31
olahraga tetapi tidak melakukan diet hipertensi dapat menurunkan tekanan darah
sistolik 10-30 mmHg dan tekanan darah diastolic 10-20 mmHg. Seseorang yang
mengkonsumsi seduhan kayu manis dan jahe yang didukung dengan diet
hipertensi tetapi tidak melakukan aktifitas olahraga dapat menurunkan tekanan
darah sistolik 20 mmHg dan tekanan darah diastolik 20 mmHg.
4.2 Pembahasan
Penelitian “Pengaruh Seduhan Kayu Manis dan Jahe terhadap Tekanan Darah
Pada Penderita Hipertensi” memperoleh hasil wawancara dan observasi yang
dilakukan pada masing-masing partisipan dengan beberapa bahasan, antara lain :
a.) Pola hidup yang diterapakan seperti pola makan dan aktifitas olahraga setiap
hari, b.) Diet untuk menurunkan tekanan darah, dan c) Perubahan tekanan darah
sebelum dan sesudah mengonsumsi seduhan kayu manis dan jahe.
a. Pola kehidupan dan aktifitas olahraga
Berdasarkan penelitian, didapatkan hasil 3 partisipan berolahraga seperti
berjalan kaki disekitar rumah, 1 partisipan yang tidak melakukan olahraga tetapi
masih beraktifitas beberes rumah, 1 partisipan melakukan olahraga badminton.
Jenis olahraga yang efektif menurunkan tekanan darah adalah olahraga
aerobik dengan intensitas sedang (Yudik Prasetyo, 2017). Salah satu contohnya,
jalan kaki cepat. Frekuensi latihannya 3 - 5 kali seminggu, dengan lama latihan 20
- 60 menit sekali latihan (Yudik Prasetyo, 2017). Latihan olahraga bisa
menurunkan tekanan darah karena latihan itu dapat merilekskan pembuluh-
pembuluh darah (Yudik Prasetyo, 2017). Lama-kelamaan, latihan olahraga dapat
melemaskan pembuluh-pembuluh darah, sehingga tekanan darah menurun, sama
halnya dengan melebarnya pipa air akan menurunkan tekanan air (Yudik Prasetyo,
32
2017). Latihan olahraga juga dapat menyebabkan aktivitas saraf, reseptor hormon,
dan produksi hormon-hormon tertentu menurun(Yudik Prasetyo, 2017).
Menurut pendapat peneliti, aktifitas dan berolahraga memang sangat penting
bagi tubuh setiap manusia. Tetapi, orang dengan tekanan darah yang tinggi harus
memperhatikan aktifitas dan olahraganya. Dikhawatirkan, aktifitas dan olahraga
yang berlebih, dapat memicu tekanan darah menjadi tinggi dan terjadi pecahnya
pembuluh darah.
b. Diet untuk menurunkan hipertensi
Berdasarkan penelitian, didapatkan hasil 3 partisipan melakukan diet untuk
mencegah tekanan darah tinggi dengan mengurangi konsumsi garam dan makanan
bersantan, 1 partisipan tidak melakukan diet karena partisipan mengatakan
cenderung kepikiran saat melakukan diet, dan 1 partisipan tidak melakukan diet
karena selalu makan seadanya yang ada dirumah.
Menurut (D. Donatus; N. Syarifah, 2021) seperti makanan yang banyak
mengandung gula, tinggi garam, lemak yang berlebihan seperti santan yang
kental, minyak, sayuran dan buah-buahan yang mengandung gas, serta minuman
yang dikonsumsi setiap hari seperti kopi dapat mempengaruhi hipertensi.
Menurut pendapat peneliti, menjaga pola makan dengan melakukan diet
memang sangat diperlukan, apalagi pada penderita hipertensi atau tekanan darah
tinggi. Dengan riwayat penyakit hipertensi, diharapkan kedisiplinan untuk
menjaga pola makn melalui diet yang dianjurkan. Partisipan yang belum
melakukan diet rendah garam dan mengurangi konsumsi santan, diharapkan dapat
melakukan diet rendah garam dan mengurangi konsumsi santan. Karena itu juga
salah satu penyebab tekanan darah menjadi tinggi.
33
c. Perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah mengkonsumsi seduhan
kayu manis dan jahe
Berdasarkan penelitian, didapatkan hasil 3 partisipan memperoleh catatan
observasi tekanan darahnya membaik dan hampir mendekati normal dan 2
partisipan memiliki tekanan darah masih diatas normal karena juga memiliki
riwayat hipertensi serta juga memiliki keturunan.
