The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nimas Puji, 2020-11-11 06:59:11

Ebook Pak Pandu

Ebook Pak Pandu

[Air Terjun Dolo]

Enjoy Your Holiday At Dolo Waterfall
#Kedirilagi

Air Terjun Dolo

Gambaran Sejarah Aksessibilitas
Umum

Upaya Tiket Masuk Fasilitas
Pengembangan

3s

1. Gambaran Umum

Air Terjun Dolo merupakan salah satu air terjun di kabupaten kediri. Air terjun ini
terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Air terjun ini terletak dibagian timur lereng gunung wilis dengan ketinggian 1.800 mdpl.
Air terjun ini memiliki 2 tingkatan, Tingkatan pertama memiliki tinggi 125 meter,
sedangkan tingkatan kedua hanya memiliki tinggi 5 meter. Air terjun ini terletak di
daerah pegunungan, sehingga suhu udaranya dingin dan suasana sejuk.. Letaknya
didaerah pegunungan, tidak heran jika air terjun ini dikelilingi pepohonan lebat, sehingga
seperti hutan.

Debit air dari air terjun ini tidak terlalu deras, tetapi memiliki suhu air yang
dingin. Udara di sekitar air terjun ini juga segar dikarenakan letaknya berada pada dasar
lembah dan dikelilingi pepohonan. Hal tersebut pasti membuat pengunjung betah
berlama-lama di air terjun ini.

2. Sejarah

Legenda atau sejarah Air Terjun Dolo belum ada bukti yang mendukung. Menurut cerita
penduduk sekitar, pada zaman dulu tepatnya di sebelah kanan air terjun ada sebuah pohon
besar dan diatasnya tergantung sebuah benda yang misterius, benda tersebut terkadang
dapat terlihat terkadang juga tidak dapat dilihat. Dari hal tersebut, maka muncul kata
“Dolo” untuk air terjun tersebut. Kata Dolo sendiri memiliki arti sesuatu yang tergantung
(gemandul). Namun penduduk sekitar juga mengatakan bahwa nama air terjun ini berasal
dari kata “Gundul Tola Tolo”.

Menurut penduduk sekitar, pantangan ketika mengunjungi air terjun ini yaitu tidak
boleh bersiul, tidak boleh bertepuk tangan, tidak boleh bersenda gurau berlebihan, dan
tidak boleh mengambil tumbuhan. Selain itu bagi pengunjung yang berkemah di kawasan
air terjun, alangkah baiknya untuk menancapkan benda tajam yang mereka bawa. Semua
Hal tersebut menurut penduduk sekitar dimaksud agar terhindar dari gangguan makhluk-
makhluk gaib yang ada dikawasan tersebut. Pernyataan diatas dapat dipercaya atau tidak
sesuai dengan pribadi masing-masing. Tetapi bagi para pengunjung harus bersikap sopan
dan menghormati saat mengunjungi Air Terjun Dolo.

3. Aksessibilitas

Akses menuju tempat wisata

Akses yang pertama adalah akses menuju tempat wisata Air Terjun Dolo. Akses yang
di tempuh pengunjung kurang lebih 25 kilometer dari pusat kota kediri dan dapat ditempuh
selama 2 jam. Untuk menuju ke air terjun, jika pengunjung dari kota dapat melewati
pohsarang, kecamatan semen. Berikutnya pengunjung hanya perlu mengikuti jalan dan
papan rambu untuk menuju Air Terjun Dolo.

Akses menuju air terjun ini cukup mudah, dikarenakan pemerintah kabupaten kediri
telat membangun jalan beraspal. Tetapi karena letaknya di kawasan pegunungan, maka
akses jalan berkelo-kelok dan naik turun. Sehingga pengunjung perlu berhati-hati saat
melewati jalan tersebut, Apalagi saat musim hujan. Dikhawatirkan jalan berkabut dan
menutupi jalan menuju air terjun.

