Lampiran Makalah Seminar
Bab I. Pendahuluan
A.Latar Belakang
Adanya pandemi Covid -19 telah memaksa dunia masuk dalam tatanan
kehidupan sosial baru, yang mempengaruhi semua sektor kehidupan termasuk
aspek pendidikan khususnya pada mata pelajaran PPKn. Dalam menyikapi
kebijakan Pemerintah mewajibkan semua warga masyarakat harus menjaga
jarak saat berinteraksi sosial dengan orang lain, supaya dapat memperkecil
penyebaran virus Covid -19 sebagai suatu usaha dalam rangka memutus mata
rantai penyebaran Covid-19.
Kebijakan pemetintah tersebut ternyata berdampak terhadap kegiatan
pembelajaran yang semula dilakukan secara tatap muka sekarang harus
dilakukan secara jarak jauh. Pada kegiatan Pembelajaran PPKn di masa
pandemi Covid -19 ini tidak mungkin melakukan pembelajaran dengan tatap
muka, melainkan dengan pembelajaran jarak jauh atau secara daring online di
rumah. Pembelajaran online dilaksanakan dengan menggunakan gadget
(smartphone atau laptop) dalam mempelajari materi menelaah Pancasila
sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Dengan cakupan 6 sub
pokok pembahasan, materi ini cukup sulit untuk dipahami siswa karena
bersifat abstrak, tidak bisa langsung dipahami dan diimplementasikan dalam
perilaku sehari-hari. Pada saat pembelajaran tatap mukapun, mengajarkan
materi tersebut sudah cukup menantang, terlebih lagi pada saat pandemi covid
-19 sekarang ini yang hanya memungkinkan guru dan siswa dalam
pembelajaran hanya bisa berinteraksi secara online atau daring. yang mana
justru siswa semakin tidak bisa memahami materi dengan baik, hal ini dapat
dilihat dengan hasil nilai dari pengerjaan Penilaian Harian siswa, nilainya
semakin menurun.
Pada konteks ini penelitian mencoba membangkitkan semangat peserta
didik, dalam agar dalam memahami materi menelaah Pancasila sebagai dasar
negara dan pandangan hidup bangsa dapat lebih menyenangkan dan tidak
membosankan sehingga konsep materi lebih mudah dipahami. Oleh sebab itu
untuk mempermudah pembelajaran diperlukan media yang lebih relevan
dengan menggunakan media yang bernilai edukasi, diharapkan peserta didik
dapat belajar dengan inovatif sehingga akan lebih mudah memahami materi
dan melaksanakan pembelajaran.
Peneliti mencoba menggunakan metode permainan dengan
menggunakan media pembelajaran TurIzz Berkass (Turnamen Quizizz
Berbasis Prakasita Classroom) sebagai sarana menyampaikan materi dalam
proses pembelajaran siswa Kelas VIII D. Dengan media ini peneliti bertujuan
untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa kelas
VIII D SMP Negeri 2 Salatiga dalam pembelajaran PPKn dengan
menggunakan media pembelajaran Turizz Berkass.
B. Pembatasan Masalah
Dalam penelitian ini penulis tidak akan menuliskan semua masalah
yang ada dalam pembelajaran PPKn, tetapi hanya membatasi pada tiga
variabel saja, yaitu: 1) Keaktifan belajar siswa kelas VIII D SMP Negeri 2
Salatiga semester gasal tahun 2020/2021 yang masih rendah; 2) Hasil belajar
menelaah Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa kelas
VIII D SMP Negeri 2 Salatiga semester gasal tahun 2020/2021 yang masih
rendah; 3) Penggunaan media TurIzz Berkass atau Turnamen Quizizz
berbasis Prakasita Calssroom dalam pembelajaran menelaah Pancasila
sebagai dasar negara dan pandangan hdiup bangsa pada siswa kelas VIII D
SMP Negeri 2 Salatiga semester gasal tahun 2020/2021.
C. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka dapat
diidentifikasikan beberapa rumusan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana peningkatan keaktifan belajar menelaah Pancasila sebagai
dasar negara dan pandangan hidup bangsa menggunakan media TurIzz
Berkass pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Salatiga semester gasal
tahun 2021/2022 ?
2. Bagimana peningkatan hasil belajar menelaah Pancasila sebagai dasar
negara dan pandangan hidup menggunakan media TurIzz Berkass pada
siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Salatiga semester gasal tahun
2021/2022 ?
D. Tujuan Penelitian
1. Tujuan Umum
2. Tujuan Khusus
E. Manfaat Penelitian
Penelitian ini mempunyai beberapa manfaat, diantaranya :
1. Manfaat bagi siswa
2. Manfaat bagi peneliti
3. Manfaat bagi teman sejawat
4. Manfaat bagi sekolah
5. Manfaat bagi perpustakaan
Bab II Landasan Teori dan Pengajuan Hipotesis
A. Landasan Teori
1. Keaktifan Belajar
Pengertian keaktifan belajar dari beberapa pakar dapat disimpulkan
bahwa keaktifan belajar adalah sistem belajar mengajar yang menekankan
pada keaktifan siswa, baik secara fisik, mental intelektual, maupun
emosional untuk mendapatkan hasil belajar yang berupa perpaduan antara
aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik sesuai dengan karakteristik
mereka.
2. Hasil Belajar
Hasil belajar merupakan hasil suatu interaksi suatu tindak belajar
dan tindak mengajar. Dilihat dari sisi guru tindak mengajar diakhiri
dengan proses evaluasi hasil belajar. Dari sisi peserta didik ,hasil belajar
merupakan berakhirnya penggal atau tindak proses belajar.
3. Media TurIzz Berkass
TurIzz Berkass kepanjangan dari Turnamen Quizizz berbasis
Prakasita Classroom. TurIzz Berkass merupakan media yang digunakan
pembelajaran agar supaya siswa menjadi lebih termotivasi untuk belajar
sehingga hasil belajar siswa bisa meningkat dan lebih bersemangat untuk
menjadi lebih baik dalam pembelajaran. TurIzz Berkass memicu siswa
untuk lebih bersemangat melaksanakan turnamen Quizizz agar bisa
menjadi pemenang dalam turnamen, karena siswa juga dapat melihat
peringkat langsung hasilnya. Didalam TurIzz Berkass ini juga bisa
ditambahkan Musik dan gambar, sehingga membuat siswa merasa senang
dan tidak bosan dalam pembelajaran dan bersemangat untuk
mengerjakannya.
B. Kerangka Berpikir
Pada kondisi awal, guru belum menggunakan media TurIzz Berkass
keaktifan belajar dan Hasil Belajar siswa kelas VIII D masih rendah masih
jauh dari harapan. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti perlu mengadakan
penelitian dengan menggunakan media TurIzz Berkass. Pada siklus pertama,
peneliti menggunakan media TurIzz Berkass tanpa gambar. Pada siklus kedua
peneliti menggunakan media TurIzz Berkass Bergambar.
C. Hipotesis Tindakan
Apakah dengan media TurIzz Berkass dapat meningkatkan keaktifan
belajar dan Hasil Belajar siswa kelas VIII D semester Gasal tahun pelajaran
2020/2021?
Bab III Metodologi Penelitian
A. Setting Penelitian
Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Salatiga Jalan Kartini 26 Saatiga
mulai bulan Juli s.d Desember 2021
B. Subjek dan Objek Penelitian
Penelitian dilakukan terhadap siswa kelas VIII D semester gasal tahun
pelajaran 2020/2021 dan yang diteliti keaktifan belajar siswa dan hasil belajar
siswa.
C. Data dan Sumber data
Data dari pengamatan terhadap keaktifan belajar siswa dan hasil belajar
siswa dari Kondisi Awal, , siklus I, dan siklus II.
