The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

dalam E-book ini berisi tentang mekanisme penggunaan media WhatsApp dalam pembelajaran daring serta fitur-fitur yang memudahkan pembelajaran daring

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by asyuramadinah, 2021-01-19 23:09:50

Media Pembelajaran Daring Via WhatsApp Beserta Fitur-Fiturnya

dalam E-book ini berisi tentang mekanisme penggunaan media WhatsApp dalam pembelajaran daring serta fitur-fitur yang memudahkan pembelajaran daring

Keywords: whatsapp

 

Makalah Simulasi Digital 

Kelompok 5 
Nama anggota


• Asyura Indah Madinah (10) 
• Dewi Praswati Handayani (17) 
• Dilla Zahrah Syawaliani (18) 
• Elyfa Anum (21))​  
 

X BDP 1 

 
 

 

Materi 
​"Media Pembelajaran Daring 
Berbasis WhatsApp​ B​ eserta 

Fitur-fiturnya" 
 

 

 

 

WhatsApp Messenger adalah aplikasi pesan 
untuk ponsel cerdas. WhatsApp Messenger 
merupakan aplikasi pesan lintas platform yang 
memungkinkan kita bertukar pesan tanpa pulsa, 
karena WhatsApp Messenger menggunakan 
paket data internet. 

 

 
WhatsApp sebagai salah satu media sosial yang 
paling berpengaruh dan banyak digunakan oleh 
masyarakat di Indonesia.  
 
Para siswa baik dari pendidikan formal maupun 
non formal di Indonesia pada era digital ini sudah 
menggunakan aplikasi ini dalam aktivitas 
keseharian mereka baik di sekolah maupun di 
luar sekolah. Sehingga para siswa tidak banyak 
mengalami kesulitan dalam mengikuti 
pembelajaran jarak jauh yang diberikan oleh 
guru melalui aplikasi WhatsApp ini dibanding 
menggunakan aplikasi lainnya.  
 
Guru hendaknya lebih mengoptimalkan 
penggunaan media ini agar lebih sistematis, 
edukatif dan interaktif. Hal ini bisa dilakukan oleh 
guru dengan membuat e-modul atau membuat 
video maupun audio pembelajaran yang menarik 
bagi siswa terlebih dahulu. 
 
Media WhatsApp grup digunakan oleh lembaga 
pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari 
SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK dan perguruan 
tinggi. Para pendidik harus memberikan 
pengajaran dengan konsep baru, serta cara jitu 

 

dalam mengontrol para peserta didik melalui 
WhatsApp grup kelas yang dibuat oleh wali kelas. 
 
Pada jenjang SD/MI, interaksi guru dan siswa 
terjadi dalam WhatsApp biasanya guru 
cenderung memberikan tugas kepada siswa 
terkait aktivitas membaca dan menghitung. 
Sebab pada kurikulum 2013 jenjang SD/MI 
memiliki sistem pembelajaran berbasis TEMATIK 
yang integral memadukan berbagai mata 
pelajaran yang memiliki tema sama. Diusianya 
yang masih anak-anak, biasanya guru akan 
memberitahukan kepada orang tua siswa melalui 
WhatsApp grup kelas yang beranggotakan para 
wali murid dan wali kelas yang bersangkutan. 
Dalam penugasan guru biasanya menyuruh 
siswa untuk mengisi berbagai pertanyaan atau 
latihan soal yang terdapat dalam buku cetak 
TEMATIK. Untuk pengumpulan tugas guru 
menyuruh dikumpulkan dengan difoto, yang 
kemudian dikirim ke WhatsApp grup kelas. 
 
Pada jenjang SMP/MTs dan SMA/MA/SMK juga 
menggunakan WhatsApp sebagai media 
pembelajaran. Guru biasanya akan memberikan 
materi dan penjelasan melalui WhatsApp grup 
kelas yang dibuat oleh wali kelasnya. Guru juga 

 

mengirimkan materi pelajaran dalam bentuk 
misalnya video, pesan suara (voice note), atau 
berupa file (power point atau ms. word). Untuk 
penugasan guru biasanya menyuruh siswa 
melakukan atau membuat sesuatu yang kreatif 
dengan menggunakan media online. Serta 
pengumpulan tugas melalui Google Classroom 
atau mengirim tugas melalui chat WhatsApp ke 
guru yang bersangkutan. 
 
Pada jenjang perguruan tinggi pembelajaran 
dilakukan melalui WhatsApp grup. Dengan 
menggunakan WhatsApp grup interaksi 
mahasiswa dan dosen akan lebih mudah. Dalam 
penggunaannya pun mahasiswa sudah sangat 
paham dan hampir semua mahasiswa 
mempunyai smartphone. Pemberian materi dan 
penjelasan oleh dosen biasanya dilakukan 
dengan mengirim pesan suara (voice note), 
mengirim file (power point atau ms. word), dan 
lain sebagainya. Sedangkan, untuk 
penugasannya sendiri dosen lebih merujuk pada 
kemandirian mahasiswa, yaitu seperti membuat 
video, menulis artikel atau jurnal, dan lain 
sebagainya yang bersifat kreatif serta inovatif 
yang mampu memperbanyak pengetahuan 
baru. 

