The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Perencanaan pembelajaran dan pembimbingan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ARYANI DELAWATI, 2024-01-13 09:18:00

Dokumen 1.1

Perencanaan pembelajaran dan pembimbingan

• Pembelajaran seni rupa terhubung erat dengan aspek seni maupun bidang ilmu lainnya danmendorong kolaborasi interdisipliner. • Pembelajaran seni rupa memiliki dampak bagi diri peserta didik dan lingkungannya. Kesadaran akan dampak sebuah karya akan mendorong terbentuknya sikap bertanggungjawab. Gambar 1. Lima elemen/domain landasan pembelajaran seni rupa Landasan Pembelajaran Seni Rupa memiliki lima elemen/domain yang mandiri dan berjalanberiringan sebagai kesatuan yang saling mempengaruhi dan mendukung. Setiap elemen bukansebuah urutan atau prasyarat dari elemen lainnya. Masing-masing mampu berdiri sendiri secaramandiri namun memiliki hubungan dalam peran antar elemen : ELEMEN DESKRIPSI Mengalami (Experiencing) Mengarahkan peserta didik untuk mendapatkan pengalaman secara langsung dengan; mengamati, mengumpulkan, dan merekam informasi visual dari kehidupan sehari-hari sebagai sumber gagasan dalamberkarya. Peserta didik mengeksplorasi dan bereksperimen dengan berbagai bahan, alat, dan prosedur dalam menciptakan sebuah karya seni rupa. Menciptakan (Making/Creating) Memotivasi peserta didik untuk menciptakan sebuah karya seni rupa. Merefleksikan (Reflecting) Peserta didik mengevaluasi perkembangan diri, mampu menjelaskan, memberi komentar, dan umpan balik secara kritis atas karya pribadi maupun karya orang lain dengan mempresentasikannya secara runut, terperinci dan menggunakan kosa kata yang tepat. Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically) Peserta didik menggunakan berbagai sudut pandang, pengetahuan dan keterampilan artistik dalam menciptakan sebuah peluang, menjawab tantangan dan menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari. Peserta didik memiliki kebebasan dalam mengeksplorasi dan bereksperimen dengan alat, bahan dan prosedur sehingga menemukan cara mereka sendiri dalam mengembangkan gagasannya. Berdampak (Impacting) Pembelajaran dan karya seni rupa peserta didik diharapkan memiliki dampak positif pada dirinya, lingkungan dan masyarakat serta dapat dipertanggungjawabkan.


CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN SENI RUPA FASE C (KELAS V DAN VI SD/MI/PROGRAM PAKET A) Di akhir fase C, peserta didik mampu menuangkan pengalamannya secara visual sebagai ekspresi kreatif dengan rinci, ditandai penguasaan ruang dengan penggunaan garis horizon dalam karyanya. Diharapkan pada akhir fase ini, proses kreatif dan kegiatan apresiasi peserta didik telahmencerminkan penguasaan terhadap bahan, alat, dan prosedur yang mewakili perasaan dan empati peserta didik. Fase C Berdasarkan Elemen ELEMEN CAPAIAN PEMBELAJARAN Mengalami (Experiencing) Pada akhir fase C, peserta didik mampu mengamati, mengenal, merekamdan menuangkan pengalaman kesehariannya secara visual dengan menggunakan garis pijak dan proporsi. Peserta didik terbiasa menggunakan alat, bahan dan prosedur dasar yang tepat dalam menggambar, mewarnai, membentuk, memotong, dan merekat. Menciptakan (Making/Creating) Pada akhir fase C, peserta didik mampu menciptakan karya 2 atau 3 dimensi dengan mengeksplorasi, menggunakan dan menggabungkan elemen seni rupa berupa garis, bentuk, tekstur dan ruang. Peserta didik mulai menggunakan garis horizon dalam karya 2 dimensi. Selain itu, peserta didik mulai menerapkan keseimbangan dan irama/ritme dalam warna, garis atau bentuk dalam karyanya. Merefleksikan (Reflecting) Pada akhir fase C, peserta didik mampu mengenali dan menceritakan fokus dari karya yang diciptakan atau dilihatnya (dari teman sekelas karya seni dari orang lain atau era atau budaya tertentu) serta pengalaman dan perasaannya mengenai karya tersebut. Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically) Pada akhir fase C, peserta didik secara mandiri secara mandiri menggunakan berbagai prosedur dasar sederhana untuk berkarya dengan aneka pilihan media yang tersedia di sekitar. Peserta didik mulai mengenal alternatif bahan, alat atau prosedur dasar dasar dalam menggambar, mewarnai, membentuk, memotong, dan merekat. Peserta didik mengetahui, memahami dan konsisten mengutamakan faktor keselamatan dalam bekerja. Berdampak (Impacting) Pada akhir fase C, peserta didik mampu menciptakan karya sendiri yang sesuai dengan perasaan, minat atau konteks lingkungannya. Mengetahui, Batam, 10 Juli 2023 Kepala Sekolah Guru kelas 5D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati,S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) TAHUN PELAJARAN 2023 / 2024 Penyusun : Aryani Delawati, S.PD.SD NIP : 198809032009042001 Instansi : SD Negeri 002 Nongsa Mata Pelajaran : PPKN Fase / Kelas : C / V (Lima) Semester : I (Ganjil) NO TUJUAN PEMBELAJARAN UNIT KEGIATAN PEMBELAJA RAN INTERVAL Perlu Bimbingan (0 – 68) Cukup (68 – 78) Baik (79 – 89) Sangat Baik (90 – 100) 1 5.1.1 Peserta didik dapat menunjukkan dan menceritakan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai suatu kesatuan dalam bentuk keimanan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. 5.1.2 Peserta didik dapat menunjukkan dan menceritakan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai suatu kesatuan dalam bentuk keimanan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. 5.1.3 Peserta didik dapat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nilai dan semangat gotong royong yang berkembang di Indonesia. 5.1.4 Peserta didik dapat menelaah kedudukan manusia sebagai UNIT 1 : Pancasila Dalam Kehidupanku 1. Pancasila Dalam Kehidupan ku 2. Pancasila Kebiasaan Hidupku 3. Gotong Royong Adalah Ciri Khas Bangsaku 4. Gotong Royong Dalam Tolong Menolo ng 5. Gotong Royong Di Dalam Keberag aman 6. Gotong Royong Di Dalam Berinter aksi


makhluk sosial yang membutuhkan bantuan orang lain 5.1.5 Peserta didik dapat menyajikan hasil telaah terhadap perbedaan karakter yang ada di lingkunganny a. 5.1.6 Peserta didik dapat menganalisis perilaku terpuji yang harus ditunjukkan terhadap orang lain di mana pun berada. 2 5.2.1 Peserta didik dapat menyebutkan norma yang berlaku di lingkungannya sebagai bentuk sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 5.2.2 Peserta didik dapat menunjukkan sikap disiplin dalam menerapkan norma yang berlaku di lingkungannya. 5.2.3 Peserta didik dapat menelaah macam-macam norma beserta sumber dan sanksinya. 5.2.4 Peserta didik dapat menyajikan hasil telaah tentang macammacam norma yang berlaku di lingkungannya. UNIT 2 : Norma Dalam Kehidupank u 1. Makna Norma Dalam Kehidupa nku 2. Menjadi Anak Hebat Dengan Menerapka n Norma 3. Menjadi Anak Hebat Dengan Menerap kan Norma 4. Menampi lkan Hasil Telaah Tentang Norma


Mengetahui Batam, 05 Agustus 2023 Kepala Sekolah Guru Kelas 5 D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Instansi/Sekolah : SDN 002 Nongsa Jenjang / Kelas : SD / V Alokasi Waktu : JP X Pertemuan ( x 35 menit) Tahun Pelajaran : 2023 / 2024 N O BAB Materi Pokok DESKRIPSI CAPAIAN PEMBELAJARAN INTERVAL Perlu Bimbinga n (0 – 68) Cukup (68 – 78) Baik (79 – 89) Sangat Baik (90 – 100) 1 Bab 1 : Aku yang Unik Berbicara dalam interaksi sosial Menulis puisi Membaca teks dan menjawab pertanyaan terkait isi teks Berdiskusi Menyimak Membaca kosakata baru tentang kata sifat Membaca dan latihan Membaca teks dan menjawab pertanyaan terkait isi teks jurnal membaca Latihan Berdiskusi/ Presentasi Menyimak Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasik an ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio. Membaca dan Memirsa Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan


Menulis indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. Berbicara dan Mempresentasikan Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan 2 Bab 2 : Buku Jendela Dunia Presentasi Ide Membaca dan menjawab pertanyaan terkait teks Menyimak penjelasan guru tentang unsur intrinsik pada cerita Presentasi Membaca dan membahas gaya bahasa Membaca dan membahas kalimat langsung dan tidak langsung Membaca teks “SerbaSerbi Kelinci” Membaca dan latihan