Menurut (Widiasari, 2018) Flavonoid telah dikonsumsi oleh manusia
sejak lama. Flavonoid memiliki kemampuan biologi yang luas dalam
menjaga kesehatan manusia dan membantu mengurangi resiko berbagai
penyakit (Widiasari, 2018). Khususnya untuk efek anti hipertensi dari senyawa
flovanol telah diteliti secara luas (Widiasari, 2018). Senyawa ini menghasilkan
kemampuan untuk mengurangi stres oksidatif, menghambat aktifitas angiotensin
converting enzim, meningkatkan relaksasi endotel pembuluh darah, mengatur
signaling sel dan ekspresi gen (Widiasari, 2018). Kemampuan untuk
menggunakan flavonoid sebagai ACE inhibitor dalam mengatur tekanan darah
telah diteliti sejak beberapa dekade yang lalu dan semua telah terbukti efektif
dalam menekan kerja ACE (Widiasari, 2018).
Menurut pendapat peneliti, seiring dengan bertambahnya usia terutama
memasuki usia 50 tahunan keatas sistem tubuh mulai mengalami penurunan
termasuk juga pada sistem kardiovaskuler. Sistem kardiovaskuler terutama
jantung mengalami kelemahan tetapi harus tetap bekerja memompa aliran darah
ke seluruh tubuh untuk mencukupi suplai oksigen dan nutrisi.
34
Menurut pendapat peneliti, tekanan darah juga dipengaruhi oleh pola aktifitas
dan pola istirahat. Berfikir dengan berlebihan dan kurang bisa mngontrol emosi
juga dapat mempengaruhi tekanan darah seseorang. Pendapat dari peneliti yaitu
partisipan juga harus menjaga pola makan, pola istirahat, serta mengontrol pikiran
dan emosi.
4.3 Keterbatasan Studi Kasus
Penelitian mengenai “Pengaruh Seduhan Kayu Manis dan Jahe terhadap
Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi” memiliki keterbatasan jumlah
partisipan. Jumlah partisipan sebanyak 5 orang dan oleh karena itu karya tulis
ilmiah ini belum bisa menggambarkan pengaruh seduhan kayu manis dan jahe
terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi.
BAB 5
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Penurunan tekanan darah pada 5 orang yang menjadi partisipan terjadi
setelah mendapat perlakuan pemberian seduhan kayu manis dan jahe selama 28
hari. Hasil tekanan darah setelah mendapat perlakuan pemberian seduhan kayu
manis dan jahe serta didukung dengan aktifitas olahraga dan diet hipertensi
mendapat hasil rentang penurunan tekanan darah sistolik mencapai 10-30 mmHg
dan penurunan tekanan darah diastolic 10-20 mmHg. Penurunan tersebut didapat
setelah mengkonsumsi seduhan kayu manis dan jahe disertai dengan pola hidup
aktifitas sehari-hari dan diet hipertensi.
5.2 Saran
5.2.1 Penderita Hipertensi
Penderita hipertensi dapat mengkonsumsi seduhan kayu manis dan jahe
serta menjaga pola hidup yang sehat untuk menurunkan tekanan darah agar tetap
stabil.
5.2.2 Institusi Kesehatan
Hasil dari penelitian ini nantinya dapat digunakan menjadi tambahan
materi untuk penyuluhan atau sebagai materi pembelajaran keperawatan
komplementer tentang pengobatan herbal hipertensi dengan menggunakan
seduhan kayu manis dan jahe.
5.2.3 Institusi Pendidikan
Dari hasil penelitian ini institusi pendidikan dapat mengembangkan
penelitian inovatif lebih lanjut tentang manfaat kayu manis dan jahe. Penelitian
35
36
mengenai manfaat seduhan kayu manis dan jahe dapat dikembangkan mulai dari
jumlah partisipan dan/atau cara pengolahan
5.2.4 Peneliti Selanjutnya
Bagi peneliti selanjutnya lakukan pengembangan penelitian tentang
seduhan kayu manis dan jahe kearah yang lebih luas dan cakupan sampel yang
lebih banyak dengan desain penelitian yang lebih tepat.
37
DAFTAR PUSTAKA
Agrotek. (2020). Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jahe - Ilmu Pertanian.
