KELAS
VIII
SMP
E-MODUL
ILMU
PENGETAHUAN
SOSIAL (IPS)
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat rahmat dan
hidayah-Nya, Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak
Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah telah berhasil menyusun Modul
Pembelajaran SMP Terbuka kelas VIII dengan baik. Tujuan disusunnya Modul
Pembelajaran ini adalah sebagai salah satu bentuk layanan penyediaan bahan belajar
peserta didik SMP Terbuka agar proses pembelajarannya lebih terarah, terencana, variatif,
dan bermakna. Dengan demikian, tujuan memberikan layanan SMP Terbuka yang bermutu
bagi peserta didik SMP Terbuka dapat terwujud.
Modul Pembelajaran SMP Terbuka kelas VIII yang telah disusun ini disajikan dalam
beberapa kegiatan belajar untuk setiap modulnya dan beberapa modul untuk setiap mata
pelajarannya sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Dengan adanya modul pembelajaran
SMP Terbuka kelas VIII ini, kami berharap, peserta didik dapat memperoleh kemudahan
dan kebermaknaan dalam menjalankan kegiatan pembelajaran mandiri dan terstrukturnya.
Selain itu, Guru Pamong dan Guru Bina pun dapat merancang, mengarahkan, dan
mengevaluasi proses pembelajaran dengan lebih baik sebagai bagian dari proses
peningkatan mutu layanan di SMP Terbuka. Dengan layanan SMP Terbuka yang bermutu,
peserta didik akan merasakan manfaatnya dan termotivasi untuk mencapai cita-citanya
menuju kehidupan yang lebih baik.
Dengan diterbitkannya Modul Pembelajaran SMP Terbuka kelas VIII ini diharapkan
kualitas layanan pembelajaran di SMP Terbuka menjadi lebih baik. Modul Pembelajaran
SMP Terbuka kelas VIII ini masih jauh dari sempurna, untuk itu kami berharap dapat
memperoleh kritik, saran, rekomendasi, evaluasi, dan kontribusi nyata dari berbagai pihak
untuk kesempurnaan modul ini. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua
pihak yang telah berkontribusi aktif dalam proses penyusunan Modul Pembelajaran SMP
Terbuka kelas VIII ini. Apabila terdapat kekurangan atau kekeliruan, maka dengan segala
kerendahan hati akan kami perbaiki sesuai dengan ketentuan yang berlaku di masa yang
akan datang.
Balikpapan 30 Juni 2022
Rabiatul Adawiyah
KATA PENGANTAR ........................................................................................................................ iii
DAFTAR ISI ...................................................................................................................................... iv
DAFTAR GAMBAR .......................................................................................................................... v
DAFTAR TABEL............................................................................................................................... vi
I. Pendahuluan ........................................................................................................................ 1
A. Deskripsi Singkat ............................................................................................................. 1
B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar ............................................................................ 2
C. Petunjuk Belajar ............................................................................................................... 2
D. Peran Orang Tua dan Guru ............................................................................................... 3
II. Kegiatan Belajar 1: Hindari Konflik dalam Kehidupan Sosial.......................................... 5
A. Indikator Pembelajaran ..................................................................................................... 5
B. Aktivitas Pembelajaran..................................................................................................... 5
C. Tugas ............................................................................................................................... 11
D. Rangkuman ...................................................................................................................... 12
E. Tes Formatif ..................................................................................................................... 13
III. Kegiatan Belajar 2: Ayo Kita Perkuat Integrasi Sosial...................................................... 15
A. Indikator Pembelajaran ..................................................................................................... 15
B. Aktivitas Pembelajaran..................................................................................................... 15
C. Tugas ............................................................................................................................... 20
D. Rangkuman ...................................................................................................................... 22
E. Tes Formatif ..................................................................................................................... 23
TES AKHIR MODUL........................................................................................................................ 25
LAMPIRAN ....................................................................................................................................... 31
A. Glosarium......................................................................................................................... 31
DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................................................... 39
2 IPS Kelas VIII | Modul 6 | Damainya Negeriku
Gambar 6.1 Konflik antar Individu, Individu dengan Kelompok, Kelompok dengan Kelompok..6
Gambar 6.2 Contoh Akulturasi......................................................................................................... 18
IPS Kelas VIII | Modul 1 | Cari Tahu Tentang Negara-Negara Asean, Yuk! 3
Tabel 6.1 Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar.................................................................... 2
Tabel 6.2 Dampak/Akibat Terjadinya Konflik.......................................................................... 9
Tabel 6.3 Contoh Konflik, Dampak dan Cara mengatasinya..................................................... 10
Tabel 6.4 Dampak/Akibat Terjadinya Konflik.......................................................................... 11
Tabel 6.5 Cepat Lambatnya Integrasi Sosial............................................................................. 17
Tabel 6.6 Bentuk dan Proses Integrasi Sosial ........................................................................... 19
4 IPS Kelas VIII | Modul 6 | Damainya Negeriku
DAMAINYA NEGERIKU
A. DESKRIPSI SINGKAT
Bagaimana kabarnya kalian hari ini? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan tidak
kurang suatu apapun. Salam sehat dan bahagia selalu untuk kalian semua. Tetap
semangat, tetap giat belajar, dan terus berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar
senantiasa diberi kelancaran dan kemudahan dalam belajar. Jangan lupa untuk senantiasa
mematuhi nasehat dan selalu hormat kepada kedua orang tua dan mohonlah doa dari
keduanya..
Dalam modul ini kalian akan mempelajari tentang “Damainya Negeriku”. Adapun
materi pokok yang akan kalian pelajari adalah Konflik dalam Kehidupan Sosial dan
Integrasi Sosial.
Materi ini penting untuk kalian pelajari karena selain dapat memperluas wawasan,
kalian bisa memahami apa faktor penyebab terjadinya konflik dan cara
penanggulangannya, serta memahami apa saja faktor pendorong dan penghambat proses
terjadinya integrasi sosial
Untuk mempelajari modul ini diperlukan waktu 4 x 40 menit dan terbagi dalam 2
kegiatan belajar. Kegiatan belajar 1 tentang Konflik dalam Kehidupan Sosial, kegiatan
belajar 2 tentang Integrasi Sosial. Kalian dapat belajar secara mandiri dengan
mempelajari setiap materi pembelajaran dan mengisi setiap aktivitas dan juga
mengerjakan tugasnya. Apabila kalian mengalami kesulitan dalam mempelajari modul
ini, kalian dapat mencatatnya dalam buku catatan kemudian kalian dapat
mendiskusikannya dengan teman-teman dapat menanyakannya langsung kepada guru
pamong atau guru bina pada waktu tatap muka di sekolah.
IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku 1
B. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
Kompetensi Dasar (KD) merupakan kemampuan dan materi pembelajaran minimal yang
harus dicapai kalian untuk suatu mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan yang
mengacu pada kompetensi inti. Berikut Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar pada
pembelajaran Modul ini.
Tabel 6.1 Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
Kompetensi Inti Pengetahuan Kompetensi Inti Keterampilan
3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar
pengetahuan (faktual, konseptual, dan dalam ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, dan budaya; terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata; menggambar, dan mengarang);
dan sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama
dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar Pengetahuan Kompetensi Dasar Keterampilan
3.2. Menganalisis pengaruh interaksi sosial 4.2. Menyajikan hasil analisis tentang
dalam ruang yang berbeda terhadap pengaruh interaksi sosial dalam
kehidupan sosial dan budaya serta ruangyang berbeda terhadap
pengembangan kehidupan kehidupansosial dan budaya serta
kebangsaan. pengembangan kehidupan
kebangsan.
2 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
C. PETUNJUK BELAJAR
Sebelum Ananda menggunakan Modul ini terlebih dahulu kalian baca petunjuk
mempelajari modul berikut ini:
1. Pelajarilah modul ini dengan baik. Mulailah mempelajari materi pelajaran yang ada
dalam Modul di setiap kegiatan pembelajaran hingga kalian dapat menguasainya
dengan baik;
2. Lengkapilah setiap bagian aktivitas dan tugas yang terdapat dalam modul ini dengan
semangat dan gembira. Jika mengalami kesulitan dalam melakukannya, catatlah
kesulitan tersebut pada buku catatan kalian untuk dapat mendiskusikannya bersama
teman, menceritakannya kepada orang tua, atau dapat menanyakannya langsung
kepada Bapak/Ibu Guru pada saat jadwal kegiatan pembelajaran berlangsung;
3. Lengkapi dan pahamilah setiap bagian dalam rangkuman sebagai bagian dari tahapan
penguasaan materi modul ini;
4. Kerjakan bagian Tes Formatif pada setiap bagian Kegiatan Belajar sebagai indikator
penguasaan materi dan refleksi proses belajar kalian pada setiap kegiatan belajar.
Ikuti petunjuk pengerjaan dan evaluasi hasil pengerjaannya dengan seksama;
5. Jika kalian telah menguasai seluruh bagian kompetensi pada setiap kegiatan belajar,
lanjutkan dengan mengerjakan Tes Akhir Modul secara sendiri untuk kemudian
dilaporkan kepada Bapak/Ibu Guru; dan
6. Gunakan Daftar Pustaka dan Glosarium yang disiapkan dalam modul ini untuk
membantu mempermudah proses belajar kalian.
IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku 3
Teruntuk Bapak/Ibu Orang Tua peserta didik, berkenan Bapak/Ibu dapat meluangkan
waktunya untuk mendengarkan dan menampung serta membantu memecahkan permasalahan
belajar yang dialami oleh peserta didik. Jika permasalahan belajar tersebut belum dapat
diselesaikan, arahkanlah peserta didik untuk mencatatkannya dalam buku catatan mereka untuk
didiskusikan bersama teman maupun Bapak/Ibu Guru mereka saat jadwal kegiatan pembelajaran
berlangsung.
Teruntuk Bapak/Ibu Guru, modul ini disusun dengan orientasi aktivitas peserta didik dan
setiap modul dirancang untuk dapat mencakup satu atau lebih pasangan kompetensi-kompetensi
dasar yang terdapat pada kompetensi inti 3 (pengetahuan) dan kompetensi inti 4 (keterampilan).
Setiap peserta didik diarahkan untuk dapat mempelajari modul ini secara mandiri, namun
demikian mereka juga diharapkan dapat menuliskan setiap permasalahan pembelajaran yang
ditemuinya saat mempelajari modul ini dalam buku catatan mereka. Berkenaan dengan
permasalahan-permasalahan tersebut, diharapkan Bapak/Ibu Guru dapat membahasnya dalam
jadwal kegiatan pembelajaran yang telah dirancang sehingga peserta didik dapat memahami
kompetensi-kompetensi yang disiapkan dengan tuntas.
4 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
Hindari Konflik dalam Kehidupan Sosial
A. Indikator Pembelajaran
1. Mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya konflik;
2. Mendeskripsikan dampak positif dan negatif terjadinya konflik; dan
3. Menyajikan cara mengatasi konflik.
B. Aktivitas Pembelajaran
Untuk mencapai indikator pembelajaran pada kegiatan belajar 1
ini,materi pokok yang harus Ananda pelajari adalah:
1. Faktor penyebab terjadinya konflik;
2. Dampak positif dan negatif terjadinya konflik; dan
3. Cara mengatasi konflik.
1. Faktor Penyebab Terjadinya konflik
Apakah Ananda pernah mendengar peristiwa konflik yang terjadi di daerahmu atau di
daerah lain di Indonesia? Tahukah Ananda apa yang menyebabkan terjadinya konflik
tersebut? Berdasarkan pemahaman Ananda tentang konflik, coba rumuskan pengertian
konflik dengan kata-kata Ananda sendiri. Setelah merumuskan pengertian konflik
berdasarkan pemahaman Ananda sendiri, sekarang pelajarilah pengertian konflik
menurut para ahli.
IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku 5
Pendapat para ahli tentang Pengertian konflik:
a. Menurut Robert M.Z. Lawang, konflik adalah perjuangan untuk memperoleh hal-
hal yang langka, seperti nilai, status, kekuasaan, dan sebagainya dengan tujuan
tidak hanya memperoleh keuntungan, tetapi juga untuk menundukkan saingannya.
Konflik terjadi karena benturan kekuatan dan kepentingan antara satu kelompok
dan kelompok lain dalam rangka memperebutkan sumber-sumber kemasyarakatan
(ekonomi, politik, sosial, dan budaya) yang relatif terbatas.
b. Menurut Kartono, konflik merupakan proses sosial yang bersifat antagonistik dan
terkadang tidak bisa diserasikan karena dua belah pihak yang berkonflik memiliki
tujuan, sikap, dan struktur nilai yang berbeda, yang tercermin dalam berbagai
bentuk perilaku perlawanan, baik yang halus, terkontrol, tersembunyi, tidak
langsung, terkamuflase maupun yang terbuka dalam bentuk tindakan kekerasan.
