The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Ebook Vitamin yang didalamnya berisikan materi jenis vitamin larut dalam air dan vitamin larut dalam lemak.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Yunus Audi, 2020-11-06 20:17:23

Ebook Vitamin

Ebook Vitamin yang didalamnya berisikan materi jenis vitamin larut dalam air dan vitamin larut dalam lemak.

Keywords: ebook vitamin

1

Vitamin Larut Dalam Air
&

Vitamin Larut Dalam Lemak

Oleh:
Yunus Audi Riyatno 190543636413

2

S1 PENDIDIKAN TATA BOGA/OFFERING B
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
2020

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan yang
maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayahnya saya
dapat menyelesaikan tugas ini dengan judul “Vitamin
Larut dalam Air dan Vitamin Larut dalam Lemak”.
Dengan segala kerendahan hati, penulis mengucapkan
terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu
dalam Menyusun Ebook ini, yaitu:

1. Ibu Dr. Dra. Mazarina Devi, M.Si. sebagai dosen
Mata kuliah Ilmu Gizi

2. Dukungan dari orang tua, yang telah membantu
jalanya penyusunan ebook ini.

Penulis menyadari bahwa ebook ini, masih jauh dari kata
sempurna. Oleh karena itu penulis mengucapkan mohon
maaf karena tidak menutp kemungkinan adanya
kesalahan dalam buku.

3

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.......................................................... 3
VITAMIN ............................................................................ 5
Macam- macam Vitamin larut dalam air ............................... 6

Vitamin C......................................................................... 6
Vitamin B1 (Tiamin) ........................................................ 8
Vitamin B2 (Riboflavin)................................................. 10
Vitamin B3 Niasin ( Asam Nikotinat) ............................. 11
Biotin ............................................................................. 13
Asam Pantotenat............................................................. 14
Vitamin B6 ((Piridoksin, Piridoksal, dan Piridoksamin) .. 15
Folat (Asam Folat, Folasin, Pteoril Monoglutamat) ......... 17
Vitamin B12................................................................... 19
Vitamin Larut Dalam Lemak .............................................. 21
Vitamin A ...................................................................... 21
Vitamin D ...................................................................... 23
Vitamin E....................................................................... 24
Vitamin K ...................................................................... 26
Daftar pustaka .................................................................... 27

4

VITAMIN

Vitamin adalah suatu zat
senyawa kompleks yang
sangat dibutuhkan oleh
tubuh kita yang berfungsi
untuk membantu pengaturan
atau proses kegiatan tubuh.
Tanpa vitamin manusia,
hewan dan makhluk hidup
lainnya tidak akan dapat melakukan aktifitas hidup dan
kekurangan vitamin dapat menyebabkan memperbesar peluang
terkena penyakit pada tubuh kita.
Vitamin (Bahasa inggris: vital amine, vitamin) adalah
sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang
memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme,
yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. Terdapat 13 jenis
vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh
dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain
vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam
pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau
memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat
memproduksi vitamin D dan Vitamin K dalam bentuk
provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat
berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan
suplemen makanan.
Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan
dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa
ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu
penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah
sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan

5

maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena
fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan
kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya
adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan
mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga
tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan
metabolisme pada tubuh.

Macam- macam Vitamin larut dalam air

Vitamin C

Adalah kristal putih yang mudah
larut dalam air. Dalam keadaan
kering vitamin C cukup stabil.
Tetapi dalam keadaan larut,
vitamin C mudah rusak karena
bersentuhan dengan udara
(oksidadi) terutama bila terkena
panas. Oksidasi dipercepat dengan kehadiran tembaga dan besi.
Vitamin C stabil dalam larutan alkali, tetapi cukup stabil dalam
larutan asam. Vitamin C adalah vitamin yang paling labil.

➢ Kebutuhan vitamin C
Kebutuhan vitamin C setiap orang berbeda beda
tergantung gender dan usia. Takaran vitamin yang
diserap tubuh dengan yang dikonsumsi sekitar 70-90%
vitamin akan diserap dan 30-180 mg yang masuk ke
dalam tubuh. Meski demikian dari dosis diatas 1000
mg/hari hanya akan di serap 50%, sisanya dibuang
melalui urin

➢ Fungsi vitamin C
• Sintesis kolagen

6

• Sintesis karnitin
• Absorbs dan metabolisme besi
• Absorbs kalsium
• Mencegah infeksi
• Sumber bahan makanan

➢ Sumber
Buah buahan seperti jambu biji, jeruk, tomat, arbei,
stroberi, sayur sseperti asparagus dan kol, susu,
mentega, kentang, ikan dan hati

➢ Dampak kekurangan vitamin C
Kekurangan vitamin C mengakibatkan sariawan di
mulut, kulit cenderung kasar, cepat Lelah, otot lemah,
luka sukar sembuh, mudah mengalami depresi,
gampang terkena anemia dengan gejala gejala
kelelahan sakit kepala dan lekas marah. Kekurangan
vitamin C berat menyebabkan penyakit kudisan.

