The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Ajar IPA - Zat dan Perubahannya - Fase D

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Tri Ariyanto, 2023-05-31 23:43:48

Modul Ajar IPA - Zat dan Perubahannya - Fase D

Modul Ajar IPA - Zat dan Perubahannya - Fase D

1


Nama Penyusun Elisa Mariana M,S.Pd Peserta didik Peserta didik regular maksimal 32 Asal Sekolah SMP Negeri 04 Batu Model Pembelajaran Tatap Muka PJJ Tahun Penyusunan 2021 Alakosi Waktu 5 x pertemuan (300menit) Jenjang sekolah SMP Profil Pelajar Pancasila o Mandiri o Bernalar kristis o Gotong royong o kreatif Metode o Diskusi o Presentasi o Demonstrasi o Project o Eksperiment o Eksplorasi o Permainan o Ceramah o Simulasi o Model Pendekatan Discovery Learning saintifik Sarana Prasarana Alat gawai, LCD, Laptop Buku paket siswa Asesmen Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran Asesemen individu Asesmen kelompok Jenis Asesmen o Tertulis (Pilihan berganda, uraian, portopolio) o Performa (Tes unjuk kerja) o Sikap (Profil Pelajar Pancasila) 2


Capaian Pembelajaran Peserta didik dapat mengidentifikasi sifat zat dan karakteristik zat,membedakan perubahan fisika dan kimia serta memisahkan campuran sederhana. Tujuan Pembelajaran 1.peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik zat padat,cair dan gas 2. peserta didik dapat menjelaskan susunan dan perubahan wujud zat 3. Peserta didik dapat mengidentifkasi sifat fisika (massa jenis) dan sifat kimia Pemahaman Bermakna Pelajar menemukan sendiri pengertian kata- kata terkait topik, kemudian mengelaboralasi pengertian tersebut dalam contoh-contoh. Pelajar bekerja dalam kelompok untuk merancang prosedur percobaan, menganalisis hasil percobaan tentang sifat-sifat zat. Pelajar membuat peta konsep untuk meringkas pemahamannya mengenai perubahan zat kemudian peta konsep yang ia buat untuk menjelaskan pada orang lain. Pertanyaan Pemantik Apakah zat itu? Mengapa zat memiliki sifat yang berbeda-beda? Bagaimana perubahan bentuk dapat terjadi pada zat? Apakah yang membedakan perubahan fisika dan kimia? Bagaimana pengaruh massa jenis benda terhadap peristiwa mengapung, melayang atau tenggelam dalam suatu cairan? Bagaimana merancang percobaan untuk menyelidiki suatu faktor yang memengaruhi perubahan wujud zat, dalam hal ini waktu melelehnya es? Apa teori mengenai perubahan zat yang sesuai untuk menganalisis hasil percobaan yang telah dirancang sendiri? Bagaimana menyimpulkan dan mengevaluasi hasil percobaan mengenai faktor yang memengaruhi waktu melelehnya es 3 MODUL INI DILENGKAPI


Materi ajar Pertemuan 1 : materi Zat dan wujud zat Pertemuan 2 : materi perubahan wujud zat Pertemuan 3 : materi perubahan fisika dan kimia Pertemuan 4 : materi kerapatan zat Alat dan Bahan Alat Bahan Kaki tiga Bunsen/pembakar spirtus Labu erlemeyer Gelas ukur Kawat kasa Kubus Neraca ohaus/timbangan Gelas plastik Botol Pipet Gelas kimia Gelas beker kapur barus air kerikil/benda tidak beraturan cuka soda kue balon tepung kanji gula kapur betadine korek api pewarna makanan (merah, kuning dan hijau) gula Kegiatan berdiferensiasi o Peserta didik visual : disajikan gambar pada setiap teks bacaan o Peserta didik auditori: disajikan link video pembelajaran o Peserta didik kinestetik : display/tempel karya Kata Kunci : Zat, wujud zat, massa jenis, zat padat,zat cair,zat gas Persiapan Pembelajaran 1. Menyiapkan link pembelajaran https://youtu.be/P6mQC1WJEhE, https://www.youtube.com/watch?v=ptcaI83o3Mc https://youtu.be/KYQr10bjtAQ 2. Menyiapkan LKPD untuk tiap kegiatan dan gambar bila diperlukan 3. Menyiapkan asesmen dan daftar hadir siswa 4. Menyiapkan alat dan bahan untuk praktikum 5. Menyiapkan link google meet untuk PJJ dan ppt 6. Menyiapkan pembagian kelompok dengan jumlah anggota 4 -5 siswa 4


URAIAN KEGIATAN PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 (4 JP = 160 Menit) Pendahuluan 1. Guru membuka kegiatan pembelajaran dengan mengucap salam dan doa (tertulis di ppt jika PJJ yang dikirim melalui GoogleClassroom/WAG). 2. Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan materi pelajari di pertemuan sebelumnya. 3. Untuk menarik perhatian dan motivasi peserta didik, guru menampilkan gambar Sumber https://www.kanalkalimantan.com sumber : https://bacaterus.com Guru melakukan tanya jawab tentang Bagaimana besi dapat berkarat? Pernahkan kamu menyimpan buah-buahan seperti apel ditempat terbuka hingga beberapa hari? Apakah yang terjadi pada apel tersebut? Mengapa demikian? Bagaimana itu bisa terjadi? 4. Guru menyampaikan garis besar tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaiannya. Kegiatan Inti 1. Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok 2. Peserta didik membaca teks materi/menayangkan video tentang macam zat dan perubahannya https://www.youtube.com/watch?v=ptcaI83o3Mc 3. Peserta didik mendiskusikan LKPD.1 tentang perubahan wujud zat 4. Peserta didik dan guru melakukan refleksi pembelajaran Penutup 1. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini 2. Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada kelompok yang memiliki kinerja terbaik. 3. Guru menyampaikan materi selanjutnya tentang skala suhu dan konversinya lalu memberikan tugas kepada peserta didik untuk mempelajari materi tersebut. 4. Peserta didik melakukan evaluasi formatif 5. Guru menutup pembelajaran dengan salam. 5


KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 (5 JP = 200 Menit) Pendahuluan 1. Guru membuka kegiatan pembelajaran dengan mengucap salam dan doa (tertulis di ppt yang dikirim melalui GoogleClassroom/WAG) secara sinkron 2. Guru menayangkan video tentang perubahan wujud zat https://youtu.be/P6mQC1WJEhE 3. Guru melakukan tanya jawab tentang apa saja yang kalian ketahui tentang contoh perubahan wujud zat? 4. Guru menuliskan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti 1. Peserta didik berkelompok dengan anggota maksimal 4 orang 2. Peserta didik mengerjakan LKPD perubahan wujud zat secar berkelompok 3. Peserta didik mendiskusikan LKPD perubahan wujud zat 4. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya Penutup 1. Peserta didik dan guru melakukan refleksi pembelajaran 2. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini 3. Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada kelompok yang memiliki kinerja terbaik. 4. Guru menyampaikan materi selanjutnya tentang perubahan fisika dan kimia kemudian memberikan tugas kepada peserta didik untuk mempelajari materi tersebut. 5. Peserta didik melakukan evaluasi formatif 6. Guru menutup pembelajaran dengan salam. Uji Kemampuan 1. Lengkapi table berikut! Materi Wujud zat Air pada suhu 1050 C Uap air pada 950 C Arang Udara Bensin dalam tangki kendaraan 6


2. Gambarlah keadaan partikel dalam tiga macam wujud materi 3. Uraikan mengapa minuman berkarbonasi dapat dituang dari kaleng ke dalam gelas dengan menggunakan prinsip pergerakan partikel-partikel. 4. Dengan ukuran (atau volume) yang sama, besi lebih berat dibandingkan busa. Bagaimana hal itu dapat terjadi? Jelaskan. 5. Di antara ketiga wujud zat, wujud yang manakah yang paling 6. gampang berdifusi? Berikan contohnya KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 (120 menit) Pendahuluan 1. Guru membuka kegiatan pembelajaran dengan mengucap salam dan doa (tertulis di ppt yang dikirim melalui GoogleClassroom/WAG) secara sinkron 2. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik : Apakah kalian sudah sarapan pagi ini? Apa yang kalian makan tadi? Nasi itu berasal dari mana?bagaimana beras bisa berubah menjadi nasi? 3. Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran yang dilakukan, metode serta penilainnya. Kegiatan Inti Pemberian rangsangan 1. Memanggil dua peserta didik sebagai perwakilan peserta didik untuk melakukan demonstrasi dengan langkah sebagai berikut: a. Siapkan 2 lembar kertas HVS dan 2 tempat atau wadah b. Guntinglah 1 lembar kertas HVS sehingga menjadi guntingan kertas kecil-kecil kemudian simpan pada wadah pertama c. Bakarlah 1 lembar kertas HVS kedua, di wadah yang kedua (pastikan wadah terbuat dari bahan yang tidak mudah terbakar), misalnya aluminium d. Amati perubahan dari fenomena kedua kertas yang diberi dua perlakuan berbeda tersebut, tuangkan pada table di bawah ini 7


Identifikasi masalah 2. Peserta didik diminta meumuskan pertanyaan dari demonstrasi yang dilakukan Apa yang terjadi pada kertas tadi setelah mendapat perlakuan yang berbeda? Dapatkah kertas yang tadi di gunting dan di bakar kembali seperti semula? Apakah terjadi perubahan bentuk atau zat baru dari kertas tadi? Disebut perubahan apakah yang terjadi di wadah pertama dan diwadah kedua? Apakah ada ciri-ciri yang terlihat pada perubahan yang terjadi? 3. Peserta didik membuat hipotesis atau jawaban sementara dari pertanyaan yang telah mereka susun Pengumpulan data 4. Peserta didik menerima LKPD percobaan perubahan fisika dan kimia 5. Peserta didik mendiskusikan LKPD dan melakukan percobaan Pengolahan Data 6. Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi menegani data hasil percobaan perubahan fisika dan kimia Pembuktian 7. Peserta didik membandingkan hipotesis awal dengan kesimpulan hasil pengolahan data percobaan Menarik kesimpulan 8. Peserta didik mempresentasikan hasil percobaannya 9. Peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran 10. Peserta didik mengerjakan evaluasi penutup 11. Guru memberikan pengkahrgaan kepada kelompok terbaik 12. Peserta didik melakukan refleksi 13. Peserta didik mendapat tugas mencari contoh perubahan fisika dan kimia dalam kehidupan sehari hari KEGIATAN PEMBELAJARAN 4 (4 JP=160 menit) Langkah Pembelajaran Pendahuluan 1. Guru membuka kegiatan pembelajaran dengan mengucap salam dan doa (tertulis di ppt yang dikirim melalui GoogleClassroom/WAG) secara sinkron 2. Guru melakukan demonstrasi percobaan memasukkan benda seperti kelereng, kerikil, bola bekel, potongan kertas, daun ke dalam air . sebelumya peserta didik disuruh menebak apakah benda akan tenggelam, mengapung dan melayang. 8


