KAMUS DIGITAL S DIGITAL
KKaattaa PPeennggaannttaarr 1 Puji syukur saya naikkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan kamus digital ini. Saya juga ingin berterima kasih kepada Bapak Markus Marwanto untuk bimbingannya selama ini. Kamus digital ini memuat 120 kata asing yang berada di buku paket kelas 10 bab 1 sampai dengan 4. Saya menyadari bahwa kamus ini masih jauh dari sempurna, sehingga saya ingin memohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau hal yang tidak berkenan.
BAB 1 2
Absolutisme: bentuk pemerintahan tanpa undangundang dasar; bentuk pemerintahan dengan semua kekuasaan terletak di tangan penguasa (raja, kaisar, diktator, dan sebagainya) Chuo sangi in: dewan atau badan pertimbangan pusat pada saat pendudukan Jepang di wilayah Indonesia Despotisme: pemerintahan seorang despot; sistem pemerintahan dengan kekuasaan tidak terbatas dan sewenang-wenang Dokuritsu Junbi Cosakai: Badan Penyelidik Usahausaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dalam bahasa Jepang Dokuritsu Junbi Inkai: Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dalam bahasa Jepang Ekaprasetia pancakarsa: Janji atau tekad yang bulat untuk melaksanakan lima kehendak dalam kelima sila Pancasila dan Garis-Garis Besar Haluan Negara Federasi: gabungan beberapa perhimpunan yang bekerja sama dan seakan-akan merupakan satu badan, tetapi tetap berdiri sendiri; gabungan beberapa negara bagian yang dikoordinasi oleh pemerintah pusat yang mengurus hal-hal mengenai kepentingan nasional seluruhnya Feodalisme: sistem sosial atau politik yang memberikan kekuasaan yang besar kepada golongan bangsawan; sistem sosial yang mengagung-agungkan jabatan atau pangkat dan bukan mengagungagungkan prestasi kerja; sistem sosial di Eropa pada Abad Pertengahan yang ditandai oleh kekuasaan yang besar di tangan tuan tanah Grundnorm: istilah yang dibangun oleh Hans Kelsen untuk menjelaskan mengenai salah satu hal yang ada dalam teori jenjang norma hukum (Stufenttheorie). Hankam: singkatan dari pertahanan dan keamanan 3
Hibah: pemberian (dengan sukarela) dengan mengalihkan hak atas sesuatu kepada orang lain Integralistik: bersifat integral; merupakan satu keseluruhan Jawadwipa: pulau yang makmur akan padi Kedatuan: istilah yang merujuk kepada konsep monarki (kerajaan) atau kesatuan politik, berasal dari fase terakhir masa prasejarah, kemudian terbawa serta ke masa Hindu-Budha yang digunakan untuk mengorganisasikan suatu wilayah datu untuk menegakkan kekuasaannya Keprabuan: tanda-tanda kebesaran (kerajaan) Konsensus: kesepakatan kata atau permufakatan bersama (mengenai pendapat, pendirian, dan sebagainya) yang dicapai melalui kebulatan suara Logos: sabda atau buah pikiran yang diungkapkan dalam perkataan, pertimbangan nalar atau arti Mahapatih: patih tertinggi; patih yang teramat berkuasa Masohi: bentuk tolong-menolong (di Ambon) Menhir: batu besar seperti tiang atau tugu, yang ditegakkan di atas tanah, hasil kebudayaan megalit, sebagai tanda peringatan dan lambang arwah nenek moyang 4
Negarakertagama: tulisan yang dibuat oleh Mpu Prapanca pada masa pemerintahan Keraton Majapahit Oligarkis: pemerintahan yang dijalankan oleh beberapa orang yang berkuasa dari golongan atau kelompok tertentu Philosophische grondslag: dasar filosofis yang di atasnya itu didirikan bangunan negara yang berdaulat Pragmatis: bersifat praktis dan berguna bagi umum; bersifat mengutamakan segi kepraktisan dan kegunaan (kemanfaatan); mengenai atau bersangkutan dengan nilai-nilai praktis; mengenai atau bersangkutan dengan pragmatisme Rembug desa: inisiatif yang diapresiasi karena memberikan ruang bagi partisipasi aktif warga dalam proses pembangunan desa mereka Sarkofagus: peti mayat yang dibuat dari batu (seperti yang biasa digunakan pada zaman Yunani, Romawi, dan Mesir Purba) Sauvinisme: ajaran atau paham mengenai cinta tanah air dan bangsa yang berlebihan Staatsidee: cita negara Tolotang: agama asli suku Bugis yang dianut mayoritas di beberapa wilayah dalam provinsi Sulawesi Selatan, terutama di Kabupaten Sidenreng Rappang. Unifikasi: hal menyatukan; penyatuan; hal menjadikan seragam 5
