The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by subagiyo.kelautan13, 2022-06-12 19:20:21

Mengenal mangrove

Mengenal mangrove

MENGENAL MANGROVE

fungsi, ragam hayati, kerentanan dan ancaman
serta upaya konservasi

Oleh
Subagiyo
Dwi Haryanti
Diah Permata Wijayanti

Tim pengabdian kepada masyarakat
DEPARTEMEN ILMU KELAUTAN
FAKULTAS PERIKANA DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO

Page | 1

MENGENAL MANGROVE
fungsi, ragam hayati, kerentanan dan ancaman serta upaya
konservasi
Penyusun :

Subagiyo
Dwi Haryanti
Diah Permata Wijayanti
Foto cover: Kawanan burung kuntul di Waduk Pusong,
Lhokseumawe (foto:antara)
(https://dutatv.com/melestarikan-burung-kuntul-
di-mangrove-pusong/)
Hanya untuk kalangan sendiri
Tim pengabdian kepada masyarakat
Departemen Ilmu Kelautan
Fakultas Perikana Dan Ilmu Kelautan
Universitas Diponegoro
2022

Page | 2

Kata Pengantar
Buku mengenai Mengenal Mangrove : Fungsi, Ragam Hayati,
Kerentanan Dan Ancaman Serta Upaya Konservasi
merupakan luaran kegiatan pengabdian masyarakat dari
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan untuk menambah
ragam ketersediaan buku-buku literasi sain khusunsya
bidang kelautan untuk anak usia sekolah Dasar. Melalui buku
ini diharapkan para siswa dapat memilki pengetahuan umum
mengenai ekosistem mangrove dan kerentannya,
pengetahuan teknis sederhana kegiatan rehabilitasi
mangrove serta memiliki kepedulian terhadap ekosistem
mangrove.
Disampaikan terimakasih kepada Fakultas Perikanan dan
Ilmu Kelautan atas fasilitasi kegiatan pengabdian kepada
masyarakat ini, juga kepada rekan-rekan yang telah membatu
selama proses penyusunan buku ini.

Semarang Juni 2022
Penyusun

Page | 3

Page | 4

1. Mengenal tumbuhan mangrove

Di dalam ekosistem mangrove tumbuh beragam jenis tumbuhan
mulai dari yang memiliki bentuk perawakan pohon, palem, semak, perdu,
tumbuhan pemanjat, herba tanah, epifit sampai dengan jenis tumbuhan
paku. Nah dari banyak ragam jenis tumbuhan ini dikelompokan menjadi 2
yaitu mangrove sejati dan mangrove asosiasi atau juga disebut mangrove
ikutan. Lalu apa bedanya tumbuhan mangrove sejati dan mangrove
asosiasi? Nah penjelasannya sebagai berikut:
Tumbuhan mangrove sejati adalah tumbuhan yang tumbuh di daerah
yang dipengaruhi oleh pasang-surut air laut. Tumbuhan mangrove sejati
ini memiliki bentuk-bentuk adaptasi, terutama terhadap kadar garam.
Berbeda dengan tumbuhan mangrove sejati, tumbuhan mangrove
asosiasi tidak memiliki bentuk bentuk adaptasi terhadap kondisi
lingkungan mangrove, akan tetapi memiliki toleransi yang tinggi terhadap
kondisi lahan mangrove.

Page | 5

Hutan mangrove di Teluk Bintuni

https://beritapapua.id/hutan-mangrove-di-kabupaten-teluk-bintuni/

Page | 6

2. Mengenal tempat hidupnya mangrove

Sebagian besar jenis-jenis mangrove tumbuh dengan baik pada tanah
berlumpur, Jenis-jenis lain seperti Rhizopora stylosa tumbuh dengan baik
pada substrat berpasir, Lingkungan mangrove berada di daerah peralihan
antara darat dan laut, dan dipengaruhi oleh pasang dan surut air laut.
Pada saat air laut pasang, air laut akan masuk ke dalam lingkungan
mangrove sehingga lingkungan mangrove menjadi terendam oleh air laut
atau rendaman air laut menjadi lebih dalam. Akan tetapi pada saat air laut
surut, ada sebagian lingkungan mangrove menjadi kering dan sebagian
lagi masih tergenang air laut tetapi pada kedalaman yang sudah
berkurang. Peristiwa ini menyebabkan lingkungan mangrove menjadi
berbeda dengan lingkungan darat. Jenis-jenis tumbuhan yang tidak dapat
beradaptasi atau memiliki tolerasi dengan air laut ini tidak akan tumbuh di
tempat ini.

