The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sabariahsitepu61, 2022-11-14 01:37:51

MODUL AJAR KELAS XI

SEL

Keywords: 1

MODUL AJAR IPA BIOLOGI
PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK SMA NEGERI 1 LUBUKPAKAM

I. Informasi Umum

1. Identitas Sekolah : SMA Negeri 1 Lubukpakam
 Nama Sekolah : XI / F
 Kelas / Fase : IPA Biologi
 Mata Pelajaran : Sel
 Judul Modul : 15 x 45 Menit
 Alokasi Waktu

2. Kompetensi Awal
 Pemahaman tentang ciri-ciri makhluk hidup dan sel sebagai unit terkecil makhluk hidup
yang sebelumnya sudah dipelajari di fase D.
bernalar kritis, kreatif, mandiri, inovatif, bergotong royong dan berkebinekaan global

3. Profil Pelajar Pancasila
 Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia, Berkebhinekaan
Global, Gotong Royong, Kreatif, Bernalar Kritis, dan Mandiri.

4. Sarana Prasarana
 Laptop, infokus dan jaringan internet.
 Buku Teks / Buku Elektronik.
 Aplikasi digital misanya : Youtube.
 LKPD.
 Mikrokop, object glass/gelas objek, kaca penutup, pipet tetes, bawang merah, daun
Rhoediscolor, sel epitelium pipi, tusuk gigi, larutan metylen blue, air aquades, tissue,
silet.

5. Target Peserta Didik
 Siswa Regular / Tipikal

6. Model Pembelajaran yang Digunakan
 Tatap Muka

II. Kompetensi Inti

1. Tujuan Pembelajaran

Pertemuan Pertama
1) Menjelaskan Saintis yang berperan dalam sejarah perkembangan teori sel.
2) Membedakan teori-teori tentang sel yang dikontribusikan oleh para ahli.
3) Mengaitkan teori sel satu dengan yang lain berdasarkan perkembangannya.
4) Membandingkan kontribusi penemuan sel terhadap perkembangan teknologi.

Pertemuan Kedua
1) Membandingkan sel prokariotik dan eukariotik
2) Menjelaskan perbedaan sel prokariotik dengan sel eukariotik
3) Membandingkan gambar sel dan bagian-bagiannya berdasarkan pengamatan dibawah

mikroskop cahaya dan mikroskop elektron berdasarkan kajian literatur yang ada pada
buku dan internet.

Pertemuan Ketiga
1) Menjelaskan struktur bagian-bagian sel beserta fungsinya.

Pertemuan Keempat
1) Membedakan ciri khas sel hewan dan tumbuhan dengan cara melakukan pengamatan sel

hewan dan tumbuhan di bawah mikroskop.

Pertemuan Kelima
1) Menjelaskan organel-organel yang dimiliki sel hewan
2) Menjelaskan organel-organel yang dimiliki sel tumbuhan
3) Menjelaskan fungsi organel-organel yang dimiliki sel hewan
4) Menjelaskan fungsi organel-organel yang dimiliki sel tumbuhan
5) Membandingkan struktur sel hewan dan sel tumbuhan

Pertemuan Keenam
1) Menjelaskan tingkatan organisasi makhluk hidup.
2) Membedakan pengertian sel, jaringan, organ, sistem organ, dan organisme.
3) Memberikan satu contoh jaringan dan sel-sel yang menyusun jaringan tersebut.
4) Memberikan satu contoh organ dan jaringan-jaringan yang menyusun organ tersebut.
5) Memberikan satu contoh sistem organ dan organ-organ yang menyusun sistem organ

tersebut.

2. Pemahaman Bermakna
 Sel adalah komponen penyusun makhluk hidup. Sel adalah unit paling sederhana yang
menunjukkan ciri-ciri kehidupan. Untuk bertahan hidup, setiap sel melakukan banyak
fungsi.
 Memahami struktur dan fungsi organel-organel sel sebagai unit terkecil, satuan
fungsional dan reproduksi dari makhluk hidup.

3. Pertanyaan Pemantik

Pertemuan Pertama
 Bagaimana asal mula penemuan sel?
 Bagaimana kita bisa mempelajari bagian-bagian sel?

Pertemuan Kedua
 Apa perbedaan sel prokariotik dan eukariotk?
 Sel terdiri dari apa?

Pertemuan Ketiga
 Mengapa dan bagaimana sel membelah?
 Apa yang terkandung dalam inti sel?
 Apa saja bagian dari sitoplasma?

Pertemuan Keempat
 Bagaimana kita dapat mempelajari sel hewan?
 Bagaimana kita dapat mempelajari sel tumbuhan?

Pertemuan Kelima
 Apakah terdapat perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan?

 Apa fungsi organel yang hanya dmiliki sel hewan dan organel yang hanya dmiliki sel
tumbuhan?

Pertemuan Keenam
 Bagaimana tingkatan organisasi makhluk hidup?
 Bagaimana sel bekerjasama pada organisme multiseluler?

4. Persiapan Pembelajaran
 Guru mengenal karakteristik peserta didik dengan memperoleh data dari Satuan

Pendidikan yang telah melakukan asesmen diagnostik kognitif dan non kognitif sebelum

proses pembelajaran dimulai.

5. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Pertama (3 jam pelajaran)

Persiapan Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
 Melakukan pembukaan pelajaran dengan salam dan berdo’a bersama.
 Absensi, mengkondisikan kelengkapan pakaian siswa rapi dan bersih

serta pembiasaan untuk konsentrasi belajar.
 Melakukan asesmen diagnostik non kognitif untuk mengetahui kondisi

emosi peserta didik secara umum dengan menampilkan emosi

mewakili kondisi mental peserta didik (senang, suka, kesal, bingung

Apersepsi dan ngantuk).
 Menunjukkan gambar-gambar yang berhubungan dengan materi

Motivasi pembelajaran, memberikan pertanyaan yang meningkatkan rasa ingin
tahu ”Jika sel adalah unit terkecil penyusun makhluk hidup, dapatkah
kita menyebut telur ayam sebagai sel?”

 Guru memotivasi peserta didik dengan menunjukan gambar sel serta
memberikan pertanyaan: “Apa yang dimaksud dengan sel?

 Penentuan kelompok peserta didik.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
 Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran sesuai

dengan langkah-langkah proses pembelajaran.

1. Stimulus Kegiatan Inti (105 menit)
 Guru menstimulus peserta didik dengan mengingatkan kembali

2. Identifikasi pelajaran sewaktu di SMP/MTs tentang sel.
 Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk

Masalah mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan

dengan materi: sejarah perkembangan teori sel.
 Guru memberikan link video berikut ini :

https://www.youtube.com/watch?v=elI8Idk-Nk8
 Peserta didik berdiskusi dalam satu kelompok, guru memperhatikan

cara peserta didik berdiskusi untuk melatih dimensi bernalar kritis dan

bergotong royong.
 Peserta didik memperoleh sumber belajar tambahan selain buku paket

yang dimiliki sebagai bahan diskusi.
3. Pengumpulan  Mengamati dengan seksama materi: sejarah perkembangan teori sel,

Data dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan

mencoba menginterpretasikannya.
 Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna

menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi: sejarah

perkembangan teori sel.

 Mengajukan pertanyaan berkaitan dengan materi: sejarah

perkembangan teori sel.
4. Pembuktian  Berdiskusi tentang data antar kelompok dari materi: sejarah

perkembangan teori sel.
 Peserta didik mengerjakan beberapa latihan dari materi: sejarah

5. Menarik perkembangan teori sel.
 Menyampaikan hasil diskusi tentang materi : sejarah perkembangan

Kesimpulan teori sel berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan,

tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,

toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat

dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang

materi sejarah perkembangan teori sel.
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang

materi sejarah perkembangan teori sel.
 Bertanya atas presentasi tentang materi : sejarah perkembangan teori

sel.
 Guru memperhatikan bagaimana proses peserta didik merancang

kegiatan sehingga dimensi kreatif, mandiri, bergotong royong dan

berpikir kritis dapat terbentuk.

