WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 23-29 JULI 2023 Pekan Biasa XVI PERUMPAMAAN KERAJAAN SORGA Itulah gambaran Kerajaan Allah yang seperti biji sesawi. Ketika besar, ia menjadi tempat naungan bagi sarang burung-burung kecil dan besar. Bagaimana proses biji sesawi yang kecil itu menjadi besar? Tak ada yang tahu! Kita hanya bisa berkata bahwa biji itu bertumbuh. Demikianlah gambaran Kerajaan Allah itu: tersembunyi, penuh misteri, kelihatan tak pasti, namun ia tidak mati! ST. KRISTOFORUS STASI ST. POLIKARPUS Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burungburung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya." (Mat 13:31-32)
Minggu 23/07 Kalender Liturgi 23-29 JULI 2023 Senin 24/07 Selasa 25/07 Rabu 26/07 Kamis 27/07 Sabtu 29/07 Jumat 28/07 Hari Minggu Biasa XVI Hari Biasa XVI Hari Biasa XVI Perayaan Wajib St Yoakim & St. Anna Hari Biasa XVI Hari Biasa XVI Perayaan Wajib St. Marta, Maria dan Lazarus Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Putih Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Hijau Warna Liturgi: Putih
ALLAH KITA PENABUR YANG SABAR R E N U N G A N M I N G G U B I A S A X V I OLEH: ROMO STEPHANUS BERTY TIJOW, MSC Sungguhpun demikian, tetap saja dan ada saja yang kurang atau tidak mengasilkan buah. Hidup kristiani kita yang tidak berbuah. Terhadap kegagalan manusiawi kita, apakah yang akan Allah perbuat? Satu hal yang menggembirakan kita adalah bahwa Allah, Sang Penabur, ternyata ‘menabur terus menerus’, Ia tak pernah berhenti menabur. Kegagalan yang terjadi tidak pernah membuat Allah berhenti menabur, sebaliknya dengan sabar Ia menabur dan menantikan hasil karyaNya. Demikian kita mendapatkan gambaran Allah, Sang Penabur, yang sungguh mau bersabar dengan sikap kita manusia. Kepada kita yang gagal dan belum mengasilkan buah, Allah tak jemu-jemu untuk menaburkan benih yang baik. Ia telah dan akan melakukan hal itu dari dahulu kala hingga sekarang dan nanti. Kesabaran adalah karakter Allah yang membuat kita memiliki waktu dan kesempatan untuk berbenah dan membenah diri, untuh berubah dan berbuah sebagaimana dikehendaki Allah. . Saudara-saudari yng diberkati Tuhan, bacaan liturgi pada Minggu Biasa XV yang lalu menginggatkan kita semua akan karya Allah yang menaburkan benih, yakni SabdaNya, ke atas bumi (manusia) dan menetapkan bahwa benih itu tidak akan kembali tanpa menghasilkan buah. Gambaran akan Allah yang sabar ditampilkan dan dihadirkan sebagai kabar gembira kepada kita pada Minggu Biasa XVI (23 Juli 2023). Bacaan pertama (Keb 12:13.16-19) menampilkan gambaran akan Allah, Sang Kebijaksaan, yang mau bersabar dengan sikap manusia. Dengan kesabaranNya, Ia bersikap lunak terhadap manusia dan kalaupun Ia harus mengadili manusia, Ia mengadili dengan belas kasihan.