3 Bab 3 : Ekspresi Diri Melalui Hobi Menyimak petunjuk untuk menebak hobi Membaca/me ngeja Menulis Presentasi/B ercerita Menuliskan tanggapan terhadap bacaan Mengakses dan mencari informasi dalam teks tunggal Menyimak informasi Menulis untuk beragam konteks dan tujuan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasika n gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif, dan kritis; mempresentasika n imajinasi secara kreatif. Menulis Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan 4 Bab 4 : Belajar Berwira usaha Kegiatan pembuka Kosakata baru Memahami teks Berbicara dan presentasi Bahas Bahasa Idiom Membaca Bermain peran dari teks wawancara Mewawancar ai Menulis teks Jurnal Membaca


untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Mengetahui Batam, 05 Agustus 2023 Kepala Sekolah Guru Kelas 5 D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) TAHUN PELAJARAN 2023 / 2024 Penyusun : Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP : 198809032009042001 Instansi : SD Negeri 002 Nongsa Mata Pelajaran : Matematika Fase / Kelas : C / V (Lima) Semester : I (Ganjil) NO ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN BAB MATERI PEMBELAJA RAN INTERVAL Perlu Bimbingan (0 – 68) Cukup (68 – 78) Baik (79 – 89) Sangat Baik (90 – 100) 1 Untuk memperdalam pemahaman tentang bilangan bulat dan desimal melalui nilai tempat, serta mampu menerapkan dalam perhitungan Membuat bilangan dengan besaran 10 kali, 100 kali, , dan sebagainya kemudian mencari tahu hubungan satu dengan yang lainnya. Bab 1 : Bilangan Desimal dan Bilangan Bulat 1. Sistem Bilangan Desimal dan Bilangan Bulat 2 Untuk memahami arti, penggunaan, dan ekspresi ratarata. Mampu berpikir tentang pengukuran per kuantitas untuk memecahkan masalah sehari-hari secara matematis. Bab 2 : Pengukuran per Kuantitas unit 1. Nilai Ratarata 2. Pengukura n Per Kuantitas Unit 3 Memahami arti perkalian desimal dan cara menghitungnya, serta mampu menggunakanny a dengan tepat. Memahami arti Bab 3 : Perkalian Bilangan Desimal 1. Menghitun g (Bilangan Bulat) x (Bilangan Desimal)


perkalian jika pengali adalah bilangan desimal. Menjelaskan cara menghitung perkalian desimal dan mampu menghitung perkalian desimal Pahami bahwa hukum pertukaran, asosiatif, dan distribusi yang sama berlaku untuk perkalian desimal dengan perkalian bilangan bulat. 2. Menghitun g (Bilangan Desimal) x (Bilangan Desimal) 3. Aturan Perhitunga n 4 Untuk memperdalam pemahaman bangun datar melalui kegiatan seperti observasi dan komposisi bentuk. Pahami kesesuaian angka. Identifikasi properti bentuk dan gunakan untuk menyelidiki dan membangun bentuk. Bab 4 : Kekongruen an dan Sudut dari Bangun Datar 1. Gambar Datar yang Kongruen 2. Sudutsudut Dari Segitiga dan Segi Empat 5 Untuk memahami pembagian desimal dan menggunakannya dengan baik. Untuk memahami arti pembagian jika pembaginya adalah desimal. Menemukan cara untuk menghitung pembagian desimal, dan mampu menghitungnya dengan tepat Memahami pembagian bersisa dari bilangan desimal. BAB 5 : Pembagian Bilangan Desimal 1. Menghitun g (Bilangan Bulat): (Bilangan Desimal) 2. Menghitun g (Bilangan Desimal) : (Bilangan Desimal)


3. Masalah Pembagian 4. Jenis Perhitunga n - Membua t Diagram untuk Perhitun gan Kelipat - Memban dingkan Tinggi 6 Untuk menarik minta peserta didik mengenai volume benda yang ada disekitarnya dan untuk memeriksa serta membandingkan volumenya masing-masing Untuk bisa memikirkan bagaimana cara mencari volume balok, kubus, dan bentuk majemuk prisma Untuk bisa memikirkan bagaimana cara mencari volume balok, kubus, dan bentuk majemuk prisma Memahami satuan unit dan hubungan timbal balik volume dan memahami rumus kuadrat untuk balok dan kubus BAB 6 : Volume 1. Volume Kubus dan Balok 2. Rumus Volume 3. Volume Besar 7 Perdalam pemahaman Anda tentang properti bilangan bulat. Pahami bahwa bilangan bulat dapat diklasifikasikan menjadi bilangan genap dan ganjil BAB 7 : Kelipatan dan Faktor 1. Kelipatan dan Kelipatan Persekutua n


dengan menentukan perspektifnya. Pahami konsep pembagi dan kelipatan. Untuk memperdalam pemahaman tentang keteraturan kelipatan dengan melihat urutan kelipatannya. 2. Faktor dan Faktor Persekutua n 3. Bilangan Genap dan Bilangan Ganjil 8 Perdalam pemahaman Anda tentang pecahan. Untuk mengubah bilangan bulat dan desimal menjadi pecahan dan menyatakan pecahan sebagai desimal Pahami bahwa hasil pembagian bilangan bulat selalu dapat dinyatakan sebagai bilangan tunggal jika pecahan digunakan. Pahami bahwa pecahan yang dibentuk dengan mengalikan dan membagi pembilang dan penyebut pecahan dengan bilangan yang sama menyatakan besarnya yang sama dengan pecahan aslinya. Pikirkan tentang persamaan dan ukuran penyebut, dan rangkum cara membandingkan penyebut besar dan kecil. BAB 8 : Pecahan 1. Pecahan yang Senilai 2. Membandi ngkan Pecahan 3. Pecahan, Bilangan Desimal,da n Bilangan Bulat Mengetahui Batam, 05 Agustus 2023 Kepala Sekolah Guru Kelas 5 D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) TAHUN PELAJARAN 2023 / 2024 Penyusun : Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP : 198809032009042001 Instansi : SD Negeri 002 Nongsa Mata Pelajaran : IPAS Fase / Kelas : C / V (Lima) Semester : I (Ganjil) NO ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN BAB TOPIK PEMBAHASAN INTERVAL Perlu Bimbingan (0 – 68) Cukup (68 – 78) Baik (79 – 89) Sangat Baik (90 – 100) 1 Menjelaskan sifat-sifat bunyi dan cahaya melalui percobaan sederhana. Mendemonstrasik an bagaimana sistem pendengaran dan penglihatan manusia bekerja Bab 1 : Melihat karena Cahaya, Mendenga r karena Bunyi Topik A : Cahaya dan Sifatnya Topik B : Melihat karena Cahaya Topik C : Bunyi dan Sifatnya Topik D : Mendengar karena Bunyi 2 Menganalisis hubungan antarmakhluk hidup pada suatu ekosistem dalam bentuk jaring-jaring makanan. Mendeskripsik an proses transformasi antarmakhluk hidup dalam suatu ekosistem. Mendeskripsik an bagaimana transformasi energi dalam suatu ekosistem berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam. Bab 2 : Harmoni dalam Ekosistem Topik A: Memakan dan Dimakan Topik B: Transfer Energi Antarmakhluk Hidup Topik C: Ekosistem yang Harmonis


3 Memanfaatkan gaya magnet untuk menjalani aktivitas seharihari. Mendeskripsikan bagaimana energi listrik diperoleh dan digunakan. Menggunakan perangkat teknologi yang memanfaatkan perubahan energi listrik. Bab 3 : Magnet, Listrik, dan Teknologi untuk Kehidupan Topik A: Apa dan Untuk Apa Magnet Diciptakan? Topik B: Bagaimana Cara Mendapatkan Energi Listrik? Topik C: Teknologi untuk Kehidupan 4 Mengetahui struktur lapisan Bumi (litosfer, hidrosfer, dan atmosfer) dan kenampakan alam yang ada di daratan maupun perairan. Menjelaskan terjadinya siklus air dan perubahanperubahan di permukaan Bumi. Menceritakan kembali proses pergerakan lempeng Bumi yang terjadi akibat arus konveksi cairan di mantel Bumi. Bab 4 : Ayo Berkenala n dengan Bumi Kita Topik A: Ada Apa Saja di Bumi Kita? Topik B: Bagaimana Bumi Kita Berubah? Topik C: Mengapa Bentuk Permukaan Bumi Berubahubah? Mengetahui Batam, 05 Agustus 2023 Kepala Sekolah Guru Kelas 5 D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Instansi/Sekolah : SDN 002 Nongsa Jenjang / Kelas : SD / V Alokasi Waktu : JP X Pertemuan ( x 35 menit) Tahun Pelajaran : 2023 / 2024 N O UNIT Materi Pokok CAPAIAN PEMBELAJARAN INTERVAL Perlu Bimbinga n (0 – 68) Cukup (68 – 78) Baik (79 – 89) Sangat Baik (90 – 100) 1 Unit 1 – Mengenal Unsur dan Prinsip Seni Rupa pada Objek di Sekitar Kita 1. Unsur dan Prinsip Seni Rupa di Sekitar Kita Mengalami Siswa mampu mengamati, mengenal, merekam dan menuangkan pengalamannya secara visual sesuai tahap perkembangan seni rupa tahap realisme awal. Menciptakan Siswa mampu menciptakan karya dengan mengeksplorasi, menggunakan dan menggabungkan elemen seni rupa berupa garis, bentuk, tekstur, ruang dan warna secara visual sesuai tahap perkembangan seni rupa anak realisme awal, dimana siswa mulai menguasai 2. Menggamb ar Objek Visual di Sekitar Kita 2 Unit 2 – Menggam bar Prinsip Ritme dalam Seni Rupa 1. Pengertian Prinsip Ritme 2. Menggamb ar Prinsip Ritme 3 Unit 3 – Mengenal dan Mengeksp lorasi Ikatan dan 1. Mengikat dan Menyimpul Sebagai Karya Seni Rupa 2. JenisJenis Simpul


