Judul buku: Atomic Habits: Perubahan Kecil yang Memberikan Hasil Luar Biasa Penulis: James Clear Tahun terbit: 2019 Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama Dalam buku ini, James Clear, seorang penulis sekaligus pembicara yang sangat populer akan topik 'habit' menerangkan bahwa sebuah perubahan kecil (Atomic habit) yang sering dianggap remeh, sebenarnya akan memberikan hasil yang sangat bermanfaat dalam hidup. Dalam perubahan tingkah laku, yang terpenting bukanlah satu persen perbaikan tunggal, melainkan ribuan perbaikan atau sekelompok atomic habits yang saling bertumpuk dan menjadi unit dasar dalam suatu peraturan yang penting. James Clear menjabarkan bahwa tersedia tiga tahap perubahan, yaitu perubahan hasil, perubahan proses, dan perubahan identitas. Cara paling bermanfaat dalam mengganti kebiasaan adalah bukan berfokus pada apa yang butuh dicapai, melainkan tipe orang seperti apa yang diinginkan. Identitas seseorang tampak dari cara yang dilakukan setiap harinya. Alasan standar mengapa kebiasaan penting adalah karena kebiasaan bisa mengalihkan keyakinan tentang diri sendiri. Clear juga mempopulerkan empat aturan perubahan perilaku untuk membantu mengalihkan perilaku orang, yaitu menjadikannya terlihat, menjadikannya menarik, menjadikannya mudah, dan menjadikannya memuaskan. Keempat sistem ini tidak semata-mata memperingatkan kita akan sifat menciptakan kebiasaan-kebiasaan baru, melainkan menyikapi beberapa wawasan menarik tentang perilaku orang. Aturan pertama perubahan perilaku adalah menjadikannya terlihat. Dalam bab ini petunjuknya sering kali adalah waktu dan tempat. Membuat niat dan melakukannya adalah strategi yang bisa dilakukan untuk membuat kebiasaan baru dengan waktu dan tempat tertentu. Aturan kedua perubahan perilaku adalah membuat menarik diri sendiri. Peluang yang menarik, memiliki peluang yang besar untuk menjadi kebiasaan. 49Resensi Buku Edisi XV Tahun 2024 Majalah Pelangi Ilmu
Aturan ketiga perubahan perilaku adalah menjadikan itu mudah. Bentuk pembelajaran yang sangat berguna adalah berlatih, tidak menyusun rencana. Aturan keempat perubahan tingkah laku adalah menjadikannya memuaskan. Maksudnya adalah membuatnya memuaskan yang dapat meningkatkan peluang perilaku diulang di masa mendatang. Keunggulan buku Keunggulan buku ini adalah penjelasan per bab yang mudah dipahami membuat kita nyaman dan betah untuk membacanya. Buku ini memberikan petunjuk langkah demi langkah tentang cara mengubah atau menciptakan kebiasaan positif dengan sering melakukan perubahan kecil. Buku ini sangat membantu bagi kalian yang ingin membuat kebiasaan-kebiasaan baru yang positif dan bisa memperbaiki diri kita . Terbit awal pada 2019 (bukan versi terjemahan), buku ini berhasil meraih rekor penjualan terbaik versi New York Times dan telah terjual lebih dari 5 juta eksemplar di seluruh dunia. Karena kesuksesannya, buku yang pertama kali terbit dalam Bahasa Inggris ini pun telah diterjemahkan ke 50 bahasa berbeda termasuk Bahasa Indonesia. Terakhir, buku ini mudah diaplikasikan oleh pembacanya dalam kehidupan sehari-hari. Kelemahan buku Ada beberapa kata yang perlu dipahami lebih dalam oleh pembaca untuk mengetahui maksud maupun makna dari sang penulis (apabila pembaca membaca buku berbahasa Inggris). Dalam buku ini juga terdapat pemilihan kata yang masih memiliki makna yang kurang tepat, hal ini membuat pembaca salah mengartikannya. Namun, untuk pembaca dengan versi Bahasa Indonesia, kelemahan tersebut bukan menjadi masalah berarti. Sosok James Clear 50Resensi Buku Edisi XV Tahun 2024 Majalah Pelangi Ilmu