➢ Dampak kelebihan vitamin C
Keracunan vitamin C terjadi jika terlalu banyak
konsumsi suplemen vitamin C berlebihan. Efek
keracunan vitamin C tidak akan terjadi jika vitamin C
yang dimakan berasal dan makanan, buah – buahan
dan sayuran. Efek dari kelebihan konsumsi suplemen
vitamin C overdosis antara lain, seperti diare, mual,
muntah, mulas, kram perut, insomnia, batu ginjal.
Batas maksimal vitamin C yang masih dapat diterima
oleh tubuh adalah 2000 mg/hr, melebihi dari dosis
tersebut dapat menyebabkan keracunan. Ketika
seseorang mengkonsumsi sejumlah besar vitamin C
dalam bentuk suplemen dalam jangka panjang, tubuh
menyesuaikannya dengan menghancurkan dan
mengeluarkan kelebihan vitamin C dari pada biasanya.

7

Jika konsumsi kemudian secara tiba-tiba dikurangi,
tubuh tidak akan menghentikan proses ini, sehingga
menyebabkan penyakit kudisan.

Vitamin B1 (Tiamin)

Istilah tiamin menyatakan
bahwa zat ini
mengandung sulfur (tio)
dan nitrogen (amine).
Tiamin merupakan Kristal
putih kekuningan yang
larut dalam air. Dalam
keadaan kering vitamin
B1 cukup stabil. Di dalam
keadaan larut vitamin B1 hanya tahan panas bila berada dalam
keadaan asam. Dalam suasana alkali vitamin B1mudah rusak
oleh panas atau oksidasi. Kehilangan tiamin oleh pemasakan
bergantung pada lama dimasak, pH, suhu, jumlah air yang
digunakan dan dibuang. Tiamin tahan suhu beku.

➢ Kebutuhan
Kebutuhan vitamin B1 perhari. Untuk orang dewasa
50-100mg sehari, anak anak 0,5-1mg vitamin B1
perhari.

➢ Sumber
Padi-padian, roti, sereal, daging, dan produk olahanya,
ginjal, hati, makanan laut, ungags, telur, tempe dan
susu

➢ Fungsi vitamin B1
Dalam bentuk pirofosfat (TPP) atau difosfat (TDP),
tiamin berfungsi sebagai koenzim berbagai reaksi
metabolism energy. Tiamin dibutuhkan untuk
dekarboksilasi oksidatif piruvat menjadi asetil KoA

8

dan memugkinkan masuknya substrat yang dapat
dioksidasi kedalam siklus krebs untuk pembentukan
energy. Asetil KoA yang dihasilkan enzim ini
disamping itu merupakan precursor penting lipida
asetil kolin, yang berarti adanya peranan TPP dalam
fungsi normal system saraf. Didalam siklus krebs, TPP
merupakan kofaktor pada dekarboksilasi oksidatif alfa-
kerogglutarat menjadi suksinil-KoA. TPP juga
dibutuhkan untuk dekarboksilasi asam alfa-keto seperti
asam alfa-ketoglutarat dan 2-keto-karboksilat yang
diperoleh dari asam-asam amino metionin, treonin,
leusin, isoleusin, dan valin. Tiamin juga merupakan
koenzim reaksi transketolase yang berfunfsi dalam
pentose-fosfat shunt, jalur alternative oksidasi glukosa.

➢ Dampak kekurangan
Beri-beri dapat terjadi karena kekurangan thiamin
dalam jangka panjang. Penyakit ini ditemukan pertama
kali di Timur Jauh saat pembuatan beras ‘poles’ (polish
rice) tersebar luas. Beras yang dipoles mengakibatkan
pembuangan kulit yang kaya akan thiamin. Beri- beri
dapat merusak sistem syaraf dan keracunan otot.
Gejala kekurangan yang lain adalah irama jantung
yang tidak normal, gagal jantung, kelelahan, susah
berjalan, kebingungan dan kelumpuhan.