Simpul 3. LangkahLangkah Pembuatan Simpul konsep ruang, sehingga letak objek tidak lagi bertumpu pada garis dasar, melainkan pada bidang dasar sehingga mulai ditemukan garis horizon. Selain itu, pemahaman warna, keseimbangan dan irama mulai disadari. Merefleksikan Siswa mampu mengenali dan menceritakan fokus dari sebuah karya, baik itu mi- liknya, rekannya ataupun karya profesional. Siswa juga seorang seniman mampu memberikan pendapat tentang perasaan dan koneksi yang terbangun saat men- gamati karya tersebut. Berpikir dan Bekerja Artistik Siswa secara mandiri menggunakan berbagai prosedur dasar sederhana untuk berkarya dengan aneka pilihan media yang tersedia di sekitar. Siswa mengetahui, memahami dan konsisten mengutamakan faktor keselamatan dalam bekerja. 4 Unit 4 – Membuat Karya Seni Makrame Sederhan a 1. Definisi Makrame 2. Membuat Karya Seni Makrame 3. LangkahLangkah Membuat Karya Seni Makrame 5 Unit 5 – Mengenal dan Mengeksp lorasi Aneka Anyaman 1. Mengenal Karya Seni Anyaman 2. JenisJenis Motif Anyaman 3. BahanBahan Anyaman 4. Langkahlangkah Menganya m 6 Unit 6 – Membuat Souvenir dari Anyaman 1. Kerajinan Souvenir 2. Souvenir dari Anyaman 3. LangkahLangkah Membuat Souvenir Anyaman


Berdampak Siswa mampu menciptakan karya sendiri yang sesuai dengan perasaan,minat atau konteks lingkungannya Mengetahui Batam, 05 Agustus 2023 Kepala Sekolah Guru Kelas 5 D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


KODE ETIK GURU INDONESIA PEMBUKAAN 1. Dengan rahmat Tuhan yang Maha Esa guru Indonesia menyadari bahwa jabatan guru adalah suatu profesi yang terhormat dan mulia.Guru mengabdikan diri dan berbakti untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesiayangberiman,bertakwadanberakhlakmuliasertamengusai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur, dan beradab. 2. Guru Indonesia selalu tampil secara profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal,pendidikan dasar,dan pendidikan menengah. Guru Indonesia memiliki kehandalan yang tinggi sebagai sumber daya utama untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,berakhlak mulia,sehat,berilmu,cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. 3. Guru Indonesia adalah insan yang layak ditiru dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,khususnya oleh peserta didik yang dalam melaksanakan tugas berpegang teguh pada prinsip “ingngarsosung tulodho,ing madyamangun karso, tutwuri handayani”.Dalam usaha mewujudkan prinsip-prinsip tersebut guru Indonesia ketika menjalankan tugas-tugas professional sesua idengan perkembangan ilmu dan teknologi. 4. Guru Indonesia bertanggung jawab mengantarkan siswanya untuk mencapai kedewasaan sebagai calon pemimpin bangsa pada semua bidang kehidupan.Untuk itu,pihak-pihak yang berkepentingan selayaknya tidak mengabaikan peranan gurudan profesinya,agar bangsa dan negara dapat tumbuh sejajar dengan bangsa lain di negara maju,baik pada masa sekarang maupun masa yang akan datang.Kondisi seperti itu bisa mengisyaratkan bahwa guru dan profesinya merupakan komponen kehidupan yang dibutuhkan oleh bangsa dan Negara ini sepanjang zaman.Hanya dengan pelaksanaan tugas guru secara profesional hal itu dapat diwujudkan eksitensi bangsa dan Negara yang bermakna,terhormat dan dihormati dalam pergaulan antar bangsa-bangsa didunia ini. 5. Peranan guru semakin penting dalam era global. Hanya melalui bimbingan guru yang profesional,setiap siswa dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, kompetetif dan produktif sebagai asset nasional dalam menghadapi persaingan yang makin ketat dan berat sekarang dan dimasa datang. 6. Dalam melaksanakan tugas profesinya guru Indonesia menyadari sepenuhnya bahwa perlu ditetapkan Kode Etik Guru Indonesia sebagai pedoman bersikap dan berperilaku yang mengejewantah dalam bentuk nilai-nilai moral dan etika dalam jabatan guru sebagai pendidik putera-puteri bangsa.


Bagian Satu Pengertian,tujuan,dan Fungsi Pasal 1 (1)Kode Etik Guru Indonesia adalah norma dan asas yang disepakati dan diterima oleh guru-guru Indonesia. Sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam melaksanakan tugas profesi sebagai pendidik,anggota masyarakat dan warga negara. (2)Pedoman sikap dan perilaku sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) pasal ini adalah nilai-nilai moral yang membedakan perilaku guruyangbaikdanburuk,yang boleh dan tidak boleh dilaksanakan selama menunaikan tugas-tugas professionalnya untuk mendidik, mengajar,membimbing, mengarahkan, melatih, menilai,dan mengevaluasi peserta didik,serta sikap pergaulan sehari-hari di dalam dan luar sekolah. Pasal 2 (1)Kode Etik Guru Indonesia merupakan pedoman sikap dan perilaku bertujuan menempatkan guru sebagai profesi terhormat,mulia,dan bermartabat yang dilindungi undang-undang. (2)Kode Etik Guru Indonesia berfungsi sebagai seperangkat prinsip dan norma moral yang melandasi pelaksanaan tugas dan layanan profesional guru dalam hubungannya dengan peserta didik,orangtua/wali siswa,sekolah dan rekan seprofesi,organisasi profesi,dan pemerintah sesuai dengan nilai-nilai agama, pendidikan, sosial,etika, dankemanusiaan. Bagian Dua Sumpah/Janji Guru Indonesia Pasal 3 (1) Setiap guru mengucapkan sumpah/janji guru Indonesia sebagai wujud pemahaman,penerimaan,penghormatan,dan kesediaan untuk mematuhi nilai- nilai moral yang termuat didalam Kode Etik Guru Indonesia sebagai pedoman bersikap dan berperilaku,baik disekolah maupun di lingkungan masyarakat. (2) Sumpah/janji guru Indonesia diucapkan dihadapan pengurus organisasi profesi guru dan pejabat yang berwenang di wilayah kerja masing-masing. (3) Setiap pengambilan sumpah/janji guru Indonesia dihadiri oleh penyelenggara satuan pendidikan. Pasal 4 (1)Naskah sumpah/janji guru Indonesia dilampirkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Kode Etik Guru Indonesia. (2)Pengambilan sumpah/janji guru Indonesia dapat dilaksanakan secara perorangan atau kelompok sebelumnya melaksanakan tugas. Bagian Tiga Nilai-nilai Dasar dan Nilai-nilai Operasional Pasal 5 Kode Etik Guru Indonesia bersumber dari: (1)Nilai-nilai agama dan Pancasila. (2)Nilai-nilai kompetensi pedagogik,kompetensi kepribadian,kompetensi sosial,dan kompetensi profesional. (3)Nilai-nilai jati diri, harkat dan martabat manusia yang meliputi perkembangan kesehatan jasmaniah, emosional,intelektual, sosial,dan spiritual.