D. Teknik dan Alat Pengumpulan Data
Teknik tes dan nontes, alatnya berupa data keaktifan belajar siswa dan data
hasil belajar siswa.
E. Validasi Data
Validasi data yang digunakan meliputi validitas hasil dan validitas
proses.dalam prasiklus, siklus I, dan siklus II
F. Analisis Data
a. Presentasi rata-rata keaktifan =
∑ total prosentase seluruh aspek pengamatan
-------------------------------------------
∑ aspek pengamatan
b. Menghitung prosentase ketuntasan, dengan rumus :
Prosentase Ketuntasan Kelas = ∑ siswa yang mendapatkan nilai ≥ 78
----------------------------------------- X 100 %
∑ siswa keseluruhan
G. Indikator Kinerja
Penelitian ini dikatakan berhasil apabila dapat mencapai indikator
minimal sebagai berikut:
1. Persentase rata-rata seluruh aspek pengamatan keaktifan belajar adalah
minimal 78% atau memiliki keaktifan belajar dengan kriteria
sedang/cukup.
2. Sekurang-kurangnya 85% siswa mempunyai keterampilan menulis
cerpen dengan nilai minimal 78.
H. Prosedur Penelitian
Kondisi Awal belum menggunakan tindakan
Kondisi siklusi I menggunakan TurIzz Berkass sebagai media pembelajaran
Kondisi siklus II menggunakan TurIzz Berkass Bergambar sebagai media
pembelajaran
Bab IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Kondisi Awal
Keaktifan belajar Siswa kelas VIII D pada Kondisi Awal masih
rendah karena rata ratanya adalah 39,69%. Siswa yang mencapai
kriteria ketuntasan minimal ke atas empat siswa atau 13% sedangkan
dua puluh lima siswa atau 87% lainnya belum tuntas. Jadi ketuntasan
klasikalnya sebesar 33 %.
2. Siklus I
Keaktifan belajar siswa kelas VIII D pada tindakan siklus I
katagorinya sedang karena rata-ratanya adalah 72,31%. Siswa yang
mendapat nilai di bawah KKM ada enam belas siswa atau 55%, dan
mendapat nilai tuntas dan.atau di atas KKM ada tiga belas siswa atau
45% dengan nilai terendah 50 dan nilai tertinggi 88.
3. Siklus II
Keaktifan belajar siswa kelas VIII D pada tindakan siklus II
katagorinya baik karena rata-ratanya adalah 88,43%. Siswa yang
mendapat nilai di bawah KKM ada empat siswa atau 14%, dan
mendapat nilai tuntas dan.atau di atas KKM ada dua puluh lima siswa
atau 86% dengan nilai terendah 55 dan nilai tertinggi 100.
