Alat Pelindung (Pelampung) Di dunia yang kaya akan aktivitas air seperti berenang, berlayar, dan pekerjaan di sektor maritim, keselamatan individu di perairan menjadi prioritas utama. Salah satu elemen penting dalam menjaga keselamatan di lingkungan air adalah penggunaan alat pelindung pelampung. Alat pelindung pelampung dirancang khusus untuk memberikan daya apung yang diperlukan agar seseorang tetap mengapung di atas permukaan air, memberikan waktu yang berharga untuk evakuasi atau penyelamatan. Katalog ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai jenis alat pelindung pelampung yang tersedia serta standarisasi yang mengaturnya. Seiring dengan kemajuan teknologi dan peraturan keselamatan, penting bagi individu dan organisasi untuk memahami jenis alat pelindung pelampung yang sesuai dengan aktivitas di air, mengikuti standar internasional, dan memastikan bahwa alat pelampung yang digunakan memenuhi persyaratan keselamatan terbaru. Dalam katalog ini, kami akan mengulas berbagai jenis alat pelindung pelampung yang umum digunakan, seperti jaket keselamatan, pelampung bundar, dan rakit keselamatan. Kami juga akan menjelaskan standarisasi yang mengatur pembuatan, pengujian, dan penggunaan alat pelindung pelampung, termasuk norma-norma seperti ISO 12402 dan SOLAS. Penting untuk diingat bahwa pemilihan dan penggunaan alat pelampung yang benar dapat membuat perbedaan signifikan dalam menjaga keselamatan di lingkungan air. Katalog ini juga akan membahas faktor-faktor kunci yang perlu dipertimbangkan saat memilih alat pelampung, seperti tipe kegiatan yang akan dilakukan, ukuran dan bentuk tubuh pengguna, daya apung yang dibutuhkan, kenyamanan, visibilitas, dan persyaratan standar keselamatan. Selain itu, kami akan memberikan panduan tentang pemeliharaan dan penggunaan yang tepat agar alat pelampung tetap dalam kondisi yang baik dan siap digunakan ketika dibutuhkan. Penting untuk selalu mengacu pada sumber informasi terbaru dan otoritatif, serta mematuhi peraturan dan panduan yang berlaku dalam hal penggunaan alat pelindung pelampung. Keselamatan di lingkungan air adalah tanggung jawab bersama, dan pengetahuan yang tepat tentang alat pelampung dan standarisasinya dapat membantu menjaga keselamatan dan kesejahteraan semua individu yang beraktivitas di perairan.
1. Jenis Alat Pelindung Pelampung: a. Life Jacket (Pelampung Keselamatan): Digunakan untuk memberikan pelampung dan menjaga daya apung seseorang di air. Dapat berbentuk jaket, rompi, atau tipe-tipe lainnya. b. Lifebuoy (Pelampung Bundar): Berbentuk cincin bundar yang dilemparkan ke air untuk mengapungkan orang. Biasanya dilengkapi dengan tali agar orang yang terapung dapat diangkat kembali.
c. Life Raft (Rakit Keselamatan): Sebuah perahu kecil yang bisa mengapung dan digunakan untuk evakuasi darurat. Dilengkapi dengan perlengkapan bertahan hidup. 2. Standarisasi Alat Pelindung Pelampung: a. ISO 12402 (International Organization for Standardization): Standar internasional yang mengatur alat pelindung pelampung untuk keamanan manusia di air. Terbagi menjadi beberapa bagian yang mengatur berbagai jenis alat pelampung, termasuk jaket, rompi, dan lain-lain. b. SOLAS (International Convention for the Safety of Life at Sea): Konvensi internasional yang ditetapkan oleh Organisasi Maritim Internasional (IMO) untuk meningkatkan keselamatan di laut. Mengatur persyaratan alat pelampung dan peralatan keselamatan lainnya di kapal. c. US Coast Guard Requirements (United States): Persyaratan dari Penjaga Pantai Amerika Serikat mengenai alat pelampung dan peralatan keselamatan untuk kapal di perairan AS. 3. Faktor-faktor Penting dalam Pemilihan Alat Pelindung Pelampung: a. Tipe Kegiatan: Alat pelampung yang sesuai akan bervariasi berdasarkan aktivitas di air (berenang, berlayar, atau pekerjaan maritim).