➢ Dampak kelebihan
Pemakaian thiamin yang melebihi normal
mempengaruhi sistem syaraf. Hal ini karena reaksi
hipersensitif yang dapat berpengaruh pada kelelahan,
sakit kepala, sifat lekas marah dan susah tidur. Sistem

9

darah dapat terpengaruh, karena denyut nadi menjadi
cepat.

Vitamin B2 (Riboflavin)

Dalam bentuk murni, riboflavin adalah kristal kuning.
Riboflavin larut air, tahan panas, oksidasi dan asam, tetapi tidak
tahan alkali dan cahaya terutama sinar ultraviolet. Dalam
proses pemasakan tidak banyak yang rusak.

➢ Kebutuhan
Kebutuhan vitamin B2 untuk orang dewasa adalah :
laki-laki 19 tahun keatas 1,3mg/hari. Wanita 19 tahun
keatas 1,1mg/hari

➢ Sumber almond,susu,keju,telur,
Jamur,brokoli,kacang
youghurt

➢ Fungsi vitamin B2
Riboflavin berfungsi sebagai koenzim. Riboflavin
membantu enzim untuk menghasilkan energi dari
nutrisi penting untuk tubuh manusia. Riboflavin
berperan pada tahap akhir dari metabolisme energi
nutrisi tersebut.

➢ Dampak kekurangan
Kekurangan riboflavin dapat menyebabkan gejala
seperti iritasi, kulit merah dan keretakan kulit dekat

10

dengan sudut mata dan bibir seperti halnya sensitivitas
yang berlebihan terhadap sinar (photophobia) . Hal ini
dapat juga menyebabkan keretakan pada sudut mulut
(cheilosis). Tanda-tanda awal kekurangan ribovlofin
antara lain mata panas dan gatal, tidak tahan cahaya,
kehilangan ketajaman mata, bibir, mulut serta lidah
sakit dan panas, pembesaran kapiler darah di sekeliling
mata. Di samping itu dapat pula mengakibatkan bayi
lahir sumbing dan gangguan pertumbuhannya.

➢ Dampak kelebihan
Jarang terjadi

Vitamin B3 Niasin ( Asam Nikotinat)

Niasin adalah

istilah generic untuk

asam nikotinat dan

turunan alamiyah

nikotinamida (niasin

amida). Niasin

merupakan Kristal

putih yang lebih stabil

dari tiamin dan

riboflavin. Niasin tahan terhadap suhu tinggi, cahaya, asam,

alkali, dan oksidasi. Niasin tidak rusak oleh pengolahan dan

pemanasan normal, kecuali kehilangan melalui air masakan

yang dibuang. Nisin mudan diubah menjadi bentuk aktif

nikotinamida.

➢ Kebutuhan
Kebutuhan vitamin B3 perhari untuk orang dewasa
300-1000mg perhari yang dapat dibagi dalam beberapa
konsumsi. Untuk anak anak 100-300mg perhari.

11

➢ Fungsi
Nikotinamida berfungsi di dalam tubuh sebagai bagian
koenzim NAD dan NADP (NADH dan NADPH
adalah bentuk reduksinya). Koenzim-koenzim ini
diperlukan dalam reaksi oksidasi-reduksi pada
glikolisis, metabolism protein, asam lemak,
pernapasan sel dan detoksifikasi, di mana perannya
adalah melepas dan menerima atom hydrogen. NAD
juga berfungsi dalan sintesis glikogen. Niasin
membantu kesehatan kulit, sistem syaraf dan sistem
pencernaan.

➢ Sumber
sereal, beras, susu, sayur, kacang-kacangan, maupun
produk olahan nabati dan hewani.

➢ Dampak kekurangan
Pada tahap awal tanda-tanda kekurangan niasin adalah
kelemahan otot, anoreksia, gangguan pencernaan dan
kulit memerah. Kekurangan berat menyebabkan
Pellagra (penyakit kekurangan niacin), menunjukkan
gejala seperti dermatitis, diare dan dementia . Hal ini
meluas di bagian selatan US pada awal 1900. Gejala
kekurangan niacin lainnya adalah kehilangan nafsu
makan, lemah, pusing dan kebingungan mental. Kulit
dapat menunjukkan gejala dermatitis simetrik bilateral,
khususnya pada daerah yang terkena sinar matahari
langsung.

