TEMA 3 SUBTEMA 1
[Document subtitle]
A. BAHASA INDONESIA
Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya atau menguraikan rangkaian
peristiwa terbentuknya suatu fenomena alam atau peristiwa sosial.
B. PPKn
1. Hak dan kewajiban
a. Hak adalah segala sesuatu yang harus didapatkan oleh setiap orang.
b. Kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan atau sesuatu yang harus dilakukan oleh
setiap orang.
c. Tanggungjawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja
ataupun tidak disengaja.
2. Hak dan kewajiban di rumah
a. Hak anak di rumah
mendapat kasih sayang
mendapat perlindungan
mendapatkan kesempatan bermain
mendapatkan pendidikan
mendapatkan pakaian
mendapatkan kesehatan
b. Kewajiban anak di rumah
membantu orang tua
mematuhi nasehat orang tua
belajar dengan tekun
merapikan kamar
menjaga kebersihan rumah
berbicara sopan pada orang tua
3. Hak dan kewajiban murid di sekolah
a. Hak murid di sekolah
mendapatkan bimbingan guru
meminjam buku di perpustakaan
menggunakan fasilitas sekolah
belajar dengan tenang
mempunyai banyak teman
mengemukakan pendapat
b. Kewajiban murid di sekolah
mematuhi tata tertib sekolah
mengikuti upacara bendera
mengikuti penilaian harian
menjaga kebersihan lingkungan sekolah
menjaga dan merawat fasilitas sekolah
membawa perlengkapan belajar (tas, buku, alat tulis)
C. IPA
Rangkaian seri pada baterai dan lampu
1. Rangkaian seri, baterai dan lampu diletakkan sejajar.
2. Arus listrik yang mengalir pada rangkaian seri hanya berada dalam satu aliran kabel yang
menghubungkan semua lampu (tidak ada percabangan)
3. Jika terdapat lebih dari satu lampu pada rangkaian seri, maka jika satu lampu dibuka, atau aliran
dan satu kutub baterai diputus, maka semua lampu akan mati
4. Fungsi baterai sebagai sumber energi
5. Terdapat kutub (+) dan kutub (-) pada baterai yang harus diletakkan dengan posisi kutub (+)
bertemu dengan kutub (-)
6. Fungsi kabel untuk mengalirkan arus listrik dari baterai hingga mencapai lampu
7. Terdapat dudukan lampu untuk mengaitkan tembaga pada kabel, sehingga arus listrik akan
mencapai filamen pada bagian dalam lampu
8. Rangkaian seri biasa terdapat pada lampu-lampu di rumah dan hiasan lampu pada pohon natal
Rangkaian listrik
1. Rangkaian listrik berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi 2 yaitu rangkaian seri dan rangkaian
paralel
2. Rangkaian seri adalah rangkaian yang dipasang berderet tanpa adanya cabang
Gambar rangkaian seri
3. Rangkaian paralel adalah rangkaian yang dipasang sejajar sehingga membentuk cabang-cabang
Gambar rangkaian paralel
4. Rangkaian seri digunakan pada alat yang tidak memiliki banyak ruang dan jaringan kabel,
contohnya lampu senter
5. Rangkaian paralel digunakan pada rangkaian lampu yang memiliki banyak fungsi, contohnya
rangkaian listrik di rumah, penerangan jalan, dan lampu lalu lintas
Rangkaian seri
1. Rangkaian seri adalah rangkaian listrik yang terdiri dari dua buah lampu atau lebih yang disusun
berderet atau berurutan.
2. Sumber tegangan juga dihubungkan secara berderet
3. Kerugian rangkaian seri, bila salah satu lampu diputuskan (mati) maka lampu yang lain juga akan
mati
4. Keuntungan rangkaian seri adalah hemat kabel, rangkaiannya sederhana dan membuatnya mudah.
5. Rangkaian seri atau rangkaian tidak bercabang adalah hubungan antara alat-alat listrik yang
tersusun secara berututan, sehingga berlaku:
arus listriknya mengalir melalui satu cabang
nyala lampunya lebih redup
jika salah satu lampu diputus maka lampu lain ikut padam atau mati
6. Benda konduktor adalah benda-benda yang dapat menghantarkan listrik dari sumber listrik.
7. Contoh benda konduktor adalah benda logam seperti besi, timah, baja, tembaga dan kuningan.
8. Benda isolator adalah benda-benda yang tidak bisa menghantarkan arus listrik dari sumber listrik.
9. Contoh benda isolator adalah kaca, plastik, kain, kayu kering.
10. Ciri rangkaian listrik seri:
cara menyusun rangkaian cenderung praktis dan sederhana
semua komponen listrik disusun secara berderet atau berurutan
kabel penghubung tidak memiliki percabangan sepanjang rangkaian
hanya ada satu jalan yang dapat dilalui oleh arus, jadi jika ada satu jalur yang terputus maka
rangkaian tidak dapat berfungsi dengan benar.