b. Ukuran dan Bentuk Tubuh: Alat pelampung harus sesuai dengan ukuran dan bentuk tubuh pengguna agar efektif dan nyaman. c. Daya Apung: Pastikan alat pelampung memberikan daya apung yang cukup untuk menjaga pengguna terapung. d. Kenyamanan: Alat pelampung yang nyaman memungkinkan pengguna untuk bergerak dengan bebas. e. Visibilitas: Alat pelampung yang memiliki elemen reflektif atau warna cerah meningkatkan visibilitas di air. f. Standar Keselamatan: Memastikan alat pelampung memenuhi standar internasional dan lokal untuk keselamatan. 4. Pemeliharaan dan Penggunaan: a. Periksa secara berkala untuk memastikan keselamatan dan keandalan alat pelampung. b. Ikuti panduan produsen untuk pembersihan dan perawatan yang benar. c. Simpan alat pelampung di tempat yang kering dan terlindung dari sinar matahari langsung. d. Latih pengguna dalam penggunaan yang benar dan evakuasi darurat
ALAT PELIDUNG MATA DAN MUKA Pekerja bisa terkena bahaya yang dapat menciderai mata dan wajah.OSHA mewajibkan manajemen untuk memastikan mata dan wajah pekerja terlindungi dari potensi bahaya ditempat kerja dengan menggunakan alat pelindung mata dan wajah yang tepat. Bahaya yang dapat mengancam mata dan wajah adalah seperti partikel yang beterbangan, bahan kimia cair, logam cair, bahan kimia asam atau basa, bahan kimia menguap dan gas serta radiasi cahaya. Banyak kejadian kecelakaan kerja yang melukai mata atau wajah akibat pekerja tidak menggunakan alat pelindung mata dan wajah atau menggunakan dengan cara yang tidak benar. Oleh karena itu manajemen perusahaan harus memastikan ketersediaan alat pelindung mata dan wajah yang sesuai dengan bahaya yang terdapat pada masing-masing area kerja. Dalam memilih jenis alat pelindung mata dan wajah yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pekerja harus mempertimbangkan hal-hal berikut: Kemampuan alat tersebut untuk melindungi dari bahaya ditempat kerja yang spesifik. Kesesuaian dan kenyamanan untuk digunakan. Memberikan pandangan yang jelas dan keleluasaan bergerak yang tidak dibatasi. Tahan lama dan mudah dibersihkan. Sebaiknya membeli alat pelindung mata dan wajah dari pemasok yang sudah memiliki reputasi baik dan memiliki standar dalam penyediaan APD. Standar yang paling banyak digunakan dan direkomendasikan oleh OSHA adalah standar ANSI (American National Standard Institute) dengan nomor ANSI Z87.1-1989. standarisasi Pelindung wajah/Safe protection – SNI 4849/SNI 4850/ANSI Z87.1/ANSI Z.87.1 untuk melindungi mata dari partikel atau benda yang sangat halus. Pelindung Mata/Safety Glass – SNI ISO 4851/ISO 4852/ANSI Z87.1 & CE untuk melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet. Kacamata Pelindung Mata/Safety Goggles – SNI ISO 6161/ANSI Z87.1 Standard, SNI ISO 4850/EN166/EN169/EN175/ANSIZ87 untuk melindungi mata dari radiasi bahan atau zat kimia, gas welding dan cutting goggle.
Kacamata safety bening atau berwarna (Safety Spectacles) Kacamata yang bening memberikan perlindungan standar dari benda yang melayang ke mata. bahan kacamata ini memiliki kemampuan untuk melindungi mata dengan lensa yang tahan benturan dan frame dari palstik atau logam. Beberapa model memiliki perisai samping. Pilihlah warna berdasarkan kebutuhan dan kenyamanan. Frame kacamata ini bisa berbahan logam atau plastik. Tersedia juga dengan berbagai ukuran lensa. Sehingga setiap orang memiliki kacamata safetynya sendiri Kacamata Goggles / Overspecs Selain melindungi mata, kacamata jenis ini juga melindungi area di sekitar mata. Sehingga tidak ada debu atau serpihan yang masuk melalui celah. Beberapa kacamata jenis ini dilengkapi dengan anti kabut, anti gores dan tali pengikat yang dapat diatur. Umumnya digunakan oleh pekerja di laboratorium, pabrik dan konstruksi.