Judul buku: Selamat Tinggal Penulis: Tere Liye & Sarippudin Tahun terbit: 2020 Penerbit: Sabak Grip Novel Selamat Tinggal ini menceritakan tentang kehidupan seorang pemuda bernama Sintong Tinggal atau biasa dipanggil dengan nama Sintong. Ia merupakan anak rantau dan diberi julukan “Mahasiswa Abadi” dan berhasil lulus di tahun ke-6 di salah satu Fakultas Sastra dengan skripsinya mengenai Sutan Pane. Sintong sendiri bekerja paruh waktu di toko buku “Berkah” milik pakliknya. Sebenarnya, Sintong keberatan dengan pekerjaannya tersebut, karena buku-buku yang dijual di toko semuanya buku bajakan yang mana penulis akan dirugikan atas tindakan itu. jadi selama ia berkuliah, ia hidup dengan uang hasil perjualan buku bajakan. Karena ekonomi yang sulit, ia terpaksa masih bekerja di toko buku tersebut. Di dalam novel ini juga diceritakan mengenai kisah cinta Sintong yang rumit dan menarik dengan cinta pertamanya yaitu Mawar Terang Bintang yang kandas di tengah jalan. Beberapa bulan setelah ia patah hati karena Mawar, ia menjadi orang yang tidak semangat dalam menjalani hidup. Selain itu, skripsinya menjadi tertunda dan segala aktivitas menulisnya pun menjadi berantakan. Sebenarnya, dulu Sintong merupakan mahasiswa yang cerdas dan aktif di kampus. Ia juga membuat berbagai tulisan yang dimuat di salah satu koran nasional. Ya, Sintong menjadi merupakan mahasiswa yang cerdas dan aktif di kampus. Ia juga membuat berbagai tulisan yang dimuat di salah satu koran nasional. Ya, Sintong menjadi seperti itu karena terlalu memikirkan kisah cinta pertamanya dengan Mawar. Tak lama setelah ia merasakan patah hati karena cinta pertamanya itu, datanglah seorang perempuan bernama Jess membuat hidupnya kembali berwarna. Jess sendiri adalah mahasiswi baru di Fakultas Ekonomi. Kehadiran Jess nampaknya memberikan dorongan semangat pada diri Sintong. Ia menjadi semangat untuk menulis skripsinya dan ia memutuskan untuk membuat skripsi menggunakan buku yang ia temukan di Toko Berkah. Di luar dugaan ternyata buku yang ia temukan merupakan buku langka karya seorang tokoh sastra Indonesia bernama Sutan Pane, yaitu sososk sastrawan yang terlupakan dan jarang dikenal luas oleh masysrakat. Dengan buku tersebut, Sintong mendapatkan inspirasi sehingga ia dapat menyelesaikan tugas skripsinya dengan lancar. 51Resensi Buku Edisi XV Tahun 2024 Majalah Pelangi Ilmu
Sosok Darwis “Tere Liye” oleh masyarakat. Dengan buku tersebut, Sintong mendapatkan inspirasi sehingga ia dapat menyelesaikan tugas skripsinya dengan lancar. Di saat Sintong mulai dekat dengan Jess, ia justru mendengar kabar tak baik dari Mawar, cinta pertamanya. Hal tersebut membuat Sintong mengingat memori-memori lamanya dengan Mawar. Namun ternyata hal tersebut tidak mempengaruhi Sintong lagi, ia sudah berhasil melupakan kenangannya bersama Mawar meskipun dulu sangat sulit karena merupakan cinta pertamanya. Hari demi hari Sintong lalui, cobaan atau masalah datang kepadanya silih berganti. Akan tetapi, semua masalah itu berhasil ia selesaikan meskipun dengan usaha yang sangat melelahkan. Hingga masalah buku bajakan pamannya yang mana Sintong mulai menentang dan bibinya mulai marah kepada Sintong. Itulah kisah Sintong hingga akhirnya ia bisa sukses dan menjadi penulis dan melanjutkan kuliahnya di Belanda. Kelebihan novel Selamat Tinggal ini adalah penggunaan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Tema yang diangkat pun sangat menarik, jarang penulis lain menggunakan tema tersebut sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pembaca. Selain itu, novel ini juga menyampaikan kepada pembaca betapa pentingnya menghargai seorang penulis dengan cara tidak membeli buku bajakan. Sedangkan untuk kekurangannya, pada awal cerita mungkin novel ini sedikit membosankan, akan tetapi jika sudah sampai di pertengahan cerita, ternyata sangat menarik untuk dibaca karena novelnya sangat menginspirasi. Pesan moral yang bisa diambil dari novel ini adalah "Berhenti untuk membeli buku bajakan atau membaca buku bajakan baik buku yang secara fisik maupun secara non fisik, hargailah karya orang lain sekecil apapun itu". Novel ini juga memberi imbauan dan ajakan untuk mengakhiri ketergantungan menggunakan barang atau produk bajakan. 52Resensi Buku Edisi XV Tahun 2024 Majalah Pelangi Ilmu
"Semakin banyak membaca, semakin aku banyak berpikir; semakin aku banyak belajar; semakin aku sadar bahwa aku tak mengetahui apa pun." (Voltaire)