The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sandrajani33, 2024-02-05 07:47:14

IPA tema 8

IPA tema 8

Dalam sistem tata surya ini, Bumi berputar mengelilingi Matahari bersama-sama dengan planet-planet lain. Selain berputar mengelilingi Matahari sebagai pusat tata surya, Bumi juga berputar pada poros bumi. Berputarnya Bumi pada porosnya disebut dengan rotasi bumi. Rotasi bumi ini memberikan akibat pada terjadinya siang dan malam sehingga ada perbedaan waktu antara wilayah yang satu dengan lainnya.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Memperhatikan gambar-gambar Ayo kita amati gambar-gambar yang ditunjukkan Putu kepada temantemannya! Pembelajaran 1


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Mengumpulkan informasi gerakan bumi Mempraktikkan gerakan bumi pada porosnya Lakukan praktik kegiatan berikut ini! Alat dan Bahan Globe dan lampu senter Cara Kerja 1. Siapkan globe (tiruan bentuk bumi) dan lampu senter. 2. Sorotlah globe dengan lampu senter dan putarlah pelan-pelan dengan kecepatan tetap. Anggaplah senter sebagai matahari. 3. Amatilah apa yang terjadi pada globe. Perhatikan daerah yang terkena sinar dan daerah yang tidak terkena sinar. Samakah kedua daerah itu? • Bacalah teks bacaan Pergerakan Bumi di Buku Siswa halaman 5! • Selanjutnya, lakukan kegiatan berikut!


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Menuliskan jawaban yang benar dari pertanyaan yang ada Kamu sudah belajar tentang rotasi bumi dan pengaruhnya. Sekarang, cobalah menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar! 1. Apakah yang dimaksud dengan rotasi bumi? 2. Apakah pengaruh dari gerak rotasi bumi? 3. Apakah pengaruh rotasi bulan? 4. Apakah yang dimaksud dengan kala rotasi? 5. Waktu di Kota Greenwich menunjukkan pukul 2.00. Pukul berapakah jika kita berada di Jakarta, di Bali, dan di Kota Papua?


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Mengumpulkan informasi dan wawasan baru Wow, Ada Negara yang Memiliki 11 Zona Waktu! Luas suatu wilayah memang tidak selalu menentukan banyaknya pembagian zona waktu di lokasi tersebut. India dan Tiongkok (Cina) yang memiliki wilayah cukup luas hanya terdapat satu perbedaan zona waktu. Indonesia dan Australia memiliki jumlah zona perbedaan waktu yang sama, yaitu tiga zona waktu. Amerika Serikat yang dikenal dengan sebutan Negeri Paman Sam hanya memiliki sembilan zona perbedaan waktu. Sementara itu, Rusia yang dijuluki Negeri Beruang Merah memiliki 11 zona perbedaan waktu dan jarak waktu antarnegara dengan dua perbedaan zona waktu adalah satu jam. Pembelajaran 3


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Pembelajaran 5 Mengamati gambar peristiwa alam Perhatikan gambar di bawah ini! Pada waktu apakah kamu sering melihat peristiwa alam seperti gambar di atas? Tahukah kamu ada berapa musim di negara kita ini?