Pelindung wajah (face shields / face screens) Digunakan sebagai kacamata sekunder atau tambahan. Sehingga dapat melindungi wajah secara keseluruhan. Benda ini melindungi dari serpihan benda yang besar, debu, dan partikel kecil lainnya. Pelindung wajah sendiri tidak dapat langsung melindungi mata dari berbagai bahaya. Terbuat dari bahan yang transparan. Ketebalannya dapat dipilih sesuai kebutuhan. Visor / Browguards Visor merupakan pelindung mata yang dikombinasikan dengan ikat kepala. Kaca pelindungnya bisa bening atau berwarna, disesuaikan dengan kebutuhan. Dapat juga dipakai bersama dengan helm safety. Visor memberikan perlindungan wajah terhadap percikan bahan kimia, logam cair, serbuk dari proses penggerindaan dan lain-lain
Kacamata las (welding glasses) Kacamata las digunakan untuk melindungi pekerja dari photokeratitis atau kilatan cahaya pengelasan. Kacamata ini dirancang dengan lensa shade (naungan). Shade merupakan tingkat kegelapan dari suatu lensa. Semakin tinggi tingkat shade, semakin gelap pula lensanya. Untuk pengelasan gas, tingkat shade yang dibutuhkan cukup 3 sampai 5 saja. Sedangkan untuk las busur atau listrik membutuhkan tingkatan yang lebih tinggi. Karena untuk melindungi dari paparan cahaya yang lebih terang.
ALAT PELINDUNG TANGAN Sarung tangan safety merupakan salah satu perlengkapan keselamatan kerja. Benda ini digunakan untuk melindungi tangan dari berbagai macam bahaya yang dapat melukai pekerja. Pemilihan sarung tangan yang tepat sangatlah penting untuk pekerjaan. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, antara lain kecocokan, fungsi, dan tingkat perlindungan yang dibutuhkan. 1. Sarung tangan kain (Fabric or Cotton Gloves) Merupakan jenis sarung tangan yang memiliki lapisan tipis dan memungkinkan udara masuk ke dalam sarung tangan. Sehingga pemakainya bisa merasakan suhu dari alat atau benda kerja yang disentuh. Jenis sarung tangan ini cukup membantu untuk menghindari goresan atau lecet, dan juga membantu tangan pemakainya tetap bersih. Namun tidak direkomendasikan untuk perlindungan terhadap tusukan, bahan bergerigi, api , dan panas. Kadang jenis sarung tangan ini digunakan sebagai lapisan dasar di bawah sarung tangan yang lebih besar. 2. Sarung tangan kain dengan lapisan (Coated Fabric Gloves) Jenis sarung tangan ini merupakan peningkatan dari sarung tangan kain standar. Sarung tangan ini menawarkan tingkat perlindungan yang lebih tinggi. Baik itu perlindungan terhadap tusukan, goresan, alkanilitas suatu bahan, dan bahan kimia. Meskipun sarung tangan ini tahan terhadap bahan kimia, bukan berarti bisa digunakan sebagai pengganti sarung tangan khusus bahan kimia.
3. Sarung tangan karet, plastic, atau sintetis (Rubber, Plastic, or Synthetic Gloves) Jenis sarung tangan ini umumnya digunakan di laboratorium atau bidang kesehatan. Sarung tangan ini memberikan perlindungan terhadap bio-hazard, minyak, grease, dan bahan kimia lainnya. Biasanya sudah memiliki ukuran pas, sehingga memudahkan penggunanya melakukan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian. Namun sarung tangan ini tidak memberikan perlindungan terhadap tusukan, permukaan tajam atau abrasif. 4. Sarung tangan kulit (Leather Gloves) Sarung tangan kulit memiliki berbagai macam manfaat. Sarung tangan dengan bahan kulit memberikan cengkraman yang kuat serta perlindungan terhadap percikan api dan benda tajam atau abrasif. Sarung tangan ini juga bisa melindungi dari paparan panas tingkat sedang, seperti pada saat gesekan dengan tali dan panas pada pengelasan. Sarung tangan kulit memiliki daya tahan tinggi, namun sarung tangan ini dikenal dapat mengeras atau layu jika terlalu banyak terkena panas. Umumnya sarung tangan ini digunakan pada proses pengelasan.
