https://www.modulguruku.com/I MODUL AJAR DEEP LEARNINGKURIKULUM MERDEKANama Sekolah : ................................................Nama Penyusun : ................................................NIP : ................................................Mata pelajaran : Prakarya (Kerajinan)Fase D, Kelas / Semester : VIII (Delapan) / I (Ganjil)
https://www.modulguruku.com/MODUL AJAR DEEP LEARNINGMATA PELAJARAN : PRAKARYA (KERAJINAN)BAB 1 : MENGENAL RUANG LINGKUP PRODUK KERAJINAN LIMBAHORGANIKA. IDENTITAS MODULNama Sekolah : ………………………………………..Nama Penyusun : ………………………………………..Mata Pelajaran : Prakarya (Kerajinan)Kelas / Fase / Semester : VIII / D / GanjilAlokasi Waktu : 8 JP (4 kali pertemuan)Tahun Pelajaran : 20.. / 20..B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK● Pengetahuan Awal : Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar mengenai produk kerajinan dari bahan lunak dan keras yang dipelajari di Kelas VII.● Minat : Peserta didik menunjukkan ketertarikan pada kegiatan kreatif, pembuatan karya seni, permainan edukatif, dan isu-isu lingkungan.● Latar Belakang : Peserta didik berasal dari lingkungan beragam yang setiap hari menghasilkan limbah organik, baik dari rumah tangga, kantin sekolah, maupun lingkungan sekitar.● Kebutuhan Belajar :○ Visual: Peserta didik akan belajar melalui tayangan video, pengamatan gambargambar produk kerajinan, melihat contoh nyata limbah organik, dan membuat jurnal visual.○ Auditori: Peserta didik akan mendapatkan penjelasan dari guru, berpartisipasi dalam diskusi kelompok, dan mendengarkan presentasi temannya.○ Kinestetik: Peserta didik akan terlibat aktif dalam permainan (Teka-teki Silang, Roda Putar, Ular Tangga), melakukan observasi langsung di lingkungan sekolah, dan membuat karya jurnal visual.C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai○ Konseptual: Memahami pengertian limbah organik, jenis dan karakteristiknya (sisa dapur dan sisa produksi), keuntungan dan kerugian daur ulang, serta ruang lingkup produksi (material, alat, teknik, dan energi).○ Prosedural: Melatih langkah-langkah mengidentifikasi potensi limbah organik, mengikuti prosedur permainan edukatif, dan menerapkan tahapan pembuatan jurnal visual.● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi ini sangat relevan karena limbah organik merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Pembelajaran ini memberikan keterampilan untuk mengubah masalah sampah menjadi peluang kreatif yang bernilai ekonomis.● Tingkat Kesulitan: Sedang. Konsep dasarnya mudah dipahami, namun menuntut
https://www.modulguruku.com/kreativitas, ketelitian dalam observasi, dan kemampuan menuangkan ide secara visual.● Struktur Materi: Pembelajaran disusun secara sistematis, dimulai dari pengenalan konsep dasar limbah organik, identifikasi jenis dan potensinya, pengenalan alat dan teknik, pengenalan contoh produk dan perajin, hingga mengaplikasikan seluruh pengetahuan dalam bentuk jurnal visual.● Integrasi Nilai dan Karakter:○ Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Mensyukuri dan menjaga alam ciptaan Tuhan dengan memanfaatkan limbah secara bijaksana.○ Bernalar Kritis: Menganalisis masalah lingkungan yang disebabkan oleh limbah dan mengidentifikasi potensinya untuk diolah kembali.○ Kreativitas: Menghasilkan gagasan orisinal dari hasil pengamatan limbah dan menuangkannya dalam bentuk jurnal visual yang estetis dan informatif.○ Kolaborasi/Bergotong Royong: Bekerja sama secara efektif dalam kelompok saat kegiatan permainan dan diskusi untuk mencapai tujuan bersama.○ Kemandirian: Bertanggung jawab menyelesaikan tugas individu dalam membuat jurnal visual.○ Kepedulian: Membangun kesadaran dan kepedulian terhadap masalah sampah dan pentingnya daur ulang untuk kelestarian lingkungan.D. DIMENSI PROFIL LULUSAN● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Peserta didik diajak untuk mensyukuri karunia Tuhan berupa alam yang menyediakan berbagai bahan (termasuk limbah) yang dapat diolah secara kreatif dan bertanggung jawab.