The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sandilesmanajaya, 2024-04-19 23:24:34

Warta Unisba Edisi Idul Fitri 1445 H

Warta Unisba Edisi Idul Fitri 1445 H

Editorial Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Islam merupakan “Rahmatan Lil'alamin”, yakni dapat diartikan sebagai rahmat bagi semesta alam. Dalam AlQuran menjelaskan ”..dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam..” (Surah Al-Anbiya: 107). Secara etimologis, rahmatan lil'alamin berarti kasih sayang bagi semesta alam. Maka islam dengan kehadirannya di dunia mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi semesta alam. Universitas Islam Bandung, memiliki kata Islam di dalamnya. Bukan sebagai penghias atau pelengkap nama untuk perguruan tinggi islam tertua di Jawa Barat tersebut. Ada makna di dalamnya, ada tanggung jawab dalam kata Islam yang tertulis dalam sebuah nama. Islam sebagai rahmatan lil'alamin, harus terbawa juga dalam kata Islam di Universitas Islam Bandung. Unisba membawa harapan dari para pendirinya untuk menjadi pembawa rahmat bagi masyarakat dan negara, bahkan dunia. Unisba berdiri, bukan hanya sebagai perguruan tinggi pada umumnya, namun sebagai institusi pendidikan yang seluruh komponen di dalamnya, termasuk sivitas akademikanya membawa kebaikan bagi lingkungannya. Dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni dan setiap pegawai yang berada di dalamnya memegang nilai-nilai Islam sebagai rahmatan lil'alamin dalam setiap aktivitasnya. Sivitas akademika Unisba perlu diingatkan tentang guna dan manfaat yang dihasilkan dalam tridharmanya, pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Bekerja tidak hanya sekedar bekerja. Belajar tidak hanya sekedar belajar. Uni sba mengajarkan kekeluargaan, berbagi kebahagiaan, membantu yang membutuhkan. Hal itu tercermin pada setiap kegiatan yang telah dilaksanakan, tidak meninggalkan nilai Islam sebagai pedoman dan tujuan. Unisba peka terhadap permasalahan bangsa, peduli terhadap perkembangan generasi, terdepan dalam berbagi kebaikan. Dengan Warta Unisba edisi kali ini, semoga menjadi pengingat bahwa Unisba bukan sekedar nama. Unisba adalah sebuah identitas yang membawa nama Islam yang rahmatan lil'alamin, pembawa kedamaian dan penebar kebaikan. Menjaga nama baik Unisba, menjadi tanggung jawab bersama. Membawa nama Unisba sebagai pencerah dalam setiap keilmuan, menuju Unisba yang mandiri, maju, dan terkemuka di dunia. Unisba berjaya. Alamat Redaksi : Gedung LPPM Unisba Lantai 1 Jalan Hariangbanga No. 6 Bandung Telf. 0224203368 ext 8888 Website: http://www.unisba.ac.id, email: [email protected] Diterbitkan oleh Komunikasi dan Humas (KomHumas) Unisba Penasihat :Rektor Unisba, Pengarah : Wakil Rektor I, II, III, IV Penanggungjawab : Kepala Bagian KomHumas, Pemimpin Redaksi : Firmansyah, S.I.Kom., M.Si. Wakil Pemimpin Redaksi : Riza Hernawati, S.Sos, M.Si., Redaktur Pelaksana : M. Riefki, S.Ikom Staf Redaksi : Ane Andriana, S.Ikom, Feari Krisna Rudiana, S.Ikom, Mohamad Yusup Nurjaman, S.Sos., Alwahid Gozali, S.Sos., Aryana Catur Rangga, S.I.Kom. Fotografer : Feari Krisna Rudiana, S.Ikom, M. Riefki, S.Ikom Desain & Layout : Ian Saptani, S.Tr.Ds. warta unisba Daftar Isi Laporan Utama 2... 09... Unisba, Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Terbaik di Jawa Barat dan Banten Universitas Unisba, PTIS Terbaik Jawa Barat dan Banten Pertahankan Mutu sebagai Perguruan Tinggi Unggul, Unisba Gelar RTM 14... LaboratoriumFikomUnisbaSelenggarakanFikomHexhibition 16... FH Unisba Menggelar '35 Persembahan Tri Dharma Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati 17... Fakultas Dakwah Unisba Gelar Workshop Pemanfaatan Media Berdakwah Tingkat Siswa dan Siswi 20... FMIPA Unisba Menggelar MIPA Expo 2024 24... Pesantren Calon Sarjana Kembali Dilaksanakan di Bulan Ramadhan 18... FEB Unisba Resmikan Tax Center untuk Mendukung Pengembangan Sayap Akademiknya 21... Menembus Ketakutan Sidang Skripsi Bersama Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba dan ISKI Jabar 25... Kolaborasi dengan BPS Provinsi Jawa Barat, Unisba Kini Miliki Pojok Statistik 26... FEB Unisba Lakukan Pengajian Selama Ramadhan 1445 H, Jadi Inspirasi Kebersamaan 10... Tingkatkan Kepedulian, BEM Fikom Mengadakan PKM di SMA 27... 280 Satpam dan CS Terima Uang Kadeudeuh dari Rektor 28... Prof. Miftah Faridl jadi Khatib Shalat Idul Fitri 1445 di Unisba 34... Unisba Raih Bronze Winner Pada Anugerah Diktiristek 2023 33... Unisba Raih Enam Penghargaan pada Anugerah LLDIKTI Wilayah IV Prestasi 10... Unisba Jadi Pelaksana PTMGRMD 2024 12... 15 Inovasi Dosen Unisba Raih Sertifikat Paten dan Paten Sederhana dari DJKI Kemenkumham RI 15... Unisba Selenggarakan Career Expo Pertama Kalinya, Lebih dari 50 Perusahaan Buka Kesempatan Kerja 16... Dosen FEB UNISBA Berkontribusi dalam SmatTren Ramadhan 1445 H di SMAN 20 Bandung 19... Unisba Lakukan Kunjungan ke Mesir 35... Mahasiswa Prodi Farmasi FMIPA Unisba Raih Juara Favorit di Lomba Science National Essay Competition 2024 36... Kisah Numan Sabit, Wisudawan Tunanetra Peraih Beasiswa Hafidz 30 Juz 37... Mahasiswa Fakultas Dakwah Terpilih Jadi Duta Genre Jawa Barat 2023 38... Mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan FEB Unisba Raih Prestasi di Ajang Nasional LPPM 39... Kerjasama dengan PPI Turkiye, LPPM Unisba Selenggarakan Kuliah Umum 'Adaptasi Budaya dan Kesehatan Mental’ 11... Bangun Konektivitas Antara Perguruan Tinggi dan Masyarakat Umum, Unisba Pamerkan Produk Inovasi dan PPkM 13... Unisba Nyatakan Sikap 'Satukan Tekad Selamatkan Demokrasi’ 14... Unisba Gelar Silaturahmi dan Peninjauan Proyek Rumah Sakit 22... Kembangkan Bisnis UMKM, Prodi Manajemen FEB Unisba Kerjasama dengan Sriboga Flour Mill Gelar Seminar Sharing Bisnis 40... Kepala Pusat kajian Islam LPPM Unisba jadi Narasumber di Program Berkah Ramadhan BPRS HIK Parahyangan 2024 40... Rutinitas Kajian Islam di LPPM Unisba Sebelum Aktifitas Kerja di Bulan Ramadhan 1445 H 29... Membangun Masa Depan Bersama Program Studi Matematika FMIPA Unisba 30... BPM Unisba Terima Kunjungan 14 Perguruan Tinggi, Benchmarking Mengenai SPMI 31... Unisba Serahkan Donasi untuk Palestina 32... Fakultas Syariah Unisba Lakukan Pengamatan Hilal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1445 H 23... Tingkatkan Kualitas Ibadah di Bulan Puasa, Unisba Gelar Tarhib Ramadhan ANNAS (AL-QURAN dan NASIHAT untuk umat) 7... Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl Ketua Badan Pengurus Yayasan Universitas Islam Bandung


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 1 KARIM & AMINAH (KARtun Inspirasi Mahasiswa & Aspirasi Menambah Ilmu daN akidAH) Karakter Utama: 1. Aa Lepis 2. Karim 3. Aminah Karakter Pendukung: Ustaz Yusuf, Pak Ahsan, Bu Aisyah, Mang Jaya, Baim, Jesica Komikus: M. Thoriq Akbar Tema&Naskah : Komhumas Ide&Karakter: Firmansyah


Laporan Utama 2 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H Unisba, PTIS Terbaik Jawa Barat dan Banten Terakreditasi Unggul dengan reputasi yang baik di bidang Tri Dharma perguruan tinggi dengan nilai-nilai ke-Islamannya mampu memposisikan Unisba sebagai PTIS terbaik diwilayah Jawa Barat dan Banten. WARTA UNISBA (WU)-Perlahan namun pasti, Universitas Islam Bandung (Unisba) secara konsisten tetap mempertahankan nilai-nilai ke-Islaman sebagai penciri khas serta pedoman dan tujuan dari awal berdiri hingga saat ini menjadi Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) terkemuka dan berkualitas. Terakreditasi Unggul dengan reputasi yang baik di bidang Tri Dharma perguruan tinggi dengan nilai-nilai ke-Islamannya mampu memposisikan Unisba sebagai PTIS terbaik diwilayah Jawa Barat dan Banten. Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya posisi ke 64 nasional versi UniRank tahun 2024 dan posisi ke 125 di Indonesia versi EduRank tahun 2024 yang mengungguli PTIS lainnya yang ada di Jawa Barat dan Banten. Ke-Unggul-an ini juga tercermin dari berbagai aspek yang diperoleh hingga saat ini yang terus menunjukkan peningkatan performa yang signifikan mulai dari kemegahan akademik, akreditasi, performa dosen, kualitas sumber daya manusia (SDM), Kerjasama, kurikulum hingga prestasi mahasiswa baik ditingkat nasional maupun internasional, serta peran alumni melalui semangat 3M (mujahid, mujtahid dan mujaddid) dan ber-akhlakul karimah yang sudah tersebar luas di masyarakat dalam memberikan kontribusi nyata dalam kemaslahatan umat. Menjadi rahmatan lil'alamin dalam setiap aktivitas merupakan harapan para pendiri yang dapat membawa rahmat bagi masyarakat, negara dan dunia, terus dipupuk pada seluruh sivitas akademika Unisba sehingga membentuk karakter Islami dan membawa kebaikan bagi lingkungan khususnya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, seiring dengan visi Unisba Menjadi Perguruan Tinggi Islam yang Mandiri, Maju, dan Terkemuka di Asia Pada Tahun 2033. Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa nilai-nilai Islam secara konsisten masuk ke dalam setiap aspek kehidupan kampus yang sejalan dengan tradisi akademik yang merupakan tradisi Islam. “Ini sesuai dengan Q.S. Al Alaq dimana perintah pertama iqra, yang artinya baca atau belajar. Jadi bagaimana dalam mengimplementasikan nilai-nilai Islam yang secara formal diaplikasikan dalam kurikulum, seperti kita memiliki Pendidikan Agama Islam selama tujuh semester dan pesantren. Atau dalam aktifitas lainnya seperti diskusi, seminar dan kegiatan ilmiah lainnya yang merupakan perintah dari Al Quran untuk terus belajar,” ungkapnya. Rektor menambahkan bahwa Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengajaran, peneliti dan pengabdian kepada masyarakat dilingkungan kampus yang merupakan tradisi Islam juga telah banyak diterapkan. “Sehingga kenapa belajar itu tradisi akademik dan tradisi Qurani karena Allah SWT menjanjikan bahwa yang berilmu tinggi maka akan ditinggikan derajatnya, yang artinya klop dengan perintah belajar dalam Al Quran supaya orang berilmu dan supaya derajat kita semakin tinggi,” ucapnya. Menurutnya, Allah SWT juga sudah menjuluki dan menisbahkan seorang muslim merupakan kuntum khaira ummatin, sebagai umat yang terbaik. “Maka umat terbaik itu harus digambarkan per tama dalam kompetensi kelimuan. Ilmu apa pun karena Islam tidak membatasi untuk belajar ilmu agama saja, walaupun sumber ilmu pengetahuan itu berasal dari Al Quran,” ujarnya. Melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi kata Rektor, Unisba ingin mendidik ilmuwanilmuwan yang ulama, artinya mengerti agama karena Unisba merupakan PTIS yang intelektual. “Artinya bagaimana ulama dalam mengaplikaiskan pengetahuan agamanya dalam konteks perkembangan zaman yang semakin cepat sehingga kita mendorong mahasiswa lulusan Unisba mengerti agama yakni seorang faqih fiddin yang kompeten dibidang ilmunya, dan kalau sudah mengerti agama insya Allah akan ber-akhlakul karimah,” kata Rektor. Pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Unisba telah menerapkan nilai-nilai ke-Islaman sesuai dengan road map LPPM Unisba. “Walaupun road map mengikuti perkembangan yang diberikan Dikti atau Kemenag atau lembaga lain, akan tetapi nilai-nilai ke-Islaman itu tetap harus masuk dan menjadi landasan,” ucapnya. “Jadi artinya bukan hanya akhlak tapi perkembangan ilmu pengetahuan juga itu wajib, misal saat menjadi inovator. Ciri seorang muslim juga terus menghasilkan pembaharuan dan inovasi karena itu merupakan perintah agama. Oleh karena itu, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat itu harus sesuatu yang baru. Itulah fungsi bahwa Islam selalu mengejar kemajuan,” ujarnya. Penerapan akhlakul karimah bagi para dosen di Unisba kata Rektor, dapat diaplikasikan melalui pergaulan maupun pembelajaran kepada mahasiswa. “Akhlak dosen tidak hanya budi pekerti yang baik atau tawadhu saja, tapi juga dalam konteks pembelajaran dengan kedisiplinan karena kuliah yang tertib, aman, dan nyaman itu juga merupakan akhlak,” katanya. Pengupdatean kurikulum pengajaran, penelitian dan pengabdian Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., Rektor Unisba


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 3 kepada masyarakat paling lama dua tahun sekali juga menjadi suatu concern dalam inovasi pembelajaran dalam menghasilkan khairu ummah. “Karena bagi orang Islam tidak ada garis finish dalam belajar sehingga updating dan inovasi perlu dilakukan. Metode belajar, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus selalu di update karena tidak ada garis finish bagi muslim untuk belajar, belajar dan belajar. Jadi konsep long life education dan long life learning itu merupakan konsep Islam. Islam mengajarkan bahwa belajar itu dari mulai buaian sampai ke liang lahat artinya sepanjang hayat umat Islam itu harus bisa menghasilkan karya yang mutakhir, bermanfaat bagi masyarakat, dan karya yang tidak menghancurkan / merugikan masyarakat. Ini menjadi konsep kita (Unisba) yakni menghasilkan umat yang terbaik (khairu ummah),” pungkasnya. Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba, Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas prestasi Unisba yang telah dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Islam Swasta terbaik di Jawa Barat. Berdasarkan raihan tersebut, beliau menekankan tentang pentingnya mensyukuri atas nikmat yang diberikan Allah SWT, salah satunya dengan tetap istiqomah dalam melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjauhkan apa yang dilarang. "Penting untuk kita bersyukur kepada Allah SWT dan terus bekerja keras untuk mempertahankan kualitas pendidikan di Unisba. Hal yang menjadi tantangan bagi kita adalah mempertahankan karena hal itu lebih sulit dibandingkan meraihnya. Insya Allah dengan semangat dan kerja sama yang baik, ke depan kita bisa mempertahankan kualitas Unisba untuk tetap diakui sebagai perguruan tinggi yang unggul,” ujarnya. Prof. Miftah Faridl juga menyoroti tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan kualitas Unisba. Menurutnya, di era yang semakin maju, banyak perguruan tinggi baru lahir menggunakan nama islam didirikan oleh para aktivis muslim. Beliau berharap kondisi tersebut bisa menjadi cambuk bagi Unisba untuk terus mengembakan diri dan turut berlomba-lomba dalam kebaikan. "Kita harus berlomba-lomba dalam kebaikan. Unisba memiliki keunggulan dengan adanya kegiatan pesant ren mahasiswa dan calon sarjana, serta mata kuliah PAI yang wajib diambil oleh mahasiswa dari semester 1 sampai 7, ini menjadi keunggulan yang harus kita pertahankan,” jelasnya. Beliau menambahkan, profil Unisba yang memiliki jumlah guru besar dan dosen dengan jenjang pendidikan S3 yang cukup banyak juga menjadi keunggulan tersendiri. Selain itu, letak Unisba yang berada di pusat kota menjadi kelebihan yang tidak dimiliki banyak perguruan tinggi. Prof. Miftah Faridl juga menekankan pentingnya melahirkan lulusan yang berkualitas. Menurutnya tantangan sebenarnya bagi perguruan tinggi Islam adalah untuk melahirkan lulusan yang baik dan berkualitas. Dia berpesan kepada civitas Unisba agar tidak cepat berpuas diri dengan kesuksesan yang telah diraih. Beliau berharap segala torehan prestasi yang diraih dijadikan sebagai dorongan untuk terus berprestasi lebih baik lagi. “Insya Allah dengan kerja sama yang baik dan memohon pertolongan Allah SWT, kita bisa terus bekerja sama meningkatkan kualitas Unisba sebagai perguruan tinggi yang sama-sama kita sayangi, warisan dari sesepuh kita,” ujarnya. Penelitian dan PKM berlandaskan Nilai-Nilai Ke-Islaman Ketua LPPM Unisba, Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum., mengatakan bahwa LPPM memiliki peran strategis dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk mencapai visi Unisba yang sejalan dengan visi LPPM Unisba yakni Menjadi lembaga penyelenggara penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam pengembangan ekosistem halal yang berdaya saing di Asia. Hal ini berkaitan juga dengan penerapan nilai-nilai Islam pada penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) sesuai dengan roadmap LPPM Unisba yang mewajibakan bagi dosen yang ingin menerima hibah dari LPPM Unisba, baik penelitian maupun PKMnya harus memiliki nilai-nilai ke-Islaman. “Berkaitan pelaksanaan ruhul islam sudah dimasukan ke dalam roadmap LPPM dan telah masuk di buku panduan penelitian dan PKM, bahwa setiap penelitian dan PKM itu harus mendukung, memasukkan nilai-nilai Islam, dan ini sudah menjadi salah satu kriteria untuk bisa lolos memperoleh hibah dari LPPM. Itu sudah menjadi persyaratan, oleh karena itu untuk hibah LPPM sudah hampir 100% karena sudah menjadi persyaratan dan kewajiban untuk kriterianya,” ungkapnya. Peningkatan jumlah penelitian dan PKM terus diupayakan LPPM melalui berbagai cara sehingga pada dosen dapat lebih termotivasi. “Kita lakukan mulai dari roadshow, sosialisasi, coaching clinik, membantu hingga proses submit, serta memberikan apresiasi melaui event RESVEX dan dilam prosesi Milad Unisba,” terangnya. Prof. Neni menambahkan bahwa pemberian insentif bagi dosen yang sudah mempublikasikan penelitian dan PKMnya juga menjadi salah satu program dalam peningkatan dan dorongan kepada fakultas agar bisa meningkatkan penelitian dan PKM dosennya. Disamping itu, LPPM telah melakukan kerja sama dengan berbagai Lembaga seperti dengan Dikti, Matching Fund, BRIN dan sebagainya untuk memfasilitasi dosen agar dapat memperoleh kesempatan memperoleh hibah lainnya diluar dari hibah LPPM Unisba. Kinerja LPPM selain dievaluasi melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal yang dilaksanakan oleh BPM Unisba, juga dievaluasi oleh Kemendikbudristek Dikti melalui Sinta (Science and Technology Index). Berdasarkan evaluasi melalui SINTA ini, tahun ini LPPM Unisba masuk Kluster Utama bersama dengan 147 PT lainnnya dari total 5.300 PTN dan PTS. Berbagai pusat yang ada dibawah LPPM Unisba pun memiliki peran dalam membantu pelaksanaan penelitian dan PKM yang mengandung nilai-nilai ke-Islaman sesuai dengan bidang di pusat tersebut, terdiri dari: - Pusat Halal Di bawah pusat halal terdapat dua unit yaitu inkubator bisnis halal (IBH) yang m e m i l i k i t u g a s u n t u k m e l a ku k a n pendampingan bagi UMKM, baik di kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum di sekitar Unisba. Kemudian, Unit Pendamping Proses Produk Halal (UP3H) yang bertugas menyelenggarakan pelatihan untuk menghasilkan pendamping halal yang akan berperan mendampingi UMKM memperoleh sertifikasi halal. Melalui Pusat Halal ini, ini LPPM Unisba juga terus berupaya mendorong dosen untuk Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum., Ketua LPPM Unisba