 

 
 

Mekanisme Penggunaan Media 
WhatsApp Dalam Pembelajaran 
Daring 
 

Mekanisme penggunaan media WhatsApp 
dalam pembelajaran daring sangat sederhana. 
Setiap pagi guru memberikan materi 
pembelajaran dan tugas untuk siswa yang 
dibagikan melalui grup WhatsApp orang tua. 
Materi dan tugas yang diberikan tentunya 
disesuaikan dengan jadwal hari itu. Guru 
menganalisis kompetensi dasar (KD) mana saja 
yang mestinya diberikan pada hari itu. Jadi, guru 
tidak mengubah jadwal pelajaran, hanya caranya 
saja yang berbeda. Dengan demikian, 
pembelajaran akan berjalan seperti saat di kelas 
dan target kurikulum dapat terpenuhi. 
 
•Setiap pagi guru memberikan materi 
pembelajaran dan tugas untuk siswa yang 
dibagikan melalui grup WhatsApp.  
•Materi dan tugas yang diberikan tentunya 
disesuaikan dengan jadwal hari itu.  

 

•Guru menganalisis kompetensi dasar (KD) mana 
saja yang mestinya diberikan pada hari itu. Jadi, 
guru tidak mengubah jadwal pelajaran, hanya 
caranya saja yang berbeda. Dengan demikian, 
pembelajaran akan berjalan seperti saat di kelas 
dan target kurikulum dapat terpenuhi. 
 

Ada Beberapa Fitur WhatsApp 
yang memudahkan dalam 
Pembelajaran Daring 

 
1. Pesan sementara adalah pesan sementara yang 
dapat hilang dalam 7 hari. Fitur ini 
memungkinkan pengguna dapat mengirim 
pesan yang sifatnya hanya sementara dan akan 
hilang secara otomatis dalam waktu tertentu. 
WhatsApp mengatakan, fitur ini hadir untuk 
memberi kemudahan pengguna apabila mereka 
tidak ingin menyimpan pesan dalam jangka 
waktu lama. 
Pesan yang bisa hilang otomatis itu hanya 
tersedia di chat antar pribadi maupun grup. Tapi 
pada chat grup hanya admin yang bisa 
mengaktifkan fitur pesan sementara itu. Untuk 
mendapatkan fitur tersebut Anda bisa mengecek 
pembaruannya di PlayStore atau AppStore. 

 

 
2. Mengirim pesan teks tanpa batasan 
 
3. Mengirim foto dari galeri atau dari kamera 
smartphone 
 
4. Store management yaitu dapat memudahkan 
pengguna untuk mengidentifikasi, meninjau, dan 
menghapus sejumlah konten atau file pada 
aplikasi sehingga dapat menghemat memori 
penyimpanan. Fitur ini juga dapat mengurutkan 
dokumen berdasarkan ukuran file, mulai dari 
yang paling besar hingga paling kecil. Sebelum 
dihapus secara permanen, pengguna bisa 
melakukan preview terlebih dahulu. Cara untuk 
mengakses Storage Manager cukup mudah yaitu 
lewat membuka menu Settings lewat tombol 
tiga titik vertikal di kanan atas, kemudian 
memilih "storage and data", lalu "manage 
storage". 
 
5. Mute selamanya 
sebelumnya WhatsApp hanya bisa membisukan 
atau mute pesan di grup paling lama setahun. 
Tapi dengan Whatsapp terbaru versi 2.20.201.23 
pengguna bisa membisukan pesan grup 
selamanya. Caranya hanya cukup dengan 

 

meng-klik ikon titik tiga pada percakapan yang 
ingin dibisukan. Selanjutnya pilih "mute 
notification" dan kemudian pilih "always". 
 
6. Dapat mengirim video 
 
7. Bisa mengirimkan berkas-berkas kantor atau 
yang lainnya dengan format bebas 
 
8. Cari file secara spesifik Dengan Whatsapp versi 
2.20.200.22, pengguna bisa mendapatkan fitur 
yang dapat memudahkan pencarian pesan 
WhatAapp. Hal itu karena pencarian dilakukan 
berdasarkan jenis file-nya. Dikutip dari WhatsApp, 
caranya yaitu dengan meng-klik "search" di 
bagian atas. 
 
Lalu akan muncul beberapa ikon yang bisa dipilih 
yaitu foto, link, audio, GIF, video, dan dokumen. 
Anda tinggal meng-klik jenis file yang ingin Anda 
cari, misalnya foto. Lalu Anda mengetik kata 
kunci terkait foto yang akan Anda cari itu. 
 
9. Menelepon melalui suara, termasuk mengirim 
pesan suara Anda atau voice note yang dapat 
didengarkan oleh penerima setiap saat selagi 
pesan belum ditarik oleh pengirim. 