B. Pembahasan
Keaktifan belajar siswa pada kondisi Awal pembelajaran menelaah
Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa tergolong rendah,
yaitu hanya 39,69% dengan rincian sebagai berikut: kehadiran siswa dalam
BDR hanya 55% atau hanya 16 siswa dari 29 siswa yang ikut dalam
pembelajaran. Berarti ada tiga belas yang tidak ikut dalam BDR dan itu tanpa
keterangan. Sementara dalam siklus I sudah berkurang siswa yang tidak ikut
dalam pembelajaran virtual zoom meet. Dalam siklus I siswa yang tidak ikut
zoom meet maupun BDR sejumlah delapan siswa atau 28%. Dan dalam siklus
II siswa yang tidak ikut zoom meet maupun BDR semakin sedikit hanya empat
siswa atau 14%. Sementara untuk ketepatan pengumpulan tugas dari siswa
pada kondisi Awal hanya dua belas siswa yang mengumpulkan tugas tepat
waktu. Setelah diberi tindakan pada siklus I dengan menerapkan media TurIzz
Berkass ketepatan siswa dalam mengumpulkan tugas semakin meningkat yaitu
sebanyak 32%. Hal ini karena dengan menerapkan media TurIzz Berkass
memudahkan siswa untuk memahami materi dan media lebih menyenangkan
dalam mengerjakan soal Quizizz yang disertai musik. Ketepatan pengumpulan
tugas pada siklus II juga semakin meningkat menjadi 48%. Hal ini karena
siswa sudah mempunyai pengalaman dalam mengerjakan soal Quizizz dari
siklus I. Interaksi siswa saat zoom meet maupun BDR di kondisi Awal hanya
23% yang bertanya di saat zoom meet maupun melalui wa japri. Setelah
tindakan pada siklus I ada peningkatan, siswa yang berinteraksi dengan guru
saat zoom meet maupun BDR menjadi 62% dan di siklus II semakin banyak
yang berinteraksi dengan guru menjadi 86%
Pada kondisi Awal hasil belajar siswa menelaah Pancasila sebagai
dasar negara dan pandangan hidup bangsa tergolong rendah. Hal ini
terbukti dengan perolehan rerata hasil belajar siswa hanya 60 dengan
tiga siswa atau 10 % yang tuntas dan dua puluh enam siswa atau 90%
yang belum tuntas. Adapun nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 84.
Terendah 40.
Berdasarkan uraian tersebut diadan tindakan untuk meningkatkan
rerata hasil belajar siswa menelaah Pancasila sebagai dasar negara dan
pandangan hidup bangsa. Dari hasil tindakan pertama dalam siklus I yang
menggunakan media TurIzz Berkass mengalami peningkatan. Adapun
peningkatan tersebut sebagai berikut: dari Kondisi Awal ke Siklus I ada
peningkatan sebesar 13 poin, dan dari Tindakan Siklus I ke Siklus II ada
peningkatan sebesar 9 poin
Berdasarkan data dalam pengamatan keaktifan dan hasil belajar
siswa yang dihasilkan oleh siswa dalam pembahasan dapat disimpulkan
sebagai berikut:
1. Melalui media TurIzz Berkass dalam pembelajaran menelaah
Pancasila sebgai dasar negara dan pandangan hidup bangsa pada siswa
kelas VIII D SMP Negeri 2 Salatiga semester gasal tahun 2021/2022,
dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa sebesar 48%
2. Melalui penggunaan media TurIzz Berkass dalam pembelajaran
menelaah Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa
pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Salatiga semester gasal tahun
2021/ 2022, dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 22 poin
BAB V PENUTUP
A. Simpulan
Peningkatan keaktifan belajar siswa setelah diberi tindakan yang
menggunakan media TurIzz Berkass dalam pembelajaran menelaah
Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa pada siklus I
sebesar 32% dari Kondisi Awal sebesar 40% menjadi 72%. Di siklus II
keaktifan belajar siswa juga bertambah meningkat sebesar 16% dari Siklus
I sebesar 72% menjadi 88%.jadi keaktifan belajar siswa dalam menelaah
Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa dari Kondisi
awal ke Siklus I sampai Siklus II adalah sebesar 48% .
Peningkatan hasil belajar siswa menelaah Pancasila sebagai dasar
negara dan pandangan hidup bangsa pada siklus I sebesar 13 poin dari
Kondisi Awal ke Siklus I, rerata nilai hasil belajar sebesar 60 menjadi 73.
Pada siklus II, rerata hasil belajar siswa meningkat sebesar 9 poin dari
Siklus I ke siklus II, rerata nilai hasil belajar sebesar 73 menjadi 82. Jadi
peningkatan hasil belajar siswa dalam menelaah Pancasila sebagai dasar
negara dan pandangan hidup bangsa dari Kondisi awal ke Siklus I sampai
Siklus II adalah sebesar 22 poin.
B. Saran
1. Bagi Siswa
2. Bagi Guru
3. Bagi Sekolah
4. Bagi Rekan Guru
5. Bagi Perpustakaan