● Kewargaan: Peserta didik berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan memahami cara pengelolaan limbah yang benar dan bermanfaat.● Penalaran Kritis: Peserta didik melatih kemampuan menganalisis masalah limbah di lingkungan sekitarnya dan mengidentifikasi potensi solusinya untuk diubah menjadi produk kerajinan yang berguna.● Kreativitas: Peserta didik menghasilkan gagasan orisinal untuk memanfaatkan limbah organik dan mendesain jurnal visual yang informatif serta estetis sebagai media ekspresi.● Kolaborasi: Peserta didik belajar bekerja sama dalam tim saat kegiatan permainan dan diskusi, berbagi peran, dan menghargai pendapat orang lain untuk mencapai tujuan bersama.● Kemandirian: Peserta didik bertanggung jawab atas tugas pribadi dalam mencari informasi, mengolah data, dan menyelesaikan produk jurnal visual tepat waktu.● Kesehatan: Peserta didik memahami pentingnya mengelola limbah untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan higienis.● Komunikasi: Peserta didik melatih kemampuan menyampaikan gagasan dan hasil temuan secara lisan saat berdiskusi dan secara visual melalui karya jurnal.
https://www.modulguruku.com/DESAIN PEMBELAJARANA. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Pada akhir Fase D, murid memiliki kemampuan sebagai berikut: Eksplorasi dan ObservasiMemahami proses observasi dan eksplorasi produk kerajinan berdasarkan karakteristik bentuk, bahan, alat, teknik, prosedur pembuatan sesuai potensi lingkungan/kearifan lokal. Desain/PerencanaanMerancang desain produk kerajinan menggunakan bahan, alat, teknik, dan prosedur pembuatan, dengan mempertimbangkan potensi lingkungan/kearifan lokal. ProduksiMembuat produk kerajinan sesuai dengan rancangan serta menampilkan melalui displai produk yang sesuai. Evaluasi dan RefleksiPada akhir fase D, murid mampu merefleksikan proses observasi, eksplorasi, desain, dan mengevaluasi produk kerajinan.B. LINTAS DISIPLIN ILMU● Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Mengenal jenis-jenis limbah organik, proses dekomposisi (penguraian), dan dampaknya terhadap ekosistem.● Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Memetakan potensi limbah di lingkungan sekitar dan memahami nilai ekonomis dari produk daur ulang.● Seni Budaya: Mengembangkan kepekaan estetis dalam melihat potensi limbah dan mengasah kreativitas dalam pembuatan jurnal visual.● Bahasa Indonesia: Menggunakan bahasa yang efektif untuk mendeskripsikan temuan dalam jurnal visual dan berkomunikasi saat diskusi kelompok.C. TUJUAN PEMBELAJARAN● Pertemuan 1: Peserta didik mampu menjelaskan pengertian limbah organik, material, karakteristiknya, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengolahan limbah melalui kegiatan permainan yang interaktif. (2 JP)● Pertemuan 2: Peserta didik mampu menunjukkan berbagai alat, teknik, dan energi yang dapat digunakan untuk membuat produk kerajinan dari limbah organik yang ada di lingkungan sekitar. (2 JP)● Pertemuan 3: Peserta didik mampu mengidentifikasi ragam produk kerajinan, perajin, dan sentra produksi yang mengolah limbah organik di berbagai daerah di Indonesia. (2 JP)● Pertemuan 4: Peserta didik mampu menganalisis dan menyajikan informasi mengenai material produk kerajinan limbah organik dalam bentuk sebuah jurnal visual secara kreatif dan mandiri. (2 JP)D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUALPembelajaran akan diperkaya dengan contoh-contoh nyata pemanfaatan limbah organik dari berbagai daerah di Indonesia, seperti pemanfaatan pelepah pisang di Bojonegoro, kerajinan
