SEKOLAH DASAR
KELAS 5
TEMA 5 SUBTEMA 1
EKOSISTEM
FITRIA RAKHMA DAMAYANTI
2020015216
Pengertian Ekosistem
Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang
terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan
antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan
secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur
lingkungan hidup yang saling memengaruhi.
Ekosistem merupakan penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi
timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju kepada suatu
struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dan anorganisme.
Matahari sebagai sumber dari semua energi yang ada.
Dalam ekosistem, organisme dalam komunitas berkembang bersama-sama dengan
lingkungan fisik sebagai suatu sistem. Organisme akan beradaptasi dengan lingkungan fisik,
sebaliknya organisme juga memengaruhi lingkungan fisik untuk keperluan hidup. Pengertian ini
didasarkan pada Hipotesis Gaia, yaitu: "organisme, khususnya mikroorganisme, bersama-sama
dengan lingkungan fisik menghasilkan suatu sistem kontrol yang menjaga keadaan di bumi cocok
untuk kehidupan".
Komponen-komponen dalam Ekosistem
Ekosistem tersusun atas dua komponen utama, yaitu :
Komponen abiotik
Komponen abiotik adalah komponen ekosistem yang terdiri dari makhluk tak hidup
atau benda mati, meliputi :
Tanah
Sifat-sifat fisik tanah yang berperan dalam ekosistem
meliputi tekstur, kematangan, dan kemampuan
menahan air.
Air
Persediaan air dipermukaan tanah akan
mempengaruhi kehidupan tumbuhan dan hewan. Hal-
hal penting pada air yang mempengaruhi kehidupan
makhluk hidup adalah suhu air, kadar mineral air,
salinitas, arus air, penguapan, dan kedalaman air.
Udara
Udara merupakan lingkungan abiotik yang berupa gas
yang berbentuk atmosfer yang melingkupi makhluk
hidup. Oksigen, karbondioksida, dan nitrogen
merupakan gas yang paling penting bagi kehidupan
makhluk hidup.
Cahaya Matahari
Cahaya matahari merupakan sumber energi utama
bagi kehidupan dibumi ini. Salah satunya sebagai
faktor utama yang diperlukan dalam proses
fotosintesis.
Suhu atau Temperatur
Setiap makhluk hidup memerlukan suhu yang optimal
untuk kegiatan metabolisme dan
perkembangbiakannya.
Komponen Biotik
Komponen biotik adalah komponen ekosistem yang terdiri dari makhluk hidup yang
meliputi tumbuhan, hewan, dan manusia. Berdasarkan peranannya komponen biotik
dalam ekosistem dibedakan menjadi tiga, yaitu :
Produsen
Adalah makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri
dengan bantuan sinar matahari melalui proses fotosintesis.
Contoh : semua tumbuhan hijau
Konsumen
Adalah makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan
sendiri dan menggunakan makanan yang dihasilkan oleh
produsen baik secara langsung maupun tidak langsung.
Contoh : hewan dan manusia
Berdasarkan tingkatannya konsumen dibedakan menjadi
empat, yaitu :
Konsumen I/primer adalah konsumen/makhluk hidup yang memakan produsen.
Contoh : herbivora/hewan pemakan tumbuhan
Konsumen II/sekunder adalah konsumen/makhluk hidup yang memakan konsumen I.
Contoh : karnivora/hewan pemakan daging
Konsumen III adalah konsumen/makhluk hidup yang memakan konsumen II. Contoh :
omnivora/hewan pemakan segala.
Konsumen puncak adalah konsumen terakhir atau hewan yang menduduki urutan
teratas dalam peristiwa makan dimakan.
Pengurai
Pengurai disebut juga redusen adalah jasad renik yang
dapat menguraikan makhluk lain menjadi zat hara.
Contoh : bakteri dan jamur.
Tipe-Tipe Ekosistem
Secara umum ada tiga tipe ekosistem, yaitu ekositem air, ekosisten darat, dan ekosistem
buatan.
Ekosistem Air
Ekosistem air adalah ekosistem dengan komponen utamanya terdiri dari air.
Adapun macam-macam ekosistem air dibedakan sebagai berikut :
Ekosistem air tawar, mempunyai kadar garam sedikit
Ekosistem laut, mempunyai kadar garam tinggi dengan pergerakan air dipengaruhi arah
angin.
Ekosistem Estuary adalah tempat bersatunya air sungai dengan air laut.
Ekosistem pantai adalah area perbatasan antara ekosistem darat dengan daerah pasang
surut. Kondisi ini dipengaruhi siklus harian pasang surutnya air laut.
Ekosistem sungai, suatu badan air yang alirannya satu arah. Ekosistem ini memiliki
sedikit kandungan sedimen dan makanan.
Ekosistem terumbu karang, area perairan yang batu karang dan berbagai organisme
tertentu.
Ekosistem Darat
Ekosistem darat (bioma) mempunyai iklim, sifat, dan tempat bersatunya beragam
makhluk hidup dari geografis yang sama. Simak berikut ini berbagai jenis
ekosistem darat :
Ekosistem bioma gurun, berada di area tropis yang langsung berbatasan dengan padang
rumput.
Ekosistem hutan hujan tropis, berada di area beriklim tropis, atau wilayah yang dilalui
garis khatulistiwa.
Ekosistem hutan gugur, berada di area yang mempunyai empat musim, yaitu: musim
panas, gugur, dingin, dan semi.
Ekosistem taiga, terdapat di area perbatasan iklim sub tropis dan klim kutub.
Ekosistem tundra, berada di area terdingin di bumi, yakni Antartika.
Ekosistem savana (sabana) adalah area padang rumput yang dikelilingi sejumlah pohon
serta dan beriklim tropis.
Ekosistem buatan (artifisial) merupakan ekosistem buatan manusia, yang mana
terbentuk oleh aktivitas manusia dalam pengelolaan terhadap lahan.
Adapun contoh ekosistem buatan, yakni
Sawah Irigasi
Bendungan
Hutan tanaman produksi
Perkebunan sawit
Faktor-faktor yang
Mempengaruhi Ekosistem
Penggunaan Bahan Kimia
Sekarang ini banyak kegiatan manusia yang menggunakan bahan
kimia. Misalnya, untuk meningkatkan hasil pertanian, para petani
melakikan pemupukan dan pemberantasan,hama.
Penebangan Hutan
Jika penebangan hutan dilakukan secara besar-besaran tanpa
terkendali, terjadilah hutan gundul. Hutan gundul dapat
menyebabkan banjir, erosi, dan tanah longsor.
Pemburuan Liar
Sebagian manusia ada yang gemar berburu.Mereka berburu hewan
dengan ada tujuan tertentu. Perburuan liar dapat menyebabkan
hewan menjadi punah.
Penggunaan Kendaraan Bermotor
Bahan bakar dibutuhkan untuk menjalankan kendaraan bermotor.
Bahan bakar dapat berupa bensin dan solar. Pembakaran bahan
bakar menyebabkan polusi udara. Pembakaran tersebut
menghasilkan gas karbon diokasida.
Pembuangan Limbah Sampah
Jika pengolahan sampah tidak dilakukan dengan benar, terjadilah
kerusakan lingkungan.Pernakah kamu melihat sungai yang kotor
dan berbau busuk? Sungai yang demikian merupakan hasil
pembuangan sampah dan limbah di sungai. Lingkungan sungai rusak
dan hewan yang hidup di dalamnya mati
SEKOLAH DASAR
TERIMAKASIH
FITRIA RAKHMA DAMAYANTI
2020015216