5. Sarung tangan aluminized (aluminized gloves) Merupakan jenis sarung tangan tahan panas tinggi. Cocok untuk pekerjaan pengelasan, pekerjaan tungku, pengecoran, atau di laboratorium dengan oven panas tinggi. Diproduksi dengan bahan yang sangat reflektif sehingga dapat memberikan perlindungan panas sampai suhu 2000° F. 6. Sarung tangan Kevlar (Kevlar Gloves) Sarung tangan yang memiliki peran besar di dunia industri. Bahan kevlar membuat sarung tangan ringan, tahan lama, dan memberikan perlindungan yang luar biasa terhadap luka dan lecet. Bahan kevlar juga digunakan sebagai campuran untuk membuat berbagai jenis sarung tangan. 7. Sarung tangan tahan tusuk (Puncture Resistant Gloves) Sarung tangan jenis ini didesain khusus untuk melindungi tangan dari tusukkan. Sarung tangan ini ditenun dengan bahan kevlar sehingga menyerupai sisik ikan. Bentuk sisiknya sudah diskalakan hingga membentuk serpihan. Serpihan ini berfungsi untuk membelokan tusukan dari jarum, pecahan, dan tusukan dari benda tajam lainnya.
8. Sarung tangan tahan benturan dan getaran (Impact Resistant and vibration Resistant Gloves) Banyak orang yang terpengaruh dengan getaran atau benturan pada tangan. Ternyata tangan gemetar atau hand-arm vibration syndrome (HAVS) menjadi masalah bagi pekerja profesional. Untuk mengatasi hal tersebut, dibuatlah sarung tangan ini. Sarung tangan ini dapat menyerap energi benturan dan mengurangi getaran ke tangan. Sehingga cocok digunakan untuk pekerjaan yang memberikan getaran yang berulang-ulang. 9. Sarung tangan karet butyl (Butyl Rubber Gloves) Sarung tangan karet butyl digunakan untuk melindungi tangan dari zat tertentu untuk jangka panjang. Sarung tangan ini juga tahan terhadap air dan uap. Digunakan untuk melindungi dari bahan-bahan seperti : 1. Peroksida 2. Asalm Sendawa 3. Asam Hidroklorik 4. Asam belerang 5. Alkali 6. Alcohol 10. Sarung tangan getah alami / karet Sarung tangan yang digunakan untuk bahaya kontak tak terduga. Cocok untuk melindungi dari cairan kimia.
11. Sarung tangan neoprene Sarung tangan tahan kimia untuk kontak jangka panjang. Digunakan untuk melindungi dari bahan-bahan seperti: 1. Basia 2. Asam 3. Peroksida 4. Bahan bakar 5. Hidrokarbon 6. Bensin 7. Alkohol 8. Asam organik 12. Sarung tangan karet nitril Sarung tangan serba guna yang sering digunakan. Diciptakan untuk melindungi dari kontak insidental. Dibuat tebal agar dapat digunakan untuk jangka panjang. Digunakan untuk melindungi dari : 1. Bensin 2. Grease 3. Minyak petrolum 4. Pelarut 5. Beberapa asam dan basa
Pelindung Telinga Adalah APD yang dikenakan di telinga dan berfungsi untuk melindungi gendang telinga dari suara yang bising aau memiliki decibel tinggi. EARPLUGS Product Name : Blue Eagle Earplugs NP364 Standards : EN352-2, ANSI S3.19 SNR (dB) : 29 NRR (dB) : 25 Color : Blue Material : TPE Description : 1. Five-flange design Desain lima flensa menciptakan segel yang nyaman di saluran telinga untuk kenyamanan sepanjang hari 2. Easy to insert and remove Batang yang kokoh membuatnya mudah di pasang dan dilepas 3. Fits everyone Penyumbat telinga(earplugs) bisa muat hampir setiap pemakai dan sangat nyaman. 4. Cost effective Tidak seperti penyumat telinga sekali pakai, penyumbat telinga yang dapat digunakan kembali ini dapat digunakan sampai rusak,sehingga mengurangi biaya seminimal mungkin. 5. Reusable storage case Saat tidak digunakan, penyumbat telinga dapat disimpan dengan aman di kotak penyumbat telinga agar tidak hilang. 6. Better protection Redaman tinggi sangat ideal untuk lingkungan dengan kebisingan sedang hingga tinggi.
EARPLUGS Product Name : Safety Earplugs EP7 Standards : EN352-2, ANSI S3.19 SNR (dB) : 39 NRR (dB) : 32 Color : Orange Material : Polyurethane foam Description : 1. Comfort Busa poliuretan yang lembut dan dapat menyesuaikan sendiri mengembang agar sesuai dengan hampir setiap pemakai dan membuatnya nyaman, bahkan untuk pemakaian jangka panjang. 2. Easy to insert Mudah digulung dan pemulihan yang lambat memberi pengguna banyak waktu untuk memasukkannya kedalam saluran telinga. 3. Increased visibility Warna peringatan orange yang berbeda memudahkan pemeriksaan kepatuhan.. 4. Better protection Redaman tinggi sangat ideal untuk lingkungan dengan kebisingan sedang hingga tinggi.
