The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ahmadsobirin472, 2021-12-02 03:00:25

flip books kristanto budi

flip books kristanto budi

BAHAN AJAR
KELAS 5 TEMA 5 SUBTEMA 3 PEMBELAJARAN 1

Disusun oleh:
Kristanto Budi Santoso, S.Pd., M.A.

SD NEGERI 04 WATUKUMPUL
KECAMATAN WATUKUMPUL

KABUPATEN PEMALANG

Satuan Pendidikan : SD Negeri 04 Watukumpul Kabupaten Pemalang
Kelas / Semester : 5 /1
Tema : Ekosistem ( Tema 5)
Sub Tema : Keseimbangan Ekosistem (Sub Tema 3)
Pembelajaran ke :1
Alokasi waktu : 2 JP (2X35 Menit)

KOMPETENSI INTI

1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya

diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar,

melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya,
makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya
di rumah, sekolah.

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan

sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia.

KOMPETENSI DASAR

Bahasa Indonesia
3.7 Menguraikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi.
4.7 Menyajikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi ke dalam

tulisan dengan bahasa sendiri.

IPA
3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan
di lingkungan sekitar.
4.5 Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem

Tujuan Pembelajaran

1. Setelah mengamati video pembelajaran , siswa

mampu menyimpulkan hubungan khas makhluk hidup
yang terjadi pada suatu ekosistem.

2. Setelah mencermati teks bacaan yang disajikan

dalam bentuk powerpoint, siswa mampu menemukan
kosakata baru pada sebuah bacaan nonfiksi.

3. Setelah mencermati powerpoint siswa dapat

menganalisis pokok pikiran dari sebuah bacaan
nonfiksi dalam bentuk peta pikiran.

4. Setelah mengamati video pembelajaran, siswa

mampu membuat teks nonfiksi dengan pemikiran
sendiri.

5. Setelah mengamati video pembelajaran, siswa

mampu membuat karya tentang jaring- jaring
makanan dari sebuah ekosistem di lingkungan sekitar.

Pengertian Simbiosis, Macam-Macam
Simbiosis Dan Contohnya

Pengertian Simbiosis. Simbiosis adalah hubungan
timbal balik antara dua makhluk hidup yang saling
berdampingan. Kata simbiosis berasal dari bahasa
Yunani yaitu sym artinya dengan, dan biosis artinya
kehidupan. Simbiosis merupakan suatu pola interaksi
yang erat antara dua organisme yang berlainan jenis,
sedangkan simbion adalah sebutan untuk makhluk
hidup yang melakukan simbiosis.

Simbiosis Mutualisme
Simbiosis Mutualisme adalah hubungan sesama
mahkluk hidup yang saling menguntungkan kedua
pihak. Contoh simbiosis mutualisme:

Bunga dengan kupu-kupu
Kupu – kupu membutuhkan nektar yang terdapat
pada bunga sebagai makanannya. Bunga
membutuhkan kupu-kupu untuk membantu
terjadinya proses penyerbukan.

Simbiosis Parasitisme
Simbiosis parasitisme adalah di mana pihak yang
satu mendapat keuntungan dan merugikan pihak
lainnya. Contoh simbiosis parasitisme:

Tumbuhan tali putri dan inangnya
Tali putri mendapatkan makanan dari tumbuhan
yang ditumpanginya (inang) sedangkan
tumbuhan yang ditumpanginya lama-lama akan
mati.

Simbiosis Komensalisme
Simbiosis Komensalisme adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan tapi pihak
lainnya tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.

Hubungan Ikan badut dengan anemon laut
Di alam, kehadiran ikan badut pada anemon dapat melindunginya dari agresifitas beberapa
jenis ikan seperti ikan angle atau ikan butterfly yang akan memangsa tentakelnya.
Sebaliknya ikan badut memanfaatkan anemon tersebut sebagai tempat berlindung dari
musuh alaminya. Tanpa perlindungan dari anemon, ikan badut hanya dapat bertahan hidup
beberapa menit saja sebelum dimangsa oleh musuhnya.

Rantai Makanan dan Jaring – Jaring Makanan

Kebergantungan antarmakhluk hidup dan lingkungannya menjadi bagian dari
kehidupan di dalam sebuah ekosistem. Tumbuhan mendapaykan energi dari
matahari. Hewan mendapatkan energi dari tumbuhan atau hewan lain yang
memakan tumbuhan. Tumbuhan berhijau daun mampu membuat makanan
sendiri. Makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri disebut produsen.
Banyak jenis makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan sendiri. Mereka
mendapatkan energi dari makanan yang mereka makan. Makhluk hidup yang
memakan makanan tanpa bisa membuat makanan sendiri disebut konsumen.
Beberapa jenis konsumen memakan tumbuhan. Konsumen ini dinamakan
herbivor. Konsumen yang memakan hewan sebagai sumber energinya dinamakan
karnivor. Ada juga konsumen yang memakan baik tumbuhan maupun hewan,
yang dinamakan omnivor.

