The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

1st Individual Assignment of Network Governance

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by , 2018-12-19 20:40:56

1st Individual Assignment of Network Governance

1st Individual Assignment of Network Governance

1st Individual Assignment of Network Governance
Putri Sakinah 2001847710

Studi Kasus IT Trust Oil and Gas
Tuan Bob adalah direktur TI Trust Oil and Gas, sebuah perusahaan petrokimia berukuran
menengah yang berbasis di Houston. Perusahaan ini juga beroperasi di Teluk Meksiko dan
Amerika Selatan. Tuan Bob bertanggung jawab atas infrastruktur jaringan, termasuk router dan
switch. Kelompoknya mencakup personil yang dapat menginstall dan mengkonfigurasi router
dan switch Cisco.
CIO dari Trust Oil and Gas ingin mulai bermigrasi dari jaringan suara ke solusi Unified
Communications (UC) untuk mengurangi biaya sirkuit dan manajemen. Jaringan data sirkuit
WAN yang ada memiliki utilisasi 50 persen atau kurang, namun meningkat hingga 80 persen
saat transfer FTP yang sporadis terjadi.

Gambar 1 Jaringan Trust Oil and Gas Saat Ini

Mr Bob memberi Anda diagram topologi seperti yang ditunjukkan pada gambar 1. Jaringan data
mencakup 35 situs jaringan dengan kapasitas sekitar 30 orang di setiap site. Tipe jaringan adalah
Multiprotocol Label Switching (MPLS) WAN, dengan kapasitas sekitar 200 orang di kantor

pusat. Kapasitas link WAN berkisar dari sirkuit 384 kbps hingga kecepatan T1. Aplikasi jarak
jauh mencakup file statistik dan diagram situs grafis yang ditransfer menggunakan FTP dari situs
jauh ke kantor pusat.

Mr Bob menginginkan solusi UC yang mengelola server di kantor pusat namun masih
menyediakan redundansi atau failover di lokasi terpencil. Dia menyebutkan bahwa dia khawatir
lalu lintas FTP bisa berdampak pada lalu lintas VoIP. Dia ingin memilih situs untuk menerapkan
tes sebelum menerapkan UC di semua situs.

Pertanyaan / arahan berikut mengacu pada studi kasus ini:

1. Apa persyaratan bisnis (business-requirement) untuk Trust Oil and Gas?

Persyaratan bisnis dari Trust Oil dan Gas ini adalah untuk mengurangi biaya sirkuit dan
manajemen yang dimulai dengan bermigrasi dari jaringan suara ke solusi Unified
Communications (UC) .Meskipun begitu, desain jaringan harus menjadi proses yang lengkap
yang sesuai dengan kebutuhan bisnis bagi teknologi yang tersedia untuk memberikan sistem
yang akan memaksimalkan kesuksesan Trust Oil dan Gas, tak lupa , masih harus tetap
memikirkan bagaimana kebutuhan perusahaan, berapa besar bandwidth yang dibutuhkan, dan
berapa besar budget dari perusahaan.

2. Apakah ada batasan biaya bisnis (business-cost constraints)?

CIO dari Trust Oil and Gas ingin mulai bermigrasi dari jaringan suara ke solusi Unified
Communications (UC) untuk mengurangi biaya sirkuit dan manajemen, sehingga Mr. Bob harus
bisa mengefisiensikan budget dari perusahaan Tust Oil and Gas .

3. Apa persyaratan teknis jaringan (network’s technical requirements)?

Teknis yang perlu dilakukan adalah penempatan label dalam setiap paket yang dikirim melalui
jaringan. MPLS bekerja dengan cara melabeli paket-paket data dengan label, untuk menentukan

rute dan prioritas pengiriman paket tersebut yang didalamnya memuat informasi penting yang
berhubungan dengan informasi routing suatu paket, diantaranya berisi tujuan paket serta prioritas
paket mana yang harus dikirimkan terlebih dahulu. Teknik ini biasa disebut dengan label
switching. Dengan informasi label switching yang didapat dari routing network layer, setiap
paket hanya dianalisa sekali di dalam router di mana paket tersebut masuk ke dalam jaringan
untuk pertama kali. Router tersebut berada di tepi dan dalam jaringan MPLS yang biasa disebut
dengan Label Switching Router (LSR)
Secara teknis, kebutuhan ini diterjemahkan menjadi sebuah network yang memenuhi persyaratan
sebagai berikut:

- Broadband: mampu menyediakan kapasitas tinggi sesuai kebutuhan
- Paket: mampu memberikan efisiensi tinggi
- Skalabilitas: memberikan aspek ekonomi yang menguntungkan dalam pengembangan
- Diferensiasi: menyediakan beragam alternatif dalam sebuah sistem
- Mobile: mempertinggi daya akses bagi user

4. Apa kendala teknis jaringan (network’s technical constraints)?

Server network harus berada di dekat kantor pusat sehingga sulit bagi aplikasi yang jaraknya
cukup jauh untuk proses FTP .

