31
4.1.3 Pembahasan
Berdasarkan 5 jurnal 4 diantaranya terdapat pengaruh senam kegel
terhadap penurunan inkontinensia urine dilihat dari penelitian yang
dilakukan Wilda & Andriani (2018) 80% dari 10 responden mengalami
perubahan inkontinensia urin dari sedang ke ringan setelah dilakukan senam
kegel. Senam kegel yang dilakukan selama 6 minggu sebanyak 2 kali sehari
dalam 3 kali pertemuan dalam penelitian Suhartiningsih et al (2021)
didapatkan hasil (42%) tidak mengalami inkontinensia urin, (27%)
responden mengalami penurunan tingkat inkontinensia urin dan (31%)
tidak mengalami perubahan. Pada penelitian Hartini et al (2018) senam
kegel dilakukan 4 minggu dengan Latihan 2x sehari dengan rata rata
sebelum dilakukan senam kegel mengalami frekuensi berkemih 7x sehari
sedangkan setelah melakukan frekuensi berkemih menjadi 5x sehari. Senam
kegel yang dilakukan Karjoyo et al ( 2017) 3x seminggu dalam waktu 4
minggu dengan hasil 16,7% mengalami penurunan dari frekuensi
inkontinensia urin sering menjadi sedang dan 83,3% mengalami frekuensi
inkontinensia urin jarang.
Adanya pengaruh senam kegel terhadap penurunan inkontinensia urin
ini dibuktikan dari mekanisme kontaraksi dan peningkatan tonus otot polos
dinding kandung kemih terjadi akibat rangsangan otot polos kandung kemih
setelah latihan senam kegel hal ini menimbulkan stimulasi peningkatan
aktivasi fungsi kimia, neuromuskuler dan muskuler. Otot polos kandung
kemih mengandung filamen aktin dan miosin yang memiliki sifat kimia dan
32
saling berinteraksi. Interaksi tersebut dipicu oleh ion kalsium dan
adenotriposfat (ATP) yang kemudian dipecah menjadi adenodifosfat (AD)
untuk menyediakan energi bagi konstraksi otot kandung kemih. Stimulus
neuromuskuler akan meningkatkan rangsangan pada serabut saraf otot polos
kandung kemih terutama saraf parasimpatik yang merangsang produksi asetil
cholin sehingga terjadi kontraksi. Mekanisme melalui muskulus, terutama
otot polos kandung kemih akan meningkatkan metabolisme mitokondria
untuk menghasilkan ATP yang digunakan oleh otot polos kandung kemih
sebagai energi untuk berkontraksi dan meningkatkan tonus otot polos
kandung kemih(Relida Samosir et al., 2019).
Sesuai pernyataan Aspiani (2014) bahwa senam kegel merupakan salah
satu terapi non farmakologi bagi penderita inkontinensia urin yang bertujuan
untuk mengencangkan otot - otot dasar panggul dan mengembalikan fungsi
kandung kemih. Hal ini juga sesuai dengan pendapat dokter Arnold Kegel
pada tahun 1948 senam kegel dapat mengobati gejala inkontinensia urin
dengan memperkuat otot dasar panggul yang melemah dan meningkatkan
elastisitas tanpa efek samping atau komplikasi Eighty Mardiyan Kurniawati
(2021). Sebelum melakukan senam kegel harus mengenali otot – otot yang
terlibat, gerakan inti dari senam kegel yaitu mengencangkan otot dasar
panggul dengan meremas atau mengotraksikan otot anus kemudian lepaskan
selama 5 detik sesudah itu kendurkan , latihan ini dapat dilakukan sebanyak
3 sampai 4 kali sehari selama 6 – 8 minggu Liapangestika (2020).
Berdasarkan hasil literatur 1 dari 5 artikel menunjukkan bahwa hanya
separuh dari responden yang mengalami penurunan inkontinensia urin
33
ditunjukkan penelitian yang dilakukan oleh Novera (2017) terdapat hasil
hanya setengah yang mengalami penurunan atau (41,6%) responden, latihan
senam kegel telah dilakukan selama 4 minggu. Hal ini terjadi karena ketidak
teraturan dalam melakukan senam kegel dikarenakan faktor usia lansia yang
lebih dari 70 tahun telah mengalami dimensia sehingga tidak bisa melakukan
senam kegel secara teratur.
