The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-BULETIN GEMA SPENDUNO EDISI MEI 2022

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by libraryspenduno, 2022-11-02 22:03:49

GEMA SPENDUNO EDISI MEI 2022

E-BULETIN GEMA SPENDUNO EDISI MEI 2022

Keywords: Gema Spenduno

5 MEI 2022 EDISI KE- 3

ZAKAT FITRAH

Buletin SMPN 2 SRONO

MENANAMKAN RASA
EMPATI SISWA

oleh : EMSUN

Zakat fitrah di SMPN 2 Srono
dilaksanakan pada akhir kegiatan pondok
romadon sabtu 23 sampai Rabu 27 April
2022, oleh Panitia zakat yang terdiri dari
pengurus osis dan beberapa orang bapak
dan ibu guru pendamping.

Kegiatan zakat fitrah diawali dengan Tujuan dilaksanakannya zakat fitrah di
pengumpulan zakat dari semua siswa dan sekolah, sebagaimana yang disampaikan
juga guru dimulai pada awal kegiatan oleh Ustadzah Ashlihah adalah:
pondok Romadon dan ditutup pada akhir
kegiatan pondok romadon. 1.Sebagai sarana latihan bagi pengurus osis
dalam pengelolaan zakat fitrah
Selanjutnya pembagian zakat
dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 23 2.Menanamkan rasa kepatuhan dalam diri
April untuk penerima zakat siswa kelas siswa atas ajaran agamanya yang harus
IX, Senin 25 April untuk penerima zakat ditaati
kelas VIII, Selasa 26 April untuk penerima
zakat kelas VII, dan Rabu 27 April untuk 3.Menanamkan rasa empati dalam diri
mustahik masyarakat. siswa atas kesusahan hidup kaum
dhuafa

Penerima zakat Fitrah bukan hanya para
siswa dan masyarakat sekitar sekolah
yang tidak mampu, namun ada juga
lembaga pendidikan baik TPQ maupun
pesantren yang menerima zakat dari
SMPN 2 Srono
Berdasarkan catatan panitia, lebih dari
95% siswa membayar zakat di sekolah.

SUASANA KHUSYUK SHALAT BERJAMAAH DHUHA
PESERTA PONDOK RAMADAN TAHUN 2022
SMPN 2 SRONO

HALAL BIHALAL

DI SMPN 2 SRONO

SENIN, 9 MEI 2022

RANGKAIAN ACARA

PEMBUKAAN
SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH
SAMBUTAN PURNA TUGAS
PAK BAMBANG KUSBIYANTO
MAUIDHOH HALAL BIHALAL
DOA PENUTUP
BERMAAFAN

SYAWAL BULAN
PENINGKATAN DIRI

OLEH EMSUN

Halal bi Halal di SMPN 2 Srono dilaksanakan pada saat
pertama kali masuk, senin 9 Mei 2022. Kegiatan yang
hanya memerlukan waktu satu jam tersebut
berlangsung dengan khidmat dan penuh kesan
kekeluargaan serta keakraban. Kegiatan diikuti oleh
semua siswa kelas 7 sampai kelas 9 dan dihadiri
semua guru dan karyawan.
Senyampang masih dalam nuansa lebaran, Kepala
Sekolah, ibu Sri Wahju Prihatin, S.Pd, M.Pd
menyampaikan permohonan maaf kepada semua
yang hadir apabila selama dalam kepemimpinannnya
ada salah khilaf baik yang disengaja maupun tidak
dusengaja. Karena pada dasarnya tidak seorangpun
yang sempurna di dunia ini. Salah dan khilaf memang
adalah fitrah manusia. Karena itu saling memaafkan
merupakan sikap yang harus diwujudkan oleh kita
semua,

PURNA TUGAS

Dalam kegiatan Halal bi Halal tersebut juga
diberikan kesempatan kepada Bapak Bambang
Kusbiyanto, S.Pd salah seorang guru yang telah
memasuki masa purna tugas utuk menyampaikan
kata pamit baik kepada semua siswa maupun
bapak dan ibu guru serta karyawan smpn 2 Srono.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan

permohonan maaf apabila selama bertugas di
sekolah ini ada kesalahan. Beliau juga
menyampaikan rasa terima kasih karena selama
bertugas di smpn 2 srono bisa bekerja dengan
nyaman dan terbangun kekeluargaan yang sangat
bagus.

MAUIDHOH HALAL
BI HALAL

Acara inti berupa mauidhoh Halal bi Halal
disampaikan oleh salah seorang Guru agama
Islam Drs. Mohammad Mahsun. Dalam
ceramahnya beliau menyampaikan tentang
makna bulan Syawal yang harus dimengerti dan
diiplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
" Syawal artinya peningkatan, setelah selama
satu bulan ramadon kita melaksanakan ibadah
puasa, qiyamul lail berupa tarawih, Tilawah Al-
Quran dan sebagainya, maka di bulan syawal ini
hendaknya ketaqwaan, ibadah, dan kualitas diri
harus meningkat. Betapa kuatnya pengaruh
puasa dalam memajukan bangsa jika makna
syawal ini betul-betul diimplementasikan dan
dibumikan di negeri ini, dan khususnya di
SMPN 2 Srono ini" begitu ulasnya

BERMAAFAN

Setelah ditutup dengan do’a oleh ustadz Sucipto, -
salah seorang guru Bahasa Inggris - acara
dilanjutkan dengan bersalaman. Dalam bersalaman
tetap memperhatikan prosedur kesehatan demi
menghindari resiko Covid, mengingat Covid masih
belum seratus persen hilang.

Acara bersalaman ini diikuti semua peserta Halal-bi
Halal yang dimulai dari kelas 9 H sampai kelas 7 A.
Selesai bersalaman antara siswa dan guru
dilanjutkan bersalaman sesama guru dan
karyawan. Dengan demikian diharapkan semakin
kokoh soliditas dan keharmonisan dalam
lingkungan keluarga besar SMPN 2 Srono.

HARDIKNAS

K Oleh : emsun
egiatan upacara dalam rangka
memperingati Hari Pendidikan
Nasional ( Hardiknas ) di SMP dari upaya untuk membantu para guru
Negeri 2 Srono dilaksanakan pada hari dan murid di masa pandemi, terbukti
*Jum ’at tanggal 13 Mei 2022
dilaksanakan oleh mampu mengurangi dampak hilangnya
( sebagaimana juga seluruh Indonesia) pembelajaran. Kini Kurikulum Merdeka
instansi-instansi lain di
dengan diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 sudah diterapkan di lebih dari 140.000

dan 8 serta semua guru dan karyawan satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu

SMPN 2 Srono dengan tertib dan penuh berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia
khidmat.
sudah belajar dengan cara yang jauh

lebih menyenangkan dan

Kegiatan yang dimulai pada pukul memerdekakan.
07.30 wib tersebut berjalan lancar sesuai

rencana dan tidak ada kendala Anak-anak kita juga tidak perlu lagi
sedikitpun. Sehingga Kepala Sekolah Ibu khawatir dengan tes kelulusan karena
Sri Waju Prihatin menyampaikan terima Asesmen Nasional yang sekarang kita
kasih yang sedalam-dalamnya kepada gunakan tidak bertujuan untuk
seruruh petugas dan seluruh peserta "menghukum" guru atau murid, tetapi
upacara. sebagai bahan refleksi agar guru terus

terdorong untuk belajar; supaya kepala
Kepala Sekolah selaku Pembina sekolah termotivasi untuk meningkatkan