3. Guru bertanya, “Mengapa benda ada yang tenggelam dan ada yang terapung dalam air?” Pada umumnya pelajar akan menjawab karena berat. Guru belum perlu memberikan jawaban. 4. Guru kemudian menyebutkan bahwa pembelajaran kali ini berhubungan dengan kerapatan, yang akan menentukan apakah suatu benda akan tenggelam atau terapu 5. Guru menuliskan tujuan pembelajaran hari ini. Kegiatan Inti Pemberian Rangsangan 1. Peserta didik mengamati tayangan video pada link https://youtu.be/KYQr10bjtAQ tentang fenomena dua warna air laut Suramadu Identifikasi masalah 2. Peserta didik merumuskan permasalahan dalam bentuk pertanyaan tentang video tersebut Mengumpulkan data 3. Peserta didik melakukan literasi dan diskusi untuk mencari jawaban tentang rumusan permasalahan yang dibuat 4. Peserta didik dalam kelompoknya melakukan percobaan untuk memperkuat pemahaman mengenai massa jenis berkaitan fenomena alam tersebut. 5. Peserta didik melakukan praktikum untuk menentukan massa jenis zat padat yang teratu bentuknya dan tidak teratur Pembuktian 6. Peserta didik melakukan presentasi dan saling tukar informasi dengan kelompok lain Penutup 7. Peserta didik menarik kesimpulan dan melakukan refleksi 8. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini 9. Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada kelompok yang memiliki kinerja terbaik. 10. Guru menyampaikan tugas untuk membaca tentang pemisahan campuran. 11. Peserta didik melakukan evaluasi formatif 12. Guru menutup pembelajaran dengan salam. 9 Uji Kompetensi Sebuah benda mempunyai massa 5 kg. jika massa jenis zat 2 gr/cm3 tentukan volume benda tersebut?


Kegiatan Pengayaan dan Remidial Pengayaan Peserta didik diberikan kegiatan untuk membaca dan menjelaskan aplikasi pemanfaatan pemisahan campuran dalam kehidupan sehari-hari dan prinsip massa jenis pada balon udara Peserta Didik Menjadi pendamping tutor sebaya bagi temannya yang remedial. Remidial Peserta didik membuat rangkuman materi massa jenis dan mengerjakan soal latihan, mengidentifikasi perubahan fisika dan kimia dalam kehidupan sehari-hari secara individu melalui kegiatan tutor sebaya yang didampingi oleh temannya yang sedang melaksanakan pengayaan. 10 REFLEKSI REFLEKSI GURU 1. Adakah kendala kesulitan guru saat melakukan pembelajaran hari ini? 2. Bagaimana cara guru mengatasi kesulitan pembelajaran hari ini? 3. Kalau belum mencapai tujuan pembelajaran apa cara yang dilakukan? 4. Apa hal yang berbeda akan dilakukan guru pada saat pembelajaran berikutnya? REFLEKSI SISWA 1. Bagaimana perasaan kalian setelah mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini? 2. Apakah ada kesulitan saat pembelajaran dengan praktikum estafet? 3. Apakah hal yang paling sulit ketika melakukan pembelajaran hari ini? 4. Bagaimana cara kalian mengatasi kesulitan tersebut?


11 NAMA ANGGOTA KELOMPOK: 1. ……………………………………………… (………) 2. ……………………………………………… (………) 3. ……………………………………………… (………) 4. ……………………………………………… (……...) 5. ……………………………………………… (………) KELAS ..........


Tujuan : Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan keadaan partikel dalam zat padat,cair dan gas sehingga memiliki sifat yang berbeda-beda setelah melakukan pengamatan dengan mandiri dan gotong royong 1. Bacalah teks 2. Berilah garis bawah pada bahasan yang akan dipraktikkan Tahap 1 . Orientasi Perhatikan gambar berikut! Sumber : https://files1.simpkb.id berdasarkan pengamatanmu, bagaimana kerapatan partikel di atas! 1. Partikel mana yang paling rapat :…………………………………………………………………………………… 2. Partikel mana yang paling renggang:………………………………………………………………………… Tahap 2 Rumusan masalah Berdasarkan pengamatan gambar diatas, dibuatlah rumusn masalah 1. Partikel zat padat........................................................................... partikel zat cair 2. Partikel zat cair................................................................................partikel zat gas 12 LKPD 1


Tahap 3. Hipotesis Jika digambarkan kerapatan partikelnya maka partikel zat ..............................................lebih tinggi tingkat kerapatan tingkat partikelnya dibandingkan pada zat ………………………….. dan zat ………………………… Tahap 4. Melakukan percobaan/mengumpulkan data Untuk membuktikan bahwa jawabanmu benar,ayo kita lakukan percobaan berikut! Cara kerja : A. Menafsirkan Ciri Zat Padat Prosedur: 1. Siapkan kubus besi gelas ukur, dan gelas air mineral! 2. Masukkan kubus besi/batu kecil ke dalam gelas ukuryang kosong! Amati bentuk dan volumenya? 3. Dari gelas ukur, pindahkan kubus besi ke gelas air mineral! Amati bentuk dan volumenya? 4. Terakhir dari gelas air mineral, letakkan kubus besi di meja amati juga bentuk dan volumenya? 5. Masukkan hasil pengamatanke dalam tabel yang telah tersedia! B. Menafsirkan Ciri Zat Cair Prosedur: 1. Siapkan air, gelas ukur, gelas air mineral, dan botol air mineral! 2. Tuangkan air ke dalam gelas ukur! Amati bentukdan volumenya? 3. Dari gelas ukur, pindahkan air ke gelas air mineral! Amati bentuk dan volumenya? 4. Terakhir dari gelas air mineral, masukkan air ke dalam botol air mineral, amati juga bentuk dan volumenya? 5. Masukkan hasil pengamatan ke dalam tabel yang telah tersedia! C. Manafsirkan Ciri Zat Gas Prosedur : 1. Siapkan pewangi ruangan! 2. Semprotkan di pojok depan pewangi ruangan! Amati bentuk dan volumenya? 3. Tanyakan apakah siswa yang duduk pada bagian belakang mencium baunya 4. Masukkan hasil pengamatan ke dalam tabel yang telah tersedia! 13


Tabel Pengamatan No Ciri-ciri Zat padat Zat cair Zat gas 1 Volume 2 Bentuk 3 Gerak partikel 4 Gaya tarik menarik 5 Jarak antar partikel 14