4 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H melakukan riset dan PKM yang terkait dengan halal. Sudah banyak riset dan PKM yang bertemakan halal karena merupakan prioritas dalam mewujudkan visi misi LPPM Unisba. - Pusat Pengembangan Wilayah dan Teknologi Lingkungan Hidup Pusat ini mampu melakukan inovasi pengembangan wilayah dalam mendukung pembangunan sumberdaya lokal berkelanjutan dengan dukungan teknologi dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Roadmap di pusat ini meliputi kajian desa tematik, hilirisasi sumberdaya lokal perdesaan dan ekosistem halal, diseminasi dan kolaborasi, basis data desa binaan, serta pengembangan teknologi ramah lingkungan. Program Pusatnya adalah Rancangan Green Building, Webinar Sakola Desa, Sekolah Desa Berkelanjutan, dan Basis Data Desa Binaan. Pusat ini juga sudah memiliki observatorium desa wisata halal. - Pusat Kajian Asia Pasifik dan Timur Tengah Pusat ini berfokus pada pelaksanaan penelitian, PKM dan diskusi terkait isu-isu Asia Pasifik dan Timur Tengah yang bertugas pada tiga pilar yaitu ekonomi, sosial budaya, dan politik serta keamanan. Disamping itu pusat ini menjadi konsultan bagi dosen yang akan melakukan penelitian atau PKM terkait isu-isu Timur Tengah atau Asia Pasifik yang ada kaitannya dengan ke-Islaman. - Pusat Kajian Islam dan Kemasyarakatan Pusat ini mendukung aspek ke-Islaman dan juga kerjasama kolaborasi dengan luar negeri. Fokusnya kepada kajian-kajian keIslaman yang outputnya akan menghasilkan pemikiran-pemikiran, baik dalam bentuk tulisan maupun gagasan, memiliki fungsi sebagai bahan dosen dalam melakukan penelitian dan PKM yang terdapat kerangka nilai-nilai Islam. Pusat ini juga membahas keilmuan multidisiplin dari aspek Islamnya. Selain itu juga memberikan fasilitas konsultasi dan kontribusi pemikiran diluar Fakultas Dirasah bagi dosen yang akan membuat proposal penelitian dan PKM untuk memasukkan nilai-nilai Ke-Islamannya. - Pusat Pengembangan dan Pelayanan Kekayaan Intelektual Pusat ini berfungsi untuk meningkatkan nilai tambah bagi para dosen serta menghasilkan sumber daya manusia yang terlatih dan terdidik di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, agar dapat menghasilkan Kekayaan Intelektual. HKI merupakan perlindungan hukum sebagai insentif bagi inventor, desainer, dan pencipta dengan memberikan hak khusus untuk mengkomersialkan hasil kreativitasnya. Pengaplikasian Dosen dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi Berlandaskan Nilai-Nilai Islam Terkait penerapan Tridharma perguruan tinggi Dosen Prodi Farmasi FMIPA Unisba, APT. Sani Ega Priani, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa setiap dosen berupaya untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam baik itu dalam bidang pendidikan, penelitian atau pengabdian kepada masyarakat. Hal tersebut merupakan tuntutan bahwa sebagai dosen yang mengajar di universitas islam dan sebagai umat muslim, sudah selayaknya kita melaksanakan Tri Dharma sesuai dengan visi misi dari Unisba. “Sehingga mudah-mudahan dengan mengintergrasikan nilai-nilai Islam dalam perkulihan, dalam penelitian dan PKM, kerja kita di Unisba itu tidak hanya menyisakan Lelah saja, tapi mudah-mudah bisa menjadi salah satu ajang dakwah atau upaya kita melakukan kebaikan biar ada sisa amal soleh. Tabungannya tidak hanya di dunia saja, mudah-mudahan tabungannya juga sampai ke akhirat”. Ungkapnya. Penerapan intergasi nilai Islam dalam bidang pengajaran dilakukan sesuai dengan yang diberlakukan di Prodi Farmasi dimana setiap dosen diarahkan untuk menerapkan ruhul islam di setiap kegiatan perkuliahan atau praktikum, mulai dari hal-hal yang sederhana sampai mungkin yang sifatnya masuk kedalam materi. “Contohnya seperti halhal yang sifatnya sederhana misalnya semua sama-sama membaca doa menuntut ilmu ketika mulai perkuliahan dan setelah selesai perkuliahan membaca doa kafaratul majelis”, ungkap Sani. Sani juga mengungkapkan, diluar itu juga mencoba mengaitkan materi-materi perkuliahan dengan ayat atau hadits yang berkorelasi sangat dengan materi yang ada pada perkuliahan tersebut. “Spesifik untuk pengajaran yang saya lakukan kebetulan saya di prodi ditugaskan untuk mengajar terkait teknologi pembuatan sediaan (bahan obat/obat/obat tradisional), seperti membuat menjelaskan tentang sediaan sirup, sediaan tablet atau sediaan lain-lain. Kurikulum yang dibuat dalam hal ini di RPS yang kami susun ada satu pertemuan khusus yang merupakan materi integrasi nilai-nilai Islam, seperti membahas titik kritis kehalalan dalam produksi sediaan farmasi, menurut undangundang JPH, faktor-faktor apa saja yang harus diperhatikan mulai dari pemilihan bahan, dan proses produksi dan itu dilakukan disemua mata kuliah terkait teknologi sediaan,“ jelasnya. Dalam bidang penelitian secara umum, di Prodi Farmasi sudah sangat banyak dosen yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam perkuliahan. Spesifik yang dilakukan terkait dengan penelitian, tim penelitiannya itu mengarah ke pembuatan produk-produk halal, atau menggunakan bahan-bahan yang memang termasuk bahan-bahan yang ada di Al-Quran dan Hadits. Sebagai contoh dijelaskannya bahwa ia pernah melaksanakan beberapa penelitian terkait dengan minyak habbatussauda atau minyak jintan hitam. Minyak habbatussauda atau minyak jintan hitam ini dihaditsnya disebutkan bahwa dia menyembuhkan berbagai macam penyakit kecuali kematian. Berangkat dari itu tenyata jika dilihat di jurnal-jurnal penelitian, sudah sangat banyak penelitian yang berhasil membuktikan bahwa minyak jinten hitam ini memiliki berbagai khasiat, baik itu digunakan secara ditelan atau oral ataupun digunakan pada kulit. “Tim kami pernah mengembangkan produk yang menggunakan bahan aktif dari minya k jint en hit am a t au minya k habbatussauda sehingga itu sesuai dengan yang di arahkan dari syariat Islam terkait penggunaan dari minyak habbatussauda ini dan kami coba terapkan penelitian untuk pengembangan obat bahan alam”, terangnya Penerapan pada bidang PKM selalu berupaya mengarahkan ke arah integrasi nilai-nilai Islam, seperti melaksanakan penyuluhan dan pelatihan terkait dengan penggunaan thibbun nabawi atau pengobatan ala Rasulullah. Ini pertama kalinya dilakukan ketika zaman covid 19 saat sangat aware terkait dengan sistem pertahanan tubuh atau sistem imun. “Kami dari tim mencari tau apa saja tumbuhan-tumbuhan yang masuk kedalam kategori thibbun Nabawi, kemudian mencari jurnal-jurnal penelitian terbaru dari tumbuhan-tumbuhan yang merupakan bagian dari thibbun nabawi dan ternyata hampir semua punya khasiat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kami juga bekerjasama dengan PKK kelurahan Tamansari dengan cara memberikan pelatihan dan penyuluhan terkait dengan penggunaan thibbun nabawi untuk APT. Sani Ega Priani, S.Si., M.Si., Dosen Prodi Farmasi FMIPA Unisba Dr. Shindu Irwansyah, LC., M.Ag., Dosen Prodi Ahwal Al-syakhshiyah/ Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 5 meningkatkan sistem imun tertutama di era pandemi Covid-19”, ungkapnya. Pada tahun berikutnya, Sani bersama timnya juga mengadakan hal yang sama dalam rangkaian PKM terkait thibbun Nabawi, akan tetapi lebih mengarah pada kondisi penyakit lain. “Jika sebelumnya kita peningkatan sistem imun atau kekebalan tubuh dalam kondisi pandemi, setelah selesai pandemi Covid-19 kami mengarah ke penyaki-penyakit lain yang ada di masyarakat. Seperti contohnya penyuluhan dan pelatihan terkait thibbun nabawi untuk pengobatan diabetes melitus yang juga sangat banyak di masyarakat,” tutupnya. Dalam kesempatan lain, Dosen Prodi Ahwal Al-syakhshiyah/Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah, Dr. Shindu Irwansyah, LC., M.Ag., memberikan penjelasan mengenai penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ia jalankan sebagai salah satu dosen di Fakultas Dirosah Unisba. Secara khusus nilai ke-Islaman menjadi core (inti) dalam kegiatan tridharma pada fakultas tersebut. Penerapan Tridharma perguruan tinggi dalam bidang pengajaran tentu semua mata kuliah menginduk nilai-nilai Islam, namun ada salah satu mata kuliah umum seperti Sosiologi Hukum yang diterapkannya dari awal pertemuan sampai pertemuan ke 7 dengan murni Sosiologi Hukum, sedangkan penambahan nilai-nilai ke-Islaman baru mulai diterapkan mulai dari pertemuan 9 sampai 15. “Ini terkait dengan mahasiswa syariah di RPS (Rencana Pembelajaran Semester) nya pun saya bangun langsung untuk memasukan Ke-islamannya, ” ungkap Shindu. Sama halnya seperti saat mengajar sosiologi hukum, Shindu menerangkan bahwa pada mata kuliah umum lainnya seperti psikologi keluarga pun turut diterapkannya. “Dalam mata kuliah tersebut juga memasukan nilai-nilai ke-Islamannya sehingga terdapat muatan psikologi keluarga islam, bagaimana nilai-nilai islam itu hidup ketika membangun sebuah keluarga atau rumah tangga. Dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat, Shindu menjelaskan bahwa penelitian terkait dengan pengembangan potensi wakaf untuk kesejahteraan pesantren pernah dilakukannya. “Nilai ke-Islaminya adalah untuk mengembangkan keilmuan dan juga mengembangkan jiwa wirausaha santri kedepannya nanti. Bagaimana mereka jadi wirausahawan muslim yang betul-betul memiliki nilai kejujuran dan sebagainya tapi disatu sisi mereka tetap menjadi seorang santri, mempunyai kapasitas keilmuan agama yang mendalam tapi untuk meraih keduniawiannya dibekali dengan potensi keilmuan wirausaha,” jelasnya. Dalam bidang PKM, ia melakukan pengabdian berkaitan dengan pengolahan sumber daya alam, seperti singkong yang diolah menjadi berbagai macam bentuk makanan. “Kami mengadakan pelatihan untuk memberikan pengetahuan kepada warga disana bahwasannya apa-apa yang Allah SWT ciptakan di alam semesta ini, itu sudah ditundukkan untuk manusia, tinggal ketika Allah SWT memberikan kepada kita akal maka bagaimana cara mengolahnya,” tuturnya. Lebih lanjut Shindu menambahkan bahwa ia bersama timnya juga melakukan pengabdian disebuah pesantren, yang mengajak warga sekitar, sekaligus berdakwah. “Jadi bagaimana dengan potensi akal yang Allah SWT berikan kepada kita, kita bisa mengolahnya. Ketika kita mengolah kemudian kita niatkan untuk mencari nafkah itu semuanya adalah menjadi nilai ibadah untuk kita semuanya, kemudian apakah nanti dari hasilnya itu Allah SWT berikan rezeki yang luas ataupun tidak, itulah sifat tawakal kita kepada Allah SWT. Kita hanya diberikan bekal oleh Allah SWT itu untuk ikhtiar. Salah satu ikhtiar di dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan mengolah dari hasil alam yang telah Allah SWT tundukkan dan ciptakan untuk menjadi jalan dalam berikhtiar dan beribadah kepada Allah SWT,”ungkapnya. (Ane/Riza) Karakter Islami dan 3M dalam Diri Mahasiswa Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) angkatan 2021, Salfa Azizah Giyatsilah menjelaskan bahwa Unisba memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswanya, terutama di Fakultas Kedokteran. Unisba menerapkan kebiasaan Islami, seperti mengaji sebelum perkuliahan hingga kultum rutin, yang membantu membentuk karakter calon dokter yang berintegritas. “Saya sebagai mahasiswa sangat merasakan bagaimana Unisba menjaga integritasnya dalam mengimbau seluruh mahasiswanya berpakaian menutup aurat, mampu membaca dan memahami Al-Quran dan bahkan mendukung aktivitas sunnah seperti salat berjamaah dan khataman Al-Quran,” ujar Presiden BEM FK tersebut. Menurut Salfa, nilai-nilai ke-Islaman di Unisba tumbuh karena awalnya terpaksa menjadi terbiasa. Pada akhirnya, kembali pada diri sendiri untuk tetap menjaga amalan tersebut. “Dengan terbentuknya kebiasaan tersebut, jadi terbawa baik di luar maupun di internal Unisba sendiri. Rasanya Unisba selalu memberikan yang terbaik dalam mempersiapkan seluruh mahasiswanya menjadi pribadi yang muttaqien dan intelek,” ucapnya. Karakter 3M menjadi landasan Salfa untuk menentukan suatu tujuan karena menurutnya hal itu dapat menguatkan seluruh proses perjuangan secara realistis. Usaha tanpa doa adalah sombong, sedangkan doa tanpa usaha adalah sia-sia, tambahnya. Senada dengan Salfa, Mahasiswa Fakultas Dakwah angkatan 2021, Muhammad Rafki Razif Kiransyah merasa bahwa Unisba telah secara baik dalam membentuk karakter Islami pada mahasiswa, bahkan menurutnya, tenaga pendidik serta dosen pun ditekankan dalam keislamannya. Rafki menilai bahwa Unisba secara lembaga telah berjuang untuk mencapai kemaslahatan, baik di dalam maupun di luar kampus. Contohnya, upaya Unisba dalam peningkatan keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat. “Pengaruh karakter 3M sangat berpengaruh karena bagi Rafki, 3M itu pondasi atau dasar bagi seorang mahasiswa bukan hanya sebagai akademisi tapi sebagai insan, sebagai pribadi muslim,” ujarnya. Keduanya berbagi harapan untuk Unisba kedepannya, yaitu agar Unisba tetap memperkuat penerapan karakter 3M dan terus berkembang dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat. Sedangkan harapan untuk diri mereka sendiri setelah lulus adalah dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat, dengan mengamalkan nilai-nilai Islam dan memberikan kontribusi positif dalam pembaharuan. Dengan kesungguhan dan semangat yang dimiliki oleh mahasiswanya, Unisba terus menjadi salah satu lembaga pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan akademis, tetapi juga menjaga keislaman dan berkontribusi positif dalam masyarakat. (Catur/Alwa) Alumni Berakhlakul Karimah Salah satu Alumni Unisba yang mendedikasikan dirinya kepada masyarakat melalui bidang keagamaan adalah Maulana Fajar Mukmin S.Pd., yang merupakan lulusan dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Program Studi Pendidikan Agama Islam angkatan 2013. Kini Maulana meniti karier sebagai pengajar di SDN Melong Mandiri 5 Kota Cimahi. "Menurut saya, Unisba telah banyak berubah dalam hal membentuk karakter Islami bagi mahasiswanya. Saya masih ingat ketika saya menjadi mahasiswa, nuansa Islamnya masih kurang terasa. Namun sekarang, dengan adanya aturan yang diterapkan di Unisba dan kesadaran mahasiswa, alhamdulillah sudah mulai terasa terutama dalam hal berpakaian Islami," ungkap Maulina. Pengalaman dan pemahaman Maulana tentang karakter Islami di Salfa Azizah Giyatsilah Muhammad Rafki Razif Kiransyah


6 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H Unisba membawa pengaruh besar dalam kehidupannya sebagai pengajar di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI). “Saya menerapkan karakter 3M yakni Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid dengan terus memberikan motivasi serta nilai-nilai Islam dalam segi ahlak dan keilmuan, terutama dalam bidang saya sebagai guru PAI,” jelasnya. Mengenai program pesantren mahasiswa dan sarjana di Unisba, Maulana menyebutnya sebagai program yang luar biasa yang dapat memberikan banyak manfaat. "Program ini sungguh luar biasa karena memberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan mahasiswa lain dari berbagai fakultas, serta pembelajaran Al-Quran di pesantren ini menjadi program yang sangat luar biasa untuk membentuk mahasiswa agar dapat membaca Al-Quran dengan baik, sehingga pada saat terjun di masyarakat, tidak menjadi kendala," paparnya Ia berharap agar Unisba terus berkembang dan menjadi universitas yang selalu mengedepankan nilai-nilai ke-Islaman. “Semoga Unisba dapat terus menghasilkan generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat," tutup Maulina dengan penuh semangat. Dengan pengalaman dan dedikasinya, Maulana Fajar Mukmin S.Pd menjadi contoh inspiratif bagi para alumni Unisba dalam mengimplementasikan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat. Semoga Unisba terus menjadi panggung bagi mahasiswa untuk berkembang dan berkontribusi positif bagi umat dan bangsa. Kesan lainnya juga diungkapkan oleh Agus Mulyana, S.Sos. HE., alumni Fakultas Dakwah angkatan 2017 yang berbagi pandangannya mengenai peran penting Unisba dalam membentuk karakter Islami bagi dirinya. Saat ini, Agus bekerja sebagai Finance di Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Cabang Pusat Daerah Banten. Sebelumnya Agus juga melanjutkan jenjang perkuliahannya yakni Magister di Jurusan İlahiyat Süleymaniye Üniversitesi Istanbul Turqi. "Sebagai sebuah perguruan tinggi Islam, Unisba dituntut untuk selalu meningkatkan peranannya di masyarakat. Saya berharap peran dan tanggung jawab Unisba terus konkret, bukan hanya sebatas wacana saja," ujar Agus. Menurutnya, Unisba harus terus mengembangkan ilmu yang amaliah dan amal yang ilmiah, terutama dalam konteks ke-Islaman. "Ruhul Islam, yang merupakan semangat inti dalam Islam, menjadi identitas atau ciri dari seorang individu atau lembaga. Sikap jiwa yang tertuntun oleh akhlak, sesuai dengan bimbingan ajaran Islam, menjadi kunci untuk menciptakan ukhuwah atau persaudaraan sesama muslim," tambahnya. Agus juga menyoroti pentingnya menerapkan karakter 3M (Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid) dalam kehidupan bermasyarakat. "Moto atau jati diri tersebut menjadi panggilan bagi kami alumni Unisba untuk membantu meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat berdasarkan nilai-nilai Islam. Kami menggunakan ilmu agama, ilmu pendidikan, ilmu sosial, ilmu eksak, dan teknologi dalam memformulasikan kebutuhan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Islam," tuturnya. Mengenai pengaruh program pesantren mahasiswa dan sarjana di Unisba terhadap kehidupannya di masyarakat, Agus menyatakan bahwa program pesantren sangat berpengaruh dalam membentuk karakter Islami dan pribadi yang baik. “Melalui kedua jenis pesantren tersebut, kami telah mempelajari dasar-dasar ke-Islaman. Hal ini membantu kami berpegang teguh pada asas-asas ke-Islaman, bahkan dalam interaksi dengan berbagai macam karakter masyarakat," ujarnya Ia berharap agar Unisba menjadi kampus yang dapat lebih disiplin dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam sehingga dapat menjadikan alumni-alumni lainnya menjadi ilmuan yang ulama dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. *** Agus Mulyana, S.Sos. HE. Maulana Fajar Mukmin S.Pd.


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 7 alah satu tantangan berat yang kita hadapi dan harus terus kita S perjuangkan sekarang ini ialah membangun budaya jujur, membangun masyarakat yang berbudaya jujur. Menurut ajaran agama kita; Kalau kita ingin hidup berkah, do'a dan munajat dikabulkan, kita harus jujur, sebab ketidakjujuran bisa menjadi sumber segala musibah dan kehancuran, karena murka Tuhan. Shahabat Anas berkata: Hampir tidak pernah Rasulullah berkhutbah, menyampaikan pesan moral kepada kami, kecuali didalamnya ada pesan: Tidak ada iman bagi orang yang tidak jujur. Dan tidak ada agama bagi orang yang tidak memenuhi janji. (HR. Ahmad, Bazzar, Thabrani). Ketika seseorang bertanya kepada Nabi tentang apa yang harus dilakukan untuk menjadi seorang muslim, beliau bersabda; Nyatakan olehmu bahwa aku Iman kepada Allah. Kemudian setelah itu kamu jangan bohong (Al Hadits). Kejujuran adalah bukti keimanan, sedang kebohongan atau ketidakjujuran adalah awal dari segala bentuk dosa dan kejahatan. Pesan-pesan moral Rasulullah SAW tentang kejujuran berulangkali disampaikan oleh beliau kepada umatnya, sehingga terkesan bahwa iman dan kejujuran itu melekat tidak bisa dipisahkan Kalau seseorang itu benar-benar beriman pasti ia jujur "Tiga indikator kemunafikan ialah bicara dusta, berjanji palsu, mendapat amanah hianat". (H. R. Bukhari). Tidak akan ada keberkahan kalau ketidakjujuran masih menjadi kebiasaan harian dalam segala urusan. Salah satu sifat utama yang wajib bagi para Nabi dan Rasul adalah amanah, dapat dipercaya. Dan salah satu sifat yang musti dimiliki oleh seorang pemimpin juga dapat dipercaya, jujur, Nabi Muhammad SAW memiliki salah satu sifat unggulan sejak beliau kecil, ialah beliau jujur, dapat dipercaya, sehingga beliau dikenal oleh masyarakat dengan gelar Al 'Amin, orang yang dapat dipercaya, orang yang jujur. Dengan bekal kejujurannya itulah, Rasulullah SAW sukses membangun masyarakat Madinah, Makkah dan daerah-daerah sekitarnya. Jujur juga merupakan salah satu ahlak unggulan dari Khalifahkhalifah pengganti Rasulullah, yaitu Khuiafaurrasyidin, Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali dan sekaligus menjadi kunci kesuksesan dan kemuliaan beliau-beliau tersebut dan ketidakjujuran bisa menjadi sebab utama terjadinya kegagalan bahkan kahancuran. Rasulullah SAW menyampaikan pesan, sebagai berikut. "Berikan kepadaku jaminan dalam 6 hal, maka aku dapat memberikan jaminan kepadamu untuk dapat masuk sorga". Benar kalau berbicara, Penuhi kalau berjanji, Laksanakan amanah, Pelihara penglihatan, Jaga kemaluan, Kendalikan tangan. "Sesungguhnya Allah memerintahkan kepadamu untuk memenuhi amanah kepada ahlinya". (Q.S. Annisa 65). Ciri orang yang taqwa itu menurut Al Qur 'an antara lain, ialah mereka senantiasa jujur dalam menerima amanah, konsisten untuk memenuhi janji. Kejujuran melahirkan ketenangan dan keberkahan, sedang ketidakjujuran membuahkan kegelisahan. Kalau penduduk suatu bangsa itu iman dan taqwa; maka Allah akan membukakan bagi mereka pintu barokah dari langit dari bumi (Q.S. Al 'Araf 96). Dan kalau kejujuran sudah menjadi barang langka, ketidakjujuran sudah menjadi semacam budaya. Orang tidak merasa dosa kalau berdusta, berjanji palsu dan menyalahi amanah, maka pada saatnya barokah akan diangkat dari bumi ke langit. Kita sadar betul hidup jujur di tengah masyarakat yang biasa tidak jujur, itu berat, tapi insyaAllah Mulia. Untuk menjadi orang jujur di tengah-tengah masyarakat yang biasa tidak jujur, bisa menjadi terasing, aneh, dan tidak populer. Marilah kita siapkan diri untuk tidak populer. Sebab pencitraan diri sebagai orang jujur, padahal tidak jujur adalah kemunafikan. Untuk membangun budaya jujur, kita perlu siap dan berani mengambil resiko rugi asal dengan jujur. Dari pada untung tapi dengan tidak jujur. Bahkan kita harus ridha kalah tapi jujur, dari pada menang tapi dengan tidak jujur. Kemenangan yang diperoleh dengan tidak jujur, tidak akan memberikan ketenangan dan tidak akan mendapatkan kasih sayang Tuhan. *** ANNAS AL-QURAN dan NASIHAT untuk umat Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl Ketua Badan Pengurus Yayasan Universitas Islam Bandung Menurut ajaran agama kita; Kalau kita ingin hidup berkah, do'a dan munajat dikabulkan, kita harus jujur, sebab ketidakjujuran bisa menjadi sumber segala musibah dan kehancuran, karena murka Tuhan.


8 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 9 Pertahankan Mutu sebagai Perguruan Tinggi Unggul, Unisba Gelar RTM WARTA UNISBA (WU)– Dalam rangka mengevaluasi terhadap jalannya pengelolaan perguruan tinggi dalam satu tahun ke belakang, BPM Badan Penjamin Mutu (BPM) Unisba menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) di Aula Unisba, (20/11). Kegiatan ini dihadiri oleh rektor Unisba, para wakil rektor, kepala bagian , ketua lembaga, serta jajaran pimpinan baik tingkat universitas maupun fakultas. Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., mengatakan, rapat evaluasi diselenggarakan sebagai wujud dari inisiatif continuous quality improvement yang diadakan secara rutin untuk mengkaji jalannya pengelolaan universitas dalam satu tahun terakhir. Kegiatan ini mencerminkan komitmen universitas untuk menjalankan siklus PPEPP (Penetapan Standar, Pelaksanaan Standar, Evaluasi Pelaksanaan Standar, Pengendalian Pelaksanaan Standar, dan Peningkatan Standar). “Rapat evaluasi yang dilaksanakan pada hari ini merupakan bagian dari siklus keempat pengendalian, di mana universitas menetapkan, merencanakan, dan mengimplementasikan tindakan koreksi berdasarkan temuan dari Audit Mutu Internal (AMI) pada tingkat program studi, perguruan tinggi swasta (PTS), dan lembaga atau unit di lingkungan Unisba,” ujarnya. Rektor berharap, dalam siklus pengendalian ini, hasil temuan tidak hanya diidentifikasi, tetapi juga diikuti dengan tindakan koreksi yang sesuai. Beliau menegaskan bahwa hasil temuan pada pertemuan tidak boleh diabaikan, melainkan harus menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas sistem manajemen sehingga tidak mengakibatkan kesalahan yang sama di tahun berikutnya. Selain itu, pada rapat ini Rektor membahas tentang pentingnya mengakomodir kebutuhan standar ISO 21001:2018. Beliau menjelaskan, terdapat 14 poin yang perldu diakomodir di antaranya status tindakan dari tinjauan manajemen sebelumnya, perubahan isu internal dan eksternal yang relevan, informasi kinerja, dan umpan balik dari staf terkait aktivitas untuk meningkatkan kompetensi mereka. “Unisba berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan manajemen, dan rapat evaluasi ini menjadi bukti konkret dari dedikasi mereka terhadap standar kualitas yang tinggi,” ungkapnya. *** Universitas


10 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H Unisba Jadi Pelaksana PTMGRMD 2024 WARTA UNISBA (WU)-Universitas Islam Bandung (Unisba) menjadi pelaksana Program Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD) tahun 2024 setelah Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., diamanahkan menjadi ketua umum dan Wakil Rektor I Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu'man, M.T., Ph.D., IPM., dipercaya kembali menjadi ketua pelaksana pada program ini, setelah di tahun sebelumnya menjabat posisi yang sama. Pelaksanaan program ini ditandai dengan “Pelepasan KKN Tematik 2023 dan Penerimaan KKN Tematik Tahun 2024” yang dilaksanakan di di Pendopo PPS Kabupaten Sumedang, pada Rabu (24/1/2024). Sedangkan para peserta yang merupakan mahasiswa secara resmi dilepas pada 16 Februari dan program ini akan berakhir pada 16 Juni 2024. PTMGRMD sebagai bagian dari implementasi Permendikbudristek Nomor 53 tahun 2023 untuk mewujudkan Kampus Merdeka Mandiri (KMM) di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV. Program ini merupakan penerapan kolaborasi pentahelix yaitu sinergi antara LLDIKTI Wilayah IV, Perguruan Tinggi, Pemerintah Daerah dan Masyarakat agar memiliki ownership dalam peningkatan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Warek I mengatakan, kegiatan PTGRMD yang berkolaborasi dengan Pemda Kabupaten Sumedang ini merupakan tahun kedua pelaksanaannya dan dilakukan di 251 Desa yang ada di 26 Kecamatan di Kabupaten Sumedang dengan total Mahasiswa 1.247 orang berasal dari 142 perguruan tinggi dengan rincian 68 perguruan tinggi negeri dan 142 perguruan tinggi swasta yang berada di wilayah LLDIKTI IV, serta 49 perguruan tinggi swasta non LLDIKTI IV. Adapun mahasiswa Unisba yang mengikuti kegiatan ini tercatat sebanyak 20 orang yang berasal dari berbagai fakultas yakni Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Ekonomi Pembangunan, Ilmu Hukum, Hukum Keluarga Islam, dan Ilmu Komunikasi yang tersebar di Kelurahan Cimalaka yakni Desa Citimun dan Naluk, serta Kelurahan Conggeang yakni Desa Cibeureuyeuh dan Cipamekar. Para peserta juga didampingi oleh dua orang Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Beliau menjelaskan, program ini memiliki lima indikator dalam proyek membangun desa dengan targetnya yaitu zero news stunting dalam upaya pencegahan stunting, litersi masyarakat miskin extreme dengan mengedukasi terhadap masyarakat agar tidak masuk ke kategori miskin, satu desa satu produk yang diharapkan satu desa tersebut memiliki satu produk unggulan, program kesejahteraan sosial agar memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di desanya, dan inovasi dengan memberikan keleluasaan kepada perguruan tinggi untuk mengelaborasi karakter kompetensi perguruan tingginya dalam membangun desa disana. Warek I berharap lima indikator tersebut bisa dicapai melalui edukasi-edukasi yang diberikan mahasiswa kepada masyarakat desa. ”Edukasi dengan mengandalkan mahasiswa jauh lebih efektif karena mereka akan berada disana selama empat bulan dan berkeliling untuk mengedukasi masyarakatnya sehingga bisa lebih memperoleh personal approach,” ungkapnya. *** WARTA UNISBA (WU)-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fikom Unisba, melalui Departemen Sosial dan Politik mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekitar. Dalam upaya ini, mereka mengadakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan mengusung tema Fikom Mengajar "Menggali Potensi Minat dan Bakat Bidang llmu Komunikasi Lingkungan SMA". Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Istiqamah Bandung pada 6-29 /02/2024. Kegiatan PKM ini dilaksanakan selama empat minggu yang dibagi dalam beberapa sesi pertemuan. Dalam kegiatan ini mahasiswa BEM Fikom tidak hanya memberikan materi mengajar, tetapi juga asistensi untuk menyelesaikan project dalam PKM ini. Melalui PKM ini BEM Fikom Unisba yang tergabung dalam BEM Periode 2023-2024 mengajarkan materi berupa dasar-dasar desain grafis dan keterampilan bicara di depan publik kepada siswa-siswa yang berada di SMA Istiqamah Bandung. Melalui pertemuan tersebut para pengajar (mahasiswa BEM) membagi siswa menjadi beberapa kelompok untuk mengerjakan tugas akhir mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) yaitu berupa game board dengan tema hubungan internasional yang berkaitan dengan pelajaran PKN. Wadek III Fikom Unisba Dr. Tresna Wiwita, Dra., M.Si mengatakan bahwa kegiatan 'Fikom Mengajar' ini sudah menjadi program rutin yang dilaksanakan oleh BEM FIKOM Unisba. “Seyogianya kegiatan ini mengasah skill mahasiswa untuk bisa berinteraksi dan berkomunikasi secara langsung dengan siswa SMA. Selain itu kegiatan ini menjadi bagian dari soft promotion untuk memperkenalkan Fikom kepada siswa SMA,” ujarnya PKM di SMA ini diharapkan dapat menjadi awal dari kerjasama yang berkelanjutan antara Mahasiswa, Universitas dan Masyarakat. Dengan adanya keterlibatan aktif mahasiswa, diharapkan akan tercipta sinergi yang positif dalam membangun bangsa dan memperkuat ikatan antargenerasi. (Sophia Novita) Tingkatkan Kepedulian, BEM Fikom Mengadakan PKM di SMA