Upacara membacakan teks pidato kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif
Menteri Pedidikan Republik Indonesia dan bebas dari ancaman tiga dosa besar
pendidikan.” demikian teks yang di
yang diantara poin pentingnya adalah bacakan oleh Pembina upacara
bahwa “ Kurikulum Merdeka, yang

berawal

PAKAIAN ADAT NASIONAL RAPAT PERSIAPAN
TASYAKURAN
*Dalam kegiatan upacara
Setelah kegiatan upacara
hardiknas tahun ini, semua Hardiknas selesai, kegiatan
peserta diwajibkan untuk dilanjutkan rapat koordinasi
mengenakan pakaian adat dengan semua dewan guru untuk
Nasional, baik kelompok guru dan membahas persiapan kegiatan
karyawan maupun dari kelompok tasyakuran kelas 9 yang
siswa. Namun untuk siswa karena rencananya akan dllangsungkan
informasi agak mendadak, pada hari Sabtu tanggal 21 Mei
sedangkan informasi yang telah 2022.
disampaikan oleh kesiswaan
kepada siswa bahwa semua siswa Rapat tersebut dipimpin
menggunakan seragam Pramuka, oleh ketua Panitia Tasyakuran
maka pakaian siswa tetap
mengenakan seragan Pramuka

MENEMBUS HORIZON,
MENYIBAK POTENSI,

MERAIH PRESTASI
Oleh: S
wah-Ju

Mencermati dunia pendidikan saat ini sangat

penting adanya kreatifitas dalam

pengembangan karakter yang

implementasinya melalui seluruh aktifitas dan

kegiatan di sekolah . Laksana menembus

horizon dan melampaui batas pandangan agar

bisa melihat potensi-potensi tersembunyi, dan

mengolahnya menjadi prestasi, hal itulah yang

menjadi tekat Kami . Begitu pula melalui media

seni tari dan music tradisi di SMPN 2 Srono

diharapkan dapat menanamkan pendidikan

karakter tersebut . Dalam hal ini proses

pembinaan seni tari dan music tradisi

menyesuaikan dengan konsep merdeka

belajar, pelatihan dilakukan sepenuhnya

mengoptimalkan potensi yang ada pada diri

peserta didik. Kegiatan berkesenian ini menjadi

salah satu program unggulan yang bertujuan

untuk menanamkan sikap spiritual, disiplin,

tanggung jawab, komunikatif, kolaboratif, dan

kreatif.

Peserta didik terlibat secara langsung dalam

proses penciptaan, ide-ide garapan bersumber

dari imajinasi mereka, sehingga semua produk

dari proses sesuai dengan perkembangan

mental dan usia anak-anak.

Seperti kita ketahui bersama bahwa dalam proses
berkarya seni itu terdapat nilai, filosofi, simbol dan
unsur religius. Aktifitas berkesenian dapat
mempengaruhi sikap dan prilaku, maka diharapkan
melalui kegiatan ini manfaatnya bisa membantu
peserta didik ke arah pembentukan pribadi yang erat
hubungannya dengan sikap social, karena secara
tidak langsung anak-anak akan menyadari bahwa
masing-masing individu sebagai makluk ciptaan Sang
maha Esa , makluk individu, dan makluk sosial.
Setelah dua tahun berturut-turut SMPN 2 Srono
berhasil meraih predikat terbaik cabang kreatifitas
tari diajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional
(FLS2N) 2020 dan 2021 , di tahun ini SMPN 2 Srono
kembali berproses untuk bisa meraih prestasi
kembali , bahkan diajang yang sama pada tahun ini
cabang Karya Musik Tradisional juga siap untuk
berlaga.
Mengusung tema “pesona wisata daerah” SMPN 2
Srono siap menggenggam bintang dibidang seni.
Semoga langkah untuk bergerak dan berubah ini
senantiasa mendapatkan keberkahan Allah SWT.
Aamiin (Swah-Ju)

ROKET AIR

PROJEK SAINS

Bagi sebagian siswa, materi IPA Fisika
dianggap sulit dan membosankan
karena di dalamnya terdapat banyak
istilah-istilah sulit dan juga terdapat
banyak sekali rumus-rumus yang harus
mereka ketahui. Untuk menghilangkan
anggapan tersebut, perlu dilakukannya
pembelajaran yang kreatif dan inovatif
yang mampu menciptakan pengalaman
belajar yang menyenangkan bagi siswa.

Salah satunya dengan mengajak
siswa membuat suatu projek yang
mengharuskan siswa untuk membuat
suatu karya baik itu karya tertulis atau
membuat suatu alat peraga yang
menerapkan materi IPA Fisika di
dalamnya, contohnya materi Tekanan
dan penerapannya dalam kehidupan.
Alat peraga yang menerapkan konsep
Tekanan yaitu Roket Air.

Ibu Dheny Dwi Kusuma, S.Pd, yang merupakan salah seorang guru di SMPN 2 Srono,
Banyuwangi mengajak dua siswanya yaitu Arya Bima dan Fabian Bakti kelas 8C untuk
membuat roket air tersebut, Roket air buatan kedua siswa, akan diperagakan dan
dipamerkan dalam Festival Sains Entrepeneurship di Gedung Djuang 45 Banyuwangi pada
tanggal 22-23 Mei 2022. Selain untuk dipamerkan, ternyata SMPN 2 Srono juga dipercaya dan
terpilih sebagai tim yang akan meluncurkan roket air pada saat pembukaan Festival Sains
Entrepeneurship disaksikan langsung oleh Bupati Banyuwangi. Tentunya hal tersebut
menjadi motivasi bagi kedua siswa ini untuk membuat roket air dengan sebaik dan sebagus
mungkin agar roket mereka dapat meluncur paling tinggi sehingga mampu bersaing dengan
roket air buatan siswa dari sekolah lain.

www.smpn2srono.sch.id

Arya dan Fabian membuat roket air dari bahan sederhana yang dapat kita
temukan di sekitar kita. Bahan utamanya adalah dari botol plastik ukuran 1,5L yang
dipotong menjadi dua. Selain botol plastik bahan lain yang diperlukan yaitu pipa,
kardus bekas, lakban hitam, pilok, media peluncur, plastik bekas, mika, lem tembak,
dan tali. Dengan keterampilan dan kesungguhan yang mereka miliki, Arya dan Febian
didampingi oleh bu Dheny mampu membuat 3 roket air dalam kurun waktu 4-5 hari,

Pada prinsip IPA, segala sesuatu yang telah

dibuat, baiknya dilakukan uji coba terlebih

dahulu untuk mengetahui roket air dapat

meluncur dengan baik atau tidak dan akan

menjadi bahan perbaikan. Arya dan Febian

menguji roket air yang mereka buat selama 3

hari. Di hari pertama pengujian, ternyata

roket air yang mereka buat, meluncur terlalu

tinggi hingga terbang sampai ke rumah

warga. Mengatasi hal tersebut, bu Dheny

menyarankan agar diberi parasut agar ada

sedikit pemberat dan roket air tidak terlalu

Tanggal 22 Mei 2022 bertempat di jauh jarak meluncurnya.
halaman depan Gedung Djuang, Arya Pada hari kedua uji coba, ternyata parasut
dan Fabian didampingi Ibu Kepala
Sekolah meluncurkan roket air bersama yang dibuat terlalu besar, sehingga perlu ada
dengan siswa dari sekolah lain. Pada perubahan ukuran. Pada hari ketiga
saat proses peluncuran, roket air percobaan, roket air dapat meluncur dan
mereka meluncur paling bagus mendarat tidak terlalu jauh. Setelah
daripada roket air dari sekolah lain, Hal melakukan berkali-kali percobaan, akhirnya
ini membuktikan bahwa pentingnya roket air layak untuk diluncurkan pada saat
melakukan percobaan sebelum pembukaan festival sains entrepeneurship
membuat keputusan

www.smpn2srono.sch.id

"Bagaimana cara membuat roket air?"