Agrotek.Id. https://agrotek.id/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-jahe/
Amirudin, M. A., Danes, V. R., & Lintong, F. (2015). Analisa Hasil Pengukuran
Tekanan Darah Antara Posisi Duduk Dan Posisi Berdiri Pada Mahasiswa
Semester Vii (Tujuh) Ta. 2014/2015 Fakultas Kedokteran Universitas Sam
Ratulangi. EBiomedik, 3(1), 125–129.
https://doi.org/10.35790/ebm.3.1.2015.6635
Andryani Lidya, H. (2009). Bab 2 tinjauan pustaka. 8–45.
Ansar J, Dwinata I, M. A. (2019). Determinan Kejadian Hipertensi Pada
Pengunjung Posbindu Di Wilayah Kerja Puskesmas Ballaparang Kota
Makassar. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan, 1(3), 28–35.
Ayu Prahasti, E., & Hidajati, N. (2019). Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi
Ekstrak Etanol Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.) Dan Kayu Manis
(Cinnamomum Burmanni Nees Ex Bl.). Unesa Journal of Chemistry, 8(2).
D. Donatus; N. Syarifah, S. U. C. (2021). Hubungan Pola Makan Dengan
Kejadian Hipertensi Diet Istimewa Yogyakarta. Daerah Istimewah
Yogyakarta, 10(1), 99–112.
Erinda Trias Wardani, 080810154. (2012). Pengaruh Ekstrak Jahe (Zingiber
officinale Rosc.) var. Gajah Terhadap Kualitas Spermatozoa Mencit (Mus
Musculus) Yang Terpapar 2-Methoxyethanol. http://lib.unair.ac.id
Fitriani. (2019). Bab Ii Tinjauan Pustaka. Tekanan Darah.
Hastuti, A. M., & Rustanti, N. (2014). Pengaruh penambahan kayu manis
terhadap aktivitas antioksidan dan kadar gula total minuman fungsional
secang dan daun stevia sebagai alternatif minuman bagi penderita diabetes
melitus tipe 2. Journal of Nutrition College, 3(3), 362–369.
https://doi.org/10.14710/JNC.V3I3.6595
Hidayah, A., & Daulay, N. M. (2020). Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (
JPMA ) Volume 2 No . 1 April 2020 Penyuluhan Pola Hidup Sehat Cegah
Komplikasi Hipertensi Di Desa Manunggang Jae Kecamatan
Padangsidimpuan Tenggara Arinil Hidayah , Nanda Masraini Daulay
Fakultas Kesehatan Universitas A. 2(1), 37–40.
38
Imam, A. (2013). Hipertensi Univ. Andalas. Journal of Chemical Information and
Modeling, 53(9), 1689–1699.
Jeini E Nelwan, Amisi, W. G., & Kolibu, F. K. (2018). Hubungan Antara
Hipertensi Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner Pada Pasien Yang
Berobat Di Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R. D. KANDOU MANADO.
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 7(4).
KBBI. (2020). Arti kata komplikasi - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Online. Kbbi.Web.Id. https://kbbi.web.id/komplikasi
Kemenkes RI. (2016). Pedoman Teknis Penemuan dan Tatalaksana Hipertensi.
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Mencegah dan Mengontrol Hipertensi Agar
Terhindar dari Kerusakan Organ Jantung, Otak dan Ginjal. Hipertensi, 8–8.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Apa itu Stroke ? - Direktorat P2PTM.
Direktorat P2PTM. http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/stroke/apa-
itu-stroke
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Apa Komplikasi berbahaya dari Hipertensi? -
Direktorat P2PTM. Direktorat P2PTM.
http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-
dan-pembuluh-darah/page/5/apa-komplikasi-berbahaya-dari-hipertensi
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Apa Saja Faktor Risiko yang Menyebabkan
Hipertensi? - Direktorat P2PTM. http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-
p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/page/7/apa-saja-
faktor-risiko-yang-menyebabkan-hipertensi
Kuswarhani, R. . T. (2006). Tinjauan pustaka Penatalaksanaan Hipertensi Pada
Lanjut Us1a Ra Tuty Kuswardhani Divisi Geriatri Bagian Penyakit Dalam
FK . Unud , RSUP Sanglah Denpasar. Penatalaksanaan Hipertensi Pada
Lanjut Usia, 7(Jnc Vi), 135–140.
Marhaendra, Y. A., Basyar, E., & Adrianto, A. (2016). pengaruh letak tensimeter
terhadap hasil pengukuran tekanan darah. Ari Adrianto JKD, 5(4), 1930–
1936.
Nadia, E. A. (2020). Efek pemberian jahe terhadap tekanan darah pada pasien
hipertensi. Jurnal Medika Hutama, 02(01), 343–348.