5. Kira-kira berapa banyak telepon IP (IP phones) yang harus didukung jaringan?

35 Situs = 30 User

30 x 35 = 1050

1050 + 200 user = 1250 IP (IP Phones)

6. Apa jenis arsitektur UC yang harus Anda usulkan?

Call Control/IP PBX (Internet Protocol Private Branch Exchange )

Internet Protocol Private Branch Exchange atau yang disingkat IP PBX adalah PBX yang
memberikan layanan komunikasi data suara digital melalui jaringan IP. Sedangkan PBX sendiri
merupakan layanan telepon yang melayani pertukaran telepon secara terpusat didalam satu
perusahaan, dan dapat di hubungkan ke jaringan telepon publik atau yang disebut PSTN (Public
switch telepon network).

7. Apakah fitur Quality of Service (QoS) yang akan Anda usulkan untuk WAN?

Best-effort service digunakan untuk melakukan semua usaha agar dapat mengirimkan sebuah
paket data ke suatu tujuan. Penggunakan best-effort service tidak akan memberikan jaminan agar
paket dapat sampai ke tujuan yang dikehendaki. Sebuah aplikasi dapat mengirimkan data dengan
besar yang bebas kapan saja tanpa harus meminta ijin atau mengirimkan pemberitahuan ke
jaringan. Beberapa aplikasi dapat menggunakan best-effort service, sebagai contohnya FTP dan
HTTP yang dapat mendukung best-effort service tanpa mengalami permasalahan. Untuk
aplikasi-aplikasi yang sensitif terhadap network delay, fluktuasi bandwidth, dan perubahan
kondisi jaringan, penerapan best-effort service bukanlah suatu tindakan yang bijaksana. Sebagai
contohnya aplikasi telephony pada jaringan yang membutuhkan besar bandwidth yang tetap,
0agar dapat berfungsi dengan baik

8. Rekomendasi PoE apa yang akan Anda buat?

Rekomendasi : Active POE
Merupakan teknologi PoE dimana antara perangkat PSE melakukan 'negosiasi' terlebih dahulu
dengan perangkat PD. Ketika ada daya masuk ke PSE maka akan dilakukan pengecekan apakah
sesuai dengan kebutuhan dari perangkat PD. Jika tidak memenuhi kriteria konsumsi power dari
perangkat tersebut maka daya tidak akan ditrasmisikan ke PD sehingga tidak terjadi pemborosan
pemakaian daya.

Teknologi Active PoE saat ini lebih dikenal dengan istilah 802.3af dan 802.3at (PoE+). Dengan
standar pengoperasian seperti ini dinilai lebih aman dan meminimalisir kerusakan perangkat PD.

9. Apakah Anda mengusulkan prototipe atau pilot?
Usulan diajukan Prototype, karena jika dilakukan secara prototype, maka kekurangan dan
kelebihan dari sistem jaringan yang akan dibangun.
10. Solusi apa yang Anda sarankan untuk redundansi suara di lokasi terpencil?
Perangkat VSAT IP merupakan sebuah sistem VSAT broadband IP, dirancang dengan secara
spesifik dan dioptimalkan guna network yang membutuhkan link dengan bandwidth besar
dan Quality of Service (QoS) yang tinggi. Dimana QoS adalah besarnya kecepatan upload dan
download maksimal yang digunakan dalam kondisi ideal. Sistem dari modem memanfatkan
kemampuan dan fitur-fitur terbaik dari sistem VSAT broadband dan menawarkan fitur-fitur baru
tambahan yang mendukung aplikasi-aplikasi yang membutuhkan bandwidth besar dan real-time
(seperti telephony trunking, video conference dan lain-lain).
11. Gambarkan topologi jaringan yang anda ajukan

Ketika CM berada dikantor pusat, maka koneksi yang dibutuhkan pasti lebih banyak .
Arsitektur pada topologi ini dapat diduplikasi oleh semua akses remote dan aplikasi
Diagram ini juga menunjukkan lokasi pusat data center dan lokasi untuk aplikasi yang jauh dari
area center


Click to View FlipBook Version
Previous Book
ATFP-January 2019
Next Book
ATFP-March 2018