Tujuan : menjelaskan proses perubahan wujud zat dalam skala partikel dan menginterpretasi wujud zat pada suhu yang bervariasi berdasarkan data titik didih dan titik lebur. Untuk lebih memahami tentang peristiwa perubahan wujud kalian dapat melakukan percobaan di bawah ini ! 1. Alat dan bahan - kaki tiga - Bunsen ( pembakar spritus ) - Labu elenmeyer - Kapur barus - Kasa 2. Langkah kerja - Susunlah rangkaian alat seperti gambar di bawah ini. Sumber:https://quizizz.com/admin/quiz/ 3. - Masukkan kapur barus dalam gelas kimia 4. - Panaskan kapur barus dalam gelas kimia dengan pemanas Bunsen seperti gambar di atas 5. amati sampai kapur barus berubah wujud. 6. letakan kertas putih di atas pemanas kapur barus, dan amati lah apa yang terjadi pada kertas putih tersebut. 15 LKPD 2


7. Pertanyaan - apakah perubahan wujud yang terjadi pada percobaan ke 3 ? - apakah perubahan wujud yang terjadi pada percobaan ke 4 ? - mengapa terjadi hal demikian? Jelaskan jawabanmu ? Setelah melakukan percobaan dan menjawab pertanyaan di atas, jawab lah pertanyaan di bawah ini. 1. Apakah semua zat pada percobaan di atas bisa mengalami perubahan wujud ? Mengapa ? jawab: ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… 2. Zat apa sajakah pada percobaan di atas yang menerima kalor ? jawab: ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… 3. Perubahan apakah yang di alami oleh korek api yang terbakar? Apakah terbentuk zat jenis baru ? jawab: ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… 4. Apa kesimpulanmu dari percobaan diatas? jawab: ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… Tabel Pengamatan No Perlakuan Perubahan Wujud Zat Nama Perubahan Wujud 1 Es didiamkan ………………… …………………… 2 Air di masukkan ke dalam lemari es ………………… …………………… 3 Es batu di masukkan ke dalam gelas kimia dan di amati bagian luar gelas …………………… …………………… 4 Kapur tulis digosokan kepapan tulis. …………………… …………………… 5 Air dipanaskan ………………… …………………… 16


A. Tujuan : pelajar dapat mengidentifikasi perubahan zat zat dalam kehidupan seharihariSebagi perubahahn fisika atau kimia, mendeskripsikan siklus air dan menyebutkan tanda-tanda terjadinya reaksi kimia B. Alat dan bahan Gelas plastic Botol Plastic es Korek api Cuka Soda kue Balon Tepung kanji Gula Kapur betadine C. Cara kerja Aktivitas 1. 1. Masukkan soda kue ke dalam balon 2. Masukkan cuka ke dalam botol 3. Tutup mulut botol dengan balon yang berisi soda kue 4. Berdiriakn balon tersebut hingga semua soda kue masuk k edalam botol 5. Amati apa yang terjadi Aktivitas 2. 1. Tuangkan gula pasir ke atas sendok logam 2. Panaskan sndok tersebut hingga terjadi perubahan pada gula pasir 3. Amati yang terjadi! Aktivitas 3 1. Tuangkan gula pasir ke dalam gelas berisi air 2. Aduk 3. Amati yang terkjadi! Aktivitas 4 1. Larutkan batu kapur ke dalam gelas berisi air 2. Tunggu sampai larutan bening 17 LKPD 3


3. Tiup larutan kapur tersebut menggunakan sedotan 4. Amati apa yang terjadi! Aktivitas 5 1. Masukkan tepung kanji ke dalam gelas plastic berisi air, lalu aduk hingga larut (bisa diganti nasi atau bubur) 2. Teteskan betadine ke dalam larutan tersebut 3. Amati yang terjadi! D. Buatlah table untuk menjawab hal-hal yang kalian amati dari percobaan diatas! E. Pertanyaan Dari percobaan yang telah dilakukan, gejala-gejala apa saja yang ditimbulkan ketika terjadi reaksi kimia? 18


A. Tujuan Pelajar dapat menentukan massa jenis suatu benda padat, mendeskripsikan pengaruh perbedaan kerapatan zat pada peristiwa mengapung dan tenggelam serta membandingkan kerapatan zat cair berdasarkan percobaan atau gambar lapisan cairan-cairan yang dicampur. B. Ilustrasi Pernahkah kalian memperhatikan atau memasukkan minyak goreng dan air kedalam gelas yang sama? Apa yang terjadi? Mengapa kedua cairan tersebut terpisah? Dan mengapa minyak goring selalu berada di atas air? Hal tersebut berkaitan dengan massa jenis zat. Massa jenis zat Disebut dengan kerapatan benda dan merupakan salah satu Dari sifat fisika. Massa jenis minyak goring lebih kecil dari air. Sehingga Minyak goreng selalu berada diatas. Mari kita coba melakukan percobaan Untuk mengetahui massa jenis benda yang sering kita jumpai dalam kehidupan Sehari-hari sumber gb. http://upload.wikimedia.org C. Dasar Teori Massa jenis diturunkan dari besaran pokok massa (kg) dan dari besaran pokokpanjang (m). Untuk menentukan besarnya massa jenis suatu benda dilakukan dengan cara memebagi massa zat dengan volume zat Keterangan : ρ = massa jenis benda (kg/m3 ) atau (g/cm3 ) m = massa benda (kg atau gram) v = volume benda (m3 atau cm3 ) 19 LKPD 4


D. Alat dan bahan Aktivitas 1 Aktivitas 2 Pipet Gelas ukur Gelas kimia Gelas beker Pewarna makanan (merah, kuning dan hijau) Air gula Gelas ukur Gelas beker Gula Pewarna makanan Air Keikil/benda tak beraturan Kubus Neraca ohauss/timbangan E. Prosedur kerja Aktivitas 1 1. Buatlah larutan gula Gelas beker A (warna merah) : gula 10 gram Gelas beker B (warna kuning) : gula 20 gram Gelas beker C (warna hijau) : gula 30 gram 2. Dengan menggunakan pipet letakkan larutan pada tabung reaksi hingga membentuk larutan dengan tiga lapisan warna 3. Amati dan catat dalam tabel perlakukan Urutan keterangan 4. Gambarkan hasil percobaan 20


