The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Keanekaragaman Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Pantai Teluk Pacitan)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Ananda Mukhlis Ramadhan, 2023-05-12 02:32:55

Keanekaragaman Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Pantai Teluk Pacitan)

Keanekaragaman Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Pantai Teluk Pacitan)

Keywords: Kepiting Pantai

44 Keanekaragaman Kepiting Pantai Teluk Keanekaragaman Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Pantai Teluk Pacitan DAFTAR PUSTAKA Akbar, S. (2013). Instrumen perangkat pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Anggraeni, P., Elfidasari, D., & Pratiwi, R. (2015). Sebaran kepiting (Brachyura) di Pulau Tikus, Gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 1(2), 213–221. Arya, S., Trivedi, J. N., & Vachhrajani, K. D. (2014). Brachyuran Crabs as a Biomonitoring tool : A Conceptual Framework for Chemical Pollution Assessment. International Research Journal of Environment Sciences, 3(1), 49–57. Auliya, P., Sasmito, B., & Nugraha, A. (2017). Efektivitas Penentuan Garis Pantai Menggunakan Citra Resolusi Tinggi Dan Resolusi Menengah (Studi Kasus : Kabupaten Pacitan). Jurnal Geodesi Undip, 6(1), 267–276. Basith, A. (2014). Tantangan dalam Akuisisi Data Hidrografi di Zona Intertidal untuk Pemetaan Lingkungan Pantai Indonesia Skala 1:10.000 (Challenges in Hydrographic Data Acquisition in the Intertidal Zone for Indonesian Coastal Mapping Scale 1:10.000). Jurnal Ilmiah Geomatika, 20(2), 87–94. Davie, P., & Ng Kee Lin, P. (2022). World List of marine Brachyura. In Catalogue of Life Checklist. https://doi.org/10.48580/ dfqc-3c8 Dhuru, S., Patankar, P., Desai, I., & Suresh, B. (2015). Structure and Dynamics of Rotifer Community in a Lotic Ecosystem. In M. Rawat, S. Dookia, & C. Sivaperuman (Eds.), Aquatic Ecosystem: Biodiversity, Ecology and Conservation (pp. 67–92). Springer India. https://doi.org/10.1007/978-81-322- 2178-4_6 Eprilurahman, R., Tejo Baskoro, W., & Trijoko, T. (2015). Keanekaragaman Jenis Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Sungai Opak, Daerah Istimewa Yogyakarta. Biogenesis:


45 Keanekaragaman Kepiting Pantai Teluk Keanekaragaman Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Pantai Teluk Pacitan Jurnal Ilmiah Biologi, 3(2), 100–108. https://doi. org/10.24252/bio.v3i2.934 Faqih, A. (2013). Teknologi Budidaya Udang Windu Air Tawar. Universitas Brawijaya Press. https://books.google.co.id/ books?id=9ZljDwAAQBAJ Fitriansyah, M., Arifin, Y. F., & Biyatmoko, D. (2018). Validitas buku ilmiah populer tentang Echinodermata di Pulau Sembilan Kotabaru untuk siswa SMA di kawasan pesisir. Jurnal Bioedukatika, 6(1), 31. https://doi.org/10.26555/ bioedukatika.v6i1.9423 Fuady, M. F., Supardjo, M. N., Studi, P., Sumberdaya, M., Perikanan, J., Diponegoro, U., Pertumbuhan, L., & Kelulushidupan, T. (2013). http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/maquares. 2, 155–162. Hayward, P. J., & Ryland, J. S. (Eds.). (2017). Handbook of the Marine Fauna of North-West Europe. Oxford University Press. https:// doi.org/10.1093/acprof:oso/9780199549443.001.0001 Katili, A. S. (2011). Struktur komunitas Echinodermata pada zona intertidal di Gorontalo. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan, 8(1), 51–61. Leksono, A. S., & Press, U. B. (2010). Keanekaragaman Hayati. Universitas Brawijaya Press. https://books.google.co.id/ books?id=6JO0DwAAQBAJ Magurran, A. E. (2021). Measuring biological diversity. Current Biology, 31(19), R1174–R1177. MAITI, P. K., & MAITI, P. (2017). Biodiversity : Perception, Peril And Preservation. Prentice Hall India Pvt., Limited. https:// books.google.co.id/books?id=ecwnDwAAQBAJ Muzammil, W., Wardiatno, Y., & Butet, N. A. (2015). Rasio Panjang-Lebar Karapas, Pola Pertumbuhan, Faktor Kondisi, dan Faktor Kondisi Relatif Kepiting Pasir (Hippa adactyla) di Pantai Berpasir Cilacap dan Kebumen. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 20(1), 78–84. journal.ipb.ac.id/ index.php/JIPI


