WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 12-18 NOVEMBER 2023 Pekan Biasa XXXII ST. KRISTOFORUS STASI ST. POLIKARPUS " Pada Waktu itu Hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai lakilaki.” (Matius 25:1) Sumber : Gbibumianggrek Sumber: Cahaya Pengharapan Allah telah memberikan banyak waktu untuk bertobat. Jika Yesus datang pada hari ini, maka hilanglah kesempatan kita untuk bertobat. Mungkin saja Allah sedang memberi kita waktu semalam lagi. Dia bisa saja memberi kita waktu sampai besok, namun jangan terlalu yakin akan hal ini. Jangan menganggap waktu yang telah diberikan itu sebagai hal yang memang seharusnya diberikan. Waktu yang tersedia buat kita mungkin akan berlalu lebih cepat dari yang kita duga. Berjaga-jagalah, sebab Kamu Tidak Tahu Akan Hari Maupun Akan Saatnya
Kalender Liturgi 12 - 18 NOVEMBER 2023 Minggu 12/11 Hari Minggu Biasa XXXII Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Putih Senin 13/11 Hari Biasa Warna Liturgi: Hijau Selasa 14/11 Rabu 15/11 Warna Liturgi: Hijau Kamis 16/11 Jumat 17/11 Sabtu 18/11 Warna Liturgi: Hijau Peringatan Wajib Sta. Elisabeth dari Hungaria Hari Biasa Hari Biasa Hari Biasa Hari Biasa
“ BIJAKSANA, SETIA DAN SELALU BERJAGA “ R E N U N G A N M I N G G U B I A S A X X X I I OLEH: ROMO JOHNY LUNTUNGAN, MSC Berjaga berarti selalu siap siaga jika sewaktu-waktu tenaga dan pikiran bahkan seluruh keberadaan kita dibutuhkan dan diperlukan walau harus berjuang melawan kantuk dan lelah. Dibutuhkan keteguhan hati dan kesetiaan diri dalam berjaga. Saatnya kita bertanya dan mawas diri: apakah kita sungguh telah menghayati hidup dan panggilan kita dengan bijaksana dan setia? Bagaimana tanggungjawab kita terhadap iman dan pilihan serta panggilan hidup kita? Apakah kita sungguhsungguh setia dan resilien memperjuangkan iman? Apakah kita telah dengan bijaksana menjaga kehidupan iman demi tegaknya bangunan kasih dalam keluarga, komunitas dan masyarakat di mana kita hidup, bergerak dan ada? Semoga kita mampu menjadi pribadi-pribadi yang bijaksana, setia dan berjaga-jaga dalam menjalani hidup dan panggilan kita masing-masing sebagai umat Allah, keluarga, biarawati dan biarawan dan pelayan-pelayan Tuhan. Terpenting jangan hanya memikirkan kepentingan sesaat tetapi lihatlah kepentingan yang lebih besar untuk masa depan. Jangan sampai kita terlambat untuk sadar. Kita juga harus memiliki kebijaksanaan dalam hidup, mempertimbangkan setiap tindakan dan keputusan yang kita ambil untuk memastikan bahwa kita hidup dengan cara yang benar dan sesuai dengan kehendak Tuhan. Kita perlu selalu mengecek keseriusan, ketekunan dan komitmen kita pada hal-hal yang benar dan lebih hakiki. Jika kita tidak serius dan kreatif mempersiapkan diri dengan baik untuk hal-hal yang jauh lebih mendalam dan utama dalam hidup, kita akan menyesal, kecolongan, ketinggalan berkat, kehilangan rahmat Tuhan. “Tuhan Yesus, terima kasih atas kasih-Mu yang nyata dalam hidupku. Bukalah mata dan hatiku untuk melihat kehadiran-Mu di dalam diri keluargaku, teman-teman komunitasku dan orang-orang di sekitarku, dan semoga pelita kasihku selalu menyala dan menyinari semua mereka. Amin.” Ada tiga kata kunci yang menjadi pesan utama dalam Injil untuk kita hari ini, yakni : Bijaksana, Setia dan Berjaga dalam menghadapi kedatangan Tuhan. Inilah keutamaan hidup yang hendaknya menjadi penopang dan pengarah hidup. Bijaksana berarti tidak hanya berpikir untuk kepentingan sesaat dan kini tetapi memiliki antisipasi ke depan. Gadisgadis bijaksana membawa persediaan minyak karena mereka berpikir untuk kepentingan jangka jauh. Mereka memastikan bahwa mereka selalu siap dan tidak terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan. Terkadang tidak serba praktis, seringkali justru ribet dan repot. Namun pada akhirnya merekalah yang mendapat anugerah dan kesempatan berpesta dengan Sang Mempelai. Setia berarti menjaga dan memegang komitmen atas pilihan kita sebagai putri dan putra Allah. Dibutuhkan daya juang yang keras dan serius untuk mempertahankannya. (Sumber gambar : wordpress.com)
