PEMAHAMAN TENTANG PESERTA DIDIK & PEMBELAJARANNYA PPG PRAJABATAN GELOMBANG II UNIVERSITAS NEGERI MANADO
TOPIK 4 KERANGKA RUANG STRATEGI PPG PRAJABATAN GELOMBANG II UNIVERSITAS NEGERI MANADO
ANGGOTA KELOMPOK FASE B FAHRIAN SYAFII NURAIN MARDOAN MUAMMAR A MAHMUD SRI MULYATI A KADIR MEYLA RAHMAN TEDDY SANJAYA NOVITA YASIN
1. Apa yg dimaksud dengan teaching at the right level? 2. Mengapa capaian pembelajaran dirumuskan per fase? 3. Apa yang anda pahami capaian pembelajaran? 4. Mengapa perlu capaian pembelajaran? 5. Apa yang dimaksud menyesuaikan pembelajaran dengan situasi dan lingkungan belajar yang ada? 6. Apa itu capaian pembelajaran setiap fase? 7. Bagaimana cara membuat capaian pembelajaran? 8. Bagaimana cara menggunakan capaian pembelajaran dengan prinsip pembelajaran? PERTANYAAN
1 teaching at the right level adalah proses intervensi yang harus dilaukan guru dengan memberikan masukan pembelajaran yang relevan dan spesifik untuk menjembatani perbedaan yang ditemykan, sehingga peserta didik tidak terikat pada tingkatan kelas, namun di sesuaikan berdasarkan kemampuan peserta didik yang sama. Setiap fase, ataupun tingkatan tersebut mempunyai capaian pembelajarannya yang harus dicapai.
2 Penyusunan capaian pembelajaran (CP) perfase merupakan upaya penyederhanaan sehingga peserta didik dapat memiliki waktu yang cukup dalam menguasai kompetensi. Penyusunan CP perfase ini memberikan kesempatan pada peserta didik untuk belajar sesuai dengan tingkat pencapaian, kebutuhan kecepatan dan gaya belajar
3 Capaian pembelajaran adalah suatu ungkapan tujuan Pendidikan, yang merupakan suatu pernyataan tentang apa yang diharapkan dikerahui, dipahami, dan dapat dikerjakan oleh peserta didik setelah menyelesaikan suatu periode belajar.
4 CP diibaratkan sebagai alat navigasi atau GPS. Sehingga CP adalah acuan yang membimbing siswa untuk hasil yang diinginkan dari kegiatan pembelajaran yang direncanakan. Sehingga CP ini menunjukkan mengarahakan para guru jalan yang harus diikuti dan menyadarkan siswa tentang apa yang akan dicapai di akhir pembelajaran
5 Pembelajaran harus menyesuaikan dengan situasi dan lingkungan berarti dalam pembelajaran pendidik harus menyesuaikan ruang lingkup materi pembelajaran atau apa yang akan diajarkan kepada peserta didik dengan memperhatikan kesiapan, minat dan tingkat penguasaan kompetensi peserta didik yang berbeda-beda. Selain itu, pendidik juga harus memperhatikan lingkungan peserta didik agar pembelajaran bisa berbasis kontekstual
6 Penyusunan Capaian Pembelajaran (CP) per fase merupakan upaya penyederhanaan sehingga peserta didik dapat memiliki waktu yang memadai dalam menguasai kompetensi. Penyusunan CP per fase ini juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar sesuai dengan tingkat pencapaian (Teaching at the Right Level), kebutuhan, kecepatan, dan gaya belajar mereka. Hal ini karena CP disusun dengan memperhatikan fase-fase perkembangan anak.
Format capaian pembelajaran ditulis dan bentuk paragraph, sehingga keterkaitan antara pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi umum terlihat jelas dan utuh sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam pembelajaran dan menggambarkan apa yang akan dicapai peserta didik di akhir pembelajaran.
Dalam merumuskan capaian pembelajaran ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah : ditulis dalam bentuk paragraph merupakan hasil peleburahn kompetensi inti dan KD CP dirumuskan dalam bentuk fases untuk menyatakan target capaian
Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar, sesuai dengan tujuan, kepada teman sebaya dan orang dewasa tentang hal-hal menarik di lingkungan sekitarnya. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami dan menyampaikan gagasan dari teks informatif, serta mampu mengungkapkan gagasan dalam kerja kelompok dan diskusi, serta memaparkan pendapatnya secara lisan dan tertulis Capaian pembelajaran setiap mata pelajaran Bahasa Indonesia
Pada Fase B peserta didik mengidentifikasi keterkaitan antara pengetahuan- pengetahuan yang baru saja diperoleh serta mencari tahu bagaimana konsep- konsep Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial berkaitan satu sama lain yang ada di lingkungan sekitar dalam kehidupan sehari-hari. Penguasaan peserta didik terhadap materi yang sedang dipelajari ditunjukkan dengan menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari Capaian pembelajaran setiap mata pelajaran IPAS
Pada akhir fase B, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000 peserta didik mampu mengenal dan dapat menggunakan keterampilan atau pengetahuan dasar tentang unsur rupa garis, bentuk, tekstur, ruang, dan warna dengan bahan, alat, dan prosedur yang dipilih dalam menciptakan karya 2 dan 3 dimensi. MATEMATIKA SENI BUDAYA
Memahami dan menjelaskan makna sila-sila Pancasila serta menceritakan contoh penerapan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat; mengidentifikasi aturan di keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar tempat tinggal serta melaksanakannya dengan bimbingan orang tua dan guru. Capaian pembelajaran setiap mata pelajaran Pendidikan Pancasila
Cara menggunakan Capaian Pembelajaran dengan prinsip pembelajaran Ciptakan lingkungan yang penuh perhatian, saling peduli, terbuka, dan nyaman untuk belajar. 2 Tumbuhkan hubungan yang positif dan konsisten dengan anak-anak lain dan orang dewasa (dalam jumlah yang terbatas 3 Ciptakan kebiasaan saling menghargai dalam ruang kelas 1
Cara menggunakan Capaian Pembelajaran dengan prinsip pembelajaran Lingkungan belajar harus mempunyai tempat untuk dapat bergerak dan beraktivitas 5 Berikan anak keleluasan untuk belajar dengan berbagai cara tetapi sediakan juga kegiatan yang terjadawal dan rutin. 6 Gunakan metode mengajar yang tepat. 4
Cara menggunakan Capaian Pembelajaran dengan prinsip pembelajaran Ciptakan lingkungan yang tanggap akan kebutuhan anak dan merangsang kecerdasan. 8 Gabungkan bermacammacam pengalaman, material dan strategi mengajar dalam menyusun kurikulum 7
TERIMA KASIH