Pasal 6 (1)Hubungan Guru dengan Peserta Didik: a. Guru berperilaku secara profesional dalam melaksanakan tugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan,melatih, menilai,dan mengevaluasi prosesdan hasil pembelajaran. b. Guru membimbing peserta didik untuk memahami, menghayati dan mengamalkan hak-hak dan kewajiban sebagai individu,warga sekolah,dan anggota masyarakat. c.Guru mengetahui bahwa setiap peserta didik memiliki karakteristik secara individual dan masing-masingnya berhak atas layanan pembelajaran. d. Guru menghimpun informasi tentang peserta didik dan menggunakannya untuk kepentingan proses kependidikan. e. Guru secara perseorangan atau bersama-sama secara terus-menerus berusaha menciptakan,memelihara,dan mengembangkan suasana sekolah yang menyenangkan sebagai lingkungan belajar yang efektif dan efisien bagi peserta didik. f. Guru menjalin hubungan dengan peserta didik yang dilandasi rasa kasih sayang dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan fisik yang diluar batas kaidah pendidikan. g. Guru berusaha secara manusiawi untuk mencegah setiap gangguan yang dapat mempengaruhi perkembangan negatif bagi peserta didik. h. Guru secara langsung mencurahkan usaha-usaha profesionalnya untuk membantu peserta didik dalam mengembangkan keseluruhan kepribadiannya, termasuk kemampuannya untuk berkarya. i. Guru menjunjung tinggi harga diri,integritas,dan tidak sekali-kali merendahkan martabat peserta didiknya. j. Guru bertindak dan memandang semua tindakan peserta didiknya secara adil. k. Guru berperilaku taat asas kepada hukum dan menjunjung tinggi kebutuhan dan hak-hak peserta didiknya. l. Guru terpanggil hati nurani dan moralnya untuk secara tekun dan penuh perhatian bagi pertumbuhan dan perkembangan peserta didiknya. m.Guru membuat usaha-usaha yang rasional untuk melindungi peserta didiknya dari kondisi-kondisi yang menghambat proses belajar,menimbulkan gangguan kesehatan, dan keamanan. n. Guru tidak boleh membuka rahasia pribadi peserta didiknya untuk alasan- alasan yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan pendidikan,hukum, kesehatan, dan kemanusiaan. o. Guru tidak boleh menggunakan hubungan dan tindakan profesionalnya kepada peserta didik dengan cara-cara yang melanggarnorma sosial, kebudayaan, moral, dan agama. p. Guru tidak boleh menggunakan hubungan dan tindakan profesional dengan peser ta tadidiknya untukmemperoleh keuntungan-keuntungan pribadi. (2)Hubungan Guru dengan Orangtua/wali Siswa : a. Guru berusaha membina hubungan kerjasama yang efektif dan efisien dengan Orangtua/Walisiswa dalam melaksannakan proses pedidikan. b. Guru memberikan informasi kepada Orangtua/wali secara jujur dan objektif mengenai perkembangan peserta didik. c. Guru merahasiakan informasi setiap peserta didik kepada orang lain yang bukan orangtua/walinya. d. Guru memotivasi orangtua/wali siswa untuk beradaptasi dan berpatisipasi dalam memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan. e. Guru berkomunikas isecara baik dengan orangtua/wali siswa mengenai kondisi dan kemajuan peserta didik dan proses kependidikan pada umumnya.


f. Guru menjunjunng tinggi hak orangtua/wali siswa untuk berkonsultasi dengannya berkaitan dengan kesejahteraan kemajuan,dan cita-cita anak atau anak-anak akan pendidikan. g.Guru tidak boleh melakukan hubungan dan tindakan profesional dengan orang tua/wali siswa untuk memperoleh keuntungan-keuntungan pribadi. (3)Hubungan Guru dengan Masyarakat : a. Guru menjalin komunikasi dan kerja sama yang harmonis,efektif dan efisien dengan masyarakat untuk memajukan dan mengembangkan pendidikan. b.Guru mengakomodasikan aspirasi masyarakat dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran. c. Guru peka terhadap perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat. d. Guru berkerja sama secara arif dengan masyarakat untuk meningkatkan prestise dan martabat profesinya. e. Guru melakukan semua usaha untuk secara bersama-sama dengan masyarakat berperan aktif dalam pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan peserta didiknya. f. Guru memberikan pandangan profesional,menjunjung tinggi nilai-nilai agama, hukum,moral, dan kemanusiaan dalam berhubungan dengan masyarakat. g. Guru tidak boleh membocorkan rahasia sejawat dan peserta didik nya kepada masyarakat. h. Guru tidak boleh menampilkan diri secara ekslusif dalam kehidupan masyarakat. (4)Hubungan Guru dengan sekolah a. Guru memelihara dan meningkatkan kinerja,prestasi,dan reputasi sekolah. b.Guru memotivasi diri dan rekan sejawat secara aktif dan kreatif dalam melaksanakan proses pendidikan. c. Guru menciptakan melaksanakan proses yang kondusif. d. Guru menciptakan suasana kekeluargaan di dalam dan luar sekolah. e. Guru menghormati rekan sejawat. f. Gurusaling membimbing antarsesamarekansejawat. g. Guru menjunjung tinggi martabat profesionalisme dan hubungan kesejawatan dengan standar dan kearifan profesional. h. Guru dengan berbagai cara harus membantu rekan-rekan juniornya untuk tumbuh secara profsional dan memilih jenis pelatihan yang relevan dengan tuntutan profesionalitasnya i. Guru menerima otoritas kolega seniornya untuk mengekspresikan pendapatpendapat profesional berkaitan dengan tugas-tugas pendidikan dan pembelajaran. j. Guru membasiskan diri pada nilai-nilai agama,moral,dan kemanusiaan dalam setiap tindakan profesional dengan sejawat. k. Guru memliki beban moral untuk bersama-sama dengan sejawat meningkatkan keefektifan pribadi sebagai guru dalam menjalankan tugas-tugas profesional pendidikan dan pembelajaran. l. Guru mengoreksi tindakan-tindakan sejawat yang menyimpang dari kaidah- kaidah agama, moral,kemanusiaan, dan martabat profesionalnya. m.Guru tidakboleh mengeluarkan pernyataan-pernyataan keliru berkaitandengan kualifikasi dan kompetensi sejawat atau calon sejawat. n. Guru tidak boleh melakukan tindakan dan mengeluarkan pendapat yang akan merendahkan martabat pribadi dan profesional sejawatnya. o. Guru tidak boleh mengoreksi tindakan-tindakan profesional sejawatnya atas dasar pendapat siswa atau masyarakat yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarnya.


p. Guru tidak boleh membuka rahasia pribadi sejawat kecuali untuk pertimbanganpertimbangan yang dapat dilegalkan secara hukum. q. Guru tidak boleh menciptakan kondisi atau bertindak yang langsung atau tidak langsung akan memunculkan konflik dengan sejawat. (5)Hubungan Guru dengan Profesi: a. Guru menjunjung tinggi jabatan guru sebagai sebuah profesi. b. Guru berusaha mengembangkan dan memajukan disiplini lmu pendidikan dan bidang studi yang diajarkan. c. Guru terus menerus meningkatkan kompetensinya. d. Guru menjunjung tinggi tindakan dan pertimbangan pribadi dalam menjalankan tugas-tugas profesionalnya dan bertanggung jawab atas konsekuensiinya. e.Guru menerima tugas-tugas sebagai suatu bentuk tanggung jawab,inisiatif individual,dan integritas dalam tindkan-tindakan profesional lainnya. f. Guru tidak boleh melakukan tindakan dan mengeluarkan pendapat yang akan merendahkan martabat profesionalnya. g. Guru tidak boleh menerima janji,pemberian dan pujiannya yang dapat mempengaruhi keputusan atau tindakan-tindakan proesionalnya. h. Guru tidak boleh mengeluarkan pendapat dengan maksud menghindari tugastugas dan tanggung jawab yang muncul akibat kebijakan baru dibidang pendidikan dan pembelajaran. (6)Hubungan guru dengan Organisasi Profesinya : a. Guru menjadi anggota organisasi profesi guru dan berperan serta secara aktif dalam melaksanakan program-program organisasi bagi kepentingan kependidikan. b. Guru memantapkan dan memajukan organisasi profesi guru yang memberikan manfaat bagi kepentingan kependidikan. c. Guru aktif mengembangkan organisasi profesi guru agar menjadi pusat informasi dan komunikasi pendidikan untuk kepentingan guru dan masyarakat. d. Guru menjunjung tinggi tindakan dan pertimbangan pribadi dalam menjalankan tugas-tugas organisasi profesi dan bertanggung jawab atas konsekuensinya. e. Guru menerima tugas-tugas organisasi profesi sebagai suatu bentuk tanggung jawab,inisiatif individual,dan integritas dalam tindakan-tindakan profesional lainnya. f. Guru tidak boleh melakukan tindakan dan mengeluarkan pendapat yang dapat merendahkan martabat dan eksistensis organisasi profesinya. g. Guru tidak boleh mengeluarkan pendapat dan bersaksi palsu untuk memperoleh keuntungan pribadi dari organisasi profesinya. h. Guru tidak boleh menyatakan keluar dari keanggotaan sebagai organisasi profesi tanpa alasan yang dapat dipertanggung jawabkan. (7)Hubungan Guru dengan Pemerintah: a. Guru memiliki komitmen kuat untuk melaksanakan program pembangunan bidang pendidikan sebagaimana ditetapkan dalam UUD 1945,Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang tentang Guru dan Dosen,dan ketentuan perundang-undangan lainnya. b. Guru membantu Program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan berbudaya. c. Guru berusaha menciptakan,memelihara,dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan pancasila dan UUD 1945. d. Guru tidak boleh menghindari kewajiban yang dibebankan oleh pemerintah atau satuan pendidikan untuk kemajuan pendidikan dan pembelajaran. e. Guru tidak boleh melakukan tindakan pribadi atau kedinasan yang berakibat pada kerugian negara.