BAB 2 6
Anarkistis: pelanggaran terhadap hak publik yang mengancam rasa aman dan damai Appointed officials: Seseorang yang dipilih oleh otoritas yang lebih tinggi Constituere: menetapkan, meletakkan, mengorganisir, dan membangun Cara preventif: upaya pengendalian sosial dengan bentuk pencegahan terhadap adanya gangguan Cara represif: upaya bersifat represi (menekan, mengekang, menahan, atau menindas; dan bersifat menyembuhkan Declaration of rights: piagam HAM Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang diakui sejak tanggal 10 Desember 1948 Elected officials: seseorang yang dipilih oleh rakyat dalam suatu pemilu Falsafah: anggapan, gagasan, dan sikap batin yang paling dasar yang dimiliki oleh orang atau masyarakat; pandangan hidup Grondwet: Undang-Undang Dasar Hak konstitusional: hak warga negara yang dijamin Undang Undang Dasar 7
Kasasi: pembatalan atau pernyataan tidak sah oleh Mahkamah Agung terhadap putusan hakim karena putusan itu menyalahi atau tidak sesuai dengan undang-undang Keniscayaan: keadaan yang sudah tentu atau sudah pasti Konvensi: permufakatan atau kesepakatan terutama mengenai adat, tradisi dan sebagainya Lembaga swadaya: lembaga atau organisasi non-pemerintah Machstaat: sistem yang menjadikan kekuasaan individu (pemerintah) sebagai dasar rujukan negara atau dengan kata lain negara mengikuti kehendak penguasa Mentransmisikan: mengirimkan atau meneruskan pesan dari seseorang (benda) kepada orang lain (benda lain) Mimbar bebas: kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan secara bebas dan terbuka tanpa tema tertentu Preambul: pendahuluan Pawai: iring-iringan orang, mobil, kendaraan, dan sebagainya; perarakan Praduga: anggapan tentang sesuatu tanpa (harus) membuktikannya terlebih dahulu; prasangka; anggapan bahwa tertuduh tidak bersalah sampai dibuktikan di pengadilan 8
Rechtstaat: negara yang berlandaskan pada peraturan hukum, guna menjamin adanya keadilan bagi seluruh warga masyarakatnya Retribusi: pungutan uang oleh pemerintah (kota praja dan sebagainya) sebagai balas jasa Restitusi: ganti kerugian; pembayaran kembali; penyerahan bagian pembayaran yang masih bersisa Ratifikasi: pengesahan suatu dokumen negara oleh parlemen, khususnya pengesahan undangundang, perjanjian antarnegara, dan persetujuan hukum internasional Subordinate legislations: undang-undang yang dibuat berdasarkan kewenangan suatu kekuasaan yang diberikan oleh Undang-undang Parlemen Substantive judicial review: proses pengujian peraturan perundang-undangan yang lebih rendah terhadap peraturan perundang-undangan lebih tinggi yang dilakukan oleh lembaga peradilan Suaka politik: perlindungan yang diberikan oleh suatu negara kepada orang asing yang terlibat perkara atau kejahatan politik di negara lain atau negara pemohon suaka Unitaris: bentuk negara yang kekuasaan tertingginya berada di pemerintahan pusat Vonis: putusan hakim (pada sidang pengadilan) yang berkaitan dengan persengketaan di antara pihak yang maju ke pengadilan; hukuman (pada perkara pidana) Welfare: kesejahteraan 9
BAB 3 10
Alang tulung: tradisi tolong menolong antara sesama petani untuk lebih memudahkan dalam proses pengolahan lahan pertanian dalam bahasa gayo Amalgamasi: pernikahan antara dua orang yang berbeda suku bangsa Animisme: kepercayaan kepada roh yang mendiami semua benda (pohon, batu, sungai, gunung, dan sebagainya) Barifola: bergotong royong membangun rumah dalam bahasa tidore Buddhayah: bentuk jamak dari kata "budhi" yang berarti budi atau akal Cendekiawan: orang cerdik pandai; orang intelek; orang yang memiliki sikap hidup yang terus-menerus meningkatkan kemampuan berpikirnya untuk dapat mengetahui atau memahami sesuatu; Colere: mengolah atau mengerjakan Dharma: kewajiban; tugas hidup; kebajikan Dinamisme: kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup Fanatisme: keyakinan (kepercayaan) yang terlalu kuat terhadap ajaran (politik, agama, dan sebagainya) 11