Pada usia 70 tahun keatas lansia mengalami beberapa perubahan salah
satunya penurunan kemampuan intelektual progresif yang menyebabkan
kemunduran kognitif dan fungsional biasa disebut juga dimensia. Seseorang
yang memiliki dimensia fungsi intelektual terganggu dan mengakibatkan
gangguan dalam aktivitas sehari-hari maupun hubungan dengan orang
sekitarnya. Penderita demensia juga kehilangan kemampuan untuk
memecahkan masalah, mengontrol emosi, dan bahkan mengalami perubahan
kepribadian dan masalah tingkah laku seperti mudah marah dan
berhalusinasi(Masyarakat & 2010, 2010).
Hal ini menyebabkan lansia tidak bisa melakukan senam kegel secara
teratur dan mengakibatkan tidak terjadinya penurunan frekuensi buang air
kecil atau inkontinensia urin, sesuai dengan pernyataan(Muhammadiyah et
al., n.d.) bahwa pasien sering lupa cara melakukan senam kegel, sehingga
belum ada perubahan penurunan inkontinensia urin karena inkontinensia urin
harus dilakukan secara berulang-ulang dengan rutin dan teratur.
Senam kegel dapat melatih lansia untuk meningkatkan kemampuan
dalam menahan sensasi buang air kecil , senam kegel yang dilakukan secara
34
rutin dan teratur pada lansia dapat menguatkan otot dasar panggul sehingga
mengurangi frekuensi terjadinya inkontinensia urin.
BAB 5
KESIMPULAN dan SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh latihan senam kegel
terhadap inkontinensia urin pada pasien lanjut usia dapat disimpulkan bahwa
terdapat pengaruh latihan senam kegel terhadap inkontinensia urin pada
pasien lanjut usia dengan hasil yang berbeda. Hal ini dikarenakan
keteraturan dalam melakukan senam kegel atau lamanya dilakukan senam
kegel. Senam kegel dapat mengobati inkontinensia urin pada lansia dengan
memperkuat otot dasar panggul yang melemah dan meningkatkan elastisitas
apabila dilakukan secara rutin dan benar.
5.2 Saran
5.2.1 Bagi Responden/Masyarakat
Dengan adanya penelitian ini diharapkan responden / masyarakat dapat
melakukan senam kegel khususnya untuk penderita inkontinensia urin. Serta
diharapkan dapat melakukannya secara rutin dan benar. Karena apabila
dilakukan secara rutin dan benar sebanyak 3 sampai 4 kali sehari selama 6
sampai 8 minggu dapat memperkuat otot dasar panggul dan mengembalikan
fungsi kandung kemih sehingga inkontinensia urin dapat mengalami
perubahan atau pengaruh.
35
36
5.2.2 Bagi Tenaga Kesehatan
Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan data informasi bagi tenaga
kesehatan untuk menyusun program edukasi pada klien dan sebagai motivasi
untuk melakukan senam kegel bagi lansia yang mengalami inkontinensia
urin.
DAFTAR PUSTAKA
Alimin, A. (2018). Pengaruh Senam Kegel Terhadap Gangguan Pemenuhan
Kebutuhan Eliminasi Urine Pada Lansia Di Uptd Griya Werdha Jambangan.
https://eprints.unmerbaya.ac.id/id/eprint/104/
Amilia, S., Warjiman, & Ivana, T. (2018). Pengaruh Senam Kegel Terhadap
Penurunan Gejala Inkontinensia Urin pada Lansia Wanita di Panti Sosial
Tresna Werdha Budi Sejahtera. Stikes Suaka Insan, 3(2), 1–8.
http://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/117
Dahlan D A. (2014). Pengaruh Latihan Kegel Terhadap Inkontinensia Urine Pada
Lansia Di Panti Sosial Tresna Wherda Meci Angi Bima. In Jurnal Kesehatan
Prima (Vol. 8, Issue 2).
Dewi, J., Damayanti, K., Franly, P., Program, O., Keperawatan, S. I., Kedokteran,
F., Sam, U., & Manado, R. (2017). Pengaruh Senam Kegel Terhadap
Frekuensi Inkontinensia Urine Pada Lanjut Usia Di Wilayah Kerja
Puskesmas Tumpaan Minahasa Selatan. Ejournal.Unsrat.Ac.Id, 5(1).
https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/14676
Eighty Mardiyan Kurniawati, dr. . S. O. G. H. dr. . S. O. A. D. A. dr. . S. O. R.
