UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas penyusunan LKPD Biologi kelas X materi virus sebagai pendukung pembelajaran berbasis Project Based Learning ini dapat diselesaikan. LKPD ini disusun dengan pendekatan Project Based Learning yang mendorong aktivitas siswa dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu LKPD ini berisi materi virus untuk membantu siswa agar lebih mudah memahami belajar secara mandiri. Penyusun berharap LKPD ini dapat dijadikan sebagai panduan dalam pembelajaran biologi secara komprehensif. Akhir kata, semoga segala upaya yang dilakukan dapat bermanfaat untuk menunjang proses pembelajaran yang berkualitas, khususnya bidang biologi Medan, Juni 2024 Penyusun UNTUK KELAS X Virus LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas penyusunan LKPD Biologi kelas X materi virus sebagai pendukung pembelajaran berbasis Project Based Learning ini dapat diselesaikan. LKPD ini disusun dengan pendekatan Project Based Learning yang mendorong aktivitas siswa dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu LKPD ini berisi materi virus untuk membantu siswa agar lebih mudah memahami belajar secara mandiri. Penyusun berharap LKPD ini dapat dijadikan sebagai panduan dalam pembelajaran biologi secara komprehensif. Akhir kata, semoga segala upaya yang dilakukan dapat bermanfaat untuk menunjang proses pembelajaran yang berkualitas, khususnya bidang biologi i
daftar isi Kata Pengantar........................................................................................................................... i Daftar Isi....................................................................................................................................... ii Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar................................................................................... 1 Petunjuk Belajar........................................................................................................................ 2 Materi 1 Pengenalan Virus.................................................................................................... 5 Materi 2 Replikasi Virus........................................................................................................ 16 Mareri 3 Peranan Virus.......................................................................................................... 27 Glosarium................................................................................................................................... 39 Daftar Pustaka.......................................................................................................................... 40 Kunci Jawaban......................................................................................................................... 41 UNTUK KELAS X Virus LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) ii
KOMPETENSI KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1. Menganalisis struktur, replikasi, cara peran virus dalam kehidupan. 2. Melakukan kampanye tentang bahaya virus dalam kehidupan terutama bahaya AIDS berdasarkan tingkat virulensinya. 3. Merancang, membangun, dan mengevaluasi model 3D dari struktur virus menggunakan bahan seperti kertas HVS, karton, atau bahan lain yang sesuai, dengan memperhatikan proporsi yang akurat, detail anatomi virus, dan fungsi masing-masing komponennya dalam siklus hidup virus. 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara KI KI KI KI 1 UNTUK KELAS X Virus LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