➢ Dampak kelebihan
Niasin dalam jumlah yang besar dapat menjadi racun
pada sistem syaraf, lemak darah dan gula darah. Gejala
– gejala seperti muntah, lidah membengkak dan
pingsan dapat terjadi. Lebih lanjut, hal ini dapat

12

berpengaruh pada fungsi hati dan dapat mengakibatkan
tekanan darah rendah. Vitamin B6 (Piridoksin,
piridoksal, piridoksamin)

Biotin

Biotin adalah suatu karbon
monokarboksilat terdiri atas
cincin imidasol yang bersatu
dengan cincin tetrahidrotiofen
dengan rantai samping asam
valerat. Biotin tahan panas, larut
air dan alcohol serta mudah
dioksidasi.

➢ Kebutuhan
Jumlah rata rata asupan biotin perhari adalah hingga
30mg untuk wanita berusia 19 tahun keatas. Wanita
hamil 30mg, dan ibu menyusui 35 mg

➢ Sumber
Hati, kuning telur, serealia, khamir, kacang kedelai,
kacang tanah, sayuran, jamur, pisang, jeruk,
semangka, strawberry,

➢ Fungsi biotin
Biotin berfungsi sebagai koenzim pada reaksi-reaksi
yang menyangkut penambahan atau pengeluaran
karbon dioksida kepada atau dari senyawa aktif.
Sintesis dan oksidasi asam lemak memerlukan biotin
sebagai koenzim. Demikian pula deaminasi, yaitu
pengeluaran NH2 dari asam-asam amino tertentu,
terutama asam aspartat, treonin, dan serin serta sintesis
purin yang diperlukan dalam pembentukan DNA dan
RNA membutuhkan biotin. Secara metabolic, biotin

13

erat kaitannya dengan asam folat, asam pantetonat, dan
vitamin B12

➢ Dampak kekurangan
Kekurangan biotin jarang terjadi pada manusia. Gejala
kekurangan pada manusia atau hewan dapat terjadi jika
memakan putih telur mentah berasal lebih dari 24 butir
telur sehari. Gejala kekurangan biotin dapat muncul
pada pasien rumah sakit yang menggunakan infus. Hal
ini dapat menyebabkan gejala seperti kehilangan nafsu
makan, mual, depresi, kelemahan dan kelelahan. Dosis
tambahan biotin diberikan pada pasien untuk
mencegah defisiensi.

➢ Dampak kelebihan
Jarang terjadi

Asam Pantotenat

Asam pantotenat

adalah kristal putih

yang larut air, rasa

pahit, lebih stabil

dalam keadaan larut

daripada kering, serta

mudah terurai oleh

asam, alkali dan panas

kering. Dalam

keadaan netral asam

pantotenat tahan

terhadap panas basah

➢ Kebutuhan
Kebutuhan untuk dosis orang dewasa 5-10mg perhari

14

➢ Fungsi
Asam pantotenat berperan dalam metabolisme sebagai
bagian dari koenzim A. Koenzim ini berperan untuk
membawa molekul dalam proses pemecahan glukosa,
asam lemak dan metabolisme energi. Asam pantotenat
terlibat pula dalam sintesis hormone steroid,
kolesterol, fosfolipida, dan porfirin yang diperlukan
untuk pembentukan hemoglobin.

➢ Dampak keurangan
Karena Asam Pantotenat banyak terdapat di dalam
bahan makanan, kekurangan asam pantotenat jarang
terjadi. Gejala-gejala kekurangannya adalah rasa tidak
enak pada saluran cerna, kesemutan dan rasa panas
pada kaki, muntah-muntah, diare yang timbul sekali-
sekali, rasa lelah dan susah tidur.

➢ Dampak kelebihan
Gejala kelebihan kadang-kadang menyebabkan diare
dan perut kembung.

Vitamin B6 ((Piridoksin, Piridoksal, dan

Piridoksamin)

Vitamin B6 terdapat di alam

dalam tiga bentuk : piridoksin,

piridoksal, dan piridoksamin.

Piridoksin hidroklorida adalah

bentuk sintetik yang digunakan

sebagai obat. Dalam keadaan

difosforilasi, vitamin

B6 berperan sebagai koenzim berupa piridoksal fosfat (PLP)

15

dan piridoksamin (PMP) dalam berbagai reaksi transaminasi.
Di samping itu PLP berperan dalam berbagai reaksi lain.

➢ Kebutuhan
Kebutuhan vitamin B6 harian tergantung pada usia.
Bayi 7-12 bulan membutuhkan 0,3 miligram per
hari dan lebih banyak saat tumbuh. Orang berusia di
atas 50 tahun membutuhkan 1,7 miligram per
hari untuk pria dan 1,5 miligram untuk wanita. Wanita
hamil paling membutuhkan vitamin B6 dengan jumlah
1,9 miligram per hari.

