WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 24-30 SEPTEMBER 2023 Pekan Biasa XXV ST. KRISTOFORUS STASI ST. POLIKARPUS "Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati? Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir." (Matius 20:15-16) Iri Hatikah Engkau? Sumber : Renungan Harian Katolik Sumber : Sangsabda wordpress Allah itu seperti sang pemilik kebun anggur. Allah tidak menginginkan satu pun dari kita anak-anakNya menderita atau dalam keadaan kekurangan. Oleh karena itu, janganlah iri hati, kasih-Nya mengatasi logika perihal apakah yang harus diberikan-Nya kepada kita sesuai dengan kepantasan kita masing-masing untuk itu. Janganlah juga kita menolak “orang-orang yang datang belakangan” di depan pintu Allah, barangkali setelah kehidupan dosa yang begitu dahsyat. Keselamatan yang telah diberikan Allah kepada kita harus mendorong kita memberikan diri kembali kepada-Nya dengan bebas-merdeka. Kita harus malah bersukacita menyambut mereka yang datang belakangan itu.
Kalender Liturgi 24-30 SEPTEMBER 2023 Minggu 24/09 Hari Minggu Biasa XXV Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Putih Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Putih Senin 25/09 Hari Biasa Hari Biasa Warna Liturgi: Hijau Selasa 26/09 Rabu 27/09 Warna Liturgi: Hijau Peringatan Wajib St. Vincentius a Paulo Pesta St. Mikael, Gabriel, dan Rafael, Malaikat Agung Kamis 28/09 Jumat 29/09 Sabtu 30/09 Peringatan Wajib St. Hieronimus Warna Liturgi: Putih Hari Biasa
Para pekerja yang merasa mendapat upah terlalu sedikit sebenarnya tidak melihat sisi yang lebih dasar dari keadilan, yakni kesempatan yang sama bagi semua orang untuk mendapat nafkah. Orang yang tak puas itu sebenarnya beruntung karena ia/mereka langsung mendapat pekerjaan tanpa perlu menunggu. Tetapi ada banyak orang yang tak seberuntung seperti mereka. Ada yang masih menganggur sampai siang dan bahkan sampai sore hari karena tak ada yang memberi pekerjaan. Coba rasakan pergumulan hati mereka sedari pagi hari. Dari mana mereka akan mendapat nafkah bagi hari itu? Apa mereka harus melewatkan malam hari dengan perut kosong? Apa rasa keadilan yang begini tidak muncul? Karena itu Tuhan bersikap adil terhadap mereka. Inilah KEADILAN dalam perspektif Kerajaan Allah yang mengoreksi konsep keadilan sama rata. Saya mengajak kita sejenak memasangkan secara sejajar (apple to apple) persoalan keadilan ini dengan teriakan kaum LGBT perihal pernikahan sesama jenis yang tetap ditolak gereja Katolik. Katanya gereja tidak adil. Dalam buku somewhere over the rainbow, Steve & Kim Selke mengkritik keadilan = sama rata. Dalam kebebasan relasi, ada kesamaan hak antara yang heteroseks atau same sex, tapi dalam hal perkawinan, itu tidak bisa sebab tidak ada biological parenting. Ibarat jeruk dan apel. Dua jenis buah yang berbeda dari kulit sampai isi. Ketika ada jeruk rasa apel, maka itu pasti jeruk yang aneh. Mereka mengatakan freedom will erode. Anak punya hak inheren untuk hidup, hak untuk mempunyai orang tua, dan tidak boleh dipisahkan. Maka anak yang dibesarkan dalam same sex marriage diabaikan haknya untuk tumbuh dan dibesarkan secara alami oleh papa dan mamanya. Di mana keadilan? Semoga pertanyaan ini tidak menyinggung mereka yang berbeda pendapat. Tuhan memberkati