D. IPS
Pengaruh Listrik Terhadap Kehidupan Manusia
bidang sebelum ditemukan listrik sesudah ditemukan listrik
ekonomi untuk penerangan menggunakan menggunakan lampu
api, misalnya obor, lilin, lampu biaya lebih mahal
minyak pekerjaan lebih mudah dan cepat
biaya lebih hemat selesai
pekerjaan sulit dikerjakan dan lama
pendidikan belajar dan mengerjakan tugas saat bisa belajar dan mengerjakan tugas
siang hari, bila pengerjaan di malam kapan saja
hari menggunakan penerangan lilin,
obor atau lampu minyak sehingga
merusak mata karena kurang
pencahayaan
kehidupan sosial berkomunikasi lewat surat berkomunikasi menggunakan gadget
budaya menggunakan api, misalnya obor, orang menjadi lebih mudah untuk
hiburan
lilin, lampu minyak sehingga melakukan aktivitas pada malam hari
membuat kesulitan melakukan
aktivitas pada malam hari
anak-anak melakukan permainan bermain menggunakan gadget
tradisional sehingga merasakan sehingga kurang berinteraksi satu
kebersamaan dengan teman sama lain
lebih sering bermain di dalam rumah
Perbedaan Antara Masa Sebelum Ada Listrik dan Sebelum Ada Listrik
a. sebelum ditemukan listrik
menyetrika baju menggunakan arang
komunikasi dilakukan secara tatap muka
masyarakat bekerja siang hari
belajar pada malam hari menggunakan penerangan lampu minyak
kegiatan pentas seni tradisional dan sejenisnya dilakukan siang hari
b. setelah ditemukan listrik
menyetrika baju menggunakan setrika listrik
bisa melakukan komunikasi jarak jauh, akses informasi semakin tinggi
kegiatan bekerja bisa dilakukan saat malam hari
belajar lebih nyaman dengan adanya lampu listrik
kegiatan pentas seni tradisional dan sejenisnya bisa dan banyak dilakukan pada malam hari
Dampak Dari Adanya Bola Lampu bagi Kehidupan Masyarakat
penemuan bola lampu pijar memberikan kemudahan bagi masyarakat dunia untuk memperluas
cakupan kegiatannya
pengiriman barang ke luar kota dapat dilakukan sepanjang hari
toko-toko buka hingga larut malam
anak-anak dapat belajar sampai malam
Manfaat lampu dalam kehidupan sehari-hari:
sebagai penerangan aktivitas dalam ruangan
penerangan pada malam hari
penerangan lampu di pinggir jalan
penerangan kendaraan bermotor
pemanas kandang
membantu proses penetasan telur
Perubahan Kehidupan Masyarakat setelah Ditemukan Alat-alat Listrik
sebelum ditemukannya listrik, orang menggunakan arang/ bara api sebagai pemanas. Selain
prosesnya lama, asap yang muncul akan mengganggu pernapasa. Setelah ditemukannya setrika
listrik maka menjadi praktis dan pakaian terlihat rapi.
sebelum ada kompor gas, orang menggunakan kompor minyak dengan bahan bakar minyak
tanah. Selain kurang praktis, penggunaan minyak tanah lebih mahal. Kemudian diciptakannlah
kompor gas. Selain lebih praktis, juga lebih hemat karena makanan yang dimasak menjadi cepa
matang.
dengan ditemukannya komputer, pekerjaan menjadi cepat selesai dan mudah. Ditambah lagi
akses internet akan menambah wawasan dan pengetahuan.
Tokoh penemu dan barang yang ditemukan
Nama Tokoh Asal Negara Temuan
teori relativitas.
Albert Einstein Jerman batu baterai
telepon (Versi Lama),
Alessandro Volta Italia piringan hitam
telepon (Versi Baru 2002)
Alexander Graham Bell Amerika Serikat radio tahun 1895
arus listrik (1831)
Antonio Meucci Italia lampu listrik
C. Marconi Italia
Michael Faraday Inggris sinar-X.
Thomas Alva Edison Amerika Serikat
Crack Propagation Theory
Wilhelm Conrad Röntgen Jerman ban karet vulkanisasi
B.J. Habibie harmonika dan akordion
Charles Goodyear Indonesia mesin hitung
Christian Buschmann Amerika Serikat kertas
Blaise Pascal Jerman ban berisi udara
Cai Lun Perancis
John Boy Dunlop Tiongkok
Skotlandia
James Naismith Kanada olahraga bola basket
E. MATEMATIKA
1. Lingkaran adalah sebuah garis melengkung yang kedua ujungnya bertemu pada jarak yang sama
dari titik pusat.