5. Diskusikan! a. Berdasarkan hasil pengamatan warna larutan dari massa jenis terkecil hingga terbesar berrturut-turut adalah … b. Apa saja yang mempengaruhi massa jenis .… c. Bagaimana pengaruh massa gula yang ditambahkan terhadap massa jenis larutan? Aktivitas 2 1. Mengukur volume benda yang tidak beraturan Masukkan air ke dalam gelas ukur 50mL Masukkan batu kedalam gelas ukur! Amati perubahan volume pada skala gelas ukur 2. Timabnglah batu dengan neraca! benda Volume awal Volume akhir massa (m) m/v Batu 3. Ukurlah panjang, lebar dan tinggi kubus benda panjang lebar Tinggi volume massa m/v kubus 4. Diskusikan Massa dibagi volume adalah rumus untuk menghitung ……………… 21


RUBRIK PENILAIAN I. Penilaian Sikap Menggunakan teknik observasi dan instrumen jurnal sikap tentang profil pelajar pancasila yang tertanam meliputi 3 dimensi yaitu mandiri , bernalar kritis dan gotong royong. No. Nama Tgl Catatan perilaku Butir sikap Tanda tangan Tindak Lanjut 1 2 3 II. Penilaian Pengetahuan Teknik Bentuk Instrumen Tujuan Penugasan pada LKPD Tugas yang dilakukan baik individu atau kelompok Memfasilitasi penguasaan pengetahuan (diberikan selama proses pembelajaran /assesmen for learning) III. Penilaian presentasi Aspek Sedang Berkembang (1) Sesuai ekspektasi (2) Melebihi ekspektasi (3) Gaya berkomuniakasi Bahasa yang digunakan kaku /tidak mudah dimengerti Bahasa yang digunakan kaku tetapi mudah dimengeerti Bahasa yang digunakan luwes, formal, dan mudah dicerna oleh peserta lainnya dengan Bahasa tubuh yang mendukung Kelengkapan informasi yang diberikan Informasi yang disampaikan belum menjawab semua pertanyaan dengan lengkap (belum sesuai dengan tujuan pembelajaran Informasi yang disampaikan sudah menjawab semua pertanyaan dengan lengkap ( sesuai dengan tujuan Informasi yang disampaikan sudah menjawab semua pertanyaan dengan lengkap ( sesuai dengan tujuan 22


secara utuh) pembelajaran secara utuh) pembelajaran secara utuh) serta terdapat informasi tambahan lainnya yang bermanfaat dari sumber yang kredibel IV. Penilaian diskusi kelompok Nama Anggota Kelompok yang di nilai Aspek yang dinilai Keaktifan berdiskusi Ide gagasan yang dikemukakan Sikap menghargai Pendapat 1. …….. NILAI = x 100 23


UJI KOMPETENSI 1. Perhatikan gambar berikut! Berdasarkan gambar diatas, sifat zat yang sesuai adalah …. Pilihan Benda 1 Bentuk 2 Bentuk 3 Volume Bentuk Volume bentuk volume bentuk A Tetap Berubah Tetap Tetap Berubah Berubah B Tetap Tetap Berubah Tetap Berubah Tetap C Tetap Tetap Tetap Berubah Berubah Berubah D tetap tetap berubah berubah berubah berubah 2. Perhatikan gambar paku berkarat berikut! Sumber: https://www.tribunnews.com Yang menyebabkan karat pada gambar diatas adalah …. A. Hydrogen B. Oksigen C. Nitrogen D. Helium 24 Gb.zat cair Sumber : foto dok.pribadi Gb.es batu Sumber : http://nationalgeographic Gb.udara Sumber : https://health.detik.com


3. Perhatikan percobaan berikut! foto gula dilarutkan foto gula dibakar sumber: foto dok.pribadi Dari foto kegiatan diatas, tergolong perubahan apakah gula pada foto 1 dan foto 2? A. Foto 1 dan foto 2 merupakan perubahan fisika karena gula berubah wujud B. Foto 1 dan foto 2 merupakan perubahan kimia karena terbentuk zat baru C. Foto 1 merupakan perubahan fisika karena gula berubah wujud, sedangkan foto 2 perubahan kimia karena membentuk zat baru D. Foto 2 merupakan perubahan fisika karena gula berubah wujud, sedangkan foto 1 perubahan kimia karena membentuk zat baru 4. Perhatikan gambarberikut. Sumber : https://bobo.grid.id/ Jika soda kue yang berada dalam balon dituangkan ke dalam cuka dapur. Apa yang akan terjadi? A. Balon tidak mengembang B. Balon akan mengembang kemudian mengempis kembali C. Balon akan mengembang berisi gas oksigen D. Balon akan mengembang berisi gas karbondioksida 5. Garam yang kita konsumsi pada umumnya berasal dari air laut. Petani garam di Madura memanfaatkan panas matahari untuk membuat garam.Mereka menampung air laut pada tambak-tambak ditepi pantai, sehingga dapat terkena panas matahari langsung kemudian secara bertahap akan dihasilkan garam dan diproses lebih lanjut sehingga diperoleh garam dapur yang siap dikonsumsi. Proses pemisahan yang dilakukan oleh petani garam tersebut adalah …. (soal UN tahun 2017) A. Evaporasi B. Filtrasi 25