kita semua. Amin. IRI HATIKAH ENGKAU BILA AKU BERMURAH HATI? R E N U N G A N M I N G G U B I A S A X X V OLEH: ROMO ALOYSIUS TAMNGE, MSC Pertanyaan Yesus ini sangat relevan karena kita suka membandingkan diri kita dengan orang lain dikala mereka lebih sukses atau lebih diberkati atau lebih berhasil sementara kita merasa stagnan bahkan terseok-seok. Biasanya hal ini muncul karena kita merasa diri lebih baik atau seseorang telah berusaha sekuat tenaga namun keberhasilan berpihak jutru pada orang lain. Pertanyaan Yesus ini mengajak kita untuk merestorasi kembali konsep kita tentang berkat dan keadilan. Konsep keadilan social selalu berbasis pada kesamarataan dalam hak dan kewajiban. Tapi dalam perumpamaan ini, Yesus mengajak kita untuk menyadari bahwa keadilan tak bisa ditafsirkan secara sepihak tanpa merugikan pihak lain. Dan pihak lain di sini ialah orang-orang yang baru mendapat pekerjaan setelah menunggu...…..menunggu....…. dan menunggu sampai hari hampir lewat. (Sumber gambar : WordPress.com)
ST VINCENTIUS A PAULO -27 SEPTEMBERVincentius a Paulo terkenal sebagai rasul cinta kasih bagi kaum miskin dan penghibur orang-orang sakit. Pendiri Kongregasi Misi dan Kongregasi Puteri-puteri Cintakasih ini lahir di Pouy, Gascony, Prancis pada tanggal 24 April 1581. Vincentius dikenal cerdas , namun tidak bisa bersekolah karena ketidak mampuan orangtuanya membiayai sekolah. Untunglah Tuan Comet, seorang dermawan, bersedia menyekolahkan dia. Pada umur 15 tahun, Vincentius mengikuti panggilan nuraninya untuk menjadi imam. Ia masuk Seminari. Mula-mula Vincentius belajar di sebuah kolese Fransiskan di kota Dax, lalu melanjutkan pendidikannya di Universitas Toulouse. ia dapat menyelesaikan studinya dalam waktu yang singkat. ketika berusia 20 tahun, ia ditahbiskan menjadi imam, sambil melanjutkan studi hingga meraih gelar Sarjana Teologi di Universitas Toulouse pada tahun 1604. Pada tahun 1605, dalam perjalanan pulang seusai studinya, kapal yang ditumpanginya disergap bajakbajak laut dari Turki di Laut Tengah. Vincentius ditangkap dan digiring ke pasar budak Tunisia. Di sana dia dibeli oleh seorang saudagar dari Afrika Utara. Selama dua tahun, Vincentius mengalami banyak penderitaan karena perlakuan kasar majikannya. Namun dia dengan sabar dan rendah hati menanggung semuanya itu. Teladan hidupnya akhirnya berhasil mematahkan kekerasan hati tuannya sehingga dia tidak disiksa dengan pekerjaanpekerjaan berat. Pada tahun 1607, Vincentius berhasil meloloskan diri dari cengkeraman tuannya dan lari ke Roma. Di Roma ia belajar lagi Teologi selama dua tahun sebelum kembali ke Prancis. Di Prancis, ia bekerja di paroki Clichy di pinggiran kota Paris. Di bawah bimbingan Pater Pierre de Berulle, seorang teolog terkenal yang kemudian menjadi Kardinal, ia menjadi seorang imam yang disukai umat. Atas permintaan Pater de Berulle, ia menjadi pengajar pribadi putera tertua Philippe Gondi, seorang bangsawan terkemuka dari Prancis. Dalam keluarga bangsawan ini Vincentius mulai mencurahkan seluruh kemampuannya. Ia tidak hanya mengajar tetapi juga memberikan bimbingan rohani kepada para petani yang bekerja, di perkebunan-perkebunan keluarga Gondi di Champagne dan Picardy. Kepada mereka, Vincentius mengajarkan kebajikan-kebajikan iman Kristen dan mendorong mereka untuk selalu menerima sakramen terutama Komuni Kudus serta kembali kepada praktek iman Kristen yang benar dalam hidup sehari-hari. Pada tahun 1617, Vincentius diangkat sebagai pastor paroki ChatillonLes-Dombes. (Sumber gambar : Pinterest) ORANG KUDUS