https://www.modulguruku.com/dari bahan alam oleh komunitas Art For Children di Yogyakarta, tradisi mengukir di atas kulit kayu Khombouw di Papua, serta penggunaan pewarna alam di Sulawesi.E. KERANGKA PEMBELAJARANPRAKTIK PEDAGOGIK● Model Pembelajaran: Discovery Learning, Pembelajaran Berbasis Permainan (GameBased Learning).● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)○ Mindful Learning: Peserta didik secara sadar dan penuh perhatian mengamati lingkungan sekitarnya untuk mengidentifikasi jenis-jenis limbah organik dan potensinya.○ Meaningful Learning: Pengetahuan tentang limbah organik dihubungkan secara langsung dengan masalah nyata di lingkungan peserta didik dan potensi solusinya yang bernilai guna dan ekonomis.○ Joyful Learning: Proses pembelajaran dikemas melalui permainan yang interaktif dan menyenangkan (Teka-Teki Silang, Roda Putar, Ular Tangga) untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik.● Metode Pembelajaran: Permainan, Diskusi, Tanya Jawab, Observasi, Penugasan (Membuat Jurnal Visual).● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi○ Diferensiasi Konten: Guru menyediakan sumber belajar yang beragam (video, gambar, contoh limbah nyata, artikel online) untuk memenuhi gaya belajar yang berbeda.○ Diferensiasi Proses: Peserta didik bekerja dalam kelompok heterogen untuk saling membantu (tutor sebaya). Guru memberikan pilihan kegiatan (membuat Jurnal Visual atau Mandala dari bahan alam) untuk mengakomodasi minat yang berbeda.○ Diferensiasi Produk: Peserta didik diberi kebebasan untuk membuat Jurnal Visual dalam format yang beragam (kliping, papan ide, catatan visual bergambar) sesuai dengan tingkat kreativitas dan kemampuan masing-masing.KEMITRAAN PEMBELAJARAN● Lingkungan Sekolah: Berkolaborasi dengan petugas kebersihan atau pengelola kantin sekolah untuk mendapatkan contoh nyata limbah organik sebagai media belajar.● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Mendorong peserta didik untuk berkomunikasi dengan orang tua di rumah mengenai pengelolaan sampah dapur atau mencari informasi tentang perajin lokal (jika ada).● Mitra Digital: Memanfaatkan platform seperti YouTube dan Google untuk mencari video tutorial, referensi produk kerajinan, dan informasi tambahan tentang pengelolaan limbah.LINGKUNGAN BELAJAR● Ruang Fisik:○ Ruang kelas yang ditata secara fleksibel untuk mendukung kerja kelompok dan permainan.○ Pemanfaatan area luar sekolah (taman, halaman) sebagai laboratorium alam untuk kegiatan observasi limbah organik.
https://www.modulguruku.com/● Ruang Virtual:○ Penggunaan proyektor atau perangkat elektronik untuk menampilkan video dan gambar.○ Akses internet untuk mencari informasi dan referensi secara mandiri maupun kelompok.● Budaya Belajar:○ Membangun suasana kelas yang positif, kolaboratif, dan saling menghargai.○ Mendorong budaya bertanya, berpikir kritis, dan kreatif dalam memecahkan masalah.○ Menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.PEMANFAATAN DIGITAL● Perpustakaan Digital/Sumber Daring: Menggunakan YouTube dan Google Search untuk mencari referensi video tutorial, contoh produk, dan artikel tentang pengelolaan limbah.● Forum Diskusi Daring: Grup kelas (misal: WhatsApp Group) dapat digunakan untuk berbagi temuan atau ide di luar jam pelajaran.● Penilaian Daring: Kuis singkat melalui platform digital (jika memungkinkan) untuk asesmen formatif.● Media Presentasi Digital: Guru menggunakan slide presentasi (misal: PowerPoint) untuk menampilkan materi, gambar, dan video secara menarik.● Media Publikasi Digital: Hasil karya jurnal visual peserta didik dapat didokumentasikan dan dipublikasikan melalui media sosial sekolah untuk diapresiasi oleh komunitas yang lebih luas.F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPERTEMUAN 1 (2 JP : 80 MENIT)Topik : Pengertian dan Ruang Lingkup Limbah OrganikKEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)● Orientasi: Guru membuka pelajaran dengan salam dan mempersilakan peserta didik berdoa (Keimanan & Ketakwaan).● Apersepsi: Guru mengaitkan materi dengan pengalaman sehari-hari peserta didik melalui pertanyaan pemantik: \"Apa saja sampah yang paling banyak kalian lihat di tempat sampah rumah atau sekolah?