C. Destilasi D. Kromatografi 6. Andi sedang melakukan percobaan asam basa. Ketika andi menguji suatu larutan dengan kertas lakmus merah, larutan tersebut berubah warna menjadi biru. Kemudian diuji dengan kertas lakmus biru tetap biru. Maka Andi memperkirakan larutan tersebut adalah …. A. Antasid B. Cuka dapur C. Air garam D. Air mineral 7. Perhatikan gambar! Sumber : https://www.kompas.com Jika sebuah batu bermassa 100 gram dimasukkan ke dalam gelas ukur sehingga diperoleh data seperti gambar di atas. Berapah massa jenis batu tersebut? A. 2,0 g/cm3 B. 2,5 g/cm3 C. 3,2 g/cm3 D. 4,0 g/cm3 8. Berikut adalah pengujian hasil pengujian beberapa larutan dengan menggunakan indicator alami dari kunyit dan ekstrak kol ungu. Larutan Indikator alami Kunyit Kol ungu 1 Merah Kuning cerah 2 Ungu Kuning warna kunyit 3 Hijau Merah coklat 4 biru Merah coklat 26


Dari hasil pengujian tersebut larutan yang bersifat basa adalah …. A. Larutan 1 dan 2 B. Larutan 2 dan 3 C. Larutan 2 dan 4 D. Larutan 3 dan 4 9. Komponen warna pada makanan dapat dipisahkan dengan menggunakan metode.... A. Filtrasi B. Destilasi C. Kromatografi D. penyulingan 10. Berikut yang termasuk kedalam campuran homogen dalam kehidupan sehari-hari adalah …. A. Makanan B. Air laut C. Larutan gula D. Air sungai GLOSARIUM Campuran : gabungan beberapa zat dengan perbandingan tidak tetap tanpa melalui reaksi kimia Destilasi : pemisahan campuran dengan destilasi didasarkan pada perbedaan titik didih zat yang tercampur Filtrasi : pemisahan campuran dengan penyaringan didasarkan pada perbedaan ukuran partikel zat penyusunnya Garam:senyawa yang terbentuk dari reaksi asam dan basa Kromatografi : pemisahan campuran di dasrakan pada perbedaan kecepatan merambat atau meresap Antara partikel yang tercampur pada medium tertentu. Kalor :salah satu bentuk energy Senyawa : zat murni yang terbentuk dari dua atau lebih unsur melalui reaksi kimia Unsur : zat murni yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat lebih sederhana Asam :semua zat yang jika dilarutkan dalam air akan terurai menghasilkan ion H+. Misalnya hidrogen klorida (HCL) jika dilarutkan dalam air akan menjadi ion H+ dan ion Cl-. Basa : semua zat semua zat yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion OHmisalnya pada senyawa natrium hidroksida NaOH akan terurai menjadi Na+ dan OH-. 27


DAFTAR LINK https://youtu.be/P6mQC1WJEhE https://www.youtube.com/watch?v=ptcaI83o3Mc https://youtu.be/KYQr10bjtAQ DAFTAR PUSTAKA Dwi Hardani, Budiyanti. 2021. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Inabuy, Victoriani, dkk. 2021. Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. R. Fausia Lu’luun Hasni, dkk. 2019. Ilmu Pengetahuan Alam. .Zat, sifat dan perubahannya. .Jakarta:. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Kementrian Pendidikan dan kebudayaan Widodo, W, dkk. 2017. ILMU PENGETAHUAN ALAM SMP/MTs KELAS VII SEMESTER 1.Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Zubaidah, Siti dkk. 2017. ILMU PENGETAHUAN ALAM SMP/MTs KELAS VII SEMESTER 1. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 28


A. KLASIFIKASI MATERI Materi atau zat adalah segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang. Semua materi di sekitar kita, termasuk semua makhluk hidup tergolong materi karena memiliki massa dan menempati ruang. Gambar 1. 1 Susunan Partikel Zat Padat, Cair, dan Gas Sumber: http://tempatbelajarumum5.blogspot.com/ Materi berdasarkan wujudnya dapat dikelompokkan kedalam zat padat, cair dan gas. Contoh zat padat adalah beberapa jenis logam, seperti besi, emas, dan seng. Air, minyak goreng, dan bensin merupakan contoh wujud zat cair. Contoh zat berwujud gas adalah udara, asap dan uap air1 . Perbedaan sifat zat padat, cair, dan gas dijelaskan pada Tabel 1.1. Padat Cair Gas Gaya tarik menarik antar partikelnya sangat kuat Gaya tarik menarik antar partikelnya tidak begitu kuat Gaya tarik menarik antar partikelnya sangat lemah Jarak antar partikel zat sangat rapat dan teratur Jarak antar partikel zat lebih renggang Jarak antar partikel zat sangat renggang dan berjauhan Gaya partikelnya sangat terbatas (bergetar di tempat) Gaya partikelnya dapat berpindah tempat, tetapi tidak mudah meninggalkan kelompoknya Gaya partikelnya dapat berpindah tempat (bergerak sangat bebas) Bentuk dan volumenya tetap Bentuk berubah-ubah sesuai tempatnya dan volume tetap Bentuk dan volumenya berubah-ubah 29 BAHAN BACAAN 1. Widodo, W, dkk. 2017. I P A Semester 1.Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.


B. UNSUR, SENYAWA DAN CAMPURAN Berdasarkan komposisinya, materi yang ada di alam dapat diklasifikasikan menjadi zat tunggal dan campuran. Perhatikan Gambar 1.2. Gambar 1.2 bagan klasifikasi materi Sumber: dok.kemdikbud Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat dibagi lagi menjadi bagian yang lebih sederhana dan akan tetap mempertahankan karakteristik asli dari unsur tersebut. Contoh besi, timah, seng, tembaga, dan nikel. Senyawa terdiri atas dua buah unsur atau lebih. Suatu senyawa masih dapat diuraikan menjadi unsur-unsurnya. Senyawa merupakan zat tunggal/murni yang dapat diuraikan menjadi dua atau lebih zat yang lebih sederhana dengan proses kimia biasa. Misalnya air memiliki rumus H2O dapat diuraikan menjadi unsur hydrogen (H) dan Oksigen (O).2 Campuran merupakan materi yang terdiri atas dua zat atau lebih yang masih mempunyai sifat zat aslinya. Campuran terbentuk tanpa melalui reaksi kimia. Campuran dibedakan menjadi dua, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen. 1. Campuran homogen Campuran yang zat-zat penyusunnya bercampur secara merata sehingga setiap bagian memiliki bagian yang sama. Contoh: gula larut dalam air. Zatterlarut pelarut Gambar.Dok pribadi 2. Campuran heterogen 30 2. Widodo, W, dkk. 2017. I P A Semester 1.Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.