Imam-imam dalam kongregasi ini lazim juga disebut 'Imam-imam Lazaris'. Pada mulanya mereka bermarkas di Kolese des Bos-Enfants, yang dipercayakan kepada Vincentius oleh Uskup Agung Jean Francois de Gondi. Masalah besar yang dihadapi Vincentius ialah kurangnya persiapan imam-imam diosesan Prancis untuk tugas-tugas pastoral, ia memindahkan pusat karyanya ke biara Santo Lazarus di Paris atas dukungan kepala biara itu. Di biara itu, Vinsens memprakarsai pertemuan mingguan untuk imam-imam diosesan, dan kegiatan pemeliharaan anak-anak yatim-piatu dan para fakir miskin. Melalui pertemuan mingguan itu, ia berhasil mendidik sejumlah orang saleh dari Prancis, seperti Jacques Benigne Bossuet dan Jean Jacques Olier, pendiri Serikat Santo Sulpice. Bagi para miskin dan orang sakit, ia mendirikan banyak Yayasan Persaudaraan Cintakasih, yang telah dimulainya di paroki Chatillon-LesDombes. Louise de Marillac, janda Antoine Le Gras yang kemudian digelari kudus, ditugaskan untuk mengurus yayasan-yayasan itu. Orangorang kaya dimintanya menyumbangkan sejumlah kekayaannya bagi orang-orang miskin. Beberapa wanita di bawah pimpinan Louise de Marillac dibimbingnya untuk menangani karya itu. Kelompok kecil ini terus bertambah jumlahnya dan akhirnya menjadi satu kongregasi tersendiri, Kongregasi Suster Puteri-puteri Cintakasih. Kelompok suster ini merupakan kelompok religius terbesar dalam Gereja dewasa ini. Semangat dua kongregasi religius yang didirikannya diilhami oleh pandangannya tentang cinta kepada Tuhan yang bersifat praktis: "Cintailah Tuhan dengan kedua tanganmu sampai kecapaian dan dengan butir-butir peluh yang mengucur dari wajahmu!" Vincentius de Paulo meninggal dunia di Paris pada tanggal 27 September 1660. Oleh Paus Klemes XII, ia digelari 'kudus' pada tahun 1737, dan oleh Paus Leo XIII diangkat sebagai pelindung semua karya dan perkumpulan cintakasih. (Sumber : ImanKatolik) Paroki ini tergolong sulit dan berat karena sarat dengan masalah kemerosotan moral dan praktek kekafiran. Vincentius ternyata orang hebat. Ia berhasil mempertobatkan umat paroki itu hanya dalam waktu satu tahun. Kesalehan hidupnya dan caranya melayani umat sanggup mematahkan kedegilan hati umat. Di paroki itulah, Vincentius mulai merintis pendirian tarekat Persaudaraan Cintakasih. Ia berhasil menarik 20 orang wanita yang dengan sukarela mengunjungi orang-orang sakit dan para fakir miskin di seluruh wilayah paroki. Menyaksikan prestasi Vincentius, Uskup Agung Paris meminta Vinsens mendirikan sebuah tarekat misioner untuk mewartakan Injil dan melayani sakramen-sakramen di seluruh wilayah keuskupannya. ST VINCENTIUS A PAULO BAG 2 (Sumber gambar: Pinterest)