Page | 7

3. Bagaimana mangrove beradaptasi terhadap
tempat hidupnya?

Beberapa jenis mangrove mampu mengeluarkan garam melalui daunnya,
karena pada daun mangrove ada yang memiliki kelenjar garam yang
berfungsi untuk mengeluarkan garam itu. Tetapi tidak semua jenis
tumbuhan mangrove memiliki kelenjar garam pada daunnya, sehingga
tidak semua jenis mangrove mampu mengeluarkan garam.
Lalu bagaimana dengan jenis-jenis tumbuhan mangrove yang tidak
memiliki kelenjar garam dapat bertahan hidup pada kondisi lingkungan
yang mengandung garam ? ternyata mereka ada yang menyimpan garam
dalam kulit kayu, akar dan daun yang lebih tua kemudian menggugurkan
daun dan mengelupaskan kulit batangnya yang tebal untuk membuang
garam, setelah itu tumbuh yang baru.
Ada juga jenis-jenis tumbuhan mangrove mampu mencegah masuknya
garam, melalui saringan (ultra filter) yang terdapat pada akar.

Page | 8

Pengeluaran garam melalui kelenjar garam yang ada pada daun
https://kesemat.or.id/2020/08/03/cara-mangrove-beradaptasi-dengan-

garam-air-laut/
https://asknature.org/strategy/glands-remove-excess-salt/

Page | 9

Bentuk adaptasi lain yang dikembangkan oleh tumbuhan mangrove
adalah terhadap adaptasi terhadap faktor fisik seperti kadar oksigen
tanah yang rendah, tanah yang tidak stabil (karena terbentuk dari hasil
sedimentasi lumpur), adanya arus dan gelombang. Bentuk adaptasi ini
diwujudkan dalam ragam bentuk sistim perakaran.

Akar Tunjang ( Stilt root)
Akar berbentuk seperti ceker ayam, dan bercabang-cabang. Akar ini
berfungsi untuk menahan pohon agar tetap tegakberdiri bila dihempas
angin dan bertahan dari deburan ombak.
Akar napas (Pneumatophore)
Akar ini muncul ke permukaan tanah di dekat pohon berbentuk seperti
pensil, berfungsi untuk mengambil udara karena kadar oksigen tanah
yang rendah

Page | 10

Page | 11

Akar Papan (Plank-Roots)
Akar papan berbentuk seperti papan dan sangat keras, berfungsi untuk
menopang batang pohon yang berukuran besar dan tajuknya yang lebar,
sehingga tidak mudah tumbang karena hempasan angin
Akar Banir (Buttress)
seperti papan, memanjang secara radial dari pangkal batang

Page | 12

Page | 13

Akar lutut ( Knee root)
Akar menyembul keluar tanah kemudian masuk lagi ke dalam tanah
sehingga berbentuk seperti lutut. Akar ini berfungsi untuk mendapatkan
oksigen
Akar udara( Areial root)
Disebut akar gantung karena tumbuh dari bagian atas batang dan tumbuh
ke arah tanah berfungsi menyerap uap air dan gas udara

Page | 14

Page | 15

4. Mengenal jenis-jenis tumbuhan
mangrove

Avicennia alba

Tumbuhan mangrove ini memiliki banyak nama daerah, yaitu
Api-api, mangi-mangi putih, boak, koak, sia-sia. Kita bisa
mengenalnya dari bentuk daunnya yaitu berbentuk lancet
ujungnya meruncing, warna daun bagian atas hijau tetapi
bagian bawah berwarna pucat. ketika berbunga tampak
bunganya berwarna kuning dan ketika berbuah kita bisa
melihat bentuk buahnya yang seperti kerucut/cabe/mente
berwarna kuning. Nah kalau dilihat pada batangnya tampak
berwarna keabu-abuan atau gelap kecoklatan, dan dibawah
pohon ini kelihatan banyak akar napasnya yang berbentuk
jari. Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga setinggi 25 m.
Apa yang bisa dimanfaatkan dari tumbuhan api-api ini? Ada
banyak manfaat yaitu sebagai kayu bakar dan bahan
bangunan (tetapi kualitas atau mutunya rendah. Buah dari
pohon ini juga dapat dimakan.