Ketika berusia 4 tahun, kedua orang-tuanya mempertunangkan dia dengan putera tertua Pangeran Hermann I dari Thuringia, Jerman Barat. Semenjak itu Elisabeth kecil tinggal di istana Wartburg di Jerman Tengah. Di sana ia dan putera Pangeran Herman I itu dibesarkan dan dididik bersama. Namun sayang, rencana pernikahan mereka menemui jalan buntu: sang pangeran muda itu mati dalam usia yang masih begitu muda. Sebagai gantinya Elisabeth lalu dipertunangkan dengan Ludwig IV, putera Hermann I yang lebih muda. Pernikahan mereka diselenggarakan pada tahun 1221 ketika Elisabeth berusia 14 tahun dan Ludwig berusia 21 tahun. Mereka dikaruniai tiga orang anak. Perkawinan ini berakhir pada tahun 1227, ketika Ludwig meninggal dunia karena serangan wabah pes sementara mengikuti Perang Salib di Tanah Suci. Selagi hidup bersama suaminya, Elisabeth tetap hidup sederhana, tidak seperti penghuni istana lainnya yang serba mewah. Ia bahkan sangat sosial dan menunjukkan perhatian dan cintakasih yang besar kepada orang-orang miskin. Ia mendermakan uang, makanan dan pakaian kepada para fakir miskin itu. Hal itu tidak disukai oleh kaum keluarganya; mereka menuduh Elisabeth memboroskan harta suaminya. Suatu hari, ia dipergoki suaminya ketika sedang keluar membawa sebuah keranjang berisi roti. "Apa yang kaubawa itu?" tanya suaminya dengan suara agak keras. Elisabeth agak takut tetapi dengan serta merta ia menjawab: "Bunga mawar, Mas!". Suaminya tak percaya dan segera menggeledah bungkusan di dalam keranjang itu. Dan ternyata betul: keranjang itu berisi bungabunga mawar yang masih segar. STA. ELISABETH DARI HUNGARIA -17 NOVEMBER- (Sumber gambar: Pinterest)) ORANG KUDUS Elisabeth Hungaria adalah janda kudus mendiang Pangeran Ludwig IV dari Turingia. Sepeninggal suaminya, ia menjadi anggota Ordo Ketiga Santo Fransiskus dan sangat aktif melayani orang-orang miskin dengan kekayaannya. Elisabeth lahir di Pressbura atau Bratislava atau Saros Patak (sekarang: Cekoslovakia), ibukota Hungaria Utara, pada tahun 1207 dari pasangan Andreas II, Raja Hungaria, dan Gertrude dari Andechs Meran.
Tuhan kiranya telah menyelamatkan hambanya. Sejak itu, Ludwig semakin menyayangi Elisabeth dan hidup rukun dengannya. Ludwig semakin memahami tujuan perbuatan sosial Elisabeth kepada orangorang miskin. Kepada penghuni-penghuni istana lain yang tidak menyukai Elisabeth, Ludwig mengatakan: "Perbuatan amal Elisabeth akan membawa berkat Tuhan bagi kita. Kita tentu tidak akan dibiarkan Allah menderita suatu kekurangan pun, selama kita mengizinkan Elisabeth untuk meringankan penderitaan orang lain." Sebelum kepergian suaminya ke Tanah Suci guna mengikuti Perang Salib, Elisabeth telah (Sumber gambar: Katakombe.org) STA. ELISABETH DARI HUNGARIA BAB 2 banyak menunjukkan perbuatan-perbuatan cintakasih yang mengagumkan kepada orangorang miskin dan sakit. Ia mendirikan rumahrumah sakit, dan memberikan makanan kepada orang-orang malang itu. Kegiatan amalnya ini diperganda, ketika Elisabeth menjadi anggota Ordo Ketiga Santo