Kegiatan Penutup (15 menit)
 Guru memberikan penguatan dan menyimpulkan hasil dari kegiatan pembelajaran sejarah

perkembangan teori sel.
 Guru menyampaikan tugas dan informasi materi pembelajaran pada pertemuan

berikutnya.

Pertemuan Kedua (2 jam pelajaran)

Persiapan Kegiatan Pendahuluan (15 menit)

 Melakukan pembukaan pelajaran dengan salam dan berdo’a bersama.
 Absensi, mengkondisikan kelengkapan pakaian siswa rapi dan bersih

serta pembiasaan untuk konsentrasi belajar.
 Melakukan asesmen diagnostik non kognitif untuk mengetahui kondisi

emosi peserta didik secara umum dengan menampilkan emosi

mewakili kondisi mental peserta didik (senang, suka, kesal, bingung

Apersepsi dan ngantuk).
Motivasi  Menunjukkan gambar sel, kemudian guru mengajukan pertanyaan

“Tersusun atas bagian apa sajakah sel itu? “Apakah perbedaan struktur
sel prokariotik dan eukariotik?”

 Guru memotivasi peserta didik dengan menjelaskan bahwa

berdasarkan ada tidaknya membran sel, maka sel dibedakan menjadi

sel prokaritik dan eukariotik.
 Penentuan kelompok peserta didik.

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
 Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran sesuai

dengan langkah-langkah proses pembelajaran.

1. Stimulus Kegiatan Inti (60 Menit)
 Guru menstimulus peserta didik dengan mengingatkan kembali

2. Identifikasi pelajaran pada pertemuan sebelumnya.
 Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifik

Masalah asi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan materi: sel

prokariotik dan eukariotik.
 Guru memberikan link video berikut ini :

https://www.youtube.com/watch?v=IU3oJOgLtF4
 Peserta didik berdiskusi dalam satu kelompok, guru memperhatikan

cara peserta didik berdiskusi untuk melatih dimensi bernalar kritis dan

bergotong royong.
 Peserta didik memperoleh sumber belajar tambahan selain buku paket

yang dimiliki sebagai bahan diskusi.
3. Pengumpulan  Mengamati dengan seksama materi: sel prokariotik dan eukariotik

Data dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan

mencoba menginterprestasikannya.
 Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna

menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi: sel

prokariotik dan eukariotik.
 Mengajukan pertanyaan berkaitan dengan materi: sel prokariotik dan

eukariotik.
4. Pembuktian  Berdiskusi antar kelompok tentang materi: sel prokariotik dan

eukariotik.
 Peserta didik mengerjakan beberapa latihan dari materi: sel prokariotik

5. Menarik dan eukariotik.
 Menyampaikan hasil diskusi tentang materi : sel prokariotik dan

Kesimpulan eukariotik berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan,

tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,

toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat

dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang

materi: sel prokariotik dan eukariotik.
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang

materi : sel prokariotik dan eukariotik dan ditanggapi oleh kelompok

yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi : sel prokariotik dan

eukariotik, dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk

menjawabnya.
 Guru memperhatikan bagaimana proses peserta didik merancang

kegiatan sehingga dimensi kreatif, mandiri, bergotong royong dan

berpikir kritis dapat terbentuk.

Kegiatan Penutup (15 menit)
 Guru memberikan penguatan dan menyimpulkan hasil dari kegiatan pembelajaran tentang

sel prokariotik dan eukariotik.
 Guru menyampaikan tugas dan informasi materi pembelajaran pada pertemuan

berikutnya.

Pertemuan Ketiga (3 jam pelajaran)

Persiapan Kegiatan Pendahuluan (15 menit)

 Melakukan pembukaan pelajaran dengan salam dan berdo’a bersama.
 Absensi, mengkondisikan kelengkapan pakaian siswa rapi dan bersih

serta pembiasaan untuk konsentrasi belajar.
 Melakukan asesmen diagnostik non kognitif untuk mengetahui kondisi

emosi peserta didik secara umum dengan menampilkan emosi

mewakili kondisi mental peserta didik (senang, suka, kesal, bingung

Apersepsi dan ngantuk).
Motivasi  Menunjukkan gambar beberapa organel sel, kemudian guru

mengajukan pertanyaan “Organel apakah ini?” Apa fungsinya?”
 Guru memotivasi peserta didik dengan menjelaskan bahwa setiap

organel berfungsi untuk mendukung proses kehidupan.
 Penentuan kelompok peserta didik.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
 Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran sesuai

dengan langkah-langkah proses pembelajaran.

1. Stimulus Kegiatan Inti (105 Menit)
 Guru menstimulus peserta didik dengan mengingatkan kembali

2. Identifikasi pelajaran pada pertemuan sebelumnya.
 Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifik

Masalah asi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan materi

struktur bagian-bagian sel beserta fungsinya.
 Guru memberikan link video berikut ini :

https://www.youtube.com/watch?v=Xxm6xtjsFx0
 Peserta didik berdiskusi dalam satu kelompok, perhatikan cara peserta

didik berdiskusi untuk melatih dimensi bernalar kritis dan bergotong

royong.
 Peserta didik memperoleh sumber belajar tambahan selain buku paket

yang dimiliki sebagai bahan diskusi.
3. Pengumpulan  Mengamati dengan seksama materi : struktur bagian-bagian sel beserta

Data fungsinya dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan

dan mencoba menginterprestasikannya.
 Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna

menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi struktur

bagian-bagian sel beserta fungsinya.
 Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi struktur bagian-

bagian sel beserta fungsinya.
4. Pembuktian  Berdiskusi antar kelompok tentang materi struktur bagian-bagian sel

beserta fungsinya.
 Peserta didik mengerjakan beberapa latihan dari materi struktur

5. Menarik bagian-bagian sel beserta fungsinya.
 Menyampaikan hasil diskusi tentang materi : struktur bagian-bagian

Kesimpulan sel beserta fungsinya berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis

secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap

jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan

pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang

materi: struktur bagian-bagian sel beserta fungsinya.
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang

materi : struktur bagian-bagian sel beserta fungsinya dan ditanggapi

oleh kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi : struktur bagian-bagian sel

beserta fungsinya dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk

menjawabnya.
 Guru memperhatikan bagaimana proses peserta didik merancang

kegiatan sehingga dimensi kreatif, mandiri, bergotong royong dan

berpikir kritis dapat terbentuk.

Kegiatan Penutup (15 menit)
 Guru memberikan penguatan dan menyimpulkan hasil dari kegiatan pembelajaran tentang

struktur bagian-bagian sel beserta fungsinya.
 Guru menyampaikan tugas dan informasi materi pembelajaran pada pertemuan

berikutnya.

Pertemuan Keempat (2 jam pelajaran)

Persiapan Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
 Melakukan pembukaan pelajaran dengan salam dan berdo’a bersama.
 Absensi, mengkondisikan kelengkapakan pakaian siswa rapi dan

bersih serta pembiasaan untuk konsentrasi belajar.
 Melakukan asesmen diagnostik non kognitif untuk mengetahui

kondisi emosi peserta didik secara umum dengan menampilkan emosi

mewakili kondisi mental peserta didik (senang, suka, kesal, bingung

Apersepsi dan ngantuk).
 Guru menunjukkan gambar sel hewan dan sel tumbuhan serta

memusatkan perhatian dengan memberikan stimulus dengan

menanyakan untuk apa peserta didik diminta membawa bawang

Motivasi merah, daun Rhoeodiscolor, dan tusuk gigi

 Guru memotivasi peserta didik dengan memberikan beberapa
pertanyaan pemantik: “Seberapa kecil ukuran organisme yang dapat
hidup di bumi ini?”