Manusia (hamba-hamba ladang Allah) cenderung ingin cepat-cepat mau menyingkirkan alang-alang dan membiarkan gamdung untuk bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah. Namun Allah tidaklah demikian. Ia membiarkan alang-alang tumbuh bersama gandum. Apakah Allah berharap bahwa alang-alang akan berubah dan menghasilkan hal yang baik? Tidak ! Allah tidak menghendaki benih gandum turut rusak dan hilang karena tercabut bersama dengan benih alang-alang; Allah tak menghendaki kehancuran benih baik karena kecerobohan dan ketidaktelitian. Sungguh, suatu gambaran sikap Allah yang benar-benar menggembirakan kita. Saudara-saudari, Minggu 23 Juli 2023 ini, oleh Gereja juga dirayakan sebagai Hari Lansia Sedunia. Dengan tema ‘RahmatNya turun temurun’(Luk 1:50), dengan hari Lansia Sedunia ini, kita pertama-tama diajak untuk bersyukur kepada Allah yang terus menerus mencurahkan rahmatNya kepada manusia, dari generasi ke generasi, tampa henti dan terus menerus. Opa-oma, kakek-nenek, kaum lansia adalah anugerah Allah bagi kita, yang melalui mereka kita beroleh warisan iman dan limpahan rahmat Allah. Kalau hari ini, anda masih bisa melihat oma-opa dan kakek-nenek kita, semata-mata karena Allah telah dan senantiasa bersikap sabar dan terus menerus merahmati kita. Dan bila saatnya, anda nantinya menjadi oma-opa, kakek-nenek, semati-mata pula karena Allah terus mau bersabar dengan dirimu. Syukurlah, Allah kita adalah Allah Penyabar. Ia memperlakukan manusia, ciptaanNya dengan kemurahan hati. Bahkan, ketika manusia berbuat dosa, Ia memberi manusiai kesempatan untuk bertobat. Demikian deskripsi penulis Kitab Kebijaksanaan tentang Allah kita, Allah yang penyabar. Pemazmur juga memuji-muji Allah sebagai Allah yang sungguh baik dan suka mengampuni (Mzr 86:5a). Gambaran akan kesabaran Allah diperjelas Yesus melalui perumpamaan tentang benih yang tumbuh. Sang Penabur terus menerus menaburkan benih baik, tapi sayang sekali bahwa si Jahat juga terus menerus menaburkan benih buruk/jahat di tempat yang sama. Akibatnya, benih baik bertumbuh bersama dengan benih buruk; gandum tumbuh bersama alang-alang.
ST. ANNA & ST. YOAKIM - 26 JULI - Anna dan Yoakim adalah orangtua kandung Santa Perawan Maria, Bunda Yesus, Putera Allah. Keduanya dikenal sebagai keturunan raja Daud yang setia menjalankan kewajiban-kewajiban agamanya serta dengan ikhlas mengasihi dan mengabdi Allah dan sesamanya. Oleh karena itu keduanya layak di hadapan Allah untuk turut serta dalam karya keselamatan Allah. Dalam buku-buku umat Kristen abad ke-2, nama ibu Anna sangat harum. Diceritakan bahwa sejak perkawinannya dengan Yoakim, Anna tak henti-hentinya mengharapkan karunia Tuhan berupa seorang anak. Namun cukup lama ia menantikan tibanya karunia Allah itu. Sangat boleh jadi bahwa Anna sesekali menganggap keadaan dirinya yang tak dapat menghasilkan keturunan itu sebagai hukuman bahkan kutukan Allah atas dirinya, sebagaimana anggapan umum masyarakat Yahudi pada waktu itu. Karena itu diceritakan bahwa ia tak henti-hentinya tanpa putus asa berdoa kepada Allah agar kiranya kenyataan pahit itu ditarik Allah dari padanya. Syukurlah bahwa suatu hari malaikat Tuhan mengunjungi Anna yang sudah lanjut usia itu membawa warta gembira ini:
ST. ANNA & ST. YOAKIM - BAG 2 "Tuhan berkenan mendengarkan doa ibu! Ibu akan melahirkan seorang anak perempuan, yang akan membawa suka cita besar bagi seluruh dunia!" Dengan kegembiraan dan kebahagiaan yang besar, Anna menceritakan warta malaikat Tuhan itu kepada Yoakim. Setelah genap waktunya, lahirlah seorang anak wanita yang manis. Bayi ini diberi nama Maryam/Maria, Santa Perawan Maria Immaculata (yang Dikandung Tanpa Dosa), Perempuan yang paling kudus di antara semua perempuan ini akan menjadi Bunda Allah yang kelak akan memperkandungkan Putera Allah, Yesus Kristus, Juru Selamat dunia. Bagi Anna, Maryam lebih merupakan buah rahmat Allah daripada buah kodrat manusia. Kelahiran Maria menyemarakkan bahkan menyucikan kehidupannya dan kehidupan keluarganya. Anna merawat Maria kecil dengan penuh kasih sayang selama beberapa tahun. Kemudian dipersembahkannya puterinya itu kepada Tuhan, seperti yang telah dijanjikannya. Maria tinggal di Bait Allah di Yerusalem. Nama Yoakim dan Anna sungguh sesuai dengan maksud pilihan Allah. Yoakim berarti "Persiapan bagi Tuhan", sedangkan Anna berarti "Rahmat atau Karunia". Yoakim dan Anna melanjutkan kehidupan mereka dengan berdoa hingga tiba saatnya Tuhan memanggil mereka pulang ke rumah Bapa di surga.