Untuk membuat roket air, siapkan alat dan bahan berikut ini :

Bahan :

1.Botol plastik ukuran 1L atau 1,5 L 2 buah

2.Kardus bekas 1 buah

3.Plastik ukuran besar 1 buah

4.Benang wol 1 buah

5.Pipa peluncur 1 buah

6.Pompa atau pentil sepeda Motor 1 buah

Alat :

1.Lem tembak

2.Pompa sepeda motor

3. Pilok

4.Gunting dan cutter

01MEMBUAT BADAN ROKET
1.Potong ujung salah satu botol plastik. Kemudian rekatkan potongan tersebut dengan

menggunakan lem tembak pada bagian bawah botol yang lain. Sehingga akan

terbentuk ujung roket.

2.Kemudian tutupi sambungan tersebut dengan lakban agar terlihat lebih rapi dan

menyatu.

3.Potong kardus dengan bentuk segitiga dengan tinggi 15 cm dan alas 5-7 cm sesuaikan

dengan besar botol. Buatlah 3 segitiga yang akan digunakan sebagai sayap roket.

4.Tempelkan 3 potongan segitiga, pada sisi botol yang tidak disambung dengan lem

tembak.

5.Kemudian warnai roket menggunakan pilok dengan warna yang kalian suka.

6.Potonglah plastik membentuk lingkaran dengan diameter 20 atau 30 cm. kemudian

setiap sisi diikat tali sesuaikan jarak antar tali. Satukan dan masukkan semua tali

pada tutup botol yang telah dilubangi kemudian ikat jadi satu.

7.Buatlah kerucut dari mika sebagai penutup dan pembungkus parasut roket yang bisa

lepas ketika roket diluncurkan

02 MELUNCURKAN ROKET
1.Isilah roket bagian bawah dengan air sampai hampir penuh.

2.Kemudian tutup dengan tangan, agar air tidak tumpah.

3.Tancapkan perlahan ujung roket tersebut pada bagian peluncur yang terbuat dari

pipa sampai rapat sehingga air tidak tumpah.

4.Pompa ujung pipa peluncur yang ada bagian pompa atau pentil sepeda motor sampai

timbul desakan yang mendorong roket air meluncur.

5.Desakan udara dari pompa akan menekan air dengan kuat dan air tersebut akan

meluncurkan roket.

6.Lebih jelasnya dapat kamu simak melalui youtube dengan keyword Cara Membuat

Roket Air www.smpn2srono.sch.id

"Bagaimana prinsip kerja roket air?"
Roket air adalah roket yang berbahan bakar atau lebih tepatnya
berbahan bakar pendorong air dan udara bertekanan. Seperti kita
ketahui bersama bahwa udara dalam suatu ruangan akan menekan ke
segala arah dan akan mengalir menuju tekanan yang lebih rendah.
Dengan dasar tersebut jika suatu botol diisi dengan udara dengan
tekanan tertentu maka udara dalam botol akan menekan ke segala arah
dan jika dilubangi pada suatu titik maka udara akan keluar dari lubang
tersebut dan akan menyebabkan gaya yang berlawanan arah dari
keluarnya udara. Roket bekerja karena ada aksi dan reaksi (hukum
Newton ketiga). Perubahan momentum pada lubang pengeluaran sama
dengan perubahan momentum yang dialami roket, jadi air dan udara
yang keluar dari dalam botol menyebabkan botol terdorong berlawanan
arah dari keluarnya air dan udara.

Cara kerja sebuah roket adalah berdasarkan kekekalan momentum.
Momentum sebuah roket di tanah adalah sama dengan nol. Ketika bahan
bakar dibakar, gas panas ditembakkan ke bawah dan badan roket naik
untuk menyeimbangkan momentum totalnya sehingga tetap bernilai nol.
Yang membuat roket meluncur tanah semburan sebagian masssanya ke
arah belakang. Gaya ke depan pada roket itu tidak lain ialah reaksi
terhadap gaya mundur pada bahan yang menyembur itu, dan makin
banyak bahan yang menyembur maka makin banyak berkurangnya massa
roket.

www.smpn2srono.sch.id

RUNNING DICTATION PLUS

ALA SPENDUNO

BIKIN BELAJAR BETAH DAN

PBERGAIRAH
Oleh : EMSUN
endidikan jaman sekarang menuntut
para guru untuk selalu melakukan

inovasi-inovasi dalam strategi pembelajaran
yang dapat memberikan perubahan ke arah
yang lebih baik, menarik, dan membikin
peserta didik hanyut dalam keasyikan dan
menyenangkan.

Apalagi jika berkaitan dengan materi-
materi yang membikin peserta didik mudah
mengantuk dan menjemukan, misal materi
sejarah dll.

Salah satu strategi pembelajaran yang
dapat digunakan dalam materi-materi
seperti ini adalah strategi pembelajaran
Running Dictation.

Running Dictation adalah strategi LANGKAH-LANGKAH
(dalam pembelajaran) yang mana YANG HARUS
peserta didik bekerja dalam
kelompok untuk mendikte kalimat, DILAKUKAN
ada yang sebagai pelari dan sebagai

ALAT-ALAT YANG DIBU- Langkah-langkah yang harus
TUHKAN diikuti adalah

Alat-alat yag perlu dipersiapkan 1.Membentuk kelompok dalam
dalam pembelajaran yang satu kelas menjadi 4 kelompok,
menggunakan strategi ini adalah dan memberi nama kelompok I,
kelompok II dst.
1.Papan tulisan ( White Board ) = 1
2. Membagi materi yang ada
2. white board spidol =4 dalam bab yang sedang
dibahas secara adil kepada
3. buku materi yang dibahas = 4 masing-masing kelompok, jika
satu kelompok mendapatkan 50
4. Kursi tempat buku materi =4 baris maka kelompok –
kelompok yang lainnya juga
mendapatkan 50 baris.

3. Membuat 4 jalan diantara bangku- kemudian berikan kepada
bangku siswa sebagai tempat lewat siswa yang berdiri paling
bagi siswa yang habis membaca depan pada masing-masing
materi di belakang menuju papan kelompok sebuah spidol
tulis untuk menuliskan apa yang papan.
telah dibacanya
7. Perintahkan siswa yang
4. menaruh empat kursi dibelakang berdiri paling depan pada
kursi siswa paling belakang, semua kelompok untuk berlari
ditempelkan pada dinding kelas kebelakang menuju kursi yang
bagian belakang, kemudian telah dipersipakan buku
letakkan di kursi itu empat buku materi, untuk dibaca sebanyak
masing-masing kelompok pada kemampuan mengingatnya
masing-masing kursinya misalnya Cuma mampu
mengingat enam kata, maka
5. Bagilah papan tulis menjadi empat cukup enam kata saja
bagian secara adil lebarnya kemudian ditulis ke papan
dengan memberikan garis pakai tulis.
spidol sehingga membentuk kolom-
kolom. Kemudian tuliskan pada 8. Jika orang pertama selesai
bagian atas papan kelompok menuliskan di papan maka
masing-masing berikan spidol kepada orang
kedua, kemudian orang kedua
6. perintahkan semua kelompok berlari ke belakang menuju
berdiri pada lajurya/ jalannya buku untuk melakukan
masing –masing seperti anak yang sebagaimana yang telah
akan bermain sepur-sepuran, dilakukan orang pertama. Dan