Fransiskus. Kegiatan-kegiatannya semakin memperhebat kebencian anggota keluarga istana padanya. Ia diusir dari istana tanpa membawa apa-apa kecuali tiga orang puteranya. Kemudian ketiga anaknya itu dititipkan pada seorang sahabatnya yang terpercaya. Ia sendiri lalu masuk Ordo Ketiga Santo Fransiskus dan giat menjalankan berbagai kegiatan amal kepada orang-orang miskin dan anak-anak yatimpiatu. Ia mengakhiri hidupnya sebagai hamba Tuhan yang setia dan wafat di Marburg, Jerman pada tanggal 17 Nopember 1231, dalam usia 24 tahun. Banyak sekali terjadi mujizat berkat perantaraannya. Pada tahun 1235, empat tahun setelah kematiannya, ia sudah dinyatakan 'kudus' berkat permohonan dari orang-orang yang mengenal baik dia dan semua kebajikan yang dilakukannya semasa hidupnya. Tak ketinggalan di antara orang-orang itu, bapa pengakuannya, yang sungguh mengagumi kepribadian dan karyanya. Elisabeth adalah seorang ibu yang memberi teladan hidup yang luar biasa kepada para ibu rumah tangga. Ia diangkat menjadi pelindung kudus karya-karya sosial. (Sumber : Imankatolik)
HUMOR GEREJA Minggu pertama setelah suamiku membeli mobil baru, kami parkir di barisan paling belakang karena tidak ingin dikira pamer. Saat ngobrol dengan teman-temannya setelah ibadah, suamiku tidak sengaja menekan tombol alarm untuk mobilnya. Tiba-tiba, alarm mobil pun menyala dan lampunya berkedip-kedip. Melihat suamiku gugup mencoba mematikan alarm itu, temannya menyindir, "Kok, tadi gak diumumin di warta gereja sekalian?" Tidak Mau Pamer Mobil Baru di Gereja SUMBER: KETAWA.COM
JADWAL PETUGAS TATA LAKSANA 1 3 - 1 9 N O V E M B E R 2 0 2 3 TANGGAL KET JAM HARI ST. KRISTOFORUS 19 November 05.45 07.30 10.00 16.30 Minggu Minggu Minggu Minggu 18 November Hari Biasa 16.30 Sabtu Hari Minggu Biasa XXXIII Hari Minggu Biasa XXXIII Hari Minggu Biasa XXXIII Hari Minggu Biasa XXXIII St. Angelina / Daan Mogot St. Yohanes Pembaptis / Polri B St. Angela / Jelambar I Utara St. Hildegard / Wijaya Kusuma St. Monika / Tanjung Duren A LINGKUNGAN/ WILAYAH 19 November 19 November 19 November
JADWAL PETUGAS TATA LAKSANA TANGGAL KET JAM HARI ST. POLIKARPUS LINGKUNGAN/ WILAYAH 06.00 09.00 17.00 Minggu Minggu Minggu Hari Biasa 17.00 Sabtu Hari Minggu Biasa XXXIII Hari Minggu Biasa XXXIII Hari Minggu Biasa XXXIII St. Ursula / Tanjung Duren A Keluarga Kudus / Daan Mogot St. Titus/ Jelambar I Selatan St. Dominikus / Tanjung Duren B 18 November 19 November 19 November 19 November 1 3 - 1 9 N O V E M B E R 2 0 2 3
TANGGAL KET JAM HARI ST. KRISTOFORUS 07.30 10.00 16.30 Minggu Minggu Minggu 18 November Hari Biasa 16.30 Sabtu Hari Minggu Biasa XXXIII Hari Minggu Biasa XXXIII Hari Minggu Biasa XXXIII Koor Umat St. Maximilian Choir/ Tomang I D'Angelic Choir LINGKUNGAN/ WILAYAH 19 November 19 November 19 November JADWAL PETUGAS KOOR Koor Umat 1 3 - 1 9 N O V E M B E R 2 0 2 3
JADWAL PETUGAS KOOR TANGGAL KET JAM HARI ST. POLIKARPUS 19 November 09.00 17.00 Minggu Minggu Hari Biasa 17.00 Sabtu Hari Minggu Biasa XXXIII Koor Umat St. Hubertus / Jelambar II Barat St. Maximilian Choir/ Tomang I LINGKUNGAN/ WILAYAH 19 November Hari Minggu Biasa XXXIII 18 November 1 3 - 1 9 N O V E M B E R 2 0 2 3
13 16 17 18 NOVEMBER NOVEMBER NOVEMBER NOVEMBER K E G I A T A N YA N G A KA N D A T A N G PDPKK St. Kristoforus PDOMPKK St. Kristoforus ME Marriage Encounter Rekoleksi Guru dan Dosen se-Dakenat Barat II Health Talk 19.15 - 21.00 19.15 17.30 8.30 - 12.30 9.00 - 12.30 WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL Pekan Biasa XXXII EDISI: 12-18 NOVEMBER 2023
Stay Tuned!