➢ Sumber
Khamisr, kecambah gandum, hati, gunjal, serealia
tumbuk, kacang kacangan, kentang dan pisang.

➢ Fungsi
Vitamin B6 berperan dalam metabolisme asam amino
dan asam lemak. Vitamin B6 membantu tubuh untuk
mensintesis asam amino nonesensial. Selain itu juga
berperan dalam produksi sel darah merah.

➢ Dampak kekurangan
Orang yang mempunyai kadar vitamin B6 rendah,
menunjukkan gejala seperti lemah, sifat lekas marah
dan susah tidur. Selanjutnya gejala kegagalan
pertumbuhan, kerusakan fungsi motorik dan kejang-
kejang, anemia, penurunan pembentukan antibody,
peradangan lidah, serta luka pada bibir, sudut-sudut
mulut dan kuit. Kekurangan vitamin B6 berat dapat
menimbulkan kerusakan pada system saraf pusat.

➢ Dampak kelebihan
Konsumsi vitamin B6 dalam jumlah berlebihan selama
berbulan-bulan akan menyebabkan kerusakan saraf

16

yang tidak dapat diperbaiki, dimulai dengan semutan
pada kaki, kemudian mati rasa pada tangan dan
akhirnya tubuh tidak mampu bekerja. Kemudian gejala
keracunan adalah kesulitan berjalan, kelelahan dan
sakit kepala. Ketika konsumsi dikurangi, gejala-gejala
ini berkurang, tetapi tidak selalu hilang sepenuhnya.
Gejala kelebihan vitamin B6 ini sudah dapat dilihat
pada konsumsi sebanyak 25 miligram sehari.

Folat (Asam Folat, Folasin, Pteoril
Monoglutamat)
Folasin dan folat adalah nama
generic sekelompok ikatan yang
secara kimiawi dan gizi sama
dengan asam folat. Ikatan-ikatan
ini berperan sebagai koenzim
dalam transportasi pecahan-
pecahan karbon tunggal dalam
metabolism asam amino dan
sintesis asam nukleat.

➢ Kebutuhan
Dalam keadaan normal, tubuh membutuhkan 50
mikrogram (mcg) asam folat setiap harinya. Namun,
secara umum kebutuhan asam folat akan meningkat
saat Mom dalam kondisi hamil, yaitu menjadi
sedikitnya 400-600 mcg per hari.

➢ Sumber
sayuran hijau (istilah folat berasal dari kata
latin folium, yang berarti daun hijau), hati, daging
tanpa lemak, serealia utuh, biji-bijian, kacang-
kacangan, dan jeruk.

17

➢ Fungsi
Folat merupakan bagian dari dua koenzim yang
penting dalam sintesa sel-sel baru. Folat dibutuhkan
untuk pembentukan sel darah merah dan sel darah
putih dalam sumsum tulang dan untuk
pendewasaannya. Folat berperan sebagai pembawa
karbon tunggal dalam pembentukan hem.
Suplementasi folat dapat banyak menyembuhkan
anemia parnisiosa, namun gejala gastrointestian, dan
gangguan saraf tetap bertahan.

➢ Dampak kekurangan
Kekurangan folat dapat menyebabkan kekurangan
darah. Gejalanya bisa meluas, seperti sel- sel darah
merah tidak matang, yang menunjukkan sintesa DNA
yang lambat. Hal ini disebabkan tidak hanya oleh
kekurangan folat tetapi juga oleh kekurangan vitamin
B12. Gejala lain dari kekurangan folat adalah rasa
panas pada jantung (heartburn), diare dan sering
terkena infeksi karena penekanan pada sistem
kekebalan. Hal ini mempengaruhi sistem syaraf,
menyebabkan depresi, kebingungan mental, kelelahan
dan pingsan.

➢ Dampak kelebihan
Gejala keracunan adalah diare, susah tidur dan sifat
mudah marah. Folat dengan dosis tinggi dapat
menutupi kekurangan vitamn B12, karena kedua
vitamin ini berhubungan.

18

Vitamin B12

Vitamin B12 adalah

Kristal merah yang larut

air. Warna merah karena

kehadiran kobalt. Vitamin

B12 secara perlahan rusak

oleh asam encer, alkali,

cahaya, dan bahan-bahan

pengoksidasi dan pereduksi. Pada pemasakan, kurang lebih

70% vitamin B12 dapat dipertahankan. Sianokobalamin

adalah bentuk paling stabil dank arena itu diproduksi secara

komersial dari fermentasi bakteri.

