BENDA-BENDA DI SEKITAR KITA tema 9 kls 5 Muatan SBDP
Mengenal Tangga Nada Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang, misalnya 1 2 3 4 5 6 7 1. Dalam seni musik, tangga nada dibagi menjadi dua yaitu tangga nada diatonis dan tangga nada pentatonis. Tangga nada diatonis adalah tangga nada yang terdiri atas tujuh nada. Tangga nada diatonis terdiri atas beberapa jenis. a. Tangga nada diatonis mayor Tangga nada diatonis mayor adalah tangga nada yang susunan nadanya berjarak 1 – 1 - 1/2 - 1 - 1 - 1 - 1/2. Contoh tangga nada mayor sebagai berikut. Seni Musik
b. Tangga nada diatonis minor Tangga nada minor adalah tangga nada diatonis yang susunan nadanya 1 - 1/2- 1 - 1 - 1/2- 1 - 1.
Tangga nada minor dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu; minor asli, minor harmonis, dan minor melodis. Tangga nada minor asli masih merupakan nada-nada pokok, belum mendapat nada sisipan. Berikut contoh tangga nada minor asli. Tangga nada minor harmonis adalah tangga nada dengan nada ketujuh dinaikkan setengah laras. Pada saat turun jaraknya tetap sama. Berikut contoh tangga nada minor harmonis. Tangga nada minor melodis adalah tangga nada minor asli dengan nada ke-6 dan ke-7 dinaikkan setengah laras. Pada saat turun nada ke-6 dan ke-7 diturunkan setengah laras. Tangga nada mayor dan minor akan terdengar perbedaannya jika dimainkan dengan alat musik. Lagu dengan tanda mayor jika dimainkan akan terdengar ceria. Berbeda dengan lagu dengan tangga nada minor, lagu dengan tangga nada minor jika dimainkan akan terdengar sedih. Walaupun demikian, lagu minor yang syairnya lucu dengan tempo cepat, akan terkesan gembira. Kecepatan sangat memengaruhi kesan. Tangga nada pentatonis adalah jenis tangga nada terdiri atas lima nada. Berdasarkan nadanya, ada tangga nada yang menggunakan pelog dan slendro. Urutan tangga nada pelog yaitu : 1-3-4-5-7. Urutan tangga nada slendro yaitu : 1-2-3-5-6.
Pada dasarnya, ada dua pola garis dasar pada lantai, yaitu garis lurus dan garis lengkung. Garis lurus memberikan kesan sederhana tetapi kuat. Sedangkan garis lengkung memberikan kesan lembut tetapi lemah. 1. Pola Lantai Vertikal (Lurus) ciri pola lantai vertikal (lurus) adalah penari membentuk garis vertikal, yaitu garis lurus dari depan ke belakang atau sebaliknya. Pola lantai ini banyak digunakan pada tari klasik. Pola lurus memberi kesan sederhana tetapi kuat. Berikut gambar pola lantai vertikal 2. Pola Lantai Diagonal Pada pola lantai diagonal, penari berbaris membentuk garis menyudut ke kanan atau ke kiri. Berikut gambar pola& lantai diagonal. 3. Pola Lantai Garis Melengkung Pada pola lantai garis melengkung, penari membentuk garis lingkaran, pola lantai lengkung ular, dan pola lantai angka delapan. Berikut contoh pola lantai garis melengkung. Alat musik melodis merupakan alat musik yang digunakan untuk memainkan melodi. Jadi, alat musik tersebut dapat digunakan untuk memainkan melodi lagu sesuai dengan tangga nadanya. Ada beberapa contoh alat musik melodis, misalnya seruling (recorder) atau pianika. Berikut cara memainkan kedua alat musik tersebut. Lagu Suwe Ora Jamu dari Jawa Tengah diciptakan oleh RC Harjosubroto dengan nada dasar D = Do, birama 4/4, dan tempo moderato. Lagu air Ciptaan Yanti memiliki nada dasar C = Do birama 4/4 dan tempo sedang, Seni Tari
Mengenal Batik jumputan Salah satu karya seni rupa daerah adalah batik jumputan. Batik jumputan atau sering disebut juga dengan batik ikat celup adalah kain batik yang menggunakan motif hias jumputan. Kain dengan motif hias jumputan tidak hanya terdapat di Yogyakarta saja, tetapi juga banyak terdapat di daerah Palembang, Bali, dan Gresik. Batik di tanah air dibedakan menjadi dua, yaitu batik klasik (batik Surakarta dan Yogyakarta) dan batik pesisir. Keunikan batik klasik,yaitu motifnya lebih condong pada motif-motif geometris, pewarnaan yang kalem serta lebih condong pada warna-warna gelap seperti cokelat, hitam, biru tua, dan merah marun. Keunikan yang lain, yaitu adanya makna simbolis yang terkandung dalam motif hias batik klasik. Makna simbolis itu kebanyakan berupa doa atau harapan yang baik-baik terhadap pemakainya. Sebagai contoh, motif grompol pada batik Yogyakarta. Motif grompol berarti berkumpul atau bersatu. Batik klasik dibuat dengan canting tulis dan bahan perintang yang disebut malam atau lilin batik. Pada proses membatik dengan canting tulis, sebelum memulai perintangan, pola atau motif digambar terlebih dahulu di atas kain. Kemudian, motif ditutup malam. Proses pemalaman dimulai dari motif paling luar yang biasanya besar. Kemudian, dilanjutkan pemalaman pada isenisen (motif-motif kecil) yang Iebih rumit.
Secara umum, proses pemalaman batik terdiri atas beberapa tahap sebagai berikut. 1.Nglowongi, yaitu proses pemalamam garis bidang pola terluar. Nembok, merupakan proses pemalaman untuk menutup bidang pola agar tidak tercelup warna saat dilakukan pencelupan. 2. Mbironi, pada dasarnya sama dengan nembok, tapi proses ini hanya dilakukan jika warna biru pada kain direncanakan tetap berwarna biru. 3. Nonyok, merupakan pemalaman pada bidang latar. Setelah melalui proses pemalaman, proses selanjutnya, yaitu pewarnaan atau pencelupan dan nglorot atau pengilangan malam, yang biasanya dengan cara mencelupkan ke dalam air panas/mendidih. 4. Batik pesisir bisa dikatakan bertolak belakang dengan batik klasik. Motif batik pesisir cenderung bersifat naturalis, menggunakan warna- warna cerah seperti merah, biru, hijau, dan jingga. Motif batik pesisir mengabaikan makna simbolis, dan Iebih menekankan segi keindahan motif. Selain itu, banyak ditemukan pengaruh budaya Eropa dan Cina pada motif pesisir. Sebagai contoh, motif putri salju dan motif cinderela pada batik PekaIongan, dan motif mega mendung pada batik Cirebon. Di daerah Jambi dan Cirebon terdapat batik dengan motif kaligrafi arab. Di Jambi, motif ini disebut motif basurek yang berarti bersurat, disebut demikian karena isinya merupakan penggalan surat dalam Al-Quran.
Contoh desain batik Motif sekar jagad Motif Kembang cengkeh Motif parang Kusumo Motif Mega Mendung Motif pekalongan Motif kawung Motif Bali
Tugas! Date Buatlah desain batik menurut kreasi kalian yang megandung kekhasan dari daerah Trenggalek di buku catatan kalian !