 Penentuan kelompok peserta didik.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, manfaat pembelajaran dan

mengingatkan kembali tentang konsep sel dari beberapa teori sel yang

disampaikan oleh para ilmuwan.
 Guru memberikan asesmen awal untuk mengetahui kemampuan awal

peserta didik
 Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran sesuai

dengan langkah-langkah proses pembelajaran.

Kegiatan Inti (60 Menit)
 Guru menstimulus peserta didik dengan mengingatkan kembali pelajaran pada

pembelajaran sebelumnya.
 Guru mengkondisikan peserta didk untuk duduk berkelompok sesuai kelompok yang

sudah dibentuk sebelumnya dan membagikan LKPD.
 Guru mengarahkan peserta didik untuk memahami dasar teori dan langkah-langkah kerja

yang ada di LKPD.
 Peserta didik melakukan langkah-langkah percobaan untuk mengetahui struktur sel hewan

dan tumbuhan dan melakukan pengamatan di bawah mikroskop.
 Guru melakukan verifikasi dengan pengecekan hasil.

 Peserta didik berdiskusi menjawab pertanyaan yang ada di LKPD.
 Guru membimbing dan mendampingi ketika kegiatan diskusi berlangsung.

 Peserta didik berdiskusi dalam satu kelompok, perhatikan cara peserta didik berdiskusi

untuk melatih dimensi bernalar kritis dan bergotong royong.
 Peserta didik memperoleh sumber belajar tambahan selain buku paket yang dimiliki

sebagai bahan diskusi.

Kegiatan Penutup (15 menit)
 Guru bersama peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran tentang perbedaan struktur

sel hewan dan tumbuhan berdasarkan hasil pengamatan.
 Guru meminta kepada peserta didik untuk menuliskan refleksi proses pembelajaran di

kertas yang telah di sediakan.
 Guru memberikan penghargaan pada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama

yang baik.
 Guru menyampaikan tugas dan informasi materi pembelajaran pada pertemuan

berikutnya.

Pertemuan Kelima (3 jam pelajaran)

Persiapan Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
 Melakukan pembukaan pelajaran dengan salam dan berdo’a bersama.
 Absensi, mengkondisikan kelengkapan pakaian siswa rapi dan bersih

serta pembiasaan untuk konsentrasi belajar.
 Melakukan asesmen diagnostik non kognitif untuk mengetahui

kondisi emosi peserta didik secara umum dengan menampilkan emosi

mewakili kondisi mental peserta didik (senang, suka, kesal, bingung

Apersepsi dan ngantuk).

 Menunjukkan gambar sel hewan dan sel tumbuhan, kemudian guru
mengajukan pertanyaan “Apa perbedaan sel hewan dan sel
tumbuhan?”

Motivasi  Guru memotivasi peserta didik dengan menjelaskan bahwa sel hewan

dan sel tumbuhan memiliki beberapa perbedaan.
 Penentuan kelompok peserta didik.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
 Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran sesuai

dengan langkah-langkah proses pembelajaran.

1. Stimulus Kegiatan Inti (105 Menit)
 Guru menstimulus peserta didik dengan mengingatkan kembali

2. Identifikasi pelajaran pada pertemuan sebelumnya.
 Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk

Masalah mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan

dengan materi perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan.
 Guru memberikan link video berikut ini :

https://www.youtube.com/watch?v=s2jDcwoNYl8
 Peserta didik berdiskusi dalam satu kelompok, perhatikan cara peserta

didik berdiskusi untuk melatih dimensi bernalar kritis dan bergotong

royong.
 Peserta didik memperoleh sumber belajar tambahan selain buku paket

yang dimiliki sebagai bahan diskusi.
3. Pengumpulan  Mengamati dengan seksama materi : perbedaan sel hewan dan sel

Data tumbuhan dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan

dan mencoba menginterprestasikannya.
 Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna

menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi perbedaan sel

hewan dan sel tumbuhan.
 Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi perbedaan sel

4. Pembuktian hewan dan sel tumbuhan.
 Berdiskusi antar kelompok tentang materi perbedaan sel hewan dan

sel tumbuhan.
 Melakukan pengamatan berbagai gambar sel tumbuhan dan hewan

dan mengenali organel-organel sel tersebut beserta fungsinya.
 Peserta didik mengerjakan beberapa latihan dari materi perbedaan sel

5. Menarik hewan dan sel tumbuhan.
 Menyampaikan hasil diskusi tentang materi : perbedaan sel hewan dan

Kesimpulan sel tumbuhan berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara

lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur,

teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan

pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang

materi: perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan.

 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang

materi : perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan dan ditanggapi oleh

kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi : perbedaan sel hewan dan sel

tumbuhan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk

menjawabnya.
 Guru memperhatikan bagaimana proses peserta didik merancang

kegiatan sehingga dimensi kreatif, mandiri, bergotong royong dan

berpikir kritis dapat terbentuk.

Kegiatan Penutup (15 menit)
 Guru memberikan penguatan dan menyimpulkan hasil dari kegiatan pembelajaran tentang

perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan.
 Guru menyampaikan tugas dan informasi materi pembelajaran pada pertemuan

berikutnya.

Pertemuan Keenam (2 jam pelajaran)

Persiapan Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
 Melakukan pembukaan pelajaran dengan salam dan berdo’a bersama.
 Absensi, mengkondisikan kelengkapan pakaian siswa rapi dan bersih

serta pembiasaan untuk konsentrasi belajar.
 Melakukan asesmen diagnostik non kognitif untuk mengetahui

kondisi emosi peserta didik secara umum dengan menampilkan emosi

mewakili kondisi mental peserta didik (senang, suka, kesal, bingung

Apersepsi dan ngantuk).
Motivasi
 Menunjukkan gambar organ lambung, kemudian guru mengajukan
pertanyaan “Apa saja jaringan-jaringan penyusun organ lambung
tersebut?”

 Guru memotivasi peserta didik dengan menjelaskan bahwa tingkatan

organisasi pada makhluk hidup dimulai dari sel, jaringan, organ,

sistem organ dan organisme.
 Penentuan kelompok peserta didik.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
 Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran sesuai

dengan langkah-langkah proses pembelajaran.

1. Stimulus Kegiatan Inti (60 Menit)
 Guru menstimulus peserta didik dengan mengingatkan kembali

2. Identifikasi pelajaran pada pertemuan sebelumnya.
 Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk

Masalah mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan

dengan materi sel, jaringan, organ, sistem organ, dan organisme.
 Guru memberikan link video berikut ini :

https://www.youtube.com/watch?v=3PpuzC3ph5

https://www.youtube.com/watch?v=_T9XSfzq2W4
 Peserta didik berdiskusi dalam satu kelompok, perhatikan cara peserta

didik berdiskusi untuk melatih dimensi bernalar kritis dan bergotong

royong.
 Peserta didik memperoleh sumber belajar tambahan selain buku paket

yang dimiliki sebagai bahan diskusi.
3. Pengumpulan  Mengamati dengan seksama materi : sel, jaringan, organ, sistem

Data organ, dan organisme dalam bentuk gambar/video/slide presentasi

yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
 Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna

menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi sel, jaringan,

organ, sistem organ, dan organisme.
 Mengajukan pertanyaan berkaitan dengan materi sel, jaringan, organ,

4. Pembuktian sistem organ, dan organisme.
 Berdiskusi antar kelompok tentang materi sel, jaringan, organ, sistem

organ, dan organisme.
 Peserta didik mengerjakan beberapa latihan dari materi sel, jaringan,

5. Menarik organ, sistem organ, dan organisme.
 Menyampaikan hasil diskusi tentang materi : sel, jaringan, organ,

Kesimpulan sistem organ, dan organisme berupa kesimpulan berdasarkan hasil

analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk

mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir

sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang

materi: sel, jaringan, organ, sistem organ, dan organisme.
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang

materi : sel, jaringan, organ, sistem organ, dan organisme dan

ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi : sel, jaringan, organ, sistem

organ, dan organisme dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk

menjawabnya.
 Guru memperhatikan bagaimana proses peserta didik merancang

kegiatan sehingga dimensi kreatif, mandiri, bergotong royong dan

berpikir kritis dapat terbentuk.