Konflik terbagi dalam tiga golongan, yaitu
a. konflik antar individu.
b. konflik individu dengan kelompok.
c. konflik antara kelompok dan kelompok
6 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
Perhatikan gambar berikut! Manakah pada gambar di bawah ini yang menunjukan
konflik individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan antara kelompok
dengan kelompok.
Gambar 6.1 Konflik Antar Individu, Individu dengan Kelompok, Kelompok dengan
KelompokSumber:https://assets.kompasiana.com/,
https://cdn2.boombastis.com/,https://kabarmedan.com/
Jenis konflik yang mana yang pernah kalian lihat atau alami? Coba kalian cari contoh
masing-masing jenis konflik tersebut! Ketiga jenis konflik ini sering kali terjadi di
sekitar kita. kalian bisa mencari berita mengenai contoh-contoh konflik ini. Diskusikan
temuan kalian dengan guru pamong atau guru bina pada saat pembelajaran tatap muka.
2. Faktor-Faktor Penyebab Konflik Sosial
Mengapa sering terjadi konflik dalam masyarakat? Apa faktor utama yang menjadi
penyebabterjadinya konflik? Akar penyebab konflik adalah perbedaan.
Beberapa penyebab konflik:
a. Perbedaan Individu Faktor Penyebab Konflik:
Manusia adalah individu yang unik. Walaupun a. Perbedaan Individu
secara fisik sekilas sama, belum tentu pendirian b. Perbedaan Latar
dan perasaannya sama. Setiap individu memiliki Belakang
sifat dan perasaan yang berbeda satu sama lain, Kebudayaan
seperti pendiam, mudah tersinggung, pemarah c. Perbedaan Kepentingan
dan lain-lain. d. Perubahan-
PerubahanNilai
yang Cepat
Perbedaan-perbedaan ini dapat menjadi pemicu
terjadinya konflik.
IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku 7
b. Perbedaan Latar Belakang Kebudayaan
Orang dibesarkan dalam lingkungan kebudayaan yang berbeda-beda. Dalam lingkup
yang lebih luas, berbagai kelompok kebudayaan bisa saja memiliki nilai-nilai dan
norma-norma sosial yang berbeda-beda. Perbedaan-perbedaan inilah yang terkadang
dapat mendatangkan konflik sosial.
c. Perbedaan Kepentingan
Bentrokan kepentingan dapat terjadi di bidang ekonomi, politik, dan sebagainya.
Hal ini karena setiap individu memiliki kebutuhan dan kepentingan yang berbeda
dalam melihat atau mengerjakan sesuatu. Perbedaan kepentingan antar individu atau
kelompok bisa menjadi penyebab terjadinya konflik individu atau kelompok.
d. Perubahan-Perubahan Nilai yang Cepat
Perubahan adalah sesuatu yang lazim dan wajar terjadi, tetapi jika berlangsung cepat
atau bahkan mendadak, dapat menyebabkan timbulnya konflik sosial. Contohnya
pada masyarakat pedesaan yang mengalami proses industrialisasi yang mendadak
akanmemunculkan konflik sosial sebab nilai-nilai lama pada masyarakat tradisional
yang biasanya bercorak pertanian secara cepat berubah menjadi nilai masyarakat
industri.
8 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
3. Akibat terjadinya konflik
Jika di lingkungan sekitar kalian terlanjur terjadi konflik, apa yang kalian dan
masyarakat sekitar kalian rasakan? Tentunya ketidaknyamanan yang pertama kali kita
rasakan. Selain ketidaknyamanan, banyak dampak yang bisa terjadi sebagai akibat dari
terjadinya konflik, baik dampak positif maupun dampak negatif. Apa saja dampak
tersebut? Untuk lebih memahaminya, mari kita pelajari satu persatu.
a. Meningkatnya Solidaritas Sesama Anggota Kelompok
Terjadinya konflik antar kelompok Akibat/dampak terjadinya konflik:
dapat meningkatkan solidaritas a. Meningkatnya solidaritas sesama
sesama anggota kelompok (in-
group solidarity) yang sedang anggota kelompok
mengalami konflik dengan b. Retaknya hubungan antarindividu
kelompok lain. Contoh, jika
terdapat warga negara kita diluar ataukelompok
negeri mendapat pelecehan dari c. Terjadinya perubahan kepribadian
negara lain, maka rakyat negara kita
akan bersatu menunjukan para individu
solidaritasnya terhadap warganya d. Rusaknya harta benda dan bahkan
yang mendapat pelecehan tersebut,
yang dapat diungkapkan dalam hilangnyanyawa manusia
e. Terjadinya akomodasi, dominasi,
bahkan penaklukan salah satu pihak
yang terlibatdalam pertikaian
f. Mencapai kemajuan
g. Mengurangi ketergantungan
antarindividuatau kelompok
h. Penyesuaian kembali norma dan nilai.
i. Penyeimbang kekuatan-kekuatan yang ada.
j. Dapat memunculkan kompromi baru.
bentuk demonstrasi, protes dan lain-
lain.
b. Retaknya Hubungan Antar
Individu atau Kelompok.
Konflik yang terjadi antarindividu
atau antarkelompok dapat
menimbulkan keretakan hubungan.
Keretakantersebut dapat terjadi
sementara ataupun permanen.
Keretakan hubungan dapat
dipulihkan dengan saling menyadari
kesalahan dan saling memaafkan.
IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku 9
c. Terjadinya Perubahan Kepribadian para Individu
Perubahan kepribadian dapat terjadi pada indivodu atau anggota kelompok kedua
belah pihak yang terlibat konflik. Jika kedua kelompok saling bertahan dengan
kebenaran yang diyakininya, maka anggota kelompok bisa menjadi agresif dan
emosional. Namun jika kedua belah pihak saling menyesuaikan, maka akan timbul
rasa saling menghargai antara anggota kelompok yang berkonflik.
d. Rusaknya Harta Benda dan Bahkan Hilangnya Nyawa Manusia
Konflik sosial jika tidak segera diselesaikan dapat berujung pada kekerasan fisik.
Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan dan hilangnya nyawa manusia. Sebagai
contoh, konflik yang diakhiri dengan peperangan. Hal ini tentu saja harus dihindari
dengan cara masing- masing pihak yang berkonflik saling menahan diri, dan
mencari jalan damai untuk menyesaikannya.
e. Terjadinya Akomodasi, Dominasi, Bahkan Penaklukan Salah Satu Pihak
yang Terlibatdalam Pertikaian
Adanya konflik yang melibatkan dua kelompok tertentu, biasanya salah satu di
antara mereka ingin menunjukkan dominasi mereka. Salah satu dari dari kelompok
tersebut ingin menunjukkan bahwa mereka lebih kuat dan lebih berkuasa terhadap
suatu hal. Akibatnya, timbul keinginan untuk menaklukkan kelompok yang
bertentangan dengan kelompok tersebut.
f. Mencapai Kemajuan
Konflik sosial tidak selamanya dilakukan dengan kekerasan. Konflik sosial dalam
bentuk persaingan akan membuat kelompok yang bersaing memperoleh kemajuan
dikarenakan faktor globalisasi. Masyarakat yang berkembang pesat, akan berusaha
menyesuaikan diri dan membuatnya bersaing agar memiliki peradaban yang maju
dalam kelompoknya.
g. Mengurangi ketergantungan antarindividu atau kelompok
Adanya konflik membuat setiap individu atau kelompok yang terlibat harus
mengandalkan diri sendiri untuk memenangkan konflik tersebut atas individu atau
kelompok lain. Karena itu, konflik juga merupakan jalan untuk mengurangi
ketergantungan antarindividu dan kelompok.
h. Penyesuaian kembali norma dan nilai
Ketika ada perubahan-perubahan sosial di masyarakat, konflik dapat membantu
menghidupkan kembali norma-norma lama maupun menciptakan norma-norma baru
agar tercipta harmoni dan keteraturan dalam masyarakat tersebut.
1 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
0
i. Penyeimbang kekuatan-kekuatan yang ada
Konflik juga dapat berfungsi sebagai alat untuk mencapai keseimbangan antara
kekuatan- kekuatan yang ada di dalam masyarakat yang terlibat.
j. Dapat memunculkan kompromi baru
Ketika pihak-pihak yang terlibat sama-sama kuat, konflik pun dapat memunculkan
sebuah kompromi baru agar setiap pihak mendapat apa yang diinginkan dengan
konsekuensi yang disepakati bersama.
IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku 11
Aktivitas 1
Dari uraian di atas kalian dapat mengetahui akibat/dampak terjadinya konflik. Kalian
tentunya dapat memilah mana dampak konflik yang tergolong positif/baik, dan mana
dampak konflik yang bersifat negatif/tidak baik. Tuangkan hasil pengamatan kalian ke
dalam tabel berikut ini.
Tabel 6.2 Dampak/Akibat Terjadinya
No. Dampak Positif Konflik Dampak Negatif
1
2
3
4
5
Presentasikan hasil pekerjaan kalian di depan teman-teman dan mintalah mereka untuk
menanggapi. Perbaiki dan lengkapilah hasil pekerjaan kalian jika masih ada kesalahan
atau kekurangan.
4. Cara Mengatasi Konflik
Berikut ini adalah 5 (lima) cara yang biasanya digunakan individu atau kelompok
dalam menyelesaikan konflik sosial.
a. Menghindar
Kadang orang merasa tidak ada manfaatnya 5 Cara Mengatasi Konflik:
melanjutkan konflik dengan orang atau a. Menghindar
kelompok lain. Hal ini mungkin disebabkan b. Memaksakan Kehendak
keyakinan bahwa dia tidak akan menang c. Menyesuaikan
menghadapi konflik, atau justru kalaupun
memenangkan konflik, tetap tidak ada KepadaKeinginan
Orang Lain
d. Tawar Menawar
e. Kolaborasi
gunanya untuk dirinya maupun kelompoknya.
b. Memaksakan Kehendak
Terdapat individu atau kelompok yang memandang bahwa pendapatnya atau idenya
paling benar. Oleh karena itu, dengan segala cara, konflik harus berakhir dengan
kemenangan di pihaknya. Karena itu, dia atau mereka berusaha menguasai lawan-
lawannya dan memaksa lawan menerima penyelesaian yang diinginkan.
1 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
2
Cara ini biasanya belum tentu bisa menyelesaikan konflik, malah sebaliknya, bisa
saja konflik akan bertambah besar. Namun untuk kalangan tertentu yang merasa
lebih kuat pengaruhnya daripada pihak lawannya, mereka bisa saja menggunakan
cara ini untuk menghentikan konflik, namun dengan cara memaksakan kehendaknya
yang mungkin saja sebenarnya tidak disukai lawannya.
c. Menyesuaikan Kepada Keinginan Orang Lain
Terdapat individu yang ingin diterima dan disukai orang lain. Ia merasa bahwa
konflik harus dihindari demi keserasian (harmoni) dan ia yakin bahwa konflik tidak
dapat dibicarakan jika merusak hubungan baik. Ia khawatir apabila konflik
berlanjut, seseorang akan terluka dan hal itu akan menghancurkan hubungan pribadi
dengan orang tersebut. Ia mengorbankan tujuan pribadi untuk mempertahankan
hubungan dengan orang lain.
d. Tawar Menawar
Dalam proses tawar-menawar, individu akan mengorbankan sebagian tujuannya dan
meminta lawan konflik mengorbankan sebagian tujuannya juga.
e. Kolaborasi
Kolaborasi memandang konflik sebagai masalah yang harus diselesaikan. Atas dasar
itu, carilah cara-cara untuk mengurangi ketegangan kedua belah pihak. Ia berusaha
memulai sesuatu pembicaraan yang dapat mengenali konflik sebagai suatu masalah
dan mencari pemecahan yang memuaskan keduanya.
IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku 13
Aktivitas 2
Setelah kalian mempelajari pengertian konflik, faktor penyebab konflik, akibat/dampak
dari terjadinya konflik, dan cara mengatasi konflik, Coba kalian amati keadaan sekitar
kalian. Pernahkah di lingkungan sekitar kalian terjadi konflik? Besar maupun kecil.
Kemudian coba kalian tuliskan contoh konflik yang pernah terjadi, tuliskan pula
dampak positif maupun dampak negatifnya, dan bagaimana cara mengatasinya.
Tabel 6.3 Contoh Konflik, Dampak dan Cara mengatasinya
No. Contoh Konflik Dampak Cara Mengatasi
1
2
3
Presentasikan hasil pekerjaan kalian di depan teman-teman, kemudian diskusikanlah
dan mintalah mereka untuk menanggapi. Perbaiki dan lengkapilah hasil pekerjaan
kalian jika masih ada kesalahan atau kekurangan.
Faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab terjadinya konflik yang sering terjadi di
negara kita? Dan akibat/dampak apa saja yang sering dirasakan masyarakat negara kita
setiap kali terjadi konflik? Ya benar. Karena negara kita memiliki masyarakat yang bersifat
heterogen, maka faktor penyebab konflik yang muncul pun beraneka ragam. Namun kita
pantas untuk bersyukur bahwa meskipun negara kita begitu beragam, dengan konflik yang
terkadang juga terjadi di tengah masyarakat negara kita, namun negara kita masih
tergolong damai. Konflik yang terjadi masih dapat teratasi tanpa pertentangan atau
penolakan yang cukup berarti, sehingga negara kita tetap aman dan damai. Dan kita juga
patut bersyukur karena toleransi antar umat beragama maupun antar budaya yang berbeda
begitu tinggi, sehingga semua masyarakat Indonesia tetap bisa hidup berdampingan
dengan rukun dan damai.
10 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
C. Tugas
Setelah k alianmempelajari materi pada kegiatan belajar 1, coba kaliankerjakan tugas
berikut ini dengan baik, dengan cara membubuhkan tanda centang (V) pada kolom
dampak positif atau negatif.
Tabel 6.4 Dampak/Akibat Terjadinya Dampak (V)
Konflik Positif Negatif
No Dampak/Akibat Konflik
1 Meningkatnya solidaritas sesama anggota kelompok
2 Retaknya hubungan antarindividu atau kelompok
3 Terjadinya perubahan kepribadian para individu
Rusaknya harta benda dan bahkan hilangnya nyawa
4 manusia
Terjadinya akomodasi, dominasi, bahkan penaklukan
5 salah satu pihak yang terlibat dalam pertikaian
6 Mencapai kemajuan
Mengurangi ketergantungan antarindividu atau
7 kelompok
8 Penyesuaian kembali norma dan nilai.
9 Dapat memunculkan kompromi baru.
10 Penyeimbang kekuatan-kekuatan yang ada.
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 11
Marilah kita menyusun rangkuman untuk kegiatan pembelajaran ini!
Ananda bisa berpartisipasi menyusun rangkuman dengan melengkapi
kalimat-kalimat berikut ini!
Menurut Kartono, konflik adalah
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………… .
Konflik terbagi dalam tiga golongan, yaitu
a. ……………………………………………………………………………………………………………………………………………..
b. konflik individu dengan kelompok.
c. ………………………………………………………………………………………………………………………….………………….
Akibat/dampak terjadinya konflik:
a. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
b. Retaknya hubungan antarindividu atau kelompok
c. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
d. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
e. Terjadinya akomodasi, dominasi, bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat
dalam pertikaian
f. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
g. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
h. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
i. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
j. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
5 Cara Mengatasi Konflik:
a. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
b. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
c. Menyesuaikan kepada keinginan orang lain
d. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
e. ………………………………………………………………………………………………………………………….…………………..
12 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
Untuk mengetahui apakah kalian telah menguasai materi pelajaran pada Modul ini, kerjakan tugas
yang disediakan.
Jawab pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
No Pertanyaan
1 Tuliskan pengertian konflik menurut Kartono
2 Sebutkan faktor-faktor penyebab terjadinya konflik
3 Tuliskan contoh konflik antar individu, antara individu dengan kelompok, dan
konflik anatar kelompok dengan kelompok
4 Uraikan dampak/akibat positif dan negatif terjadinya konflik
5 Sebutkan 5 cara mengatasi konflik
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 13
Ayo Kita Perkuat Integrasi Sosial
A. Indikator Pembelajaran
1. Menjelaskan faktor-faktor terbentuknya integrasi;
2. Mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi cepat atau lambatnya integrasi;
3. Mendeskripsikan bentuk-bentuk integrasi;
4. Mendeskripsikan 2 proses integrasi; dan
5. Mendeskripsikan faktor pendorong integrasi sosial.
B. Aktivitas Pembelajaran
Untuk mencapai indikator pembelajaran pada kegiatan belajar 2 ini,
materi pokok yang harus kalian pelajari adalah :
1. Faktor-faktor terbentuknya integrasi;
2. Faktor yang mempengaruhi cepat atau lambatnya integrasi;
3. Bentuk-bentuk integrasi;
4. Proses integrasi; dan
5. Faktor pendorong integrasi sosial.
1. Faktor-faktor Terbentuknya Integrasi
Pernahkah kalian merasakan ada sesuatu atau Unsur-unsur yang
unsur-unsur yang berbeda yang masuk ke berbedatersebut dapat
lingkungan sekitar kalian? Misalnya bahasa yang meliputi:
berbeda, kesenian yang berbeda, ilmu yang
berbeda, teknologi yang berbeda dan sebagainya. a. ras,
Apa yang kalian dan masyarakat sekitar lakukan? b. etnis,
Langsung menerimanya? Mempelajarinya c. agama,
kemudian menerimanya? Atau langsung d. bahasa,
e. kebiasaan,
f. sistem nilai, dan
lain sebagainya.
menolaknya? Hal ini sering terjadi di lingkungan
14 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
sekitar kita. Bagaimana sikap kita sebaiknya?
Mari kita pelajari uraian materi berikut ini.
Proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat sehingga menjadi
satu kesatuan disebut Integrasi sosial. Pengertian integrasi menurut Banton adalah
suatu pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam masyarakat, tetapi
tidak memberikan fungsi penting pada perbedaan ras tersebut.
Syarat terjadinya integrasi sosial menurut William F. Ogburn dan Mayer Nimkoff:
a. Adanya rasa saling membutuhkan
b. Adanya norma yang disepakati bersama.
c. Norma yang disepakati dijalankan secara konsisten.
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 15
2. Faktor yang mempengaruhi cepat
atau lambatnya proses integrasi: Faktor yang mempengaruhi
a. Homogenitas kelompok. cepat atau lambatnya proses
integrasi:
Pada masyarakat yang relatif homogen
integrasi lebih mudah tercapai. a. Homogenitas kelompok
Sebaliknya pada masyarakat yang b. Besar kecilnya kelompok
c. Mobilitas geografis
d. Efektifitas komunikasi
heterogen integrasi bisa lebih lambat
terwujud. Namun hal ini tidak mutlak.
Ada masyarakat yang heterogen tetapi
lebih cepat berintegrasi, demikian pula
sebaliknya. Hal ini karena dipengaruhi
oleh faktor-faktor lain seperti
kepentingan, perasaan senasib dan lain-
lain. Bagaimana dengan masyarakat
Indonesia apakah termasuk masyarakat
yang homogen atau heterogen?