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 11 Bangun Konektivitas Antara Perguruan Tinggi dan Masyarakat Umum, Unisba Pamerkan Produk Inovasi dan PPkM RESVEX merupakan ajang pemberian apresiasi kepada para peneliti dan pengabdi terbaik, dan fakultas yang berkonsetrasi dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sekaligus expo hasil penelitian dan pengabdian masyarakat. WARTA UNISBA (WU)-Guna membangun konektivitas antara perguruan tinggi dengan masyarakat umum dalam bentuk produk inovasi serta pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (PPkM), Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar Unisba Expo yang terselenggara atas kolaborasi antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) berupa RESVEX 5th (Research And Community Service Expo) dengan Bagian Komunikasi dan Humas (Komhumas) Unisba, yaitu C.L.U.E (College Life & University Expo) yang dilaksankan di Kampus Utama Unisba, Rabu (31/01/2024). RESVEX merupakan ajang pemberian apresiasi kepada para peneliti dan pengabdi terbaik, dan fakultas yang berkonsetrasi dalam pene liti an dan pengabdi an kepada masyarakat. Sekaligus expo hasil penelitian dan pengabdian masyarakat. Dengan harapan keberhasilan yang telah diraih akan menjadi motivasi bagi seluruh dosen Unisba untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan negara. Ketua LPPM Unisba, Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, SH.,M.Hum., mengatakan bahwa RESVEX yang sudah memasuki tahun kelima ini mengangkat tema 'Collaboratoin, Innovation and Synergy Towards Ecosystem Halal' dalam mendukung pencapaian Visi LPPM Unisba, yaitu menjadi Lembaga Penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat yang berperan dalam pengembangan Ekosistem Halal. ”Kolaborasi dan Synergi merupakan keniscayaan, baik di internal maupun eksternal dengan berbagai pihak,” ujarnya. Melalui semangat kolaborasi untuk lebih meningkatkan kebermanfaatan kegiatan ini, Prof. Neni menuturkan, dilaksanakan pula kegiatan C.L.U.E (College Life & University Expo) yang bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi Unisba dengan sekolah-sekolah mitra dan memberikan apresasi, penghargaan bagi guru khususnya guru Bimbingan Konseling (BK) dan peningkatan kompetensi guru berupa seminar selain itu untuk lebih memperkenalkan kehidupan kampus dan program studi yang ada di Unisba. Wakil Rektor II, Prof. Dr. Atih Rohaeti Dariah, SE., M.Si., mengatakan, expo ini terselenggara sebagai wujud komitmen Unisba dalam melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi. ”Spiritnya bagaimana tradisi meneliti dan mengabdi ini bisa tertularkan kepada siswa SMA dan harapan kedepan bisa mengadakan kompetisi bagi para invertor muda supaya bisa menjadi ajang mendapatkan bibit-bibit inventor muda,” ungkapnya. Menurutnya, melalui kegiatan ini Unisba juga ingin mengambil peran untuk berkontribusi melalui riset dan pengambdian kepada masyarakat sehingga bisa memperkuat ekosistem halal di Indonesia yang seiring dengan visi dan misi Unisba menjadi perguruan tinggi Islam yang maju, mandiri, dan terkemuka di Asia pada tahun 2033. Kegiatan yang diikuti dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, UMKM Binaaan Unisba, Perguruan Tinggi Se-Bandung, masyarakat umum, dan perwakilan guru serta siswa SLTA/Sederajat ini juga melaunching Unit Pendamping Proses Produk Halal (UP3H), Observatorim Desa Wisata, dan Komite Etik. Disamping itu kegiatan ini juga diisi dengan pameran inovasi, pameran hasil PPKM, pameran fakultas/program studi, seminar pendidikan ”Mengelola Keuangan dari Perspektif Islam”, dan seminar inovasi halal ”Kolaborasi an Sinergi Membangun Bisnis Halal yang Inovatif” yang bekerjasama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Pada kesempatan ini diumumkan pula pemenang lomba LPPM antara lain penghargaan Fakultas yang paling concern dan inovatif dengan kegiatan penelitian, penghargaan Fakultas yang paling concern dan inovatif dengan kegiatan PKM, penghargaan Fakultas dengan Sinta Score Tertinggi kategori Science dengan point 7472, penghargaan Fakultas dengan Sinta Score Tertinggi kategori Sosial Humaniora dengan point 5573, penghargaan Peneliti Pemula Terbaik, penghargaan Peneliti Utama Terbaik, penghargaan Pelaksana PKM Terbaik, penghargaan fakultas dengan Inovasi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Berbasis Nilai – Nilai Islam, lomba essay, lomba inovasi produk, dan lomba poster. Selain itu diumumkan juga pemenang lomba jingle Unisba yang diikuti siswa SMA/SMK/ MA/Sederajat.***


12 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H 15 Inovasi Dosen Unisba Raih Sertifikat Paten dan Paten Sederhana dari DJKI Kemenkumham RI WARTA UNISBA (WU)-15 inovasi dosen Unisba berhasil meraih Paten bagi Unisba setelah memperoleh 3 Sertifikat Paten dan 12 Sertifikat Paten Sederhana yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (DJKI Kemenkumham RI). Sertifikat paten tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan DJKI kepada perguruan tinggi salah satunya Unisba pada kegiatan Sosialisasi Paten yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat sebagai Pilot Project Patent One Stop Service bagi seluruh Kanwil Kumham yang ada di seluruh tanah air yang dilaksanakan di aula Soepomo Kanwil Kumham Jabar, Jl. Jakarta No 27 Kota Bandung, Selasa (30/01/2024). Dalam kesempatan ini Unisba menjadi perguruan tinggi yang paling banyak menerima paten diantara perguruan tinggi lainnya. Ke-15 invensi tersebut yakni 1.) Sediaan Anoemulsi Gel Mengandung Natrium Diklofenak dan Minyak Rosmarin Sebagai Analgetika/Antiinflamasi Topikal (No Paten : IDS000007252) dengan Inventor Sani Ega Priani, S.Si., M.Si., Apt.; 2.) Formula Nanoemulsi Anti Penuaan Kulit Mengandung Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria tematea L) (No Paten : IDS000007256) dengan inventor Lelly Yuniarti, Maya Tejasari, Yuktiana Kharisma, Tryando Bhatara, dan Bambang Hernawan Nugroho; 3.) Nanokapsul Minyak Kemiri dengan Penyalut Polivinil Alkohol (No Paten : IDS000007257) dengan inventor Aulia Fikri Hidayat, M.Si., dan Apt. Ratih Aryani, M.Farm.; 4.) Pasta Gigi Pencegah Gigi Berlubang Mengandung Fraksi Etil Asetat Daun Jambu Air (No Paten : IDS000007229) dengan inventor Dr. Suwendar, M.Si., Apt., Dr. Lisnur Wachidah, Dra., M.Si., Yani Krisnamurti, Drs., M.Si., Dini Apriliani, Annisa Ajeung Wulandari, dan Rifa Nabilla Ruswandi; 5.) Metode Pengawetan Bunga Gerbera (Gerbera Linnaeus) (No Paten : IDS000007222) dengan inventor Magnaz Lestira Oktaroza, Muharam Wirakusumah, Gatot Santoso, Aria Bayu Pangestu, Deianira Chandra Pitaloka, dan Tati Harnani; 6.) Metode untuk Menentukan Kadar Fenol pada Kulit Buah Nanas (No Paten : IDS000007237) dengan inventor Farendina Suarantika dan Vinda Maharani Patricia; 7.) Metode Pengawetan Black Garlic non-Kimiawi Menggunakan Plasma Farmasi (No Paten : IDS000007265) dengan inventor Gita Cahya Eka Darma, Nabilah Azka Burhansyah, dan Valentinus Galih Vidia Putra; 8.) Metode Desain Sekuen Kandidat Vaksin Demam Berdarah dari Protein Envelope (E) Gen Non Struktural Virus dengue Serotipe 4 (Denv-4) Berbasis Peptida s e c a ra Bioinforma tika (No Pa ten : IDS000007263) dengan inventor Taufik Muhammad Fakih, S.Farm., Apt., M.S.Farm., dan Dr. Dina Mulyanti, S.Si., M.Si., Apt.; 9.) Sediaan Gel Semprot Kaki Mengandung Ekstrak Teh Hijau Sebagai Antibakteri (No Paten : IDS000007255) dengan inventor Apt. Sani Ega Priani, S.Si., M.Si., Delfiana Aura Efrida, dan Apt. Ratih Aryani, M.Farm.,; 10.) Sekuen Peptida Bioaktif Clavanin-B dari Stalked Sea Squirt (Styela Clava) (No Paten : IDS000007231) dengan inventor Nadhifah Mauludia Rinaldie, dan Taufik Muhammad Fakih, S.Farm., M.S.Farm., Apt.; 11.) Suplemen Pendamping Obat Antikolesterol yang Mengandung Fraksi Semi Polar Ekstrak Air Bawang Putih (Allium Sativum.L) (No Paten : IDP000091767) dengan inventor Dr. Arief Budi Yulianti, Dra., M.Si., Dr. Maya Tejasari, dr., M.Kes., Annisa Rahmah Furqaani, S.Si., M.Biomed., dan Miranti Kania Dewi, dr., M.Si.; 12.) Sediaan Nanoemulsi Gel Mengandung Minyak Cengkeh (Syzygium Aromaticum (L.) (No Paten : IDS000007221) dengan inventor Sani Ega Priani, S.Si., M.Si., Apt., dan Syifa Siti Fatimah; 13.) Primer Polymerase Chain Reaction untuk Identifikasi Polimor fi sme Gen SLC01B1 sebagai farmakogen statin (No Paten : IDS000007264) dengan inventor Febriani Saputri, apt. Bertha Rusdi, Ph.D., dan Dr. Miswar Fattah, M.Si.; 14.) Proses Isolasi Epikatekin dari Daun Sirsak (Annona Muricata), Struktur Isolat Epikatekin dan Penggunaannya Sebagai Antikanker Hati (No Paten : IDS000007221) dengan inventor Dr. Maya Tejasari, dr., M.Kes., Prof. Dr. Herri S. Sastramihardja, dr., Sp.Fk. (K), Dr. Lelly Yuniarti, S.Si., M.Si., dan Dr. Wida Purbaningsih, dr., M.Kes.; serta 15.) Formula Kosmetika Wajah yang Mengandung Kombinasi Fraksi Nheksana Alga Biru Hijau (Spirulina Platensis) dan Ekstrak Coffea Arabica Sebagai Anti Jerawat (No Paten : IDP000091678) dengan inventor Indra Topik Maulana, S.Si., M.Si., Apt. Kepala Pusat Pengembangan dan Pelayanan Kekayaan Intelektual LPPM Unisba, Dr. Maya Tejasari, dr., M.Kes., mengatakan, perolehan paten ini bagi institusi memiliki nilai yang tinggi sekali serta mampu mendongkrak posisi Unisba untuk bisa memperoleh klaster mandiri. Dosen fakultas Kedokteran Unisba ini menambahkan, perolehan paten ini juga menjadi pembuktian, penghargaan dan apresiasi terhadap karya dosen atas upaya yang dilakukan terhadap hasil karyanya. Menurutnya, Pusat Pengembangan dan Pelayanan Kekayaan Intelektual LPPM Unisba terus berupaya dalam mensosialisasikan, melakukan pelatihan, seminar, serta workshop kepada dosen-dosen di lingkungan Unisba tentang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berpotensi menghasilkan kekayaan intelektual khususnya paten. Harapannya, ke 15 paten ini tidak hanya berakhir dalam bentuk sertifikat saja tapi juga dapat lebih dimanfaatkan baik melalui pengabdian kepada masyarakat, dikomersialkan atau dihilirisasi melalui inkubator bisnis maupun secara langsung yakni bekerjasama dengan industri sehinggg bisa dimanfaatkan oleh masyarakata luas. *** Perolehan paten ini bagi institusi memiliki nilai yang tinggi sekali serta mampu mendongkrak posisi Unisba untuk bisa memperoleh klaster mandiri.


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 13 Unisba Nyatakan Sikap 'Satukan Tekad Selamatkan Demokrasi' WARTA UNISBA (WU)-Sebagai perguruan tinggi yang menjunjung tinggi demokrasi dalam pelaksanaan pemilu tahun 2024, Universitas Islam Bandung (Unisba) bersama ratusan sivitas akademika yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa melakukan pernyataan sikap 'Satukan Tekad Selamatkan Demokrasi' yang dipimpin oleh Wakil Rektor I, Prof. Ir. A. Harits Nu'man, M.T., Ph.D., IPM., di Gedung Dekanat Unisba, pada Senin (5/2/2024). Dalam pernyataannya, Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa saat ini Indonesia berada di persimpangan jalan, tampak kehilangan arah dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. ”Demokrasi bukan sekedar slogan, tapi adab dalam bernegara. Dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terdapat empat pilar yang menjadi pondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, dimana nilai-nilai yang terdapat di dalamnya diambil dari karakter dan pandangan hidup dari bangsa Indonesia,” ungkapnya. Menurut Rektor, UUD 1945 adalah hukum dasar (basic law) yang menjadi dasar pijakan bagi kehidupan bangsa Indonesia. ”Undangundang ini mengatur tentang bentuk, sistem pemerintahan, pembagian kekuasaan, wewenang badan-badan pemerintahan, hak dan kewajiban warga negara, dan lainnya,” katanya. ”NKRI adalah negara kepulauan yang terdiri dari beraneka ragam suku, bangsa, bahasa, agama, adat, budaya dan sebagainya yang disatukan oleh kesadaran bersama sehingga disebut sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan Bhineka Tunggal Ika atau yang sering kita terjemahkan sebagai berbeda tetapi tetap satu jua merupakan s emboyan bang s a Indone s i a untuk mempersatukan segala perbedaan yang ada dalam bangsa Indonesia seperti suku, bahasa, agama, adat, budaya dan sebagainya,” ujarnya. Oleh karena Rektor mengungkapkan, civitas akademika Unisba menyampaikan sikap menyatukan tekad untuk menyelamatkan demokrasi lebih beradab. Adapun isi dari sikap tersebut adalah 1. Sebagai Ulil Amri, Presiden hendaknya menjadi suri tauladan dengan menunjukkan proses pembentukan kepemimpinan yang baik, menaungi kesatuan masyarakat yang memiliki keyakinan berbeda pilihan; dan mampu mewujudkan sebuah s i s tem masyarakat yang manusia dapat hidup di dalamnya dengan aman dan tenteram. 2. Presiden memiliki sense of crisis terhadap degradasi hukum dan demokrasi, memiliki sense of achievement, yaitu semangat agar masyarakat dan bangsa meraih kemajuan, serta memiliki sense of compassion yakni mencintai dan mengasihi umat manusia. 3. Presiden bukan hanya sebagai Kepala Pemerintahan, tapi juga Kepala Negara yang seharusnya mementingkan legacy, keteladanan, dan etika sebagai Presiden. 4. Indonesia adalah negara hukum. Oleh karena itu, agar tidak terjadi abuse of power dan adab keteladanan bernegara, kami mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengayomi masyarakat luas (bersikap netral). 5. Mendesak negara untuk lebih serius memerjuangkan pemberantasan korupsi dengan membangun sistem pemerintahan yang bersih dan mengefektifkan penegakan hukum, termasuk salah satunya mengembalikan kesaktian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan membebaskannya dari segala intervensi yang melemahkan. 6. Sebagai ciri negara hukum adalah adanya pemilu yang jujur dan adil. Oleh karena itu, mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk turut serta berpartisipasi aktif dalam kontestasi Pemilu 2024 dengan memilih para calon berdasarkan kesadaran dan keyakinan yang sungguh-sunguh. 7. Bersama-sama dengan seluruh masyarakat menjaga penyelenggaraan Pemilu 2024 agar kondusif, aman, dan bermartabat, serta mengawal hasil penyelenggaraan Pemilu 2024 sampai terbentuknya pemerintahan baru sebagai perwujudan kedaulatan rakyat. 8. Pemilu adalah sarana demokrasi. Oleh karena itu, Pemilu 2024 sebagai institusi demokrasi tidak boleh dicemooh atau direduksi makna hanya sekadar prosedur memilih pemimpin saja. Demokrasi harus dikembalikan pada jati dirinya sebagai perwujudan kedaulatan rakyat dengan menegakan aturan main yang adil dan transparan, membuka ruang partisipasi yang substantif bagi publik untuk memperoleh informasi yang dapat diandalkan dalam memberikan suara. 9. Mendesak penegakan hukum untuk kasuskasus pelanggaran yang terjadi selama penyelenggaraan Pemilu 2024 untuk segera ditindaklanjuti, demi terciptanya pemilu yang berintegritas dan pulihnya kepercayaan publik kepada pemerintah. 10. Presiden, Wakil Presiden, Menteri, Wakil Rakyat dan seluruh masyarakat secara bersama-sama perlu meluruskan jalan untuk Indonesia Maju, Berdaulat dan Beradab. 11. Sivitas Akademika UNISBA mengajak semua pihak untuk menjaga netralitas dan turut berupaya membuat suasana nyaman serta aman saat menghadapi pemilu 2024 untuk menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang amanah dalam mewujudkan kemajuan Indonesia. ***


14 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H Unisba Gelar Silaturahmi dan Peninjauan Proyek Rumah Sakit WARTA UNISBA (WU)-Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar Silaturahmi dan Peninjauan RS Unisba di Jalan Nagreg Desa Cit aman, Rabu (6/3). Ke g i a t an ini diselenggarakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus meninjau progress pembangunan RS Unisba yang sudah mulai dibangun sejak September 2023. Silaturahmi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan yayasan, universitas, dan fakultas di Unisba serta perwakilan dari stakeholder yaitu Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Muamalat. Sekretaris Badan Pengurus Yayasan Unisba sekaligus Kepala Proyek Pembangunan RS Unisba, H. Ramlan Sasmita, Drs., M.Pd.I mengatakan, pihak yayasan membagi proses pembangunan menjadi beberapa tahap. Pada tahap pertama, Unisba mulai membangun Gedung A di bulan September tahun 2023 dan direncanakan rampung pada bulan Februari 2025. “Pada tahap awal akan dibangun rumah sakit 8 lantai di bagian timur dan barat yang membentuk leter L mulai dari pondasi, struktur hingga fasad arsitektur interior. Kemudian, di bulan maret 2025 sampai Februari 2026 akan dibangun Gedung D yang terdiri dari sekat perkantoran, kamar perawatan, pengadaan meubelair, peralatan medis dan non medis serta interior RS,” ujarnya. Beliau mengatakan, pada tahap ini akan dimulai proses rekrutmen tenaga medis dan non medis serta penyusnan SOP dan simulasi pelayanan. Pada tahap ini direncanakan RS akan mulai beroperasi pada awal Maret tahun 2026 dengan kapasitas 115 tempat tidur type C dan ditingkatkan menjadi 190 kamar di tahun 2028. “Pembangunan tahap kedua akan dilakukan di bulan Maret 2029 sampai September 2030. Setelah beroperasi selama 3 tahun dengan asumsi proyek investasi tercapai, kami merencanakan pembangunan tahap dua dengan mambangun dua menara di sebelah barat dan bersatu dengan Gedung A sehingga akan membentuk leter U,” jelasnya. Pak Ramlan menjelaskan, pada Menara tersebut akan dibangun fasilitas pendidikan seperti auditorium beserta kelas diskusi, fasilitas komersial, ruang rawat inap VIP, dan pemanfaatan Rumah Sakit sebagai fasilitas pendidikan mahasiswa Fakultas Kedokteran. Beliau menambahkan, pendidikan mahasiswa FK sudah dapat dilakukan sejak pembangunan tahap pertama selesai. Pada tahap kedua, diharapkan tempat tidur akan bertambah menjadi 250 dan RS Unisba Jawa Barat mulai beroperasi menjadi RS kelas B. Sementara itu, Funding and Transaction Business Deputy Regional VI Bandung BSI, Silvia Permatasari, mengatakan, BSI terus mengembangkan ekosistem halal dengan membidik industri kesehatan dan pendidikan. Beliau berharap legacy yang telah terjalin antar BSI dengan Unisba sejak tahun 2014 bisa menjadi momentum menar ik untuk mengembangkan ekositem halal dari hulu ke hilir. “Sepanjang 10 tahun ini, banyak suka duka dilewati, semoga semakin ke depan sinergi antara Unisba dan BSI semakni terbentuk erat. Kami sangat mendukung untuk jangka panjang nanti, tak hanya rumah sakit maupun sarana pendidikan, namun UMKM sekitar bisa memajukan daerah Nagreg,” katanya. Adapun Komersial Regional Bank Muamalat, Fajar Kurniawan mengatakan Pembangunan Rumah Sakit Unisba merupakan hal yang perlu disyukuri karena menjadi ajang kolaborasi positif yang terjalin untuk memajukan umat. Menurutnya, tiga institusi yakni BSI, Bank Muamalat, dan Unisba saat ini sedang mewujudkan maqashid syariah sebagai bukti menampilkan islam sebagai rahmatan lil alamin. “Selaras dengan misi peradaban di dunia, Sustainable Development Goals (SGD) ketiga kesehatan dan keempat education. Kita berahrap niat ini akan dilancarkan dalam perjalanannya dan diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” ucapnya.*** Laboratorium Fikom Unisba Selenggarakan Fikom Hexhibition WARTA UNISBA(WU)-Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba), menyelenggarakan Kegiatan Fikom Hexhibition dengan tema “Keselarasan dalam ruang digital”, rangkaian kegiatan terdiri dari pameran karya mahasiswa Fikom Unisba, Talkshow (Sharing Sesion with alumni lab) dan FGD (Focus Group Discussion). Kegiatan dilaksanakan di Aula Utama Unisba, pada Rabu (07/02/2024). Ke g i a t an ini diini s i a s i ol eh tujuh laboratorium yang ada di Fikom Unisba. Menurut salah satu laboran lab Fikom, Eva Nurseha, M.I.Kom, kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian dari pererkutan para calon asissten lab (aslab). “Kegiatan ini cukup berhasil melihat antusias dari para pengungjung seminar, respon positif juga terlihat dari kerjasama dan partisipasi calon aslab dalam menjalankan kegiatan ini, hasilnya alhamdulillah pameran berjalan dengan baik dan maksimal terutama banyaknya tamu undangan yang hadir tidak hanya dari internal Fikom tapi dari eksternal Fikom,” ungkapnya. Harapannya kegiatan ini dapat terus berlangsung secara rutin setiap tahunnya, dan menjadi ruang kreasi untuk mengasah hardskill dan softskilldari calon aslab Fikom sendiri. Pada rangkaian lainnya ada kegiatan Talkshow yang dihadiri oleh civitas akademika dan tamu undangan sejumlah 500 peserta. Narasumber dalam Talkshow ini merupakan Alumni Fikom Unisba yang berpengalaman sebagai Asisten Laboratorium selama berkuliah di Fikom. Tujuan acara ini adalah untuk menginspirasi para peserta melalui pengalaman narasumber sehingga memberi gambaran mengenai dunia seputar kerja di bidang komunikasi. Selain itu ada juga kegiatan FGD (Focus Group Discussion) yang dihadiri oleh Pimpinan Fakultas, Prodi dan Dosen pengampu Mata Kuliah Praktikum. Kegiatan FGD tersebut memberi banyak masukan kepada Prodi khususnya Lab. Salah satu dosen Mata Kuliah praktikum yang mengikuti kegiatan tersebut ialah Dr. Ferry Darmawan, S.Sos., M.Ds. Menurutnya masukan dari mitra itu akan jadi barometer bagi lab. untuk mengembangkan kurikulum. “Sehingga nanti lab. bisa menyiapkan mahasiswa Fikom untuk dapat di terima di industri, karena ini salah satu cara untuk menyelaraskan antara Prodi dengan Dunia Industri,” ujarnya. (Sophia Novita)


