The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Cerita dongeng ini menceritakan tentang kisah bangau yang serakah dan tidak mementingkan orang lain.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by arrumulfasha, 2021-12-15 01:18:26

KISAH BANGAU DAN KEPITING

Cerita dongeng ini menceritakan tentang kisah bangau yang serakah dan tidak mementingkan orang lain.

Keywords: Buku dongeng

KISAH
BANGAU DAN

KEPITING



DISUSUN OLEH :



ARUM SIFA ULFASHA
(2021015220)



UNIVERSITAS
SARJANAWIYATA

TAMANSISWA

Kata Pengantar

Pada zaman modern ini, Dongeng sudah
tidak lagi dipandang oleh anak-anak.

Anak-anak lebih memilih menatap layar
HP dibanding dengan menatap

lembaran buku dongeng. Maka dari itu
generasi muda haruslah

mengembangkan dongeng dalam
bentuk yang menarik dan dapat diakses

dalam media sosial.
Dalam penyusunan buku ini, masih
banyak kekurangannya. Untuk itu
penyusun mengharapkan kritik dan
saran guna perbaikan yang akan datang.

Kebumen, 27 November 2021






Arum Sifa Ulfasha

2

Kisah Bangau dan
Kepiting

Pada suatu hari hiduplah seekor bangau yang sudah
tua di tepi kolam. Dia sudah terbiasa menangkap ikan
di kolam tersebut untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya. Kolam yang sering ia jumpai adalah yang
banyak ikan,kepiting,dan katak.

Ia selalu semakan ikan yang ada di kolam
tersebut sehingga ikanpun membencinya
karena teman temannya banyak yang sudah
dimakan oleh bangau. Bangaupun berkata,
bahwa ikan yang ada di kolam sangatlah
lezat untuk di santap dan ia sungguh
menikmati pencarian makannya.

3

Karena usia bangau yang semakin tua iapun kesulitan untuk
terbang mencari ikan di kolam yang agak jauh dari tempat
mereka tinggal karena,di tempat mereka sudah banyak ikan
ikan yang di santap sehingga semakin lama semakin
berkurang. oleh karena itu bangau harus mencari ikan di
tempat yang lain.
Karena tempatnya yang jauh bangau merasa kelelahan
untuk terbang mencari ikan di kolam. Bangau kesulitan
untuk menangkap ikan karena ikan yang begitu lincah
sudah tidak bisa ia dapatkan seperti dulu. ikan berkata
kepada teman teman agar mereka tidak mendekati
bangau akan tetapi salah satu ikan berkata "tidak mungkin
bangau akan dapat memakan kami karena,bangau sudah
1 Minggu kakinya kesakitan sehingga tidak dapat
menangkap ikan.

4

Di saat bangau begitu lemah ikan ikan berani berenang

mendekati sang bangau. bangau hanya bisa terdiam

melihat ikan ikan yang berenang mendekati mereka

dengan perut yang lapar. Padahal bangau sangat ingin

menangkap ikan tersebut karena, keadaan yang sudah

lemah dan 3 hari tidak makan.

Saat bangau sudah sangat lapar

dan bingung harus dengan cara

apa lagi untuk menangkap ikan

bangaupun mulai berfikir

bagaimana agar ia bisa

memakan ikan dengan

gampang. bangau mengatur

strategi agar ikan ikan tersebut

bisa mendekat dan bisa ia

dapatkan dengan mudah.

Dengan strategi yang sudah bangau rencanakan ia
langsung bergegas untuk berjalan ke tepi kolam dengan
muka sedihnya. ikan,katak,dan kepitingpun mendekati
bangau dan berkata mengapa dia tidak berusaha untuk
menangkap kita lagi. Dengan muka bangau yang keliatan
sedih kepitingpun memberanikan diri untuk mendekati
bangau dan bertanya "hai sang bangau tua kenapa kau
bersedih apa yang terjadi". Bangau langsung menceritakan
berita buruk tentang kolam ini.

5

Ketika bangau hendak bercerita kepiting merasa hawatir dan
meminta bangau untuk menceritakan hal apa yang akan
terjadi tentang kolam tersebut. Lalu bangau menceritakan
tentang kehawatiran kolam akan segera kehabisan ikan yang
dimana ikan tersebut adalah makanannya. pada saat bangau
menjelaskan sang kepiting bingung tentang apa yang
diceritakan bangau. lalu bangau menjelaskan lagi omongan
yang di dengar bangau tentang kolam yang akan di isi
aquarium dengan lumpur dan menanam tanaman disitu.

Seketika itu sang kepitingpun langsung bergegas memberi tahu
berita tersebut kepada ikan dan katak. semua merasa hawatir
tentang cerita yang sudah bangau sampaikan tadi. bangau
mulai melihat kepanikan mereka dan memanfaatkan situasi
tersebut dengan memberi ide yang sudah di rencanakan
bangau sebelumnya. bangau langsung memberikan solusi
dengan cara memindahkan mereka ke tempat kolam yang
sebelumnya iya jumpai.