Eusebius Hieronimus Sophronius lahir di Stridon, Dalmatia pada tahun 342. Ayahnya, Eusebius, adalah seorang beriman Kristen yang saleh hidupnya dan dikenal luas sebagai tuan tanah yang kaya raya. Ia mendidik Hieronimus sesuai dengan kebiasaan-kebiasaan hidup Kristiani dan kebiasaan kerja keras. Ketika Hieronimus berusia 12 tahun, ia mengirimnya ke Roma untuk belajar ilmu hukum dan filsafat. Studinya berjalan lancar, hanya cara hidupnya tidak tertib karena pengaruh kehidupan moral orang Roma yang tidak terpuji pada masa itu. Untunglah bahwa ia lekas sadar dan bertobat dari cara hidupnya yang tidak tertib itu. Pada saat itulah ia meminta dipermandikan oleh Paus Liberius. Pada tahun 370, ia berangkat ke kota Aquileia dan tinggal di sana: beberapa lama untuk mendapat bimbingan dari Valerianus, seorang Uskup yang saleh. Dari sana ia pindah ke kota Antiokia, dan menjalani hidup bertapa di padang gurun Chalcis, di luar kota Antiokia. Empat tahun lamanya ia hidup di dalam kesunyian padang gurun untuk belajar dan meningkatkan hidup rohaninya dengan doa dan puasa. Di bawah bimbingan seorang rabbi, ia belajar bahasa Yunani dan Ibrani. Berkat kemajuan hidup rohaninya yang besar, ia dianggap layak untuk ditahbiskan menjadi imam. Setelah menjadi imam, Hieronimus pergi ke Konstantinopel karena tertarik pada cara hidup Santo Gregorius dari Nazianza. Hieronimus ditugaskan oleh Paus Damasus untuk membuat terjemahan baru atas seluruh isi Alkitab dari bahasa Yunani dan Ibrani ke dalam bahasa Latin. Untuk menunaikan tugas suci itu, ia pindah ke Betlehem, tempat kelahiran Yesus. Ia tinggal di sana selama 30 tahun untuk bekerja, belajar dan bersemadi. Perjanjian Lama diterjemahkannya dari bahasa Ibrani dan Aramik ke dalam bahasa Latin, sedangkan Perjanjian Baru diterjemahkannya dari bahasa Yunani ke dalam bahasa Latin. Hasil terjemahannya sangat baik dan disukai banyak orang. Oleh karena itu terjemahannya disebut Vulgata, yang berarti Populer, dan sampai kini masih dianggap sebagai terjemahan yang resmi dan sah oleh Gereja. Selain terkenal luas karena hasil terjemahannya, Hieronimus juga dikenal luas sebagai seorang pembela iman dari berbagai aliran bidaah dan pembimbing rohani. Dari segala penjuru datanglah banyak orang untuk mendapatkan bimbingannya dalam berbagai masalah ketuhanan dan Kitab Suci. Di Betlehem, Hieronimus mendirikan dua buah biara dan memimpinnya selama berada di Betlehem. Satu dari dua biara itu diperuntukkan bagi para biarawati di bawah pimpinan Santa Paula dan kelak oleh Santa Eustachia. Dua biara itu kemudian dibakar oleh para pengikut bidaah Pelagianisme. Kendatipun tertimpa kesedihan besar, Hieronimus terus giat menulis dan mengajar hingga wafatnya pada tahun 420. la dinyatakan oleh Gereja sebagai Orang Kudus sekaligus sebagai seorang Pujangga Gereja yang besar. (Sumber : ImanKatolik) ST HIERONIMUS -30 SEPTEMBER- (Sumber gambar: WordPress.com) ORANG KUDUS
HUMOR GEREJA Pengawas sekolah Alkitab yang sedang berkunjung bertanya kepada Yohan kecil di kelas Alkitab, "Siapa yang menghancurkan tembok Yerikho?" Yohan kecil menjawab, "Entahlah, tapi bukan saya!" Pengawas, terkejut akan kurangnya pengetahuan dasar Alkitab si Yohan Kecil, lalu membawa kasus Yohan ini kepada kepala sekolah dan menceritakan keseluruhan kejadian tersebut. Kepala Sekolah menjawab, "Saya mengenal Yohan Kecil dan seluruh keluarganya dengan baik dan dapat menjaminnya, jika Yohan Kecil mengatakan bahwa dia tidak melakukannya, maka saya, sebagai kepala sekolah, percaya bahwa apa yang dikatakannya itu adalah kebenaran." Pengawat tersebut terkejut dengan jawaban Kepala Sekolah, lalu pergi ke Ketua Yayasan dan menceritakan keseluruhan ceritanya... Setelah mendengarkan, Ketua Yayasan menjawab: "Saya tidak dapat melihat mengapa Anda membuat isu besar seperti ini, sekarang ini saya akan langsung menulis memo ke bendahara agar segera membiayai dan memproses perbaikan tembok itu!" Pengetahuan Dasar Alkitab Mengenai Tembok Yerikho SUMBER: KETAWA.COM