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Menentukan pikiran utama dalam teks bacaan Simaklah informasi pemberitaan dalam bacaan Musim Hujan Menyapa Indonesia, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem dalam buku siswa halaman 41-42. Dari bacaan tersebut, tentukan pikiran utama tiap paragrafnya. Mengidentifikasi musim yang terjadi di dunia Ketika musim hujan tiba, bumi menjadi basah karena tersiram air hujan. Banyak tanaman mulai tumbuh, pohon-pohon yang layu karena kekurangan air tampak segar kembali. Para petani mulai menanam padi di sawah. Cuaca yang semula panas menjadi sejuk. Musim hujan selalu dinantikan oleh banyak orang. Namun, ada kalanya, musim hujan menyebabkan bencana.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Memahami terjadinya revolusi bumi 1. Bumi membuat sebuah jalur atau orbit berbentuk elips saat mengelilingi Matahari yang disebut revolusi bumi. 2. Revolusi bumi memerlukan waktu 365,25 hari atau 1 tahun dan arah revolusi bumi berlawanan arah dengan perputaran jarum jam. 3. Revolusi bumi mengakibatkan hal-hal berikut. a. Terjadi gerak semu tahunan matahari b. Terjadinya pergantian musim c. Terjadi perbedaan lamanya siang dan malam 4. Selama setahun, belahan bumi utara dan belahan bumi selatan secara bergantian menghadap dan membelakangi Matahari sehingga terjadi perbedaan musim. 5. Akibat revolusi bumi terhadap Matahari, negara yang berada di belahan bumi utara dan selatan setiap 3 bulan sekali mengalami perubahan musim.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Ketika berotasi, Bumi juga melakukan revolusi. Hal yang sama juga terjadi pada planet yang lain. Jika waktu yang diperlukan untuk melakukan satu kali rotasi disebut periode rotasi (kala rotasi) maka waktu yang diperlukan untuk melakukan satu kali revolusi disebut periode revolusi (kala revolusi). Periode revolusi planet yang lebih dekat dengan Matahari lebih kecil daripada planet yang lebih jauh.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Revolusi bumi adalah peredaran Bumi dalam mengelilingi Matahari dalam jangka waktu satu tahun. Salah satu gejala alam yang timbul akibat revolusi bumi adalah adanya perubahan musim. Perubahan musim pada daerah lintang tengah disebabkan oleh peredaran semu matahari. Bagi daerah tropis perubahan atau peredaran semu matahari tidak berpengaruh pada perubahan musim karena perbedaan suhu harian dengan suhu rata-rata bulanan tidak berbeda terlalu jauh. Peredaran semu matahari hanya berpengaruh terhadap kapan datangnya musim hujan dan musim kemarau.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Mengetahui informasi perubahan musim di dunia Bumi melakukan revolusi tanpa henti dan tidak berhenti. Proses revolusi bumi ini terjadi dalam waktu panjang dan kita kenal sebagai tahun. Dalam proses revolusi bumi ini, kedudukan Bumi tidak tetap. Jika kita mencermati datangnya sinar matahari pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember maka kita akan mengetahui bahwa arah sinar matahari datangnya tidaklah tetap.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku • Tanggal 21 Maret, Matahari berada di garis lintang nol derajat khatulistiwa. • Tanggal 21 Juni Matahari terletak di garis balik utara. • Tanggal 23 September Matahari kembali lagi ke khatulistiwa. • Tanggal 22 Desember Matahari terletak di garis balik selatan. • Pergeseran-pergeseran yang dialami Matahari tersebut merupakan pergeseran yang tidak nyata atau dinamakan pergeseran semu. • Pergeseran semu matahari ini merupakan peristiwa tahunan. • Pergeseran semu matahari ini disebut sebagai gerak semu tahunan matahari. Mendiskusikan perubahan musim di dunia Diskusikan bersama dengan teman-teman kelompok belajarmu! Berdasarkan teks informasi di atas, jelaskan penyebab terjadinya perbedaan musim di bumi! Tuliskan negara mana sajakah yang mengalami musim-musim tersebut?


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Mengamati perubahan bentuk bulan Perhatikan pergerakan perubahan bentuk bulan di bawah ini! Pembelajaran 2 Mendiskusikan perubahan bentuk bulan Pandangilah bulan yang tergambar pada gambar di atas! Kemudian, diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut ini bersama temantemanmu. 1. Apakah bulan tersebut bergerak? 2. Bagaimanakah bentuk bulan?