PETUNJUK BELAJAR 1. Memahami struktur dan komponen utama virus. 2. Menerapkan keterampilan desain dan konstruksi untuk membuat model 3D dari virus. 3. Mengerti peran virus dalam kehidupan dan bahaya yang ditimbulkannya. TUJUAN PEMBELAJARAN BAHAN DAN ALAT 1. Lembar kerja LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) untuk panduan dan dokumentasi. 2. Bahan-bahan untuk membuat model virus seperti kertas HVS, karton, lem, gunting, pensil warna, dan bahan dekoratif (opsional). 3. Sumber belajar tambahan tentang struktur virus dan perannya dalam kehidupan. LANGKAH - LANGKAH Diskusikan bersama peserta didik tentang apa yang mereka ketahui tentang virus dan bagaimana virus mempengaruhi kehidupan Jelaskan tujuan pembelajaran dan manfaat dari pembuatan model struktur virus. 1. Pendahuluan 2 UNTUK KELAS X Virus LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LANGKAH - LANGKAH Berikan penjelasan tentang struktur virus, termasuk komponen utama seperti kapsid, asam nukleat (DNA atau RNA), dan anyaman protein.• Diskusikan peran virus dalam infeksi dan bahaya yang dapat ditimbulkan, seperti AIDS sebagai contoh dengan tingkat virulensi yang tinggi. 2. Penjelasan Materi Bagi peserta didik menjadi kelompok kecil (2-3 orang) untuk kolaborasi.• Dalam kelompok, mereka diminta untuk merancang dan membuat model 3D dari struktur virus menggunakan bahan-bahan yang disediakan. Ajarkan mereka teknik-teknik dasar konstruksi dan desain yang diperlukan untuk membuat model yang akurat dan representatif. 3. Pembuatan Model Peserta didik diminta untuk membuat sketsa atau desain awal model mereka di lembar kerja LKPD. Setelah mendapatkan persetujuan, mereka dapat mulai membangun model mereka dengan hati-hati mengikuti desain yang telah mereka buat. 4. Proses Pembuatan Setelah selesai, minta peserta didik untuk mengevaluasi hasil kerja mereka sendiri dan kelompok lain. Diskusikan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing model yang telah dibuat. Evaluasi juga dapat dilakukan berdasarkan ketepatan dalam merepresentasikan struktur virus dan kreativitas dalam penggunaan bahan. 5. Penilaian dan Evaluasi Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan model mereka, menjelaskan struktur virus yang mereka buat serta proses pembuatan. Diskusikan bersama mengenai kesamaan dan perbedaan antara modelmodel yang dibuat serta bagaimana model tersebut mencerminkan pengetahuan mereka tentang virus. 6. Presentasi dan Diskusi 3 UNTUK KELAS X Virus LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
4 UNTUK KELAS X Virus LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 1. Rekapitulasi pembelajaran yang didapat tentang struktur virus dan perannya dalam kehidupan. 2. Diskusikan lagi bahaya virus seperti AIDS berdasarkan tingkat virulensinya dan upaya pencegahan yang dapat dilakukan. KESIMPULAN
PENGENALAN VIRUS MATERI 1 Tujuan pada pembelajaran ini agar siswa dapat: 1. Memahami sejarah penemuan virus 2. Mengetahui struktur dam bentuk virus 3. Memahami dan mampu mendeskripsikan ciri dan bentuk virus
PENGANTAR MATERI Pada pandemi tahun 2019 ada virus yang mewabah di seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia lho!! Kamu tau gak sih apa nama dari virus itu? Ya betul, Virus itu bernama virus Corona atau sering kita dengar dengan sebutan virus COVID-19. Petama kalinya COVID-19 dilaporkan masuk Indonesia pada 2 Maret 2020 di Depok, Jawa Barat. Pasien pertama COVID-19 di Indonesia diduga terjangkit virus ini disebabkan berkontak langsung dengan warga Jepang yang positif terjangkit virus COVID-19. Kira-kira awal munculnya virus COVID-19 ini dimana ya?? Awal munculnya virus ini dari Wuhan, China. Mereka tidak menyadari adanya virus disekitar mereka yang dikira hanya sekedar u dan demam biasa, tanpa mengetahui bahwa itu penyakit berbahaya dan dapat menularkan ke orang sekitar mereka. Diduga bahwa virus ini muncul disebabkan pola hidup yang kotor dan suka memakan hewan liar. Yuk kita lebih mengenal bagaimana struktur dan ciri dari virus! 6 Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 1 PENGENALAN VIRUS
SEJARAH PENEMUAN VIRUS Virus sudah menjangkit makluk hidup sejak era menusia kuno, hanya saja pada saat itu orang-orang belum paham dan mengetahui apa itu virus. Penemuan virus ini dilakukan pada saat ilmuan besar yaitu Anthony Van Leeuwenhoek menemukan mikroskop, alat untuk melihat makluk-makluk mikroskopis. Sejarah penemuan virus ini dimulai pada 1883. Virus pertama kali ditemukan oleh Adolf Menyer pada tahun itu. Ia menemukan adanya penyakit yang menyebabkan bintik-bintik kuning pada daun tembakau yakni Tobacco Mosaic Virus (TMV). Disebutkan ada 4 tokoh yang menemukan virus yaitu : 1. Adolf Meyer Sejarah penemuan virus Adolf Mayer dimulai pada 1883 ketika mengamati penyakit yang menyebabkan daun tembakau memunculkan bintik-bintik kuning. Adolf kemudian menyemprotkan getang yang diekstraksi dari tembakau yang sakit ke tembakau sehat. Hasilnya, tembakau yang sebelumnya sehat menjadi sakit akibat zat itu. Adolf selanjutnya mengamati tembakau sakit menggunakan mikroskop biasa. Saat itu ia tidak melihat adanya bakteri yang pernah ia semprotkan di percobaan sebelumnya. Adolf menyimpulkan apabila bakteri penyebab penyakit bintik-bintik kuning pada daun tembakau itu berukuran lebih kecil dari bakteri biasa. 