Gugur gunung: kerja bakti bersama dengan tujuan membantu sesama manusia sebagai makhluk sosial dalam bahasa jawa Harkat: derajat, taraf, mutu, atau nilai Hoyak Tabuik: upacara peringatan kematian Hasan dalam pertempuran di Bukit Karbala Kakawin: wacana puisi yang ditulis dalam bahasa Jawa kuno atau dengan kata atau bahasa lain Khazanah: barang milik; harta benda; kekayaan; kumpulan barang; perbendaharaan; tempat menyimpan harta benda (kitab-kitab, barang berharga, dan sebagainya) Kontinuitas: kesinambungan; kelangsungan; kelanjutan; keadaan kontinu Kodrati: berhubungan dengan kodrat; mengenai kekuasaan; berkaitan dengan kemampuan alami Mapalus: budaya gotong - royong di Minahasa Matrilineal: mengenai hubungan keturunan melalui garis kerabat wanita Melambu: kegiatan gotong royong berburu binatang liar pada masyarakat Tolaki 12
Monyilo: kegiatan gotong royong untuk menangkap ikan di laut pada masyarakat suku Pamona Ngayah: kewajiban sosial masyarakat Bali sebagai penerapan ajaran karma marga yang dilaksanakan secara gotong royong dengan hati yang tulus ikhlas Nyempolo: bergotong royong dalam bahasa Paser Nyirib: salah satu tradisi tangkap ikan yang sudah ada sejak zaman kerajaan Sunda Paleo: istilah gotong royong dari Kalimantan Timur Patrilineal: mengenai hubungan keturunan melalui garis kerabat pria saja, bapak KBBI Pawonda: kerja sama yang melibatkan sekelompok orang untuk membangun rumah oleh masyarakat di Waingapu, NTT Siadapari: tradisi gotong royong yang sungguh-sungguh dihidupi masyarakat Batak sejak jaman dahulu Sintuwu nosiopale: kegiatan kerja sama dalam kekeluargaan di bidang pertanian di Sulawesi Tengah Skematis: menurut bagan (rencana) 13
BAB 4 14
Antropologis: ilmu tentang manusia, khususnya tentang asal-usul, aneka warna bentuk fisik, adat istiadat, dan kepercayaannya pada masa lampau Apatride: tidak memiliki kewarganegaraan; tanpa kewarganegaraan Asas kebenaran substantif: asas yang menerangkan bahwa prosedur dari kewarganegaraan seseorang tidak hanya bersifat administratif saja, tetapi juga disertai dengan substansi dan syarat permohonan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya Asas kewarganegaraan ganda: asas yang menentukan kewarganegaraan ganda bagi anak-anak yang ketentuannya diatur lebih rinci dalam undangundang. Asas kewarganegaraan tunggal: asas yang menentukan satu kewarganegaraan bagi setiap orang. Bipatride: orang yang mempunyai kewarganegaraan rangkap sebagai akibat perbedaan stelsel; asas kewarganegaraan yang dianut oleh negara yang berbeda Direct democracy: demokrasi yang mengikutsertakan rakyatnya secara langsung dalam menentukan kebijakan negara Etimologis: cabang ilmu bahasa yang digunakan untuk menyelidiki asal-usul suatu kata Etnosentrisme: sikap atau pandangan yang berpangkal pada masyarakat dan kebudayaan sendiri, biasanya disertai dengan sikap dan pandangan yang meremehkan masyarakat dan kebudayaan lain Hedonisme: pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam hidup 15
