The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by irfanprasetyo12, 2022-11-28 20:46:57

BOOK 1

Bulutangkis

MATERI AJAR

LET'S
PLAY
LITERACY

BULUTANGKIS
MENENGAH PERTAMA

SMP NEGERI 40
SAMARINDA

PENDIDIKAN JASMANI,KESEHATAN, DAN OLAHRAGA

PERMAINAN
BULU TANGKIS

Sejarah

Perminanan bulu tangkis kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000
tahun lalu, tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Cina. Nenek
moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang

melibatkan penggunaan kok, tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi
dengan kaki.

Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah
selama mungkin tanpa menggunakan tangan. Di Inggris sejak zaman pertengahan,
permainan anak-anak yang disebut battledores dan shuttlecocks sangat populer.
Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (battledores) dan
bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya menyentuh
tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada
tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini. Penduduk
Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat Cina, dan Siam
(sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera
menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.

Olahraga kompetitif bulu tangkis ditemukan oleh petugas Tentara
Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan
memainkannya secara kompetitif. Oleh sebab itu Kota Pune dikenal sebelumnya
sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.
Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an.

Olahraga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah
pamlet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul “Badminton
Battledore - a new game” (“Battledore bulu tangkis - sebuah permainan baru”).
Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton
House), estat Duke of Beaufort’s di Gloucestershire Inggris. Rancangan peraturan
yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi bulu tangkis
Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi
pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England. Bulu tangkis menjadi sebuah
olahraga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat
ini mendominasi olahraga ini, dan di negara-negara Skandinavia.

Induk organisasi International Badminton Federation (IBF) didirikan pada tahun
1934 dan mencatat Inggris, Irlandia, Skotlandia, Wales, Denmark, Belanda, Kanada,
Selandia Baru, dan Prancis sebagai anggota-anggota pelopornya. India bergabung
sebagai ailiat pada tahun 1936. Pada IBF Extraordinary General Meeting di Madrid,
Spanyol, September 2006, usulan untuk mengubah nama International Badminton
Federation menjadi Badminton World Federation (BWF) diterima dengan suara
bulat oleh seluruh delegasi yang hadir ( 206 delegasi) .

Olahraga ini menjadi olahraga Olimpiade Musim Panas di Olimpiade Barcelona
tahun 1992. Indonesia dan Korea Selatan sama-sama memperoleh masing-masing
dua medali emas tahun itu. Olahraga yang sudah berumur ribuan tahun baru masuk
Olimpiade tahun 1992. Kini permainan bulu tangkis sudah dikenal di seluruh dunia.
Pemain perlu dibekali dengan prinsip dasar yang baik. Pemain yang memiliki prinsip
dasar yang baik dalam bermain cenderung dapat bermain dengan baik.

A. Gerak Spesiik Pukulan Permainan Bulu Tangkis

1. Gerak Spesiik Servis Panjang Forehand

12 3

Tahapan Pembelajaran
(1) Posisi awal: raket dipegang dengan posisi forehand, berdiri sikap melangkah

dan bola dipegang sebatas pinggang, berat badan pada kaki belakang dan
tangan yang memegang raket di belakang.
(2) Gerakan : pindahkan berat badan ke depan bersamaan raket diayun ke depan
ke arah jatuhnya bola, kontak raket dengan bola pada ketinggian lutut.
(3) Akhir gerakan: raket mengarah ke atas lurus dengan arah gerakan bola.
Pinggul dan bahu diputar ke depan, pandangan mengikuti arah bola, arah
bola melambung tinggi dan jauh.

2. Gerak Spesiik Servis Pendek Forehand

1 23

Tahapan Pembelajaran
(1) Posisi awal: raket dipegang dengan posisi kaki siap melangkah prinsip

dasar pegangan forehand, bola dipegang di depan, setinggi pinggang, berat
badan bertumpu pada kaki belakang, posisi tangan yang memegang raket di
belakang.
(2) Gerakan: pindahkan berat badan ke kaki depan bersamaan lengan yang
memegang raket diayun ke depan ke arah jatuhnya bola, kontak raket
dengan bola pada ketinggian paha dengan gerak raket mendorong bola, arah
bola bergerak rendah di atas net.
(3) Akhir gerakan: raket mengarah ke atas lurus dengan gerakan bola, pinggang
dan bahu diputar ke depan dan berat badan pada kaki depan. Pandangan
mengikuti arah gerak bola, bola jatuh dekat garis servis.

B. Gerak Spesiik Pengembalian Pukulan Servis

1. Gerak Spesiik Pengembalian Servis Panjang (pada Permainan Tunggal)

1 234

Tahapan Pembelajaran
(1) Posisi awal: berdiri sikap melangkah sekitar 5 - 6 cm di belakang garis servis

pendek dan sekitar 3 cm dari samping garis tengah lapangan. Berat badan
bertumpu pada kaki depan. Raket dipegang di atas samping kepala (posisi
siap menerima servis). Pandangan tertuju pada bola yang akan dipukul
servis.
(2) Gerakan: apabila lawan (yang melakukan servis) melakukan servis tinggi
ke bagian belakang lapangan, bergeraklah mundur ke arah garis belakang,
pindahkan berat ke depan dan pukul bola dengan prinsip dasar pukulan
forehand.
(3) Akhir gerakan: pindahkan berat badan ke depan, pandangan mengikuti arah
gerak bola.

2. Gerak Spesiik Pengembalian Servis Pendek (pada Permainan Ganda)

21

Gambar 2.21 Prinsip dasar pengembalian servis pendek (pada permainan ganda).

Tahapan Pembelajaran
(1) Posisi awal: berdiri sikap melangkah ± 1 - 3 cm di belakang garis servis

pendek. Berat badan tertumpu pada kaki depan. Raket dipegang di atas
samping kepala (posisi siap menerima servis). Padangan tertuju pada bola
yang akan di servis.
(2) Gerakan: jika lawan melakukan servis rendah, bergerak ke depan garis
servis pendek dengan kepala raket menghadap ke atas, bola dapat diarahkan
dengan cara didorong ke tengah lapangan, dipukul drive lurus ke kotak
pojok lapangan, dipukul drop menjauhi pemain yang melakukan servis,
didorong ke arah pemain pada bagian forehand atau didorong ke arah
pemain yang melakukan servis.
(3) Akhir gerakan: pindahkan berat badan ke depan, pandangan mengikuti
arah gerak bola.

D. Variasi Gerak Spesiik Permainan Bulu Tangkis

Variasi pembelajaran bulu tangkis adalah melakukan satu bentuk gerakan gerak
spesiik dengan berbagai cara, seperti melakukan gerak spesiik pukulan forehand
bola di tempat, sambil bergerak maju-mundur, dan bergerak menyamping, baik
secara perorangan maupun berpasangan.

Akhir dari pembelajaran variasi gerak spesiik ini adalah untuk meningkatkan
pengetahuan, keterampilan penanaman nilai disiplin, menghargai perbedaan,
tanggung jawab, dan kerja sama. Berikut bentuk pembelajarannya.


Click to View FlipBook Version