yang telah menulis di papan 11. Berikan nilai 10 kepada
langsung menempati pada urutan setiap kelompok yang
yang paling belakang pada memberikan satu pertanyaan,
kelompoknya, begitu seterusnya. dan juga berikan nilai sepuluh
kepada kelompok yang ditanya
9. Setelah semua selesai, maka dan mampu menjawabnya
suruhlah kelompok yang selesai dengan benar.
pertama kali untuk membacakan
tulisannya yang ada di papan, 12. Langkah terakhir adalah
dimana setiap siswa membaca menjumlah nilai-nilai tadi, dan
tulisannya sendiri-sendiri secara sampaikan kelompok mana
bergiliran. yang mendapatkan nilai
tertinggi.
10. Selanjutnya setelah satu
kelompok itu selesai membacakan Kelebihan dari pendekatan ini
tulisannnya masing-masing, adalah
perintahkan kepada kelompok
yang lainnya memberikan 1.Tercipta kompetisi antar
pertanyaan kepada kelompok yang kelompok
selesai membaca terkait materi
yang telah ditulis dan dibacanya 2. Tidak ada perbedaan, setiap
tadi peserta bertanggung jawab
pada tugasnya masing-masing

3.Seluruh bagian tubuh ikut
bekerja

4. Terbangunnya kerjasama dalam
kelompok

5.Menyenangkan dan tidak
membosankan, sehingga empat
jam pun tidak terasa lama

6. Merangsang kemampuan
membaca , menulis , bertanya dan
menjawab pertanyaan siswa

7. Menumbuhkan sifat percaya diri
dan keberanian untuk tampil di
depan kelas

9. Tentu bagi guru pendekatan ini
sangat membantu

Demikian tulisan ini, bukan
bermaksud untuk menggurui, tapi
sekedar bagi-bagi pengalaman
barangkali bermanfaat untuk
menunjang tugas-tugas
keseharian selaku insan pelaku
pendidikan di sekolah.

( Ahad, 15 Mei 2022 pk. 23.36 )

CATATAN KECIL
TENTANG KREATIFITAS

PAK GURU

Tulisan ini sebagai bentuk apresiasi dan
rasa terima kasih kepada para Bapak Guru
yang senantiasa berkarya untuk
mendukung penerapan Merdeka Belajar di
SMPN 2 Srono. Dengan ide kreatifnya
menyediakan fasilitas dan lingkungan
sekolah menjadi sumber dan tempat
belajar yang menyenangkan.

Hutan Sekolah sebagai Sumber Hutan Sekolah sebagai outdoor study
Belajar
salah satu metode pembelajaran yang
Bisa dipahami bahwa Sumber belajar
adalah suatu sistem yang terdiri dari aktivitas belajarnya berlangsung di luar kelas
sekumpulan bahan atau situasi yang
diciptakan dengan sengaja dan dibuat (outdoor study) adalah dengan
guna mendukung proses pembelajaran
dan memungkinkan peserta didik bisa memanfaatkan taman, perkampungan,
belajar dengan bahagia, baik secara
individual maupun berkelompok. kebun dan lain-lain. Hal ini bertujuan untuk

Hutan sekolah sebagai sumber belajar memberikan pengalaman langsung serta
yang luar biasa bagi anak-anak karena
fungsinya sebagai laboratorium alam di mencptakan tantangan semangat
mana peserta didik dapat beraktivitas,
berkreasi, rekreasi dan berinovasi, petualangan siswa agar lebih akrab terhadap
termasuk mengembangkan kemampuan
bernalarnya.. Peserta didik pun dapat lingkungan dan masyarakat.
mengobservasi fauna yang ada dan
membedakan jenis-jenis tanaman melalui Dengan Metode pembelajaran di luar kelas
pengamatan secara langsung.
siswa lebih dekat dengan sumber belajar

yang sesungguhnya, yaitu alam dan

masyarakat. Siswa diarahkan untuk

melakukan aktivitas yang bisa membawa

mereka pada perubahan perilaku terhadap

lingkungan sekitar.

Tujuan dan Manfaat Pembelajaran di Luar Kelas

Menurut Vera (2012), tujuan pembelajaran di luar kelas adalah sebagai berikut:

1.Membuat setiap individu memiliki kesempatan unik untuk mengembangkan
kreativitas dan inisiatif personal.

2.Menyediakan latar (setting) yang berarti bagi pembentukan sikap.
3.Membantu mewujudkan potensi setiap individu agar jiwa, raga dan spiritnya

dapat berkembang optimal.
4.Memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk merasakan secara langsung

terhadap materi yang disampaikan.
5.Memungkinkan siswa mengembangkan keterampilan dan ketertarikan

terhadap kegiatan-kegiatan luar kelas.
6.Memberikan kontribusi untuk membantu mengembangkan hubungan guru-

murid yang lebih baik melalui berbagai pengalaman di alam bebas.
7.Memberikan kesempatan untuk belajar dari pengalaman langsung.
8.Memanfaatkan sumber-sumber yang berasal dari lingkungan dan komunitas

sekitar untuk pembelajaran.

Menurut Sudjana (2011), pembelajaran di luar kelas dapat memberikan
beberapa manfaat yaitu sebagai berikut:

1.Kegiatan pembelajaran lebih menarik dan tidak membosankan.
2.Hakikat belajar akan lebih bermakna sebab siswa dihadapkan dengan situasi

dan keadaan yang sebenarnya atau bersifat alami.
3.Bahan-bahan yang dipelajari lebih kaya serta lebih faktual sehingga

kebenarannya lebih akurat.
4.Kegiatan pembelajaran lebih komprehensif dan lebih aktif serta dapat

dilakukan dengan berbagai cara.
5.Sumber belajar lebih kaya sebab lingkungan yang dapat dipelajari bisa

beraneka ragam.
6.Siswa dapat memahami dan menghayati aspek-aspek kehidupan yang ada

di lingkungan.

Jenis-jenis Pembelajaran di Luar Kelas

Menurut Vera (2012), pembelajaran di luar kelas terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1.Education Training Plus. Education training plus merupakan sebuah aktivitas
pendidikan yang mengintegrasikan kurikulum formal, alam dan karakter. Kurikulum
Diknas pelajaran seperti; art, science dan lain-lain dengan pola mengenal alam
sambil bermain-main. Kurikulum karakter lebih kepada pembentukan kepribadian
dan akhlak, sedangkan kurikulum alam meliputi pelajaran berkebun dan mengenal
tumbuhan, beternak dan mengenal hewan, agar mengasah kemandirian dan
mental para peserta didik.

2.Gathering Plus. Gathering Plus merupakan suatu bentuk wisata di alam terbuka
yang dirancang dalam suasana rekreasi, santai dan gembira dengan muatan
edukatif.

3.Taman Bermain dan Wisata Alam. Taman bermain dan wisata alam merupakan
rangkaian rintangan permainan yang dirancang sedemikian rupa sehingga bisa
menjadi simulasi kegiatan alam terbuka. Kegiatan ini membuka potensi diri yang
selama ini belum diketahui sehingga melalui aktifitas Low dan High Rope ini muncul
rasa percaya diri.

4.Eksperiental Base Study. Eksperiental Base Study merupakan kemasan kegiatan
berupa pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat
diaplikasikan dengan menggunakan alam terbuka sebagai media. Proses
pengenalan diri, minat dan bakat berbasiskan kurikulum sekolah sehingga program
ini sangat efektif untuk para peserta karena mereka terlibat untuk melihat,
mendengar dan langsung berbuat (Eksperiental Learning).