JADWAL PETUGAS TATA LAKSANA 2 5 S E P T E M B E R - 1 O K T O B E R 2 0 2 3 TANGGAL KET JAM HARI ST. KRISTOFORUS LINGKUNGAN/ WILAYAH 1 Oktober 1 Oktober 1 Oktober 1 Oktober 05.45 07.30 10.00 16.30 St. Angelina / Daan Mogot Minggu Minggu Minggu Minggu St. Albertus Magnus / Wijaya Kusuma St. Teresa dari Avilla / Jelambar II Barat Gerakan Imam Maria 30 September 16.30 Sabtu St. Ursula / Tanjung Duren A Hari Biasa XXV Hari Minggu Biasa XXVI Hari Minggu Biasa XXVI Hari Minggu Biasa XXVI Hari Minggu Biasa XXVI
JADWAL PETUGAS TATA LAKSANA TANGGAL KET JAM HARI STASI ST. POLIKARPUS LINGKUNGAN/ WILAYAH 30 September 17.00 06.00 09.00 17.00 St. Skolastika / Polri A Marriage Encounter St. Hieronimus / Tanjung Duren B Sabtu Minggu Minggu Minggu 1 Oktober KEP Umum 1 Oktober Hari Biasa XXV Hari Minggu Biasa XXVI Hari Minggu Biasa XXVI Hari Minggu Biasa XXV 1 Oktober 2 5 S E P T E M B E R - 1 O K T O B E R 2 0 2 3
JADWAL PETUGAS KOOR TANGGAL KET JAM HARI ST. KRISTOFORUS LINGKUNGAN/ WILAYAH/ KOMUNITAS 30 September 16.30 Sabtu Hari Biasa XXV 1 Oktober 1 Oktober 1 Oktober 07.30 10.00 16.30 Koor Umat Minggu Minggu Minggu Lingk. St. Markus & St.Teresa dari Calcutta OMK St. Kristoforus Koor Umat Hari Minggu Biasa XXVI Hari Minggu Biasa XXVI Hari Minggu Biasa XXVI 2 5 S E P T E M B E R - 1 O K T O B E R 2 0 2 3
JADWAL PETUGAS KOOR TANGGAL KET JAM HARI STASI ST. POLIKARPUS LINGKUNGAN/ WILAYAH/ KOMUNITAS 30 September 17.00 09.00 17.00 Kidung Agung St. Helena/ Grogol II Sabtu Minggu Minggu Koor Sangkakala/ Tomang IV 1 Oktober 1 Oktober Hari Biasa XXV Hari Minggu Biasa XXVI Hari Minggu Biasa XXVI 2 5 S E P T E M B E R - 1 O K T O B E R 2 0 2 3
25 30 SEPTEMBER SEPTEMBER K E G I A T A N YA N G A KA N D A T A N G Misa HUP Sosialisasi PPADR PDPKK St. Kristoforus 19.15 - 21.00 17.00 -18.00 12.00 - 15.00 WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 24-30 SEPTEMBER 2023 Pekan Biasa XXV
MISA HARI ULANG TAHUN PERKAWINAN (HUP) 30 Sept embe r 2023 PK 1 7 .00 - 18.00 Ge r e j a St. Po lika rpus “We do.” Mengundang seluruh pasutri yang merayakan Hari Ulang Tahun Pernikahan di bulan September untuk menghadiri Misa Perayaan HUP Pendaftaran: 0812-8869.6838 0813-8053.1259 0813-1489.2339 Aliang: Maria: Yolanda:
P P A D R P A R O K I G R O G O L
Seksi Liturgi St. Kristoforus mengundang umat Seksi Liturgi St. Kristoforus mengundang umat untuk menghadiri Misa Pembukaan Bulan untuk menghadiri Misa Pembukaan Bulan Rosario pada tanggal 1 Oktober 2023 di Gereja Rosario pada tanggal 1 Oktober 2023 di Gereja St. Polikarpus pukul 17.00, dimulai dengan Doa St. Polikarpus pukul 17.00, dimulai dengan Doa Rosario pukul 16.30. Selama Bulan Rosario, 30 Rosario pukul 16.30. Selama Bulan Rosario, 30 menit sebelum misa akan diadakan Doa menit sebelum misa akan diadakan Doa Rosario. Rosario. Mohon perhatian dan partisipasi umat Mohon perhatian dan partisipasi umat Bulan Rosario Bulan Rosario