Campuran yang zat-zat penyusunnya tidak bercampur merata sehingga ada bagian campuran yang memiliki sifat berbeda. Campuran heterogen dibedakan menjadi dua macam, yaitu suspensi dan koloid. 1) Suspensi adalah campuran antara zat padat dengan cairan atau gas di mana zat padat tersebut tidak larut. Contoh: campuran pasir dengan air. 2) Koloid adalah campuran antara dua zat atau lebih di mana salah satu zat penyusunnya tersebar dalam zat penyusun lain. Contoh: debu, keju, kabut, dsb. Tabel 1.4 Perbedaan sifat unsur, senyawa, dan campuran Sumber: https://www.bukusekolah.net C. ASAM , BASA DAN GARAM Larutan merupakan contoh campuran homogen. Dalam kehidupan sehari-hari larutan dapat dikelompokkan ke dalam asam, basa, atau garam. Jenis-jenis zat juga dapat dibedakan menurut sifat keasamannya. Sifat keasaman suatu zat dinyatakan dengan nilai pH (power of Hydrogen). Berdasarkan nilai pH, jenis zat dibedakan menjadi 3, yaitu asam, basa, dan garam. Nilai pH berada pada kisaran 1–14. Batas nilai pH adalah 7 yang merupakan pH air, disebut pH netral. 1. Asam Asam merupakan larutan elektrolit yang dalam air terurai menghasilkan ion positif dan ion negatif.3 Hx(aq) → x H + (aq) + Z x (Aq) Contoh: HCl (aq) → H+ (aq) + Cl- (Aq) Asam memiliki nilai pH di antara 1–6. Berdasarkan nilai pH–nya asam dibedakan menjadi 2, yaitu asam kuat dan asam lemah. Asam dengan nilai pH 1–3 disebut asam kuat. Asam kuat dapat berbahaya apabila mengenai tubuh kita. Dapat mengakibatkan luka bakar. 31 3. R. Fausia Lu’luun Hasni, dkk. 2019. IPA. .Zat, sifat dan perubahannya. Jakarta:. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Kementrian Pendidikan dankebudayaan hal 46


Asam dengan nilai pH 3–6 disebut asam lemah. Suatu zat termasuk asam jika memiliki sifat-sifat: a. rasanya masam, b. bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion hidrogen (H+), c. mengubah warna lakmus biru menjadi merah, d. dapat menghantarkan arus listrik. Beberapa contoh asam dalam kehidupan sehari-hari: seperti:asam klorida (HCl), Asam Sulfat (H2SO4) dan Asam Asetat (CH3COOH). 2. Basa Basa adalah senyawa yang menghasilkan ion hidroksida (OH-) ketika dilarutkan ke dalam air. Contoh: LOH (aq) → L+ (aq) + OH- (Aq) NaOH (aq) → Na+ (aq) + OH- (Aq) Suatu zat atau larutan termasuk basa jika memiliki ciri-ciri: 1. Mempunyai rasa agak pahit (tidak boleh dicicipi) 2. Terasa licin dikulit 3. Dapat mengubah warna kertas lakmus merah menjadi biru Beberapa contoh larutan basa dalam kehidupan sehari-hari antara lain: a. Natrium hidroksida terdapat dalam sabun dan pembersih b. Magnesium hidroksida terdapat dalam obat antacid c. Kalsium hidroksida terdapat dalam cat tembok. Dll. Contoh peneraanpan reaksi netralisasi dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk pengobatan bagi penderita sakit maag dimana sakit maag kondisi kadar asam lambun yang tinggi. Maka obat maag adalah senyawa yang bersifat basa karena kandungan magnesium hiduroksida atau alumunium hidroksida didalamnya. 32 Basa merupakan larutan yang banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya benda yang mengandung basa ialah sabun mandi, sabun cuci, sampo pasta gigi obat maag dan pupuk.4 4. Widodo, W, dkk. 2017. I P A Semester 1.Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.


3. Garam Garam dapat dibuat dengan mereaksikan suatu logam dengan asam kuat yang encer atau mereaksikan antara asam dengan basa., reaksi asam dengan basa disebut reaksi netralisasi.Reaksi netralisasi menghasilkan senyawa yang disebut garam. Contoh garam dapur (NaCL) yang terbentuk dari reaksi antara natrium hidroksida dengan asam klorida. Contoh garam yang ada pada kehidupan kita sehari-hari : • Natrium klorida (NaCL) yang disebut garam dapur • Magnesium sulfat (MgSO4) yang disebut garam inggris sebagai abat pencuci perut. • Kalsium karbonat (CaCO3) merupakan senyawa dalam batu kapur, marmer atau batu pualam. • Natrium karbonat (Na2CO3) yang disebut soda pencuci • Aluminium solfaf ( Al2(SO4) ), untuk penjernihan air • Natrium stearat ( NaC17H35COO ), bahan sabun mandi D. INDIKATOR PH Sifat asam,basa dan garam dapat diidentifikasi dengan menggunakan indicator. Indikator asam basa adalah zat yang dapat berubah warna dalam keadaan asam atau basa. Indikator ini dapat dibedakan menjadi indicator alami dan indicator buatan. 1. Indikator alami Indicator alami merupakan bahan alam yang dapat berubah warnanya dalam larutan yang sifatnya berbeda, asam, basa atau netral.5 Tumbuhan yang biasanya digunakan sebagai indicator alami seperti kunyit, bunga mawar, kubis merak, ungu dan bunga kembang sepatu. Perubahan warna indicator bergantung pada warna jenis tanamannya. Contoh : ekstrak kunyit akan memebrikan warna kuning cerah apabila dalam larutan asam dan dalam basa akan memberikan warna jingga. Cara membuat indikator alami adalah dengan cara menumbuk bunga/daun/umbi yang mempunyai warna sampai halus. 2. Indicator buatan Indikator ini pada umumnya sudah dibuat di laboratorium atau pabrik alat-alat kimia, kita tinggal menggunakannya.6 Salah satu contohnya kertas lakmus. Kertas lakmus terdiri dari lakmus merah dan lakmus biru. Warna lakmus biru akan menjadi merah dalam larutan asam, dan kertas lakmus merah akan menjadi biru dalam larutan basa.. 33 5. Widodo, W, dkk. 2017. I P A Semester 1.Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 6. R. Fausia Lu’luun Hasni, dkk. 2019. IPA. .Zat, sifat dan perubahannya. Jakarta:. DirektoratJenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Kementrian Pendidikan dankebudayaan hal 58