Page | 16

https://forestryinformation.wordpress.com/2018/01/31/avicenni
a-alba-blume/
https://singapore.biodiversity.online/species/P-Angi-001955

Page | 17

Bruguiera cylindrica

Tumbuhan mangrove ini memiliki banyak nama
daerah, yaitu Burus, tanjang, tanjang putih, tanjang sukim,
tanjang sukun, lengadai, bius, dan lindur.

Kita bisa mengenal mangrove jenis ini dari
perakarannya yaitu memiliki akar lutut dan akar papan yang
melebar ke samping di bagian pangkal pohon. Batangnya
memiliki kulit kayu berwarna abu-abu, permukaannya relatif
halus dan memiliki lentisel kecil. Kalau dilihat dari daunnya,
tampak berwarna hijau pada bagian permukaan dan hijau
pucat pada permukaan bawah. Daun berbentuk elip dengan
ujung agak meruncing. Kita juga bisa mengenal bunganya
yang berwarna putih dan di sisi luarnya tampak ada seperti
rambut-rambut berwarna putih, kelopak bungay berbentuk
seperti tabung berwarna hijau kekuningan. Pohon bisa
tumbuh tinggi hingga 23 m.

Apa yang bisa dimanfaatkan dari mangrove jenis ini ?
Kayunya dapat digunakan sebagai kayu bakar. Kayu
mengeluarkan bau yang tidak disukai ikan, sehingga tidak
digunakan oleh nelayan pada saat menangkap ikan.

Page | 18

https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Bruguiera+cylindrica
Page | 19

Bruguiera gymnorrhiza (L.) Lamk.

Tumbuhan mangrove ini memiliki banyak nama
daerah, yaitu Pertut, taheup, tenggel, putut, tumu, tomo,
kandeka, tanjang merah, tanjang, lindur, sala-sala, dau,
tongke, totongkek, mutut besar, wako, bako, bangko,
mangimangi, sarau.

Kita bisa mengenal tumbuhan jenis ini dari batangnya
yang memiliki kulit kayu yang berwarna abu-abu tua sampai
coklat (warna berubah-ubah) dan juga memiliki lenti sel. Pada
bagian akar kita bisa melihat adanya akar papan dan juga
memiliki sejumlah akar lutut. Kalau dilihat dari daunnya
tampak pada berbentuk elip sampai elip-lanset, permukaan
daun sebelah atas berwarna hijau dan permukaan bagian
bawahnya berwarna hijau kekuningan dan ada yang memiliki
bercak-bercak berwarna hitam. Bunga bergelantungan
berwarna putih dan coklat jika tua. Kelopak Bunga warna
merah muda hingga merah

Page | 20

https://efloraofindia.com/wpcontent/uploads/2020/10/Bruguiera
%20gymnorrhiza_Padel6.JPG

Page | 21

Ceriops tagal (Perr.) C.B.Rob.

Tumbuhan ini memiliki memiliki banyak nama daerah,
yaitu Tengar, tengah, tangar, tingih, tingi, palun, parun, bido-
bido, lonro, mentigi, tengar, tinci, mange darat, wanggo.
Tumbuhan mangrove jenis ini memiliki kulit batang berwarna
abu-abu keperakan hingga cokelat oranye. Daunnya
berbetuk bulat telur, berwarna hijau kekuningan dan baian
permukaan atasnya mengkilap.

Tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai pewarna
alami yaitu dari kulit kayu dan kayunya. Selain itu kayu Ceriop
tagal memiliki ketahanan dan kekuatan yang baik sehingga
dapat digunakan sebagai bahan bangunan, bantalan rel
kereta api, dan pegangan perkakas. Selain itu juga dapat
dimanfaatkan sebagai kayu bakar

Page | 22

https://identify.plantnet.org/endemia/species/Ceriops%20tagal%20(Per
rottet)%20C.%20Robinson/data

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Ceriops_tagal_Flore_de_Djibouti.jpg
http://www.wildsingapore.com/wildfacts/plants/mangrove/ceriops/tagal.htm

Page | 23

Excoecaria agallocha L.

Tumbuhan ini memiliki memiliki banyak nama daerah,
yaitu Buta-buta, menengan, madengan, kayu wuta, sambuta,
kalapinrang, mata huli, makasuta, goro-goro raci, kalibuda,
betuh, warejit, bebutah. Kita dapat mengenal jenis mangrove
ini dari daunnya yang tipis dan sedikit berdaging, umumnya
daun berbentuk lonjong dan bergigi, permukaan atas daun
berwarna hijau sedangkan permukaan bawah berwarna hijau
muda

Tumbuhan ini dapat dimanfaatkan akarnya untuk
mengobati sakit gigi dan pembengkakan. Kayunya berbau
wangi tetapi hanya bertahan beberapa tahun saja, setelah itu
bau wanginya hilang. Getahnya dapat digunakan untuk
membunuh ikan.