KOMUNITAS ST.MONICA PAROKI GROGOL PK 12.30 MINGGU, 8 OKTOBER 2023 GKP ST. KRISTOFORUS RUANG 2.12 Mengundang para single mom/ single parents untuk berkumpul bersama dalam rangka sosialisasi dan pemilihan ketua St. Monika:
Pendaftaran : Made Darsana: 081318413789 Heru Isnanto: 08118441967 Louise: 081299823966
PENGUMUMAN WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 24-30 SEPTEMBER 2023 Pekan Biasa XXV
Segenap Romo, Dewan Paroki Harian dan Umat Paroki Grogol Mengucap Syukur untuk : Semoga umat beserta keluarga di wilayah/ lingkungan/ komunitas senantiasa dalam limpahan berkat Tuhan dan dimampukan Tuhan untuk menjadi berkat bagi sesama. PESTA NAMA LINGKUNGAN ST GERARDUS -WIJAYAKUSUMA 24 SEPT PESTA NAMA LINGKUNGAN ST VINCENTIUS -JELAMBAR II BARAT PESTA NAMA LINGKUNGAN ST MICHAEL -POLRI B 29 SEPT 27 SEPT 30 SEPT PESTA NAMA LINGKUNGAN ST HIERONIMUS -TANJUNG DUREN B
PENGUMUMAN PERNIKAHAN PENGUMUMAN PERTAMA Nikolaus Fery dari Lk. St. Thomas dengan Adelaide Clairine Azalia Verina dari Paroki Puit Noldianto Marianus Lasterman dari Lk. St. Vincentius dengan Gabriella Moriza Permata Sari Sidauruk dari Lk. St. Titus Antonius Alvin Suyapto dari Lk. Sta. Teresa dari Calcutta dengan Veronica Yulia Angkawijaya dari Lk. Sta. Maria Salome Yohanes Nico Oktorus Agus dari Paroki Kutabumi dengan Maria Antin Novianti Sulastri dari Lk. St. Patrisius
PENGUMUMAN PERNIKAHAN PENGUMUMAN KEDUA Davin Sugandy dari Paroki Kemakmuran dengan Rosinta Handinata dari Lk. Keluarga Kudus Fransiskus Ferdiyan Suryanto dari Lk. St. Louis IX dengan Ella Agustina dari Paroki Sekadau - Keuskupan Sanggau Fransiskus Xaverius Rendy dari Lk. St. Patrisius dengan Stephanie Sarah Devina dari Paroki Kampung Duri Antonius Elsen Juwanto dari Lk. St. Karolus Boromeus dengan Lidwina Frida Hudono dari Paroki Katedral - Jakarta Alexander Andri dari Paroki Katedral - Jakarta dengan Bernadette Cyntia dari Lk. St. Bernardus Gregorius Ferberiyan dari Lk. St. Vincentius dengan Theresia Grace Maria Jessica dari Paroki St. Gabriel - Bandung
PENGUMUMAN PERNIKAHAN PENGUMUMAN KETIGA Stanislaus Ferry Kusuma dari Paroki Pademangan dengan Maria Veronica Setiawan Hidayat dari Lk. St. Bartholomeus Niko Partogi Bonatua Sihaloho dari Paroki Kalasan – Jogjakartadengan Yosevin Winda Christiana dari Lk. St. Theodorus Theodorus Nico Hadijan dari Lk. St. Albertus Magnus dengan Christina dari Dadap - Tangerang Adrianus Leonardo Lantang dari Lk. St. Andreas dengan Cassandra Lievani dari Lk. St. Martinus Gerardus Devin Vallerian dari Paroki Katedral Kristus Raja Tanjungkarang dengan Catharina Carolina Chichalie dari Lk. St. Bartholomeus Alexander Randy Wattimena dari Paroki Bojong Indah dengan Margaretha Lenawati Tri Windani Purwaningsih dari Lk. St. Raymundus Nonnatus
Close
Lokasi di depan gereja sementara st. kristoforus setiap hari minggu FOLLOW IG: UMKM.PAROKIGROGOL
INFORMASI LAIN Umat dapat memberikan saran, usulan, dan kontribusi artikel untuk Warta Mingguan Paroki ini dengan menghubungi: SEKRETARIAT PAROKI GROGOL Jl. Sat r ia IV Blok C No. 68, R T 12/ RW4 Jelambar , Grogol Petamburan Jakar ta Barat 1 1460 [email protected] gerejakatolikstkristoforus Gereja Katolik St. Kristoforus-Grogol Jakarta 0895-0795-3970 +62 21-5602644/ +62 21-5602650 parokigrogolkaj.or.id gerejakatolikstkristoforus