\"● Motivasi: Guru bercerita singkat tentang permasalahan lingkungan akibat sampah untuk membangun kesadaran (Mindful Learning).● Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan, yaitu belajar sambil bermain Teka-Teki Silang (Joyful Learning).KEGIATAN INTI (55 MENIT)● Stimulasi & Identifikasi Masalah (Mindful & Meaningful Learning):○ Peserta didik mengamati video singkat atau gambar tentang penumpukan sampah organik.○ Guru mengajak peserta didik mengidentifikasi masalah yang timbul dari video/gambar tersebut.● Pengumpulan & Pengolahan Data (Joyful & Meaningful Learning):
https://www.modulguruku.com/○ Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok heterogen (Kolaborasi).○ Setiap kelompok bermain \"Teka-Teki Silang\" yang pertanyaannya seputar pengertian limbah organik, jenis-jenisnya (sisa dapur & produksi), serta keuntungan dan kerugian daur ulang (Bernalar Kritis).○ Selama permainan, peserta didik didorong untuk berdiskusi mencari jawaban dari buku atau sumber lain yang disediakan.● Pembuktian & Generalisasi:○ Setiap jawaban akan divalidasi dan dijelaskan lebih lanjut oleh guru.○ Di akhir permainan, guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting yang telah dipelajari.● Pembelajaran Berdiferensiasi:○ Proses: Kelompok yang lebih cepat selesai dapat diberi pertanyaan tambahan atau diminta membantu kelompok lain.KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)● Refleksi: Peserta didik menyampaikan apa yang telah mereka pelajari dan bagian mana yang paling menarik.● Rangkuman: Guru memberikan penguatan terhadap konsep-konsep kunci.● Tindak Lanjut: Guru memberikan informasi materi untuk pertemuan berikutnya.● Penutup: Pelajaran ditutup dengan salam dan doa.PERTEMUAN 2 (2 JP : 80 MENIT)Topik : Alat, Teknik, dan Energi dalam Produksi Kerajinan Limbah OrganikKEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)● Orientasi & Apersepsi: Guru membuka pelajaran, berdoa, dan melakukan review singkat materi pertemuan sebelumnya.● Motivasi: Guru menunjukkan sebuah produk kerajinan dari limbah organik (misal: vas bunga dari kulit jagung) dan bertanya, \"Menurut kalian, bagaimana cara membuatnya?\" (Meaningful Learning).● Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengenalkan permainan \"Roda Putar\".KEGIATAN INTI (60 MENIT)● Stimulasi & Identifikasi Masalah (Mindful Learning):○ Peserta didik mengamati berbagai gambar atau contoh nyata alat-alat sederhana (gunting, lem) dan produk kerajinan yang menggunakan teknik berbeda (anyaman, tempel, pilin).○ Peserta didik didorong untuk bertanya tentang alat dan teknik yang digunakan.● Pengumpulan & Pengolahan Data (Joyful Learning):○ Peserta didik secara bergantian atau perwakilan kelompok maju untuk memutar \"Roda Putar\".○ Setiap sektor pada roda berisi pertanyaan terkait alat, teknik (menganyam, menempel, memilin, mengukir), atau energi (manusia, mesin, matahari) yang digunakan dalam pembuatan kerajinan (Bernalar Kritis).○ Kelompok berdiskusi untuk menjawab pertanyaan yang didapat (Kolaborasi).● Pembuktian & Generalisasi:
https://www.modulguruku.com/○ Guru memberikan klarifikasi dan penjelasan detail untuk setiap jawaban.○ Peserta didik bersama-sama menyimpulkan berbagai macam alat, teknik, dan energi yang dapat diaplikasikan pada limbah organik.● Pembelajaran Berdiferensiasi:○ Konten: Roda putar berisi pertanyaan dengan tingkat kesulitan yang bervariasi.KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)● Refleksi: Peserta didik menyebutkan satu teknik baru yang mereka pelajari hari ini.● Rangkuman: Guru merangkum materi yang telah dibahas.● Tindak Lanjut: Menginformasikan kegiatan pada pertemuan selanjutnya.● Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 3 (2 JP : 80 MENIT)Topik : Ragam Produk, Perajin, dan Sentra Kerajinan Limbah OrganikKEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)● Orientasi & Apersepsi: Salam, doa, dan review materi tentang teknik kerajinan.