Bagian Empat Pelaksanaan,Pelanggaran, dansanksi Pasal 7 (1)GurudanorganisasiprofesigurubertanggungjawabataspelaksanaanKodeEtik GuruIndonesia. (2) Guru dan organisasi guru berkewajiban mensosialisasikan Kode Etik Guru Indonesia kepada rekan sejawat penyelenggara pendidikan, masyarakat,dan pemerintah. Pasal 8 (1)Pelanggaran adalah perilaku menyimpang dan atau tidak melaksanakan Kode Etik Guru Indonesia dan ketentuan protes guru. (2)Guru yang melanggar Kode Etik Guru Indonesia dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. (3)Jenis pelanggaran meliputi pelanggaran ringan, sedang,dan berat. Pasal 9 (1)Pemberian rekomendasi sanksi terhadap guru yang melakukan pelanggaran terhadap Kode Etik Guru Indonesia merupakan wewenang Dewan Kehormatan Guru Indonesia. (2)Pemberian sanksi oleh Dewan Kehormatan Guru Indonesia sebagaimana dimaksud padaayat (1) harus objektif. (3)Rekomendas iDewan Kehormatan Guru Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat(1 ) wajib dilaksanakan oleh organisasi profesi guru. (4)Sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan upaya pembinaan kepada guru yang melakukan pelanggaran dan untuk menjaga harkat dan martabat profesi guru. (5)Siapapun yang mengetahui telah terjadi pelanggaran Kode Etik Guru Indonesia wajib melapor kepada Dewan Kehormatan Guru Indonesia, organisasi profesi guru, atau pejabat yang berwenang. (6)Setiap pelanggaran dapat melakukan pembelaan diri dengan/atau tanpa bantuan organisasi profesi guru dan/atau penasehat hukum sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan dihadapan Dewan Kehormatan Guru Indonesia. Bagian Lima KetentuanTambahan Pasal 10 Tenaga kerja asing yang dipekerjakan sebagai guru pada satuan pendidikan di Indonesia wajib mematuhi Kode Etik Guru Indonesia dan peraturan perundang- undangan.


Bagian Enam Penutup Pasal 11 (1) Setiap guru secara sungguh-sungguh menghayati, mengamalkan, serta menjunjung tinggi Kode Etik Guru Indonesia. (2) Guru yang belum menjadi anggota organisasi profesi guru harus memilih organisasi profesi guru yang pembentukannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (3) Dewan Kehormatan Guru Indonesia menetapkan sanksi kepada guru yang telah secara nyata melanggar Kode Etik Guru Indonesia. Mengetahui Batam, 05 Agustus 2023 Kepala Sekolah Guru Kelas 5 D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


IKRAR GURU INDONESIA 1.Kami Guru Indonesia adalah insan pendidik bangsa yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2.Kami Guru Indonesia adalah Pengembang dan Pelaksana cita-cita proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Pembela dan pengamal Undang-Undang Dasar 1945. 3.Kami Guru Indonesia bertekad bulat mewujudkan tujuan nasional dalam mencerdasakan kehidupan bangsa. 4.Kami Guru Indonesia bersatu dalam suatu wadah organisasi perjuangan Persatuan Guru Republik Indonesia membina persatuan dan kesatuan bangsa yang berwatak kekeluargaan. 5. Kami Guru Indonesia menjungjung tinggi Kode Etik Guru Indonesia sebagai pedoman tingkah laku profesi dalam pengabdian terhadap Bangsa,Negara serta Kemanusiaan. Mengetahui Batam, 05 Agustus 2023 Kepala Sekolah Guru Kelas 5 D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


Tata Tertib Guru TUGAS DAN KEWAJIBAN GURU 1. Dalam memelihara wibawa dan keteladanan, guru wajib : a. Menempatkan diri sebagai suri teladan bagi siswa dan masyarakat. b. Cinta dan bangga terhadap Sekolahnya. c. Bangga atas profesinya sebagai guru. d. Selalu Kretif dan Inofatif dalam mengelola kelas. e. Selalu berpenampilan sopan , rapi dan bersih. f. Meningkatkan kecakapan dan kemampuan profesional guru g. Selalu menjaga nama baik Sekolah dan memegang teguh rahasia jabatan. 2. Dalam sikap dan disiplin kerja, guru wajib : a. Hadir diSekolah 15 menit sebelum pelajaran dimulai dan pulang setelah selesai b. Menandatangani daftar hadir. c. Memberitahukan kepada kepala Sekolah apabila berhalangan hadir. d. Menyerahkan persiapan harian kepada kepala Sekolah untuk ditandatangani. e. Tidak meninggalkan Sekolah, tanpa izin kepala Sekolah. f. Tidak meninggalkan Sekolah sebelum libur dan kembali sebelum hari Sekolah dimulai. g. Tidak mengajar diSekolah lain tanpa izin resmi dari pejabat yang berwenang. h. Tidak merokok dan makan didalam kelas pada waktu mengajar i. Betangung jawab atas ketertiban Sekolah. j. Ikut mengawasi dana dan fasilitas Sekolah. k. Berpartisipasi aktif dalam melaksanakan program Sekolah. l. Mematuhi dan melaksanakan tata tertib Sekolah. m. Mematuhi semua peraturan yang berlaku bagi PNS n. Loyal terhadap atasan 3. Dalam tertib pelaksanaan tugas, guru wajib : a. Memiliki rasa kasih sayang terhadap semua siswa b. Membuat Program Semester c. Membuat design pembelajaran /silabus, menguasai materi, dan metode mengajar serta terampil mengunakan alat peraga d. Memeriksa dan menilai setiap tugas siswa e. Melaksanakan program perbaikan dan pengayaan bagi siswa f. Ikut serta dan berperan aktif dalam semua program kegiatan KKG dama gugus Sekolah g. Ikut serta dalam Upacara bendera, peringatan hari besar yang diselenggarakan Sekolah h. Mengawasi siswa dalam melaksanakan tugas kebersihan. i. Membiasakan siswa berbaris sebelum masuk dan memeriksa kebersihan rambut, badan, gigi, kuku, pakaian, sepatu, dll j. Megerjakan administrasi kelas secara baik dan rutin. k. Mengisi Catatan pribadi siswa. Mengetahui Batam, 05 Agustus 2023 Kepala Sekolah Guru Kelas 5 D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


TATA TERTIB KELAS 1. Anak-anak harus sudah hadir di Sekolah sebelum jam pelajaran dimulai. 2. Anak-anak harus berseragam yang rapi dan bersih. 3. Sebelum lonceng/bel berbunyi petugas kebersihan kelas harus sudah selesai membersihkan kelanya. 4. Setelah lonceng/bel berbunyi mulai belajar, anak-anak harus bebaris denan tertib dan teratur di depan kelas masing-masing yang dipimpin oleh ketua kelas. 5. Sebelum belajar diawali dengan membaca do’a dan penghormatan kepada guru. 6. Akhir pelajaran ditutup dengan membaca do’a dan penghormatan kepada guru. 7. Setiap hari senin harus mengikuti upacara bendera. 8. Anak-anak harus sopan, taat dan patuh kepada guru/kepala Sekolah. 9. Anak-anak harus memelihara ketertiban, keindahan dan kebersihan alat-alat pelajaran dan kelasnya 10.Anak-anak dilarang mencoreti bangku, meja, pintu, jendela dan tembok Sekolah dan kelasnya 11.Anak-anak harus memelihara tanam-tanaman di Sekolah. 12.Anak-anak dilarang menggangu kelas lain yang sedang belajar. 13.Anak-anak harus berjiwa jujur dan satria dalam setiap tindakan dan perbuatan. 14.Bila tidak masuk Sekolah harus memberitahukan kepada guru/kepala Sekolah 15.Bila hendak keluar kelas harus meminta izin. Mengetahui Batam, 05 Agustus 2023 Kepala Sekolah Guru Kelas 5 D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


PEMBIASAAN PENUMBUHAN BUDI PEKERTI Kegiatan Gerakan Penumbuhan Budi Pekerti di Sekolah/Madrasahmelalui Pembiasaan-Pembiasaan Positif (Permendikbud 23/2015) Kegiatan wajib: 1. Guru dan tenaga kependidikan datang lebih awal untuk menyambut kedatangan peserta didik sesuai dengan tata nilai yang berlaku. 2. Memberi salam, senyum dan sapaan kepada setiap orang di komunitas sekolah. 3. Peserta didik melaksanakan piket kebersihan secara beregu dan bergantian regu. 4. Melaksanakan upacara bendera setiap hari Senin denga mengenakan seragam atau pakaian yang sesuai dengan ketetapan sekolah. 5. Seluruh warga sekolah (guru, tenaga kependidikan, siswa) memanfaatkan waktu sebelum memulai hari pembelajaran pada hari-hari tertentu untuk kegiatan olah fisik seperti senam kesegaran jasmani, dilaksanakan secara berkala dan rutin, sekurang-kurangnya satukali dalam seminggu 6. Mengajarkan simulasi antri melalui baris sebelum masuk kelas, dan pada saat bergantian memakai fasilitas sekolah. 7. Guru dan peserta didik berdoa bersama, sebelum dan sesudah hari pembelajaran, dipimpin oleh seorang peserta didik secara bergantian di bawah bimbingan guru. 8. Secara bersama peserta didik mengucapkan salam hormat kepada guru sebelum pembelajaran dimulai, dipimpin oleh seorang peserta didik secara bergantian. 9. Sesudah berdoa setiap memulai hari pembelajaran, guru dan peserta didik menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Rayadan/atau satu lagu wajib nasional atau satu lagu terkini yang menggambarkan semangat patriotisme dan cinta tanah air. 10. Menggunakan 15 menit sebelum hari pembelajaran untuk membaca buku selain buku mata pelajaran (setiap hari).