2. Dmitri Ivanovsky Sejarah penemuan virus Dmitri Ivanovsky, seorang ilmuwan Jerman, bermula pada 1892. Dmitri melakukan percobaan menggunakan getah tanaman tembakau sakit yang telah disaring bakteri untuk ditularkan ke tanaman tembakau sehat. Sama seperti yang terjadi pada penelitian Meyer, tanaman tembakau sehat tadi menjadi sakit. Padahal, Dmitri melakukan penyaringan untuk menghilangkan semua bakteri yang hidup dari ekstrak. Dari penelitian atau percobaan itu, Dmitri menyimpulkan bahwa agen infeksius yang dapat disaring tidak hanya bakteri yang sangat kecil, tetapi merupakan jenis baru partikel penyebab penyakit yang amat kecil. 7 Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 1 PENGENALAN VIRUS
3. Martinus Beijerinck Seorang ilmuwan Belanda Martinus Beijerinck pada 1897 melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa agen pada daun tembakau dapat berkembang biak. Martinus menyemprotkan getah tanaman tembakau sakit, yang telah disaring, ke daun tembakau sehat. Setelah dilakukan penyemprotan, tanaman tembakau sehat menjadi sakit. Tanaman sakit ini kemudian diambil getahnya, dipakai untuk menginfeksi tanaman tembakau sehat lainnya. Hal ini dilakukan beberapa kali. Hasilnya, patogen tidak berkurang kendati telah dilakukan pemindahan beberapa kali. Beberapa fakta lain yang diperoleh Martinus Beijerinck adalah agen tersebut tidak dapat dikembangbiakan di cawan petri yang berisi nutrisi. Agen itu juga dapat dinonaktifkan menggunakan alkohol. Dari pengamatannya, Martinus menyimpulkan bahwa agen penyebab bintik-bintik kuning daun tembakau merupakan partikel yang lebih kecil dan sederhana dari pada bakteri. Beijerinck menyebut agen tersebut sebagai "virus lolos saring" (lterable virus). 4. Wendell Meredith Stanley Sejarah penemuan virus menurut Wendell Stanley seorang ilmuwan Amerika dilakukan pada 1935 silam. Stanley berhasil mengkristalkan partikel penyebab penyakit tanaman tembakau yang dikenal dengan nama Tobacco Mosaic Virus (TMV). Milton W. Taylor dalam Jurnal “Viruses and Man: A History of Interactions” (2014) menuliskan bahwa Stanley mampu membentuk kristal dalam larutan virus mosaik tembakau, sebuah prestasi yang hingga saat ini hanya dapat dilakukan dengan molekul kimia murni yang berukuran jauh lebih kecil dari virus. Virus membentuk agregat (penggumpalan) dalam larutan dan berikatan secara kimiawi satu salam lain untuk membentuk kristal. 8 Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 1 PENGENALAN VIRUS
PENGENALAN VIRUS Ciri umum virus terbagi menjadi 3 yaitu: sruktur virus, bentuk virus dan karakteristik virus. Secara umum struktur virus yang sering dipelajari yaitu bentuk bakteriofag. Beberapa bagian dari bentuk ini, antara lain: 1. Kepala dan kapsid Kepala virus berisi asam nukleat. Untuk virus dengan struktur bakteriofag asam nukleatnya yaitu DNA. a. Asam nukleat ini berfungsi untuk mengendalikan replikasi virus. ciri ciri virus A. Struktur virus b. Kapsid adalah bagian dari kepala virus yang diselubungi protein. Kapsid tersusun atas unit protein bernama kapsomer. Fungsi utama dari kapsid yaitu untuk memberi bentuk sekaligus melindungi virus dari kondisi lingkungan yang merugikan bagi virus tersebut. 2. Leher Leher bagian ini merupakan penghubung antara kepala dengan ekor virus. 9 Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 1 PENGENALAN VIRUS 3. Ekor Fungsi dari ekor yaitu untuk melekatkan diri dan menginfeksi sel yang diserangnya. Pada bagian ini, ada selubung ekor, lempengan dasar, dan serabut ekor. a. Selubung ekor berfungsi untuk menginfeksi DNA virus ke dalam sel hospes yang juga sebagai tempat penghubung antara kepala virus dan lempeng dasar.