Knowledge Management. Knowledge Management merupakan kemasan
pendistribusian sejumlah pengetahuan yang akan menjadi pembelajaran bersama.
Knowledge management ini telah diformulasikan sebagai sumber pengetahuan
bersama dan dapat diimplementasikan dengan makna berguru pada alam

Tahapan Pembelajaran di Luar Kelas

Menurut Baharudin dan Wahyuni (2010), tahapan atau langkah-langkah pembelajaran
di luar kelas adalah sebagai berikut:

a. Tahap Pengalaman Nyata
Pada tahap paling awal dalam proses belajar adalah seorang mampu atau dapat
mengalami suatu kejadian sebagaimana adanya. Ia dapat melihat dan merasakannya,
dapat menceritakan peristiwa tersebut sesuai dengan apa yang dialaminya, namun dia
belum memiliki kesadaran tentang hakekat dari peristiwa tersebut. Ia hanya dapat
merasakan kejadian tersebut apa adanya, dan belum dapat memahami serta
menjelaskan bagaimana peristiwa itu terjadi. Ia juga belum dapat memahami proses
mengapa proses peristiwa tersebut harus terjadi seperti itu. Kemampuan inilah yang
terjadi dan dimiliki seseorang pada tahap paling awal dalam proses belajar.

b. Tahap Obsevasi Reflektif
Tahap kedua dalam peristiwa belajar adalah bahwa seseorang makin lama akan
semakin mampu melakukan observasi secara aktif terhadap peristiwa yang
dialaminya. Ia mulai berupaya untuk mencari jawaban dan memikirkan kejadian
tersebut. Ia melakukan refleksi terhadap peristiwa yang dialaminya, dengan
mengembangkan pertanyaan-pertanyaan bagaimana hal itu bisa terjadi, dan
mengapa hal itu mesti terjadi. Pemahamannya terhadap peristiwa yang dialaminya
semakin berkembang. Kemampuan inilah yang terjadi dan dimiliki seseorang pada
tahap kedua dalam proses belajar.

c. Tahap Konseptualisasi
Tahap ketiga dalam proses belajar adalah seseorang sudah mulai berupaya untuk
membuat abstraksi, mengembangkan suatu teori, konsep atau hukum dan
prosedur tentang sesuatu yang menjadi obyek penelitiannya. Berpikir induktif
banyak dilakukan untuk memuaskan suatu aturan umum atau generalisasi dari
berbagai contoh peristiwa yang dialaminya. Walaupun kejadian-kejadian yang
diamati tampak berbeda-beda, namun memiliki komponen-komponen yang sama
yang dapat dijadikan dasar aturan bersama.

d. Tahap Implementasi
Tahap terakhir dari proses belajar adalah melakukan eksperimentasi secara aktif.
Pada tahap ini seseorang sudah mampu untuk mengaplikasikan konsep-konsep,
teori-teori atau aturan-aturan ke dalam situasi yang nyata. Berpikir deduktif
banyak digunakan untuk mempraktekkan dan menguji teori-teori serta konsep-
konsep di lapangan. Ia mampu menggunakan teori atau rumus-rumus untuk
memecahkan masalah yang dihadapinya.

Sangat bersyukur bahwa SMPN 2 Srono memiliki hutan sekolah yang sangat
rindang, asri , dan nyaman. Bersyukur juga bahwa SMPN 2 Srono memiliki insan-
insan kreatif yang tak henti berkarya demi kemanfaatan dan responsive terhadap
perubahan-perubahan dinamika pendidikan. (Swah-Ju)

17 Mei 2022

FESTIVAL
MERDEKA BELAJAR

Hardiknas Out Door Class Merdeka Belajat

MERDEKA BELAJAR
MERDEKA MENGAJAR

Merdeka Belajar adalah program kebijakan dari Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
(Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar
Makarim

Merdeka belajar

merupakan sebuah

Siswa kelas 8B bersiap sistem yang diciptakan
mengikuti pelajaran
Siswa kelas 8B membaca dengan tujuan untuk
materi sebelum
pembelajaran merubah

pembelajaran yang

menyenangkan bagi

siswa dan disesuaikan

dengan tingkat

kemampuan siswa.

Harapannya agar dapat

menumbuhkan Persiapan pembelajaran media ular

motivasi siswa dalam tangga melalui outdoor class

belajar

Untuk itu, Kabupaten Banyuwangi memberikan terobosan dengan
mengadakan festival merdeka belajar yang memfasilitasi seluruh
sekolah untuk berkontribusi mewujudkan program merdeka belajar
yang berorientasi pada siswa. Merdeka belajar mendukung banyak
inovasi dalam dunia pendidikan, terutama kemajuan berbagai
lembaga pendidikan termasuk sekolah ataupun madrasah, dengan
membentuk pula kompetensi guru

www.smpn2srono.sch.id

17 Mei 2022 MERDEKA MENGAJAR Edisi Mei

Pembelajaran Outdoor Class

IMPLEMENTASI
PEMBELAJARAN TGT
(TEAM GAMES TOURNAMENT)
BERBANTUAN MEDIA ULAR

TANGGA
Penulis by Mega Angga Retna

SMPN 2 Srono mendapat
kesempatan sebagai sekolah yang

terpilih untuk menjadi salah satu
peserta festival merdeka belajar dan

berkesempatan melakukan dialog
dengan Bupati Banyuwangi. Tidak

menyia-nyiakan kesempatan tersebut,
Kepala Sekolah menunjuk 2 guru
untuk merancang pembelajaran
berdiferensiasi, baik diferensiasi
produk, konten/proses, dan penilaian.

Dalam hal ini, saya sebagai penulis
menjadi salah satu yang dipercaya

untuk melaksanakan proses

pembelajaran berdiferensiasi.

Diferensiasi yang saya terapkan adalah Hal ini dilatarbelakangi bahwa siswa
pembelajaran berdiferensiasi konten usia sekolah menengah, masih sangat
yaitu dengan sistem game. Siswa akan aktif dan sangat suka dengan
diajak bermain sambil belajar, pembelajaran yang memfasilitasi
mereka untuk aktif bergerak. Contohnya

siswa siswa di SMPN 2 Srono tidak
sedikit dari mereka saat pembelajaran

cenderung tidak bisa diam dan
menyukai pembelajaran olahraga,

sedangkan untuk pelajaran yang
berhubungan dengan hafalan atau
menghitung seperti IPA tidak begitu
berminat. Oleh karena itu, saya
melakukan terobosan dengan membuat

media yang bisa memfasilitasi siswa
untuk bermain dan belajar

www.smpn2srono.sch.id

17 Mei 2022 MERDEKA MENGAJAR Edisi Mei

Media pembelajaran yang saya buat yaitu media ular tangga yang print dalam
bentuk baner besar yang berisi gambar mengintegrasikan materi, sehingga siswa
akan teringat masa kecilnya saat bermain ular tangga.

Proses pembelajaran di awali dengan penyampaian dan diskusi materi antara
guru dan siswa. Kemudian guru membimbing siswa untuk berkelompok. Siswa
dibagi menjadi 3 kelompok. Setiap siswa akan diberi nomor sesuai kelompoknya
dan kemudian menentukan kapten tim yang akan bermain ular tangga. Setiap
kapten tim yang terpilih akan melempar dadu dan akan bermain di atas ular
tangga dan menjawab pertanyaan yang telah tersedia secara acak.

