The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Sekretaris III Paroki Grogol, 2024-01-26 23:13:21

Warta Paroki 28 Jan- 3 Feb

Warta Paroki

WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 28 JANUARI - 3 FEBRUARI 2024 HARI MINGGU BIASA IV ST. KRISTOFORUS STASI ST. POLIKARPUS “ Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea. ” (Markus 1:28) Sumber : https://www.biblword.net Dalam bacaan Injil, peristiwa Yesus mengusir roh jahat mengajak kita untuk melihat bahwa iman itu bukan hanya sekadar mengakui bahwa Yesus adalah Yang Kudus dari Allah. Iman bukan pula rasa takut akan binasa karena hukuman Tuhan. Iman juga bukan sekadar patuh. Yang membedakan iman kita dengan pengakuan roh jahat adalah: Di dalam iman, kita bersukacita karena Allah datang ke dalam urusan dan perkara hidup kita, dan percaya bahwa Allah datang bukan untuk membinasakan, melainkan untuk menyelamatkan kita. (Sumber: Lembaga Biblika Indonesia) "Diam, keluarlah dari padanya!"


Kalender Liturgi 28 JANUARI - 03 FEBRUARI 2024 Minggu 28/01 Hari Minggu Biasa IV Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Putih Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Putih Senin 29/01 Warna Liturgi: Hijau Selasa 30/01 Rabu 31/01 Warna Liturgi: Hijau Kamis 01/02 Jumat 02/02 Sabtu 03/02 Warna Liturgi: Hijau Hari Biasa Peringatan Wajib St. Yohanes Bosco Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah Hari Biasa Hari Biasa Hari Biasa


“ MENJADI NABI ZAMAN INI “ R E N U N G A N H A R I M I N G G U B I A S A I V OLEH: ROMO STEFANUS BERTY TIJOW, MSC Yesuspun demikian adanya. Yesus tampil sebagai seorang guru dan pengajar yang punya karisma. Pengajarannya membuat banyak orang takjub, termasuk para Ahli Taurat dan guru-guru Yahudi. Bahkan, roh-roh jahatpun berseru memuji dan meengelukkannya, seperti dalam Injil hari ini, roh jahat berseru, “Aku tahu siapa Engkau, Yang Kudus dari Allah.” Luar biasa, bukan? Yesus rupanya tak dapat menyembunyikan apa yang ada dalam diriNya sehingga dikenal oleh orang-orang, pun oleh roh-roh jahat yang merasuki manusia. Akan tetapi, Yesus yang berkuasa dan karismatis tersebut, juga tak dapat dibungkam dan dininabobokkan oleh pujian orang. Ia tidak terlena dengan pujian. Ia tetap kristis dan tegas, dan dengan pasti Ia mengusir roha jahat dari dalam diri seseorang yang dirasukinya dengan seruan, “Diam ! Keluarlah daripadanya!” Demikian kuasa dan karisma Yesus ada demi keselamatan orang (banyak) bukan demi kehormatan dan popularitas diri. Ia berani mengambil resiko bahwa dengan teguran dan sikap tegasnya, para lawannya akan semakin membenci dan berusaha melawan dia. Kehadiran Yesus sebagaimana dikisahkan dalam Injil, adalah kepenuhan kata-kata yang disampaikan Musa kepada umat Israel. Musa juga adalah seorang karismatis. Akan tetapi Musa tidak memproklamirkan diri sebagai seorang yang penuh kuasa dan karisma untuk selama-lamanya. Kata pepatah, “Tiap orang ada zamannya, dan tiap zaman ada orangnya.” Demikianlah kita mengalami muncul dan bangkitnya seorang yang karismatis di suatu zaman. Bagi Bangsa Indonesia, seorang Sukarno (Proklamator) adalah seorang yang karismatis; demikian pula seorang Joko Widodo tampil dengan suatu karisma tertentu. Hanya saja, pantas dicatat, seorang yang karismatis selalu diliputi dengan pujian (para pendukung) dan kritik (lawanlawannya). (Sumber gambar : sesawi.net)