Page | 24

http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Excoecaria+agallocha
Page | 25

Kandelia candel (L.) Druce

Tumbuhan ini memiliki memiliki banyak nama daerah,
yaitu Berus-berus, beras-beras, beus, pulut-pulut, pisang-
pisang Laut.

Kita dapat mengenal tumbuhan ini dari kulit
batangnya yang berwarna coklat kemerahan, permukaanya
licin dan memiliki lentisel. Daun berbentuk lanset lonjong,
ujung lancip, berwarna hijau tua mengkilat. Bunganya
berwarna putih dengan kelopak berwarna hijau, serta
memiliki buah berbentuk kapsul, hipokotil berbetuk silindris
dengan panjangnya 35 – 40 cm dengan ujung yang runcing
berwarna kemerahan. Tumbuhan ini dapat mencapai
ketinggian 7 m. Kandelia dapat dimanfaatkan terutama untuk
kayu bakar

Page | 26

https://odishamangroves.in/kandelia-candel-l-druce/
Page | 27

Lumnitzera littorea (Jack) Voigt

Tumbuhan ini memiliki banyak nama daerah, yaitu Teruntum
(merah), api-api uding, sesop, sesak, geriting, randai, riang
laut,taruntung, duduk agung, duduk gedeh, welompelong,
posi-posi, ma gorago,kedukduk.
Kita dapat mengenali tumbuhan ini dari daunnya yang
berbentuk bulat telur terbalik, kaku, tebal berdaging,
membentuk rumpun di ujung dahan, memiliki bunga berwarna
merah cerah dan berbau harum
Tumbuhan jenis ini memiliki kulit kayu dengan celah/retakan
membujur dan berbau harum, dan juga memiliki akar nafas
berbentuk lutut, Buahnya berbentuk seperti pot/jambangan
tempat bunga/elips, berwarna hijau keunguan, Tumbuhan
mangrove ini bisa tumbuh hingga mencapai tinggi 25 m,
Kayu Lumnitzera kuat dan sangat tahan terhadap air, dapat
dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan lemari dan furnitur
lainnya.

Page | 28

Osing, et al. 2019

http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Lumnitzera+litt
orea

Page | 29

Nypa fruticans Wurmb.

Tumbuhan ini memiliki banyak nama daerah, yaitu Nipah,
tangkal daon, buyuk, lipa.
Tumbuhan ini mirip pohon kelapa tetapi tidak memiliki batang
di permukaan, batang ada di dalam tanah, Buahnya
berbentuk bulat, berwarna coklat.. Pada setiap buah terdapat
satu biji berbentuk telur. Nypa dapat tumbuh tinggi mencapai
4-9 m
Batang tumbuhan ini dapat dimanfaatkan menjadi sirup
manis. Dari bunganya dapat diambil gulanya, daunnya dapat
digunakan untuk bahan pembuatan payung, topi, tikar, dan
keranjang.

Page | 30

https://id.wikipedia.org/wiki/Nipah

Page | 31

Rhizophora apiculata Bl.

Tumbuhan ini memiliki banyak nama daerah, yaitu Bakau
minyak, bakau tandok, bakau akik, bakau puteh, bakau
kacang, bakau leutik, akik, bangka minyak, donggo akit,
jankar, abat, parai, mangi-mangi, slengkreng, tinjang, wako
Kita dapat mengenal mangrove jenis ini dari perakarannya
yang khas hingga mencapai ketinggian 5 meter, dan kadang-
kadang memiliki akar udara yang keluar dari cabang.
Mangrove jenis ini memiliki daun yang berbentuk elips
menyempit, ujungnya meruncing, daun berkulit, berwarna
hijau tua dengan hijau muda pada bagian tengah dan
berwarna kemerahan pada bagian bawah. Bunga berwarna
kekuningan dengan kelopak berwarna kuning kecoklatan,
buahnya berbentuk bulat memanjang hingga seperti buah pir,
berwarna coklat, Hipokotil berbentuk silindris, berbintil,
berwarna hijau jingga. Leher kotilodon berwarna merah jika
sudah matang. Pohon ini tapat tumbuh tinggi mencapai 30 m
dengan diameter batang mencapai 50 cm.
Tumbuhan jenis ini dapat dimanfaatkan kayunya untuk bahan
bangunan, kayu bakar dan arang.