Pada tanggal 2 Februari 2021, Paus Fransiskus telah menyetujui perubahan pesta liturgi St. Marta dengan memasukkan pula nama saudara perempuan dan saudara lakilakinya, Maria dan Lazarus, ke dalam Penanggalan Liturgi Gereja Katolik. Dengan persetujuan Paus itu, nama saudari dan saudara Marta, yaitu Maria dan Lazarus akan ditambahkan ke pesta 29 Juli dalam penanggalan Pesta dan Hari Raya untuk ritus Latin Gereja Katolik. Paus menetapkan perubahan itu setelah mempertimbangkan kesaksian yang mereka (Maria dan Lazarus) perlihatkan dalam Injil, ketika menyambut Tuhan Yesus yang datang ke rumah mereka, yaitu mendengarkan Dia dengan penuh perhatian, dan mengimani bahwa Dia adalah kebangkitan dan hidup. Marta dengan murah hati dan ramahtamah menyambut Yesus, Maria mendengarkan perkataan-Nya dengan penuh perhatian, dan Lazarus segera muncul dari kubur atas perintah Dia yang berkuasa mengalahkan maut. Sebuah Dekrit dari Kongregasi Ibadat Ilahi yang ditandatangani oleh Kardinal Robert Sarah, ketua Kongregasi, mengatakan bahwa Paus Fransiskus telah menyetujui penetapan peringatan untuk Marta, Maria dan Lazarus. ST. MARTA, MARIA DAN LAZARUS - 29 JULI - Tampilnya tokoh-tokoh perempuan, Marta dan Maria, merupakan sebuah kebaruan yang diperlihatkan Yesus. Pada masa itu, peran perempuan sama sekali tidak di perhitungkan. Namun dikisahkan bahwa Marta justru berinisiatif menyambut Yesus. Ketika Yesus berada di rumah mereka, Marta sibuk melayani, dan Maria duduk mendengarkan Yesus. Yang dilakukan Maria sebenarnya kebiasaan pria pada waktu itu: duduk berbicara dengan tamu. Yang dilakukan Marta adalah pekerjaan perempuan: sibuk mempersiapkan segala sesuatu untuk menjamu tamu.
Kehadiran Yesus membawa pembaruan bagi mentalitas lama itu: Ia memberi tempat pada peran perempuan yang setara dengan pria: semua sama haknya dalam hal berbicara, mendengar maupun melakukan pekerjaan rumah tangga. Dengan demikian Yesus juga mengajarkan bahwa baik waktu khusus untuk mendengar Sabda Tuhan maupun untuk melakukan aktivitas pelayanan merupakan dua hal yang tak terpisahkan. Dan keduanya dapat dilakukan baik pria maupun wanita. Kisah tentang Martha/Marta dilukiskan Yohanes dalam Injilnya 11:1-14. Di dalamnya terungkap jelas bahwa Marta dan Maria bersama Lazarus saudara mereka amat disayangi oleh Yesus. Ketiga bersaudara itu adalah sahabatsahabat Yesus. Mereka tinggal di Betania, sebuah kampung kecil yang letaknya tak jauh dari Yerusalem, dan Yesus sering mengunjungi mereka. Marta dengan sukacita melayani Yesus dan Rasul-rasul yang menyertaiNya. Nama Martha ( Ibrani : תאָרְמ (ָberasal dari nama Aramaic מרתא') marta') yang berarti "ibu, Nyonya". Dengan kata lain, kita diingatkan bahwa dalam iman Kristiani, dimensi kontemplatif dan aktif merupakan satusatu kesatuan, jangan dipisah-pisahkan atau dipertentangkan. ST. MARTA, MARIA & LAZARUS - BAG 2 Ketika Lazarus sakit keras, Marta dan Maria mengirimkan kabar kepada Yesus. Pada waktu itu Yesus ada diseberang sungai Yordan yang agak jauh dari Betania. "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit" demikian bunyi kabar itu. Yesus sengaja tinggal di tempat itu selama dua hari, lalu pergi ke Betania untuk menghibur Marta dan Maria. Tatkala Yesus datang, Marta pergi menemui Dia.