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 15 Unisba Selenggarakan Career Expo Pertama Kalinya, Lebih dari 50 Perusahaan Buka Kesempatan Kerja WARTA UNISBA (WU)-Pertama kalinya Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan Career Expo 2024 “Let's Kick Start The Future!” dengan menghadirkan 51 perusahaan dengan kategori company, jasa, barang, pendidikan, dan lainnya yang berasal dari Kota Bandung, dan Jabodetabek. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid yakni luring di Kampus Utama Unisba dan daring melalui Zoom Meeting, pada Sabtu (24/2/2024). Adapun rangkaian kegiatan pada career expo ini terdiri dari MOU Signing, Job & Internship Expo, Seminar Career Development, Company Sessions, Walk in Interview, Career Co u n s e l i n g , S ch o l a r s h i p E x p o , d a n Entrepreneurahip Expo. Ketua Pelaksana Unisba Career Expo 2024, Firman Shakti Firdaus, S.H.I., M.Sc., Ph.D, mengatakan bahwa acara ini terselenggara dalam rangka memberikan layanan terbaik untuk alumni Unisba khususnya untuk memberikan kesempatan menyambungkan lulusan Unisba dengan dunia kerja. Disebutkannya bahwa ke-51 perusahaan yang mengisis career expo ini terdiri dari 25 perusahaan yang mengikuti luring dan 26 lainnya mengikuti secara daring. Disamping itu juga terdapat delapan sponsorhip yang turut serta menyukseskan acara ini. “Tercatat lebih dari 9000 lowongan kerja yang dihadirkan dengan peserta lebih dari 1.100 orang yang 70% nya adalah lulusan Unisba dan 30% nya merupakan umum,” katanya. Firman menuturkan, acara hybrid ini akan dijadikan agenda tahunan. Sedangkan menurutnya, kegiatan pengembangan karir secara online sudah rutin dilaksanakan dari tahun-tahun sebelumnya melalui Unisba Career Development Center (UCDC). “UCDC Unisba sudah memiliki website pusat karir, jadi setiap perusahaan bisa memposting lowongan kerja di website tersebut,” ungkapnya. Hal senada juga diungkapkan Rektor Unisba, Prof. Dr. Edi Setiadi, S.H., M.H., bahwa Unisba Career Expo akan menjadi agenda rutin tahunan dan akan terus diperluas dengan menambah mitra perusahaan agar bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja. Menurut Rektor, kegiatan ini berkaitan dengan fungsi perguruan tinggi yaitu tri dharma perguruan tinggi dengan adanya keinginan agar tidak dikatakan sebagai Menara gading. “Kami (Unisba) mulai bergerak tidak hanya menghasilkan para sarjana dan ilmuwan saja, tapi juga memberikan kesempatan kepada para lulusan untuk memperoleh pekerjaan, meski idealnya menjadi pemberi kerja namun rat-rata mahasiswa selulu merubah cita-citanya,” ungkap Rektor. Career Expo ini kata Rektor juga merupakan salah satu kontribusi Unisba atas kerja sama dengan berbagai kalangan sehingga tidak membebani pemerintah. “Semoga para lulusan bisa segera memenuhi pasar kerja dan tidak mengecewakan,” ucapnya. Melihat angkatan kerja dan angka pengangguran terbuka hingga saat ini masih banyak. Maka dari itu, kata Rektor, Unisba sebagai salah satu universitas yang menghasilkan calon tenaga kerja harus benar-benar menyiapkan masa depan para lulusan. “Kami tidak ingin disebut kampus yang mencetak pengangguran. Jadi kami fasilitasi untuk lulusan Unisba dan umum untuk mengisi kesempatan kerja di Unisba Career Expo 2024. Kami ingin memfasilitasi para lulusan untuk mendapatkan info lowongan kerja,” pungkasnya. Pada kesempatan ini, hadir sebagai keynote speaker yaitu Kepala Pusat Pasar Kerja: Muchamad Yusuf, S.T., M.Si. Dalam pemaparannya Beliau mengatakan bahwa para pencari kerja harus memiliki persyaratan-persyaratan agar bisa memperoleh pekerjaan yaitu dengan mengenal diri masingmasing baik pribadi dan potensinya.”Jadi harus sudah memiliki modalitas apa untuk bisa masuk ke pasar kerja. Pribadi dan potensi yang dimilkinya seperti apa? Apa yang kurang dari diri dan mau kemana? Itu yang harus dikenali oleh calon professional,” ujarnya. Beliau menambahkan agar membangun skill melalui semangat untuk terus menambah ilmu yang sudah dimiliki sekarang ini. Terakhir lanjutnya, dengan membangun networking yang luas. ***


16 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H FH Unisba Menggelar '35 Persembahan Tri Dharma Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati' Dosen FEB UNISBA Berkontribusi dalam SmatTren Ramadhan 1445 H di SMAN 20 Bandung WARTA UNISBA (WU)-Para dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (UNISBA) turut berkontribusi dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan melalui kegiatan SMARTTREN yang diselenggarakan oleh SMAN 20 Bandung. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 8 hari, dimulai dari tanggal 25 Maret 2024, dan dihadiri oleh WARTA UNISBA (WU)-Dalam rangka memberikan penghormatan dan apresiasi kepada Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum., Fakultas Hukum Unisba menggelar acara bertajuk 35 Persembahan Tri Dharma Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum., di Aula Utama Unisba, Sabtu (9/3). Persembahan ini diberikan kepada Prof. Neni karena beliau dinilai telah memberikan kontribusi yang besar dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian, khususnya di Fakultas Hukum Unisba. Ketua Panitia Dr. Arif firmansyah, S.H., M.Hum. mengatakan kegiatan utama dalam acara ini meliputi seminar, diseminasi, serta peluncuran buku bunga rampai. Seminar pada acara ini mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Bank Syariah sebagai Nazir Wakaf Uang Pasca disahkannya UU No. 4 tahun 2023 tentang pengembangan dan penguatan sektor keuangan,” dan dihadiri oleh tiga narasumber ahli di bidangnya. “Berkaitan dengan hal tersebut kami menghadirkan tiga narasumber yaitu Assoc. Prof. Dr. Nor Azizan Binti Che Embi (Dosen Ilmu Ekonomi dan Manajemen di Internasional Islamic University Malaysia), Akhsin Muamar, S.SOS., I., M.M., MBA Vice President PT Bank Syariah Indonesia, dan Dr. Neneng Nurhasanah, Dra., M.Hum dosen prodi doctor ilmu hukum Unisba. Acara ini diikuti oleh 200 orang peserta baik secara online dan offline,” ujarnya. Selain itu, beliau menambahkan diseminasi hasil penelitian pada acara tersebut dilakukan melalui pameran karya hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Prof. Neni dan dosen di Fakultas Hukum Unisba. Moment puncak pada acara ini peluncuran dan penyerahan buku Bunga Rampai ilmu hukum, yang berisi artikel-artikel ilmiah dari kolega dan mahasiswa yang dibimbing oleh Prof. Neni. Buku ini mencerminkan keragaman penelitian dan pemikiran hukum di Indonesia, khususnya di Unisba. “Adapun artikel yang masuk sejumlah 51 artikel dan yang dinyatakan layak untuk masuk di Bunga Rampai ada 43 artikel. Buku ini merupakan bentuk apresiasi atas bimbingan, kontribusi yang dilakukan Prof. Neni terhadap kemajuan akdemik di Unsiba. Beliau memberikan kata-kata inspiratif yang menjadi semangat bagi civitas akademika unisba khususnya Fakultas Hukum,” jelasnya Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH., MH., Rektor Unisba, menyanjung Prof. Neni Sri Imaniyati sebagai maha guru yang telah menghasilkan banyak karya selama berkarir. Beliau mengatakan, dengan pengabdian selama 35 tahun, Prof. Neni telah menciptakan banyak karya yang bahkan melampaui pencapaiannya yang sudah lebih lama mengabdi di Unisba yakni43 tahun. “Prof. Neni telah mengikuti tradisi akademik Islam dengan tekun. Beliau menegaskan bahwa tradisi akademik berasal dari Islam karena wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi adalah “iqra” atau belajar. Islam telah mengajarkan kita untuk belajar demi kemajuan umat manusia. Unisba sendiri berkomitmen untuk menghasilkan mahasiswa dan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi,” ujarnya. Rektor juga menekankan pentingnya peran dosen sebagai pemikir dan innovator. Menurutnya, Prof. Neni elah menjalankan tiga karakter Unisba sebagai mujahid, mujtahid, dan mujaddid. Beliau menekankan bahwa mengembangkan ilmu adalah tanggung jawab generasi muda, dan mereka harus siap menggantikan peran para pendahulunya. Dengan jumlah lektor kepala yang mencapai 96, Rektor berharap bahwa jejak dan kontribusi Prof. Neni akan menjadi contoh bagi generasi muda, terutama bagi dosen-dosen muda di Unisba. Adapun Dekan Fakultas Hukum, Dr. Efik Yusdiansyah, SH., M.Hum., mengungkapkan apresiasi yang mendalam terhadap Prof. Neni Sri Imaniyati sebagai salah satu dosen di Fakultas Hukum Unisba. Beliau menegaskan bahwa persembahan tersebut diselenggarakan sebagai ungkapan syukur atas kehadiran Prof. Neni dalam lingkungan Fakultas Hukum. Prof. Neni telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya di bidang hukum. Lebih lanjut, Dekan menyampaikan bahwa bukan hanya masa pengabdian Prof. Neni selama 35 tahun yang patut dipuji, tetapi juga semangat dan perjuangannya dalam mengajarkan integritas akademik yang tinggi serta cinta yang mendalam terhadap ilmu. Prof. Neni dengan rendah hati membagikan pengetahuannya kepada semua orang dan selalu memberikan motivasi kepada mahasiswa dan rekan dosen. “Prof. Neni bisa dikatakan sebegai bentuk nyata dari penjelmaan seorang mujahid, pejuang yang dimiliki oleh Fakultas Hukum Unisba. Keberadaannya telah memberikan inspirasi dan semangat bagi seluruh komunitas akademik di Fakultas Hukum,” ujarnya.***


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 17 para siswa dan siswi SMA yang ingin mendalami pengetahuan agama Islam. Dosen-dosen FEB UNISBA yang terlibat sebagai pemateri dalam kegiatan ini memberikan kontribusi yang sangat berarti dalam peningkatan pemahaman agama dan keislaman para peserta. Para pengisi materi tersebut meliputi Ferdi Adzan, Firman Shakti Firdaus, Indra Fajar Alamsyah, dan Hantoro Kesaid. Setiap pemateri menyampaikan materi yang berfokus pada pemahaman Al-Quran, Hadis, serta nilai-nilai Islam yang menginspirasi. Ferdi Adzan dan Firman Shakti Firdaus hadir sebagai pemateri yang membahas tentang AlQuran dan Hadis dengan mendalam, membantu para peserta untuk memahami ajaran Islam dengan lebih baik. Materi yang disampaikan oleh keduanya memberikan wawasan yang luas dan mendalam tentang prinsip-prinsip yang terkandung dalam kitab suci umat Islam. Sementara itu, Indra Fajar Alamsyah dan Hantoro Kesaid memberikan materi tentang Islam Rahmatan Lilalamin, mengupas secara mendalam tentang konsep-konsep kemanusiaan dan kasih sayang yang terdapat dalam ajaran Islam. Keduanya memberikan inspirasi dan motivasi kepada para peserta untuk menjadi agen perubahan yang membawa kebaikan bagi masyarakat. Kehadiran para dosen FEB UNISBA sebagai pemateri dalam kegiatan SMARTTREN ini merupakan bukti komitmen fakultas dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman yang toleran dan inklusif. Para peserta pun mendapatkan kesempatan berharga untuk mendalami pemahaman agama Islam secara holistik dan aplikatif. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara FEB UNISBA dan SMAN 20 Bandung, diharapkan kegiatan SMARTTREN Ramadhan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan spiritual dan akademik para peserta. Semoga kontribusi para dosen dan kerjasama antarlembaga ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat yang berbudaya dan berkeadilan. (Helmi Ilham Fauzi) Fakultas Dakwah Unisba Gelar Workshop Pemanfaatan Media Berdakwah Tingkat Siswa dan Siswi WARTA UNISBA (WU)-Tantangan zaman terkhusus untuk kalangan siswa dan siswa semakin besar, mereka berhadapan dengan kemajuan teknologi dan informasi yang besar dan membuat mereka gagap dan gugup dalam beradaptasinya. Hal ini disebabkan teknologi dan informasi diciptakan bebas nilai. Apalagi media sosial seperti TikTok, Instagram, Youtube dll merupakan satu platform yang memungkinkan penggunanya untuk menyebarkan apapun sesuai dengan yang mereka inginkan. Kadang konten nya bisa berupa sesuatu yang positif tetapi juga bisa negatif. Kehadiran media sosial hasil dari kemajuan teknologi dan informasi ini memang di satu sisi menghasilkan peradaban yang maju dan berkembang yang memungkinkan semua orang saling terhubung, seperti yang dikatakan oleh McLuhan (1962) sebagai Global Village. Dari sinilah yang pada akhirnya setiap negara dan individu tidak memiliki batas-batas yang jelas karena semuanya sudah terhubung dan tercampur baik dalam hal budaya, nasionalisme, ekonomi dan informasi. Berangkat dari situlah fakultas dakwah memandang penting untuk menjadi motor penggerak untuk mengajak setiap orang memanfaatkan kemajuan tekonologi dan informasi ini sebagai jalan untuk menebarkan kebaikan dan menjelaskan tentang nilai-nilai islam kepada seluruh manusia. Fakultas dakwah mengadakan workshop tentang pemanfaatan media untuk berdakwah ditingkat siswa dan siswi. Kegiatan ini dilangsung kan dibeberapa sekolah dan pesantren pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) yaitu Pesentren Persatuan Islam 50 Lembang, Pesantren Persatuan Islam 67 Benda, Pondok Pesantren Matlaul Huda Dan SMA Handayani 1 Banjaran. Disana Fakultas Dakwah memberikan pelatihan mengenai bagaimana membuat konten dakwah dimedia sosial baik Pra Produksi, produksi dan pasca produksi dengan sederhana. Luaran dari workshop ini adalah setiap siswa dan siswi mampu membuat satu konten dakwah dimedia sosial. Harapan setelah kegiatan ini dilangsungkan adalah para remaja siswa dan siswi mampu membuat konten dakwah. sehingga konten konten positif dimedia sosial semakin banyak lagi. (Fadhli Muttaqien) Fakultas Syariah Unisba Lakukan Join Reseacrh dan Sharing Session dengan Faculty of Syariah Unissa Brunei Darussalam WARTA UNISBA (WU)-Program Studi Magister Ekonomi Syariah (MES) Fakultas Syariah Unisba melaksanakan kunjungan berupa Join Research dan Sharing Session terkait kemungkinan kolaborasi dan kerjasama yang bisa dilakukan dengan Fakultas Syariah Universiti Islam Sultan Shahir Ali (Unissa) Brunei Darussalam bertempat di ruang rapat Fakultas Syariah Unissa, pada Senin (4/3/2024). Adapun tim dari Program Studi MES Unisba, terdiri dari Ketua Program Studi, Dr. Neneng Nurhasanah, Dra., M.Hum, dosen MES, yaitu Dr. Udin Saripudin, S.H.I., M.A. dan Dr. Nandang Ihwanudin, S.Ag., M.E.Sy. sebagai perwakilan kunjungan. Brunei Darussalam (4/3), Agenda yang dilaksanakan selama kegiatan kunjungan berupa Join Research. Mengingat pentingnya penelitian bagi dosen, Join Research bertujuab dalam meningkatkan kualitas dosen dalam melaksnakan penelitian dosen, baik nasional maupun internasional, serta membangun jejaring dengan perguruan tinggi diluar negeri agar visi Fakultas Syariah yang mandiri, maju, dan terkemuka di Asia pada tahun 2033 akan semakin dekat untuk tercapai. Melalui kunjungan yang dilaksanakan ini, dilakukan pula Sharing Session dengan harapan memberi motivasi para dosen lintas perguruan tinggi ini untuk menyalurkan semangat penelitian serta kemungkinan kerjasama lainnya yang dapat dilaksanakan oleh Unisba dan Unissa Brunei Darussalam. Sharing Session ini pula dijadikan pemantik para dosen masing-masing Perguruan Tinggi mengenai program kerja yang efektif guna meningkatkan kualitas lulusan yang dapat menghasilkan SDM (Sumber Daya Manusia) siap guna dimasyarakat nantinya. (Irma Yulita Silviany)


18 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H FEB Unisba Resmikan Tax Center untuk Mendukung Pengembangan Sayap Akademiknya WARTA UNISBA (WU)-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung (Unisba) memasuki babak baru dalam perkembangan akademiknya dengan meresmikan Tax Center. Peresmian yang berlangsung di Gedung Tamansari lantai 4 ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat 1, Dra. Erna Sulistyowati, M.T, Senin (4/12). Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., menyatakan bahwa keberadaan Tax Center menjadi tonggak penting bagi FEB Uni sba dalam pengembangan sayap akademiknya. Rektor mengatakan, Tax center adalah suatu lembaga yang ada di perguruan tinggi yang berfungsi sebagai pusat pengkajian, pendidikan, pelatihan dan sosialisasi perpajakan di lingkungan perguruan tinggi dan masyarakat yang dilakukan secara mandiri. Walaupun demikian tax center tetap dapat bersinergi dengan kantor wilayah/Dirjen Pajak, dan kantor pelayanan pajak. “Bagi Unisba pendirian tax center ini dapat berfungsi juga sebagai sarana pelaksanaan tridarma khususnya darma pengabdian kepada masyarakata berupa memberikan konsultasi dan bimbingan kepada wajib pajak (masyarakat dan civitas unisba) yang tengah melaporkan SPT tahunan. Baik dengan mengerahkan dosen maupun mahasiswa sebagai relawan,” ujarnya. Lebih lanjut, rector berharap tax center dapat berfungsi sebagai pihak ketiga yang menjembatani kepentingan antara direktorat pajak dan wajib pajak baik dalam hal edukasi, inklusi, sosialisasi, dan pelatihan pajak risert besama dan revitalisasi kurikulum pajak. Rektor menjelaskan, bagi Unisba sebagai perguruan tinggi ada hal yang sangat penting dilakukan yaitu redesain kurikulum pajak dengan mengubah paradigma yaitu, mempelajari pajak sebagai multi disiplin ilmu, mempelajari pajak dengan perbandingan negara lain, mempelajari pajak dengan studi kasus, meningkatkan kuantitas dan kualitas tenaga pengajar pajak yang berasal dari luar otoritas pajak. Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Barat 1, Dra. Erna Sulistyowati, M.T, menyampaikan rasa terima kasih atas izin yang diberikan oleh Rektor Unisba untuk membuka Tax Center di Unisba. Beliau menyatakan, pendirian Tax Center di perguruan tinggi merupakan program DJP yang memiliki tujuan mulia bagi masyarkat luas antara lain sebagai sarana edukasi bagi UMKM dan mahasiswa sebagai calon wajib pajak di masa mendatang. Dra. Erna Sulistyowati menjelaskan bahwa Tax Center FEB Unisba merupakan yang ke-21 di wilayah ini. Beliau menyampaikan harapannya bahwa semua perguruan tinggi di wilayah tersebut dapat memiliki Tax Center sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait perpajakan. “Harapan kami ke depan, seluruh perguruan tinggi memiliki Tax Center. Dengan adanya Tax Center, kerja sama kami dengan pihak swasta bisa berjalan secara optimal demi masyarakat,” ungkapnya. Beliau menegaskan bahwa melalui sinergi dengan sektor swasta, Tax Center dapat memberikan kontribusi maksimal untuk kepentingan bersama, mencakup edukasi, penelitian, serta inklusi pajak yang akan dibahas lebih lanjut dengan tim untuk merumuskan rencana kerja bersama. Peresmian Tax Center di Unisba diharapkan tidak hanya menjadi langkah signifikan dalam pendidikan dan pelatihan perpajakan, tetapi juga membuka pintu kerja sama yang erat antara perguruan tinggi dan otoritas pajak demi kemajuan bersama.*** Rangkaian Kegiatan dan Prestasi Fakultas Teknik Unisba Periode Desember 2023-Maret 2024 WARTA UNISBA (WU)-Fakultas Teknik Unisba yang terdiri dari 3 (tiga) prodi S1, 1 (satu) prodi S2, dan 1 (satu) prodi profesi, mengadakan beberapa kegiatan yang menunjang Tridharma Perguruan Tinggi dan meraih berbagai prestasi selama kurun waktu bulan Desember 2023-Maret 2024. Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PS PWK) sebagai prodi tertua di Fakultas Teknik Unisba telah melakukan serangkaian acara dalam memperingati miladnya yang ke-50 tahun, diantaranya Sosialisasi dan Workshop Akreditasi Program Studi berdasarkan Permendagri No. 53 Tahun 2023, bekerja sama dengan Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) untuk semua anggotanya pada 5 Februari 2024; Seminar Nasional Planolis dengan tema Planning and Leadership for Human Being: Toward Indonesia Emas 2015. Seminar diikuti 220 peserta dari seluruh Indonesia dengan keynote speaker Bapak Dr. Ir. H. Suharso Monoarfa, M.A. selaku Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 19 Bappenas pada 06 Februari 2024; berbagai lomba untuk murid SMA seluruh Indonesia, meliputi lomba fotografi, poster, IG Reels/ Tiktok, dan lomba maket. Pemenang juara 1 dari lomba di atas masing-masing berasal dari Subang, Jakarta, Denpasar, dan Salatiga; Implementation Agreement ke-2 antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tepatnya Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Kota Administrasi Jakarta Utara dengan Fakultas Teknik yang dilakukan oleh Prodi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota, dalam bentuk penyusunan Rencana Penanganan Permukiman Kumuh di Kelurahan Kalibaru melalui MK. Studio Perencanaan Kota yang dilakukan pada tanggal 04 – 08 Maret 2024; dan awal Bulan Maret 2024 Prodi Teknik Pertambangan melakukan kegiatan evaluasi kurikulum dengan stakeholder dan Alumni. Sedangkan Prestasi mahasiswa Fakultas Teknik dari Desember 2023 – Maret 2024, antara lain Juara 2 The 14th International Student Mining Competition (ISMC XIV) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) ITB yang diselenggarakan pada tanggal 18 – 25 Februari 2024. Kompetisi ini diikuti 15 tim dari Indonesia, Australia, dan Malaysia. Tim Tambang Unisba merupakan mahasiswa angkatan 2020- 2022, yakni Jati Nugroho, Fatkhul Qorrib, Kinanti Kega Abdullah, Muhamad Kahanajid, Muhammad Naufal Rizky, Zahra Dilla, Dicky Bimantara, dan Bintang Saputra. Disamping itu, Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional “Arkeologi” (Artikel Planologi) yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Planologi (HMTPL) Unisba dengan tema Urban Heat Island terhadap Sustainable Development Goals. Kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 28 Desember 2023 – 27 Januari 2024. Kegiatan lomba diikuti 23 tim dari seluruh Indonesia. Pemenang dari Planologi Unisba diraih oleh tim Vira Marcelina dan Sypa Rachmawati angkatan 2021. Juara 1 diraih dari mahasiswa Teknik Geodesi dan Geomatika ITB dan juara 2 dari mahasiswa Teknik Sipil Universitas Indonesia. (Ira Safitri) Unisba Lakukan Kunjungan ke Mesir WARTA UNISBA (WU)--Universitas Islam Bandung (Unisba) senantiasa melakukan berbagai upaya dalam mencapai visi menjadi Perguruan Tinggi Islam yang Mandiri, Maju, dan Terkemuka di Asia pada Tahun 2033. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan penguatan rencana kerja sama dengan berbagai institusi yang ada di luar negeri. Wakil Rektor IV Unisba, Dr. Ratna Januarita, SH., LLM., M.H. beserta jajaran pimpinan Fakultas Kedokteran (FK) Unisba terdiri dari Plt. Dekan, Dr. Santun Bhakti Rahimah, dr., M.Kes., Wakil Dekan II, Dr. Lisa Adhia Farina, dr., SpA., MSi.Med., dan Sekretaris Eksekutif, Eka Nurhayati, dr., MKM., melakukan kunjungan kerja ke Mesir pada tanggal 24-26 Desember 2023/ Warek IV mengatakan bahwa kunjungan ini terlaksana sebagai upaya penguatan penjajakan kerja sama yang sebelumnya sudah dilaksanakan secara online, dan yang menjadi leading faculty adalah Fakultas Kedokteran Unisba. Beliau menuturkan, dengan terjalinnya kerja sama tersebut maka dapat berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas Unisba di level playing field tingkat internasional, yang akan berimplikasi positif terhadap bangsa dan negara di sektor akademik. Peluang kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi Mesir sangat terbuka lebar untuk ditindaklanjuti dengan Fakultas atau Prodi lainnya yang ada di Unisba mengingat kesamaan dan relevansi bidang studi. “Alhamdulillah semua pihak menyambut niat baik Unisba dengan sangat baik. Insya Allah dalam waktu dekat akan segera menyusun program kerja bersama dan Unisba siap untuk implementasi kerja sama dengan berbagai institusi di Mesir,” ungkapnya. Kegiatan diawali dengan courtesy call di kediaman Prof. Anas Abdelfattah Aboshady, seorang dokter dan Guru Besar bidang fiqh muqoron di Universitas Al Azhar, Cairo Mesir, dalam rangka membahas kurikulum nilai-nilai Islam. Pada kesempatan ini dilakukan pula penandatanganan IA antara FK Unisba dengan Prof. Anas. Keesokan harinya rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan yang bekerjasama dengan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kemas, Haby Asyir, Cairo, Mesir, dibantu oleh Rahmat Iqbal, Presiden PPMI Mesir 2023/2024, para mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas lainnya di Universitas Al-Azhar yang berasal dari Indonesia. Sesi penyuluhan aspek hukum disampaikan oleh Dr. Ratna Januarita selaku dosen senior di Fakultas Hukum Unisba dengan tugas tambahan sebagai Wakil Rektor IV, dan aspek kesehatan disampaikan oleh Dr. Santun Bhekti Rahimah, dr., M.Kes. selaku dosen di Fakultas Kedokteran Unisba dengan tugas tambahan sebagai Plt. Dekan FK. Guna meningkatkan jalinan kerjasama dengan Tanta University Mesir, pada kunjungan ini seluruh delegasi bertemu dengan CEO International Affair Tanta University, Prof. Mahmoud Shakal. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Ramses Hilton, Cairo dengan melakukan diskusi peluang dan bentuk kerjasama yang akan dilakukan antara Unisba khususnya FK Unisba dan Tanta University, antara lain student exchange, program double degree, dan lain-lain. Dalam kunjungan ini juga Unisba melakukan studi banding dan diskusi terkait sertifikasi halal dengan Egyptian Organization of Standardization and Quality (EOS) yang dilaksanakan di kantor EOS. Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Cairo, Mesir. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk silaturahmi dan penyampaian rasa terima kasih atas seluruh bantuan dan dukungan yang diberikan KBRI, serta untuk meningkatkan jalinan silaturahmi antara kedua institusi. ***