10 b. Serabut ekor berfungsi sebagai untuk melekatkan diri pada sel inang. Di setiap ujung serabut ekor ada reseptor yang berfungsi sebagai penerima rangsangan. c. Lempeng dasar berfungsi sebagai tempat melekatnya serabut ekor dan jarum penusuk. d. Jarum penusuk berfungsi untuk menginjeksi DNA ke dalam sel inang. Beberapa virus ada yang nukleokapsid-nya diselubungi membaran bernama sampul virus. Penyusun dari sampul virus yaitu lipid dan protein dengan fungsi untuk membantu virus masuk ke sel inang. Virus yang memiliki struktur ini yaitu inuenza. Unit pengukuran virus biasanya dinyatakan dalam nanometer (nm). 1 nm adalah 1/1000 mikrometer dan seperjuta milimeter. Adapun bentuk tubuh dari virus memiliki yang bermacam-macam yaitu: 1. Bentuk tubuh bulat dimiliki oleh virus-virus penyebab penyakit AIDS, Ebola, dan Inuenza. 2. Bentuk tubuh oval dimiliki oleh virus penyebab penyakit rabies. 3. Bentuk tubuh batang dimiliki oleh virus TMV (Tobaccao Mosaic Virus). 4. Bentuk tubuh polihidris dimiliki oleh virus Adenovirus penyebab demam. 5. Bentuk tubuh huruf T pada bacteriophage, virus menyerang bakteri E. coli. Ukuran tubuh virus dan bentuk virus bervariasi dari segi ukuran, bentuk dan komposisi kimiawinya. Ukuran dan bentuk virus sangat kecil, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron, ukuran virus lebih kecil daripada bakteri. Ukurannya berkisar dari 0,02 mikrometer sampai 0,3 mikrometer (1 μm = 1/1000 mm). B. Bentuk-bentuk Virus Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 1 PENGENALAN VIRUS
11 1. Mereka adalah organisme non-seluler, yang terbungkus dalam selubung pelindung. 2. Kehadiran paku membantu menempelkan virus ke sel inang. 3. Virus-virus ini tidak tumbuh, tidak bernafas atau bermetabolisme, namun mereka berkembang biak. 4. Mereka dikelilingi oleh lapisan protein – kapsid dan memiliki inti asam nukleat yang terdiri dari DNA atau RNA. 5. Mereka dianggap sebagai makhluk hidup dan benda mati. Virus ini tidak aktif ketika berada di luar sel inang, namun menjadi aktif di dalam sel inang. Virus ini menyebabkan beberapa infeksi dan berkembang biak di dalam sel inang dengan menggunakan enzim dan bahan mentah. C. Sifat-Sifat Virus Dalam kehidupan, virus memiliki 2 peran, yaitu peran virus sebagai mikroorganisme yang menguntungkan, maupun yang merugikan. 1. Virus yang menguntungkan: Virus berperan penting dalam bidang rekayasa genetika karena dapat digunakan untuk cloning gen (reproduksi DNA yang secara genetis identik). Sebagai contoh adalah virus yang membawa gen untuk mengendalikan pertumbuhan serangga. Virus juga digunakan untuk terapi gen manusia sehingga diharapkan penyakit genetis, seperti diabetes dan kanker dapat disembuhkan. 2. Virus yang merugikan: Virus yang dapat merugikan karena menyebabkan berbagai jenis penyakit pada manusia, hewan dan tumbuhan D. Peranan Virus Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 1 PENGENALAN VIRUS
12 KEGIATAN 1 Judul kegiatan : Pengenalan virus COVID-19 Tujuan : Untuk mengetahui virus yang menjangkit makluk hidup, cara penularan, dan pemberian vaksinnya Alat : Informasi dan berita dari koran, internet, dan sumber lainnya atau wawancara langsung kepada orang terdekat seperti teman keluarga dan guru yang ikut mengalami tragedi COVID-19. Bahan : buku dan pena. Cara kerja : 1. Mencari informasi tentang COVID-19 melalului berita maupun informasi lainnya seperti wawanca pada keluarga maupun orang terdekat. 2. Tulislah informasi yang kalian dapat dan diskusikanlah pada teman-teman sekelompok tentang cara penyebaran dan cara pengobatan COVID-19. 3. Kemudian rangkumlah hasil diskusi kelompok dan presentasikan didepan kelas. Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 1 PENGENALAN VIRUS
