Monyet yang Rakus SDN 4 Tunahan
Dahulu kala, hiduplah seekor monyet yang sangat rakus di sebuah hutan yang rimbun. Ia selalu ingin memiliki lebih banyak makanan daripada yang ia butuhkan, dan tidak pernah mau berbagi dengan hewan lain.
Suatu hari, monyet itu melihat beberapa pohon pisang yang penuh dengan buah matang yang lezat. Ia memanjat pohon dan mulai memakan pisang sebanyak yang ia bisa. Ia makan dan makan, sampai perutnya buncit dan ia hampir tidak bisa bergerak.
Sementara itu, seekor kura-kura yang bijaksana melihat monyet itu dari bawah pohon. Kura-kura itu berkata, "Monyet, kamu tidak perlu makan semua pisang itu sendiri. Bagikan dengan hewan lain, dan semua orang akan senang." Monyet itu hanya tertawa dan berkata, "Ini semua pisangku, dan aku tidak akan membaginya dengan siapa pun!"
Kura-kura itu menggelengkan kepalanya dengan sedih dan berkata, "Keserakahanmu akan membawamu pada masalah. "
Monyet itu tidak menghiraukan kura-kura itu dan terus makan. Saat ia hampir selesai, ia melihat seekor harimau besar yang datang ke arahnya
Harimau itu berkata, "Monyet, aku lapar. Berikan aku beberapa pisangmu."
Monyet itu ketakutan. Ia ingin lari, tetapi perutnya terlalu buncit untuk bergerak. Monyet itu memohon kepada harimau itu, "Tolong, jangan makan aku. Aku akan memberikan semua pisang ini kepadamu. "
Harimau itu memakan semua pisang yangtersisa dan kemudian pergi.
Monyet itu ditinggalkan sendirian, lapar dan menyesal. Ia belajar bahwa keserakahannya telah membawanya pada masalah.
Janganlah serakah, karena keserakahan akan membawa pada masalah. Berbagilah dengan orang lain, dan semua orang akan senang. MORAL CERITA :