Kegiatan Penutup (15 menit)
 Guru memberikan penguatan dan menyimpulkan hasil dari kegiatan pembelajaran tentang

materi sel, jaringan, organ, sistem organ, dan organisme.
 Guru menyampaikan tugas dan informasi materi pembelajaran pada pertemuan

berikutnya.

6. Asesmen
Asesmen Diagnostik Awal Non Kognitif : Terlampir
Asesmen Formatif : Terlampir
Asesmen Sumatif : Terlampir

7. Pengayaan dan remedial
 Pengayaan
Peserta didik membaca pada bagian pengayaan tentang organel dan fungsinya dalam sel.
 Remedial
Remedial, mengulang kembali materi yang memang belum dimengerti oleh siswa secara
umum atau diberikan pada peserta didik dengan kemampuan belajar yang membutuhkan
pendampingan.

8. Refleksi guru dan Peserta Didik

a. Refleksi Guru
1. Apakah pelaksanaan kegiatan sudah sesuai perencanaan?
2. Apa yang dirasakan baik dari pembelajaran hari ini?
3. Kesulitan apa saja yang dihadapi?
4. Apa tahapan kegiatan pembelajaran yang perlu mendapat perhatian khusus?
5. Apakah saya mampu mengidentifikasi peserta didik yang perlu mendapat perhatian

khusus?

6. Apa yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kegiatan pembelajaran berikutnya?

b. Refleksi Peserta Didik
1. Apakah saya memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Hal apa yang telah saya pelajari dari pembelajaran hari ini?
3. Apakah petunjuk pembelajaran jelas untuk diikuti?
4. Bagian mana dari pembelajaran ini yang paling saya sukai?
5. Apakah saya merasa telah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik?
6. Apakah saya mengalami kesulitan untuk mengikuti pembelajaran?
7. Apa yang dapat saya lakukan untuk memperbaiki cara belajar saya?

III. Lampiran

1. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) : Terlampir
2. Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik

 Buku Paket dan Buku Referensi dari Perpustakaan.
 Sumber-sumber lain yang relevan yang diakses dari internet.
3. Glosarium
 Amiloplas : Leukoplas yang bermanfaat membentuk dan menyimpan amilum.
 Diktiosom : Organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel.
 Elaioplas : Leukoplas yang bermanfaat untuk membentuk dam menyimpan lemak.
 Eukariotik : Organisme yang memiliki membran inti sel.
 Fosfolipid : Bagian terbesar penyusun membran.
 Glikoprotein : Bagian sel yang berfungsi sebagai reseptor
 Kloroplas : Plastida yang mempunyai kandungan klorofil.
 Koloid : Suatu bentuk campuran dua atau lebih zat yang bersifat heterogen namun

memiliki ukuran partikel terdispersi yang cukup besar sehingga mengalami efek tyndal.
 Kromatin : Struktur yang berbentuk benang-benang halus terdiri atas DNA.
 Kromoplas : Plastida yang mengandung pigmen selain pigmen fotosintesis yaitu:

karoten merah, warna kuning misalnya pada wortel; xantofil, warna kuning kecoklatan
misalnya pada daun tua; fikosianin, warna biru misalnya pada ganggang biru.
 Leukoplas : Plastida tak berwarna atau berwarna putih
 Lipid bilayer : Lapisan membran yang terdiri dari dua lapisan molekul lipid.
 Lisosom : Membran berbentuk kantong kecil yang berisi enzim hidrolitik yang disebut
lisozim.
 Lisozim : Enzim yang memutuskan ikatan glikosida antara asam asetil glukosamin.
 Mikrotubulus : Batang berongga, berfungsi sebagai dukungan dan bentuk sel.
 Nucleopore : Lubang kecil pada membran inti, memungkinkan pergerakan asam nukleat
dan protein masuk/keluar dari sel.
 Nukleoplasma : adalah cairan dalam inti sel.
 Nukleus : Inti sel yang merupakan organel yang ditemukan pada sel eukariotik.
 Organel : Satuan unit yang melaksanakan fungsi sel.
 Peroksisom : Organel yang mempunyai banyak enzim katalase.
 Prokariotik : Organisme yang tidak memiliki membran inti sel.
 RE halus : Retikulum yang tidak terdapat ribosom dipermukaannya.
 RE kasar : Retikulum yang terdapat ribosom dipermukaannya.
 Ribosom : Organel untuk sintesis protein dimana translasi dari RNA berlangsung
 Sel : Unit terkecil dari mahkluk hidup.
 Sitosol : Komponen sel didalam sitoplasma yang berupa cairan.
 Suspensi : Suatu campuran fluida yang mengandung partikel padat.

 Tubulin : Mikrotubulus terdiri dari molekul-molekul bulat protein globular.
 Vesikula : Kantung memiliki bentuk oval atau bulat yang dilapisi oleh membran.

4. Daftar Pustaka
 Lam Peng Kwan dan Eric Y.K Lam. 2021. Biologi SMA Kelas XI. Penerbit
Kemendikbudristek, Jakarta.
 Campbell, N. A. dan Reece, J. B. 2010. Biologi Edisi Kedelapan Jilid 1. Penerbit
Erlangga, Jakarta.
 Irnaningtyas. 2014. Biologi SMA kelas XI. Penerbit Erlangga, Jakarta.
 Nunung Nurhayati dan Resty Wijayanti. 2016. Biologi untuk siswa SMA/MA Kelas XI.
Penerbit Yrama Widya. Bandung.
 Sumber-sumber lain yang relevan

Mengetahui Lubuk Pakam, Juli 2022
Kepala SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Pendidik mata pelajaran IPA Biolog

Drs. Marsito, M.Si Sabariah Sitepu, M.Pd
NIP 19680919 200003 1 005 NIP 19730106 199702 2 003

Lampiran :

Asesmen Diagnostik Awal Non Kognitif

Melakukan asesmen diagnostik non kognitif untuk mengetahui kondisi emosi peserta didik secara
umum dengan menampilkan emosi mewakili kondisi mental peserta didik. (senang, suka, kesal,
bingung dan gantuk) sebelum pembelajaran di mulai. Tampilkan gambar feeling emotion kepada
seluruh peserta didik di kelas.

Pertanyaan
1. Apa yang sedang kamu rasakan saat ini?
2. Bagaimana perasaanmu ketika belajar biologi?

Lampiran :

Asesmen Formatif
Penilaian Diskusi

Topik : …..

Hari/Tanggal : …..

Kelompok : …..

No Nama siswa Menyampaikan Menanggapi Mempertahankan Jlh Nilai
pendapat argumentasi score
1
2 12 3 12341 2 3 4
3
4
5
6
dst.

Rubrik :
Menyampaikan pendapat

1. Tidak sesuai masalah
2. Sesuai dengan masalah, tapi belum benar
3. Sesuai dengan masalah dan benar

Menanggapi pendapat
1. Langsung setuju atau menyanggah tanpa alasan
2. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar tidak sempurna
3. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar
4. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar dengan didukung referensi

Mempertahankan pendapat
1. Tidak dapat mempertahankan pendapat
2. Mampu Mempertahankan pendapat, alasan kurang benar
3. Mampu mempertahankan pendapat, alasan benar tidak didukung referensi
4. Mampu mempertahankan pendapat, alasan benar didukung referensi

Lampiran

Asesmen Formatif
Instrumen Penilaian Sikap

Topik : …..