Rantai Makanan dan Jaring – Jaring Makanan

Energi mengalir dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lain di dalam
rantai makanan. Rantai makanan adalah hubungan yang khas antara sekelompok
produsen dan konsumen. Konsumen memakan produsen. Produsen melepas
energi kepada konsumen. Konsumen itu lalu menjadi mangsa konsumen yang
lain. Mangsa adalah semua hewan yang diburu untuk dimakan oleh hewan lain.
Dengan demikian, mangsa akan melepas energinya kepada pemangsa. Pemangsa
atau predator adalah konsumen yang berburu makanan. Jadi, energi dialirkan dari
produsen kepada konsumen di dalam rantai makanan.

Rantai Makanan dan Jaring – Jaring Makanan

Di dalam sebuah ekosistem, terdapat hubungan antara beberapa rantai
makanan yang terjadi. Satu jenis hewan dapat terlibat dalam beberapa rantai
makanan, demikian juga dengan produsen. Kumpulan dari beberapa rantai
makanan di dalam sebuah ekosistem disebut dengan jaring-jaring makanan. Di
dalam jaring- jaring makanan, jumlah hewan yang terlibat makin banyak dan
energi yang mengalir juga makin kompleks. Pada jaring-jaring makanan,
dimungkinkan terjadi persaingan antarmakhluk hidup, baik di dalam rantai
makanan, maupun di dalam jaring jatring makanan. Setiap komponen yang ada
dalam jaring-jaring makanan saling memengaruhi satu dengan yang lain.

Rantai Makanan dan Jaring – Jaring Makanan

Melengkapi informasi penting dalam peta pikiran

Setelah membaca, kamu pasti menemukan kosakata baru. Kosakata baru
dapat dicari maknanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Dengan membaca kita juga dapat menemukan informasi. Informasi tersebut
dapat disajikan dalam bentuk peta pikiran. Untuk membantu menemukan
informasi , tentukanlah pokok pikiran pada setiap paragraph.
Membuat peta pikiran berguna untuk mempermudah memahami
keseluruhan informasi penting teks.

Teks Bacaan

Ancaman Terbesar Bagi Ekosistem Laut

Kekayaan hayati laut Indonesia mengalami ancaman dalam beberapa decade terakhir.
Ancaman terbesar berasal dari manusia. Menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
(LIPI), kerusakan terumbu karang di Indonesia mencapai 70%.

Penyebab utama kerusakan ekosistem laut adalah eksploitasi laut secara besar-
besaran tanpa memedulikan lingkungan. Hal tersebut menyebabkan penurunan kualitas dan
kesuburan perairansehingga memengaruhi pertambahan jumlah ikan. Selain itu, terumbu
karang juga mengalami bleaching (pemutihan karang) karena lepasnya alga yang hidup
bersimbiosis dengan karang.

Untuk mengurangi kerusakan laut, Kementrian Kelautan dan Perikanan kini
terus mengembangkan Kawasan konservasi. Untuk mengoptimalkan upaya konservasi ini,
pemerintah menerapkan rencana baru, yaitu konservasi yang tidak hanya melindungi
lingkungan, tetapi juga memberi kesejahteraan kepada masyarakat.

Teks Non Fiksi

Teks Non Fiksi adalah teks yang dibuat berdasarkan kenyataan yang ada, realita
tanpa mengada-ada, atau hal yang benar terjadi dalam kehidupan.

Contoh karangan atau tulisan nonfiksi adalah : laporan, karya ilmiah, artikel dan
masih banyak lainnya.

AYO BERLATIH
Setelah mengamati video tentang hubungan khas makhluk hidup tersebut silahkan kalian

membuat kesimpulan, tulislah dibuku tugas kalian !

Berdasarkan teks bacaan diatas, tentukanlah kosa kata baru yang kalian temukan!

Analisislah ide pokok dari teks bacaan dan sajikanlah dalam bentuk peta pikiran !

Setelah mengamati video pembelajaran, buatlah sebuah teks non fiksi dari video tersebut !

Buatlah sebuah gambar jaring-jaring makanan di lingkungan sekitarmu !

SUMBER BAHAN AJAR

1. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 5 Tema 5 (Buku Tematik Terpadu
Kurikulum 2013, Jakarta:Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017).

2. Buku Referensi (Buku Penilaian Harian Tematik Terpadu Kelas
5,Karanganyar:CV Pustaka Persada, 2020)

3. Bupena Jilid 5B (Irene, dkk, Jakarta:Erlangga,2017)
4. https://youtu.be/809c9MTxiv8
5. https://youtu.be/1PZyP9pBsZ4

SELAMAT BELAJAR

PATUHI PROTOKOL KESEHATAN

TETAP SEMANGAT
TERIMA KASIH


Click to View FlipBook Version