Bagaimana dengan proses integrasi yang
dicapai masyarakat Indonesia?
b. Besar kecilnya kelompok
Jumlah anggota kelompok mempengaruhi cepat lambatnya integrasi. Kelompok
dengan jumlah besar membutuhkan penyesuaian lebih lama dibandingkan yang
sedikit anggotanya.
c. Mobilitas geografis
Semakin sering anggota suatu masyarakat datang dan pergi, semakin besar
pengaruhnya bagi proses integrasi. Kelompok masyarakat yang anggotanya rata-
rata memiliki mobilitas tinggi, cenderung memiliki integrasi yang rendah atau
dalam pembentukan integrasinya lambat. Contoh masyarakat di sebuah komplek
perumahan yang anggotanya sebagian besar sibuk dan sering bepergian ke luar
daerah bahkan ke luar negeri untuk urusan pekerjaan atau usaha, pada umumnya
jarang berkomunikasi satu sama lain. Hal ini berdampak pada proses
terbentuknya integrasi di wilayahnya.
16 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
d. Efektivitas komunikasi
Semakin efektif komunikasi, semakin cepat pula integrasi anggota-anggota
masyarakat tercapai. Contoh, suasana interaksi dan komunikasi pada masyarakat
di pedesaan pada umumnya bersifat akrab. Satu sama lain saling mengenal.
Bahkan terbiasa saling membantu baik dalam suka maupun duka. Hal ini
berdampak positif terhadap terbangunnya integrasi masyarakat.
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 17
Aktivitas 1
Setelah Ananda mempelajari materi tentang pengertian, syarat, dan faktor yang
mempengaruhi integrasi sosial, coba kalian amati lingkungan sekitar. Adakah terjadi
proses integrasi sosial? Baik karena perbedaan ras, etnis, agama, bahasa, kebiasaan,
sistem nilai, atau karena perbedaan lainnya. Tuliskan temuan kalian dalam tabel
berikut ini, dan berikan tanda centang (V) pada kolom salah satu faktor yang
mempengaruhi integrasi sosialtersebut.
Tabel 6.5 Cepat Lambatnya Integrasi
Sosial Faktor yang mempengaruhi Cepat
No. Contoh Integritas Lambatnya Integrasi (V)
Homo- Besar Mobilitas Efektivitas
genitas kecilnya Geografis
Kelompok
1
2
3
Presentasikan hasil pekerjaan kalian di depan teman-teman, kemudian diskusikanlah
dan mintalah mereka untuk menanggapi. Perbaiki dan lengkapilah hasil pekerjaan
kalian jika masih ada kesalahan atau kekurangan.
18 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
3. Bentuk-bentuk integrasi sosial:
a. Integrasi normatif: integrasi yang terjadi akibat adanya norma-norma yang
berlaku di masyarakat. Contohnya masyarakat Indonesia dipersatukan dengan
semboyan Bhineka Tunggal Ika.
b. Integrasi fungsional: integrasi yang terbentuk sebagai akibat adanya fungsi-
fungsi tertentu dalam masyarakat. Sebagai contoh, Indonesia yang terdiri dari
berbagai suku mengintegrasikan dirinya dengan melihat fungsi masing-masing,
misalnya suku Bugis melaut, Jawa bertani, Minang pandai berdagang.
c. Integrasi koersif: integrasi yang dilakukan dengan cara paksaan. Hal ini biasanya
dilakukan bila diyakini banyaknya akibat negatif jika integrasi tidak dilakukan,
atau pihak yang diajak untuk melakukan integrasi sosial enggan melakukan
integrasi. Contohnya penggunaan gas air mata untuk menghentikan pendemo,
penerbitan undang-undang untuk menghargai hak asasi orang lain, penertiban
pedagang kaki lima, dan lain-lain.
4. Proses integrasi dilakukan melalui dua hal, yaitu:
a. Asimilasi: bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang saling mempengaruhi
sehingga memunculkan kebudayaan baru
dengan meninggalkan sifat asli
tiap- tiap kebudayaan.
b. Akulturasi: proses sosial yang
terjadi bila kelompok sosial
dengan kebudayaan tertentu
dihadapkan pada kebudayaan
asing (baru) sehingga
kebudayaan asing (baru)
diserap/diterima dan diolah Gambar 6.2 Contoh
dalam kebudayaan sendiri tanpa AkulturasiSumber:
meninggalkan sifat asli https://i0.wp.com/
kebudayaan penerima.
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 19
5. Faktor-faktor pendorong integrasi sosial:
a. Adanya toleransi terhadap kebudayaan yang berbeda.
b. Kesempatan yang seimbang dalam bidang ekonomi.
c. Adanya sikap positif terhadap kebudayaan lain.
d. Adanya sikap terbuka dari golongan yang berkuasa.
e. Adanya kesamaan dalam unsur-unsur kebudayaan.
f. Adanya perkawinan campur (amalgamasi).
g. Adanya musuh bersama dari luar.
Itulah pembahasan tentang integrasi sosial. Apakah integrasi sosial penting bagi
bangsa kita? Ya, tentu saja penting. Bangsa kita yang terdiri atas suku, agama, dan
budaya yang berbeda- beda, sangat memerlukan semangat dan tekad yang kuat untuk
bersatu dalam wadah Negara Kesatuan Indonesia. Perjuangan untuk mewujudkan
integrasi masyarakat dan bangsa Indonesia telah dilakukan dengan pengorbanan yang
begitu besar. Untuk itu mari kita pertahankan persatuan dan kesatuan bangsa kita dengan
sikap saling menghargai, dan menghormati satu sama lain di tengah keberagaman
masyarakat yang kita miliki.
20 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
Aktivitas 2
Setelah Ananda mempelajari materi tentang faktor terbentuknya integrasi sosial, faktor
yang mempengaruhi cepat atau lambatnya integrasi sosial, bentuk-bentuk integrasi
sosial, proses integrasi sosial dan faktor pendorong integrasi sosial, bentuk dan proses
integrasi sosial yang bagaimanakah yang terjadi di lingkungan sekitar Ananda?
Tuliskan temuan Ananda dalam tabel berikut ini, dan berikan 1 tanda centang (V) pada
kolom salah satu bentuk integrasi dan 1 tanda centang (V) pada kolom proses integrasi
sosial.
Tabel 6.6 Bentuk dan Proses Integrasi Sosial
No. Contoh Integrasi Bentuk Integrasi (V) Proses Integrasi (V)
Normatif Fungsional Koersif Asimilasi Akulturasi
1
2
3
Presentasikan hasil pekerjaan kalian di depan teman-teman, kemudian diskusikanlah dan
mintalah mereka untuk menanggapi. Perbaiki dan lengkapilah hasil pekerjaan kalian jika
masih ada kesalahan atau kekurangan. Jika masih ada yang belum dipahami, kalian bisa
mencatatnya dan menanyakannya pada Guru Bina atau Guru Pamong kalian pada saat
pembelajaran tatap muka.