Hari/Tanggal : …..

Kelompok : …..

No Nama Beriman dan
Bertaqwa pada

TYME, dan
berakhlak Mulia
Berkebinekaan

Global
Bergotong

Royong
Kreatif
Bernalar Kritis
Mandiri
Jumlah Skor
Nilai

1.
2.
3.
4.
5.
dst.

*) Ketentuan :
 1 = jika peserta didik sangat kurang konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam
indikator
 2 = jika peserta didik kurang konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator,
tetapi belum konsisten
 3 = jika peserta didik mulai konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator
 4 = jika peserta didik konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indicator
 5 = jika peserta didik selalu konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator

Lampiran

Asesmen Formatif
Instrumen Penilaian Ketrampilan

Topik : …..

Hari/Tanggal : …..

Kelompok : ….

No Nama siswa Pengumpulan Sistematika Hasil Laporan Jlh Nilai
Data Laporan 1234 score

123 1 2 34

1
2
3
4
5
dst.

Rubrik Penilaian Keterampilan
Pengumpulan data
1) Pemilihan literatur/sumber dilakukan dengan tidak tepat
2) Pemilihan literatur/sumber dilakukan dengan kurang tepat
3) Pemilihan literatur/sumber dilakukan dengan tepat

Sistimatika Laporan
1) Data disajikan tidak urut/kurang teratur
2) Data disajikan kurang urut/kurang teratur
3) Data disajikan secara urut dan teratur

Hasil laporan
1) Data tidak akurat
2) Data kurang akurat
3) Data akurat

Lampiran Asesmen Formatif
Instrumen Penilaian Kegiatan Praktikum
No Nama
Peserta Didik Keterampilan yang dinilai Skor Predikat
Jml Max Nilai
1 Persiapan Pelaksanaan Kegiatan 4
2
3 Percobaan Percobaan Akhir
dst
Rubrik Penilaian Percobaan
No Keterampilan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 23
yang dinilai
Persiapan Skor Rubrik
1 Percobaan
(Menyiapkan 1. Mengambil alat-alat yang dibutuhkan untuk melakukan praktikum.
Alat dan 4 2. Merangkai alat percobaan dengan benar dan tepat.
Bahan)
3. Mempersiapkan bahan-bahan praktikum yang dibutuhkan.
Pelaksanaan 4. Bertindak sesuai dengan SOP praktikum.
2 Percobaan 3 Ada 3 aspek yang tersedia.
2 Ada 2 aspek yang tersedia.
3 Kegiatan
Akhir 1 Ada 1 aspek yang tersedia.
Praktikum 1. Menggunakan alat dan membuat bahan percobaan yang diperlukan dengan
tepat.
Skor Maksimal
4 2. Bekerja sama dalam kelompok.
3. Mencatat dan menganalisis data dengan tepat.
4. Mengamati hasil percobaan dengan tepat.

3 Ada 3 aspek yang tersedia.
2 Ada 2 aspek yang tersedia.
1 Ada 1 aspek yang tersedia.

1. Membuang larutan/bahan praktikum atau sampah ketempatnya.
4 2. Membersihkan/mencuci alat dengan baik.

3. Membersihkan meja praktikum.
4. Mengembalikan alat ke tempat semula.
3 Ada 3 aspek yang tersedia.
2 Ada 2 aspek yang tersedia.
1 Ada 1 aspek yang tersedia.

100

Nilai = Skor perolehan X 100
12

Kategori Predikat dan Nilai:

(A) Sangat Baik : 86 – 100
(B) Baik : 71 – 85

(C) Cukup : 55 – 70

(D) Kurang : < 55

Lampiran

Asesmen Formatif
Instrumen Penilaian Proyek

Nama : …..

Topik : …..

Hari/Tanggal : …..

Kelompok : …..

No Aspek Skor Nilai
1. Perencanaan

a. Pemilihan lokasi observasi
b. Pemilihan perlengkapan dan cara memperoleh data
c. Rancangan jadwal proses pelaksanaan proyek
d. Pemilihan media kampanye
2. Proses Pelaksanaan Proyek
a.Persiapan perlengkapan observasi
b.Persiapan pertanyaan wawancara
c.Kesesuaian data yang dicari dengan perencanaan proyek
d.Kerja sana kelompok
3. Hasil Produk Kampanye
a. Media yang digunakan
b. Menampilkan gambar virus
c. Kebenaran isi media kampaye
d. Kemudahan dalam memahami media kampanye
4. Presentasi
a. Penggunaan Bahasa yang baik
b. Penyampaian mudah dipahami
c. Penggunaan media yang menarik
d. Kekompakan tim

Rubrik
Skor 1 : 1 point terpenuhi
Skor 2 : 2 point terpenuhi
Skor 3 : 3 point terpenuhi
Skor 4 : 4 point terpenuhi

Lampiran :

Asesmen Formatif
LEMBARAN KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Teori Mengenai Sel

Nama : …..

Kelas : …..

Kelompok : …..

Hari/Tanggal : …..

Sejarah ditemukannya teori tentang sel diawali dengan penemuan mikroskop yang menjadi sarana
untuk mempermudah melihat struktur sel. Berbagai penelitian para ahli biologi, antara lain : Robert
Hooke, Antonio von Leuwenhoek, Jacob Schleiden dan Theodor Schwan, Robert Brown, Felix
Durjadin dan Johannes Purkinye, Max Schultze, dan Rudolph Virchow. Carilah dari berbagai literatur
hasil penelitian dari ilmuwan tersebut yang telah melahirkan teori sel dan memberikan kontribusi
terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Kunci Jawaban
LEMBARAN KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Beberapa Teori Mengenai Sel

Beberapa Teori Mengenai Sel:
1. Robert Hooke (1635-1703)

Sel pertama kali dilihat pada tahun 1665, oleh ilmuwan Inggris Robert Hooke ketika mengamati
penampang melintang sayatan tipis gabus dari batang tumbuhan Quercus suber di bawah
mikroskop. Melalui mikroskop, ia melihat suatu massa persegi menyerupai kamar yang dibatasi
oleh dinding tebal sehingga ia menyebutnya dengan istilah sel (cellula = kamar). Jika dilihat
secara keseluruhan, strukturnya mirip sarang lebah. Satuan terkecil dari rongga tersebut dinamakan
sel. Penggunaan istilah sel berlangsung pada tahun 1666. Hingga saat ini istilah sel tersebut masih
digunakan untuk memahami satuan-satuan bentuk dasar yang membangun makhluk hidup.
2. Antonio von Leuwenhoek: terkenal atas pengembangan mikroskop dan kontrobusinya terhadap
didirikannya mikrobiologi. Ia adalah orang pertama yang mengamati dan mendeskripsikan
organisme bersel satu. Leeuwenhoek merancang sebuah mikroskop kecil berlensa tunggal.
Mikroskop itu digunakan untuk mengamati air rendaman jerami. Ia menemukan organisme yang
bergerak-gerak di dalam air, yang kemudian disebut bakteri. Antonie van Leeuwenhoek
merupakan orang pertama yang menemukan sel hidup.
3. Jacob Schleiden (1804-1881) dan Theodor Schwan (1810-1882)
Schleiden melakukan penelitian terhadap tumbuhan. Setelah mengamati tubuh tumbuhan, ia
menemukan bahwa banyak sel yang menyusun tubuh tumbuhan. Akhirnya ia menyimpulkan
bahwa satuan terkecil dari tumbuhan adalah sel.
Schwan melakukan penelitian terhadap hewan. Ternyata dalam pengamatannya tersebut ia melihat
bahwa tubuh hewan juga tersusun dari banyak sel. Selanjutnya ia menyimpulkan bahwa satuan
terkecil dari tubuh hewan adalah sel.
Dari dua penelitian tersebut keduanya menyimpulkan bahwa sel merupakan unit terkecil penyusun
makhluk hidup.
4. Robert Brown (1812)
Robert Brown (Biolog Skotlandia) mengamati struktur sel pada jaringan tanaman anggrek dan
melihat benda kecil yang terapung-apung dalam sel yang kemudian diberi nama inti sel atau
nukleus. Berdasarkan analisanya diketahui bahwa inti sel selalu terdapat dalam sel hidup dan
kehadiran inti sel itu sangat penting, yaitu untuk mengatur segala proses yang terjadi di dalam sel.
5. Felix Durjadin (1835) dan Johannes Purkinye (1787-1869)
Setelah mengamati struktur sel, Felix Durjadin dan Johannes Purkinye melihat ada cairandalam sel,
kemudian cairan itu diberinya nama protoplasma.
6. Max Schultze (1825-1874)
Ia menegaskan bahwa protoplasma merupakan dasar-dasar fisik kehidupan. Protoplasma
merupakan tempat terjadinya proses hidup. Protoplasma bukan hanya bagian struktural sel, tetapi
juga merupakan bagian penting sel sebagai tempat proses hidup terjadi.
7. Rudolph Virchow (1821-1902)
Rudolph Virchow berpendapat bahwa omnis cellula ex cellulae (semua sel berasal dari sel
sebelumnya).

