The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by tomisetiawan998, 2021-03-31 00:51:35

RANGKUMAN_Tema 8_B. Indonesia

RANGKUMAN_Tema 8_B. Indonesia

RANGKUMAN
MATERI KELAS 5

TEMA 8
LINGKUNGAN SAHABAT KITA

SUB 1 : Manusia dan Lingkungan
SUB 2 : Perubahan Lingkungan
SUB 3 : Usaha Melestarikan Lingkungan

Bahasa Indonesia

Secara khusus untuk anak – anakku kelas 5 ABC yang terkasih....
Suksesmu adalah bahagiaku.

________________________________________________________________________

Rangkuman kelas 5_Tema 8 _ SD Marsudirini Pemuda 1

B. Indonesia KD 3.8 : Menguraikan urutan peristiwa atau tindakan yang
terdapat pada teks nonfiksi

A. UNSUR INTRINSIK CERITA FIKSI
1. Karya sastra merupakan sebuah bentuk seni yang dituangkan melalui bahasa.
Karya sastra disusun oleh dua unsur yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik.
2. Unsur Intrinsik
 Tema
Tema adalah sesuatu yang menjadi pokok masalah/pokok pikiran dari
pengarang yang ditampilkan dalam karangannya.
 Amanat
Amanat adalah pesan moral/kesan yang dapat memberikan tambahan
pengetahuan, pendidikan, dan sesuatu yang bermakna dalam hidup yang
memberikan penghiburan, kepuasan dan kekayaan batin kita terhadap
hidup.
 Tokoh dan Perwatakan
 Tokoh ialah pelaku dalam karya sastra. Dalam karya sastra biasanya
ada beberapa tokoh, tapi biasanya hanya ada satu tokoh utama. Tokoh
utama ialah tokoh yang sangat penting dalam mengambil peranan
dalam karya sastra. Beberapa tokoh dalam karya sastra antara lain
sebagai berikut.
 Pelaku utama adalah pelaku yang memegang peranan utama dalam
cerita dan selalu hadir/muncul pada setiap satuan kejadian.
 Pelaku pembantu adalah pelaku yang berfungsi membantu pelaku
utama dalam cerita.Bisa bertindak sebagai pahlawan mungkin juga
sebagai penentang pelaku utama.
 Pelaku protagonis adalah pelaku yang memegang watak tertentu yang
membawa ide kebenaran.(jujur,setia,baik hati dll)
 Pelaku antagonis adalah pelaku yang berfungsi menentang pelaku
protagonis (penipu, pembohong dll)
 Pelaku tritagonis adalah pelaku yang dalam cerita sering
dimunculkan sebagai tokoh ketiga yang biasa disebut dengan tokoh
penengah.

________________________________________________________________________

Rangkuman B. Indonesia_kelas 5_Tema 8 _ SD Marsudirini Pemuda 2

 Pelaku dalam cerita dapat berupa manusia , binatang, atau benda-
benda mati yang diinsankan. Dialog ialah cakapan antara seorang
tokoh dengan banyak tokoh. Dualog ialah cakapan di antara dua
tokoh saja. Monolog ialah cakapan batin terhadap kejadian lampau
dan yang sedang terjadi.

 Latar dan Pelataran
 Latar disebut juga setting, yaitu tempat atau waktu terjadinya
peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sebuah karya sastra. Latar
atau setting dibedakan menjadi latar tempat, waktu dan suasana.
 Latar tempat adalah latar dimana pelaku berada atau cerita terjadi
(di sekolah, di kota, di ruangan dll).
 Latar waktu adalah kapan cerita itu terjadi ( pagi, siang,malam,
kemarin, besuk dll).
 Latar suasana adalah dalam keadaan dimana cerita terjadi. (sedih,
gembira, dingin, damai, sepi dll).

3. Berbagai jenis cerita fiksi, di antaranya cerita rakyat, cerpen, dan novel.
Adapun jenis cerita rakyat antara lain cerita jenaka, mite, fabel, legenda, dan
saga.

4. Cerita jenaka adalah cerita pendek berisi kebodohan atau kecerdikan
seseorang dan menimbulkan senyum atau tawa bagi pembaca atau
pendengar. Contoh: Pak Pandir, Pak Belalang, dan Lebai Malang.

5. Mite adalah cerita berhubungan dengan kepercayaan suatu benda, peristiwa
gaib, alam gaib, atau yang dipercayai mempunyai kekuatan gaib, seperti
dewa, peri, dan Tuhan.

6. Fabel adalah cerita dengan tokoh-tokoh binatang yang diceritakan hidup dan
bermasyarakat seperti manusia. Contoh: Kancil dengan Buaya dan Burung
Bangau.

7. Legenda adalah cerita lama mengisahkan riwayat terjadinya suatu tempat
atau wilayah, kejadian alam, asal-usul suatu benda, atau kejadian di suatu
tempat atau daerah. Contoh: Terjadinya Gunung Tangkuban Perahu

8. Saga adalah cerita lama yang mengandung unsur sejarah, misalnya
kepahlawanan. Contoh: Calon Arang dan Lutung Kasarung.

________________________________________________________________________

Rangkuman B. Indonesia_kelas 5_Tema 8 _ SD Marsudirini Pemuda 3

9. Cerpen adalah cerita fiksi yang memaparkan kisah ataupun cerita tentang
kehidupan manusia melalui tulisan pendek. Cerpen dapat selesai dibaca
dalam sekali duduk. Contoh: cerpen-cerpen anak pada majalah atau surat
kabar. Contoh: Putri Tunjung Buih dan Putri dari Bambu

10. Novel adalah cerita fiksi yang panjang dan mengandung rangkaian cerita
kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan
watak setiap tokoh. Contoh: Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.

________________________________________________________________________

Rangkuman B. Indonesia_kelas 5_Tema 8 _ SD Marsudirini Pemuda 4


Click to View FlipBook Version