The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Subfilum Vertebrata
Pisces dan Amphibia

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Lilia Krisna Sari, 2022-08-31 05:34:51

Dunia Hewan (Animalia)

Subfilum Vertebrata
Pisces dan Amphibia

Keywords: Vertebrata,Amphibia,Pisces

DUNIA HEWAN (ANIMALIA)
Sub Materi Vertebrata

Kelas Pisces dan Amphibia

Ciri-ciri Chordata
1. Pada masa embrio mempunyai struktur notokorda, yaitu sumbu penyokong tubuh primer
2. Mempunyai tali saraf yang terdapat pada bagian dorsal.
3. Mempunyai celah faring atau celah insang pada beberapa tahap selama masa perkembangannya
4. Filum ini dapat dikelompokkan menjadi tiga subfilum, yaitu Tunicata atau Urochordata, cephalochordate, dan
vertebrata.

1) Sub filum Tunicata
Pada tahap larva dapat bergerak bebas, tubuhnya bertipe simetri bilateral, dan berekor panjang. Larva akan melekat pada
dasar perairan dan berkembang menjadi dewasa. Sebagian tali sarafnya akan hilang selama perkembangan tersebut.
Tunicate dewasa merupakan hewan laut yang melekat di dasar. Mereka mempunyai celah insang untuk pertukaran gas
dan penyerapan makanan. Air akan masuk melalui sifon masuk, kemudian disaring oleh faring, dan dibawa ke atrium, air
tersebut akan di keluarkan dari dalam tubuh melalui lubang keluar (sifon keluar). Contoh, Halocynthia.

2) Sub filum Cephalochordate
Hewan laut berukuran kecil, memiliki kemampuan berenang dan biasanya menghabiskan sebagian besar waktu dengan
membenamkan ekor ke dalam pasir diperairan dangkal.Tali saraf dan notokorda yang dimiliki tetap berkembang di
sepanjang hidupnya.
Pencernaan diawali air yang masuk kedalam tubuh akan melewati celah insang menuju keatrium,kemudian dikeluarkan
melalui pori atrium. Pertukaran gas melalui celah insang dan juga permukaan tubuh.Contoh, Branchiostoma atau
Amphioxus, tubuhnya mirip ikan dengan panjang 5 cm.

3) Subfilum Vertebrata
Ciri-Ciri Umum Vertebrata Yaitu :
Memiliki ruas-ruas tulang belakang yang merupakan hasil perkembangan dari notokorda. Tulang belakang berfungsi

Materi Ajar 2 Dunia Hewan (Animalia) Lilia Krisna Sari Halaman 1 dari 6

sebagai sumbu tubuh
Bentuk tubuh simetri bilateral Tubuh terdiri atas kepala, badan, dua pasang anggota badan, dan ekor
Mempunyai tulang atau rangka dalam (endoskeleton) Mempunyai cranium (tulang tengkorak) untuk melindungi otak
Anggota geraknya berupa sirip,sayap, kaki dan tangan Memiliki rahang dua pasang (kecuali Agnatha)
Lapisan luar penutup kulit tubuh bervariasi ada yang tersusun atas sisik, bulu, maupun rambut Mempunyai sepasang mata
dan telinga
Sistem pencernaan sempurna karena saluran pencernaan sudah lengkap sejak dari mulut sampai anus dan dilengkapi
pula dengan kalenjar-kalenjar pencernaan.
Sistem pernafasan hewan yang hidup di darat bernafas dengan paru-paru, hewan yang hidup di laut bernafas dengan
insang, dan hewan yang hidup di darat dan di air bernafas dengan paru-parudan kulit
Alat ekskresi berupa sepasang ginjal
Sistem peredaran darah ada yang terbuka dan ada yang tertutup yang dilengkapi dengan jantung dan pembuluh darah
yaitu vena dan arteri
Sistem reproduksinya secara seksual, jenis kelamin terpisah, fertilisasi eksternal atau internal, ovipar, ovovivipar, atau
vivipar.
Sistem saraf berkembang baik terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang serta serabut saraf Habitatnya di darat, air
tawar maupun di laut.

Klasifikasi Hewan Vertebrata
Sub filum Vertebrata terdiri dari lima kelas, yaitu Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves, dan Mamalia.

Pisces
Pisces merupakan hewan akuatik, dengan ciri-ciri sebagai berikut:
1) Tubuh ditutupi oleh sisik-sisik yang sekaligus sebagai rangka luar tubuh (eksoskeleton).
2) Bernapas dengan insang, dan kadang-kadang terdapat gelembung renang/gelembung udara sebagai alat bantu
pernapasan.
3) Otak terbungkus oleh kranium (tulang kepala) berupa tulang rawan atau tulang keras.
4) Alat peredaran darah pada jantung terdiri atas 2 ruang (1 serambi 1 bilik)
5) Alat eksresi pada ginjal bertipe pronefros dan mesonefros

Materi Ajar 2 Dunia Hewan (Animalia) Lilia Krisna Sari Halaman 2 dari 6

6) Alat geraknya berupa sirip,
7) Reproduksi dengan bertelur dengan fertilisasi secara eksternal
8) Suhu tubuh berubah-ubah sesuai dengan lingkungan (poikiloterm)
9) Hidup di air baik air tawar maupun laut