13 RANGKUMAN SOAL LATIHAN Pilihlah salah satu jawaban yang anda anggap paling tepat dengan memberi silang pada jawaban a,b,c,d atau e ! 1. Virus berasal dari bahasa latin “varion” atau “venom” yang berarti... a. Racun b. Obat c. Inveksi d. Menyebar e. Penyembuh 2. Dimana awal munculnya virus COVID-19... a. China b. Amerika c. Inggris d. Itali e. Indonesia 1. Sejarah penemuan virus ini dimulai pada 1883. Virus pertama kali ditemukan oleh Adolf Menyer pada tahun itu. 2. Secara umum struktur virus yang sering dipelajari yaitu bentuk bakteriofag, yang terbagi menjadi 3 bagian yaitu kepala, leher, dan ekor. 3. Ukuran dan bentuk virus sangat kecil, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron, ukuran virus lebih kecil daripada bakteri. Ukurannya berkisar dari 0,02 mikrometer sampai 0,3 mikrometer (1 μm = 1/1000 mm). 4. Virus memiliki salah satu sifat yaitu adalah organisme non-seluler. 5. Peranan virus dibagi menjadi 2 bagian yaitu peranan menguntungkan dan peranan merugikan. Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 1 PENGENALAN VIRUS
14 SOAL LATIHAN 3. Salah satu struktur tubuh virus yang berfungsi untuk menginfeksi DNA virus ke dalam sel hospes yang juga sebagai tempat penghubung antara kepala virus dan lempeng dasar adalah.... a. Lempeng dasar b. Ekor c. Kepala d. Selubung ekor e. Serabut ekor 4. Bentuk tubuh oval yang dimiliki oleh virus-virus penyebab dari penyakit... a. Rabies b. Ebola c. Inuenza d. AIDS e. TMV 5. Salah satu langkah yang tepat dalam mengurai penyebaran virus adalah... a. Membuang sampah sembarangan b. Mencuci tangan setelah beraktivitas dari luar c. Memakan makanan yang sudah dirubungi lalat d. Berkegiatan di lingkungan kotor e. Bersentuhan langsung dengan orang yang terjangkit virus. Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 1 PENGENALAN VIRUS
15 INDIKATOR KELULUSAN Koreksikanlah hasil jawaban kalian dengan kunci jawaban yang ada pada bagian akhir modul ini. Hitunglah jumlah jawaban benar yang kalian peroleh kemudian pergunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan kalian terhadap seluruh materi pada kegiatan 1. Tingkat penguasaan = ( jumlah jawaban benar)/(jumlah soal ) x 100% Kriteria tingkat penguasaan 91% - 100% = Baik sekali 81% - 80% = Baik 70% - 80% = Cukup <70% = Kurang Jika tingkat penguasaan mencapai 80% kalian telah menguasai materi yang ada pada kegiatan 1 dan siap melanjutkan materi selanjutnya. Tetapi jika tingkat penguasaan kalian harus memahami kembali materi yang ada pada kegiatan 1. Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 1 PENGENALAN VIRUS
REPLIKASI VIRUS MATERI 2 •Tujuan pada pembelajaran 2 ini agar siswa dapat: 1. Dapat membedakan siklus hidup virus secara litik dan lisogenik 2. Dapat memahami siklus hidup virus secara litik dan lisogenik