46 Keanekaragaman Kepiting Pantai Teluk Keanekaragaman Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Pantai Teluk Pacitan Naderloo, R. (2017). Atlas of Crabs of the Persian Gulf. In Atlas of Crabs of the Persian Gulf. https://doi.org/10.1007/978-3- 319-49374-9 Olesen, J. (2018). Crustacean Life Cycles—Developmental Strategies and Environmental Adaptations (pp. 1–34). https://doi.org/10.1093/oso/9780190620271.003.0001 Poupin, J., & Juncker, M. (2010). Guide des crustacés décapodes du Pacifi que Sud / A guide to the decapod crustaceans of the South Pacific. www.crisponline.net%5Cnwww.oeil.nc Rahardjo, N. (2016). Sebaran Tipe Pantai Dan Karakteristik Lingkungan Di Pantai Selatan Jawa Barat. In Majalah Geografi Indonesia (Vol. 17, Issue 2, pp. 129–145). https:// jurnal.ugm.ac.id/mgi/article/view/13261/9488 Rappe, R. A. (2010). Struktur Komunitas Ikan Pada Padang Lamun Yang Berbeda Di Pulau Barrang Lompo Fish Community Structure In Different Seagrass Beds Of Barrang Lompo Island. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 2(2), 63. Sarwono, J. (n.d.). Pintar Menulis Karangan Ilmiah - Kunci Sukses dalam Menulis Ilmiah. Penerbit Andi. https://books.google. co.id/books?id=kaKXKr0hQ80C Satriadi, A. (2004). Analisis Pengaruh Faktor Oseanografi terhadap Distribusi Sedimen di Muara Sungai Grindulu Kabupaten Pacitan Jawa Timur. Sibarani, S. E., Paransa, D. S. J., Kemer, K., Mantiri, D. M. ., Rumampuk, N. D. ., & Tumembow, S. S. (2020). Pigmen Karotenoid Pada Kepiting Ozius sp. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 8(1), 47. https://doi.org/10.35800/ jplt.8.1.2020.27457 Subono, A. A., Purnomo, T., & Ambarwati, R. (2016). Struktur Populasi Kepiting Tentara (Mictyris longicarpus) di Pantai Pangpajung, Modung, Bangkalan, Madura. LenteraBio. Supratman, O., Farhaby, A. M., & Ferizal, J. (2018). Kelimpahan dan keanekaragaman gastropoda pada zona intertidal di Pulau Bangka bagian timur. Jurnal Enggano, 3(1), 10–21.


47 Keanekaragaman Kepiting Pantai Teluk Keanekaragaman Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Pantai Teluk Pacitan Thatje, S., & Calcagno, J. (2014). Brachyura (pp. 203–210). Thiel, M., & Watling, L. (2015). Lifestyles and Feeding Biology. Oxford University Press. https://books.google.co.id/ books?id=hcVsCAAAQBAJ Utami, A. S. S., & Luthfi, O. M. (2019). Role Of Local Disaster Management Authority For Facing High Tide Disaster At Pacitan Bay, East Java. Journal Of Innovation And Applied Technology, 5(01). Wahyuningsih, I., Sugianto, D. N., & Helmi, M. (2013). Analisa Perubahan Garis Pantai Diteluk Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Journal of Oceanography; Vol 1, No 1 (2012): Journal of Oceanography. https://ejournal3.undip.ac.id/ index.php/joce/article/view/3868 Yudha, D. S., Parama Putra, K. Y., & Eprilurahman, R. (2021). Karakteristik Karapas dan Chela sebagai Alat Identifikasi Fosil Kepiting (Decapoda: Brachyura) yang ditemukan di Jawa. Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 6(1), 32–43. https://doi.org/10.24002/biota.v6i1.2480 Zaahir, A. I., & Puji, K. (2019). Analisis Biodiversitas di Bawah Tegakan Kopi Arabika ( Coffea arabica ) dan Pinus ( Pinus densiflora ) dengan Perbedaan Manajemen Agroforestri Analysis Biodiversity. Jurnal Produksi Tanaman, 7(12), 2196–2205.


48 Keanekaragaman Kepiting Pantai Teluk Keanekaragaman Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Pantai Teluk Pacitan GLOSARIUM A Abiotik: tidak memiliki ciri hidup atau tidak hidup B Brachyura: infraordo dalam ordo decapoda yang termasuk didalamnya adalah kelompok kepiting C Crustacea: kelompok dalam Filum Arthropoda yang termasuk didalamnya hewan dengan kulit keras seperti udang, kepiting, dan lobster Chela: capit pada morfologi kepiting yang tersusun dari dactylus dan propodus D Dekapoda: ordo dalam kelas Malacostraca yang ditunjukkan dengan ciri hewan berkaki sepuluh Dactylus: bagian terujung dari pereiopods E Ekosistem: sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya H Habitat: tempat suatu makhluk hidup tinggal, berkembang biak atau aktivitas kehidupan lainnya K Karapas: cangkang yang melindungi organ tubuh crustacea


49 Keanekaragaman Kepiting Pantai Teluk Keanekaragaman Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Pantai Teluk Pacitan P Pereiopods: kaki jalan pada kepiting yang tersusun dari coxa, basis, ischium, merus, carpus, propodus, dan dactylus Z Zona intertidal: daerah pasang surut air laut yaitu antara titik pasang tertinggi dan titik surut terendah


50 Keanekaragaman Kepiting Pantai Teluk Keanekaragaman Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Pantai Teluk Pacitan INDEKS A Abdomen 8, 9, 22 B Brachyura ii, iii, 2, 5, 7, 8, 9, 10 C Cheliped 6, 7, 20, 22, 23, 25 Crustacea 9 D Dactylus 7, 16, 20, 22, 23 E Ekosistem 2, 45 K Karapas 16, 18, 20, 22, 25, 27, 29, 31, 33 Keanekaragaman iii, 3, 13 Kepiting iii, 2, 5, 6, 7, 9, 10, 22 L Lingkungan 2, 3, 9, 11 P Pantai 2, 3, 13, 38 Pereiopods 7 Z Zoeal 8


TENTANG PENULIS Ananda Mukhlis Ramadhan Prof. Dr. Suratno, M.Si. Vendi Eko Susilo, S.Pd., M.Si. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan MIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember Dosen Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan MIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember Dosen Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan MIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember


Click to View FlipBook Version