 

 
10. Video call 50 orang 
Fitur video call WhatsApp hingga 50 orang 
peserta bisa dilakukan di WhatsApp versi web, 
yaitu https://web.whatsapp.com/ Cara melakukan 
video call WhatsApp untuk 50 orang adalah 
dengan mengakses laman tersebut, lalu pilih 
menu titik tiga di kanan atas. Setelah itu klik 
menu "create a room". 
 
Anda akan melihat pop up pemberitahuan untuk 
melanjutkan ke halaman Messenger Facebook. 
Anda bisa memilih opsi "lanjutkan dengan 
messenger" untuk memulai panggilan video. 
Nantinya Anda akan dibawa ke halaman baru 
untuk login Facebook. Untuk login, masukkan 
email dan kata sandi Facebook. Setelahnya Anda 
akan ditunjukkan ke halaman yang menyediakan 
link khusus yang dapat disalin untuk 
mengundang pengguna lain. 
 
11. Bisa share location (berbagi lokasi) kita 
memanfaatkan GPS. 
 
 

 

Kekurangan dan Kelebihan 
WhatsApp dalam Pembelajaran 
Daring 
 

Kelebihannya seperti : 
 
1. mudah digunakan  
 
2. efisien waktu dan biaya 
 
3. bisa mengirimkan file, gambar atau foto 
 
4. guru maupun siswa bisa dengan mudah 
mengulang ulang materi pembelajaran melalui 
HP 
 
5. siswa bisa berkonsultasi jika menghadapi 
kesulitan dalam mengerjakan tugas dan masih 
banyak lagi tentunya 
 
Adapun beberapa kekurangan seperti : 

 

1. Keterbatasan akses internet 
 
Salah satu kekurangan metode pembelajaran 
e-learning adalah terbatasnya akses internet. Jika 

 

Anda berada di daerah yang tidak mendapatkan 
jangkauan internet stabil, maka akan sulit bagi 
Anda untuk mengakses layanan e-learning. Hal 
ini tentunya masih banyak terjadi di Indonesia 
mengingat beberapa daerah 3T (tertinggal, 
terdepan, dan terluar) masih belum terjangkau 
akses internet. Selain itu, harga pemakaian data 
internet juga masih dirasa cukup mahal untuk 
beberapa kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini 
menyebabkan kemampuan untuk 
memanfaatkan e-learning masih dianggap 
sebagai suatu keistimewaan. 
 
2. Berkurangnya interaksi dengan pengajar 
 
Beberapa metode pembelajaran e-learning 
bersifat satu arah. Hal tersebut menyebabkan 
interaksi pengajar dan siswa menjadi berkurang 
sehingga akan sulit bagi Anda untuk 
mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai 
materi yang sukar dipahami. 
 
3. Pemahaman terhadap materi 
 
Materi yang diajarkan dalam e-learning direspon 
berdasarkan tingkat pemahaman yang 
berbeda-beda, tergantung kepada kemampuan 

 

si pengguna. Beberapa orang mungkin dapat 
menangkap materi dengan lebih cepat hanya 
dengan membaca, namun ada juga yang 
membutuhkan waktu lebih lama sampai 
benar-benar paham. Bahkan ada juga yang 
membutuhkan penjelasan dari orang lain agar 
dapat memahami materi yang dipelajari. 
 
4. Minimnya Pengawasan dalam Belajar 
 
Kurangnya pengawasan dalam melakukan 
pembelajaran secara daring membuat pengguna 
e-learning kadang kehilangan fokus. Dengan 
adanya kemudahan akses, beberapa pengguna 
cenderung menunda-nunda waktu belajar. Perlu 
kesadaran diri sendiri agar proses belajar dengan 
metode daring menjadi terarah dan mencapai 
tujuan. 
 
5. Sering minta update 
 
WhatsApp adalah aplikasi ini kerap minta 
diupdate. Sebenarnya bukan hanya aplikasi WA 
saja yang minta diupdate. Mayoritas aplikasi di 
android pun juga harus diupdate.  
 

 

Meskipun begitu, Anda juga harus jeli ketika 
WhatsApp meminta untuk diupdate. Anda bisa 
melihat apakah ada fitur terbaru atau hanya 
sekedar update tanpa memberikan efek apapun. 
Jika tidak memberikan penambahan apapun, 
maka Anda tidak perlu memperbarui aplikasi 
Anda tersebut dan tetap menggunakan versi 
lama. 
 
6. Volume data yang cukup besar 
 
aplikasi ini menuntut adanya volume data yang 
cukup besar. Untuk fitur chatting mungkin tidak 
masalah dan tetap akan menghemat kuota Anda. 
Namun ketika Anda kerap menonton video atau 
status WhatsApp yang berupa video. Maka sudah 
tentu kuota Anda akan terkuras banyak jika Anda 
tetap melakukannya. 
 
7. ada beberapa siswa yang menyalahgunakan 
HPnya bukan untuk pembelajaran 
 
8. siswa bisa lupa waktu 
 
9. siswa cenderung kurang fokus pada materi 
yang dibahas 

 


Click to View FlipBook Version