LEMBARAN KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Sel Prokariotik dan Eukariotik

Nama : …..

Kelas : …..

Kelompok : …..

Hari/Tanggal : …..

Berdasarkan ada tidaknya membran inti, sel dibedakan menjadi dua kelompok utama sel yaitu sel
prokariotik dan sel eukariotik. Sel Prokariotik; adalah sel tanpa membran inti. Sel prokariotik
berukuran 1-10 µm. Sel ini memiliki materi genetik berupa DNA yang tidak dibungkus membran inti.
DNA pada sel prokariotik berbentuk sirkuler atau disebut nukleoid. Di luar nukleoid terdapat juga
DNA sirkuler lain dengan ukuran yang lebih kecil yang disebut plasmid. Sebagian besar sel
prokariotik memiliki dinding sel. Aktivitas sel terjadi pada membran plasma dan di dalam sitoplasma.
Contoh sel prokariotik adalah Cyanobacteria dan sel bakteri. Sel Eukariotik : adalah sel yang
memiliki membran inti, sehingga terjadi pemisahan antara inti sel dan sitoplasma. Kesatuan inti sel dan
sitoplasma pada sel eukariotik disebut protoplasma. Sel eukariotik memiliki ukuran 10 -100 µm.
Materi genetik (DNA) berada di dalam inti sel yang dibungkus oleh membran inti. Sel eukariotik
memiliki sejumlah organel yang masing-masing memiliki fungsi spesifik. Contoh sel eukariotik adalah
sel hewan dan sel tumbuhan. Gambarkanlah sel prokaritik dan sel eukariotik, tuliskan bagian bagian
yang ada pada sel tersebut!

Kunci Jawaban
LEMBARAN KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sel Prokariotik dan Eukariotik

LEMBARAN KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Struktur dan Peranan Bagian-Bagian Sel

Nama : …..

Kelas : …..

Kelompok : …..

Hari/Tanggal : …..

Perhatikan gambar sel tumbuhan dan sel hewan berikut! Tuliskan bagian sel dan organel sel yang
tertera pada gambar sel hewan dan sel tumbuhan tersebut dan tuliskan pula fungsi masing-masing!

Sel Tumbuhan Sel Hewan

Kunci Jawaban
LEMBARAN KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Struktur dan Peranan Bagian-Bagian Sel

Berikut adalah penjelasan tiap bagian sel tumbuhan:
A. Nukleus (inti sel) adalah organel yang mengandung materi genetik seperti DNA dan RNA. Fungsi

inti sel adalah untuk mengatur seluruh aktivitas sel dengan mengatur ekspresi gen. Berdasarkan
gambar di atas, nukleus terdiri dari pori nukleus, selubung nukleus, dan nukleolus.
B. Nukleoplasma (cairan dalam inti sel)
C. Nukleolus (anak inti)
D. Membran nukleus (membran inti)
E. Retikulum endoplasma halus adalah jaringan membran dalam bentuk tubulus yang
permukaannya tidak diselimuti ribosom. Fungsi retikulum endoplasma halus adalah untuk sintesis
karbohidrat dan lipid, detoksifikasi, dan pembentukan glikogen.
F. Retikulum endoplasma kasar adalah jaringan membran berbentuk seperti labirin tiga dimensi
yang permukaannya diselimuti ribosom. Fungsi retikulum endoplasma kasar adalah melakukan
sintesis protein dan terlibat dalam sintesis lipid.
G. Vakuola adalah organel berupa rongga yang berisi cairan dan diselimuti selaput membran yang
disebut tonoplas. Fungsi vakuola adalah untuk menjaga keseimbangan cairan dalam sel. Vakuola
pada tumbuhan berukuran cukup besar hingga mendominasi sel itu sendiri.
H. Sitoplasma adalah zat semi cair yang berada di antara membran sel dan inti sel. Cairan itu 70-90%
terdiri dari air. Fungsi sitoplasma adalah sebagai tempat terjadinya berbagai reaksi di dalam sel.
I. Kloroplas adalah organel bermembran dan berwarna hijau karena mengandung klorofil. Fungsi
kloroplas adalah sebagai tempat terjadinya fotosintesis.
J. Dinding sel adalah lapisan luar sel yang kaku dan keras. Fungsi dinding sel adalah untuk menjaga
bentuk sel dan membatasi ukuran sel agar tidak terlalu besar.
K. Membran sel adalah lapisan luar sel yang tersusun atas senyawa lipoprotein. Fungsi membran sel
adalah melindungi sel dan melakukan seleksi terhadap zat yang akan keluar/masuk sel.
L. Mitokondria adalah organel yang menjadi tempat berlangsungnya respirasi sel untuk
menghasilkan energi dalam bentuk ATP.
M. Vesikel Golgi adalah organ yang terdiri dari cairan tertutup membran lipid bilayer. Fungsi vesikel
Golgi adalah sebagai alat transportasi yang mengantar protein dan lemak dari retikulum
endoplasma (RE) ke badan Golgi.
N. Badan Golgi adalah organel yang terdiri dari serangkaian kantung pipih bertumpuk yang disebut
cisternae. Fungsi badan golgi adalah mengemas protein ke dalam vesikel sebelum dikirim ke
tujuan.

Berikut adalah penjelasan tiap bagian sel hewan:
1. Membran sel, berfungsi mengatur keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel, baik melalui

transportasi aktif atau pasif.
2. Badan Golgi, berfungsi menyimpan hasil sekresi sel yang disimpan dalam vesikula yang akan

bergerak menuju membran sel untuk dikeluarkan.
3. Nukleus, berfungsi mengendalikan seluruh kegiatan yang terjadi di dalam sel
4. Mitokondria, berfungsi sebagai tempat respirasi sel dan menghasilkan energi
5. Ribosom, berfungsi sebagai tempat sintesis protein

LEMBARAN KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Pengamatan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Nama : …..

Kelas : …..

Kelompok : …..

Hari/Tanggal : …..

I. Tujuan : Peserta didik dapat membedakan ciri khas sel hewan dan tumbuhan dengan cara
melakukan pengamatan sel hewan dan tumbuhan di bawah mikroskop cahaya

II. Alat dan Bahan: Mikroskop cahaya, bawang merah, daun tanaman Rhoediscolor, epitel pipi
manusia, silet, object glass/gelas objek, kaca penutup, pipet tetes, tusuk gigi, larutan metylen blue,
air aquades, tissue.