Tentunya dalam setiap permainan, pasti akan ada aturan bermain. Adapun
aturan bermainnya sebagai berikut :

1.Ketua tim melempar dadu dan berjalan sesuai angka pada dadu. Jika mendapat
angka 6, maka dapat melempar dadu sekali lagi (2 kesempatan)

2.Ketua tim mengambil pertanyaan, kemudian menjawab pertanyaan tersebut
dengan berdiskusi bersama timnya. (sebagai bentuk kolaborasi dan mengasah
berpikir kritis siswa)

3.Jika tim tersebut berhasil menjawab BENAR akan mendapat 10 poin, jika tidak
bisa menjawab akan dilempak ke tim yang lain. Jika tim lain berhasil
menjawab BENAR akan mendapatkan 8 poin.

4.Setiap tim mendapat kesempatan untuk memilih 3 bantuan yaitu 2 bantuan
membaca buku dan 1 kesempatan melihat google. Jika saat menggunakan
bantuan, jawaban SALAH maka nilainya akn dikurangi 5.

5.Ketua tim yang menginjak kepala ular harus turun dan dikurangi 5 poin.
6.Ketua tim yang mendapat anak tangga harus naik dan mendapat pertanyaan

JACK POT dengan nilai 15 poin.
7.Tim yang mencapai garis finish terlebih dahulu akan menandakan

berakhirnya permainan dan mendapatkan 20 poin.
8.Ditentukan juara 1,2,3 berdasarkan poin dan akan mendapatkan reward.

Berdasarkan hasil pembelajaran, didapatkan hampir 90% siswa antusias dan
memahami materi dengan baik. Karena siswa disajikan pembelajaran yang
menarik yang menuntu kekompakan dan mengasah pengetahuan.

www.smpn2srono.sch.id

17 MEI 2022

SMPN 2 SRONO

FESTIVAL
MERDEKA
BELAJAR

PEMBELAJARAN DIFERENSIASI
BAHASA INDONESIA

Pada tahun 2022 ini Banyuwangi memiliki sejumlah agenda festival. Salah satu festival yang
diselenggarakan pada bulan Mei ini adalah Festival Merdeka Belajar. Tentu saja SMPN 2 Srono menjadi
salah satu sekolah yang ikut berpartisipasi dalam event tersebut. Kegiatan dalam event tersebut di
antaranya adalah melaksanakan praktik pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran
berdiferensiasi, baik secara outdoor maupun indoor. Pembelajaran indoor yang dipraktikkan dalam
event tersebut yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Berkorsepondensi dengan Surat Pribadi

Dewasa ini, di tengah-tengah pesatnya perkembangan tekhnologi, surat pribadi memang sudah jarang
digunakan dalam berkomunikasi. Di era digital seperti sekarang, komunikasi jarak jauh dengan
mudahnya dapat dilakukan dengan menggunakan media atau aplikasi yang ada dalam telepon
genggam maupun telepon pintar. Namun surat pribadi tetap menjadi salah satu alternatif yang dapat
digunakan, salah satunya dengan tujuan mengungkapkan perasaan atau isi hati yang sulit diungkapkan
secara lisan. Oleh karena itu, guru mencoba mengajak siswa untuk dapat berekspresi melalui surat
pribadi yaitu menulis surat yang ditujukan untuk orang tua. Kegiatan tersebut berdasarkan materi
pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII semester genap. Tujuan pembelajaran dalam kegiatan
pembelajaran tersebut adalah menulis surat pribadi dengan memperhatikan pilihan kata, kelengkapan
struktur, dan kaidah penggunaan kata kalimat/ tanda baca/ejaan.

Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa produktif dan ekspresif. Salah satu kesulitan
yang dialami siswa untuk menciptakan suatu karya berupa tulisan adalah sulitnya mendapatkan
inspirasi. Hal tersebut juga berlaku dalam hal menulis sebuah surat pribadi. Oleh karena itu, guru
mencoba menstimulasi munculnya ide siswa untuk menulis dengan berbagai macam cara, hal yang
diterapkan dalam pembelajaran tersebut adalah dengan memberikan berbagai macam media, yaitu
berupa gambar perjuangan orang tua untuk anaknya, tulisan berupa kumpulan kalimat mutiara tentang
orang tua, dan video cerita inspratif tentang kasih sayang ibu. Diharapkan berbagai macam media
tersebut mampu menstimulasi ide kreatif siswa untuk menulis surat pribadi yang ditujukan untuk orang
tua, yang mungkin selama ini belum pernah siswa ungkapkan secara lisan kepada orang tua mereka.
Pada pembelajaran tersebut diharapkan pula siswa memiliki salah satu karakter Pelajar Pancasila yaitu
memiliki akhlak mulia, dengan penuh kesadaran mencintai orang tua maka siswa akan hormat dan
patuh terhadap orang tuanya.

Berikut kegiatan inti yang terdapat dalam kegiatan pembelajaran tersebut.
-Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada materi teks surat.
-Peserta didik mengamati materi yang disajikan/ditampilkan guru, berupa gambar-gambar, kalimat-
kalimat mutiara, serta video dengan tema kasih sayang orang tua (untuk memenuhi gaya belajar
audiotori, visual, maupun kinestetik).
-Peserta didik menyusun inspirasi/ide untuk menulis surat pribadi dari gambar, kalimat mutiara, dan
video yang disajikan guru dengan memperhatikan struktur, unsur, dan kaidah kebahasaan surat pribadi.
- Peserta didik menulis sebuah surat pribadi dengan memperhatikan struktur, unsur, dan kaidah
kebahasaan surat pribadi yang ditujukan untuk orang tua dalam bentuk tulisan atau video pembacaan
surat pribadi yang telah dibuat (diunggah di media sosial, youtube, atau yang lain)
-Peserta didik mempresentasikan surat yang telah dibuat.

Dengan menerapkan diferensiasi konten dan proses tersebut, siswa mampu dengan lebih mudah
medapatkan ide atau inspirasi dalam menulis surat, yang sebagian besar mereka tujukan untuk ibu.

I n f o D i g i t a l O p t i k a | h a l a m a n 0 1Selain memfasilitasi siswa dalam proses menuangkan ide kreatif dalam bentuk tulisan, diperlukan juga

menanamkan nili-nilai budi pekerti demi tercetaknya profil Pelajar Pancasila. (Dwis).

SERBA SERBI Festival sains ini
FESTIVAL SAINS
dikemas

Festival sains sedemikian rupa

entrepeneurship agar dapat

merupakan tindak lanjut menarik minat

dari seluruh kegiatan pengunjung

workshop secara daring dengan sasaran

atau tatap muka terbatas utama adalah

yang telah dilakukan dan siswa siswi pelajar

diselenggarakan oleh Dinas di seluruh sekolah

Pendidikan Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi berkolaborasi Setiap anggota MGMP IPA diminta
untuk meneruskan seluruh informasi
dengan MGMP IPA. terkait festival sains preneur, sebagai
bentuk promosi sehingga festival akan
Kegiatan workshop yang berjalan sangat meriah. Selain itu, Dinas
Pendidikan bersama dengan MGMP
telah diselenggarakan membuat daftar undangan untuk
beberapa sekolah yang diwajibkan
berupa pengembangan datang berkunjung ke festival sesuai
dengan jadwal yang telah ditentukan.
pembelajaran berbasis IT,
SMPN 2 Srono menjadi salah satu
STEAM, dan implementasi sekolah yang terpilih menjadi tamu
undangan pada hari Minggu, 21 Mei
Workshop dalam 2022. SMPN 2 Srono diminta untuk
menghadirkan 20 siswa untuk
pembelajaran IPA melakukan kunjungan beserta guru
pendamping.
Kegiatan festival sains

entrepeneurship bertempat

di Gedung Djuang 45

Banyuwangi dan

dilaksanakan mulai tanggal

21 Mei-23 Mei 2022.

Menampilkan berbagai

karya siswa dan guru.