PENGANTAR MATERI Berperang Melawan Covid-19 Dengan Jahe Merah! Mahasiswa UNDIP Beri Edukasi Dan Bagi Bibit Jahe Merah Dalam menghadapi tantangan pandemi Covid-19 yang belum reda, Indonesia dan dunia terus mencari solusi untuk melawan virus ini. Imunitas tubuh menjadi krusial dalam meminimalisir risiko tertular, mengingat belum ada obat khusus yang tersedia saat ini. Di tengah upaya ini, jahe merah menjadi salah satu pilihan herbal yang menjanjikan, dikenal akan khasiatnya dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Dari sini muncul inisiatif positif seperti yang dilakukan oleh Maria Clara de Rosaria Moniz, mahasiswa Universitas Diponegoro, yang tidak hanya memberikan edukasi tentang manfaat jahe merah tetapi juga mendistribusikan bibitnya kepada masyarakat, sebagai bagian dari upaya lokal untuk memperkuat ketahanan komunitas terhadap virus. Jahe merah bukan hanya dikenal sebagai bumbu masakan yang melengkapi cita rasa, tetapi juga memiliki nilai kesehatan yang signikan. Dengan kandungan minyak atsiri yang tinggi, jahe merah telah lama digunakan sebagai obat herbal tradisional untuk berbagai penyakit ringan hingga penyakit berat seperti demam, batuk, dan masalah pernapasan lainnya. Hal ini membuatnya relevan dalam konteks pandemi saat ini, di mana penguatan sistem imunitas menjadi fokus utama untuk menjaga kesehatan masyarakat. Pendekatan ini tidak hanya mencerminkan kearifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam secara optimal, tetapi juga memberikan contoh nyata bagaimana pendidikan dan distribusi sumber daya dapat berkontribusi dalam perlawanan bersama terhadap pandemi. Melalui upaya seperti ini, diharapkan bahwa lebih banyak individu dan komunitas dapat mendapatkan akses terhadap potensi pengobatan alternatif yang aman dan bermanfaat, sekaligus memperkuat ketahanan tubuh secara alami dalam menghadapi tantangan kesehatan global yang kompleks ini. Replikasi virus adalah proses di mana virus membentuk dan menggandakan komponen-komponen yang membentuknya. Karena virus tidak memiliki struktur metabolik seperti sel, proses replikasi ini hanya bisa terjadi di dalam sel inang, yang bisa berupa organisme uniseluler seperti bakteri atau multiseluler seperti tumbuhan, hewan, atau manusia. Sel inang menyediakan lingkungan yang diperlukan bagi virus untuk mensintesis materi genetiknya dan membentuk selubung protein (kapsid) yang melindungi materi genetik virus. Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 2 REPLIKASI VIRUS 17
PROSES PERKEMBANGBIAKAN VIRUS Proses perkembangbiakan virus terdapat dua macam, yaitu daur litik dan daurlisogenik. Siklus litik dinamakan demikian karena pada akhirnya, sel inang yang terlibat dalam replikasi virus akan mengalami lisis atau pecah. Siklus litik meliputi lima tahapan utama: Adsorpsi (penempelan), Penetrasi atau injeksi (penyuntikan), Replikasi atau eklifase (penggandaan), Perakitan (assembling), dan Lisis (pemecahan sel inang). Untuk memahami dengan baik siklus litik, diperlukan virus seperti bakteriofaga dan sel inang yang berupa bakteri Escherichia coli, seperti yang dijelaskan oleh Hans G. Schlegel pada tahun 1994. DAUR LITIK Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 2 REPLIKASI VIRUS 18
Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 2 REPLIKASI VIRUS 19 1. Tahap Adsorbsi (Penempelan) Pada fase ini ditandai dengan melekatnya ekor virus (bakteriofage) pada reseptor khusus dinding bakteri. Penempelan melalui metode Lock and Key, di mana didasarkan atas kecocokan molekul protein antara sel inang dengan virus. Setelah ekor virus menempel, virus mengeluarkan enzim lisozim (enzim penghancur dinding sel bakteri) dan dibantu kontraksi ekor sehingga terbentuk lubang pada dinding sel bakteri. 2. Tahap Injeksi (Penyuntikan) Pada fase itu, ditandai dengan masuknya DNA virus ke dalam sel inang dengan meninggalkan kapsid di luar sel bakteri. Masuknya DNA virus ke DNA bakteri didorong oleh tenaga kontraksi dari bagian kapsid atau kepala pada bakteriofage. 