39
Nurarif, & Kusuma. (2016). Pengaruh Hipertensi terhadap perilaku hidup pada
lansia. Poltekkes Jogja, 2011, 8–25.
Nurasri Praptini, M. (2021). Ini Dia Gejala, Penyebab, dan Cara Pengobatan
Hipertensi yang Perlu Anda Ketahui! | Rumah Sakit EMC. Emc.Id.
https://www.emc.id/id/care-plus/hipertensi-atau-tekanan-darah-tinggi-
ketahui-gejala-penyebab-dan-cara-pengobatannya
Putri, A. (2018). Resep Wedang Jahe Kayu Manis, Minuman Sehat Penghangat
Tubuh. Tandaseru.Id. https://tandaseru.id/resep-wedang-jahe-kayu-manis-
minuman-sehat-penghangat-tubuh/
Putri Dafriani. (2019). Pendekatan Herbal Dalam Menangani Hipertensi. 98,
ISBN 978-602-5994-36–4.
Saputra, O., & Anam, K. (2016). Gaya hidup sebagai faktor risiko hipertensi pada
masyarakat pesisir pantai. Jurnal Majority, 5(3), 118–123.
Saputri, A. W. (2019). Bab 2 Tinjauan Pustaka.
Suprajitno, & Mugianti, S. (2018). Studi Kasus Sebagai Riset. Penerbit ANDI.
TEDJAMULIA, dr. V. (2018). Gagal Jantung | RSUD Mardi Waluyo. RSUD
MARDI WALUYO. http://mardiwaluyo.blitarkota.go.id/id/berita-opd/gagal-
jantung
Utami, P., & Ervira, D. (2013). The Miracle of Herbs - dr. Prapti Utami, Desty
Ervira Puspaningtyas, S.Gz - Google Buku.
https://books.google.co.id/books?id=7T1XAQAAQBAJ&printsec=frontcove
r&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false
Wahyu, N. (2015). Hipertensi Berdasarkan Etiologi Mekanisme Terjadinya
Hipertensi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Hipertensi Faktor
risiko yang tidak dapat diubah. Hipertensi Berdasarkan Etiologi Mekanisme
Terjadinya Hipertensi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya
Hipertensi Faktor Risiko Yang Tidak Dapat Diubah, c, 6–16.
WHO. (2021). Hypertension. World Health Organization.
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
Widiasari, S. (2018). Mekanisme Inhibisi Angiotensin Converting Enzym Oleh
40
Flavonoid Pada Hipertensi Inhibition Angiotensin Converting Enzym
Mechanism By Flavonoid in Hypertension. Jurnal.Univrab.Ac.Id, 1(2), 30–
44.
Yonata, A., & Pratama, A. S. P. (2016). Hipertensi sebagai Faktor Pencetus
Terjadinya Stroke. Jurnal Majority, 5(3), 17–21.
https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/1030
Yudik Prasetyo, S. O. (2017). Oalhraga bagi penderita hipertensi.
Yulanda, G., & Lisiswanti, R. (2017). Penatalaksanaan Hipertensi Primer. Jurnal
Majority, 6(1), 25–33.
Yuliarto, F. T. (2012). Pengaruh ukuran bahan dan metode destilasi (destilasi air
dan destilasi uap-air) terhadap kualitas minyak atsiri kulit kayu manis
(Cinnamomum burmannii). Digilib UNS.
https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/24633/Pengaruh-ukuran-bahan-dan-
metode-destilasi-destilasi-air-dan-destilasi-uap-air-terhadap-kualitas-minyak-
atsiri-kulit-kayu-manis-Cinnamomum-burmannii
Yusarman. (2016). Mengenal Kayu Manis. Banten.Litbang.Pertanian.Go.Id.
https://banten.litbang.pertanian.go.id/new/index.php/publikasi/folder/966-
mengenal-kayu-manis
Lampiran 1
INFORMED CONCENT
(Lembar persetujuan menjadi responden penelitian)
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama :
Umur :
Jenis Kelamin :
Setelah mendapat penjelasan dan mengetahui manfaat dan tujuan
penelitian yang berjudul “Pengaruh Seduhan Kayu Manis dan Jahe terhadap
Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi” (*Setuju/Tidak setuju) diikut sertakan
dalam penelitian dengan catatan apabila sewaktu-watu dirugikan, berhak
membatalkan persetujuan ini.
Demikian surat pernyataan ini saya buat tanpa ada paksaan dari pihak
manapun.
Peneliti Blitar, .................................... 2022
Responden
Gamaliel Tegar Dewantara (......................................................)