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 21
C. Tugas
Setelah kalian mempelajari Kegiatan Belajar 2 tentang faktor terbentuknya integrasi
sosial, faktor yang mempengaruhi cepat atau lambatnya integrasi sosial, bentuk-bentuk
integrasi sosial, proses integrasi sosial dan faktor pendorong integrasi sosial, kerjakan
tugas soal TTS berikut ini.
PERTANYAAN
MENDATAR
1. Cara agar hidup damai di tengah masyarakat yang berbeda agama
3. Bentuk integrasi yang dilakukan dengan cara paksaan
6. Jika pada masyarakat kelompoknya beraneka ragam integrasi sangat mudah tercapai.
9. Bentuk integrasi yang terjadi akibat adanya norma-norma yang berlaku di masyarakat.
10. Bertalian dengan kelompok sosial dalam sistem sosial atau kebudayaan yang
mempunyai arti atau kedudukan tertntu karena keturunan, adat, agama dan
bahasa.
MENURUN
2. Proses integrasi sosial dengan cara bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang
saling memengaruhi sehingga memunculkan kebudayaan baru dengan
meninggalkan sifat asli tiap-tiap kebudayaan
4. Proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat sehingga
menjadi satu kesatuan.
5. Semakin sering anggota suatu masyarakat datang dan pergi, semakin besar
pengaruhnya bagi proses integrasi.
7. Proses integrasi sosial yang terjadi bila kelompok sosial dengan kebudayaan
tertentu dihadapkan pada kebudayaan asing (baru) sehingga kebudayaan asing
(baru)diserap/diterima dan diolah dalam kebudayaan sendiri tanpa
meninggalkan sifat asli kebudayaan penerima
8. Golongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik/warna kulit yang dapat terintegrasi
dalammasyarakat
22 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
ℎ
= ℎ ℎ × 100
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 2
3
Marilah kita menyusun rangkuman pada kegiatan pembelajaran ini.
Ananda bisa berpartisipasi menyusun rangkuman dengan melengkapi
kalimat-kalimat di bawah ini.
Integrasi sosial adalah ……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………….………………………………
…………………………………………………………………………………………….………………………. .
Syarat terjadinya integrasi sosial menurut William F. Ogburn dan Mayer Nimkoff, yaitu:
a. Anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil …………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………………….
b. Masyarakat berhasil.............................................. bersama mengenai nilai dan norma.
c. ……………………………………………………. berlaku cukup lama dan dijalankan secara ……………...
Bentuk-bentuk integrasi sosial, yaitu Integrasi …………………………, Integrasi ................. ,
Integrasi …………………………………………………………………………………………………………………………….. .
Proses integrasi dilakukan melalui dua hal, yaitu:
a. ……………………………., yaitu …………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………….……………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………. .
b. ……………………………., yaitu
………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………. .
Faktor-faktor pendorong integrasi sosial:
a. Adanya ..............................................................................................................................
b. Adanya ..............................................................................................................................
c. Adanya ..............................................................................................................................
d. Adanya ..............................................................................................................................
e. Adanya ..............................................................................................................................
f. Adanya ..............................................................................................................................
g. Adanya ..............................................................................................................................
24 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
Untuk mengetahui apakah kalian telah menguasai materi pelajaran pada Modul ini Kegiatan
belajar 2 ini, kerjakan tugas yang disediakan.
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan benar! Skor
No Pertanyaan 20
1 Apa yang dimaksud dengan integrasi sosial? Jelaskan 20
2. Sebutkan syarat-syarat terjadinya integrasi sosial 20
3. Sebutkan Bentuk-bentuk integrasi sosial 20
4 Jelaskan 2 proses integrasi sosial 20
5 Sebutkan Faktor-faktor pendorong integrasi sosial 100
JUMLAH
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 2
5
Pilihlah jawaban yang paling benar dengan memberikan tanda silang (X) pada
huruf A, B, Catau D.
1. Suatu proses sosial antara dua orang atau lebih yang berusaha menyingkirkan pihak
lawandengan jalan kekerasan atau ancaman disebut....
A. konflik sosial
B. pertikaian sosial
C. kepedulian sosial
D. persaingan sosial
2. Di bawah ini yang berpotensi menyebabkan terjadinya konflik sosial adalah ….
A. kesamaan tujuan
B. berasal dari satu daerah
C. latar belakang sosial yang sama
D. perbedaan kepentingan
3. Konflik sosial tidak selamanya berdampak negatif, konflik sosial juga memiliki
dampak positifyaitu....
A. kerusakan harta benda
B. dominasi kelompok
C. meningkatnya solidaritas kelompok
D. perang batin antaranggota
26 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
4. Berikut ini yang bukan merupakan penyebab konflik di masyarakat yaitu ....
A. perbedaan pendapat antar individu
B. perbedaan kebudayaan
C. akomodasi
D. perbedaan kepentingan
5. Konflik dalam masyarakat menyebabkan dampak positif dan negatif.
Berikut yang merupakan dampak positif akibat terjadinya konflik
adalah....
A. kerusakan harta benda
B. adanya korban yang meninggal
C. munculnya dominasi kelompok
D. adanya penyesuaian kembali norma-norma
6. Konflik terjadi antara Rendy dan Hadi memperebutkan seorang gadis imut yang
bernama Dian.Kasus diatas merupakan salah satu bentuk konflik ….
A. sosial
B. individu
C. antar kelas
D. politik
7. Proses sosial ketika individu atau kelompok manusia berusaha untuk memenuhi
tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan yang disertai ancaman dan kekerasan
merupakan pengertian dari ….
A. kompetisi
B. kontravensi
C. konflik
D. akomodasi
8. Cara untuk menghindarkan dari konflik antar agama yakni .... 2
A. mencampuradukkan ajaran agama 7
B. melakukan ibadah bersama
C. mempelajari agama lain
D. melakukan toleransi
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku
9. Perhatikan daftar pernyataan berikut ini!
No Pernyataan
1 Adanya toleransi terhadap kebudayaan yang berbeda.
2 Kesempatan yang seimbang dalam bidang ekonomi.
3 Adanya sikap positif terhadap kebudayaan lain.
4 Adanya sikap terbuka dari golongan yang berkuasa.
Faktor pendorong terjadinya integrasi pada pernyataan di atas, ditunjukkan dengan nomor….