20 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H FMIPA Unisba Menggelar MIPA Expo 2024 WARTA UNISBA (WU)-FMIPA Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menggelar MIPA Expo tahun 2024 yang diselenggarakan mulai dari 4 Januari-17 Februari 2024. Acara puncak expo tersebut dilaksanakan di Kampus Utama Unisba, pada Sabtu (17/2/2024) yang menghadirkan Komika, Anyun Cadel. Peserta expo ini merupakan siswa SMA/SMK/MA/sederajat yang berasal dari 28 sekolah dari berbagai wilayah yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat. Adapun kategori yang dilombakan terdiri dari Lomba Nalar Matematika, Statistika dan Farmasi (Lomastafar) yang memperebutkan piala bergilir Gubernur Jawa Barat, Lomba Paduan Suara, Infografis, dan E Sport. Dekan FMIPA Unisba, Abdul Kudus, S.Si, M.Si., Ph.D., mengatakan bahwa ajang ini telah terselenggara sudah hampir 30 tahun yang diawali dengan lomba matematika dan statistika. Namun, seiring berjalannya waktu, perlombaan ditambah dengan mata lomba paduan suara dan beberapa tahun kebelakang diubah menjadi Open House dan pada tahun ini menjadi MIPA Expo dengan tambahan dua lomba yaitu Infografis dan E Sport. Kegiatan kali ini juga yang diisi dengan tenant-tenant pameran untuk penyampaian informasi dan promosi FMIPA Unisba. Harapannya dengan terselenggaranya kegiatan ini FMIPA bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas. “Semoga dengan kegiatan ini masyarakat jadi lebih tahu Unisba khususnya FMIPA. Kita menyadari bahwa diluar sana banyak yang belum kenal kita (FMIPA Unisba) dan oleh karenanya dengan kegiatan ini bisa memperkenalkan bahwa FMIPA Unisba terdiri dari empat prodi yaitu matematika, statistika, farmasi, dan profesi apoteker,” ungkapnya. Sementara itu Ketua Pelaksana MIPA Expo 2023, Reny Rian Marliana, S.Si., M.Stat., menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat siswa SMA/SMK/ MA/sederajat di Indonesia khususnya Jawa Barat bidang matematika, statistika dan farmasi dalam mengembangkan bakat dan seni, serta sebagai sarana promosi FMIPA Unisba. Ia menambahkan, kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun pada kali ini dilaksanakan secara hybrid dengan wajah baru yang dulu dikenal sebagai Open House FMIPA Unisba. Dikatakannya, perubahan terjadi dalam mekanisme format perlombaan bidang Lomastafar yakni seperti olimpiade, yang sebelumnya hanya berbentuk cerdas cermat. Berikut para pemenang MIPA Unisba 2024 d a r i e m p a t k a t e g o r i l o m b a y a n g dipertandingkan. · Lomastafar Juara 1 : SMA Alfa Centauri Tim 2 Juara 2 : SMA Alfa Centauri Tim 1 Juara 3 : SMA Darul Hikam Juara 4 : SMAN 2 Bandung · Paduan Suara Juara 1 : SMAN 10 Bandung Juara 2 : SMAN 1 Mataram Juara 3 : SMAN 21 Bandung Juara 4 : SMAN 1 Baleendah Juara Harapan : SMAN 1 Garut · E SPORT Juara 1 : SMAN 11 Garut Juara 2 : SMA Tunas Dharma Karawang Juara 3 : SMAN 6 Cimahi Juara 4 : SMAN 15 Bandung · INFOGRAFIS Juara 1 : SMK Farmasi Bhakti Kencana Soreang Juara 2 : SMAN 1 Badegan Juara 3 : Al Masoem. *** Semoga dengan kegiatan ini masyarakat jadi lebih tahu Unisba khususnya FMIPA. Kita menyadari bahwa diluar sana banyak yang belum kenal kita (FMIPA Unisba) dan oleh karenanya dengan kegiatan ini bisa memperkenalkan bahwa FMIPA Unisba terdiri dari empat prodi yaitu matematika, statistika, farmasi, dan profesi apoteker


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 21 Menembus Ketakutan Sidang Skripsi Bersama Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba dan ISKI Jabar WARTA UNISBA (WU)-Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Komunikasi (ISKI) Jawa Barat menyelengarakan kegiatan Klinik Riset Aktual Mahasiswa (KRAMAS) episode 4 di Gedung Auditorium Unisba, Senin (19/2). Dalam kesempatan ini, ISKI Jabar mengundang mahasiswa Fikom Unisba yang sudah memasuki tahap semester akhir untuk hadir dalam talkshow bertajuk “Surviving Sidang”. Tujuannya adalah untuk berbagi pengalaman dan tips dalam menghadapi siding skripsi. Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba, Prof. Dr. Atie Rachmiatie, Dra., M.Si, menyampaikan pentingnya acara tersebut bagi mahasiswa semester akhir yang seringkali merasa tegang saat memasuki tahap penyusunan skripsi. Menurutnya, banyak mahasiswa berkeringat dingin begitu mendengar kata skripsi. Padahal penyusunan skripsi merupakan proses yang menyenangkan jika dilihat dari perspektif lain. “Banya k da r i maha s i swa be g itu mendengar kata skripsi langsung keringat dingin, takut berhadapan dengan dosen pembimbing, takut hasil penulisannya dicoretcoret, belum apa-apa secara psikologis sudah takut duluan. Saya harap hilangkan stigma dan mindset negatif. Lihat sisi positifnya karena melalui kegiatan ini kalian bisa kenal banyak orang dan melakukan satu hal baru, membahas sesuatu yang rumit menjadi menyenangkan,” uajrnya. Prof. Atie juga menekankan pentingnya menyelesaikan studi tepat waktu, terutama bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba yang prodinya memiliki status unggul. Beliau berharap acara ini dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi mereka dengan penuh semangat. “Status Fikom Unisba sudah unggul sehingga ketika mahasiswa lulus 4 tahun lebih sehari saja sudah masuk kategori terlambat karena status akreditasi unggul mahasiswanya harus lulus 4 tahun pas. Maka kalian harus bergegas dengan waktu. Manfaatkan karena event ini cukup langka, simak dan jadikan forum untuk mendapatkan ilmu pengetahuan,” pungkasnya. Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi (ISKI) Jawa Barat, Dr. Hj. Atalia Praratya, S.IP., M. I. Kom, dengan antusias menyambut keberhasilan pelaksanaan Klinik Riset Aktual Mahasiswa (KRAMAS) yang merupakan kegiatan keempat dalam rangkaian acara ini. Dalam pernyataannya, beliau menyebutkan bahwa sebelumnya KRAMAS telah sukses dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), kemudian dua kali dilakukan secara virtual, dan kini keempat kalinya diadakan di Universitas Islam Bandung (Unisba). “Kami sangat bahagia acara ini dapat diselenggarakan. Kegiatan ini memiliki peran penting karena dapat memberikan pengaruh yang besar bagi mahasiswa yang akan menyusun skripsi,” ujarnya. Lebih lanjut, Dr. Atalia menegaskan bahwa tujuan utama dari KRAMAS adalah untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa bahwa sidang skripsi bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Beliu menjelaskan, dalam forum ini, pihaknya ingin menghadirkan suasana yang positif karena mahasiswa yang sedang menyusun skripsi secara psikologis membutuhkan dorongan dari mereka yang sudah mengalami hal serupa. “Di forum KRAMAS ini, ISKI Jabar berupaya member ikan dukungan dengan cara berdiskusi, berbagi tips, serta berlatih tentang pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan diajukan saat sidang. Hal ini diharapkan dapat membantu mahasiswa merasa lebih tenang dan percaya diri saat menghadapi proses sidang skripsi di kemudian hari,”,jelasnya. Dalam acara tersebut hadir dua pembicara yakni Dr. Ira Mirawati, S.Sos., M.Si, Dosen Fikom Unpad sekaligus Educational Content Creator sebagai narasumber dan Dr. Ani Yuningsih. M.Si, Kepala Prodi Fikom Unisba sebagai pemantik diskusi. Dengan adanya KRAMAS, diharapkan mahasiswa dapat merasa lebih siap dan yakin dalam menghadapi tahapan akhir dalam menyelesaikan studi mereka, serta meningkatkan kualitas penelitian dan skripsi yang dihasilkan. ***


22 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H Kembangkan Bisnis UMKM, Prodi Manajemen FEB Unisba Kerjasama dengan Sriboga Flour Mill Gelar Seminar Sharing Bisnis WARTA UNISBA (WU)-Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung (FEB Unisba) bekerjasama dengan PT Sriboga Flour Mill menggelar Seminar Sharing Bisnis yang dilaksanakan di Aula Utama Unisba, pada Selasa (27/02/2024). Seminar ini diikuti peserta yang merupakan UMKM binaaan Prodi Manajemen FEB Unisba, UMKM binaan dari Sriboga Flour Mill, Purnabakti Unisba, Wanita Islam Jawa Barat khususnya Divisi Ekonomi, ASPAMI (Asosiasi Pengusaha Makanan Minuman Indonesia) Kota Bandung, Asosiasi Purna PekerjaMigran, mahasiswa Unisba yang mengambil konsentrasi kewirausahaan makanan dan minuman, serta dosen dan tenaga kependidikan FEB Unisba. Dekan FEB Unisba, Prof. Dr. Nunung Nurhayati, S.E., M.Si., Ak., CA., mengatakan, kolaborasi dan kerjasama ini merupakan komitmen nyata untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor UMKM di Indonesia. ”Melalui pendekatan sinergi dan penggabungan keahlian masing-masing pihak, program ini akan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan dan perkembangan UMKM,” katanya. Kolaborasi ini juga kata Prof. Nunung, menegaskan bahwa komitmen Perguruan Tinggi dalam membangun eksosistem yang inklusif dan berkelanjutan bagi UMKM di Indonesia. ”Bersama-sama akan terus mendukung UMKM untuk mencapai potensi penuh dan menjadi tulang punggung yang kuat dalam pertumbuhan ekonomi negara,” ujarnya. ”Semoga dalam acara ini, Sriboga sebagai UMKM Center dapat berbagi ilmu pengetahuan dan strategi bisnis sehingga para pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnis dan dapat menemukan solusi untuk tantangan yang dihadapi dan akan meraih kesuksesan,” tuturnya. Kaprodi Manajemen FEB Unisba, Dr. Sri Suwarsi, S.E., M.Si., CGA., CHCM., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang diharapkan bisa memberikan inspirasi bagi para pelaku UMKM yang menjadi peserta dan dapat berkelanjutan. ”Semoga kegiatan ini bukan hanya sekedar tidak berkelanjutan tapi berkelanjutan karena inovasi itu tiada henti terutama bagi yang akan menjalankan bisnis di bidang makanan,” ungkapnya. Dr. Sri mengungkapkan, saat ini di Prodi Manajemen FEB Unisba sedang mengembangkan program konsentrasi kewirausahaan, dimana para mahasiswa diberikan pelatihan dan materi bukan di dalam kelas tapi di luar kelas. ”Mereka juga men-development baik produk makanan maupun non makanan. Khususnya hari ini yang men-development produk makanan wajib hadir supaya mereka bisa belajar lebih banyak lagi bagaiman cara berinovasi tentunya didampingi oleh ahlinya,” ujarnya. Prodi Manajemen FEB Unisba kata Dr. Sri juga akan membuka laboratorium yang disebut sebagai Center of Islamic Business Management. ”Laboratorium ini kita kembangkan dalam rangka untuk memberikan fasilitas selain kepada mahasiswa juga terbuka untuk UMKM binaan Prodi Manajemen FEB Unisba,” katanya. Dr. Sri menambahkan bahwa setiap satu tahun sekali mahasiswa Prodi Manajemen FEB Unisba juga melakukan pembinaan terhadap UMKM yang ada disekitar Bandung. Menurutnya, para mitra UMKM yang menjadi peserta seminar ini dapat juga dibantu dan dibina oleh mahasiswa Prodi Manajemen FEB Unisba dari sisi digital merketing, keuangan dan sebagainya. ”Mahasiswa kami harus berpraktek terhadap apa yang sudah didapat di kelas dengan mempraktekan bidang-bidang ilmunya di UMKM, dan kolaborasi ini juga nantinya akan melahirkan simbiosis mutualisme dimana mahasiswa juga belajar dari bisnis pelaku UMKM, dan pelaku UMKM belajar juga dari apa yang mahasiswa pahami di kelas,” ucapnya. Sementara itu GM Commercial Sriboga Flour Mill, Rike Sundari mengungkapkan, dalam seminar ini Sriboga akan memberikan materi dari dua sisi yakni teknikal dalam membuat panganan-panganan yang inovasi, serta manajemen bisnis. ”Itulah mengapa di Sriboga Floor Mill mempunyai departemen namanya pemberdayaan UMKM. Ini karena UMKM adalah mitra strategis bagi seluruh, baik itu bagi kami perusahaan maupun juga bagi institusi dan akademisi,” ungkapnya. Menurutnya, para pelaku UMKM harus berkolaborasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak agar usahanya menjadi semakin kuat untuk bisa maju dan sukses. ”Jangan pernah bekerja sendirian dan harus berkolaborasi karena UMKM inilah yang menopang ekonomi Indonesia. Makanya harus bermitra dan ber strategic partner. Kami hanya sebagai pembuka jalan dan kita akan terus menerus bekerja sama dan berkolaborasi untuk bisa meningkatkan kesejahteraaan baik di industri besar, perguruan tinggi dan juga kepada para penggiat ekonomi kerakyatan/ UMKM,” tandasnya. Seminar ini menghadirkan tiga acara inti yakni Seminar “Optimasi Instagram untuk UMKM” dengan pemateri, Dosen Prodi Manajemen FEB Unisba, Yudha, S.E., M.SC., Seminar “Tips Menjaga Kualitas Produk Unggulan” By Yanies Cookies dengan pemateri owner Yanies Cookies, Yanie, dan Baking Demo Sriboga resep “Bangkok Soft Milk Bun” bersama Chef Vidya. ***


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 23 Tingkatkan Kualitas Ibadah di Bulan Puasa, Unisba Gelar Tarhib Ramadhan WARTA UNISBA (WU)-Menjelang bulan suci Ramadhan 1445 H, Universitas Islam Bandung kembali menyelenggarakan Tarhib Ramadhan 1445 H di Aula Utama Unisba, Kamis (7/3). Selama bulan Ramadhan Unisba menggelar sejumlah kegiatan di antaranya kajian Islam, takjil gratis, iktikaf, tabligh akbar, dan Shalat Idul Fitri. Pembukaan Tarhib Ramadhan yang dimotori oleh bagian Peningkatan Ruhul Islam dan Pengelolaan Masjid Unisba ini dibuka oleh Wakil Rektor III Unisba, Dr. Amrullah Hayatuddin., SHI., M.Ag. Wakil Rektor III Unisba mengatakan, kegiatan tarhib Ramadhan tahun ini mengangkat tema “Keluarga Kuat Ramadhan Heba t”. Dengan menghadi rkan ti ga narasumber yakni, Ustadzah Yuria Pratiwi Cleopatra, Ustadzah Siti Fathiyah Khotib, dan K.H. Asep Anom diharapkan peserta mendaptkan bekal ilmu yang dapat diaplikasikan di bulan Ramadhan. Materi yang disampaikan pada kesempatan ini berkaitan dengan beberapa topik yakni Keluarga muslim cerdas finansial, Kolaborasi orang tua kunci sukses pola asuh anak, dan tausyiah menyambut bulan Ramadhan. “Pada hakikatnya Ramadhan itu template, seperti biasa kita menjalankan ibadah puasa tapi kita tidak ingin gitu-gitu aja sehingga momentum inilah untuk memberikan bekal kepada civitas akademika agar menjadi bekal dalam mengisi Ramadhan tahun ini. Harapannya tentu kita ingin Ramadahan tahun ini lebih baik dari sebelumnya,”ujarnya. Sementara itu Panitia Pelaksana Tarhib Ramadhan, Asrofi Achmad., S.Pd., mengatakan, kegiatan Tahrib Ramadhan Unisba kali ini diikuti oleh lebih dari seratus orang peserta, yang terdiri dari 50 orang tenaga pendidik, lima orang perwakilan dosen dari tiap fakultas, serta warga sekitar kampus Unisba. Beliau menambahkan, sepanjang bulan Ramadhan, Unisba pun menggelar beberapa kegiatan, di antaranya pengamatan rukyatul hilal pada 10 Maret 2024, serta Ramadhan di Kampus (Radius) yang mulai berjalan pada 1 Ramadhan 1445. “Selain itu, kami juga akan menggelar acara Tabligh Akbar dan Buka Bersama Masyarakat. Santunan bagi anak yatim, dhuafa, dan guru ngaji, serta Itikaf di Unisba pada 4 April 2024 atau 25 Ramadhan 1445 H. Kemudian pelaksanaan Shalat Ied 1 Syawal 1445 H dengan khotib, Prof. Miftah Faridl,”jelasnya.*** Buka Puasa Bersama Fakultas Syariah WARTA UNISBA (WU)-Fakultas Syariah Unisba melaksanakan buka puasa bersama yang dihadiri oleh dosen dan tendik beserta keluarganya, Sabtu, (30/3). Buka puasa bersama ini merupakan ajang silaturahmi antar civitas akademika dengan keluarganya masing-masing yang apabila selama ini yang bersilaturahmi hanya dosen dan tendik dilingkungan kampus saja, melalui buka puasa bersama ini jadi lebih mengenal keluarganya juga. Buka puasa bersama di bulan Ramadhan mengandung keberkahan dan sunnah Rasulullah SAW didalamnya. Rasulullah SAW memberikan pengajaran melalui haditsnya mengenai keutamaan buka puasa bersama di bulan Ramadhan, salah satunya mengenai anjuran untuk menyegerakan berbuka puasa. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda, bahwa ada tiga orang yang do'anya tidak ditolak, salah satunya adalah orang yang berpuasa ketika dia berbuka (HR. Tirmidzi no. 2526, 3598 dan Ibnu Majah). Orang yang menyegerakan berbuka puasa setelah masuk waktunya mendapat kebaikan yang tak terputus. (HR.Al-Buddhan dan Muslim). Selain itu umat muslim juga disunahkan untuk berbuka puasa dengan kurma. Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab, maka ia berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, ia meminum seteguk udara” (HR Abu Dawud no. 2356). Melalui buka bersama yang dilaksanakan Fakultas Syariah memiliki keutamaan dan makna tersendiri bagi seluruh keluarga besar Fakultas Syaiah, selain dapat menjalin kebersamaan yang semakin erat, serta dapat mendapatkan pahala dari Allah SWT. Semoga kegiatan buka puasa bersama ini dapat terus dilaksakan pada bulan suci Ramadhan pada tahun-tahun selanjutnya agar kebersamaan dan keberkahan selalu tercurah bagis seluruh warga Fakultas Syariah Unisba. (Irma Yulita Silviany)


24 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H Pesantren Calon Sarjana Kembali Dilaksanakan di Bulan Ramadhan WARTA UNISBA (WU)-Setelah hampir lima tahun berjalan, Unisba kembali melaksanakan Pesantren Calon Sarjana secara tatap muka bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Pesantren Calon Sarjana gelombang III T.A. 2023/2024 diikuti sebanyak 1.017 peserta. Menariknya, para peserta pesantren ini sebagian besar merupakan mahasiswa Angkatan 2020 yang pada saat mengikuti pesantren mahasiswa baru pelaksanaannya dilakukan secara online, sehingga di pesantren calon sarjana ini merupakan pertama kalinya mereka merasakan langsung atmosfer suasana Kampus II Unisba Ciburial yang sesungguhnya. Kepala Bagian Pendidikan Agama Islam, Pesantren dan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Unisba, Dr. Parihat Kamil, Dra., M.Si., mengatakan bahwa pelaksanaan pesantren di Bulan Ramadhan terdapat beberapa perbedaan jika dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya yakni Shalat Tahajud diubah menjadi Shalat Tarawih, penjadwalan jam setiap materi yang berubah semula 60 menit menjadi 45 materi karena adanya waktu untuk takjil dan sahur, serta dimulainya materi di pagi hari yang semula dimulai jam 08:00 WIB menjadi jam 07:15 WIB. “Sehingga nantinya tetap terpenuhi baik di kelas besar maupun kelas turorial yang sama saja, baik di Bulan Ramadhan maupun diluar Bulan Ramadhan,” ungkapnya. Menurutnya, momentum pesantren di Bulan Ramadhan ini begitu istimewa karena para peserta tampak lebih Sholeh dan taat dalam mengikuti aturan. Ditambah dengan pengalaman yang mereka peroleh disamping menerima berbagai materi di kelas besar dan kelas tutorila, juga pengalaman saat sahur bersama dan melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah. “Ada beberapa peserta yang datang langsung ke saya dan ingin berbicara lebih lama. Ternyata efek mereka berdoa dan beribadah itu ada pada ketenangan jiwanya sehingga mejadi sosok yang lebih bersyukur dan bersabar dalam menghadapi ujian. Beberapa peserta juga merasa perosalan itu tidak bisa selesai dengan ikhtiar lahir saja, bahwa banyak persoalan besar yang bisa selesai dengan doa dihamparan sajadah. Mungkin ini karena momentum istimewa dari Ramadhan, semoga bisa mereka rawat,” ungkapnya. Harapannya para peserta dapat menjadikan niat mengikuti pesantren calon sarjana ini karena Allah SWT semata. “ Terutama di bulan suci Ramadhan ini yang begitu berlimpahnya pahala sehingga dapat dijadikan momentum untuk mendulang pahala sebanyak-banyaknya,” ucapnya. Pengalaman menyengkan diutarakan oleh salah satu peserta yang merupakan mahasiswa Fakultas Dakwah Unisba Angkatan 2020, Ghirah Jihad Fie Sabilillah. Menurutnya, pelaksanaan pesantren calon sarjana ini begitu sangat bermakna karena lebih banyak menghabiskan waktunya untuk beribadah salah satunya lebih intensif dalam membaca Al Quran. Ia juga mengakui bahwa secara umum kegiatan pesantren ini diisi penuh dengan berbagai kegiatan dalam meningkatkan intensifitas untuk beribadah. “Shalatnya lebih banyak dilakukan baik wajib maupun sunah, juga shalat tarawihnya bareng-bareng. Dari sahur juga kemudian ngaji bareng. Terus dimateri juga diberi ilmu yang bermanfaat,” ungkapnya. Hal yang terberat dalam pelaksanaan pesantren ini menurut Ghirah adalah dalam waktu hampir 24 jam dipenuhi dengan berbagai kegiatan. Namun Ghirah sangat berkesan karena j dapat mengisi waktu ibadahnya di bulan Ramadhan ini. Ia berharap dengan pesantren ini bisa menjadikan para sarjana menjadi lebih menjunjung tinggi 3M (mujahid, mujtahid, dan mujaddid) dan etika ketika berprofesi nanti. “Karena kan disampikan juga untuk menjadi imam dan pemimpin sehingga bisa menjadi bekal nantinya,” tutup Ghirah. Hal senada juga diutarakan Dini Nurjannah, mahasiswi angkatan 2020 prodi Ahwal Al-Syakhshiyah Fakultas Syariah. Menurutnya, kegiatan pesantren di Bulan Ramadhan ini sangat membawa berkah sekali karena perjuangannya begitu luar biasa yang membuatnya harus merasakan capek dan haus dengan melewati banyak anak tangga untuk menuju dan bergantian kelas. “Tapi ini menjadi hikmah untuk produktif lagi kedepannya setelah impelementasi dari pesantren ini,” ucapnya. Perempuan asal kabupaten Purwakarta ini merasa cukup luar biasa dengan fasilitas pesantren meskipun harus banyak berkeluh kesah karena padatnya kegiatan ditambah dengan rasa capek, haus, dan lapar. “Namun seiring berjalannya waktu membuat saya tenang. Selain itu sangat jelas sekali di pesantren ini banyak ibadahnya. Apalagi kalau ada waktu sedikit, kita bersama-sama mengaji Al-Quran. Yang tadinya main handphone, dengan selesainya pesantren ini kedepannya semoga bisa sering bertilawah karena disini (pesantren) benar-benar produktif sekali, luar biasa,” ungkapnya. Ia mengaku sangat berkesan terhadap materi pemulasaraan jenazah dengan bisa melihat langsung prakteknya mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menyalatkan jenazah. Harapannya dari materi yang dibekali di pesantren ini mulai dari 3M , cara berbisnis, dan lainnya dapat diimplementasikan langsung ke masyarakat.*** Unisba Jalin Kerjasama dengan PT Kreasi Makna Aneka, Beri Beasiswa Pendidikan Bagi Mahasiswa WARTA UNISBA (WU)-Universitas Islam Bandung (Unisba) menyepakati untuk mejalin kerja sama dengan PT Kreasi Makna Aneka dan Yayasan Rangkoel Indonesia dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu Kerjasama yang disepakati adalah pemberian beasiswa kepada mahasiswa Unisba. Jalinan Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Rektor Unisba, Prof, Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., dengan Direktur Utama PT Kreasi Makna Aneka Afradiva Moch. Sidik, S.I.Kom., yang juga merupakan alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba Angkatan 2018. Disamping itu dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Wakil Rektor III Unisba, Dr. Amrullah Hayatudin, S.H.I., M.Ag., dengan Subardan Koordinator Beasiswa PT Kreasi Makna Aneka, Akhmal Aditya. Penandatanganan ini dilaksanakan di ruang rapat Gedung LPPM Unisba lantai 3, pada kamis (28/3/2024). Rektor merasa bangga dan Bahagia dapat terjalinnya Kerjasama dengan alumni yang masih mengamalkan 3M (mujahid, mujtahid dan mujaddid). Diakui Rektor, Afradiva yang lulus tahun 2022 ini merupakan salah satu alumni Unisba yang berhasil. “Pak Dirut ini merupakan pemikir dan inovator. Dan yang paling utama adalah sebagai pejuang atau pekerja keras sehingga bisa memimpin sebuah perusahaan yang akan memberikan beasiswa dan memberikan fasilitas untuk mahasiswa baik magang, kerja lapangan atau lainnya. Ini betul-betul sudah mengamalkan spirit 3M mulai semester awal kuliah sampai jadi sarjana,” ungkap Rektor. Pe s annya untuk tida k me lupa kan alamamater Unisba. “Paling tidak mengingat kepada kampus dan yang utama jangan mencemarkan nama baik almamater Unisba,”