11. Membangun budaya bertanya dan melatih peserta didik mengajukan pertanyaan kritis dan membiasakan siswa mengangkat tangan sebagai isyarat akan mengajukan pertanyaan; 12. Membiasakan setiap peserta didik untuk selalu berlatih menjadi pemimpin dengan cara memberikan kesempatan pada setiap siswa tanpa kecuali, untuk memimpin secara bergilir dalam kegiatanbersama/berkelompok; 13. Sebelum berdoa saat mengakhiri hari pembelajaran, guru dan peserta didik menyanyikan satu lagu daerah (lagu-lagu daerah seluruh Nusantara). 14. Membiasakan untuk menunaikan ibadah bersama sesuai agama dan kepercayaannya baik dilakukan di sekolah maupun bersama masyarakat 15. Membiasakan peserta didik (dan keluarga) untuk berpamitan dengan orang tua/wali/penghuni rumah saat pergi dan lapor saat pulang, sesuai kebiasaan/adat yang dibangun masing-masing keluarga. 16. Membiasakan pertemuan di lingkungan sekolah dan/atau rumah untuk belajar kelompok yang diketahui oleh guru dan/atau orangtua. 17. Orangtua membiasakan untuk menyediakan waktu 20 menit setiap malam untuk bercengkerama dengan anak mengenai kegiatan di sekolah. 18. Membiasakan siswa saling membantu bila ada siswa yang sedang mengalami musibah atau kesusahan. 19. Peserta didik membiasakan diri untuk memiliki tabungan dalam berbagai bentuk (rekening bank, celengan, dan lainnya). 20. Menyelenggarakan kantin yang memenuhi standar kesehatan. 21. Membiasakan penggunaan sumber daya sekolah (air, listrik, telepon, dsb) secara efisien melalui berbagai kampanye kreatif dari dan oleh siswa. 22. Membiasakan perayaan Hari Besar Keagamaan dengan kegiatan yang sederhana dan hikmat 23. Membiasakan perayaan Hari Besar Nasional dengan mengkaji atau mengenalkan pemikiran dan semangat yang melandasinya melalui berbagai media dan kegiatan


24. Membangun budaya peserta didik untuk selalu menjaga kebersihan di bangkunya masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab individu maupun kebersihan kelas dan lingkungan sekolah sebagai bentuk tanggung jawab bersama. 25. Melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dengan membentuk kelompok lintas kelas dan berbagi tugas sesuai usia dan kemampuan siswa. 26. Melaksanakan kegiatan bank sampah bekerja sama dengan dinas kebersihan setempat. 27. Menjaga dan merawat tanaman di lingkungan sekolah, bergilir antar kelas. 28. Masyarakat dari berbagai profesi terlibat berbagi ilmu danpengalaman kepada siswa di dalam sekolah. 29. Masyarakat bekerja sama dengan sekolah untuk mengakomodasi kegiatan kerelawanan oleh peserta didik dalam memecahkan masalah-masalah yang ada di lingkungan sekitar sekolah. 30. Mengadakan pameran karya siswa pada setiap akhir tahun ajaran dengan mengundang orangtua dan masyarakat untuk memberi apresiasi pada siswa. ALUR PEMBUDAYAAN 1. Diajarkan 2. Dibiasakan 3. Dilatihkonsisten 4. Menjadikebiasaan 5. Menjadikarakter 6. Menjadibudaya Mengetahui Batam, 05 Agustus 2023 Kepala Sekolah Guru Kelas 5 D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


JADWAL PELAJARAN KELAS V KURIKULUM MERDEKA Struktur Kurikulum SDN 002 Nongsa Tabel Alokasi waktu mata pelajaran kelas V (Asumsi 1 Tahun = 36 minggu dan 1 JP = 35 menit) No Mata Pelajaran Alokasi Intrakurikuler Per Tahun (Minggu) Alokasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Per Tahun Total JP Per Tahun 1 Pendidikan Agama ……… dan Budi Pekerti* 108 (3) 36 144 2 Pendidikan Pancasila 144 (4) 36 180 3 Bahasa Indonesia 216 (6) 36 252 4 Matematika 180 (5) 36 216 5 Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial 180 (5) 36 216 6 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 108 (3) 36 144 7 Seni dan Budaya**: 1. Seni Musik 2. Seni Rupa 3. Seni Teater 4. Seni Tari 108 (3) 36 144 Total****: 1044 (29) 252 (7) 1296 8 Bahasa Inggris 72 (2) *** - 72*** 9 Muatan Lokal 1. Baca Tulis Alquran 2. Bahasa Daerah 72 (2) *** 72 (2) *** - - 72*** 72*** Total Jam Keseluruhan 1260 (35) 252 (7) 1512 Keterangan: * Diikuti oleh peserta didik sesuai dengan agama masing-masing. ** Satuan pendidikan menyediakan minimal 1 (satu) jenis seni (Seni Musik, Seni Rupa, SeniTeater, dan/atauSeni Tari). Peserta didik memilih 1 (satu) jenis seni (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, atau Seni Tari). *** Paling banyak 2 (dua) JP per minggu atau 72 (tujuh puluh dua) JP per tahun sebagai mata pelajaran pilihan. **** Total JP tidak termasuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Muatan Lokal dan/atau mata pelajaran tambahan yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.


JADWAL PELAJARAN KELAS V KURIKULUM MERDEKA AKUMULASI JAM PELAJARAN PER MINGGU (Asumsi 1 Tahun = 36 minggu dan 1 JP = 35 menit) No Mata Pelajaran Alokasi Intrakurikuler Per Minggu Alokasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Per Minggu Total JP Minggu 1 Pendidikan Agama ……… dan Budi Pekerti* 3 Jp (75%) 1 Jp (25%) 4 2 Pendidikan Pancasila 4 Jp (80%) 1 Jp (20%) 5 3 Bahasa Indonesia 6 Jp (86%) 1 Jp (14%) 7 4 Matematika 5 Jp (83%) 1 Jp (17%) 6 5 Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial 5 Jp (83%) 1 Jp (17%) 6 5 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 3 Jp (75%) 1 JP (25%) 4 6 Seni dan Budaya**: 1. Seni Musik 2. Seni Rupa 3. Seni Teater 4. Seni Tari 3 Jp (75%) 1 Jp (25%) 4 Total****: 29 JP (81%) 7 JP (19%) 36 JP 7 Bahasa Inggris 2 JP *** - 2 8 Muatan Lokal 1. Baca Tulis Alquran 2. Bahasa Daerah 2 JP *** 2 JP *** - - 2 2 Total Jam Keseluruhan 35 JP 7 JP 42 JP


DAFTAR PELAJARAN KELAS V PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PER HARI JAM KE WAKTU HARI SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT SABTU 07:00 - 07:30 UPACARA English Tuesday Pramuka Menari Yasinan Senam 1 07:30 - 08:05 Bahasa Indonesia Matematika Bahasa Indonesia PJOK Pend. Agama Seni Rupa 2 08:05 - 08:40 SBMKR Matematika Bahasa Indonesia PJOK Pend. Agama Seni Rupa 3 08:40 – 09:15 SBMKR Matematika Bahasa Indonesia PJOK Pend. Agama Seni Rupa 09:15 - 09:30 ISTIRAHAT ISTIRAHAT ISTIRAHAT ISTIRAHAT ISTIRAHAT ISTIRAHAT 4 09:30 – 10:05 Bahasa Indonesia SBMKR IPAS Matematika PULANG PROJECT 5 10:05 – 10:40 Bahasa Indonesia SBMKR IPAS Matematika PROJECT 10:40 – 10:55 ISTIRAHAT ISTIRAHAT ISTIRAHAT ISTIRAHAT - ISTIRAHAT 6 10:55 - 11:30 Pend. Pancasila IPAS Pend. Pancasila PROJECT PULANG 7 11:30 - 12:05 Pend. Pancasila IPAS Pend. Pancasila PROJECT 8 12:05 - 12:40 PROJECT IPAS PROJECT PROJECT 9 12:40 - 12:55 S. Berjamaah S. Berjamaah S. Berjamaah S. Berjamaah


Keterangan: * Diikuti oleh peserta didik sesuai dengan agama masing-masing. ** Satuan pendidikan menyediakan minimal 1 (satu) jenis seni (Seni Musik, Seni Rupa, SeniTeater, dan/atauSeni Tari). Peserta didik memilih 1 (satu) jenis seni (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, atau Seni Tari). *** Paling banyak 2 (dua) JP per minggu atau 72 (tujuh puluh dua) JP per tahun sebagai mata pelajaran pilihan. **** Total JP tidak termasuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Muatan Lokal dan/atau mata pelajaran tambahan yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan. Mengetahui Batam, 05 Agustus 2023 Kepala Sekolah Guru Kelas 5 D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati, S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