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1, 2 dan 3
D. 1, 2, 3 dan 4
10. Perhatikan tabel berikut ini!
No Unsur Masyarakat
1 Ras
2 Etnis
3 Agama
4 bahasa
Beberapa unsur masyarakat yang berbeda yang dapat terintegrasi dalam
masyarakat,ditunjukkan dengan nomor ….
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1, 2 dan 3
D. 1, 2, 3 dan 4
28 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
11. Anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan-
kebutuhan mereka. Pernyataan ini termasuk salah satu dari ….
A. pengertian integrasi sosial
B. syarat terjadinya integrasi sosial
C. cepat lambatnya integrasi sosial
D. proses terjadinya integrasi sosial
12. Perhatikan tabel berikut ini!
No Faktor yang mempengaruhi integrasi
1 Homogenitas kelompok
2 Besar kecilnya kelompok
3 Mobilitas geografis
4 Efektivitas komunikasi
Faktor-faktor yang mempengaruhi cepat atau lambatnya proses integrasi, ditunjukkan
dengannomor ….
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 3
D. 1, 2, 3 dan 4
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 2
9
13. Semakin sering anggota suatu masyarakat datang dan pergi, semakin besar pengaruhnya
bagi proses integrasi. Hal ini merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi cepat atau
lambatnyaproses integrasi, yaitu ….
A. homogenitas kelompok
B. besar kecilnya kelompok
C. mobilitas geografis
D. efektivitas komunikasi
14. Integrasi sosial yang dilakukan dengan cara paksaan, adalah salah satu bentuk integrasi
sosial,yaitu ….
A. integrasi normatif
B. integrasi fungsional
C. integrasi koersif
D. integrasi sosial
15. Bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang saling mempengaruhi sehingga
memunculkan kebudayaan baru dengan meninggalkan sifat asli tiap-tiap kebudayaan,
dalam proses integrasi sosial disebut ….
A. asosiatif
B. disosiatif
C. asimilasi
D. akulturasi
16. Perhatikan gambar berikut ini!
Gambar di atas adalah contoh proses integrasi sosial berupa ….
A. asimilasi
B. akulturasi
C. interaksi
D. sosialisasi
30 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
17. Perhatikan pernyataan berikut ini!
No Faktor-faktor pendorong integrasi sosial
1 Adanya toleransi terhadap kebudayaan yang berbeda.
2 Kesempatan yang seimbang dalam bidang ekonomi.
3 Adanya sikap positif terhadap kebudayaan lain.
4 Adanya sikap terbuka dari golongan yang berkuasa.
Faktor-faktor pendorong integrasi sosial, diantaranya ditunjukkan dengan nomor ….
A. 1 dan 2
B. 2 dan 4
C. 1, 2, dan 3
D. 1, 2, 3 dan 4
18. Perhatikan pernyataan berikut ini!
No Dampak konflik dalam masyarakat
1 Kerusakan harta benda
2 Adanya korban yang meninggal
3 Meningkatnya solidaritas sesama anggota
4 Munculnya dominasi kelompok
5 Adanya penyesuaian kembali norma-norma
Dari pernyataan diatas, yang merupakan dampak positif dari konflik sosial ditunjukkan
dengannomor ….
A. 1 dan 3
B. 2 dan 4
C. 3 dan 5
D. 1, 3 dan 5
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 31
19. Salah satu faktor yang menyebabkan integrasi sosial sulit dicapai adalah....
A. anggota masyarakat yang terus berubah
B. kemiskinan
C. suasana politik ekonomi yang tidak stabil
D. rendahnya tingkat kecerdasan
20. Sikap tenggang rasa yang besar sangat dibutuhkan dalam masyarakat yang bersifat….
A. terbelakang
B. heterogen
C. pedesaan
D. homogen
32 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
etnis : bertalian dengan kelompok soaial dalam sistem sosial atau
kebudayaan yang mempunyai arti atau kedudukan tertentu
karenaketurunan, adat, agama dan bahasa.
heterogen : terdiri dari berbagai unsur yang berbeda sifat atau berlainan jenis;
beraneka ragam.
homogenitas : persamaan macam, jenis, sifat, watak dari anggota suatu
kelompokkonsisten : tetap (tidak berubah-ubah); taat asas; ajek; (2) selaras; sesuai
mobilitas : gerak dari satu posisi sosial ke posisi sosial lainnya,
ras : golongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik.
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 3
3
K.Wardiyatmoko. 2012. Ilmu Pengetahuan Sosial2. Jakarta.
ErlanggaMamat Hafid. 1999. Kamus Geografi. Bandung.
Rosda
M.A Marbun. 1990. Kamus Geografi. Jakarta. Ghalia Indonesia
M. Nursa’ban dkk. 2017. Ilmu Pengetahuan Sosial. Kemendikbud
N. Suparno & T. D. Haryo Tamtomo. 2016. IPS SMP KLS.VIII/K13N. Erlangga
Shiva Devi. 2017. New Edition Pocket Book IPS & PKN SMP/MTs Kelas VII, VIII, & IX. Jakarta.
Media
Sukismo. 2018. X-Press USBN 2019 IPS SMP/MTs. Jakarta. Erlangga
https://assets.kompasiana.com/items/album/2019/01/30/url-
5c50f2ec677ffb02a95af104.jpg?t=o&v=555
https://cdn2.boombastis.com/wp-content/uploads/2015/05/demo-
buruh.jpg
https://kabarmedan.com/wp-content/uploads/2015/02/bentrokan-
warga.jpg
https://guruppkn.com/dampak-akibat-konflik-sosial
https://www.ruangguru.com/blog/dampak-konflik-sosial
https://i0.wp.com/www.maxmanroe.com/vid/wpcontent/uploads/2019/04/Pengertia
n- Akulturasi-Adalah.jpg?fit=700%2C362&ssl=1
https://kamussosiologiabjadberurutanlengkap.blogspot.com/2015/08/kamus-
sosiologi- lengkap.html
http://kamusbahasaindonesia.org/
https://dosensosiologi.com/i
34 IPS Kelas VIII | Damainya Negeriku
MODUL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
(IPS)
E-Modul ini disusun untuk mendukung kegiatan pembelajaran agar peserta
didik tidak jenuh dan bosan lagi untuk membaca buku.
E-Modul ini diharapkan dapat membantu guru dan peserta didik dalam menguasai pembelajaran
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
E-Modul ini berisikan materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang didalamnya
terdapat materi tentang “Damainya Negeriku” pada Kompetensi Dasar “Menganalisis pengaruh
interaksi sosial dalam ruang yang berbeda terhadap kehidupan sosial dan budaya
serta pengembangan kehidupan kebangsaan”
IPS Kelas VIII |Damainya Negeriku 3
5