2. Bentuk lingkaran di sekitar kita, seperti ban mobil atau jam dinding.
3. Lingkaran juga memiliki sejumlah unsur dan karakteristik sebagai sebuah bidang.
4. Dalam ilmu matematika, pengertian lingkaran adalah sebuah bangun datar dua dimensi berupa
kumpulan dari titik-titik yang membentuk sebuah lengkungan yang mempunyai panjang yang sama
terhadap titik pusat lingkaran itu sendiri.
5. Unsur-unsur lingkaran:
Keterangan:
1) Titik Pusat Lingkaran
Titik pusat lingkaran adalah titik yang ada tepat di tengah-tengah lingkaran sebagai pusatnya.
2) Jari-Jari Lingkaran
Jari-jari lingkaran adalah sebuah garis yang menghubungkan antara titik pusat dengan titik
lengkung pada keliling lingkaran. Umumnya jari-jari lingkaran ini disimbolkan dengan
simbol r.
3) Diameter Lingkaran
Diameter lingkaran adalah sebuah garis panjang lurus yang menghubungkan antara dua titik
pada keliling lingkaran yang melewati titik pusat lingkaran. Dapat disimpulkan bahwa panjang
diameter adalah dua kali lipat panjang jari-jari lingkaran. Diameter lingkaran sering
disimbolkan dengan d atau D.
4) Tali Busur Lingkaran
Tali busur lingkaran adalah garis lurus yang menghubungkan dua titik pada keliling lingkaran,
namun tidak melalui titik pusat lingkaran. Hal ini agak berbeda dengan diameter yang
garisnya melalui titik pusat.
5) Juring Lingkaran
Juring lingkaran adalah luas daerah dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua garis jari-jari dan
dibatasi oleh sebuah busur lingkaran yang letaknya diapit oleh dua buah jari-jari tersebut.
Juring lingkaran juga dibagi menjadi dua, yaitu juring kecil dan juring besar.
6) Tembereng Lingkaran
Tembereng lingkaran adalah luas daerah yang berada di dalam lingkaran yang dibatasi oleh
busur lingkaran dan tali busur lingkaran.
7) Apotema Lingkaran
Apotema lingkaran adalah jarak terpendek antara tali busur dengan titik pusat lingkaran.
Garis apotema umumnya berada tegak lurus dengan tali busur.
8) Busur Lingkaran
Busur lingkaran adalah garis lengkung yang merupakan bagian dari keliling lingkaran. Busur
pada lingkaran dibagi menjadi dua, yaitu busur besar dan busur kecil. Disebut sebagai busur
besar jika panjangnya lebih dari setengah lingkaran, sedangkan busur kecil jika panjangnya
kurang dari setengah lingkaran.
9) Sudut Pusat Lingkaran
Sudut pusat lingkaran adalah sebuah sudut yang terbentuk dari perpotongan antara dua buah
jari-jari yang ada di titik pusat lingkaran.
10) Sudut Keliling Lingkaran
Sudut keliling lingkaran adalah sebuah sudut yang terbentuk karena pertemuan antara dua
tali busur dengan satu titik pada keliling lingkaran.
6. Rumus Luas Lingkaran : π x r2
Rumus Keliling Lingkaran : π x d atau 2x π x r
Keterangan :
π = phi = 3,14 atau 22/7
d = diameter (2 kali jari-jari)
r = jari-jari lingkaran
Contoh soal:
a. Terdapat satu buah bangun datar lingkaran yang memiliki nilai diameter sebesar 6 m, Carilah
keliling dari lingkaran tersebut ?
Diketahui : d = 6 m
π = 22/7
Ditanyakan :Keliling Lingkaran
Jawaban :
K=πxd
K = 22/7 x 6
K = 132/7
K = 18,85 m
Maka, Keliling lingkaran tersebut adalah 18,85 m
b. Diketahui keliling sebuah lingkaran bernilai 62,8 cm. Hitunglah berapa diameter lingkaran
tersebut ?
Diketahui : K = 62,8 cm
π = 3,14
Ditanyakan : Diameter Lingkaran ?
Jawaban :
K=πxd
62,8 = 3,14 x d
d = 62,5 / 3,14
d = 20 cm
Maka, Diameter lingkaran tersebut adalah 20 cm
c. Andi mempunyai roda sepeda motor dengan nilai keliling yaitu 88 m. Hitunglah berapa jari-jari
roda sepeda motor andi tersebut ?
Diketahui : K = 88 m
π = 3,14
Ditanyakan : Diameter Lingkaran ?