Page | 32

http://www.wildsingapore.com/wildfacts/plants/mangrove/rhizophora/apicul
ata.htm
https://odishamangroves.in/rhizophora-apiculata-bl/

Page | 33

Rhizophora stylosa Griff.

Tumbuhan ini memiliki banyak nama daerah, yaitu
Bakau, bako-kurap, slindur, tongke besar, wako, bangko.
Kita dapat mengenali pohon ini dari batangnya yang memiliki
kulit kayu yang halus, bercelah, berwarna abu-abu hingga
hitam. Pohon dapat memiliki banyak batang, tinggi hingga 10
m. Memiliki akar tunjang dengan panjang hingga 3 m, dan
akar udara yang tumbuh dari cabang bawah. Memiliki daun
berkulit, berbentuk elips melebar ujungnya meruncing
terdampat bitnik-bintik teratur di lapisan bawah. Bunganya
berwarna putih, ada semacam rambut dengan kelopak bunga
berwarna kuning hijau. Buahnya berbentuk buah pir,
berwarna coklat. Hipokotil berbentuk silindris, terdapat bintil-
bintil halus.

Kayu pohon ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan
bangunan, kayu bakar, dan arang.

.

Page | 34

http://www.mangrove.at/rhizophora-stylosa_stilted-mangrove.html
Page | 35

Sonneratia alba J.E. Smith

Tumbuhan ini memiliki banyak nama daerah, yaitu Pedada,
perepat, pidada, bogem, bidada, posi-posi, wahat, putih,
beropak, bangka, susup, kedada, muntu, sopo, barapak,
pupat, mange-mange.
Kita dapat mengenali tumbuhan mangrove jenis ini dari
batangnya yang memiliki kulit kayu berwarna putih tua hingga
coklat, kulit kayu ini membentuk celah longitudinal yang
halus. Sonneratia memiliki system perakanan berbentuk
kabel di bawah tanah dan muncul kepermukaan sebagai akar
nafas yang berbentuk kerucut tumpul.
Daun berkulit, berbentuk bulat telur terbalik dengan bagian
ujung yang membundar. Memiliki bunga berwarna putih,
mudah rontok dan memiliki kelopak bunga berwarna hijau
bagian luar dan kemerahan di bagian dalam. Buahnya
berbentuk bola dengan bagian ujung terdapat tangkai.
Pohon ini dapat tumbuh hingga setinggi 15 m
Buah pohon Soneratia ini dapat dimakan, kayunya dapat
dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan juga kayu bakar..

Page | 36

http://tropical.theferns.info/image.php?id=Sonneratia+alba

http://www.wildsingapore.com/wildfacts/plants/mangrove/sonneratia/
alba.htm

Page | 37

Sonneratia caseolaris (L.) Engl.

Tumbuhan ini memiliki banyak nama daerah, yaitu Pedada,
perepat, pidada, bogem, bidada, rambai, wahat merah, posi-
posi merah.
Tumbuhan ini dapat dikenali dari melalui bentuk akarnya yang
memiliki akar nafas vertikal yang banyak dan sangat kuat
berbentuk seperti kerucut dengan tinggi hingga 1 m. daunnya
berbentuk bulat memanjang dengan ujung daun yang
membundar. Daun Sonneratia ini memiliki tangkai daun yang
berwarna kemerahan. Memiliki bunga berwarna merah
dengan kelopak bunga berwarna hijau di bagian uar dan
berwarna putih kekuningan hingga kehijauan di bagian
dalam. Buahnya berbentuk seperti bola, ujungnya bertangkai
dan bagian dasarnya terbungkus kelopak bunga.
Buah dari Sonneratia ini rasanya asam dan dapat dimakan.
Kayunya dapat digunakan sebagai kayu bakar sedangkan
akarnya dapat digunakan sebagai pengganti gabus.