➢ Kebutuhan

Semakin dewasa seseorang, kebutuhan vitaminnya

akan semakin tinggi. Untuk usia 14 tahun ke atas

membutuhkan asupan vitamin ini sebanyak 2,4 mcg

setiap harinya. Untuk bayi usia 0 sampai 6 bulan

membutuhkan sebanyak 0,4

mcg perhari. Kebutuhan bayi harus dipenuhi dari ASI

sang ibu yang mengkonsumsi vitamin B mencukupi.

➢ Sumber
dalam daging hewan dan produk-produk hewani.
Orang yang hanya makan sayuran (vegetarian) dapat
melindungi diri sendiri melawan defisiensi
(kekurangan) dengan menambah konsumsi susu, keju
dan telur.

➢ Fungsi
Vitamin B12 berperan penting pada saat pembelahan
sel yang berlangsung dengan cepat. Vitamin B12 juga
memelihara lapisan yang mengelilingi dan melindungi
serat syaraf dan mendorong pertumbuhan normalnya.
Selain itu juga berperan dalam aktifitas

19

dan metabolisme sel-sel tulang. Vitamin B12 juga
dibutuhkan untuk melepaskan folat, sehingga dapat
membantu pembentukan sel-sel darah merah.

➢ Dampak kekurangan
Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan
kekurangan darah (anemia), yang sebenarnya
disebabkan oleh kekurangan folat. Tanpa vitamin B12,
folat tidak dapat berperan dalam pembentukan sel-sel
darah merah. Gejala kekurangan lainnya adalah sel-sel
darah merah menjadi belum matang (immature), yang
menunjukkan sintesis DNA yang lambat. Kekurangan
vitamin B12 dapat juga mempengaruhi sistem syaraf,
berperan pada regenerasi syaraf peripheral, mendorong
kelumpuhan. Selain itu juga dapat menyebabkan
hipersensitif pada kulit.

➢ Dampak kelebihan
Tidak diketahui adanya gangguan karena kelebihan
vitamin B12. Dosis hingga 1000 mikrogram tidak
menampakkan bahaya, tetapi juga tidak menunjukkan
kegunaan. Penganut vegetarisme dianjurkan memakan
suplemen multivitamin yang mengandung vitamin
B12.

20

Vitamin Larut Dalam Lemak

Tidak semua jenis vitamin dapat larut dalam lemak.
Adapun vitamin yang larut dalam lemak adalah Vitamin
A,D,E,K.

Vitamin A

Vitamin A merupakan vitamin yang
larut dalam lemak dan diperlukan
untuk perkembangan dan fungsi
berbagai organ pada tubuh manusia,
seperti mata, kulit, sistem kekebalan
tubuh, dan bagian tubuh lainnya.
Maka dari itu, tubuh akan mengalami
berbagai gangguan apabila
kekurangan vitamin ini..

➢ Kebutuhan
Jumlah kebutuhan vitamin A setiap orang berbeda-
berda. Faktor utama yang memengaruhi hal tersebut
adalah faktor usia. Adapun jumlah kebutuhan Vitamin
A yang telah ditentukan berdasarkan tingkat
pemberian diet yang dianjurkan (RDA), yaitu:

• Usia 1 - 3 tahun: 300 mcg / hari (1000 IU).
• Usia 4 - 8 tahun: 400 mcg / hari (1.300IU).
• Usia 9 - 13 tahun: 600 mcg / hari (2000 IU).
• > 14 tahun: 900 mcg / hari (3000 IU).
• Wanita > 14 tahun: 700 mcg / hari (2300 IU).
• > 19 tahun: 770 mcg / hari (2.600 IU).
• Ibu hamil usia 14 > 18 tahun: 750 mcg / hari
(2.500 IU).
• Laktasi (menyusui) usia 14 - 18 tahun: 1200
mcg / hari (4000 IU).

21

• Laktasi (menyusui) > 19 tahun: 1300 mcg /
hari (4300 IU).

➢ Sumber
Cara untuk mendapatkan vitamin A adalah dengan
mengonsumsi makanan-makanan yang bayak
mengandung vitamin A. Adapun makanan yang
mengandung vitamin A antara lain, buah dan sayuran,
telur, susu, mentega, margarin yang diperkaya, daging,
hati, dan minyak ikan. Lebih lengkap, baca
disini: Makanan yang Mengandung Vitamin A
Tertinggi (Buah, Sayuran, Hewani).