Jawaban :
K=πx2xr
88 = 3,14 x 2 x r
K = 6,28 x r
r = 88 / 6,28
r = 14 cm
Maka, jari – jari lingkaran tersebut adalah 14 cm
d. Rangga memiliki sebuah mobil yang mempunyai roda dengan diameter 84 cm berputar sebanyak
1000 kali, Hitunglah berapa jarak yang di tempuh oleh mobil rangga tersebut ?
Diketahui : d = 84 cm
π = 3,14
Ditanyakan : Jarak Mobil ?
Jawaban:
Jarak yang ditempuh mobil sama dengan 1000 kali keliling lingkaran ( roda ) = 1000 / 2 = 500
Maka jarak yang ditempuh mobil = 500 x π x d
= 500 x 3,14 x 84 cm
= 131.880 cm
= 1,32 km
Catatan:
Dalam contoh soal dan jawaban tentang keliling lingkaran diatas, nilai π
terkadang 3,14 atau terkadang menggunakan 22/7.
Tips :
Ambillah nilai π yang termudah untuk anda hitung, Jika nilai diameter atau
jari-jari tersebut mudah untuk dibagi 7 maka gunakan π = 22/7
Gunakan nilai π = 3,14 jika nilai diameter atau jari-jari tersebut susah untuk
dibagi 7
e. Jika diketahui sebuah lingkaran memiliki diameter 14 cm. Berapakah luas lingkaran tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui: d = 14 cm
karena d = 2 × r maka:
r = d/2
r = 14/2
r = 7 cm
Ditanyakan: Luas lingkaran
Jawab:
Luas = p × r²
Luas = 22/7 × 7²
Luas = 154 cm²
Jadi, luas lingkaran tersebut adalah 154 cm².
f. Sebuah lingkaran mempunyai jari-jari sebesar 10 cm. Berapakah luas lingkaran tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui: r = 10 cm
Ditanyakan: Luas lingkaran?
Jawab:
Luas = p × r²
Luas = 3,14 × 100
Luas = 314 cm²
Jadi, luas lingkaran tersebut adalah 314 cm².
F. BAHASA JAWA
1. Unen-unen, dalam Bahasa Indonesia disebut ungkapan.
2. Unen-unen yaiku tetembungan kanthi teges kang mligi/ khusus.
3. Unen-unen umume dijupuk saka reriptan sastra nanging wis lumrah digunakake ing basa padinan.
4. Wujude unen-unen ana telu yaiku:
a. paribasan
b. bebasan
c. saloka
5. Titikane unen-unen arupa paribasan, bebasan lan saloka:
a. carane nyusun tembung, wis gumathok (tetep, ora owah)
b. ana kang nduweni teges entar (kiasan) ana uga kang ateges wantah
c. wujude ukara utawa kumpulane tembung (frase)
d. kalebu basa pinathok sajronne kasusastran Jawa
e. surasa utawa karepe paribasan gumathol, sesambung karo isining ukara, lumrahe arupa
kumpulaning tembung tetandhingan (perbandingan), pepindhan (perumpamaan) utawa
pepiridan (saemper pasemon)
6. Conto unen-unen: tegese
unen-unen tedhak turuning ratu
dimulyakake kanthi kalungguhan
trahing kusuma rembesing madu pinter sakehing ilmu
sinengkakake ngaluhur wong cilik, fakir miskin
tulus sawernanae guna kasantikan nyerat sawernane kawruh
pidak pedarakan
ngreronce sekar sumawur
7. Conto
Unen-unen Tegese lugu Karepe
tembang rawat-rawat, bakul lamat-lamat swara tembange pawarta kang sumebar
sinambewara wong bebakulan martakake keprungu tekan ngendi-endi
sawijining bab
gumebyar rupa mas sinangling mencorong kaya mas disepuh banget narik kawigaten merga
endah lan cahyane
tinubruk mong luput ditubruk macan ning ora kena kaget banget
urip peteng tanpa lampu uripe sarwa bingung tanpa kecingkrangan, nandhang
pepadhang reribet
sumur lumaku tinimba tuke banyu sumberan lumaku wong pinter sing dadi jujugane
dadi paran golek banyu wong maguru
(ngangsu)
8. Unen-unen kaya dene paribasan digunakake ana sajrone tembang (macapat, lan sapanunggalane)
lan tetembangan (tembang dolanan).
Contone ana ing tembang Lir-ilir (sing dicetak kandel)
Lir-Ilir
Lir ilir, lir ilir, tandure wis sumilir
tak ijo royo royo,
tak sengguh temanten anyar
Cah angon, cah angon
penekno blimbing kuwi
lunyu lunyu peneken,
kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro dodotiro kumintir bedah ing pinggir
dondomana jlumatana,
kanggo seba mengko sore
Mumpung padang rembulane
mumpung jembar kalangane
yok suroko surok hiyo