R E N U N G A N H A R I M I N G G U B I A S A I V Nabi-nabi sejati ini dapat dan sungguh didengarkan orang karena mereka bersuara atas nama Allah dan menyampaikan kehendak-kehendak Allah. Mereka mampu melaksanakan hal itu, karena mereka menghidupi apa yang dikatakan Rasul Paulus, dalam bacaan II, yakni, “memusatkan perhatiannya kepada perkara Tuhan, supaya tubuh dan jiwa mereka kudus.” Ya, kuasa dan karisma datang dari Allah, dan hal itu dianugerahkan Allah kepada mereka yang benarbenar memusatkan hidup mereka kepada Allah. Refleksi Paulus ini membuka harapan akan masa depan kita dan zaman di mana kita hidup. Paulus berbicara tentang orang-orang yang mengupayakan diri mereka tetap berkenan kepada Allah, dank arena itu hidup mereka suci dan kudus adanya, dan karena itu mereka mampu menjadi nabi-nabi sejati pula di zaman ini. Siapakah orang di zaman ini yang dapat dibangkitkan Allah menjadi tokoh karismatis dan penuh kuasa dalam mengajar dan menuntun banyak orang kepada kehidupan yang lebih baik? Menyongsong Pesta Demokrasi di tahun politik 2024 ini, mari kita tidak putus harapan akan bangkit dan munculnya tokoh-tokoh kehidupan bersama (bermasyarakat dan menggereja) yang sungguhsungguh melanjutkan tugas kenabian Yesus. Kita mendambakan pengikut Kristus yang sungguh menghidupi martabat yang sudah diterimanya lewat pembaptisan, yakni menjadi “seperti Kristus menjadi nabi, imam dan raja.” di tengah dunia zaman ini, agar zaman inipun tetap ada orangnya. Berdoalah dan berupayalah agar anda menjadi pribadi kontributif demi munculnya nabi-nabi zaman ini. Ia tahu, dan karena itu ia menyampaikannya, bahwa Allah akan membangkitkan orang lain, yang sama seperti dia, akan mengkomunikasikan kehendak-kehendak Tuhan Allah kepada umatNya. Sesudah Musa, akan bangkit seorang nabi yang akan berkuasa dan berbicara atas nama Allah. Nabi itu tidak akan bersuara dari dan demi dirinya sendiri, atau mengucapkan sesuatu yang bukan dari Allah. Dari bacaan pertama dan Injil hari ini, marilah kita membangun pengharapan akan munculnya tokoh-tokoh karismatis, seperti Musa dan Yesus, yang sungguh-sungguh menyuarakan suara Allah. (Sumber gambar : sesawi.net)


Ia berhasil mengumpulkan 1000 orang pemuda dari keluarga keluarga miskin. Dengan penuh kesabaran, pengertian dan kasih sayang, ia mendidik mereka hingga mereka menjadi manusia yang baik dan bertanggung jawab. Salah seorang muridnya yang terkenal adalah Dominikus Savio, yang kemudian hari menjadi orang kudus. Keberhasilannya ini terus membakar semangat untuk memperluas karyanya. Untuk itu ia mendirikan sebuah rumah yatim piatu dan asrama. Dengan demikian para pemuda itu dapat tinggal bersama dalam satu rumah untuk belajar dan melatih diri dalam ketrampilan ketrampilan yang berguna untuk hidupnya. Untuk pendidikan ketrampilan, Bosko merubah dapur di rumah ibunya menjadi sebuah bengkel sepatu dan bengkel kayu. Bengkel inilah merupakan Sekolah Teknik Katolik yang pertama. Sekolah ini tidak hanya menghindarkan pemuda pemuda dari kenakalan remaja, tetapi juga menciptakan pemimpin pemimpin di bidang industri dan teknik. Lebih dari itu, cara hidup Bosko sendiri berhasil membentuk kepribadian pemuda pemuda itu menjadi orang orang Kristen yang taat beragama bahkan saleh. Pada tahun 1859 atas restu Paus Pius IX (1846 - 1878), Bosko mendirikan sebuah tarekat religius untuk para imam dan bruder, yang dinamakan Kongregasi Salesian. Kemudian pada tahun 1872, bersama Santa Maria Mazzarello, Bosko mendirikan Serikat Puteri puteri Maria yang mengabdikan diri dalam bidang pendidikan kaum puteri. Bosko mendirikan banyak perkumpulan di sekolah. Ia dikenal sebagai perintis penerbitan Katolik dan rajin menulis buku buku dan pamflet. Ia pun mendirikan banyak gereja dan membantu meredakan pertentangan antara tahta Suci dengan para penguasa Eropa. Dalam karyanya yang besar ini, Bosko selalu menampilkan diri sebagai seorang imam yang saleh, penuh disiplin dan rajin berdoa. Ia menjadi seorang Bapa Pengakuan yang terpercaya di kalangan kaum remaja. Pada saat saat terakhir hidupnya, ia menyampaikan pesan indah ini: Katakanlah kepada anak anakku, Aku menanti mereka di surga. Ia meninggal dunia pada tahun 1888 dalam usia 72 tahun. Pada tanggal 2 Juni 1929, Yohanes Melkior Bosko dinyatakan sebagai Beato dan pada tanggal 1 April 1934 ia digelari Santo oleh teman dekatnya Paus Pius XI (1922 - 1939). ST. YOHANES BOSCO - 31 JANUARI- (Sumber gambar: Pinterest) Yohanes Melkior Bosko lahir pada tanggal 16 Agustus 1815 di Becchi, sebuah desa dekat dengan kota Torino, Italia. Ketika menanjak remaja, anak petani yang sederhana ini tidak diperkenankan masuk sekolah oleh orang tuanya karena diharuskan bekerja di ladang. Dalam situasi ini ia diajar oleh seorang imam yang baik hati. Jerih payah imam tua itu menyadarkan orang tua Bosko akan pentingnya nilai pendidikan. Oleh karena itu sepeninggal imam tua itu, ibunya menyekolahkannya ke Castelnuovo. Pendidikan di Castelnuovo ini diselesaikannya dalam waktu satu setengah tahun. Kemudian ia mengikuti pendidikan imam di seminari Chieri dan ditabhiskan menjadi imam pada tahun 1841. Karyanya sebagai imam diabdikan seluruhnya pada pendidikan kaum muda. Ia membuka sebuah perkumpulan untuk menampung anak anak muda yang terlantar, buta huruf dan miskin. Cita citanya ialah mendidik para kawula muda itu menjadi manusia manusia yang berguna dan mandiri. ORANG KUDUS