PROGRAM TAHUNAN Satuan Pendidikan : SD Negeri 002 Nongsa Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas : V Tahun Pelajaran : 2023/ 2024 A. Capaian Pembelajaran Pada fase C ini, peserta didik mampu: Memahami dan menyajikan hubungan antarsila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh; mengidentifikasi dan menyajikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup berbangsa dan bernegara; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat; menganalisis dan menyajikan hasil analisis bentuk-bentuk sederhana norma, aturan, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat; menganalisis secara sederhana dan menyajikan hasil analisis pelaksanaan norma, aturan, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, dan warga sekolah; melaksanakan kewajiban dan hak sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat; dan mempraktikkan membuat kesepakatan dan aturan bersama serta menaatinya dalam kehidupan sehari-hari di keluarga dan di sekolah. Menganalisis, menyajikan hasil analisis, menghormati, menjaga, dan melestarikan keragaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan sekitarnya; mengenal wilayahnya dalam konteks kabupaten/kota, provinsi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah NKRI; dan membangun kebersamaan, persatuan, dan berkontribusi menciptakan kenyamanan di sekolah dan lingkungan sekitar B. Elemen Capaian Pembelajaran Fase C Elemen Capaian Pembelajaran Pancasila Peserta didik mampu memahami dan menyajikan hubungan antarsila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh. Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyajikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup berbangsa dan bernegara. Peserta didik mampu menerapkan nilainilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Peserta didik mampu menganalisis dan menyajikan hasil analisis bentuk-bentuk sederhana norma, aturan, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu menganalisis secara sederhana dan menyajikan hasil analisis pelaksanaan norma, aturan, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, dan warga sekolah. Peserta didik melaksanakan kewajiban dan hak sebagai


anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu mempraktikkan membuat kesepakatan dan aturan bersama serta menaatinya dalam kehidupan sehari-hari di keluarga dan di sekolah. Bhinneka Tunggal Ika Peserta didik mampu menganalisis, menyajikan hasil analisis, menghormati, menjaga, dan melestarikan keragaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan sekitarnya. Negara Kesatuan Republik Indonesia Peserta didik mampu mengenal wilayahnya dalam konteks kabupaten/kota, provinsi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah NKRI. Peserta didik mampu membangun kebersamaan, persatuan, dan berkontribusi menciptakan kenyamanan di sekolah dan lingkungan sekitar. No Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu Semester Ganjil 1 1. Peserta didik dapat menunjukkan dan menceritakan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai suatu kesatuan dalam bentuk keimanan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Peserta didik dapat membiasakan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi, nilai dan pandangan hidup. 3. Peserta didik dapat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nilai dan semangat gotong royong yang berkembang di Indonesia. 4. Peserta didik dapat menelaah kedudukan manusia sebagai mahkluk sosial yang membutuhkan orang lain. 5. Peserta didik dapat menyajikan hasil telaah terhadap perbedaan karakter yang ada di lingkungannya. 6. Peserta didik dapat menganalisis perilaku terpuji yang harus ditunjukkan terhadap orang lain dimanapun berada. Pancasila dalam Kehidupanku 12 JP 2 1. Peserta didik dapat menyebutkan norma yang berlaku di lingkungannya sebagai bentuk sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Peserta didik dapat menunjukkan sikap disiplin dalam menerapkan norma yang berlaku di lingkungannya. 3. Peserta didik dapat menelaah macam-macam norma beserta sumber dan sanksinya. 4. Peserta didik dapat menyajikan hasil telaah tentang macam-macam norma yang berlaku di lingkungannya. Norma dalam Kehidupanku 8 JP


No Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu Semester Genap 3 1. Peserta didik dapat mensyukuri identitas diri dan budaya di lingkungannya sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. 2. Peserta didik dapat berperilaku menghargai keberagaman yang ada di lingkungannya sebagai bentuk sikap menghadapi tantangan dan keuntungan hidup kebinekaan. 3. Peserta didik dapat menguraikan keuntungan dan tantangan hidup dalam keberagaman. 4. Peserta didik dapat menceritakan sikap dan perilaku yang dapat menjaga atau merusak kebinekaan di lingkungannya. Jati Diri dan Lingkunganku 8 JP 4 1. Peserta didik dapat berperilaku menjaga keutuhan NKRI yang berketuhanan Yang Maha Esa. 2. Peserta didik dapat mengembangkan sikap persatuan sebagai bangsa Indonesia. 3. Peserta didik dapat menjelaskan sikap dan perilaku persatuan yang dapat menjaga keutuhan NKRI. 4. Peserta didik dapat menceritakan sejarah terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia Negaraku Indonesia 8 JP Cadangan 0 JP Jumlah Jam Pelajaran 36 JP Mengetahui, Batam, 10 Juli 2023 Kepala Sekolah Guru kelas 5D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati,S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


PROGRAM TAHUNAN Satuan Pendidikan : SD Negeri 002 Nongsa Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas : V Tahun Pelajaran : 2023/ 2024 A. Capaian Pembelajaran Pada fase C ini, peserta didik mampu: Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan B. Elemen Capaian Pembelajaran Fase C Elemen Capaian Pembelajaran Menyimak Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio. Membaca dan Memirsa Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. Berbicara dan Mempresentasikan Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan,


hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. Menulis Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif. No Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu Semester Ganjil 1 Bab ini akan mengajarkan kalian untuk menjadi peserta didik yang percaya diri dalam mengenal karakter unik yang kalian miliki, menghargai karakter unik teman kalian, serta menunjukkan integritas dan berakhlak baik dalam lingkungan belajar dan sosial melalui berbagai kegiatan bersama. Aku yang Unik JP 2 Bab ini akan mengajarkan kalian untuk menjadi peserta didik yang antusias dan mandiri dalam mempelajari berbagai jenis buku baik fiksi maupun nonfiksi, memupuk kegemaran membaca, mengenal bagian-bagian buku dan proses pembuatannya, hingga belajar menulis cerita sendiri. Buku Jendela Dunia JP 3 Bab ini akan mengajarkan kalian untuk menjadi siswa yang kreatif dan berkomitmen dalam mengembangkan bakat diri serta tulus dalam menghargai karya orang lain. Melalui kegiatan belajar yang ada, kalian akan mendalami kisah sebuah prestasi lewat hobi, berkomunikasi melalui surat dengan tokoh inspiratif, Ekspresi Diri Melalui Hobi JP 4 Bab ini akan mengajarkan kalian untuk mengenal nilai-nilai kewirausahaan (komitmen dan kerja keras) dengan meneladani kisah tokoh pada teks, mencari informasi dari tokoh melalui wawancara, dan menjadi pribadi yang unggul serta berprestasi yang melaksanakan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan seharihari. Belajar Berwirausaha JP


No Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu Semester Genap 5 Bab ini akan mengajarkan kalian untuk menjadi warga dunia yang mempunyai kemampuan literasi, mampu berpikir kritis, dan dapat menggunakan teknologi sebagai sumber informasi. Menjadi Warga Dunia JP 6 Bab ini akan mengajarkan kalian untuk menjadi pribadi yang cinta tanah air melalui pengenalan sejarah lewat wisata ke museum/bangunan bersejarah, mengenal simbol, petunjuk, dan informasi di lokasi wisata, serta menerima dan membuat informasi lewat pengumuman. Cinta Indonesia JP 7 Bab ini akan mengajarkan kalian untuk mengenal masalah lingkungan melalui teks, gambar, dan diagram, dapat mengurai sebab dan akibat dari masalah tersebut, serta menulis teks eksposisi sederhana untuk meningkatkan kesadaran pembaca agar mencintai dan menjaga lingkungan serta menunjukkan tanggung jawab dalam memelihara dan melestarikan lingkungan. Sayangi Bumi JP 8 Bab ini akan mengajarkan kalian untuk menjadi pribadi yang berempati, tidak memaksakan kehendak, dan antiperundungan serta kekerasan. Kalian juga akan belajar tentang cara memberikan saran dan pendapat, menyusun dan membacakan naskah pidato, serta membuat kampanye antiperundungan. Bergerak Bersama JP Cadangan JP Jumlah Jam Pelajaran JP Mengetahui, Batam, 10 Juli 2023 Kepala Sekolah Guru kelas 5D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati,S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