➢ Fungsi
Ada beberapa manfaat dari vitamin A yang sangat baik
untuk tubuh, yaitu: memperbaiki fungsi
mata,mengatasi masalah kewanitaan,meningkatkan
sperma, baik untuk kulit, mengatasi gangguan
pencernaan,dan masih banyak lagi manfaat yang di
dapat dari vitamin A

➢ Dampak kekurangan

kekurangan vitamin A dapat menyebabkan seseorang

mengalami berbagai kondisi medis,

seperti kekurangan protein, diabetes, tiroid yang

terlalu aktif, demam, gangguan fungsi hati, cystic

fibrosis, atau kelainan bawaan yang disebut

abetalipoproteinemia.

22

Vitamin D

Vitamin D juga merupakan
vitamin yang larut dalam
lemak serta diperlukan untuk
mencukupi kebutuhan mineral
kalsium dan fosfor yang ada di
dalam tubuh. Vitamin D
juga berperan penting dalam
menjaga struktur tulang yang
tepat. Sebanyak 80% sampai 90% Vitamin D didapat oleh
tubuh dari paparan sinar matahari.

➢ Kebutuhan
Adapun jumlah kebutuha Vitamin D yang telah
ditentukan berdasarkan "Institute of Medicine" tingkat
pemberian diet yang dianjurkan (RDA), yaitu:
• Usia bayi 0 sampai 12 bulan, jumlah vitamin D
yang dibutuhkan adalah 300 IU.
• Usia 1 sampai 70 tahun, jumlah vitamin D yang
dibutuhkan adalah 600 IU.
• Usia lebih dari 71 tahun, jumlah vitamin D
yang dibutuhkan adalah 800 IU.
• Wanita hamil dan menyusui, jumlah vitamin D
yang dibutuhkan adalah 600 IU.

➢ Sumber
Vitamin D ditemukan dalam jumlah kecil
pada beberapa makanan, seperti ikan herring,
mackerel, sarden dan tuna. Untuk mendapatkan
vitamin D lebih banyak perbanyak konsumsi produk
olahan susu, jus, dan sereal. Lebih lanjut, silahkan
baca: 10 Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin
D Terbaik. Seperti yang telah dikatakan di awal,
hampir 90% vitamin D diperoleh melalui paparan sinar
matahari.

23

➢ Fungsi
Ada beberapa manfaat dari vitamin D yang sangat baik
untuk tubuh, yaitu: mengobati kerusakan tulang,
meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatasi
penyakit kulit, mencegah penyakit berbahaya.

➢ Dampak kelebihan vitamin D
Mual,muntah, dan kehilangan nafsu makan. Asupan
vitamin D yang berlebih bisa menyebabkan gagal
ginjal, sakit perut, sembelit, dan diare

Vitamin E

Vitamin yang larut dalam lemak
berikutnya adalah Vitamin E.
Vitamin ini merupakan vitamin
penting yang dibutuhkan untuk
fungsi yang tepat dari banyak
organ dalam tubuh. Ini
juga antioksidan. Ini berarti membantu memperlambat proses
yang merusak sel.

➢ Kebutuhan
Adapun jumlah kebutuhan Vitamin E yang telah
ditentukan berdasarkan tingkat pemberian diet yang
dianjurkan (RDA), yaitu:
• Bayi usia 0 sampai 6 bulan, jumlah vitamin
E yang dibutuhkan adalah 4 mg / hari (6 IU).
• Bayi usia 7 sampai 12 bulan, jumlah vitamin E
yang dibutuhkan adalah 5 mg / hari (7,5 IU).
• Usia 1 sampai 3 tahun, jumlah vitamin E yang
dibutuhkan adalah 6 mg / hari (9 IU).
• Usia 4 sampai 8 tahun, jumlah vitamin E yang
dibutuhkan adalah 7 mg / hari (10,5 IU).

24

• Usia 9 sampai 13 tahun, jumlah vitamin E yang
dibutuhkan adalah 11 mg / hari (16,5 IU).

• Bayi usia 0 sampai 6 bulan, jumlah vitamin
E yang dibutuhkan adalah 4 mg / hari (6 IU).

• Bayi usia 7 sampai 12 bulan, jumlah vitamin E
yang dibutuhkan adalah 5 mg / hari (7,5 IU).

• Usia 1 sampai 3 tahun, jumlah vitamin E yang
dibutuhkan adalah 6 mg / hari (9 IU).

• Usia 4 sampai 8 tahun, jumlah vitamin E yang
dibutuhkan adalah 7 mg / hari (10,5 IU).

• Usia 9 sampai 13 tahun, jumlah vitamin E yang
dibutuhkan adalah 11 mg / hari (16,5 IU).