● Motivasi: Guru menampilkan gambar seorang perajin yang sedang berkarya dan bertanya, \"Apa yang membuat karya seseorang menjadi unik dan dikenal?\" (Meaningful Learning).● Penyampaian Tujuan: Menjelaskan tujuan pembelajaran dan mengenalkan permainan \"Ular Tangga\".KEGIATAN INTI (60 MENIT)● Stimulasi & Identifikasi Masalah:○ Peserta didik menonton video singkat tentang profil seorang perajin limbah organik atau sentra kerajinan di suatu daerah (Mindful Learning).○ Peserta didik diajak mengidentifikasi keunikan dari produk dan kisah perajin tersebut.● Pengumpulan & Pengolahan Data (Joyful Learning):○ Peserta didik secara berkelompok bermain \"Ular Tangga\".○ Setiap kotak pada papan permainan berisi instruksi untuk mengambil kartu pertanyaan tentang contoh produk (kerajinan batok kelapa), nama perajin, atau lokasi sentra kerajinan di Indonesia (Bernalar Kritis).○ Peserta didik berdiskusi untuk menjawab pertanyaan (Kolaborasi).● Pembuktian & Generalisasi:○ Guru memberikan informasi tambahan dan fakta menarik terkait jawaban.○ Peserta didik menyimpulkan bahwa Indonesia kaya akan keragaman produk kerajinan dari limbah organik.● Pembelajaran Berdiferensiasi:○ Proses: Kelompok dapat memilih \"juru bicara\" yang berbeda di setiap putaran untuk memberikan kesempatan yang sama.KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)● Refleksi: Peserta didik berbagi tentang produk atau perajin yang paling menginspirasi mereka.● Rangkuman: Guru menegaskan kembali keragaman potensi kerajinan limbah di Indonesia.
https://www.modulguruku.com/● Tindak Lanjut: Guru memberikan tugas untuk pertemuan berikutnya: membuat Jurnal Visual.● Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 4 (2 JP : 80 MENIT)Topik : Membuat Jurnal VisualKEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)● Orientasi & Apersepsi: Salam, doa, dan review materi dari tiga pertemuan sebelumnya.● Motivasi: Guru menunjukkan beberapa contoh jurnal visual/kliping/papan ide yang kreatif dan menarik.● Penyampaian Tujuan: Menjelaskan bahwa peserta didik akan menuangkan semua yang telah dipelajari ke dalam sebuah karya kreatif berupa jurnal visual.KEGIATAN INTI (60 MENIT)● Stimulasi & Perencanaan:○ Guru menjelaskan secara singkat teknik dasar membuat jurnal visual (tata letak, komposisi warna, kombinasi teks dan gambar).○ Peserta didik diminta merancang sketsa kasar tata letak jurnal visual mereka secara individu (Kemandirian & Kreativitas).● Proses Pembuatan (Meaningful Learning):○ Peserta didik mulai membuat jurnal visual yang merangkum materi Bab 1 (pengertian limbah, jenis, teknik, contoh produk, dll.) menggunakan bahan-bahan yang telah disiapkan.○ Guru berkeliling untuk memberikan bimbingan dan bantuan jika diperlukan.● Pembelajaran Berdiferensiasi:○ Produk: Peserta didik bebas memilih format jurnal (kliping di buku, papan ide dari karton, atau catatan visual di kertas A4) sesuai minat dan kreativitas. Bagi yang lebih kinestetik, guru menawarkan kegiatan alternatif membuat \"Mandala dari Bahan Alam\" menggunakan ranting, daun kering, dan batu yang ditemukan di sekitar sekolah.● Presentasi & Apresiasi:○ Beberapa peserta didik diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil jurnal visualnya di depan kelas.○ Karya yang sudah selesai ditempel di dinding kelas untuk diapresiasi bersama.KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)● Refleksi: Peserta didik berbagi pengalaman dan kesulitan selama proses membuat jurnal.● Rangkuman: Guru memberikan apresiasi umum terhadap semua karya dan menutup materi Bab 1.● Tindak Lanjut: Memberikan gambaran umum tentang materi di bab selanjutnya.● Penutup: Salam dan doa.G. ASESMEN PEMBELAJARANASESMEN DIAGNOSTIK● Tanya Jawab: Mengajukan pertanyaan pemantik di awal bab untuk mengukur pemahaman awal peserta didik tentang sampah dan daur ulang.