PROGRAM TAHUNAN Satuan Pendidikan : SD Negeri 002 Nongsa Mata Pelajaran : Matematika Kelas : V Tahun Pelajaran : 2023/ 2024 Capaian Pembelajaran Fase C Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah dengan 1.000.000. Mereka dapat melakukan operasi aritmetika pada bilangan cacah sampai 100.000. Mereka dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal dan mengubah pecahan menjadi desimal. Mereka dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang berkaitan dengan operasi aritmetika pada bilangan cacah sampai 1000. Mereka dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB dan masalah yang berkaitan dengan uang. Mereka dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola bilangan membesar yang melibatkan perkalian dan pembagian. Mereka dapat bernalar secara proporsional dan menggunakan operasi perkalian dan pembagian dalam menyelesaikan masalah seharihari dengan rasio dan atau yang terkait dengan proporsi. Peserta didik dapat menentukan keliling dan luas beberapa bentuk bangun datar dan gabungannya. Mereka dapat mengonstruksi dan mengurai beberapa bangun ruang dan gabungannya, dan mengenali visualisasi spasial. Mereka dapat membandingkan karakteristik antar bangun datar dan antar bangun ruang. Mereka dapat menentukan lokasi pada peta yang menggunakan sistem berpetak. Peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, dan menganalisis data banyak benda dan data hasil pengukuran dalam bentuk beberapa visualisasi dan dalam tabel frekuensi untuk mendapatkan informasi. Mereka dapat menentukan kejadian dengan kemungkinan yang lebih besar dalam suatu percobaan acak. Fase C Berdasarkan Elemen Elemen Capaian Pembelajaran Bilangan Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB. Peserta didik dapat membandingkan


dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma) Aljabar Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang berkaitan dengan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pada bilangan cacah sampai 1000 (contoh : 10 x … = 900, dan 900 : … = 10) Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan perkalian dan pembagian. Mereka dapat bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan. Mereka dapat menggunakan operasi perkalian dan pembagian dalam menyelesaikan masalah seharihari yang terkait dengan proporsi. Pengukuran Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut. Geometri Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengonstruksi dan mengurai bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya) dan mengenali visualisasi spasial (bagian depan, atas, dan samping). Mereka dapat membandingkan karakteristik antar bangun datar dan antar bangun ruang. Mereka dapat menentukan lokasi pada peta yang menggunakan sistem berpetak. Analisa Data danPeluang Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, dan menganalisis data banyak benda dan data hasil pengukuran dalam bentuk gambar, piktogram, diagram batang, dan tabel frekuensi untuk mendapatkan informasi. Mereka dapat menentukan kejadian dengan kemungkinan yang lebih besar dalam suatu percobaan acak. Semester Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu II ( Genap ) Untuk memperdalam pemahaman pecahan, memahami arti penjumlahan dan pengurangan pecahan yang berbeda penyebut, serta mampu mengaplikasikannya. Dapat memikirkan tentang cara menghitung penjumlahan dan pengurangan pecahan yang berbeda penyebut dan menghitungnya. Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan 6 JP Memperdalam pemahaman mengenai pecahan. Dapat memahami arti dari perkalian dan pembagian dari pecahan yang pengali dan pembaginya adalah bilangan bulat, berpikir bagaimana cara menghitungnya, dan berbagai perhitungan lainnya. Perkalian dan Pembagian Pecahan 9 JP Untuk memperdalam pemahaman bahwa luas sebuah bangun datar dapat dihitung dan mampu mengetahui cara menghitung luasnya. Menemukan dengan membagi luas segi banyak menjadi segitiga dan lainnya. Luas Bangun Datar 13 JP


Semester Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu Memikirkan cara menemukan luas segitiga, jajargenjang, belah ketupat, dan trapesium. Menggunakan tabel untuk dapat menyelediki hubungan antara dua kuantitas yang berubah bersama. Untuk kasus sederhana, mengetahui ada hubungan proporsional. Memperdalam pemahaman tentang kalimat matematika yang menyatakan hubungan antar kuantitas, dan fokus pada kebersesuaian antara dua kuantitas dan bagaimana perubahannya untuk hubungan yang dinyatakan dengan kalimat matematika sederhana. Perbandingan 6 JP Memperdalam pemahaman bangun datar melalui aktivitas seperti observasi dan komposisi bentuk. Mengerti tentang segi banyak dan segi banyak beraturan Memahami tentang rasio keliling. Menggunakan 3,14 sebagai rasio keliling. Segi Banyak Beraturan dan Lingkaran 9 JP Membantu peserta didik memahami gambar bangun ruang melalui kegiatan seperti observasi dan komposisi gambar. Mengetahui tentang prisma dan tabung. Dapat menggambar sketsa dan jaring-jaring. Bangun Ruang 8 JP Memungkinkan untuk memahami tentang persentase. Memahami arti, cara menemukan dan cara membandingkan rasio, dan arti dan cara menyatakan persentase. Memahami bagaimana menemukan kuantitas yang akan dibandingkan dan kuantitas yang akan dijadikan dasar. Memahami cara menyelesaikan soal jika rasionya menjadi Mengumpulkan bahan sesuai dengan tujuan dan mengaturnya sehingga dapat dinyatakan menggunakan diagram lingkaran dan grafik pita, sehingga karakteristiknya dapat diselidiki. Rasio dan Diagram 13 JP Cadangan 26 JP Jumlah Jam Pelajaran 90 JP


Mengetahui, Batam, 10 Juli 2023 Kepala Sekolah Guru kelas 5D Dana Sundana, S.Pd.SD Aryani Delawati,S.Pd.SD NIP. 198210102009031002 NIP. 198809032009042001


PROGRAM TAHUNAN Satuan Pendidikan : SD Negeri 002 Nongsa Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas : V Tahun Pelajaran : 2023/ 2024 A. Capaian Pembelajaran Fase C Pada Fase C peserta didik diperkenalkan dengan sistem - perangkat unsur yang saling terhubung satu sama lain dan berjalan dengan aturanaturan tertentu untuk menjalankan fungsi tertentu - khususnya yang berkaitan dengan bagaimana alam dan kehidupan sosial saling berkaitan dalam konteks kebhinekaan. Peserta didik melakukan suatu tindakan, mengambil suatu keputusan atau menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari berdasarkan pemahamannya terhadap materi yang telah dipelajari. B. Elemen Capaian Pembelajaran Fase C Pemahaman IPAS (sains dan sosial) Peserta didik melakukan simulasi dengan menggunakan gambar/bagan/alat/media sederhana tentang sistem organ tubuh manusia (sistem pernafasan/pencernaan/peredaran darah) yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan organ tubuhnya dengan benar. Peserta didik menyelidiki bagaimana hubungan saling ketergantungan antar komponen biotik abiotik dapat memengaruhi kestabilan suatu ekosistem di lingkun gan sekitarnya. Berdasarkan pemahamannya terhadap konsep gelombang (bunyi dan cahaya) peserta didik mendemonstrasikan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mendeskripsikan adanya ancaman krisis energi yang dapat terjadi serta mengusulkan upayaupaya individu maupun kolektif yang dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan energi dan serta penemuan sumber energi alternatif yang dapat digunakan menggunakan sumber daya yang ada di sekitarnya. Peserta didik mendemonstrasikan bagaimana sistem tata surya bekerja dan kaitannya dengan gerak rotasi dan revolusi bumi. Peserta didik merefleksikan bagaimana perubahan kondisi alam di permukaan bumi terjadi akibat faktor alam maupun perbuatan manusia, mengidentifikasi pola hidup yang menyebabkan terjadinya permasalahan lingkungan serta memprediksi dampaknya terhadap kondisi sosial kemasyarakatan, ekonomi. Di akhir fase ini peserta didik menggunakan peta konvensional/digital untuk mengenal letak dan kondisi geografis negara Indonesia. Peserta didik mengenal keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebhinekaan. Peserta didik menceritakan perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan imperialisme, merefleksikan perjuangan para pahlawan dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta meneladani perjuangan pahlawan dalam tindakan nyata sehari-hari.


Di akhir fase ini, peserta didik mengenal berbagai macam kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif di lingkungan sekitar. Dengan penuh kesadaran, peserta didik melakukan suatu tindakan atau mengambil suatu keputusan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari berdasarkan pemahamannya terhadap kekayaan kearifan lokal yang berlaku di wilayahnya serta nilai-nilai ilmiah dari kearifan lokal tersebut. Keterampilan proses 1. Mengamati Pada akhir fase C, peserta didik mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana dengan menggunakan panca indra, mencatat hasil pengamatannya, serta mencari persamaan dan perbedaannya. 2. Mempertanyakan dan memprediksi Dengan panduan, peserta didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah. 3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan Secara mandiri, peserta didik merencanakan dan melakukan langkahlangkah operasional untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Menggunakan alat dan bahan yang sesuai dengan mengutamakan keselamatan. Peserta didik menggunakan alat bantu pengukuran untuk mendapatkan data yang akurat. 4. Memproses, menganalisis data dan informasi Menyajikan data dalam bentuk tabel atau grafik serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara digital atau non digital. Membandingkan data dengan prediksi dan menggunakannya sebagai bukti dalam menyusun penjelasan ilmiah. 5. Mengevaluasi dan refleksi Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Merefleksikan proses investigasi, termasuk merefleksikan validitas suatu tes. 6. Mengomunikasikan hasil Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen, bahasa, serta konvensi sains yang umum sesuai format yang ditentukan. No Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu Semester Ganjil 1 1. Menjelaskan sifat-sifat bunyi dan cahaya melalui percobaan sederhana. 2. Mendemonstrasikan bagaimana sistem pendengaran dan penglihatan manusia bekerja Melihat karena Cahaya, Mendengar karena Bunyi 27 JP 2 1. Menganalisis hubungan antarmakhluk hidup pada suatu ekosistem dalam bentuk jaring-jaring makanan. 2. Mendeskripsikan proses transformasi antarmakhluk hidup dalam suatu ekosistem. Harmoni dalam Ekosistem 22 JP


Click to View FlipBook Version