduk di samping seorang yang mengaku ateis. Mereka mengobrol dengan damai sepanjang perjalanan. Sesekali, cucu pendeta ini, yang duduk di baris lain, akan mendatanginya, membawakannya minuman, atau menanyakan apakah ia bisa mendapatkan sesuatu untuk membuatnya lebih nyaman. Setelah ini terjadi beberapa kali, ateis itu menghela nafas, "Saya berharap cucu-cucu saya memperlakukan saya dengan hormat seperti itu. Mereka bahkan hampir tidak menyapa saya. Apa rahasianya?" Pendeta itu menjawab: "Pikirkanlah. Untuk cucu-cucu saya, saya dua generasi lebih dekat dengan Adam dan Hawa, dua individu yang dibuat oleh tangan Tuhan. Jadi mereka mengagumi saya. Tapi menurut filosofi yang Anda ajarkan kepada cucu Anda, Anda dua generasi lebih dekat untuk menjadi kera. Jadi, mengapa mereka harus menghormati Anda?" Seorang Pendeta dan Ateis di Pesawat SUMBER: KETAWA.COM
JADWAL PETUGAS TATA LAKSANA 2 8 A G U S T U S - 3 S E P T E M B E R 2 0 2 3 TANGGAL KET JAM HARI ST. KRISTOFORUS LINGKUNGAN/ WILAYAH 3 September 3 September 3 September 3 September 05.45 07.30 10.00 16.30 St. Gerardus/ Wijayakusuma Minggu Minggu Minggu Minggu St. Teodosia / Grogol I St. Andreas/ Jelambar I Selatan St. Antonius Padua/ Tomang I 2 September H 16.30 Sabtu KEP OMK ari Minggu Biasa XXI Hari Minggu Biasa XXII Hari Minggu Biasa XXII Hari Minggu Biasa XXII Hari Minggu Biasa XXII 1 September Misa Jum'at Pertama 19.00 Jum'at St. Bonaventura / Tomang I
JADWAL PETUGAS TATA LAKSANA 2 8 A G U S T U S - 3 S E P T E M B E R 2 0 2 3 TANGGAL KET JAM HARI STASI ST. POLIKARPUS LINGKUNGAN/ WILAYAH 2 September 17.00 06.00 09.00 17.00 St. Titus / Jelambar I Selatan St. Leo Agung / Tomang IV St. Aloysius Gonzaga/ Tomang IV Sabtu Minggu Minggu Minggu St. Maria Lourdes / Tomang III 3 September 3 September 3 September Hari Minggu Biasa XXI Hari Minggu Biasa XXII Hari Minggu Biasa XXII Hari Minggu Biasa XXII 1 September Misa Jum'at Pertama 19.00 Jum'at St. Yohanes Pembaptis / Polri B
JADWAL PETUGAS KOOR TANGGAL TANGGAL JAM JAM HARI HARI KET KET ST. KRISTOFORUS STASI ST. POLIKARPUS LINGKUNGAN/ WILAYAH LINGKUNGAN/ WILAYAH 3 September 3 September 3 September 07.30 09.00 17.00 Legio Mariae OMK St. Kristoforus Wil.Grogol II / St. Helena Minggu Minggu Minggu 3 September 10.00 Minggu WKRI St. Kristoforus Hari Minggu Biasa XXII Hari Minggu Biasa XXII Hari Minggu Biasa XXII Hari Minggu Biasa XXII 2 8 A G U S T U S - 3 S E P T E M B E R 2 0 2 3
28 31 AGUSTUS AGUSTUS K E G I A T A N YA N G A KA N D A T A N G PD OMPKK St. Stefanus KKMK St. Kristoforus Awam Keluarga Chevalier/ Adorasi Mahakudus PDPKK St. Kristoforus 17.30 19.15 - 21.00 19.15 19.30 WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 27 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER 2023 Pekan Biasa XXI
(TO BE NOTED) SEPTEMBER EVENT
(TO BE NOTED) SEPTEMBER EVENT
(TO BE NOTED) SEPTEMBER EVENT
PENGUMUMAN WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 27 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER 2023 Pekan Biasa XXI
Segenap Romo, Dewan Paroki Harian dan Umat Paroki Grogol Mengucap Syukur untuk : Semoga umat beserta keluarga di wilayah/ lingkungan/ komunitas senantiasa dalam limpahan berkat Tuhan dan dimampukan Tuhan untuk menjadi berkat bagi sesama. PESTA NAMA LINGKUNGAN ST MONIKA -TANJUNG DUREN A 27 AGUST PESTA NAMA LINGKUNGAN ST RAYMUNDUS NONNATUS -JELAMBAR II TIMUR -TOMANG II PESTA NAMA LINGKUNGAN ST AGUSTINUS 28 AGUST 31 AGUST
PENGUMUMAN PERNIKAHAN PENGUMUMAN PERTAMA Senyan Dwiseptyoga dari Mangga Dua - Jakarta Pusat dengan Josephine Holie Gracia dari Lk. Sta. Odilia Indra dari Wijaya Kusuma - Jakarta Barat dengan Stephani Monica Andriani dari Lk. St. Dominikus Fransiskus Xaverius Denny Kurniawan Widjojo dari Lk. St. Hieronimus dengan Katarina Laboure Angela Nathania dari Paroki Kalideres Eric Edvan Hotama dari Lk. Sta. Monika dengan Stephanie Livia Narda dari Paroki Tomang Javier Carlo dari Paroki Cempaka Putih dengan Crescentia Jessica Novia Fusta dari Lk. Sta. Catharina dari Siena Anton dari Sydney – Australia dengan Maria Angelina dari Lk. St. Thomas
PENGUMUMAN PERNIKAHAN PENGUMUMAN KEDUA Vincentius Benedictus Bernard Chandra Kurniawan dari Lk. Sta. Agnes I dengan Maria Natalia dari Lk. Sta. Agnes I
PENGUMUMAN PERNIKAHAN PENGUMUMAN KETIGA Bernardus Herwin Lesmana dari Lk. St. Markus dengan Mona Puspita dari Plui Antonius Hendrik Karnoto dari Paroki Kapuk dengan Odilia Evelyn Irawati dari Lk. St. Dominikus
Close
Lokasi di depan gereja sementara st. kristoforus setiap hari minggu FOLLOW IG: UMKM.PAROKIGROGOL
INFORMASI LAIN Umat dapat memberikan saran, usulan, dan kontribusi artikel untuk Warta Mingguan Paroki ini dengan menghubungi: SEKRETARIAT PAROKI GROGOL Jl. Sat r ia IV Blok C No. 68, R T 12/ RW4 Jelambar , Grogol Petamburan Jakar ta Barat 1 1460 [email protected] gerejakatolikstkristoforus Gereja Katolik St. Kristoforus-Grogol Jakarta 0895-0795-3970 +62 21-5602644/ +62 21-5602650 parokigrogolkaj.or.id gerejakatolikstkristoforus