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 25 Kolaborasi dengan BPS Provinsi Jawa Barat, Unisba Kini Miliki Pojok Statistik WARTA UNISBA (WU)-Unversitas Islam Bandung (Unisba) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat meresmikan Pojok Statistik Unisba yang ada di Gedung LPPM Unisba lantai 2, pada Kamis (30/11/2023). Peresmian ini ditandai dengan pemotongan bunga oleh Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H. dan Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Marsudijono, S.Si., M.M. Acara peresmian ini dihadiri oleh Sekretaris Badan Pengurus Yayasan Unisba, Asep Ramdana Hidayat Drs,. M.SI., Wakil Rektor II, Prof. Dr. Atih Rohaeti Dariah, SE., M.Si., Wakil Rektor III Unisba, Dr. Amrullah Hayatudin, SHI., M.Ag., Wakil Rektor IV Unisba, Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H., Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Jabar, Drs. Agus Praptono, M. Stat., Kepala BPS Kab. Bandung, Agung Hartadi, S.ST., M.E., Kepala BPS Kab. Bandung Barat, Ahmad Muhammad Saleh, SE., Kepala BPS Kota Bandung, Samiran, S.Si, M.T., dan Kepala BPS Kota Cimahi, Ir. Sitti Sarah, M.M., pimpinan Fakultas dan Lembaga dilingkungan Unisba, serta tamu undangan lainnya. Rektor sangat mengapresiasi keberadaan Pojok Statistik di Unisba ini. Menurutnya hal ini menjadi tambahan fasilitas pembelajaran di Unisba khusunya di Program Studi Statistika FMIPA. “Sehingga mahasiswa tidak hanya belajar teori saja tapi juga praktis yang semua datanya berasal dari BPS, serta bisa diakses dan ada disini (Pojok Statistik Unisba) sehingga memudahkan semua sivitas akademika Unisba baik mahasiswa dan dosen untuk melakukan salah satunya penelitian disamping pengajaran,” ujarnya. Harapannya, kolaborasi ini bisa membawa manfaat dan terus berlanjut, serta bisa ditingkatkan dalam hal-hal lainnya sehingga silaturahmi dapat terus berjalan dengan baik. Selain itu, fasilitas yang sudah sangat optimal ini bisa dimanfaatkan oleh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lainnya yang belum bekerjasama dengan BPS secara formal dan ingin meminta data statistik. “PTS yang sudah Kerjasama dengan kita (Unisba) bisa memanfaatkannya, dan saya rasa tidak ada rahasia karena ini milik negara jadi bisa dipergunakan PTS lain yang telah berkolaborasi,” ungkap Rektor. Kepala BPS Provinsi Jawa Barat mengatakan bahwa Unisba merupakan PTS pertama di Jawa Barat yang memiliki Pojok Statistik. Fasilitas ini pun juga akan dihadirkan di perguruan tinggi lainnya di Jawa Barat. Pelayanan yang ada di Pojok Statistik ini terdiri dari tiga layanan baik dalam bentuk tatap muka (offline) maupun online, yaitu Konsultasi Statistik, Edukasi Statistik dan Promosi Statistik. Menurutnya, Pojok Statistik ini sebagai pusat layanan dan promosi statistik di Perguruan Tinggi dengan mengusung prinsip kolaborasi, sinergi dan kebermanfaatan. “Pojok Statistik digagas dalam rangka menjawab kebutuhan akademisi dan mahasiswa akan statistik. Dan juga untuk menjaring kolaborasi antara BPS dan sivitas skademika dalam pengembangan statistik ke depan,” ungkapnya. Kolaborasi ini kata Pak Marsudijono, meliputi pengembangan ilmu statistik, komitmen dalam mengembangkan statistical skills yang dibutuhkan di masa depan, pemanfaatan statistik lebih luas dalam dunia akademisi dan ikut mensosialisasikan statistik kepada masyarakat karena Kampus adalah “laboratorium” Civitas Akademika adalah “ilmuwan”-nya. Harapannya, dengan Pojok Statistik ini akan adanya penguatan pemanfaatan dalam menjawab tantangan dan perubahan yang tidak dapat diprediksi, dalam hal pengembangan ilmu dan metodologi statistik. Serta pemanfaatan data BPS secara luas untuk pengembangan penelitian sebagai berguna untuk kehidupan masyarat maupun sebagai dasar untuk perencanaan maupun pengambilan kebijakan. Beliau juga berharap dapat meningkatkan literasi statistik khususnya bagi kalangan mahasiswa di Unisba. “Semua Program Studi pasti belajar statistik dan ini kesempatan untuk menuangkan keilmuan dan kami (BPS) menyediakan datanya,” ungkapnya. Sementara itu Dekan FMIPA Unisba,Abdul Kudus, S.Si, M.Si., Ph.D., mengungkapkan bahwa Pojok Statistik ini tidak hanya terbuka bagi sivitas akademika Unisba saja, namun juga bisa diakses dan dipergunakan oleh masyarakat umum. “Pelayanannya bisa langsung membuat akun, request data, dan kita proses untuk pengadaan datanya dengan di download,” ujarnya. Menurutnya, Pojok Statistik ini membuka pelayanan dihari dan jam kerja yakni pada hari Senin-Kamis jam 08:00-15:30 WIB dan Jumat jam 08:00 s.d. 14:00 WIB. Ia menuturkan, petugas yang akan melayani merupakan dosen, mahasiswa ataupun perwakilan dari BPS. “Jadi bukan hanya peresmian saja dihari ini, tapi juga saat operasionalnya akan dibantu langsung oleh tim BPS,” pungkasnya. Setelah dilakukannya peresmian Pojok Statistika ini kemudian dilakukan pengukuhan Agen Statistik yang merupakan mahasiswa Program Studi Statistika FMIPA Unisba sebagai simbol yang akan bertugas di Pojok Statistik. Dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Marsudijono, S.Si., M.M., dengan membawakan materi “Peningkatan Literasi Data menujuIndonesia Emas” yang dilaksanakan di Audiotorium Gedung Dekanat Unisba.*** ucapnya. Rektor berharap agar PT Kreasi Makna Aneka semakin maju dan terus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat umum dan juga almamater Unisba melalui Kerjasama ini, sebagai bukti kecintaan alumni kepada almamaternya. “Kami (Unisba) selalu mendoakan kepada setiap alumni untuk bisa berkhidmat dan diterima masyarakat dengan baik, serta terus memberikan dan menaburkan manfaat sebanyak-banyaknya untuk masyarakat,” kata Rektor. Hal senada juga diutarakan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unisba, Prof. Dr. Atie Rachmiatie, M.Si., yang turut merasa bangga bahwa alumni Fikom Unisba memiliki kipraf dan profesi yang diakui bersama. “Saya bangga nilainilai Islam ke-Unisba-annya masih melekat. Warna Unisba-nya juga begitu itu melekat. Ini menjadikan model keberhasilan bahwa alumni Unisba dan Fikom konsisten membidangi dan menjalani profesi sealur dengan Fikom yang sama dengan masa pembelajaran studi,” kataya. Harapannya, Kerjasama ini bisa diperluas terutama untuk dosen yang berkiprah dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam meningkatkan kualitas SDM. “Kerjasamanya winwin solution dan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan seperti melalui riset dengan penelitian sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan oleh pihak industri. Selain itu juga melalui PKM yang kaitannya tidak hanya dengan finansial dan komersial saja, tapi juga membuka diri sehingga menuju sasaran yang tepat, sasaran yang membutuhkan, dan kelompok masyarakat menjadi prioritas. Kita saling bergandengan tangan,” terangnya. Sementara itu, Direktur Utama PT Kreasi Makna Aneka, Afradiva Moch Sidik mengatakan bahwa bantuan dalam bentuk beasiswa Pendidikan ini memiliki tujuan untuk membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan di akses pendidikan sebagai bentuk kemanusian dan kesetaraan dalam bentuk keadilan. Menurutnya, beasiswa tersebut akan diberikan dalam bentuk uang yang setara dengan jumlah UKT dan ISKS yang diberikan kepada lima orang mahasiwa. Harapannya, Langkah kemanusiaan ini bisa menjadi salah satu simbol kemanusiaan dan kesetaraan Pendidikan.***


26 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H FH Unisba Masuk Top Indonesian Law Schools Ranking 2023 mempunyai kualifikasi diatas rata-rata,” ungkapnya. Prof. Efik menuturkan bahwa prestasi ini akan terus ditingkatkan dengan selalu bermawas diri, bermuhasabah, dan menghitung berbagai kekurangan dari pendidikan yang dilakukan, serta melakukan perbaikan-perbaikan pada kekurangan yang ada. Disamping itu tambahnya, FH Unisba senantiasa akan selalu mempertahankan aspek filosofi ke-Islaman dengan menguatkan dasar pemikiran yang berazaskan nilai-nilai Islam. “Jadi kami akan menantapkan terus bahwa nilai-nilai Islam ini harus menjadi segala aspek kehidupan yang ada di FH Unisba,” katanya. Prof. Efik juga menuturkan, tantangan setiap zaman yang berbeda-beda juga terus diupayakan dalam mencapai tujuan, dengan keadaan masyarakat yang tetap aman dan tidak menimbulkan cost sosial yang tinggi. “Jadi kita melakukan perubahan-perubahan berlandaskan nilai-nilai Islam dengan tetap menjaga keharmonisan yang ada di dalam masyarakat,” tuturnya. Menurutnya, upaya yang akan dilakukan adalah dengan penguatan kurikulum di FH Unisba dan penguatan uswah melalui contoh dosen dan tenaga kependidikan yang harus dapat menjadi duta. “Bahwa dosen dan tenaga kependidikan FH Unisba mempunya visi dan misi ke-Islaman yang tinggi yaitu seorang mujahid yang selalu bekerja FEB Unisba Lakukan Pengajian Selama Ramadhan 1445 H, Jadi Inspirasi Kebersamaan WARTA UNISBA (WU)-Bulan suci Ramadhan telah tiba. Semangat kebersamaan dan kebajikan, serta semangat kebersamaan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unisba semakin menggelora. Setiap hari Senin hingga Jumat, para tenaga kependidikan FEB Unisba berkumpul untuk mengadakan kegiatan pengajian yang penuh makna di Gedung Dekanat, Lantai 3, Ruang BPMF. Kegiatan pengajian ini menjadi wadah bagi para tenaga kependidikan untuk meningkatkan kebersamaan, mendekatkan diri kepada Allah, serta mempererat tali silaturahmi di antara sesama. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, mereka berkumpul selama satu jam setiap hari. "Kegiatan pengajian ini adalah wujud dari komitmen kami untuk menjaga kebersamaan dan keberkahan di tengah kesibukan kampus. Ini adalah momen yang sangat berharga bagi kami untuk memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah," kata Deni Saptawan, Kasie Kemahasiswaan FEB Uisba yang juga aktif dalam kegiatan pengajian tersebut. Para peserta pengajian tidak hanya membaca Al-Quran saja, tapi juga saling mengkoreksi bacaannya agar sesuai dengan hukum bacaan dan makhorijul huruf nya. Diskusi-diskusi yang terbuka dan penuh penghargaan menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan ini, menciptakan lingkungan yang inklusif dan penuh kasih sayang. "Saya merasa sangat bersyukur bisa berpartisipasi dalam kegiatan pengajian ini bersama rekan-rekan sejawat. Ini memberi saya ketenangan batin dan memperkuat hubungan sosial saya di lingkungan kerja.," ujar Susan Zaharah Zaenabby, A.Md.Akun., staf akademik FEB Unisba. Kegiatan pengajian selama bulan Ramadhan ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah kesibukan dunia akademis, nilai-nilai spiritual dan kebersamaan tetap dijaga dengan baik. Semangat kebersamaan dan kebajikan yang terpancar dari kegiatan ini tidak hanya memperkaya rohani para peserta, tetapi juga memberikan inspirasi positif bagi seluruh komunitas fakultas. Dengan penuh harap, kegiatan pengajian ini akan terus dilakukan dengan penuh semangat dan keikhlasan setiap tahunnya, menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi kebersamaan di FEB Unisba. Semoga kegiatan ini senantiasa menjadi sumber keberkahan dan keberlanjutan dalam perjalanan spiritual dan akademis para tenaga kependidikan fakultas. (Helmi Ilham Fauzi) WARTA UNISBA (WU)-Fakultas Hukum Universitas Islam Bandung (FH Unisba) semakin menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu FH Unggul dengan masuk Top Indonesian Law School Ranking 2023 denagn meraih posisi kelima untuk kategori Perguruan Tinggi Swasta Wilayah Tengah yang dikeluarkan oleh hukumonline. Dilansir dari www.hukumonline.com, hukumonline menyelenggarakan Top Indonesian Law Schools 2023 yang terdiri dari Top Indonesian Law Schools Ranking dan Top Indonesian Law Schools Profile pada September tahun lalu. Ajang Top Indonesian Law Schools Ranking 2023 ini merupakan pemeringkatan sekaligus apresiasi kepada kampus-kampus hukum yang telah mencetak praktisi hukum, khususnya pada level Partner kantor hukum terkemuka di Indonesia. Dalam pemeringkatan perguruan tinggi hukum tahun 2023 ini terdapat 80 perguruan tinggi, baik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang dibagi dalam 3 wilayah, yakni Wilayah Barat terdiri dari seluruh provinsi di Pulau Sumatera dan dua provinsi di Pulau Jawa yaitu Banten dan DKI Jakarta. Wilayah Tengah terdiri dari seluruh provinsi di Pulau Kalimantan dan tiga provinsi di Pulau Jawa yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Sedangkan Wilayah Timur meliputi Provinsi Jawa Timur dan seluruh provinsi di Pulau Sulawesi, Papua, Nusa Tenggara, Bali dan Maluku. Dekan FH Unisba, Prof. Dr. Efik Yusdiansyah, S.H., M.H., merasa bangga sekaligus bersyukur atas diraihnya penghargaan ini. Menurutnya, prestasi ini sebagai wujud dari kerja keras bersama sehingga mendapatkan rekognisi melalui prestasi ini. “Penghargaan ini menunjukkan bahwa FH Unisba menjadi perguruan tinggi yang patut diperhitungkan, salah satunya menghasilkan para lawyer yang


280 Satpam dan CS Terima Uang Kadeudeuh dari Rektor WARTA UNISBA (WU)-Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan. Selain sebagai momentum dalam meningkatkan spiritualitas, Ramadhan juga menjadi ajang untuk saling berbagi dan menebarkan kebahagiaan terhadap sesama. Bukan tanpa sebab karena pada bulan Ramadhan, segala amal ibadah yang kita lakukan akan dilipatgandakan nilai pahalanya oleh Allah SWT. Moment tersebut rupanya kembali dimanfaatkan Rektor Unisba Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH., MH untuk memberikan uang kadeudeuh kepada satpam, supir operasional, dan cleaning service (CS) yang bekerja di Unisba. Pemberian uang kadeudeuh menjadi agenda rutin tahunan yang dilakukan Rektor melalui Ikatan Ibu-Ibu Keluarga Besar (3iKB) Unisba. Dana yang diberikan tahun ini mencapai Rp. 56.000.000. Uang tersebut didistribusikan kepada 280 orang di masjid AlAsyari Unisba, Sabtu (25/5). “Unisba mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras saudara membantu apa yang dibutuhkan Unisba baik cleaning service, satpam dan tata laksana. Jika dilihat dari struktur lembaga, saudara tidak ada hubungan dengan Unisba karena saudara terikat ikatan kerja dengan perusahaan masing-masing. Walaupun demikian kita menganut azas kekeluargaan, karena saudara berdinas di Unisba maka saudara dianggap sebagai karyawan Unisba,” ujarnya. Dalam melakukan pekerjaan, Rektor berharap seluruh karyawan hendaklah bekerja dengan menerapkan tata pergaulan dan pekerjaan sesuai tradisi Unisba. Beliau menjelaskan sebagai security yang bertugas untuk memberikan pengamanan harus bisa menyesuaikan diri dengan Unisba yang merupakan institusi pendidikan. Menurutnya, security harus bisa menjadi corong bagi Unisba untuk memberikan pelayanan yang baik bagi mahasiswa. “Security wajib memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa baik dari jenjang sarjana, magister, dan doktor. Kemudian harus paham bahwa ada treatment tersendiri untuk menghadapi mahasiswa pasca yang sebagian memiliki latar belakang pejabat. Selain itu, jika ada tamu mau menanyakan identitas harus sopan. Tunjukan keramahan tapi di sana ada juga ketegasan,”uajrnya. Rektor juga berpesan kepada cleaning service dan tata laksana untuk bisa bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh disiplin. Beliau berharap mereka senantiasa untuk selalu gesit dalam menjalankan tugas di fakultas maupun unit tempat mereka bernaung. Menurutnya kemajuan Unisba saat ini juga tak lepas dari peran dan kerja sama seluruh civitas akademika dan karyawan yang bekerja di dalamnya. “Saya selaku rektor mengucapkan terima kasih. Mohon maaf jika Unisba tidak bisa memberikan penghargaan yang banyak. Saya pribadi mendoakan saduara sehat dan bisa bertugas dengan baik. Jika saudara bekerja dengan baik maka perilaku saudara juga ikut mengharumkan perusahaan yang sauadra naungi,” jelasnya.*** Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 27 keras, seorang mujtahid yang selalu berpikir ke hal-hal yg sifatnya kekinian dengan menerapkan perjuangan, dan mujaddid yang berpikir secara inovatif dan adaptif terhadap segala keadaan yang menghasilkan penemuan-penemuan baru,” jelasnya. Rasa terima kasihnya juga diungkapkannya kepada para dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa FH Unisba yang selalu bahu membahu bersama-sama dalam meperjuangkan untuk menjadikan FH yang setidaknya dapat menjadi rujukan ditingkat nasional sebagai referensi dalam menanyakan bagaimana cara yang berhukum yang baik. *** Unisba Kembali Santuni Anak Yatim, Guru Ngaji, dan Pondok Pesantren, Selenggarakan Tabligh Akbar, dan I'tikaf WARTA UNISBA (WU)-Sebagai bentuk menyebarkan kebahagiaan dan kepedulian kepada sesama, Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali memberikan santunan dengan rincian 501 anak yatim, 40 orang guru ngaji, dan 7 pondok pesantren yang berasal dari 34 panti asuhan, Yayasan dan pondok pesantren yang tersebar di Kota dan Kabupaten Bandung. Secara simbolis, santunan ini diberikan kepada 78 orang Anak Yatim & Dhu'afa di sekitar Kampus Unisba yang dilaksanakan di Masjid Al Asy'ari Unisba, Kamis (4/4/2024). Sementara santunan lainnya diberikan langsung kepada 12 panti asuhan, Yayasan dan pondok pesanten. Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah Ustaz Zacky Mirza (Da'i Nasional). Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa kegiatan rutin tahunan disetiap bulan Ramadhan ini sebagai upaya Unisba yang merupakan perguruan tinggi berbasis Islam, berasal dari umat dan untuk umat yang peduli dalam perkembangan dan nasib umat. ”Ini merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Jika dilihat dari ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini merupakan salah satu upaya Unisba dalam mengentaskan umat Islam sehingga program ini akan terus ditingkatkan,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini Rektor berharap perhatian Unisba terhadap umat akan semakin meluas, dan tidak hanya disekitaran Bandung Raya saja penyaluran santunananya tapi lebih meluas lagi. ”Semoga tidak hanya berjalan tahunan saja, tapi bisa dilakukan melalui


28 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H berbagai kegiatan terutama keberpihakan Unisba terhadap umat Islam,” ujarnya. Daikui Rektor bahwa masih banyak PR yang harus dihadapi umat, dan Unisba sebagai universitas Islam tidak boleh tidak pedului terhadap nasib umat. Lebih lanjut Rektor berharap, para penerima santunan ini yang masih banyak merupakan anak kecil dapat menjadi pemimpin-pemimpin dari generasi muda Islam. Kepala Bagian Peningkatan Ruhul Islam dan Pengelolaan Masjid (PRIPM), Dr. Iwan Permana, S.Sy., M.E.Sy., mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara Ramadhan di Unisba (Radius). Menurutnya total santunan tahun ini sebesar Rp 189.500.000,-. Anak yatim dan guru ngaji diberikan santunan dalam bentuk uang tunai, sementara untuk pondok pesantren berupa barang sesuai dengan kebutuhan pesantren bersangkutan. Ia mengatakan, setelah selesai acara santunan kemudian dilanjutkan dengan buka bersama warga sekitar Tamansari Kota Bandung dan civitas akademika Unisba yang menyediakan 475 porsi. Harapannya melalui santunan ini dapat menjadi sedekah jariyah bagi para pendiri, pimpinan, dan semua yg berjuang bagi Unisba, baik yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal. I'tikaf Pada hari yang sama di malam ke-25 Ramadhan, diadakan juga kegiatan qiyamul lail dan i'tikaf Unisba 1445 H di Masjid Al-Asyari. Acara ini merupakan program tahunan Unisba yang diselenggarakan di bulan Ramadhan. Pada tahun ini, kegiatan I'tikaf diikuti oleh 168 peserta yang terdiri dari civitas akademika Unisba dan masyarakat sekitar kampus. Berbagai rangkaian acara diselenggarakan dalam itikaf ini mulai dari Shalat Isya dan Terawih berjamaah sekaligus kajian Daurah Maqomat Qiraatul Qur'an bersama Ust. Bilal Ataki, Kajian Kepalestinaan bersama Syekh Mohammad A.S Algoul, dan shalat qiyamul lail bersama Ust.M. Yunus, S.H.I., M.E.Sy. *** Prof. Miftah Faridl jadi Khatib Shalat Idul Fitri 1445 di Unisba WARTA UNISBA (WU)-Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba Prof. Dr. K. H. Miftah Faridl menjadi khatib pada pelaksanaan shalat Idul Fitri 1445 H di Kampus Utama Unisba, Rabu (10/4). Pada moment tersebut, Prof. Miftah menyampaikan khutbah dengan tema “Pentingnya Kejujuran bagi Seorang Pemimpin”. Shalat Idul Fitri kali ini dihadiri oleh civitas akademika Unisba dan warga sekitar Tamansari. Dalam khutbahnya, Prof. Miftah mengatakan, masalah besar yang dihadapi masyarakat saat ini adalah masalah kejujuran. Dalam sebuah kisah beliau menerangkan, seorang laki-laki bertanya kepada Nabi SAW, “ya Rasulullah, terangkan kepada kami, apa amalan yang paling ringan dan apa amalan yang paling berat dalam agama Islam?”. Rasul pun menjawab “amalan yang paling ringan dalam Islam adalah membaca dua kalimat syahadat, menyatakan tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah. Sedangkan amalan yang paling berat adalah konsisten dalam kejujuran”. “Jujur memang sudah diprediksi Nabi menjadi tantangan terbesar umat manusia. la bisa hadir dalam banyak hal dan kesempatan. Termasuk ia bisa hadir dan bahkan mendominasi proses penentuan seorang pemimpin. Pemilih, seorang kandidat, maupun penelenggara dapat saja berbuat tak jujur, dan akan berakibat pada suasana gaduh yang kadang tak terkendali,” ujarnya. Beliau menambahkan ada beberapa ciri seorang pemimpin antara lain jika berjanji, ia akan memenuhi setiap janjinya. Jika mengambil keputusan, ia akan mendahulukan pertimbangan kebutuhan masyarakatnya. Jika bersuara, ia kan mempertimbangkan aspek rasionalitas dan kepatutan sesuai kondisi rakyatnya. Jika membagi kesejahteraan, ia akan meratakan bagiannya sesuai kepentingan umum dan tidak akan memilah demi kepentingan keluarga dan kelompoknya saja. “Pemimpin adalah sosok pengayom seluruh Masyarakat yang dipimpinnya, tanpa kecuali, tanpa melihat latar belakang kelompok ataupun partai yang mengusungnya. Seorang pemimpin adalah pemimpin bagi seluruh masyarakatnya,” ujarnya. Selain itu, Prof. Miftah menerangkan seorang pemimpin harus menjadi juru damai bagi masyarakatnya, bukan sebaliknya, jadi sumber konflik antar warga yang dipimpinnya. Seorang pemimpin juga harus berkata dan menyampaikan apa adanya, tidak mengumbar janji demi kepentingan pencitraan dirinya ataupun tujuan membalut kebohongan dengan kata-kata manis yang menggembirakan. “Sebuah hadits Nabi mengingatkan untuk berhati-hati dengan kata-kata ataupun janji-janji yang dapat menyesatkan. Kesesatan dapat bersumber pada kata-kata, kebijakan, ataupun perilaku seorang pemimpin. Abu Darda ra berkata: Telah memberi amanat kepada kami Rasulullah SAW: “Bahwa yang paling aku takuti atasmu ialah pemimpin yang menyesatkan” (HR Ahmad).***


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 29 Membangun Masa Depan Bersama Program Studi Matematika FMIPA Unisba WARTA UNISBA (WU)-Dalam dunia yang terus berkembang dan berubah, kebutuhan akan tenaga profesional yang memiliki pemahaman mendalam dalam matematika semakin meningkat. Universitas Islam Bandung (Unisba) menyadari pentingnya peran matematika dalam menyelesaikan berbagai tantangan di era modern ini. Dengan bangga, Unisba mempersembahkan Program Studi Matematika yang unggul dan berkualitas tinggi. Prodi Matematika Unisba menawarkan peminatan dalam tiga bidang utama: Matematika Aljabar dan Analisis, Data Sains, serta Matematika Industri dan Keuangan. Melalui kurikulum yang terstruktur dengan baik dan dosen-dosen berpengalaman, prodi ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang siap bersaing di pasar kerja global. Profil lulusan dari Program Studi Matematika Unisba sangatlah beragam. Mereka memiliki potensi untuk menjadi tenaga analis profesional di bidang Data Sains, menganalisis data untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan efisien. Dengan kemampuan matematika yang kuat, lulusan juga dapat menjadi tenaga analis di bidang Industri dan Keuangan berbasis Syariah, memainkan peran penting dalam mengembangkan solusi keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Namun, potensi lulusan prodi ini tidak terbatas hanya pada sektor korporat. Mereka juga dapat menjelajahi jalur kewirausahaan, menjadi wirausahawan berbasis Syariah yang inovatif dan berdaya saing. Dengan kombinasi keterampilan matematika dan pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip Syariah, lulusan Prodi Matematika Unisba memiliki landasan yang kuat untuk membangun karir yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat. Prodi Matematika Unisba sebagai salah satu program studi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Islam Bandung memiliki fasilitas yang memadai, lingkungan akademik yang mendukung, dan kurikulum yang terus diperbarui sesuai dengan perkembangan terkini, prodi ini memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi setiap mahasiswa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal tertarik untuk memperdalam pemahaman tentang matematika dan mengeksplorasi berbagai peluang karir yang menarik, Program Studi Matematika Universitas Islam Bandung adalah pilihan yang tepat. Bergabunglah dengan kami dan bersiaplah untuk mengukir jejak karir yang gemilang di dunia yang penuh dengan potensi. (Cevy Mardiantri Muttaqin, S.Pd.)