Diadakan lomba Vlog dan

Fotografi untuk setiap siswa

yang berkunjung

SERUNYA SAINS PRENEUR Anak-anak OSIS diwajibkan mengisi buku
tamu secara online melalui scan barcode.
Menindaklanjuti surat undangan Kemudian mereka, berkeliling dari lantai 1
Dinas Pendidikan, kesiswaan sampai 3 untuk melihat-lihat dan melakukan
memutuskan untuk memilih 20 perekaman video vlog. Pada lantai 1 dipamerkan
anak OSIS untuk mengikuti acara produk Bioteknologi, Energi dan Fenomen
festival sains. Hal ini juga Alam. Lantai 2 terdapat miniatur Geopark,
bertujuan memberikan anak-anak Lingkungan, dan Tekanan. Pada lantai 3 yaitu
pengalaman belajar di luar lantai paling atas memamerkan Robotika,
sekolah. Selain itu, setiap anak media digital, dan organisasi kehidupan.
yang ikut ditugaskan untuk
mengikuti lomba Vlog dan Ketika berkeliling, anak-anak terlihat
mencatat apa yang telah mereka antusias dan memiliki rasa ingin tahu
lihat. terhadap produk-produk yang dipamerkan.
Ada pula yang sangat bangga karena
produknya menjadi salah satu bagian dari
produk yang terpilih untuk dipamerkan
mewakili sekolah. Selain itu, pada
kesempatan yang bersamaan, anak-anak
belajar membuat video Vlog yang melatih
keterampilan mereka dalam hal berbicara,
mengambil gambar, dan bekerja sama
untuk menghasilkan Vlog yang bagus.

Anak-anak juga melakukan wawancara
kepada penjaga stan setiap lantai untuk
mendapatkan informasi terkait produk yang
dipamerkan. Setiap produk disana juga
dilengkapi sistem barcode, sehingga siswa
dapat mengetahui informasi mengenai
setiap produk. Mulai dari sejarah dan
penerapan konsep IPA dalam produk
tersebut.

TASYAKURAN KELAS IX May 2022
SMPN 2 SRONO

KENANGAN YANG TAK KAN TERLUPAKAN SEPANJANG HAYAT

OLEH: EMSUN

EVENT SAHAJA NAMUN BERKESAN Arti Perpisahan

Hutan rimbun di depan SMPN 2 Srono hari itu, Sabtu 21 Perpisahan memang selalu menjadi bing-
Mei 2022 tiba-tiba gebyar dan semarak. Semarak karena di- kai kesedihan
penuhi dengan aneka hiasan sebagai buah dari tangan– tan-
gan kreatif para guru SMPN 2 Srono. Pentas yang dihiasi Perlahan menghitung waktu mendekati
dengan aneka hiasan dari bambu yang dikolaborasi dengan saat kita tak bisa berjumpa lagi
tulisan dan jaran kepang serta untaian tampar yang tertata
dengan apiknya membikin betah bagi yang hadir menyaksi- Sesering dulu ketika masih berseragam
kannya. putih biru

Hari itu memang hari spesial khususnya bagi siswa kelas 9 Untuk mengawali langkah menuju putih
yang telah menuntaskan belajarnya di SMPN 2 Srono dan abu-abu.
tidak lama lagi harus meninggalkan sekolah yang selama tiga
tahun telah menjadi kampus tempat mencari ilmu dan Sahabat,
mengasah diri untuk menjadi manusia yang lebih berkualitas Melalui jalan perpisahan akan membuat
di masa depan.
kita tersadar
Dalam sambutannya Kepala Sekolah, ibu Sri Wahju Prihat- Apakah itu arti kebersamaan
in, S.Pd, M.pd berpesan agar anak-anak bercita-cita setinggi Apa arti mengukir bingkai kenangan
langit, karena jika bercita-cita yang tinggi, setidaknya apabila Arti pertemanan dan persahabatan
cita-cita yang setinggil angit itu tidak tercapai minimal men- Dan juga arti saling mendoakan
capai bintang-bintang, dan itu artinya tetap menggapai sesua-
tu yang tinggi juga. Sahabatku,
Izinkan aku untuk merindumu
Dua siswa kelas VIII SMPN 2 Srono yang menampilkan kebolehannya dalam memandu Izinkan aku untuk menyimpan namamu
acara yang tidak kalah dengan Master Ceremony yang professional.
dalam hatiku
Agar kita tetap bersama selalu
Meskipun hanya di dalam kalbu

Sumber: Web SMA Dwiwarna Boarding School

Untaian acara
Perpisahan ke-
las IX

Pembukaan
 Lagu Indonesia Raya
 Gema Wahyu Illahi
 Sambutan OSIS
 Sambutan Wakil Kelas

IX
 Sambutan Kepala

Sekolah
 Sambutan Ketua

Komite
 Penyerahan kenang-

kenangan
 Penutup/ Doa
 Menikmati Hidangan

Pelepasan dua Merpati

Dua merpati dilepaskan oleh Ibu Kepala Sekolah
dan Ketua Komite, Bapak Marsaid. Menurut Kaur
Humas , hal ini dikandung maksud bahwa semua
alumni dilepaskan ke dunia yang lebih luas dalam
menempuh ilmu, dan tidak dibatasi oleh ruang. Se-
dangkan burung merpati yang dipilih, karena burung
merpati adalah burung yang terkenal dengan kese-
tiaannya. Harapannya semua alumni tidak melupa-
kan almamaternya..

Sego Tumpeng Penyerahan
Kenang-kenangan
Menyertai kegiatan Tasyakuran, sebagaimana
tradisi masyarakat Banyuwangi ialah Nasi
Tumpeng. Nasi tumpeng yang disediakan oleh
siswa sendiri, dimana satu tumpeng ditanggung ber-
sama sebanyak kurang lebih sepuluh siswa, dikan-
dung maksud tumbuhnya jiwa kebersamaan,gotong
royong, dan saling menolong. Berat sama dipikul
dan ringan sama dijinjing. Duka ditanggung bersa-
ma, dan suka dinikmati bersama. Itulah nilai-nilai
yang selalu ditanamkan kepada siswa-siswi SMPN 2
Srono. Sehingga anak-anak kelak siap untuk terjun
di tengah-tengah masyarakat dengan nilai-nilai ke-
masyarakatan yang telah ditanam sejak awal.

Ada beberapa kenang-kenangan
yang diserahkan oleh siswa se-
bagai perwakilan kelas kepada
sekolah. Kenang-kenangan terse-
but ada yang berupa pohon buah,
ada yang berupa alat shalat untuk
ditaruh di mushalla.