EARMUFF Product Name : Safety Earmuffs EM92RD Blue Eagle Safety Standards : ANSI S3.19 NRR (dB) : 24 Color : Red Cup Material : ABS Description : 1. Comfortable headband Dengan bantalan ikat kepal yang nyaman, penutup telinga sangat nyaman untuk dipakai dalam jangka panjang. 2. Better protection Redaman tinggi sangat ideal untuk lingkungan dengan kebisingan sedang hingga tinggi 3. Insulated design Bentuknya yang terisolasi cocok untuk semua tempat kerja terutama lingkkungan listrik EARMUFF Product Name : Safety Earmuffs EM62 Standards : ANSI S3.19 NRR (dB) : 17 Color : Yellow Cup Material : PE Description : Redaman rendah sangat ideal untuk lingkungan dengan kebisingan sedang hingga rendah, mencegah isolasi pekerja dengan meningkatkan komunikasi dan meningkatkan keselamatandan kepatuhan pekerja secara keseluruhan.
Pakaian Pelindung Product Name : Drager CPS 7900 Standards : NFPA 1991 Color : Blue Description : Dirancang secaa khusus untuk digunakan dibawah kondisi ekstrem : yang kedap gas memberikan perlindungan yang sangat baik terhadap bahan kimia iindustri, agen biologis, dan zat beracun lainnya. Product Name : MNG Coverall Medis Seam Tappe Biru + Shoes Cover Standards : SNI Merek : MNG Color : White Jenis Produk : PDN Description : Micoporus Polypropylene Non Wovens Membrane Breathable, Velcro/double tape, Zipper 30 inch, Karet 7mm,,karet 5mm,label, sticker, seam ttape, boots cover.
Apron Safety / Welding Leather Spesifikasi : 100% Cow Leathe, Hiig quality grade leather, Included arm protector, Without seam connectors leather Standards : SNI Jenis Produk : PVC Color : Blue Description : Apron las adalah pakaian yang dapat melindungi bagian tubuh dari panas dan percikan las. Rompi (Vest) Safety Tebal dan Zipper Scotlight Description : Rompi untuk keselamatan pekerja dengan kualitas premium,cocok untuk proyek,pertambangan. Rompi keselamtan Polyester PVC dengan 4 jalur Scotlight PVC tingkat visibilitas scothlight yang mampu memberikan proteksi pada saaat bekerja serta bahan yang kuat dan nyaman digunakan. Rompi Jaring V Guard
Description : Rompi untuk keselamatan pekerja dengan kualitas premium,cocok untuk proyek,pertambangan Rompi keselamtan Polyester jarring dengan tingkat visibilitas scothlight yang mampu memberikan proteksi pada saaat bekerja serta bahan yang kuat dan nyaman digunakan.
Alat Pelindung Pernapasan Dalam lingkungan kerja atau situasi di mana paparan terhadap partikel berbahaya, bahan kimia beracun, atau gas berbahaya mungkin terjadi, perlindungan pernapasan menjadi sangat penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan individu. Alat perlindungan pernapasan dirancang khusus untuk membantu melindungi saluran pernapasan manusia dari berbagai ancaman potensial, mengurangi risiko dampak negatif pada kesehatan dan kualitas hidup. Alat perlindungan pernapasan datang dalam berbagai bentuk dan jenis, yang masing-masing dirancang untuk mengatasi situasi dan bahaya yang berbeda. Dari masker N95 yang sering digunakan dalam lingkungan yang terpapar debu dan partikel-partikel mikroorganisme, hingga masker gas yang menyediakan perlindungan terhadap gas beracun, setiap jenis alat perlindungan pernapasan memiliki tujuan khususnya. Penting untuk memahami bahwa pemilihan dan penggunaan alat perlindungan pernapasan yang tepat sangatlah penting. Penggunaan alat yang tidak sesuai dengan standar atau kurangnya pelatihan tentang penggunaan yang benar dapat mengurangi efektivitas perlindungan dan meningkatkan risiko paparan berbahaya. Dalam katalog ini, kami akan menjelaskan beberapa jenis alat perlindungan pernapasan yang umum digunakan, bersama dengan standar standar yang mengatur pembuatan dan penggunaan mereka. Namun, perlu diingat bahwa informasi ini hanya sebagai panduan umum, dan Anda harus selalu merujuk ke pedoman produsen dan badan standarisasi terbaru untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Penting bagi semua individu yang berpotensi terpapar bahaya pernapasan untuk memahami pentingnya alat perlindungan pernapasan, mengetahui jenis yang sesuai untuk situasi tertentu, dan mendapatkan pelatihan tentang penggunaan yang benar. Dengan cara ini, kita dapat bekerja dan berada di lingkungan yang lebih aman, menjaga kesehatan pernapasan kita, dan mencegah risiko yang tidak perlu.