Page | 38

http://www.wildsingapore.com/wildfacts/plants/mangrove/sonneratia/caseol
aris.htm
http://tropical.theferns.info/image.php?id=Sonneratia+caseolaris
https://www.tropicalplantbook.com/tropical_coast/mangrove_new_pages/so
nneratia_caseolaris.htm

Page | 39

Xylocarpus granatum Koen

Tumbuhan ini memiliki banyak nama daerah, yaitu Niri, nilih,
nyireh, nyiri, nyuru, jombok gading, buli, bulu putih, buli hitam,
inggili, siri, nyireh bunga, nyiri udang, nyiri hutan, pohon kira-
kira, jomba, banang-banang, nipa, niumiri-kara, kabau,
mokmof.
Kita dapat mengenali jenis mangrove ini melalui batangnya
yang memiliki akar papan yang melebar ke samping, meliuk-
liuk dan membentuk celahan-celahan. Pohon dapat tumbuh
hingga tinggi 10-20 m. Memiliki daun yang agak tebal
berbentuk elips hingga bulat telur terbalik. Bagian ujung daun
membundar
Bunganya bertandan, berwarna putih kehijauan, kelopak
bunganya berwarna kuning muda. Buahnya berbentuk seperti
bola (kelapa), berwarna hijau kecoklatan. Buahnya
bergelantungan pada dahan. Buah ini akan pecah pada saat
kering.
Kulit batang dapat dimanfaatkan karena banyak mengandung
tannin, kayunya dapat dimanfaatkan sebagai untuk membuat
perahu.

Page | 40

http://www.wildsingapore.com/wildfacts/plants/mangrove/xylocarpus/
granatum.htm
https://uforest.org/plants/species?q=Xylocarpus_granatum
Dey,et al. 2021

Page | 41

Aegiceras corniculatum

Tumbuhan ini memiliki banyak nama daerah, yaitu Teruntun,
gigi gajah, perepat tudung, perpat kecil, tudung laut, duduk
agung, teruntung, kayu sila, kacangan, klungkum, gedangan,
kacang-kacangan
Kita dapat mengenal tumbuhan ini dari batangnya yang
memiliki kulit kayu berwarna abu-abu hingga coklat
kemerahan, bercelah, serta memiliki sejumlah lentisel.
Tumbuhan ini memiliki akar menjalar di permukaan tanah.
Sedangkan dari daunnya kita bisa mengenalnya dari
bentuknya bulat telur terbalik hingga elips dengan ujung
membundar, permukaan daun berwarna hijau mengkilat,
sedangkan permukaan bawah berwarna hijau pucat
seringkali bercampur warna agak kemerahan. Pada
permukaan daun tumbuhan ini juga memiliki kelenjar
pembuangan garam. Tumbuhan ini memiliki bunga berwarna
putih memiliki seperti rambut-rambut, sedangkan kelopak
bunganya berwarna putih-hijau. Buahnya berwarna hijau
hingga merah jambon (jika sudah matang), embengkok
seperti sabit.

Page | 42

https://resources.austplants.com.au/plant/aegiceras-corniculatum/
https://floraofsingapore.wordpress.com/2010/07/01/aegiceras-corniculatum/
Vinoth, et al, 2019

Page | 43

Mengenal hewan-hewan yang ada di
mangrove

Ekosistem mangrove merupakan habitat bagi beragam jenis
hewan mulai dari vertebrata (memiliki tulang belakang)
hingga avertebrata (tidak memiliki tulang belakang) dan dari
terrestrial (darat) hingga akuatik (perairan). Disini secara
terbatas kita akan mengenal beberapa jenis fauna terestrial
yang memiliki habitat di eksoistem mangrove yaitu jenis-jenis
dari kelas mamalia, reptile, dan burung, sedangkan dari
hewan akuatik kita akan mengenal beberapa jenis hewan
seperti dari kelas ikan dan krustacea,

https://www.inews.id/lite/multimedia/photo/hamparan-pohon-
mangrove-taman-nasional-alas-purwo-jadi-habitat-burung-kuntul

Page | 44

Burung Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis)

https://commons.wikimedia.org/w/index.php?search=Bubulc
us+ibis&title=Special:MediaSearch&go=Go&type=image&file
res=%3E1000

Page | 45

Burung Cangak Abu (Ardea cinerea)

https://id.wikipedia.org/wiki/Cangak_abu

Page | 46

Pecuk Padi Hitam, Phalacrocorax sulcirostris
Pecuk ular Asia, :Anhinga melanogaster

Page | 47

Cangak Abu, Ardea cinerea

Kancilan bakau (Pachycephala grisola)

https://id.wikipedia.org/wiki/Kancilan_bakau

Page | 48

Kokokan laut (Butorides striata)

https://id.wikipedia.org/wiki/Kokokan_laut

Page | 49

Raja-udang biru (Alcedo coerulescens)

https://commons.wikimedia.org/w/index.php?search=Alcedo+co
erulescens&title=Special:MediaSearch&go=Go&type=image

Page | 50


Click to View FlipBook Version