W. dr. (2021). BUKU PRAKTIS UROGINEKOLOGI: Seri Prolaps Organ
Panggul - Eighty Mardiyan Kurniawati, dr., Sp.OG(K), Gatut Hardianto,
dr., Sp.OG(K), Azami Denas Azinar, dr., Sp.OG, Riska Wahyuningtyas, dr. -
Google Buku. 10 Oktober .
https://books.google.co.id/books?id=O1VHEAAAQBAJ&pg=PA54&dq=arn
old+kegel&hl=id&newbks=1&newbks_redir=0&sa=X&ved=2ahUKEwiFwI
G01Pn4AhXUSmwGHcVIC84Q6AF6BAgHEAI#v=onepage&q=arnold
kegel&f=false
Fikriana, E. (2020). Penerapan kegel exercise untuk mengatasi masalah
keperawatan inkontinensia urin pada lansia di rumah pelayanan sosial
lanjut usia budhi dharma yogyakarta. i–98.
http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2617/
Harahap, M., AND, N. R.-J. E., & 2020, undefined. (n.d.). Pengaruh Senam
Kegel Terhadap Frekuensi Inkontinensia Urine Pada Lansia Di Wilayah
Kerja Puskesmas Pijorkoling Kota. Journal.Ipts.Ac.Id. Retrieved January 14,
2022, from http://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/2214
Indah Mayasari, S., DIII Kebidanan, P., & Widyagama Husada, S. (2020).
Efektifitas Pengetahuan Senam Kegel Dalam Menurunkan Inkontinensia
Urin Pada Lansia Di Bpm Lindawati. Publishing-Widyagama.Ac.Id.
http://publishing-widyagama.ac.id/ejournal-
v2/index.php/ciastech/article/view/2005
Indonesia, R. (2009). bab 2 Tinjauan Pustaka Konsep Lanjut Usia. 2(5), 255. ???
Juananda, D., & Febriantara, D. (2017). Inkontinensia Urin pada Lanjut Usia di
Panti Werdha Provinsi Riau. Jurnal Kesehatan Melayu, 1(1), 20.
37
https://doi.org/10.26891/jkm.v1i1.21.20-24
Kamariyah, L. M., & Oktarina, Y. (2020). Pengaruh latihan Kegel Terhadap
Inkontinensia Urine pada Lansia di PSWT Budi Luhur Kota Jambi. Medic,
3(1), 48–53. https://online-journal.unja.ac.id/medic/article/view/8594
Liapangestika, E. (2020). Pengaruh Pemberian Senam Kegel Terhadap
Kemampuan Mengontrol Bak Pada Lansia dengan Inkontinensia Urine.
http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/5753
Masyarakat, P. M.-J. I. K., & 2010, undefined. (2010). Demensia Dan Gangguan
Aktivitas Kehidupan Sehari–Hari (Aks) Lansia Di Panti Sosial Tresna
Werdha Wargatama Inderalaya. Ejournal.Fkm.Unsri.Ac.Id, 1(1), 20.
http://ejournal.fkm.unsri.ac.id/index.php/jikm/article/view/23
Muhammadiyah, U., Pekalongan, P., Khamidah, O., Rejeki, H., Program, S.,
Diploma, T., Keperawatan, I., Kesehatan, U., Muhammadiyah, P., &
Pekalongan, I. (n.d.). Penerapan Senam Kegel Untuk Menurunkan
Inkontinensia Urine Pada Lansia. Jurnal.Umpp.Ac.Id, 2021. Retrieved July
29, 2022, from
https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/prosiding/article/view/942
Ollin, S. N., & Sari, R. A. (2021). Hubungan Kelemahan Otot Dasar Panggul
Dengan Terjadinya Inkontinensia Pada Pra Lansia. Jurnal Fisioterapi Dan
Rehabilitasi, 5(2), 119–124. https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v5i2.141
Relida Samosir, N., Tetra Ilona, Y., & Studi D-III Fisioterapi Fakultas Kedokteran
dan Ilmu Kesehatan, P. (2019). Pengaruh Pemberian Senam Kegel Untuk
Menurunkan Derajat Inkontinensia Urin Pada Lansia. Jurnal.Univrab.Ac.Id,
2(01). http://jurnal.univrab.ac.id/index.php/jif/article/view/1228
Relida Samosir, N., Tetra Ilona, Y., & Studi D-III Fisioterapi Fakultas Kedokteran
dan Ilmu Kesehatan, P. (2021). Pengaruh Senam Kegel Terhadap
Inkontinensia Urin Pada Lansia di Panti Werdha Pangesti Lawang Malang.