Tetapi sekarang pun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepadaMu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya", kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit", kata Marta: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman". Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun ia sudah mati". Marta memang kurang memahami apa yang dikatakan Yesus, namun ia percaya kepada Yesus: "Ya Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia". Marta adalah seorang wanita yang bersemangat, iman dan praktis, ramah dan rajin. Marta mewujudkan imannya akan Yesus ketika ia menerima Tuhan kita di rumahnya. Marta percaya kepada Yesus. Ia tidaklah hanya membukakan pintu rumahnya kepada-Nya, tetapi juga pintu hatinya, membiarkan-Nya untuk masuk kedalam kehidupannya, mengakui ke-Tuhanan-Nya melalui tindakan menghormati Tamu Ilahinya dengan tindakan yang khusus Dengan meniru teladan Marta, kita juga akan dapat merasakan keintiman hidup bersama Tuhan. “Iman memungkinkan kita menikmati sebelum waktunya cahaya pandangan Allah, itu adalah tujuan dari penziarahan kita di dunia ini. Maka kita akan bertemu dengan Tuhan ‘muka ke muka’ seperti yang Ia lakukan, “karena iman adalah awal dari kehidupan yang abadi.” (sumber: Christus Medium) ST. MARTA, MARIA & LAZARUS - BAG 3 Maka terjadilah percakapan indah antara dia dengan Yesus. Dengan sikap yang realistis dan penuh iman kepada Yesus, Marta berkata: "Tuhan, sekiranya Engkau ada disini, saudaraku pasti tidak mati.
JADWAL PETUGAS TATA LAKSANA 2 4 - 3 0 J U L I 2 0 2 3 TANGGAL KET JAM HARI ST. KRISTOFORUS LINGKUNGAN/ WILAYAH 29 Juli 30 Juli 30 Juli 30 Juli 30 Juli 16.30 05.45 07.30 10.00 16.30 St.Dominikus / Tanjung Duren B St. Ursula / Tanjung Duren A St. Skolastika/ Polri A OMK St. Kristoforus St. Laurensius/ Polri B Sabtu Minggu Minggu Minggu Minggu Hari Biasa XVI Hari Minggu Biasa XVII Hari Minggu Biasa XVII Hari Minggu Biasa XVII Hari Minggu Biasa XVII
JADWAL PETUGAS TATA LAKSANA 2 4 - 3 0 J U L I 2 0 2 3 TANGGAL KET JAM HARI STASI ST. POLIKARPUS LINGKUNGAN/ WILAYAH 29 Juli 30 Juli 30 Juli 30 Juli 17.00 06.00 09.00 17.00 St. Adrianus / Tanjung Duren B St. Hieronimus / Tanjung Duren B St. Agustinus/ Tomang II Sabtu Minggu Minggu Minggu Hari Minggu Biasa XVII Hari Minggu Biasa XVII Hari Minggu Biasa XVII Hari Biasa XVI Dewan Paroki Harian
JADWAL PETUGAS KOOR 2 4 - 3 0 J U L I 2 0 2 3 TANGGAL TANGGAL JAM JAM HARI HARI KET KET ST. KRISTOFORUS STASI ST. POLIKARPUS LINGKUNGAN/ WILAYAH LINGKUNGAN/ WILAYAH 30 Juli 30 Juli 30 Juli 10.00 09.00 17.00 St. Catarina dari Siena & St. Mateo Ricci / Jelambar II Barat Vita Voxa Choir St. Maximilian Kolbe/ Tomang I Minggu Minggu Minggu Hari Minggu Biasa XVII Hari Minggu Biasa XVII Hari Minggu Biasa XVII
24 JULI JULI 27 K E G I A T A N YA N G A KA N D A T A N G PD OMPKK St. Stefanus PDPKK St. Kristoforus 19.15 PM 19.15 - 21.00 PM WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 23-29 JULI 2023 Pekan Biasa XVI
(TO BE NOTED) AUGUST EVENT