6

Bangau meyakini mereka bahwa tempat yang iya jumpai itu aman
untuk di tinggali oleh penghuni kolam dan akhirnya mereka setuju
dengan solusi yang bangau berikan dan meminta bangau untuk
membantu mereka untuk pindah ke kolam tersebut. sebelum mereka
di pindahkan bangau memberikan syarat bahwa bangau tidak bisa
membawa mereka dengan terlalu banyak karena usia bangau yang
sudah tua dan bangau juga meminta di tengah perjalanan ia
beristirahat untuk beberapa saat. sang penghuni kolampun
mensetujui apa yang bangau minta tanpa berfikir lama bangaupun
melakukan aksinya dengan membawa beberapa ikan di parunya dan
di bawalah pergi. bangau tidak membawa pergi ikan tersebut ke kolam
yang di janjikan sebelumnya tetapi bangau membawa ikan itu ke bukit
yang dekat dengan kolam dan disitulah bangau langsung memakan
ikan ikan yang sudah ia bawa tadi.

Setelah bangau merasa sudah kenyang ia beristirahat terlebih dahulu
untuk beberapa saat. Ketika bangau merasa lapar bangau melakukan
askinya dan ia lakukan dengan terus menerus tanpa di curigai oleh
sang penghuni kolam. disaat semua sudah dibawa dan di makan oleh
bangau tinggal sang kepiting yang belum di selamatkan. Sang kepiting
meminta bangau untuk membawanya juga ke kolam tersebut. tanpa
pikir panjang bangaupun membawa kepiting itu dan berfikir untuk
memakannya juga. ditengah perjalanan sang kepiting bertanya ke
pada bangau "berapa lama lagi untuk sampai ke kolam itu walau
bangau".bangau merasa sang kepiting terlalu polos dan ia tidak tau
kalau akan di makan olehnya.

7

Seketika bangau menjawab pertanyaan sang kepiting "kau bodoh kau
pikir aku akan membawamu ke kolam,aku hanya membohongi
kalian,kau akan jadi makananku sama seperti teman temanmu". Sang
kepitingpun menyadar rencana bangau dan tidak akan tinggal diam.
Ketiping itu langsung berfikir untuk membatalkan niat buruk bangau
dengan mencapit leher bangau sampai bangau terjatuh dan
meninggal. lalu sang kepitingpun kembali ke kolam dan menceritakan
semua rencana bangau dan para penghuni terkejut akan niat bangau
sesungguhnya. para penghuni sangat berterima kasih kepada sang
kepiting atas usahanya yang sangat cerdah untuk menggagalkan
rencana bangau. akan tetapi sang kepiting berfikir ini bukan tentang
kecerdasannya melainkan tentang keserakahannya.

8

Kemudian mereka kembali kerkumpul dan hidup bahagia
tanpa adanya si bangau yang serakah itu tapi,suatu hari ikan
terkadang masih merasa sedih karena teman temannya sudah
banyak yang hilang. Katak dan kepiting merasa kasihan tidak
tega melihat kawannya sedih merekapun menghibur ikan
dengan berbagai cara.

Katak berkata "kasian ikan,ia sedih karena banyak temannya
yang sudah dimakan oleh bangau, bagaimana cara kita
menghibur wahai kepiting" kepiting pun akhirnya ikut
memikirkan cara untuk menghibur sang ikan. Akhirnya
kepikiting dan bangau berusaha untuk menghibur dan
menenangkan sang ikan.

Mereka bilang "jangan sedih ikan, sudah jadi takdir temenmu.
bangau memang sungguh jahat tpi ia sudah mendapatkan
balasannya dan masih beruntung kau selamat tidak seperti
temenmu yang sudah dimakan olehnya" disitulah sang ikan
mulai merasa dirinya tidak boleh berlarut larut dalam
kesedihannya

9

Sang ikan berkata "bener yang dikatakan olehmu aku
tidak boleh berlarut dalam sedihku,masih beruntung aku
selamat dan tidak jadi santapan bangau" melihat ikan
sudah mulai ceria kepiting dan katakpun seneng
melihatnya.
Dari situ kepitingpun berfikir untuk menjaga kolam agar
tidak akan terulang lagi kejadian seperti bangau. Melihat
kepiting berbicara katak dan ikanpun ikut serta berjanji
membantu dan menjaga kolam dan tidak akan gampang
percaya dengan omongan yang belum pasti
kebenarannya.

Dan akhirnya mereka kembali ceria mereka tidak akan
bersedih lagi dan akan melupakan kejadian itu. mereka
berjanji untuk saling menjaga kolam dan seluruh penghuni
lainnya.

10

Unsur Intrinsik Dalam
Dongeng



Tema : Bangau yang serakah
Tokoh : Bangau, Kepiting, Ikan-Ikan dan Katak
Watak :
- Bangau, serakah
- Kepiting, baik hati dan cerdas
- Ikan dan katak, mudah percaya
Alur : Alur maju
Sudut pandang : Dari tokoh pertama
Latar : Kolam
Pesan Moral : Ingatlah selalu keserakahan yang kita buat
akan menjadi bahaya untuk diri sendiri di kemudian hari.

11

Profil Penulis

Nama : Arum Sifa Ulfasha

NIM : 2021015220

Kelas : 1E

Asal Daerah : Kebumen

Prodi : PGSD

Instansi : UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA


Click to View FlipBook Version