E. PEMISAHAN CAMPURAN Campuran adalah materi yang tersusun dari dua jenis zat murni atau lebih dan masih memiliki sifat-sifat dari zat penyusunnya.Berikut ini adalah beberapa metode dalam memisahkan campuran Antara lain: Filtrasi/penyaringan Merupakan metode pemisahan campuran yang digunakan untuk memisahkan cairan dan padatan yang tidak larut berdasarkan pada perbedaan ukuran partikel zat-zat yang bercampur. Contoh gambar pemanfaatan filtrasi Sumber: https://www.hargaphmeter.com/ Sentrifugasi Metode ini sering dilakukan sebagai pengganti filtrasi jika partikel padatan yang terdapat dalam campuran memiliki ukuran sangat halus dan jumlah campurannya lebih sedikit.contoh pemanfaatan sentrifugasi dalam kehidupan sehari-hari Sumber: https://www.utakatikotak.com/ Destilasi/penyulingan Pada umunya digunakan untuk memisahkan suatu zat cair dari campurannya. Sumber: https://id.quora.com/ 34


Kromatografi Metode pemisahan dengan cara kromatografi digunakan dalam berbagai kegiatan, diantaranya untuk memisahkan zat warna dan tes urine untuk seseorang yang dicurigai menggunakan obat terlarang atau doping. https://berita.baca.co.id/ Sublimasi Prinsip kerjanya didasarkan pada campuran zat yang memiliki satu zat yang dapat menyublim sedangkan lainnya tidak dapat menyublim. Contoh memisahkan garam dan iodin. F. PERUBAHAN FISIKA DAN PERUBAHAN KIMIA 1. Perubahan Fisika Perubahan fisika adalah perubahan zat yang tidak disertai dengan terbentuknya zat baru dan bersifat sementara. Ciri-ciri perubahan fisika: • Perubahan zat hanya terjadi pada wujudnya, tetapi tidak pada sifatnya • Zat hasil perubahan fisika dapat dikembalikan ke bentuk semula • Sifat zat yang dimiliki sebelum dan sesudah perubahan sama. Macam-macam perubahan fisika: Perubahan wujud zat karena pengaruh perubahan suhu lingkungan, seperti: Membeku, contoh: air menjadi es dan cairan logam yang membeku Mengembun, contoh: uap menjadi air, terjadinya embun pada pagi hari Menguap, contoh: air yang dipanaskan diatas kompor lambat laun akan menguap Perubahan fisika yang berupa perubahan ukuran suatu zat. Materi yang berukuran besar dapat diperkecil dengan cara mekanik, seperti dipecah, dipotong, digiling, dll. Contoh: biji kopi ditumbuk menjadi serbuk kopi dan beras ditumbuk menjadi tepung beras. Perubahan fisika yang berupa perubahan volume Perubahan volume yang disebabkan oleh penyusutan materi karena didinginkan atau pemuaian materi karena dipanaskan. Contoh: proses pemuaian rel kereta api di siang 35


hari karena panas dan penyusutan karena dingin. Perubahan fisika yang berupa perubahan bentuk zat. Perubahan bentuk materi dapat terjadi jika dipukul, diremas, atau menggunakan alat bantu seperti mesin. Contoh: kayu yang berasal dari pohon dapat diubah bentuknya menjadi meja, kursi dan lemari dengan menggunakan alat seperti pahat, gergaji atau palu, Tanah liat dapat diubah menjadi hiasan didalam rumah, seperti guci, vas bunga, dll. 2. Perubahan Kimia Perubahan kimia adalah perubahan zat yang dapat menghasilkan atau membentuk zat baru dengan sifat kimia yang berbeda dengan zat asalnya. Contoh perubahan kimia benda: makanan basi, besi berkarat, kertas terbakar, buah matang, dan lain-lain. Ciri-ciri yang menyertai reaksi kimia 1. Terjadinya perubahan suhu 2. Terjadinya endpan 3. Terbentuknya gas 4. Terbentuknya zat baru 5. Terjadinya perubahan warna Macam-Macam Perubahan Kimia Perubahan kimia yang menghasilkan perubahan suhu Proses Perubahan suhu dibagi menjadi dua, yaitu: Reaksi Eksoterm, yaitu reaksi kimia yang menghasilkan energi panas (kalor) sehingga meningkatkan suhu lingkungan. Contoh: proses pembakaran petasan, pembuatan api unggun Reaksi endoterm, yaitu reaksi kimia yang memerlukan (menyerap) energi panas sehingga menimbulkan efek dingin pada lingkungan. Contoh: garam dapur (NaCl) yang dilarutkan dalam air. 36


Click to View FlipBook Version