➢ Sumber
Untuk mendapatkan manfaat dari vitamin E, Anda juga
harus mengonsumsi makanan yang banyak
mengandung vitamin E. Adapun makanan-makanan
tersebut, yaitu minyak nabati, sereal, daging, unggas,
telur, buah-buahan, sayuran, dan minyak biji gandum.
Lebih lanjut baca: Sumber Makanan yang
Mengandung Vitamin E

➢ Fungsi
Adapun beberapa manfaat dari vitamin E yang sangat
baik untuk tubuh antara lain: mengobati penyakit
otak,mengatasi penyakit kardiovaskular dan baik
untuk kulit

➢ Dampak kekurangan vitamin E
Kekurangan vitamin E jarang sekali terjadi. Namun
hal tersebut dapat terjadi pada orang dengan kelainan

25

genetik tertentu dan pada bayi prematur atau lahir
dengan berat rendah.

Vitamin K

Vitamin yang larut dalam

lemak terkahir adalah

Vitamin K. Vitamin ini

merupakan vitamin

penting yang dibutuhkan

untuk pembekuan

darah dan proses penting

dalam tubuh lainnya.

➢ Kebutuhan

Tidak cukup informasi ilmiah untuk menentukan

tingkat pemberian diet yang dianjurkan (RDA) untuk

vitamin K. Namun rekomendasi asupan yang

cukup (AI) untuk vitamin K, yaitu:

• Bayi usia 0 sampai 6 bulan, jumlah vitamin

K yang dibutuhkan adalah 2 mcg /hari.

• Bayi usia 7 sampai 12 bulan, jumlah vitamin K

yang dibutuhkan adalah 2,5 mcg / hari.

• Usia 1 sampai 3 tahun, jumlah vitamin K yang

dibutuhkan adalah 30 mcg / hari.

• Usia 4 sampai 8 tahun, jumlah vitamin K yang

dibutuhkan adalah 55 mcg / hari.

• Usia 9 sampai 13 tahun, jumlah vitamin K yang

dibutuhkan adalah 60 mcg / hari.

• Usia 14 sampai 18 tahun (termasuk hamil dan

menyusui), jumlah vitamin E yang dibutuhkan

adalah 75 mcg / hari.

• Pria usia lebih dari 19 tahun, jumlah vitamin K

yang dibutuhkan adalah 120 mcg /hari.

• Wanita usia lebih dari 19 tahun (termasuk hamil

dan menyusui), jumlah vitamin K yang

dibutuhkan adalah 90 mcg /hari.

26

➢ Sumber
sayuran paling banyak mengandung vitamin K,
seperti sayuran berdaun hijau, brokoli, dan kubis. Cara
terbaik untuk mendapatkan vitamin yang larut dalam
lemak adalah dengan mengonsumsi makanan tersebut
dengan makanan yang mengandung lemak baik
(lemak tak jenuh) untuk menyerap vitamin tersebut.
Segelas susu rendah lemak saja akan memberikan
jumlah yang cukup untuk membantu tubuh Anda
menyerap vitamin.

➢ Fungsi
Ada beberapa manfaat dari vitamin K yang sangat baik
untuk tubuh, yaitu: mengobati masalah pendarahan,
baik untuk kulit, mengobati penyakit lainya.

➢ Kekurangan Vitamin E
Kekurangan vitamin E jarang sekali terjadi. Namun
hal tersebut dapat terjadi pada orang dengan kelainan
genetik tertentu dan pada bayi prematur atau lahir
dengan berat rendah.

Daftar pustaka

▪ Vitamins Women Need: Supplements, Vitamin C,
Vitamin D, Folate, and More. WebMD.
(https://www.webmd.com/women/guide/essential-
vitamins-for-women-at-every-age)

▪ Vitamins: What are they and what do they do?.
Medical News Today.

27

(https://www.medicalnewstoday.com/articles/195878.
php)

▪ The Fat-Soluble Vitamins: A, D, E and K. Healthline.
(https://www.healthline.com/nutrition/fat-soluble-
vitamins)

▪ Achmad Djaeni Sediaoetama: Ilmu Gizi, Penerbit
Dian Rakyat, Jakarta 1989 2.

▪ Fergus M.Clydesdale: Food Nutrition and Health, The
A VI Publishing Company Inc. WeStport,
Connecticut 1995

▪ R.M Moerdowo: Spektrum Diabetes Mellitus,
Penerbit Djambatan, Jakarta 1989

28


Click to View FlipBook Version