Sesuai dengan kebiasaan, Maria menyerahkan anaknya Yesus kepada Imam yang bertugas yang nantinya akan meletakkan Yesus di altar Tuhan sebagai persembahan kepada Allah. Sedangkan Yusuf membawa dua ekor merpati itu dan memberikannya kepada imam untuk dikurbankan menggantikan Yesus. Setelah merpati itu dikurbankan, Yesus diserahkan kembali kepada orang tuanya. Persembahan anak laki-laki sulung kepada Tuhan merupakan suatu tindakan iman untuk menyatakan bahwa anak itu sesungguhnya adalah karunia Tuhan. Maka tindakan Maria dan Yusuf tidak hanya menunjukkan bahwa mereka mau menaati Hukum Taurat Musa tetapi juga mau menunjukkan imannya kepada Allah sebagai pemberi Yesus. Peristiwa persembahan Yesus di kenizah bukanlah peristiwa biasa seperti yang terjadi atas semua anak sulung orang Israel. Peristiwa itu adalah suatu peristiwa keselamatan karena terjadi atas Pribadi Putera Allah sendiri yang menentukan sejarah dunia. Kedatangan Simeon dan Hana ke Kenizah Allah atas dorongan Roh Kudus membuktikan secara lebih tandas lagi makna peristiwa itu. Mereka datang untuk bertemu dan menyaksikan sendiri sang Mesias yang dijanjikan Allah sebagai penebus umat manusia. Pada hari itupun kita diundang dan dikumpulkan oleh Roh Kudus di dalam gereja untuk bertemu dengan Kristus dalam perjamuan Kudus. Di dalamnya kita menjumpai dan mengenal Dia sampai pada hari Ia datang dalam semarak kemuliaan-Nya. PESTA YESUS DIPERSEMBAHAN DI BAIT ALLAH - 02 FEBRUARI - (Sumber gambar: Pinterest) Empat puluh hari yang lalu, kita merayakan pesta kelahiran Yesus, Juruselamat Dunia. Dan hari ini kita memperingati peristiwa Yesus dipersembahkan kepada Allah di Kenizah Yerusalem. Peristiwa ini terjadi sesuai dengan tuntutan Hukum Taurat Musa: Setiap anak laki- laki sulung harus dikuduskan bagi Allah pada hari yang ke 40. Yusuf dan Maria menepati hukum itu. Mereka datang dengan membawa serta sepasang burung merpati sebagai persembahan seturut adat Yahudi. Dengan bertindak demikian mereka tidak saja memenuhi hukum Tuhan, tetapi juga mau memberi teladan bagi kita dalam hal ketaatan pada hukum: Hukum Tuhan, Hukum Gereja dan Hukum Negara.