Jurnal Ilmiah Fisioterapi (JIF, 2(01).
https://doi.org/https://doi.org/10.36341/jif.v3i1.1228
Saputri, E. U. D. (2019). Asuhan Keperawatan Pada Lansia Dengan Masalah
Keperawatan Inkontinensia Urine Di Panti Sosial Tresna Werdha Magetan.
http://eprints.umpo.ac.id/5048/
Science, M. N.-J. I. T. R. of A., & 2017, undefined. (n.d.). Pengaruh Senam
Kegel Terhadap Frekuensi Bak Pada Lansia Dengan Inkontinensia Urine.
Core.Ac.Uk. https://doi.org/10.22216/jit.2017.v11i3.589
Suhartiningsih, S., Cahyono, W., & Egho, M. (2021). Pengaruh Senam Kegel
Terhadap Inkontinensia Urin Pada Lansia Di Balai Sosial Lanjut Usia
Mandalika Mataram. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 5(3).
https://doi.org/10.36312/jisip.v5i3.2170
Wahdi, A. dkk. (2020). Modul Kegel Exercise “Latihan Otot Dasar Panggul Pada
Post Turp Dengan Inkontinensia Urin.” In Paper Knowledge . Toward a
Media History of Documents. https://thesiscommons.org/k5pq9/
38
Wahyudi, A., Sulastri, S., & Jadmiko, A. (2017). Pengaruh Latihan Senam Kegel
Terhadap Frekuensi Berkemih Pada Lansia.
http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/50141
39
Lampiran 1
KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN BLITAR
Kampus III : Jl. Dr. Soetomo No. 56 Blitar 661333 Telp.(0342)801043
Website : Email : [email protected]
LEMBAR KONSULTASI
Nama : Ayu Wulandari
NIM : P17230193077
Pembimbing : Ns.M.Miftachul Ulum, S.Kep.,SST.,S.Sos.,M.Kes
Penguji : Ns. Dewi Rachmawati, M.Kep
Judul : Pengaruh Latihan Senam Kegel Terhadap Inkontinensia Pada
Lanjut Usia
NO TANGGAL MATERI SARAN TANDA
TANGAN
Konsultasi topik Mencari jurnal referensi
1 4/08/2021 pembahasan dan membuat latar
proposal belakang
Memperbaiki latar
2 9/11/2021 Konsultasi BAB 1 belakang dan manfaat
penelitian
Konsultasi BAB 1 Membaca buku panduan
3 18/11/2021 rumusan masalah pembuatan proposal KTI
studi literatur
40
Menambahkan pengertian
senam kegel dan
4 14/01/2022 Konsultasi BAB 2
mengubah format, lanjut
BAB 3
Konsultasi BAB 2 Menambahkan SOP senam
5 24/01/2022 dan BAB 3 kegel dan metode di BAB
3
Mencari SOP senam kegel
6 25/01/2022 Konsultasi BAB 3
resmi (buku, jurnal)
7 21/02/2022 Konsultasi revisi Memperbaiki daftar
proposal penulisan di daftar Pustaka
Memperbaiki penulisan di
8 3/06/2022 Konsultasi BAB 4 tabel dan mempersingkat
kata
Konsultasi BAB 4 Memperbaiki tabel dan
9 08/06/2022
tabel diberi poin
Memperbaiki hasil tabel,
lebih mempersingkat kata,
Konsultasi revisi untuk pembahasan
10 13/06/2022 BAB 4 tabel serta menambahkan opini serta
pembahasan menambahkan materi dari
BAB 2 , lanjut BAB 5
serta abstrak
Konsultasi revisi
Mengganti prosentase pada
11 17/06/2022 BAB 4, BAB 5 dan
tabel menambahkan opini
abstrak
12 20/06/2022 Konsultasi BAB 4 ACC sidang KTI
41
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
(Curriculum Vitae)
A. DATA PRIBADI
Nama : Ayu Wulandari
Tempat & Tanggal Lahir : Blitar, 19 Mei 2001
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Alamat Asal : Jl.Kalisampit N0. 29 Kota Blitar
No Telepon : 0895397066332
Email : [email protected]
B. RIWYAT PENDIDIKAN FORMAL
TK : TK Dharmawanita (2005 – 2007)
SD : SDN Tanjungsari 2 (2007 – 2013)
SMP : SMPN 9 Kota Blitar (2013 - 2016)
SMA : SMAN 3 Kota Blitar (2016 - 2019)
PTN : Poltekkes Kemenkes Malang Prodi D3 Keperawatan Blitar (2019 - 2022)
42