P17230191041
*) coret yang tidak perlu
41
Lampiran 1
- Informed Concent Ny. P
42
Lampiran 1
- Inform Concent Ny. M
43
Lampiran 1
- Informed Concent Tn. SS
44
Lampiran 1
- Informed Concent Ny. S
45
Lampiran 1
- Informed Concent Ny. WL
46
Lampiran 2
LEMBAR PANDUAN WAWANCARA
PEMBERIAN SEDUHAN KAYU MANIS DAN JAHE PADA PENDERITA
HIPERTENSI
I. IDENTITAS RESPONDEN
1. Nama Respnden :
2. Jenis Kelamin : Laki-laki/Perempuan
3. Berat Badan :
4. Usia :
5. Pendidikan :
6. Pekerjaan :
7. Alamat :
II. PANDUAN WAWANCARA
1. Sejak kapan anda menderita tekanan darah tinggi ?
2. Apakah anda memiliki keturunan tekanan darah tinggi ?
3. Berapa tekanan darah anda saat pemeriksaan terakhir ?
4. Kapan anda mulai terdiagnosa menderita tekanan darah tinggi ?
5. Bagaimana dengan pola hidup yang anda terapakan seperti pola
makan dan aktifitas olahraga setiap hari ?
6. Apakah anda pernah melakukan diet untuk menurunkan tekanan
darah ? jika iya, diet apa yang anda terapkan ?
7. Berapa kali anda melakukan olahraga dalam 1 minggu ?
8. Apakah anda merokok dan/atau sering mengkonsumsi alkohol ?
9. Upaya apa yang anda lakukan untuk menangani tekanan darah
tinggi ?
10. Apakah anda penah mengkonsumsi obat atau seduhan herbal ? Jika
iya, apa saja yang pernah anda konsumsi selama menderita tekanan
darah tinggi ? Jika tidak, mengapa alasannya ?
11. Apa upaya anda untuk menurunkan tekanan darah tinggi ?
12. Apakah anda pernah mendapat eduasi mengenai tekanan darah
tinggi dan penanganannya ?
47
LEMBAR
Meminum seduhan kayu manis dan
Nama :
Umur :
Tekanan Darah awal :
Sistolik
Kunjun
dan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Diastolik
200
190
180
170
160
150
140
130
120
110
100
90
80
70
4
Lampiran 3
R OBSERVASI 1
n jahe dengan takaran 200ml 1x/hari
ngan hari ke- ...
14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28
48
Nama LEMBAR OBSERVASI 2 Lampiran 4
Usia : Keterangan
Tekanan darah awal :
:
Tanggal
(Jam) Tekanan Darah
49
Lampiran 5
SURAT REKOMENDASI PENELITIAN
50
Lampiran 6
DOKUMENTASI PENELITIAN
Partisipan 1 Ny. P
Partisipan 2 Ny. M
Partisipan Tn. SS
51
Lampiran 6
Partisipan 4 Ny. S
Partisipan Ny. WL
52
Lampiran 6
DOKUMENTASI PENYEDUHAN
53
Lampiran 6
DOKUMENTASI PENYEDUHAN
54
Lampiran 7
LEMBAR KONSULTASI
55
Lampiran 7
LEMBAR KONSULTASI
56
Lampiran 7
LEMBAR KONSULTASI
57
Lampiran 8
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Curriculum Vitae
A. Data Pribadi
1. Nama : Gamaliel Tegar Dewantara
2. Tempat/Tanggal Lahir : Blitar, 7 Juni 2001
3. Jenis Kelamin : Laki-Laki
4. Agama : Kristen Protestan
5. Alamat Asal : Jl. Ir. Soekarno, No.4, Gg.Xa, RT.01/
RW.03, Kel. Bendogerit, Kec. Sananwetan
Kota Blitar, Jawa Timur
B. Riwayat Pendidikan Formal
1. SD : SDN Sentul 2 Kota Blitar (2007 – 2013)
2. SMP : SMPN 3 Kota Blitar (2013 – 2016)
3. SMA : SMAN 2 Kota Blitar (2016 – 2019)
Demikian daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sesungguhnya dan
apabila kemudian hari terdapat keterangan yang tidak benar, saya bersedia untuk
dituntut dalam forum pengadilan serta bersedia menereima segala tindakan yang
diambil oleh pihak berwajib
Blitar, 24 Juli 2022
Yang membuat,
(Gamaliel Tegar Dewantara)
58
Lampiran 6
59