Kelas Pisces Terdiri atas 4 Subkelas, yaitu
1) Sub Kelas Agnatha (Cyclostomata) dengan ciri-ciri sebagai berikut
a) Tidak memiliki berahang, memiliki mulut bulat, yang berada di ujung anterior.
b) Tanpa sirip, namun beberapa jenis Agnatha memiliki sirip ekor dan sirip punggung. Notokorda tetap ada selama
hidup,secara tidak sempurna dan diselubungi kartilago.
c) Jenis kelamin terpisah, ada yang hermaprodit dan mendapatkan makanan dengan mengisap tubuh ikan lain
dengan mulutnya.
d) Contoh: Myxine sp (ikan hantu, ikan hag),
2) Sub Kelas Chondrichthyes dengan ciri-ciri sebagai berukt:
a) Chondrichthyes meliputi ikan yang bertulang rawan sepanjang hidupnya.
b) Memiliki rahang, mulut di bagian ventral. Kulitnya tertutup sisik placoid (berasal dari kombinasi mesoderm dan
ectoderm).
c) Sirip dua pasang, serta sirip ekor heterocercal (tidak seimbang).
d) Ginjalnya bertipe mesonefros.
e) Jenis kelamin terpisah dan fertilisasi eksternal atau internal, ovipar atau ovovivipar.
f) Contoh: Squalus sp (ikan hiu), Raja sp (ikan pari).
3) Sub Kelas Osteichthyes, dengan ciri-ciri sebagai berikut:
a) ikan yang bertulang keras, otak dilindungi oleh tulang rawan.
b) Mulutnya memiliki rahang.
c) Sisik bertipe ganoid, sikloid, atau stenoid, yang semuanya berasal dari mesodermal.
d) Insang dilengkapi operkulum(tutup insang).
e) Jantung beruang dua, yaitu atrium dan ventrikel.

Materi Ajar 2 Dunia Hewan (Animalia) Lilia Krisna Sari Halaman 3 dari 6

f) Contoh: Ameiurus melas (ikan lele), Anquilla sp. (belut), Scomber scombrus (ikan tuna), Onchorhynchus sp. (ikan
salmon), Sardinops coerulea. (ikan sarden)

Raja sp. (ikan pari). Petromyzon sp. (belut laut) Ameirus melas (ikan lele)

Gambar : (a). Sub Kelas Agnatha , (b) Sub Kelas Chondrichthyes,
(c) Sub kelas Osteichthyes
Sumber: Hadi, 2015

Amfibia
Amfibia (amphis: ganda, bios: hidup) dapat diartikan hewan yang hidup di dua tempat, darat dan air. Dengan Ciri dan sifat
sebagai berikut;
a) Tubuh dapat dibedakan menjadi kepala, leher (pendek dan tidak jelas), badan, dan anggota badan.
b) Kulit lembap dan berlendir digunakan untuk membantu pernapasan.
c) fase larva bernapas dengan insang dan hidup di air, setelah dewasa bernapas dengan paru-paru dan kulit,
d) Suhu tubuh poikiloterm (menyesuaikan lingkungan).
e) Jantung beruang 3 (dua serambi dan 1 bilik).
f) Sistem pencernaan sempurna (mulut sampai anus) dan telah memiliki kelenjar hati dan pankreas.
g) Sistem ekskresi terdiri atas sepasang ginjal
h) Fertilisasi eksternal, berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar)

Materi Ajar 2 Dunia Hewan (Animalia) Lilia Krisna Sari Halaman 4 dari 6

Kelas amfibi dibagi menjadi tiga ordo yaitu :
1) Ordo Urodela (Caudata)

Tubuh seperti cecak, kulit tidak bersisik, agak menanduk sedikit dan tidak memiliki selaput pendengar. Contoh:
Salamander.
2) Ordo Apoda (Gymnophiona)
Hidup pada tanah yang basah dan gelap, tidak mempunyai kaki, telur dikeluarkan dalam lubang di lumpur dan
dilindungi induknya. Contoh: Ichthyophis glutiosus (salamander cacing).
3) Ordo Anura (Salientia)
Tidak berekor, memiliki kaki belakang yang lebih panjang dari kaki depan.
Contoh: Ranacancrivora (katak hijau), Bufo terrestris (katak bangkong)

Gambar : (a) Ordo Urodela (b) Ordo Apoda (c) Ordo Anura
Sumber: Hadi, 2015

Materi Ajar 2 Dunia Hewan (Animalia) Lilia Krisna Sari Halaman 5 dari 6

DAFTAR PUSTAKA

Hadi, A. dan Rizki Puji. 2015. Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Sistem Organ Kingdom Animalia. Tersedia dalam:
http://www.softilmu.com. Diakses 14/08/2022

Soetikto. 2010. Invertebrata. Tersedia dalam: https://biologigonz.blogspot.co.id. Diakses 14/08/2022

Materi Ajar 2 Dunia Hewan (Animalia) Lilia Krisna Sari Halaman 6 dari 6


Click to View FlipBook Version