JADWAL PETUGAS TATA LAKSANA St. Kristoforus 2024 16.30 07.00 10.00 16.30 St. Cornelius/Tomang II St. A. Padua & St. Maria Diangkat ke Surga/Tomang I St. Maria Bunda Allah & St. Maria Lourdes/Tomang III St. Gerardus/Wijayakusuma Pekan Biasa V SABTU, 03 FEBRUARI 2024 MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 19.00 Keluarga Kudus/Daan Mogot JUM’AT PERTAMA, 02 FEBRUARI 2024


St. Polikarpus 2024 17.00 06.00 08.30 17.00 St. Maria Goretti/Jelambar I Utara St. Valentinus/Jelambar I Utara St. Paskalis/Jelambar I Utara St. Thomas/Jelambar I Selatan SABTU, 03 FEBRUARI 2024 MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 19.00 St. Odilia/Grogol II JUM’AT PERTAMA, 02 FEBRUARI 2024 JADWAL PETUGAS TATA LAKSANA Pekan Biasa V


St. Kristoforus 2024 16.30 07.00 10.00 16.30 St. Maria Salome Lingkungan St. Benediktus Pekan Biasa V SABTU, 03 FEBRUARI 2024 MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 19.00 Koor Umat JUM’AT PERTAMA, 02 FEBRUARI 2024 JADWAL PETUGAS KOOR Koor Umat Koor Umat


St. Polikarpus 2024 17.00 06.00 08.30 17.00 KKMK St. Kristoforus Koor Sangkakala / Tomang IV Pekan Biasa V SABTU, 03 FEBRUARI 2024 MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 19.00 Koor Umat JUM’AT PERTAMA, 02 FEBRUARI 2024 JADWAL PETUGAS KOOR Koor Umat Misa Hening


PENGUMUMAN WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 21-27 JANUARI 2024 HARI MINGGU BIASA III


Gereja membutuhkan daun palma lama/ kering yang telah diberkati pada paskah tahun lalu guna diproses menjadi abu untuk Misa Rabu Abu. Mohon partisipasi umat untuk membawa daun palma tersebut dan ditaruh di tempat yang sudah disediakan di depan gereja.


HAPPY CHINESE NEW YEAR


on all red items!


Segenap Romo, Dewan Paroki Harian dan Umat Paroki Grogol Mengucap Syukur untuk: P E S TA N A M A WI LAYA H S T . T H O M AS A Q U I N AS - J E LA M BAR I I BARAT S E M O G A U M AT BE S ERTA KE L U AR G A D I WI LAYA H / L I N G K U N G A N / K O M U N I TAS S E N A N T IASA D ALA M L I M PA H A N BERKAT T U H A N D A N D I M A M P U KA N T U H A N U N T U K M E N JA D I BERKAT BA G I S E SA M A. 28 JAN P E S TA N A M A L I N G K U N G A N S T . D O N B O SC O - WI JAYAK U S U M A 31 JAN 03 FEB 03 FEB P E S TA N A M A L I N G K U N G A N S T . BLAS I U S - TA N J U N G D U RE N B P E S TA N A M A L I N G K U N G A N S T . A G AT H A - D AA N M O G O T


PENGUMUMAN PERTAMA Alessandro Septiano Wiryawan dari Cakung - Jakarta Timur dengan Elisabet Septiani dari Lk. St. Raymundus Nonnatus Pengumuman Pernikahan


PENGUMUMAN KETIGA Daniel Christiono Wangsa dari Lk. Sta. Maria Bunda Allah dengan Maria Elisabeth Intan Adiningsih dari Lk. Sta. Maria Bunda Allah Nicodemus William Azali dari Lk. Sta. Maria Bunda Allah dengan Tika Kusuma Rahmawati dari Medan Satria – Bekasi Yakobus Caesar Rio Julyanto Putra dari Lk. St. Timotius dengan Fransiska Indah Kartika Putri Wijaya dari Paroki St. Yosep Ohoijang – Maluku Tenggara Leonardo Brian Efendy dari Lk. St. Karolus Boromeus dengan Viscalia Angel dari Paroki Kota Wisata - Keuskupan Bogor Pengumuman Pernikahan


SEKRETARIAT PAROKI GROGOL Jl. Sat r ia IV Blok C No. 68, RT 12/ RW4 Jelambar , Grogol Petamburan Jakar ta Barat 1 1460 [email protected] Gereja Katolik St. Kristoforus-Grogol Jakarta 0895-0795-3970 +62 21-5602644/ +62 21-5602650 parokigrogolkaj.or.id INFORMASI LAIN Umat dapat memberikan saran, usulan, dan kontribusi artikel untuk Warta Mingguan Paroki ini dengan menghubungi: gerejakatolikstkristoforus


Click to View FlipBook Version