30 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H BPM Unisba Terima Kunjungan 14 Perguruan Tinggi, Benchmarking Mengenai SPMI WARTA UNISBA (WU)-Universitas Islam Bandung (Unisba) menerima kunjungan dari 14 perguruan tinggi untuk melakukan benchmarking mengenai Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Ruang Rapat Lt.8, Gedung Dekanat Unisba, Senin 18 Maret 2024. Benchmark merupakan proses membandingkan aspek tertentu dari sebuah organisasi dengan aspek yang sebanding dari organisasi yang dianggap terbaik di bidang yang sama atau di lingkup yang lebih luas. Melalui benchmark tersebut perguruan tinggi bisa menetapkan, merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi SPMI yang dimiliki apakah sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan atau belum sesuai. Adapun yang melakukan benchmarking dengan tema “Penguatan Implementasi SPMI menuju Perguruan Tinggi Unggul” terdiri dari 14 perguruan tinggi tersebut, antara lain, Institut Teknologi Sawit Indonesia Medan, Politeknik LP3I Bandung; Politeknik LP3I Tasikmalaya; Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan; Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Persis Garut; Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis (STIEB) Perdana Mandiri Purwakarta; Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Mitra Karya Bekasi; Universitas Djuanda Bogor; Universitas Ibn Khaldun Bogor; Universitas Islam Nusantara; Un ive r s it a s Ku n i n g a n ; Un ive r s it a s Langlangbuana; Universitas Nusa Putra; dan Universitas Sali Al-Aitaam. Pada kesempatan tersebut, Ketua BPM Unisba, Dr. Rini Lestari, S.E., M.Si., Ak., CA., menyampaikan mengenai SPMI yang berhubungan dengan silklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) yang dijalankan oleh Unisba, serta strategi mencapai budaya mutu dalam mencapai kinerja unggul untuk masingmasing program studi dan institusi melalui pelaksanaan Sertifikasi SNI ISO 21001:2018 dan mengimplementasi Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023. Melalui kegiatan ini, BPM Unisba dan perguruan tinggi lainnya yang hadir saling belajar dan melengkapi satu sama lainnya. “Beberapa pertanyaan dari peserta benchmark menjadi masukan serta perbaikan untuk kita (BPM Unisba). Insya Allah apa yang disampaikan dalam sharing session bisa bermanfaat bagi mereka untuk memperbaiki SPMI nya sehinga bersama-sama saling memberikan manfaat,” ujarnya. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara beberapa Perguruan Tinggi dan Unisba. Ada sebagian kerja sama dalam negeri yang terjalin dengan ruang lingkup. Dr. Rini menyatakan bahwa BPM secara konsisten tetap belajar dari BPM dan perguruan tinggi mana pun agar terus mengalami peningkatan, serta tidak merasa paling bagus dan unggul. Tindak lanjut dari pertemuan ini, BPM Unisba akan memberikan konsultasi privat mengenai penyusunan formulir, penyusunan standar dan lainnya kepada beberapa perguruan tinggi yang ingin lebih mendalami SPMI Unisba. “Insya Allah Unisba akan mengakomodir sesuai dengan keputusan atau persetujuan dari pimpinan yaitu Rektor,” tutupnya. (Iqbaludin)


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 31 Unisba Serahkan Donasi untuk Palestina WARTA UNISBA (WU)-Sebagai bentuk kepedulian kepada Palestina, Universitas Islam Bandung (Unisba) menyerahkan donasi kemanusiaan senilai Rp 91.875.000,- ke Al Quds Volunteer Indonesia. Dana ini berasal dari sivitas akademika Unisba yang berdonasi sesuai dengan kesediannya melalui pemotongan gaji pada bulan Oktober 2023. Adapun rincian penyerahan pertama senilai Rp 46.475.000,-, diserahkan langsung oleh Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., kepada Presiden Al Quds Volunteer Indonesia, Deni Syahid yang dilakukan di Ruang Rapat Rektor, Selasa (14/11/2023). Sedangkan penyerahan kedua senilai Rp 45.400.000,-, diserahkan langsung oleh Wakil Rektor II Unisba, Prof. Dr. Atih Rohaeti Dariah, SE., M.Si., kepada Sekretaris Komite Al-Quds Ikatan Ulama Internasional, Prof. Dr. Murraweh Mousa Nassar dalam kegiatan doa bersama dan penyerahan donasi untuk Palestina yang digelar di Masjid Al-Asyari Unisba, Selasa (28/11/2023). “Kami percaya melalui Yayasan ini (Al Quds Volunteer Indonesia) bahwa doa, harapan, dan bantuan ini bisa sampai kepada yang berhak,” ujar Rektor. Rektor mengatakan bahwa donasi ini semata-mata merupakan panggilan jiwa sivitas akademika Unisba yang bisa dilakukan/ dikerjakan dalam mendukung perjuangan Palestina sejalan dengan pemerintahan Indonesia dalam menolak aneksasi Israel. “Bahwa sekarang ini sivitas akademika Unisba baru berbuat sebatas apa yang kami bisa lakukan. Semoga spirit ini terus bisa dibawa ke saudara-saudara di Palestina,” ungkapnya. Harapannya, jalinan silaturahmi ini bisa berkelanjutan dan berkolaborasi dalam berbagai hal lainnya. Presiden Al Quds Volunteer Indonesia mengungkapkan bahwa donasi ini bisa direalisasikan dalam waktu beberapa hari kedepan karena adanya respresentatif dan tim yang bertugas di Palestina sehingga memudahkan untuk akses langsung kepada korban baik yang mengungsi maupun yang berada di Rumah Sakit. “Amanah ini akan kami tunaikan dengan sesegera mungkin. Terima kasih kami ucapkan, semoga ini mejadi amal soleh bagi kita semua dan menghadirkan keberkahan bagi kehidupan dan Allah sealu memberikan Kesehatan,” ungkapnya.*** FMIPA Unisba Gelar Acara Sambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H : “Menyiapkan Diri, Menyambut Bulan Suci” WARTA UNISBA (WU)-Di tengah sibuknya rutinitas harian di fakultas, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unisba mempersiapkan diri secara spiritual menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan. Ke g i a t an yang be r t a juk "Menyiapkan Diri, Menyambut Bulan Suci", diadakan di Gedung Fakultas MIPA, Jl. Ranggagading 08 Bandung, pada Jumat (8/3/2024). Kegiatan ini menjadi momentum yang berharga bagi seluruh civitas akademika FFMIPA, mulai dari Jajaran Pimpinan Fakultas hingga Tenaga Kependidikan dan Laboran untuk bersama-sama merenungkan makna dan persiapan menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah. Acara ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Ustadz Fariz Farrih Izadi, Lc., M.H. Dalam tausyiahnya, Us tadz Far iz membagikan wawasan dan inspirasi tentang pentingnya mempersiapkan diri secara spiritual menjelang bulan suci Ramadhan. Beliau menekankan bahwa bulan Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT dan sesama manusia. "Dalam bulan suci Ramadhan, mari kita tingkatkan ibadah kita dengan sungguhsungguh. Bacalah Al-Quran dengan penuh khushu' dan tadabbur, perbanyak sedekah, dan tingkatkan hubungan baik dengan sesama," ujar Ustadz Fariz. Seluruh peserta yang hadir merespon dengan antusias atas pesan yang disampaikan oleh Ustadz Fariz. Mereka merasa terinspirasi untuk menjalani bulan Ramadhan dengan lebih bermakna dan penuh keikhlasan. Acara ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi di antara anggota Fakultas MIPA, menjadikan semangat persaudaraan semakin kuat dalam menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan. Abdul Kudus, M.Si., Ph.D. selaku Dekan Fakultas MIPA juga turut memberikan sambutan dan apresiasi atas kehadiran serta kontribusi Ustadz Fariz dalam menginspirasi seluruh civitas akademika. "Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkokoh iman dan kebersamaan di lingkungan Fakultas MIPA," ujarnya. Dengan semangat yang membara, seluruh civitas akademika Fakultas MIPA berkomitmen untuk mempersiapkan diri secara spiritual menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga pesan dan inspirasi dari tausyiah Ustadz Fariz membawa berkah dan keberkahan bagi kita semua dalam menjalani ibadah di bulan yang penuh keberkahan ini. (Cevy Mardiantri Muttaqin, S.Pd.)


32 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H Fakultas Syariah Unisba Lakukan Pengamatan Hilal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1445 H WARTA UNISBA (WU)-Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba) melakukan pengamatan hilal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1445 H yang bekerja sama dengan Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat Badan Hisab dan Rukyat Daerah (BHRD) Provinsi Jawa Barat. Pemantauan hilal dilakukan di Observatorium Albiruni Fakultas Syariah Unisba dimana saat pengamatan hilal 1 Ramadhan 1445 H dilakukan dengan koordinat tempat Lintang -6˚54'12” LS, Bujur 107˚36'32” BT dan ketinggian tempatnya 750 Meter diatas permukaan laut., pada Minggu (10/3/2024). Sedangkan saat pengamatan hilal 1 Syawal 1445 H, koordinat tempat Lintang adalah -6˚54'12” LS, Bujur 107˚36'32” BT dan ketinggian tempatnya 750 Meter diatas permukaan laut yang dilakukan pada Selasa (9/4/2024). Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si., mengatakan, berdasarkan pemantauan hilal 1 Ramadhan di Observatorium Albiruni Unisba bahwa hilal belum terlihat, termasuk di 10 wilayah lainnya di Jawa Barat. “Berdasarkan pemantauan, posisi hilal kurang dari 1 derajat. Tentu kami akan melaporkan hasil ini ke pusat. Hasil pengamatan di 10 titik lainnya juga akan dilaporkan,” katanya. Adapun di pengamatan 1 Syawal 1445 pun menurut H. Ajam bahwa hilal belum terlihat, termasuk di 10 wilayah lainnya di Jawa Barat karena cuaca mendung. Sementara itu, Ketua BHRD Jawa Barat, Prof. Dr. H. Encup Supriatna, M.Si., menambahkan bahwa posisi hilal di Kota Bandung pada pengamatan 1 Syawal 1445 H sudah mencapai 6˚, bahkan di Kota lain ada yang mencapai 7˚ yang artinya seharusnya hilal bisa terlihat. “Semestinya kalau cuaca cerah mungkin bisa melihat dengan jelas. Karena mendung, posisi yang signifikan itu tidak terlihat,” ujarnya. Prof. Encup menuturkan bahwa pihaknya juga telah menerima laporan di tempat lain yakni Jawa Timur dan Jakarta sudah ada yang memberikan kesaksian melihat hilal sebanyak 3-4 orang. “Nantinya data ini akan dihimpun oleh panitia sidang Isbat dan Menteri Agama yang akan memimpin sidang Isbat tersebut,” ungkapnya. Kepala Observatorium Albiruni, Encep Abdul Rojak, S.H.I., M.Sy., mengatakan, kegiatan ini berstatus resmi terdaftar sebagai titik pengamatan hilal awal Ramadhan. “Artinya hasil dari pengamatan ini akan dilaporkan kepada Kementrian Agama Republik Indonesia sebagai bahan Itsbat Awal Ramadhan dan Awal Syawal 1445 H,” katanya. Menurutnya, peralatan yang dipergunakan terdiri dari Teropong Digital Computerize dua buah & Teropong manual satu buah. “Diantaranya yang tersimpan di doom albiruni dan milik BHRD Provinsi Jawa Barat,” katanya. Encep menerangkan, pengamatan dilakukan secara manual dan digital. Pengamatan digital menggunakan teropong Cem70 merk iOptron yang terpasang di dalam observatorium / doom, dibantu juga dengan kamera CCD hitam putih yang menghubungkan teropong dengan laptop dan terkoneksi juga ke Layar TV melalui HDMI. “Untuk membuka kamera tersebut digunakan software Sharpcap yang berfungsi untuk memonitor tangkapan hilal / matahari pada teropong. Melalui software ini pun digunakan untuk mendokumentasikan hilal dalam bentuk foto atau video. Apabila hasilnya tidak diketahui secara jelas objeknya / hilalnya, maka akan dilakukan olah citra hilal dengan software lainnya seperti iris atau siril. Keduanya merupakan software astronomi yang berfungsi untuk mengolah citra hilal agar terlihat kontras.,” jelas Encep., Pengamatan hilal ini kata Encep, seluruhnya dilakukan oleh tim Observatorium Albiruni Fakultas Syariah Unisba. Menurutnya, para peserta yang hadir dapat bersama-sama berusaha untuk melihat hilal dari teropong utama yang akan disambungkan melalui media TV dalam menampilkan tangkapan teropong. “Sehingga setiap orang yang hadir memiliki kesempatan yang sama untuk melihat hilal,” pungkasnya.***


Prestasi Unisba Raih Enam Penghargaan pada Anugerah LLDIKTI Wilayah IV WARTA UNISBA (WU)-Universitas Islam Bandung (Unisba) semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang unggul di Jawa Barat dan Banten. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya enam penghargaan dar i Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten yaitu kategori Perguruan Tinggi Unggul, Pengelolaan JAD Terbaik, Guru Besar Terbanyak, MBKM Mandiri, Tracer Study, dan Pengelolaan Media Sosial. Penghargaan ini diterima langsung oleh Wakil Rektor III Unisba, Dr. Amrullah Hayatudin, SHI., M.Ag., yang diserahkan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. M. Samsuri dalam Anugerah LLDIKTI Wilayah IV Tahun 2024 yang diselenggarakan di The Grand Krakatau Ballroom, Jakarta, pada Senin (19/2/2024). Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., mengungkapkan, penghargaan ini merupakan penghargaan yang luar biasa terhadap seluruh sivitas akademika Unisba. “Artinya kinerja sivitas akademika Unisba yang terdiri dari dosen dan tendik itu diakui oleh negara. Dengan memperoleh enam kategori ini menunjukkan juga bahwa kinerja dosen dan tenaga kependidikan Unisba semakin terbukti baik,” ungkapnya. Capaian prestasi ini menurut Rektor, agar tidak dijadikan rasa berpuas diri saja bagi sivitas akademika Unisba karena skema-skema dibuat baru setiap tahunnya oleh LLDIKTI wilayah IV sehingga kesempatan-kesempatan yang ada harus selalu dapat terisi. “Oleh karena itu kita (Unisba) tidak boleh berpuas diri dengan perolehan enam kategori ini walauapun tahun lalu dapat tiga penghargaan dan dan tahun ini naik 100%. Jadi yang utama tetap memper tahankan keunggulan Unisba dan harus meraih kembali berbagai kategori lain yang ditawarkan. Kita harus semakin bersemangat, semakin tertib bekerja, dan semakin disiplin,” ujar Rektor. Rektor menargetkan di tahun mendatang perolehan prestasi bisa bertambah pada kategori lain yang dicapai dengan tetap mempertahankan enam kategori yang telah diraih tersebut. “Hal ini tentunya dengan meningkatkan kinerja semua aspek. Intinya kemajuaan Unisba itu berada di tangan dosen dan tendik, sedangkan pimpinan universitas, fakultas dan program studi sebagai konduktor yang meramu menu-menu yang sudah disajikan oleh program studi atau tingkat dibawahnya. Kita meramunya sehingga berhasil meracik sebuah formula,” ucap Rektor.*** Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 33


Unisba Raih Bronze Winner Pada Anugerah Diktiristek 2023 WARTA UNISBA (WU)-Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui Komunikasi dan Humas (Komhumas) berhasil meraih Bronze Winner Anugerah Humas Kategori PTS Subkategori Media Sosial pada penghargaan Anugerah Diktiristek 2023 yang dilaksanakan di Hotel Sheraton Grand Jakarta, pada Rabu (13/Desember/2023). Dilansir dari website dikti.kemdikbud.go.id, ajang tahunan ini merupakan bentuk apresiasi kepada pemangku kepentingan pendidikan tinggi, riset, dan teknologi yang telah mendukung program dan kebijakan Ditjen Diktiristek untuk mewujudkan transformasi pendidikan tinggi. Terdapat 10 subpenghargaan yang diberikan yang meliputi Anugerah Prioritas Nasional; Anugerah Mitra Kerja Sama Pendukung Program Diktiristek; Anugerah Pembelajaran dan Kemahasiswaan; Anugerah Sumber Daya; Anugerah Kelembagaan, Anugerah Riset, dan Pengabdian kepada Masyarakat; Anugerah Pangkalan Data Pendidikan Tinggi; Anugerah Humas; Anugerah Kerja Sama; serta Anugerah Jurnalis dan Media. Kepala Bagian Komhumas Unisba, Firmansyah, S.I.Kom., M.Si., mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan bagi Unisba. Namun hal tersebut bukan sebagai acuan keberhasilan dalam pengelolaan media sosial. “Komhumas telah bekerja keras dengan atau tanpa penghargaan. Dan ini bukan capaian individu atau kelompok. Ini capaian institusi. Seluruh sivitas akademika Unisba berperan dalam pencapaian ini,” ungkapnya. Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba ini mengungkapkan, penghargaan ini dapat menjadi pemicu semangat untuk lebih baik lagi, lebih kreatif, lebih inovatif, lebih informatif dan yang pasti lebih inspiratif. “Penghargaan ini juga patut dibanggakan agar dapat terus berkarya dan menjadi unggul serta bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, Komhumas akan terus meningkatkan kerjasama tim yang solid sehingga bisa mencapai tujuan yang sesuai dengan visi misi Unisba. “Tidak hanya komhumas tapi seluruh sivitas akademika Unisba memiliki peran penting dalam meningkatkan brand unisba di masyarakat,” ucapnya. Harapannya dengan perolehan penghargaan ini dapat memacu untuk meningkatkan semangat kolaborasi. “Semoga pada tahun depan dapat meningkat raihannya dan diikuti juga raihan penghargaan di kategori lain. Perlu kerjasama dan kolabkrasi dari seluruh sivitas akademika unisba. Dan semoga kerja keras seluruh sivitas akademika menghasilkan raihan yang terbaik,” pungkasnya.*** Membanggakan, Mahasiswa Prodi Akuntansi FEB Unisba Raih Medali Perak di Ajang Silent Knight Karate Cup 2024 di Malaysia WARTA UNISBA (WU)-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Unisba. Eka Fitriyani Widiastuti, Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unisba berhasil meraih medali perak pada ajang Silent Knight Karate Cup 2024 pada kelas SENIOR FEMALE IND KUMITE (-50KG) yang digelar di Stadium Titiwangsa, Malaysia, Jumat-Minggu (8-10/3/2024). Perempuan asal Kota Bandung ini juga berhasil menambah koleksi medali yang telah diperolehnya yaitu lebih dari 20 medali sejak pertama kali menggeluti karate sejak SMP. Eka sapaan akrabnya mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut karena ini merupakan pertandingan internasional pertama baginya yang dilaksanakan di luar negeri. “Untuk dapat juara awalnya saya gak berekspetasi bisa sampai masuk final karena lawannya banyak dan bagus, ditambah tuan rumah Malaysia pasti banyak supporternya. Saat masuk final sempat berharap bisa dapat juara 1, tapi saya sudah puas bisa dapat juara 2 dengan baru pertama kalinya bertanding di luar negeri,” ungkapnya. Anak pertama dari tiga bersaudara ini bercerita, awal persiapan melalui training untuk mengikuti pertandingan tersebut dilakukan selama ± 2 bulan. Ia juga sempat mengalami down karena hampir tidak jadi berangkat, namun karena dukungan dari universitas dan fakultas akhirnya Eka bisa pergi dan ikut bertanding. “Alhamdulillah dikasih jalan dari universitas dan fakultas. Selain itu dapat dukungan juga dari Pak Rektor,” ujarnya. Diawal pertandingan Eka sempat teringgal poin yang lumayan jauh yaitu 3-0 dan ia mampu membalikan keadaan menjadi 6-12. Pada permainan kedua Eka juga memenangkan pertandingan dengan perolehan poin 9-0, juga 34 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H pada pertandingan ketiga dengan poin 3-1. Dibabak semifinal ia juga Kembali berhasil meraih kemenangan dengan poin 3-1. Namun di final Eka harus mengakui keunggulan lawan dan akhirnya mengalami kekalahan dengan poin 6-4. Eka juga mengaku mengalami berbagai tantangan selama bertanding, salah satunya sempat mengalami keraguan dan demam panggung karena pengalaman pertamanya bertanding di luar negeri. Selain itu, cuaca panas dan AC di stadium yang dingin sekali membuat suhu badannya tidak stabil, ikut naik dan turun sehingga membuat tubuhnya tidak nyaman. “Alhamdulillah dari awal keberangakatan sampai kepulangan berjalan lancar. Step by step bisa teratasi sehingga bisa buat saya lebih tenang. Ditambah fasilitas dari Unisba yang sangat membantu,” ucapnya. Ia berharap dipertandingan berikutnya bisa membawa pulang medali emas. Tak lupa ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Uni sba a t a s dukung an dan kepercayaannya untuk bisa mengharumkan nama Unisba di luar negeri. “Bismillah dengan jalannya nanti di event selanjutnya saya bisa ada di podium paling atas membawa harum Unisba,” tutupnya.***


Mahasiswa Prodi Farmasi FMIPA Unisba Raih Juara Favorit di Lomba Science National Essay Competition 2024 WARTA UNISBA (WU)-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Unisba. Rizky Setiawan, mahasiswa Program Studi Farmasi FMIPA Unisba Angkatan 2020 meraih juara favorit di Lomba Science National Essay Competition 2024 dengan tema “Reformasi Peran dan Fungsi Mahasiswa MIPA Sebagai Katalisator Terbentuknya Sumber Daya Unggul dan Berdaya Saing Global” yang diselenggarakan oleh BEM KEMA FPMIPA UPI beberapa waktu lalu. Luar biasanya Rizky merupakan peserta individu, sedangkan kompetitornya merupakan tim terdiri 2-3 orang yang ikut masuk ke 10 besar finalis berasal dari Universitas Negeri Medan, Universitas Tanjungpura, Universitas Mulawarman, Universitas Mataram, UIN Walisongo Semarang, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Cendrawasih Papua, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Jenderal Achmad Yani. Adapun essay yang mengantarkan menjadi juara favorit berjudul 'Menuju Indonesia Emas 2045 dengan Peran Generasi Muda dalam Pendidikan, Sains dan Teknologi'. Rizky mengaku senang bisa memperoleh prestasi ini. Melalui karya essay ini, rizky ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa generasi muda perlu dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan yang komprehensif agar memiliki pengetahuan yang luas karena di era moderini pendidikan perlu pengintegrasian teknologi ke dalam proyek agar dapat tetap relevan dan bersaing. Ia pun bercerita mengenai tantangan yang dihadapi saat mengikuti perlombaan ini. Menurutnya yang menjadi tantangan adalah pencarian beberapa lokasi atau referensi untuk mencocokan ke ke sub tema essay nya. Hal tersebut pun mampu ia atasi dengan berdiskusi bersama rekannya yang sering mengikuti lomba essay. ”Saya bertanya bagaimana cara buat essay yang menarik dan juga tertarik dari pembaca atau panelis juri. Selain itu dengan melihat youtube dan tutorial-tutorial yang sifatnya dapat menunjang untuk menulis essay,” ungkapnya. Harapannya dengan perolehan prestasi ini tidak membuat menyerah dalam meraih prestasi dan kreatifitas. ”Karena saya dalam akademik tidak mulus dan baik jadi mencari alternatif yang lain. Bagaimana caranya membuat jalan lain selain belajar di akademik, entah itu dari non akademik atau akademik yang sifatnya bisa mengembangkan ilmu sendiri,” katanya. ”Tapi disi lain kebutuhan belajar di bidang akademik atau ruang kelas itu tidak cukup karena ada beberapa hal yang bisa dipelajari dan tidak didapatkan di ruang kelas, makanya saya berkegiatan yang sifatnya bisa mengembangkan diri dan hal lainnya yang sifatnya bisa menunjang untuk menjadi seseorang yang bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya. Ketua BEM FMIPA ini juga tidak hanya aktif di dalam kampus saja tapi juga di luar kampus yaitu di Gerakan Mengajar Desa, Karang Taruna dan lainnya. Rizky pun membagikan tips dalam membagi waktu antara kegiatan di kampus maupun luar kampus sehingga bisa berjalan berdampingan yakni dengan mengelola manajemen waktu yang baik. ”Bagaimana memposisikan waktu dengan kegiatan yang lain. Kemudian menganalisa saat mengikuti kegiatan apa bisa berdampak baik atau tidak. Ketika bentrok harus bisa menentukan pilihan yang mana, seringnya bentrok atau tidak. Kalau sering bentrok lebih baik tidak diambil karena akan jadi hal yang kurang baik kepada kegiatan yang lain,” tutupnya.*** Karate Unisba Boyong Medali di Ajang Nasional Brawijaya University Karate Championship WARTA UNISBA (WU)-Karate Universitas Islam Bandung (Unisba) berhasil memborong medali di ajang Brawijaya University Karate Championship yang dilaksanakan pada JumatMinggu (10-12/11/2023) di GOR Pertamina Universitas Brawijaya, Malang. Kejuaraan ini mengangkat tema 'Stantes in culmine – years of rise and victories'. Diadakannya kejuaraan ini dijadikan sebagai sarana pengembangan prestasi dan tolak ukur untuk menilai perkembangan teknik karate secara nasional. Penyelenggaraan kejuaraan ini diharapkan pula mampu memacu prestasi atlet-atlet karate agar lebih maju dan peningkatan ke arah yang lebih baik. Terdapat sembilan medali yang berhasil dibawa pulang tim karate Unisba dengan rincian dua medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu. Dua medali emas diraih oleh Muhammad Dhiyaa Thufailah Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 35