(TO BE NOTED) AUGUST EVENT
(TO BE NOTED) AUGUST EVENT
(TO BE NOTED) AUGUST EVENT
(TO BE NOTED) SEPTEMBER EVENT
PENGUMUMAN WARTA MINGGUAN PAROKI GROGOL EDISI: 23-29 JULI 2023 Pekan Biasa XVI
P E R H A T I A N Sehubungan dengan diadakannya penerimaan Sakramen Krisma pada tanggal 30 Juli 2023 di Gereja Stasi St. Polikarpus Paroki Grogol Pk 9.00, maka kami mengharapkan umat dapat mengikuti Perayaan Ekaristi pada jam yang lain, dikarenakan keterbatasan tempat Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih, Seksi Katekese Paroki Grogol
Gereja Stasi St. Polikarpus Pendaftaran: Maria: 0812 88696838 Yolanda: 0813 14892339 Aliang: 0813 80531259 Pk 17.00 - 18.00 29 Juli 2023 Mengundang para pasutri yang berulang tahun perkawinan pada bulan Juli untuk menghadiri Misa Hari Ulang Tahun Perkawinan (HUP) yang akan diadakan di: SEKSI KERASULAN KELUARGA
Segenap Romo, Dewan Paroki Harian dan Umat Paroki Grogol Mengucap Syukur untuk : Semoga umat beserta keluarga di wilayah/ lingkungan/ komunitas senantiasa dalam limpahan berkat Tuhan dan dimampukan Tuhan untuk menjadi berkat bagi sesama. PESTA NAMA WILAYAH ST BRIGITTA - JELAMBAR I UTARA 23 JULI PESTA NAMA LINGKUNGAN ST YAKOBUS TUA - POLRI A PESTA NAMA LINGKUNGAN ST ANNA - GROGOL II PESTA NAMA LINGKUNGAN ST MARTHA - TOMANG IV 25 JULI 26 JULI 29 JULI
PENGUMUMAN PERNIKAHAN PENGUMUMAN PERTAMA Andreas Freddy Arifin dari Paroki Kemakmuran dengan Maria Marlina Prasetia dari Lk. Sta. Bertilla Boscardin Nikolas Ardiawan Kurniadi dari Lk. Beato Matteo Ricci dengan Stefany Revina Sondy dari Paroki Tangerang Albertus Febry Hananta Pratama dari Paroki Beatae Mariae Virginis Katedral Bogor dengan Annamaria Gabriela dari Lk. Sta. Caecilia PENGUMUMAN KEDUA
SYALOM, BPK/IBU/SDRI TERKASIH, 1 BULAN LAGI KITA AKAN MERAYAKAN HARI BERSEJARAH BAGI PAROKI KITA TERCINTA. INILAH AJANG KUMPUL UMAT PAROKI GROGOL, KITA BERTEMU SEBAGAI SATU KELUARGA BESAR, SANTAP MALAM BERSAMA, BERSUKACITA SAMBIL MENYAKSIKAN PARA ROMO KITA YANG AKAN UNJUK KEBOLEHAN BERSAMA ARTIS-ARTIS PENDUKUNG. ACARANYA DILANGSUNGKAN DI FORTUNE STAR FUNCTION HALL / SABTU, 12 AGUSTUS'23 / PK. 17.30 WIB. MASIH TERSEDIA TIKET GOLD SENILAI RP. 1 JUTA RUPIAH. AJAKLAH KELUARGA, TEMAN-TEMAN LINGKUNGAN DAN SANAK SAUDARA IKUT SERTA DLM KEMERIAHAN PESTA INI. SEGERA HUBUNGI PANITIA TIKET : NIKE - HTTPS://WA.ME/+62 858-9142-0280 TINTIN - HTTPS://WA.ME/+62 812-8095-606 RITA - HTTPS://WA.ME/+62 813-1013-9937 KAMI TUNGGU KEHADIRANNYA DI MALAM SERIBU CINTA ❤️, SEE YOU THERE TUHAN MEMBERKATI
Close
Lokasi di depan gereja sementara st. kristoforus setiap hari minggu
INFORMASI LAIN Umat dapat memberikan saran, usulan, dan kontribusi artikel untuk Warta Mingguan Paroki ini dengan menghubungi: SEKRETARIAT PAROKI GROGOL Jl. Sat r ia IV Blok C No. 68, R T 12/ RW4 Jelambar , Grogol Petamburan Jakar ta Barat 1 1460 [email protected] gerejakatolikstkristoforus Gereja Katolik St. Kristoforus-Grogol Jakarta 0895-0795-3970 +62 21-5602644/ +62 21-5602650 parokigrogolkaj.or.id gerejakatolikstkristoforus