Teknis penyerahannya, pertama
siswa menyerahkan kepada wali
kelas dan wali kelas menyerahkan
kepada sekolah yang dalam hal ini
bertindak selaku wakil sekolah ada-
lah Kepala Sekolah yang did-
ampingi oleh Pembina OSIS, Ibu
Mega Anggaretna, S.Pd ( sun )

" "THE MAGIG OF IT DI AJANG B-FEST SAINSPRENEUR

B-Fest Sainspreneur adalah festival sains yang di selenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi bekerjasama
dengan MGMP IPA kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari berbagai pelatihan yang sudah diikuti
oleh guru-guru IPA di Banyuwangi. Rangkaian kegiatan yang dimaksud berupa pelatihan/workshop/diklat baik secara offline
maupun online yang diselenggarakan oleh P4TK IPA Bandung. Hasil dari berbagai kegiatan pelatihan dan workshop online
maupun offline.
Program pelatihan online Didamba yang banyak di ikuti oleh guru IPA, pelatihan secara offline berupa media STEM dan media
berbasis IT oleh P4TK serta berbagai macam pelatihan yang diselenggarakan oleh Kemendibudristek melalui laman simPKB,
berdampak pada semakin luasnya wawasan literasi media STEM dan IT yang dimiliki oleh guru IPA kabupaten Banyuwangi.
Berbagai pelatihan dan workshop yang di ikuti oleh para guru IPA tersebut mampu memberikan wajah lain yang menjadi
karakteristik pembelajaran IPA para guru IPA di kabupaten Banyuwangi .
Meskipun marak pelatihan yang ditawarkan ternyata tidak semua mendapatkan peluang untuk mengikuti berbagai
pelatihan/workshop yang ditawarkan, karena quota yang terbatas. Begitu juga untuk pelatihan online, belum semua mampu
mengakses dengan baik. Sehingga perlu ada wadah sosialisasi dan diseminasi yang lebih efektif dan efisien. Problem ini
menginspirasi MGMP IPA Kabupaten Banyuwangi untuk melakukan satu kegiatan yang dapat mengedukasi. Adanya dukungan
penuh Pemerintah kabupaten Banyuwangi yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan, memberikan wadah diseminasi yang
teragendakan dalam B-fest Banyuwangi Sainspreneur, dengan tajuk Festival Sains Preneurship. Terdapat 3 grand design, yakni:
1. Pameran produk Media pembelajaran berbasis STEM
2. Pameran produk Media berbasis IT
3. Diseminasi dan workshop untuk siswa SD, SMP dan guru guru IPA se Kabupaten Banyuwangi.
Tujuan diadakannya festival sains preneur, untuk memperluas kesadaran masyarakat tentang teori IPA yang sebetulnya sudah
banyak diterapkan dalam kehidupan sehari hari. Juga pentingnya memahami IPA dari segi kearifan lokal dan potensi masing
masing siswa di sekolah. Agar dapat meningkatkan daya nalar dan berfikir kritis utamanya bagi siswa, pendidik dan masyarakat
pada umumnya.
SMPN 2 srono turut mendukung B-Fest sainspreneur dengan mengirimkan produk siswa yaitu dari tema energi, Minihidro PLTMH,
App Sendi Gerak Diartrosis dikirimkan untuk melengkapi tema gerak, selanjutnya tema ekosistem mengirimkan Terarium. Dari
tema tekanan Wakil SMPN 2 Srono diberi kesempatan untuk meluncurkan roket air pada saat pembukaan B-Fest sains preneur.
sungguh hal itu akan memberikan dampak positif menambah rasa percaya diri pada siswa.
Selain meluncurkan roket air, Guru IPA SMPN 2 Srono diwakili oleh Dheny Dwi KHD juga diberi kesempatan untuk menjadi nara
sumber di ajang Banyuwangi Festival Sainspreneur, dengan tajuk " The Magic Of IT" Sesuai dengan tajuk tersebut , materi yang
disampaikan adalah membuat game edukasi dengan menggunakan aplikasi wordwall. Para peserta workshop yang terdiri dari
beberapa guru dan siswa SMP dibimbing untuk membuat game edukasi dengan wordwall.
Wordwall merupakan sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran interaktif , aplikasi berbasis
website ini dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran seperti acak kata, menjodohkan kuis,pencarian kata,
pengelompokan, teka-teki dan sebagainya.
Langkah membuat game ini sangatlah mudah yaitu sebagai berikut

1.Browshing di google chrome dengan mengetik https://wordwall.net
2.Klik Sign up lalu isi nama, alamat email, kata sandi dan lokasi
3.Pilih"create Activity lalu pilih salah satu template aktivitas yang disediakan dan sesuaikan dengan materi pembelajaran.
4.Tuliskan judul dan deskripsi permainan
5.Ketik konten sesuai type permain, pada beberapa type diperkenankan mengunggah gambar
6.Klik done jika telah selesai.
Saat pemberian materi peserta sangat antusias sehingga waktu satu setengah jam yang disediakan seakan berlalu sangat cepat.
kegiatan pelatihan di festival sainspreneur ini memberi dampak positif bagi para pengajar dan siswanya karena dapat
meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran.

Dhens

BEBERAPA PRODUK SISWA SMPN2 SRONO YANG DIPAMERKAN DI B-FEST SAINSPRENEUR

SUKSES MENJADI JUARA 2
SEKOLAH PELAKSANA

FESTIVAL MERDEKA BELAJAR 2022

Gema-Spenduno – Dalam partisipasi mengikuti kegiatanFestival Merdeka Belajar
yang digelar pada tanggal 17 Mei 2022, SMPN 2 Srono berhasil menjadi juara 2, hal
ini membuktikan bahwa Satuan Pendidikan ini telah mampu menciptakan suasana
belajar yang bahagia, merdeka dalam berpikir dan berekspresi bagi siswa maupun
para guru sesuai dengan tujuan Festival Merdeka Belajar yang digelar secara hybrid
tersebut,
Bagi keluarga besar sekolah yang berlokasi di Jl Raya Sumbersari NO.23 ini,
Program Merdeka Belajar direspons sebagai program yang sangat strategis untuk
memacu cara berfikir dan bertindak guna meningkatkan kualitas pendidikan dan
mendorong tercapainya tujuan pelaksanaan program Merdeka Belajar yang dirancang
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Perguruan Tinggi (Kemenristek
Dikti). Merdeka belajar juga merupakan program yang memotivasi para guru untuk
terus berupaya menciptakan suasana belajar yang nyaman dan merdeka dalam
berpikir dan berekspresi.

Banyak terobosan-terobosan yang sudah dilaksanakan di SMPN 2 Srono agar
pembelajaran bisa lebih terfokus pada hal-hal yang esensial, meliputi kemampuan
literasi, numerasi dan penguatan karakter. Sekolah ini juga terus berupaya untuk
melakukan Pendidikan yang inklusif agar siswa berkembang sesuai dengan bakat
dan minat masing-masing, yang pada akhirnya siswa mempu berkarya nyata sesuai
potensi dirinya.
Dalam melaksanakan proses pemnelajaran Guru-guru di SMPN 2 Srono
menggunakan berbagai alternatif metode, media, dan bahan ajar dengan
memanfaatkan teknologi dan informasi, selain iyu juga mengotimalkan segala

sumberdaya yang ada untuk menciptakan suasana belajar yang tiddak monoton
dengan pemahaman belajar dimanapun, kapanpun, dan pada siapapun.

“Lembaga pendidikan ini juga sudah menciptakan inovasi-inovasi berdasarkan
analisa masalah dan sumberdaya yang selaras dengan konsep Merdeka Belajar. Baik
itu melalui pembelajaran secara hybrid, pemanfaata perpustakaan digital, metode
pembelajaran berbasis game, pemanfaatan website, optimalisasi penggunaan google
suite for education, dan pengembangan-pengembangan yang lainnya sesuai
kreatifitas guru dan karakteristif peserta didik .

Capaian prestasi ini menjadi pelecut agar SMPN 2 Srono semakin menguatkan
semangat bergerak dan berubah mewujudkan generasi emas yang berprofil
Pancasila.




Click to View FlipBook Version