Indische Staatsregeling: undang-undang dasar yang mengatur tata negara dan pemerintahan Hindia Belanda Ius sanguinis: asas yang menetapkan seseorang mempunyai kewarganegaraan menurut kewarganegaraan orang tuanya tanpa melihat tempat dimana ia dilahirkan Ius soli: asas tempat kelahiran (law of the soil), menetapkan kewarganegaraan seseorang menurut tempat kelahirannya Kapitalis: kaum bermodal; orang yang bermodal besar; golongan atau orang yang sangat kaya Landasan ideal: landasan atau dasar negara yang digunakan sebagai ideologi bangsa Landasan konstitusional: landasan negara yang berkaitan erat dengan semua aturan dan ketentuan ketatanegaraan suatu bangsa Landasan operasional: landasan yang digunakan untuk mengelola kehidupan nasional sebuah negara secara keseluruhan Menwa: salah satu kekuatan sipil yang telah dilatih lalu dipersiapkan, agar anggota-anggotanya mampu mempertahankan NKRI sebagai salah satu wujud dari Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta atau Sishankamrata Multipatride: status bagi seseorang yang mempunyai kewarganegaraan lebih dari 2 (dua) Naturalisasi: pemerolehan kewarganegaraan bagi penduduk asing; hal menjadikan warga negara; pewarganegaraan yang diperoleh setelah memenuhi syarat sebagaimana yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan; 16
Normatif: berpegang teguh pada norma; menurut norma atau kaidah yang berlaku PMI: (Palang Merah Indonesia) organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan Primordialisme: perasaan kesukuan yang berlebihan Political equality: keadaan ketika para anggota masyarakat berada pada kedudukan yang setara dalam hal kekuasaan atau pengaruh politik Resimen: pasukan tentara yang terdiri atas beberapa batalion yang biasanya dikepalai oleh seorang perwira menengah Stelsel aktif: tindakan secara hukum yang harus dilakukan seseorang dengan aktif agar menjadi warga negara (naturalisasi biasa) Stelsel pasif: tindakan secara hukum tidak dilakukan seseorang karena secara otomatis dirinya sudah dianggap menjadi warga negara (naturalisasi istimewa) Sosialis: orang, golongan, negara yang menganut paham sosialisme; penganut sosialisme Terminologis: peristilahan (tentang kata-kata); ilmu mengenai batasan atau definisi istilah Yuridis: menurut hukum; secara hukum, bantuan hukum (diberikan oleh pengacara kepada kliennya di muka pengadilan) 17
18 DDaaffttaarr PPuussttaakkaa KBBI (https://kbbi.web.id/) Wikipedia (https://www.wikipedia.org/) Ppid.gunungkidulkab.go.id (https://ppid.gunungkidulkab.go.id/) Museum.kemdikbud.go.id (https://museum.kemdikbud.go.id/) Detik.com (https://www.detik.com/) Law.uad.ac.id (https://law.uad.ac.id/) Kumparan.com (https://kumparan.com/) Kids.grid.id (https://kids.grid.id/) Uii.ac.id (https://www.uii.ac.id/) Kec-grabag.purworejokab.go.id (https://kecgrabag.purworejokab.go.id/) Journal.uny.ac.id (https://journal.uny.ac.id/) Bpip.go.id (https://bpip.go.id/) Study.com (https://study.com/) Sinarharapan.net (https://www.sinarharapan.net/) Hukumonline.com (https://www.hukumonline.com/) Bunghatta.ac.id (https://bunghatta.ac.id/) Sbmi.or.id (https://sbmi.or.id/) Liputan6.com (https://www.liputan6.com/) Gramedia.com (https://www.gramedia.com/) News.detik.com (https://news.detik.com/) Pinterhukum.or.id (https://pinterhukum.or.id/) Nasional.kompas.com (https://nasional.kompas.com/)
19 Legislation.nsw.gov.au (https://legislation.nsw.gov.au/) Indonesiabaik.id (https://indonesiabaik.id/) Onesearch.id (https://onesearch.id/) Etd.repository.ugm.ac.id (http://etd.repository.ugm.ac.id/) Haki.iaintakengon.ac.id (https://haki.iaintakengon.ac.id/) P2k.stekom.ac.id (https://p2k.stekom.ac.id/) Desakarangtengah.gunungkidulkab.go.id (https://desakarangtengah.gunungkidulkab.go.id /) Balaibahasakalteng.kemdikbud.go.id (https://balaibahasakalteng.kemdikbud.go.id/) DDaaffttaarr PPuussttaakkaa Dapobas.kemdikbud.go.id (https://dapobas.kemdikbud.go.id/) Regional.kompas.com (https://regional.kompas.com/) Scribd.com (https://www.scribd.com/) Bali.kemenag.go.id (https://bali.kemenag.go.id/) Infogarut.id (https://infogarut.id/) Samosirkab.go.id (https://samosirkab.go.id/) Dinkes.mojokertokab.go.id (https://dinkes.mojokertokab.go.id/)
TERIMA KASIH