III. Langkah Kerja:
Bagian A. Pengamatan Sel Bawang Merah dan Sel Daun Rhoediscolor
1. Kupas bagian luar bawang merah dan potong umbi lapis bawang merah secara membujur
menjadi dua bagian;
2. Angkat salah satu lapisan tipis dari kulit luar umbi tersebut;
3. Letakkan lapisan tipis tersebut di atas object glass (gelas objek) dan tetesi dengan setetes air;
4. Tutup dengan kaca penutup secara perlahan agar tidak muncul gelembung;
5. Amati di bawah mikroskop dengan perbesaran rendah terlebih dahulu;
6. Gambar hasil pengamatanmu pada tabel hasil pengamatan dan tentukan bagian membran sel,
sitoplasma, dan inti sel;
7. Lakukan prosedur yang sama pada sel daun Rhoediscolor .

Bagian B. Pengamatan Sel Epitel Pipi Manusia
1. Bukalah mulutmu, kemudian oleskan ujung tusuk gigi ke pipi sebelah dalam. Letakkan pada

object glass/gelas objek yang telah diberi larutan metylen blue, kemudian tutup dengan kaca
penutup. Amati dibawah mikroskop. Pewarnaan sel epitel pipi manusia menggunakan larutan
metylen blue pada perbesaran 400x.
2. Gambar hasil pengamatanmu pada tabel hasil pengamatan. Tentukan bagian membrane sel,
sitoplasma, dan inti sel.

Tabel Hasil Pengamatan

Gambar Pengamatan Keterangan
1. Sel Bawang Merah

2. Sel Daun Rhoediscolor

3. Sel Epitel Pipi Manusia

IV. Pertanyaan
1. Jelaskan bentuk sel bawang merah, sel daun tanaman Rhoediscolor, dan sel epitel pipi
manusia!
2. Pada sel manakah ditemukan stomata? Jelaskan fungsinya!
3. Tuliskan bagian-bagian sel yang terlihat dari sel pengamatan pada ketiga sel tersebut!

V. Kesimpulan
………………………………………………………………………………………………….…………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………

Kunci Jawaban
LEMBARAN KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pengamatan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Gambar Tabel Hasil Pengamatan (skor 30)

No Jawaban Skor
20
1. Sel bawang merah: berbentuk segi enam yang memanjang (seperti susunan batu
bata) dan ada juga yang mempunyai bentuk segi empat yang memanjang, tidak 10-15
teratur rapi. Sel epidermis bawang merah mempunyai bentuk yang tetap dan tidak 0
berubah.
Sel daun Rhoediscolor: bentuk lebih teratur/rapi dan bentuknya segi enam, selalu
tetap atau tidak berubah. Hal tersebut dikarenakan sel tersebut memiliki dinding
sel yang cukup tebal. Susunan selnya rapat berfungsi sebagai pelindung sel-sel
dibawahnya Di mikroskop, daun Rhoediscolor terlihat berwarna ungu kemerah-
merahan. Selain itu, pada daun Rhoediscolor juga terdapat sel yang seperti mulut
yang disebut stomata.
Sel epitel mulut: bentuk tidak beraturan, tidak tetap dan mudah berubah-ubah
bentuknya karena tidak mempunyai dinding sel, tersusun oleh inti sel, membran
sel dan sitoplasma.
Apabila jawaban berhubungan tetapi kurang tepat

Apabila tidak menjawab

2. Pada daun Rhoediscolor terdapat stomata yang terdiri dari satu porus atau celah 20
10-15
dan dua sel penutup yang mengapitnya. Stomata berperan dalam proses respirasi
0
dan transportasi tumbuhan. 20

Apabila jawaban berhubungan tetapi kurang tepat 15
10
Apabila tidak menjawab 0

3. a. Sel bawang merah
 Dinding sel (berfungsi untuk melindungi, mempertahankan bentuk tumbuhan

serta mencegah kehilangan air yang berlebihan)
 Sitoplasma (berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan-bahan kimia yang

penting bagi metabolisme sel seperti, enzim, glukosa, lipid dan sebagainya)
 Inti sel (berfungsi untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol

seluruh aktivitas metabolisme sel)

b. Daun Rhoediscolor
 Kloroplas (terdapat pada bagian sel yang disebut plastida yang bewarna hijau

dan berfungsi untuk menangkap sinar matahari dan mengubah energi

elektromagnetik menjadi energi kimia untuk membentuk gula dari air dan

karbondioksida dari udara/fotosintesis)
 Dinding sel (berfungsi untuk melindungi, mempertahankan bentuk tumbuhan

serta mencegah kehilangan air yang berlebihan)
 Sitoplasma (berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan-bahan kimia yang

penting bagi metabolisme sel seperti, enzim, glukosa, lipid dan sebagainya)
 Inti sel (berfungsi untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol

seluruh aktivitas metabolisme sel)

c. Epitel mulut
 Sitoplasma (berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan-bahan kimia yang

penting bagi metabolisme sel seperti, enzim, glukosa, lipid dan sebagainya)
 Inti sel (berfungsi untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol

seluruh aktivitas metabolisme sel)
 Membran sel (berfungsi untuk melindungi organel-organel yang berada di

dalamnya)

Apabila ada satu jawaban salah

Apabila ada dua jawaban salah

Apabila tidak menjawab

Nilai = Skor perolehan X 100
90

LEMBARAN KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Nama : …..

Kelas : …..

Kelompok : …..

Hari/Tanggal : …..

Perhatikan gambar sel tumbuhan dan sel hewan berikut! Temukan perbedaan organel-organel yang
dimiliki hewan dan tumbuhan dengan mengamati gambar tersebut. Berdasarkan gambar sel yang kamu
amati tuliskan perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan pada tabel berikut ini.

Tabel perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan Sel Tumbuhan Sel Hewan
No Bagian Sel
1 Dinding sel
2 Membran plasma
3 Organel sel
4 a. Nukleus
5 b. Retikulum endoplasma
6 c. Ribosom
7 d. Badan mikro
- peroksisom
- glioksisom
8 e. Kompleks golgi
9 f. Mitokondria
10 g. Lisosom
11 h. Sentriol
12 i. Plastida
13 j. Vakuola

Sel Tumbuhan Sel Hewan

Kunci Jawaban
LEMBARAN KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Tabel perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan Sel Tumbuhan Sel Hewan
No Bagian Sel ada tidak ada
1 Dinding sel ada
2 Membran plasma ada
3 Organel sel ada
a. Nukleus ada ada
b. Retikulum endoplasma ada ada
k. Ribosom ada
l. Badan mikro ada
- peroksisom ada ada
- glioksisom ada (disebut diktiosom) tidak ada
m. Kompleks golgi ada
n. Mitokondria tidak ada ada
o. Lisosom tidak ada ada
p. Sentriol ada ada
q. Plastida ada ada
r. Vakuola tidak ada
tidak ada, kecil pada
hewan tingkat rendah

Lampiran :

Asesmen Sumatif

Petunjuk : Pilih salah satu jawaban yang paling benar

1. Ilmuwan ini menemukan rongga-rongga kosong pada sayatan jaringan gabus tumbuhan di bawah
mikroskop. Selanjutnya rongga kosong tersebut dinamai cellula yang merupakan cikal bakal
penamaan sel. Ilmuwan tersebut adalah….
A. Antonie van Leuwenhook

B. Robert Hooke
C. Jacob Schleiden

D. Max Schultze
E. Rudolph Virchow

2. Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Dikatakan unit struktural
terkecil dikarenakan….