Thansa (Fakultas Ilmu Komunikasi) dan Eka Fitriyani Widiyastuti (Prodi Akuntansi FEB). Tiga medali perak diraih oleh Fadhil Ar Razzaqy (Prodi Ekonomi Pembangunan FEB), Eka Fitriyani Widiyastuti (Prodi Akuntansi FEB), dan Fajria Raihan Syah (Fakultas Psikologi). Empat medali perunggu diraih oleh Asyqar Ramadhika Putra (Fakultas Ilmu Komunikasi), dan Eka Fitriyani Widiyastuti (Prodi Akuntansi FEB), Wisely Salwa (Fakultas Ilmu Komunikasi), dan Bimbim Maulana (Fakultas Ilmu Komunikasi). Dengan diraihnya prestasi ini menunjuk-kan bahwa karate Unisba tetap konsistem dalam melahirkan berbagai prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. *** Kisah Numan Sabit, Wisudawan Tunanetra Peraih Beasiswa Hafidz 30 Juz WARTA UNISBA (WU)-Numan Tsabit yang memiliki keterbatas dalam penglihatan sebagai penyandang tunanetra merupakan lulusan dari Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Bandung (Unisba) yang memperoleh beasiswa hafidz 30 juz dari Unisba. Keterbatasan yang dimiliki bukan menjadi penghalang baginya untuk terus meneruskan studinya ke jenjang yang lebih tinggi bahkan hingga bisa memperoleh gelar Sarjana. Nu'man yang juga guru Pendidikan Agama Islam di SLBN-A Citeureup Kota Cimahi ini memperoleh fully funded selama perkuliahan hingga menyelesaikan studi, serta telah dinyatakan lulus pada 22 Januari 2024. Ia telah menempuh sembilan semester atau empat setengah tahun dari tahun 2019 karena sempat mengambil cuti selama satu semester dengan alasan menikah dan sedang fokus pada kegiatan di sekolahnya. Adapun skripsi yang megantarkannya menjadi Sarjana berjudul “Implementasi Media Audio Murottal untuk Peningkatan Kemampuan Menghafal Al-Quran Siswa Tunanetra Di SLBN-A Citeureup Kota Cimahi”. Kini ayah satu orang putri yang berasal dari Kabupaten Majalengka dan menetap di Kota Cimahi ini merasa lega karena sudah menyelesaikan studinya dan dilantik menjadi seorang Sarjana pada Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2023-2024 yang dilaksanakan di Aula Utama Unisba, pada Sabtu-Minggu (02-03/03/2024). Bahkan ia memperoleh IPK 3.45 dengan predikat Sangat Memuaskan. Nu'man yang merupakan anak kedua dari enam bersaudara ini mengaku pada awalnya tidak akan mengambil beasiswa hafidz di Unisba, namun karena saran dari salah satu dosen FEB Unisba, maka Nu'man memutuskan mengambil beasiswa tersebut. Pria kelahiran 05 Mei 1995 ini mengungkapkan bahwa sebagai tunanetra bisa mengenyam suatu perkuliahan itu merupakan suatu kebanggaan dan tantangan. Salah satu tantangan yang dihadapinya adalah sempat tersesat dan labas melewati kampus Unisba saat menggunakan angkot menuju kampus. “Sempet labas sampai ke ITB, jadi Baltos juga terlewat. Kemudian saya jalan kaki ke kampus. Ini pun bukan sekali dua kali saja, tapi sering. Sering salah naik angkot tapi Alhamdulillah teman dan dosen sangat baik dan pengertian jadi mereka sering juga mengingatkan dan membantu terutama ketika saat berada di lingkungan kampus,” tuturnya. Menurut Nu'man, minimnya fasilitas aksesibilitas di Unisba bagi tunanetra bukan menjadi kendala dalam menempuh studi di Unisba. Namun, keramahan dari dosen, tenaga kependidikan, serta teman-temannya menyenangkanlah yang membuat perkuliahan menjadi nyaman dan banyak terbantu. Nu'man juga menambahkan, para dosen di Prodi Pendidikan Agama Islam selalu memberikan kemudahan dan pengertian kepadanya dalam berkuliah, salah satunya memberikan kesempatan mengerjakan tugas dengan mengetik menggunakan laptop. “Selama ini ada dosen yang selalu memberikan pengertian, misal ketika memberikan tugas dengan tulis tangan, saya bisa diganti dengan mengetik karena saya menggunakan laptop yang berbasis audio. Jadi untuk hal semacam tugas-tugas itu tidak terlalu menyulitkan,” ungkapnya. Ia pun memberikan kesan yang baik selama menjadi mahasiswa Unisba karena menurutnya bisa banyak mendapatkan wawasan baru, teman baru, ilmu baru dan pengalaman baru yang tentunya sangat menyenangkan. “Suka duka yang dialami merupakan hal yang wajar, terutama saat pendemi Covid-19. Dan kuliah di Unisba Sangat menyenangkan walaupun kondisi saat pandemi Covid-19 saat itu perkuliahan tetap berjalan maksimal sehingga tidak mengurangi ilmu yang didapatkan,” ungkapnya. Tidak hanya aktif di perkuliahan saja, Nu'man juga pernah mengikuti beberapa organisasi di Unisba yakni sebagai anggota di Badan Operasional Mentoring-Pendidikan Agama Islam dan pernah juga diamanahi dalam mementor BTAQ (Baca Tulis Al Qur'an). Prestasi non akademik pun tercatat pernah Nu'man peroleh selama menjadi mahasiswa Unisba yakni sebagai Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur'an / MHQ dalam Musabaqah (Perlombaan) Tilawatil Qur'an (MTQ) Unisba 2020. Nu'man pun tak lupa mengungkapkan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya yang keseharianya merupakan wiraswasta makanan ringan atas segala doa, kesabaran, ketekunan, dan ketabahan keduanya meski harus tinggal jauh. “Mereka selalu mendoakan dan mengingatkan untuk bermurojaah agar saya terus belajar dan istiqamah sehingga bisa tetap melaksanakan berbagai aktivitas seakan-akan diawasi orang tua. Termasuk dalam perkuliahan, orang tua selalu memberikan motivasi dan semangat terutama doa dan dukungan. Semoga Allah SWT angkat derajat dan kemuliaan mereka di dunia terlebih lagi di akhirat kelak,” ucapnya. “Saya dan teman-teman seangkatan menjadi orang yang paling Bahagia karena dapat menyelesaikan Strata 1. Saya berpesan kepada diri dan teman-teman untuk tetap selalu rendah hati dan jangan merasa ini adalah akhir semua perjuangan kita. Bahwasannya ini masih tahap awal. Semoga bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Semoga bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya sampai ke puncak akademik/gelar yang tersedia saat ini,” tutupnya.*** 36 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H


Mahasiswa Fakultas Dakwah Terpilih Jadi Duta Genre Jawa Barat 2023 WARTA UNISBA (WU)-Salah satu mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Unisba Angkatan 2023 menunjukkan prestasi terbaiknya. Ia adalah Ananda Hierofani Ahmad terpilih menjadi Duta Generasi Berencana (Genre) Jawa barat 2023 yang mewakili Kabupaten Garut dan berhasil menjadi terbaik dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Ia diumumkan sebagai Juara 1 Putra pada Grand Final Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Genre Jawa Barat di Harris Convention Center Kota Bandung, pada Rabu (29/11/2023). Dilansir dari website https://jabar.bkkbn.go.id/, Ananda juga menyandang prestasi ini bersama dengan Juara 1 Putri, Nasywa Nayla Fitriyani yang mewakili Kota Cimahi. Keduanya akan mewakili Jawa Barat pada ajang serupa tingkat nasional yang akan dihelat di Semarang, Jawa Tengah, pada Desember 2023 mendatang. Mereka juga resmi bertugas sebagai ujung tombak Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat dalam mengampanyekan program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR), melalui pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan (PUP). Ananda mengikuti ajang ini setelah sebelumnya terpilih menjadi Duta Genre Kabupaten Garut 2023. Menurutnya, perolehan prestasi ini merupakan hasil dari upayanya yang optimal dan maksimal dari setiap proses yang dijalankan selama proses karantina hingga Grand Final. “Saya menikmati setiap proses perjalanan penyeleksian karena di karantina itu tidur jam 1 malam dan harus bangun jam 4 pagi karena diselingi dengan tarian opening dance dan manner yang dinilai dari segi sikap, berbicara, dan keramahan. Pada proses tersebut saya berusaha untuk memaksimalkannya. Dan optimis ketika masuk di 3 besar dan Alhamdulillah bisa dapat juara 1,” ungkapnya. Ia yang bercita-cita menjadi motivator ini mengaku jarak yang yang harus di tempuh dari Kota Bandung ke tempat tinggalnya di Malangbong Kabupaten Garut selama 2-3 kali seminggu untuk melakukan pembianaan dalam mempersiapkan keikutsertaannnya dalam ajang tersebut menjadi suatu tantangan. Namun karena semangat dan tekadnya, serta dukungan dari Dinas terkait membuat tantangan tersebut bukan menjadi penghalang baginya untuk terus mengoptimalkan berbagai proses yang dijalaninya dan membuahkan hasil yang membanggkan. “Terkadang saya merasa lelah karena harus pulang pergi BandungGarut, tapi disamping itu semua saya memaksimalkan dari setiap prosesnya dan Alhamdulillah berhasil. Pada intinya semangat dan tekad dalam diri itu sangat penting untuk menunjang beraktifitas walaupun terkendala dengan jarak tapi saya bisa memaksimalkan dan mengoptimalkannya dengan baik asal tekadanya kuat dan semangatnya ada,” ujarnya. Ananda yang aktif sebagai anggota di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Unisba ini menuturkan, capaian prestasi ini juga ditunjang pemantasan diri dengan memperbaiki diri untuk dapat mencapai apa yang dicita-citakannya. Harapannya, melalui prestasi ini bisa menjadi pintu pertama baginya saya untuk pertumbuhan dan pengembangan diri kedepannya dan juga membuka peluang-peluang, terkhusus sebagai mahasiswa baru menjadi new benning without limit, memuali sesuatu yang baru tanpa batas. “Jadi ini pintu pertama, harapannya untuk membuka peluangpeluang saya untuk beraktiftas khususnya di kampus, juga bisa memberikan kontribusi dan berdampak. Diamping itu juga bisa menginspirasi seluruh remaja di Provinsi Jawa Barat khususnya di Unisba,” pungkasnya. *** Mahasiswi Fikom Unisba Terpilih Jadi Juara I Duta Baca Tingkat Kota Bandung 2024 WARTA UNISBA (WU)-Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) Angkatan 2021, Rizki Anggita Dewi dinobatkan sebagai Juara 1 Duta Baca Tingkat Kota Bandung tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung. Grand Final yang kegiatannya mengusung tema 'Digitalization of Society 5.0' ini dilaksanakan di Aula Lantai-3 Disarpus Kota Bandung, pada Rabu (21/2/2024). Perempuan yang akrab disapa Gita ini mengaku senang dan tidak menyangka atas tercapainya prestasi ini. “Alhamdulillah Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 37


ternyata tidak sia-sia yang sudah dilakukan selama ini dengan membagi waktu untuk ini itu, dan bisa memperoleh hasil yang maksimal. Meski awalnya sempat berekspetasi hanya dapat juara harapan 1 atau 3 saja,” ujarnya. Gita mengungkapkan bahwa tantangan utama selama mengikuti ajang ini adalah pengaturan waktu yang baik. “Selama seleksi berbarengan dengan UAS sehingga tahap administrasinya saya bagi-bagi waktu antara fokus UAS dan fokus untuk melengkapi syarat-syarat administrasi. Ditambah sebelum grand final juga sempat mengurus paspor ke Cirebon. Pergi jam 5:30, nyampe Bandung lagi sekitar jam 13:00, dan lanjut gladi resik di Disarpus sampai sekitar jam 21:30. Jadi manajemen waktunya sangat dibutuhin dengan memaksimalkan kegiatan yang sedang dihadapi,” terangnya. Perempuan yang aktf sebagai Mitra Perpustakaan Unisba dan sebagai relawan pengajar di Odesa Indonesia ini berharap dengan Amanah juara 1 ini bisa lebih terjun ke masyarakat terutama dilingkungan tempat tinggalnya baik di Kelurahan maupun Kecamatan. Disamping itu juga dapat memperoleh kesempatan untuk berkolaborasi dengan komunitas lokal atau Non Govermental Organization (NGO). “Karena selama ini pun dari semester awal kuliah saya tertarik untuk kegiatan NGO lokal. Makanya dengan ini saya berharap bisa terus lebih memaksimalkan kolaborasi bersama NGO, komunitas lokal, dan dengan aparat pemerintah setempat juga,” ujarnya. Selanjutnya, Gita akan mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Duta Baca Kota Bandung selama satu tahun kedepan dengan melakukan berbagai projek sosial di Kota Bandung.*** 38 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H Mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan FEB Unisba Raih Prestasi di Ajang Nasional WARTA UNISBA (WU)-Dua orang mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unisba Angkatan 2023 berhasil memperoleh prestasi di tingkat nasional. Keduanya adalah Fariha Salma Anabila yang meraih Juara 1 Lomba Poster Creative Desain Challenge dalam rangka Program Kerja GenBI QRIS yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, dan Cindy Kristika yang meraih Medali Perak di Ajang Olimpiade Sains Tingkat Nasional bertajuk Kejuaraan Sains Nasional Puskanas (KNSP) 2023 beberapa waktu lalu. Ketika keduanya diwawancara, Fariha dan Cindy mengaku sempat tidak berekspetasi, tidak menyangka, dan pesimis bisa meraih prestasi tersebut. Hasil yang mereka peroleh pun sebanding dengan upaya dan usaha yang dilakukan dengan membawa pulang medali dan piagam. Keduanya pun mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi selama mengikuti perlombaan. Fariha yang berasal dari Tasikmalaya menuturkan, tantangan yang dihadapinya adalah di device karena perlombaannya dilaksanakan secara online menggunakan Handphone. “Kendala di Handphone kadang habis baterai, ditambah mendaftar di akhir pendaftaran gitu,” ungkapnya. Fariha mengungkapkan bahwa dengan kepiawaiannya di bidang gambar dan seni, di perlombaan tersebut ia memanfaatkan aplikasi ibis Paint X. “Karena kebanyakan peserta menggunakan template dari Canva. Saya mau beda dari yang lain, dan akhirnya bikin karakter, desain dan gambar sendiri dengan ibis Paint X,” katanya. Sedangkan Cindy yang berasal dari Kabupaten Bandung mengungkapkan kesulitan saat mengikuti lomba tersebut yakni soal dalam Bahasa Inggris. Ia atasi dengan melihat kata kunci disetiap soalnya. Selain itu kesulitan lainnya adalah di soal hitungan, dan hal tersebut mampu diatasinya. Cindy mengatakan, persiapan saat mengikuti lomba hanya mengulang mata kuliah yang dipelajari di perkuliahan saat ini saja. “Ternyata materinya kebetulan saya pelajari di kuliah yaitu Mata Kuliah Makro dan Akuntansi. Jadi tinggal ngeliat dan baca-baca materi perkuliahan. Selain itu juga waktu SMA dulu pernah ikut lomba serupa juga,” katanya. Keduanya berharap kedepannya bisa termotivasi untuk memperoleh kembali prestasi-prestasi lainnya. Mahasiswa Prodi Farmasi FMIPA Unisba Raih Juara 2 Lomba PCC di Ajang Pharmacopeia 2023 WARTA UNISBA (WU)-Mahasiswa Program Studi Farmasi FMIPA Unisba Angkatan 2022, Harry Rachman Ramadhan yang dibimbing oleh dosen Prodi Farmasi FMIPA Unisba, dan apt. Bambang Tri Laksono, S.Farm., M.S.Farm. berhasil meraih juara 2 dalam lomba Patient Counseling Competition (PCC) pada kegiatan Pharmacopeia 2023 yang diadakan oleh Fakulas Farmasi Unpad beberapa waktu lalu. Pharmacopeia 2023 merupakan event seminar dan lomba tingkat nasional yang diselenggarakan tiap tahunnya oleh Fakultas Farmasi Unpad yang terdiri dari lomba Pharmaceutical Counseling Competition (PCC), Compounding Formulasi Sabun, Megition : Parfume Packaging Desain Competition, dan Pharmaceutical Olympiad. Patient Counseling Competition (PCC) sendiri merupakan kompetisi kemampuan peserta dalam memberikan informasi obat kepada pasien berdasarkan studi kasus yang diberikan. Tema kasus yang diusung pada tahun ini yaitu mengenai alergi dan iritasi kulit. Harry mengaku sempat pesimis dalam mengikuti ajang ini karena finalis lainnya lebih senior yakni Angkatan 2020 dan 2021. Namun hal tersebut tidak menjadikannya patah semangat karena terus dibimbing oleh dosennya. Ia juga mengungkapkan tantangan lain yang dihadapinya selama mengikuti perlombaan yaitu kemampuan komunikasi yang harus diasah. “Karena saya introvert jadi untuk berinteraksi dan ngobrol langsung sama pasien itu agak susah. Saya terus menerus Latihan setiap hari bahkan dengan kaca/cermin untuk mengasah komunikasinya biar lancar pas final,” ujarnya. Harry yang aktif sebagai anggota Hima Farmasi ini menuturkan bahwa latar belakang mengikuti perlombaan ini karena ingin memperoleh ilmu yang relate dengan mata kuliah yang dipelajari. “Mata kuliahnya membutuhkan skill untuk menganalisis obat yang dibutuhkan pasien seperti apa saja, cara kerjanya bagaimana, dan efek sampingnya seperti apa. Juga ingin mengasah skill komunikasi, serta menambah assignment diri untuk personal branding,” ungkapnya. Harapannya dengan prestasi yang diperolehnya ini dapat mendorong mahasiswa lain untuk mengikuti lomba sehingga bisa membanggakan kampus.*** Pesan mereka agar mahasiswa lain bisa meraih berbagai prestasi yaitu agar mengenali passion, minat dan bakat untuk menekuni dan mengikuti perlombaan dengan tidak malu dan takut. Selain itu juga agar keluar dari zona nyaman dengan mengembangkan skill. ***


Edisi Idul Fitri 1445 H warta unisba 39 LPPM Kerjasama dengan PPI Turkiye, LPPM Unisba Selenggarakan Kuliah Umum 'Adaptasi Budaya dan Kesehatan Mental' WARTA UNISBA (WU)-Pusat Kajian Asia Pasifik dan Timur Tengah (PESAT) di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Bandung (LPPM Unisba) bekerjasama dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Turkiye menyelanggarakan Kuliah Umum dengan Tema Adaptasi Budaya dan Kesehatan Mental: Menavigasi Tantangan di Luar Negeri yang dilaksanakan pada Kamis (23/11/2023). Kajian ini dilaksanakan untuk membahas mengenai kemampuan mahasiswa Indonesia di Turkiye untuk dapat beradaptasi dengan budaya setempat, juga dibahas di dalamnya urgensi menjaga Kesehatan mental dalam Upaya mendapat kehidupan yang aman dan nyaman di luar negeri sehingga mampu berprestasi dalam dunia akademik. Tujuan dilaksanakannya kuliah umum ini adalah untuk membangun kesadaran mahasiswa Indonesia di Turki yang tergabung dalam PPI tentang Kesehatan, baik fisik maupun mental, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan di luar negeri yang sangat jauh berbeda dengan lingkungan di Indonesia, baik dari segi budaya, bahasa, dan kompetisi di dunia Pendidikan. Ketua LPPM Unisba, Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum. dalam sambutannya menyebutkan bahwa Unisba sebagai Perguruan Tinggi yang memiliki moto 3M (Mujahid – Pejuang, Mujtahid – Peneliti, dan Mujaddid – Pembaharu) sangat siap membantu dan mendukung kebutuhan mahasiswa Indonesia di Turkiye dari segi pene liti an dan pengabdi an kepada Masyarakat, salah satunya dalam melaksanakan kuliah umum bagi para mahasiswa Indonesia di Turkiye. Beliauy melanjutkan bahwa Unisba yang memiliki 33 Prodi dan 10 Fakultas dengan dosen dan peneliti yang pakar di bidangnya masing-masing, siap membantu dan mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh PPI Turki. Narasumber yang hadir dalam webinar kali ini ialah Dr. Yuli Aslamawati, M.Pd. Psikolog, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung. Yuli menyampaikan bahwa terdapat masalah umum yang biasa dihadapi oleh mahasiswa Indonesia yang sedang melaksanakan studi di Luar Negeri, di antaranya ialah: Rindu kampung halaman, permasalahan bahasa, karena terdapat perbedaan antara bahasa baku yang biasa dipelajari di kelas dan bahasa “gaul” yang digunakan sehari-hari, culture shock: yaitu perubahan budaya yang tiba-tiba. Mulai dari makanan, kebiasaan, ritual, cara berpakaian, transportasi, dan gaya berbicara, merasa takut dan khawatir tertinggal dalam studi, dan krisis keuangan. Yuli melanjutkan, untuk dapat menangani berbagai masalah tadi, setiap mahasiswa harus memliki daya “Resilience” yaitu sebuah proses, kapasitas, atau hasil adaptasi individu yang berhasil menghadapi suatu tantangan atau keadaan yang mengancam. “Resilience yang dibutuhkan oleh para mahasiswa Indonesia di Turkiye adalah Resilience Akademik. Cassidy mendefinisikan resiliensi akademik sebagai kemampuan untuk tetap bertahan dan m e n i n g k a t k a n ke b e rh a s i l a n d a l a m menyelesaikan Pendidikan meskipun dihadapkan dengan kesulitan,” ujarnya. Di Akhir materinya, ia memberikan beberapa tips dan kiat untuk mampu memiliki daya resiliensi di bidang akademik, yaitu, pertama, harus difahami bahwa culture shock dapat menyebabkan frustasi, anxiety, dan homesick, sehingga setiap orang harus memiliki tempat dan teman untuk berbagi, kedua, tetap aktif dan menyibukkan diri secara proporsional dalam kelompok atau sendiri, ketiga, perlu terhubung dengan orang-orang terutama dengan sesame mahasiswa yang merasakan hal yang sama dan memperluas pertemanan di lingkungan yang baru, keempat, mengatasi kendala bahasa dengan terus berusaha berada di lingkungan pertemanan untuk membiasakan diri mengenal dan memahami penerapan frasa slang yang popular, dan terakhir, mengatur ekspektasi prestasi akademik. Mahasiswa Indonesia yang studi di Luar Negeri merupakan aset Bangsa yang sangat dinantikan peran dan kiprahnya di Masyarakat, ilmu dan pengalaman yang didapat di luar negeri sangat dibutuhkan untuk kemajuan dan kemakmuran kehidupan Bangsa, oleh karena besarnya harapan yang dipikul oleh mahasiswa Indonesia di Luar Negeri, mereka harus merasa aman dan nyaman Ketika melaksanakan studi, sehingga mampu membekali dirinya dengan berbagai ilmu dan pengetahuan yang akan bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa. ***


40 warta unisba Edisi Idul Fitri 1445 H Kepala Pusat kajian Islam LPPM Unisba jadi Narasumber di Program Berkah Ramadhan BPRS HIK Parahyangan 2024 WARTA UNISBA (WU)-Kepala Pusat Kajian Islam dan Kemasyarakatan LPPM Unisba sekaligus Dosen Fakultas Syariah Unisba, Dr. Panji Adam Agus Putra, S.Sy., M.H., menjadi narasumber Program Berkah Ramadhan BPRS HIK Parahyangan 2024 melalui talkshow dengan tema: ”Seputar Mengelola Keuangan Secara Syariah di bulan Ramadhan”. Kegiatan ini dilaksanakan secara live streaming melalui instagram dan tiktok BPRS HIK Parahyangan, pada Jumat (15/3/2024) pukul 16.00-17.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut Dr. Panji mengatakan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan bulan kedermawanan, oleh karena itu bulan Ramadan diberi nama dengan nama syahrul jud. “Maka secara otomatis tatkala kita memasuki bulan suci Ramadhan maka alangkah baiknya memanfaatkan momen berkah tersebut untuk banyak berbagi dan menumbuhkan jiwa sosial. Para ulama berpendapat bahwa kesungguhan seseorang dalam beribadah di bulan suci Ramadhan adalah melakukan ibadah dalam bentuk finansial atau ibadah dengan harta seperti zakat, infak, sedekah dan wakaf,” katanya. Ia pun membeberkan tips dalam merencanakan keuangan selama bulan suci Ramadhan yaitu membuat rencana keuangan dengan mengutamakan kebutuhan, bukan keinginan. “Kelompokkan pengeluaran antara bulan Ramadan dengan hari raya, buat daftar menu sahur dan berbuka,” ujarnya. Menurutnya, secara ilmu syariah yang perlu diperhatikan dalam membuat serta pengelolaan keuangan di bulan suci Ramadhan yaitu dengan mengalaokasikan anggaran untuk ibadah harta seperti zakat, infak dan sedekah, tidak melakukan perbuatan israf (berlebih-lebihan) dalam mengkonsumsi, dan menghindari transaksi hutang-piutang kecuali dalam kondisi sangat darurat serta meggunakan produk-produk syariah seperti keuangan syariah. Lebih lanjut Dr. Panji menuturkan, di bulan suci Ramadhan ini yang perlu diperhatikan adalah menanamkan serta mengaplikasikan nili-nilai sosial dan kedermawanan sehingga Ra m a d h a n p e n u h d e n g a n m a k n a sebagaimana dipraktikan langsung oleh Rasulullah SAW yang merupakan sosok pribadi yang jud (dermawan). ”Akan tetapi tatkala memasuki bulan suci Ramadhan, Rasulullah SAW meningkatkan jiwa kedermawanan dan hal itu juga diikuti oleh para sahabatnya. Dengan demikian, Ramadhan yang dilalui penuh dengan keberkahan dari Allah SWT,” pungkasnya. (Intan Nurrachmi) Rutinitas Kajian Islam di LPPM Unisba Sebelum Aktifitas Kerja di Bulan Ramadhan 1445 H WARTA UNISBA (WU)-Bulan suci Ramadhan merupakan bulan diturunkannya rahmat Allah bagi hambanya, maka hendaknya kita mampu memanfaatkan bulan ini dengan sebaikbaiknya sehingga mampu memaksimalkan kegiatan yang positif di bulan Ramadahan ini. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unisba melaksanakan kegiatan rutin melalui kajian Islam ini berlangsung intens setiap hari sebelum melaksanakan aktivitas bekerja pada bulan suci Ramadhan 1445 H. Kegiatan ini diiisi oleh seluruh jajaran struktural Pimpinan, masing-masing Kepala Bidang beserta jajaranya, para Kepala Pusat dan Tendik LPPM Unisba secara bergiliran setiap hari, hal ini dilakukan sebagai media untuk latihan dan untuk meningkatkan pemahaman tentang agama juga meningkatkan kualitas nilai-nilai spritual agar Ibadah puasa di tahun ini lebih bermutu dan berkualitas sebagai kegiatan amaliah seharihari. Kegiatan rutin kajian Islam ini diinisiai oleh Ketua LPPM Unisba Ibu Prof.Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum dengan arahan pada isi kajian Islam ini berupa kegiatan tadarus bersama-sama kemudian dilanjutkan dengan kultum (sharing session). Dengan harapan dari kegiatan ini menjadi syiar Islam dan mampu meningkat silaturahmi (ukhuwah Islamiyah) di lingkungan kerja LPPM Unisba. (Intan Nurrachmi)


Click to View FlipBook Version