PENGUMUMAN WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 12-18 NOVEMBER 2023 Pekan Biasa XXXII
“Aku Mencintai dan Menerima Diriku dengan Segala Kelebihan dan Kekuranganku” BAGI SISWI-SISWI YA N G BE R SE K O LA H D I SMA-SMA N EGE R I MAR I BE RGABU N G D ALAM P E R SI N K KAJ ( P E R SAU D ARAA N SISWISISWI N EGE R I KAT O LI K KAJ )
LOWONGAN DIBUTUHKAN SEORANG TEKNISI PENDINGIN UDARA SYARAT: [email protected] Paling lambat diterima pada tanggal 31 Desember 2023 Pria Lulusan STM Elektro/ Sederajat Umur maksimal 35 tahun Mengerti tentang AC DEX System Pengalaman minimal 1 tahun 1. 2. 3. 4. Lamaran dapat dikirim melalui email:
Segenap Romo, Dewan Paroki Harian dan Umat Paroki Grogol Mengucap Syukur untuk : Semoga umat beserta keluarga di wilayah/ lingkungan/ komunitas senantiasa dalam limpahan berkat Tuhan dan dimampukan Tuhan untuk menjadi berkat bagi sesama. 15 NOV - WIJAYAKUSUMA PESTA NAMA LINGKUNGAN ST ALBERTUS MAGNUS
PENGUMUMAN PERNIKAHAN PENGUMUMAN PERTAMA Ignasius Loyola Albert Nagacholie (Paroki Toasebio – KAJ) dengan Michelle (Lk. Sta. Maria Immaculata) Roland Maris (Lk. Sta. Hildegard) dengan Yuliana Octavia (Jagakarsa - Jakarta Selatan) Ignasius Yoshua Hady Putera (Paroki Curug - KAJ) denganElisabeth Patrecia Tjuanda (Lk. Sta. Anna) Peter Imanuel (Sunter Agung - Jakarta Utara) dengan Katarina Cindy Andrian (Lk. Sta. Catharina dari Siena) Stefanus Teddy Trianto Antono (Paroki Pejompongan - KAJ) dengan Veronika Nadya Hambali (Lk. Sta. Theodosia) Fransiskus Xaverius Julian Kietowibowo (Lk. Mozes Nabi) dengan Beatrice Hanny Stevany (Lk. St. Angela)
PENGUMUMAN PERNIKAHAN PENGUMUMAN KEDUA Ferdinandus Ivan Tarmadi (Paroki Slipi - KAJ) dengan Seraphina Verita Yulicia Aryana (Lk. St. Edmundus) Yohanes Steven Pradipta Wijaya (Lk. St. Hieronimus) dengan Teresa Alvita Ratnasari (Lk. St. Hieronimus) Stefanus Russhell Hambali (Lk. St. Hubertus) dengan Shinta Chandra Lesmana (Citra Garden - Jakarta Barat)
PENGUMUMAN PERNIKAHAN PENGUMUMAN KETIGA Sebastianus Stevallen Wijaya (Lk. St. Bartholomeus) dengan Vivi Fransiska (Jelambar Baru - Jakarta Barat) Ignatius Dody Santoso (Paroki Purbayan - Surakarta) dengan Alexandra Gabriella (Lk. Sta. Teresa Avilla) Kristoforus Suripman (Lk. St. Tarsisius) dengan Angela Merici Retno Utami (Lk. St. Tarsisius) Kevin Afrian (Lk. St. Patrisius) dengan Fernanda Thalia Setiawan (Periuk - Tangerang) Michael Patrick Yantuna (Lk. Sta. Maria Lourdes) dengan Angelin Ernita Palit (Paroki St. Fransiskus Assisi - Makasar)
Lokasi di depan gereja sementara st. kristoforus setiap hari minggu FOLLOW IG: UMKM.PAROKIGROGOL
INFORMASI LAIN Umat dapat memberikan saran, usulan, dan kontribusi artikel untuk Warta Mingguan Paroki ini dengan menghubungi: SEKRETARIAT PAROKI GROGOL Jl. Sat r ia IV Blok C No. 68, R T 12/ RW4 Jelambar , Grogol Petamburan Jakar ta Barat 1 1460 [email protected] gerejakatolikstkristoforus Gereja Katolik St. Kristoforus-Grogol Jakarta 0895-0795-3970 +62 21-5602644/ +62 21-5602650 parokigrogolkaj.or.id gerejakatolikstkristoforus