1. Masker N95: Deskripsi: Masker N95 adalah jenis masker wajah yang dapat menyaring setidaknya 95% partikel udara berukuran 0,3 mikrometer. Dapat digunakan dalam lingkungan dengan paparan debu, asap, dan partikel-partikel mikroorganisme. Aplikasi: Konstruksi, industri, kesehatan, perlindungan dari polusi udara. Standar Umum: NIOSH (National Institute for Occupational Safety and Health) di Amerika Serikat. NIOSH Approval Label: Untuk menunjukkan bahwa masker ini telah lulus uji NIOSH dan sesuai standar. 2. Masker Setengah Wajah (Half-Face Respirator): Deskripsi: Masker ini menutupi hidung dan mulut, melindungi paru-paru dari partikelpartikel berbahaya dan gas tertentu. Memiliki filter yang dapat diganti. Aplikasi: Penggunaan industri, pertanian, pekerjaan berbahaya, seperti paparan bahan kimia. Standar Umum: NIOSH di Amerika Serikat. EU: EN 140 (masker setengah wajah), EN 136 (masker wajah penuh) di Uni Eropa.
3. Masker Wajah Penuh (Full-Face Respirator): Deskripsi: Masker ini melindungi seluruh wajah, termasuk mata dan bagian mata. Aplikasi: Penggunaan dalam situasi di mana perlindungan penuh diperlukan, seperti ketika ada paparan gas beracun atau bahan kimia. Standar Umum: NIOSH di Amerika Serikat. EU: EN 12941 di Uni Eropa. 4. Masker Pernapasan Penuh (Powered Air-Purifying Respirator - PAPR): Deskripsi: PAPR adalah alat yang memberikan udara yang sudah difilter melalui sistem yang ditenagai baterai. Biasanya termasuk masker wajah penuh atau setengah wajah. Aplikasi: Digunakan dalam lingkungan yang memiliki konsentrasi partikel berbahaya tinggi atau gas beracun. Standar Umum: NIOSH di Amerika Serikat. EU: EN 12941 di Uni Eropa
5. Tabung Oksigen Portabel: Deskripsi: Tabung oksigen portabel digunakan untuk memberikan pasokan oksigen tambahan kepada individu yang membutuhkannya. Aplikasi: Situasi medis darurat, penyakit pernapasan, pemulihan pascaoperasi. Standar Umum: ISO 8359 untuk tabung oksigen medis. 6. Respirator Pemurnian Udara (Air-Purifying Respirator - APR): Deskripsi: APR menggunakan filter untuk menghilangkan partikel berbahaya atau gas tertentu dari udara sebelum dihirup oleh penggunanya. Aplikasi: Pekerjaan industri, konstruksi, penggunaan bahan kimia, dan lingkungan dengan paparan debu dan partikel. Standar Umum: NIOSH di Amerika Serikat. EU: EN 143 (filter partikel), EN 14387 (filter gas dan filter kombinasi) di Uni Eropa
7. Masker Gas (Gas Mask): Deskripsi: Masker ini melindungi pengguna dari gas beracun dengan menyaring udara yang dihirup. Aplikasi: Situasi darurat, pekerjaan dengan potensi paparan gas berbahaya. Standar Umum: NIOSH di Amerika Serikat. EU: EN 136 di Uni Eropa 8. Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA): Deskripsi: SCBA adalah sistem mandiri yang memberikan pasokan udara bersih kepada penggunanya, termasuk tabung oksigen. Aplikasi: Pemadam kebakaran, penyelamatan darurat, situasi bencana. Standar Umum: NIOSH di Amerika Serikat. EU: EN 137 di Uni Eropa.