A. Satuan kehidupan terkecil yang menyusun tubuh mahluk hidup
B. Sel memiliki ukuran yang sangat kecil/mikroskopik

C. Setiap sel memiliki bagian seperti halnya makhluk hidup
D. Sel mengatur pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup

E. Sel berperan sebagai unit pewarisan sifat dari generasi ke generasi
3. Sel prokariotik berbeda dengan sel eukariotuk. Yang membedakan antara sel prokariotik dengan sel

eukariotik adalah….
A. Sel eukariotik tidak memiliki membran inti sel

B. Sel prokariotik memiliki membran inti sel
C. Sel eukarotik tidak memiliki organel bermembran

D. Sel prokariotik tidak memiliki membran inti sel
E. Sel prokariotik contohnya adalah sel hewan
4. Bagian yang berlabel x, y, z pada gambar struktur membran adalah….

A. lipida, glokolipida, protein

B. protein, glikolipida, lipida

C. glikolipida, protein, lipida
D. glikoperotein, lipida, protein
E. glikoprotein, protein, lipida
5. Pada struktur membran berikut ini, bagian yang bersifat hidrofilik adalah….

A. 5 D. 2
B. 4 E. 1
C. 3

6. Model umum yang dapat menjelaskan tentang struktur membran sel disebut model mosaic cair

yang disampaikan oleh S. Singer dan E.Nicolson. Menurut model tersebut, sebuah membran sel

terdiri atas lapisan ganda yang disusun oleh fosfolipid dan protein. Lapisan ganda tersebut dapat

ditembus sehingga memungkinkan molekul-molekul tertentu masuk dan keluar sel. Membran sel
sangat penting karena alasan dibawah ini, kecuali ….

A. bersifat diferensial permeabel

B. mengendalikan pertukaran zat antara sel

C. menjadi pembatas antara isi sel dengan lingkungan luarny

D. menjadi pembatas antara sitoplasma dan nukleoplasma

E. sebagai reseptor

7. Pada membran sel hewan atau dinding sel tumbuhan terdapat suatu noktah atau celah sebagai
penghubung sel yang satu dengan sel lainnya. Pada sel tumbuhan celah itu disebut….

A. Tight junction D. Plasmodesmata

B. Gap junction E. Desmosom

C. Anchoring junction

8. Asam nukleat merupakan materi inti sel. Salah satu jenis asam nukleat adalah asam

deoksiribonukleat (DNA). Fungsi asam nukleat adalah untuk mengontrol aktivitas sel dan

membawa informasi genetik. Selain di inti sel DNA dapat ditemukan pada beberapa organel.
Organel yang memiliki DNA adalah….

A. Lisosom D. Retikulum endoplasma

B. Badan golgi E. Vakuola

C. Mitokondria

9. Ribosom berupa organel kecil bergaris tengah 17-20 mikron yang tersusun oleh RNA ribosom dan

protein. Ribosom terdapat bebas di sitoplasma atau melekat pada RE kasar. Fungsi utama ribosom

dalam sel adalah....

A. Tempat penggabungan beberapa jenis asam amino

B. Membentuk butiran yang melekat pada retikulum endoplasma

C. Mempercepat terjadinya oksidasi

D. Menghasilkan kode genetika

E. Membentuk RNA duta

10. Salah satu organel yang ditemukan dalam sitoplasma memiliki ciri berupa saluran halus dalam

sitoplasma yang berbatas sistem membran dan erat kaitannya dengan sistem angkutan pada sintesis

protein. Organel yang dimaksud adalah adalah....

A. Retikulum endoplasma D.Ribosom

B. Lisosom E.Badan golgi

C. Mitokondria

11. Badan golgi merupakan organel sel yang terdiri atas beberapa lapis kantong pipih yang tersusun

menumpuk sehingga tampak seperti irisan roti. Di dalam sel, badan golgi tersusun dari 10 sampai

20 kantong pipih. Jumlah badan golgi bervariasi menurut tipe, fungsi dan tahap pertumbuhan sel.

Di bawah ini yang tidak termasuk fungsi badan golgi, yaitu....

A. Membentuk kantong-kantong sekresi

B. Membentuk membran plasma

C. Tempat sintesis polisakarida

D. Membentuk akrosom pada spermatozoa

E. Melakukan pencernaan intrasel

12. Dalam proses pembelahan sel secara mitosis dan meiosis akan dibentuk kutub- kutub pembelahan
sel. Organel yang berfungsi untuk membentuk gelendong pembelahan pada hewan adalah….

A. Lisosom D. Katalase

B. Badan golgi E. Sentriol

C. Peroksisom

13. Organel sekretori adalah organel yang berperan membentuk kantong-kantong (vesikula) sekresi

terutama pada sel-sel kelenjar untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan. Berikut ini yang

termasuk organel sekretori adalah....

A. Lisosom D. Mitokondria

B. Kompleks golgi E. Vakuola

C. Peroksisom

14. Lisosom merupakan organel sel bermembran tunggal yang dihasilkan oleh badan golgi. Lisosom

memiliki pH yang sangat rendah dan mengandung enzim hidrolitik, suatu enzim yang mampu

mencerna setiap makromolekul secara interseluler. Dalam kondisi asam, enzim tersebut mampu

menghidrolisis lemak, protein, asam nukleat, dan polisakarida. Di bawah ini yang tidak termasuk

fungsi lisosom, yaitu....

A. Autofagositosis

B. Eksositosis

C. Autolisis

D. Menghancurkan senyawa karsinogenik

E. Sintesis protein

15. Dalam sel hewan dan sel tumbuhan tingkat tinggi terdapat organel yang berperan penetralisasi

racun yang dihasilkan dari peristiwa katabolisme asam lemak. Pada sel hewan organel tersebut

banyak terdapat di hati dan ginjal. Organel yang dimaksud adalah....

A. Lisosom D. Katalase

B. Badan golgi E. Sentriol

C. Peroksisom

16. Sel tumbuhan dan sel hewan memiliki beberapa perbedaan. Pasangan bagian sel yang
menunjukkan ciri khas sel tumbuhan adalah …

A. dinding sel – kloroplas
B. membran plasma – vakuola
C. mitokondria – lisosom

D. vakuola – nukleus
E. retikulum endoplasma – dinding sel

17. Beberapa organel yang ditemukan pada sel hewan tidak dimiliki oleh sel tumbuhan Pasangan

organel berikut ini yang memperlihatkan ciri khas sel hewan yaitu.....

A. kompleks golgi dan lisosom

B. mitokondria dan lisosom

C. dinding sel dan sentrosom

D. sentriol dan vakuola

E. lisosom dan sentrosom

18. Perhatikan gambar struktur sel hewan berikut ini!

Pada gambar tersebut organel yang berfungsi untuk tempat berlangsungnya respirasi aerob
ditunjukkan oleh nomor….

A. 1, nukleus
B. 2, retikulum endoplasma kasar

C. 5, mitokondria

D. 6, sentriol
E. 3, badan golgi
19. Perhatikan gambar struktur sel tumbuhan berikut ini!

Pada sel tumbuhan di atas organel yang berperan untuk lokasi fotosintesis ditandai oleh nomor….
A. 1
B. 2
C. 5
D. 6
E. 7
20. Ada banyak jenis sel dalam organisms, sel-sel ini berbeda dalam ukuran dan bentuk serta
menjalankan fungsi tertentu. Makhluk hidup terdiri dari satu sel dan banyak sel. Urutan tingkatan
organisasi pada makhluk hidup adalah….
A. Sel, organ, jaringan, sistem organ, organisme
B. Sel, jaringan, sistem organ, organ, organisme
C. Sel, jaringan, organ, sistem organ, organisme
D. Sel, organ, sistem organ, jaringan, organisme
E. Jaringan, sel, sistem organ, organ, organisme

Lampiran :

Kunci Jawaban Asesmen Sumatif

No Kunci Jawaban Skor No Kunci Jawaban Skor

1B 1 11 E1

2A 1 12 E1

3D 1 13 B1

4C 1 14 E1

5E 1 15 C1

6A 1 16 A1

7D 1 17 E1

8C 1 18 C1

9A 1 19 E1

10 A 1 20 C1


Click to View FlipBook Version