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Mengetahui informasi rotasi dan revolusi bulan • Simaklah informasi berikut dengan saksama! • Bulan merupakan satelit bumi karena selalu mengiringi bumi pada peredarannya. Bulan melakukan tiga gerakan sekaligus, yaitu berputar pada sumbunya, berputar mengelilingi bumi, dan bersama-sama bumi beredar mengelilingi matahari. • Kala revolusi bulan sama cepat dengan rotasinya. Itulah sebabnya, muka Bulan yang menghadap ke Bumi sama. Bulan beredar mengelilingi Bumi selalu dalam waktu 29,5 hari.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku • Akibat Bumi berotasi, Bulan yang melakukan sekali revolusi tidak tampak seperti satu bulan sebelumnya. Bulan akan tampak seperti sebelumnya setelah mengelilingi Bumi lebih dari 360 derajat. Waktu yang diperlukan oleh Bulan dalam mengitari Bumi sampai tampak seperti semula disebut bulan sinodis. • Lamanya satu bulan sinodis adalah 29,5 hari. Adapun waktu yang diperlukan Bulan untuk mengelilingi Bumi sepanjang 360 derajat disebut bulan sideris. Lamanya waktu bulan sideris adalah 27,3 hari. Mengapa Bulan dapat berbentuk bulat penuh dan dapat berbentuk bulan sabit? Hal itu terjadi karena Bulan mengeliling Bumi. Perhatikan gambar berikut.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Perubahan penampakan bulan disebut fase-fase bulan. Kedudukan bulan baru atau bulan mati merupakan awal atau akhir revolusi. Pada kedudukan ini, permukaan Bulan yang menghadap ke Bumi tidak terkena cahaya matahari sehingga Bulan tidak tampak dari Bumi. Jika Bulan bergeser ke arah perempat pertama, tampak seperti bulan sabit.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Menjawab pertanyaan-pertanyaan berdasarkan teks bacaan dan informasi yang Diperoleh. Dari informasi yang kamu dapatkan tentang revolusi dan rotasi bulan, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! 1. Mengapa Bulan disebut satelit bumi? 2. Sebutkan tiga gerakan Bulan! 3. Apakah yang dimaksud dengan bulan sinodis dan bulan sideris? 4. Mengapa Bulan dapat berbentuk bulat penuh dan dapat berbentuk bulan sabit?


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Memahami informasi gerhana bulan Gerhana bulan merupakan peristiwa alam biasa, yaitu lenyapnya bulan dari pandangan kita. Karena keterbatasan pengetahuan, orang-orang zaman dahulu menganggap gerhana adalah peristiwa luar biasa dan dihubungkan dengan pemikiran yang kurang benar. Misalnya, ketika terjadi gerhana maka orang memukul-mukul benda dengan maksud menimbulkan bunyi-bunyian. Mereka menganggap bahwa gerhana merupakan tanda-tanda terjadinya bencana, misalnya kematian, penyakit, dan gagal panen.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Bumi merupakan salah satu planet yang terdapat dalam tata surya kita. Bumi menempati urutan ketiga dalam tata surya, setelah planet Merkurius dan Venus. Planet Bumi merupakan satu-satunya planet pada tata surya ini yang dihuni makhluk hidup terutama manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan. Matahari merupakan pusat dari tata surya. Matahari memiliki gravitasi yang besar hingga menyebabkan anggota tata surya beredar mengelilingi Matahari, termasuk halnya planet Bumi juga melakukan gerakan mengelilingi Matahari. Bulan merupakan satelit alami Bumi yang banyak memengaruhi gejala alam di bumi misalnya pasang surut air laut. Karena Bulan tidak memiliki atmosfer sehingga meteor atau benda langit mudah jatuh dan menghancurkan permukaan Bulan. Oleh karena itu, permukaan Bulan terdiri dari dataran tinggi yang penuh dengan kepundan.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Pembelajaran 2 Memahami proses gerhana bulan dalam teks bacaan Fenomena gerhana bulan adalah fenomena yang jarang terjadi di suatu wilayah di Bumi. Fenomena gerhana bulan ini merupakan fenomena tertutupnya Bulan oleh bayangan dari Bumi sehingga Bulan akan tampak terkikis hingga akhirnya hilang seperti tidak terlihat lagi. Gerhana bulan ini dibedakan menjadi tiga, yaitu gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian, dan gerhana bulan penumbra.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Mempraktikkan percobaan gerhana bulan dan matahari Alat dan Bahan 1. Senter 2. benang 3. Globe 4. Bola tenis 5. Dudukan bola Cara Kerja 1. Perhatikan gambar berikut.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku 2. Letakkan globe di atas meja. Jika globe tidak ada, kamu dapat menggunakan bola sepak plastik atau kertas koran yang dibuat bulat. 3. Ikatlah bola tenis dengan tali, kemudian gantungkan pada dudukkan bola. 4. Letakkan bola di belakang globe. Perhatikan Gambar a. 5. Nyalakan senter, kemudian arahkan cahaya pada globe dan bola tenis sehingga membentuk garis lurus. Apa yang dapat kamu amati? 6. Kemudian, letakkan bola tenis di depan globe. Perhatikan Gambar b. 7. Nyalakan senter, kemudian arahkan cahaya pada bola tenis dan globe sehingga membentuk garis lurus. Apa yang dapat kamu amati? 8. Jika memungkinkan, percobaan dilakukan di ruang gelap.