Akses menuju Air Terjun Dolo

Sedangkan akses kedua adalah akses dari tempat parkir menuju Air Terjun Dolo.
Setelah sampai di tempat parkir, pengunjung tidak langsung dapat melihat pemandangan
air terjun. Pengunjung harus melewati kurang lebih 1000 anak tangga untuk melihat
keindahan Air Terjun Dolo. Disini pengunjung harus menuruni anak tangga yang terbuat
dari batu dan berkelok-kelok. Tentu hal tersebut sangat melelahkan, tetapi pengunjung
tidak perlu khawatir karena di samping anak tangga terdapat tempat peristirahatan dan
warung kecil.

Setelah sampai di Air Terjun Dolo pengunjung akan merasa terbayarkan karena lelah
menuruni anak tangga. Air terjun yang memiliki air yang dingin dan segar serta
pemandangan pepohonan yang asri dan sejuk. Sehingga pengunjung akan betah berlama-
lama di air terjun ini.

4. Fasilitas

Fasilitas pendukung kemudahan wisatawan di Air Terjun Dolo belumlah komplit.
Tetapi ada beberap fasilitas diantaranya seperti Toilet, Musholla dan warung.

5. Tiket Masuk

Harga tiket masuk Air Terjun Dolo sangat terjangkau. Pengunjung hanya perlu
membayar Rp. 7.000 rupiah saja. Sedangkan jam buka air terjun ini adalah setiap hari
jam 06.00 – 17.30.

6. Upaya Pengembangan

Upaya pengembangan Air Terjun Dolo sebagian sudah terlaksana. Hal tersebut
terbukti dengan adanya sarana dan prasarana. Fasilitas sarana pendukung kemudahan
wisatawan seperti Toilet, Mushola, dan warung. Tidak hanya itu pemerintah juga
membuat fasilitas Prasrana seperti akses jalan menuju air terjun berupa anak tangga , dan
membangun jalan beraspal menuju tempat wisata air terjun Dolo. Hal tersebut dilakukan
untuk memberikan kemudahan pengunjung menuju akses tempat wisata dan bentuk
pengembangan potensi wisata.

Upaya pengembangan diatas belum sepenuhnya terpenuhi, untuk kedepanya masih
banyak yang perlu dibenahi atau ditambahkan dalam air terjun ini. Hal yang dapat
ditambahkan kedepanya adalah tempat penginapan yang dekat dengan tempat wisata. Hal
tersebut untuk memberikan kemudahan bagi pengunjung luar kota yang ingin bermalam
di kawasan tempat wisata. Pengelola juga dapat menambahkan gazebo disekitar tempat
parkir, agar pengunjung dapat beristirahat setelah capek melewati tangga.

7. 3s

a. Something To Do
Berkunjung ke suatu tempat wisata tentu semua orang mempunyai tujuan yang

akan dilakukan di tempat wisata tersebut. Ketika berkunjung ke Air Terjun Dolo
pengunjung juga dapat melakukan hal-hal berikut seperti berenang di bawah air
terjun, berburu foto di kawasan air terjun, dan menikmati pemandangan air terjun.
b. Something To See

Keindahan Air Terjun Dolo adalah hal utama yang ditawarkan ketika
mengunjungi air terjun ini. Pemandangan hutan yang lebat akan menambah nilai asri
dan alam. Ketika berkunjung disini pengunjung dapat melihat air terjun yang terdiri
dari 2 tingkatan, pengunjung juga dapat melihat pemandangan hutan yang lebat, dan
pengunjung juga dapat melihat anak tangga yang panjang.
c. Something To Buy

Selain menikmati keindahan tempat wisata, pengujung pasti ingin membeli
sesuatu yang khas atau yang unik dari tempat tersebut. Begitu pula ketika berkunjung
ke air terjun ini, pengunjung dapat membeli makanan khas penduduk setempat seperti
nasi goreng tiwul, nasi goreng jagung dll. Tetapi tempat wisata ini masih belum
memiliki pusat oleh-oleh, sebagai souvenir pengunjung.

Lampiran


Click to View FlipBook Version