https://www.modulguruku.com/● Kuis Singkat: Memberikan tabel ceklis \"Saya Tahu / Saya Tidak Tahu\" berisi pernyataan dasar tentang limbah organik sebelum pembelajaran dimulai.ASESMEN FORMATIF● Tanya Jawab: Menilai pemahaman peserta didik secara lisan selama sesi permainan dan diskusi.● Diskusi Kelompok: Mengobservasi dan menilai kemampuan kolaborasi, keaktifan, dan penalaran kritis peserta didik saat bekerja dalam kelompok menggunakan lembar observasi.● Observasi: Guru membuat catatan anekdotal tentang perkembangan sikap Profil Pelajar Pancasila (kepedulian, kreativitas, kolaborasi) selama proses pembelajaran.● Produk (Proses): Menilai proses pembuatan Jurnal Visual, termasuk perencanaan (sketsa), kelengkapan konten, kreativitas tata letak, dan kerapian.ASESMEN SUMATIF● Produk (Proyek): Penilaian akhir terhadap Jurnal Visual sebagai rangkuman pemahaman utuh materi Bab 1.● Praktik (Kinerja): Penilaian presentasi singkat hasil Jurnal Visual di depan kelas, menilai kemampuan komunikasi dan penguasaan materi.● Tes Tertulis: Tes akhir bab untuk mengukur pemahaman konseptual.Contoh Tes Tertulis :● Pilihan Ganda1. Sampah yang berasal dari sisa makhluk hidup dan dapat terurai secara alami oleh organisme disebut...a. Limbah B3b. Limbah anorganikc. Limbah organikd. Limbah industrie. Limbah padat2. Berikut ini yang termasuk contoh limbah organik yang berasal dari sisa dapur adalah...a. Botol plastik dan kaleng susub. Cangkang telur dan kulit bawangc. Kain perca dan serbuk kayud. Kabel bekas dan styrofoame. Kaca dan besi3. Teknik menyilang-nyilangkan dan menumpang-tindihkan bahan seperti daun pandan atau bambu untuk membentuk suatu benda disebut teknik...a. Ukirb. Tempelc. Pilind. Anyame. Jahit4. Salah satu keuntungan utama dari kegiatan daur ulang limbah organik dari aspek ekonomi adalah...a. Mengurangi polusi udara
https://www.modulguruku.com/b. Mencegah bencana banjirc. Menciptakan lapangan kerja barud. Mengurangi tumpukan sampah di TPAe. Menjaga keseimbangan ekosistem5. Masmundari adalah seorang maestro yang terkenal dengan karya kerajinan lentera khas Gresik yang disebut...a. Lampionb. Damar kurungc. Wayang kulitd. Topeng Malangane. Batik Lasem● Essay1. Jelaskan perbedaan mendasar antara limbah organik sisa produksi dan limbah organik sisa dapur! Berikan masing-masing dua contoh!2. Menurut pendapatmu, mengapa penting untuk menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dalam kehidupan kita sehari-hari? Jelaskan dengan singkat!Mengetahui,Kepala Sekolah..........................................NIP. ..........................................., ......................... 20..Guru Mata Pelajaran..........................................NIP. ................................