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Menjawab persoalan yang muncul tentang percobaan gerhana bulan dan matahari 1. Ketika bola diletakkan di belakang globe, gerhana apa yang terjadi? 2. Ketika bola diletakkan di depan globe, gerhana apa yang terjadi? 3. Apa yang terjadi jika arah cahaya dari senter tidak membentuk garis lurus? 4. Bagaimana cara membuat gerhana bulan dan gerhana matahari sebagian? 5. Apa pengaruhnya jika ruangan gelap? Kita sudah mendapatkan informasi-informasi penting dari kegiatan yang kita lakukan hari ini. Informasi tersebut dapat kita sajikan secara tertulis, lisan, dan visual. Pernahkah kamu melihat informasi yang disajikan dalam bentuk reklame? Apa yang dimaksud reklame?


Tematik 6 Tema 8 Bumiku Mengenal kalender Masehi dan Hijriah • Perputaran Bumi mengelilingi Matahari (revolusi bumi) dan perputaran Bulan mengelilingi Bumi (revolusi bulan) digunakan untuk menentukan tahun Masehi dan tahun Hijriah. Sistem penanggalan Masehi ditentukan berdasarkan kala revolusi bumi. Sistem penanggalan Hijriah ditentukan berdasarkan kala revolusi bulan. • Setiap 4 tahun sekali dalam satu tahun ada 366 hari. Satu hari hasil gabungan ini diletakkan pada bulan Februari. • Pada tahun-tahun biasa, jumlah hari pada bulan Februari adalah 28 hari. Saat tahun kabisat, jumlah hari pada bulan Februari menjadi 29 hari. • Adapun cara untuk mengenali tahun kabisat adalah sebagai berikut. a. Tahun kabisat adalah tahun yang angkanya habis dibagi 4. Misalnya, tahun 2004, 2008, 2012, dan seterusnya. b. Khusus untuk pergantian abad (angka tahun kelipatan 100), tahun kabisat adalah tahun yang angkanya habis dibagi 400. Misalnya tahun 1600, 2000, 2400, dan seterusnya. Pembelajaran 5


Tematik 6 Tema 8 Bumiku • Selain menggunakan sistem penanggalan Masehi, di Indonesia juga sering digunakan penanggalan Hijriah/Komariah. Sistem penanggalan Hijriah/Komariah digunakan untuk menetapkan peringatan hari-hari besar agama Islam. Hari-hari besar agama Islam diperingati menggunakan sistem penanggalan Hijriah, dan bukan Masehi. • Perhitungan kalender Hijriah didasarkan pada revolusi bulan. • Pada tahun kabisat Hijriah, jumlah hari dalam bulan Zulhijah adalah 30 hari. Berdasarkan hal tersebut, hari-hari besar Islam setiap tahun bergeser lebih awal 11 hari pada tahun Hijriah biasa, dan bergeser 12 hari pada tahun kabisat. • Sistem penanggalan Hijriah dibuat pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab, seorang pemimpin besar Islam. Tahun pertama dalam kalender Hijriah ditetapkan untuk menandai tahun hijrahnya Nabi Muhammad saw. ke Kota Madinah pada tahun 622 M.


Click to View FlipBook Version