3. Tahap Sintesis (Tahap Pembentukan) Setelah berhasil menginjeksi asam nukleat, bakteriofage tersebut menghasilkan enzim (yang dikodekan dalam genomnya) untuk menghentikan sintesis molekul bakteri (protein, RNA, DNA). Setelah sintesis protein dan asam nukleat dari sel inang berhenti, virus akan mengambil alih proses metabolisme sel inang. DNA dan RNA dari sel inang kemudian digunakan untuk menggandakan asam nukleat virus sebanyak mungkin. Selain itu, virus akan menggunakan protein yang terdapat pada sel inang untuk kemudian digunakan untuk menggandakan kapsid. 4. Tahap Perakitan Pada tahap perakitan, virus akan membentuk tubuh mereka. Pada tahapan ini, kapsid yang telah terbentuk pada tahap sintesis akan mulai diisi dengan asam nukleat yang telah tereplikasi sehingga menjadi virus yang utuh. 5. Tahap Lisis Setelah terbentuk virus-virus baru yang sempurna, maka induk virus akan mengeluarkan enzim lisozim untuk menghancurkan sel inang yang kemudian diikuti dengan pelepasan virus-virus baru. Virus-virus baru yang dilepaskan pada satu kali daur berkisar antara 100-200 virus. Virus baru ini kemudian akan mencari sel lain untuk kemudian melanjutkan daur hidup mereka.
Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 2 REPLIKASI VIRUS 20 Daur lisogenik (daur tenang), pada fase ini virus akan membaur dengan sel inang (bakteri) dengan membentuk profage sehingga sel inang tidak terlisis (rusak) setelah akhir masa inkubasi virus. Replikasi virus akan mengikuti pembelahan (reproduksi) bakteri. DAUR LISOGENIK 1. Tahap Adsorbsi Pada tahapan ini, sama dengan yang terjadi pada daur litik. Virus akan menempel pada sel inang dan melubanginya dengan enzim lisozim. 2. Tahap Injeksi Tahap injeksi juga sama seperti yang terjadi pada daur litik, dimana virus mulai memasukkan asam nukleat ke dalam sel inang dan melepaskan kapsid sudah tidak digunakan.
Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 2 REPLIKASI VIRUS 21 3. 5. 6. 7. 8. 4. Tahap Penggabungan Pada tahap penggabungan, virus akan memutus ikatan asam nukleat yang dimiliki sel inang dan masuk ke dalamnya untuk menghubungkan rantai itu lagi. Jadi pada tahapan ini, virus tidak mengambil alih asam nukleat sel inang, melainkan membaur untuk membentuk satu kesatuan yang disebut profage. Tahap Pembelahan Pada tahapan ini, asam nukleat virus yang telah tergabung dengan DNA sel inang menjadi profage. Profage hanya akan bereplikasi ketika asam nukleat sel inang bersintesis dan melakukan pembelahan. Profage ikut membelah ketika DNA bereplikasi, sehingga jumlah profage akan sama dengan jumlah DNA hasil replikasi sel inang. Dengan cara ini, tentu saja virus tidak merusak sel inang, melainkan membaur menjadi satu dan mensubtitusi beberapa bagian asam nukleat sel inang. Reproduksi virus dilakukan bersamaan dengan reproduksi sel inang dimana sel inang akan mewariskan asam nukleat (materi genetik) virus pada proses reproduksi sel inang. Pada tahap ini virus dapat terus membelah mengikuti sel inang, atau memasuki daurlitik. Tahap Pemisahan (Memasuki Daur Litik) Pada saat kondisi lingkungan buruk, profage yang semula tenang dan tidak merusak akan menjadi aktif. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sekitar seperti radiasi ultraviolet misalnya. Profage yang aktif akan mulai memisahkan diri dari DNA sel inangnya, kemudian mulai mengambil alih peranan DNA dalam hal sintesis protein. Tahap Sintesis Sama seperti daur litik, pada daur lisogenik DNA dan RNA dari sel inang kemudian digunakan untuk menggandakan asam nukleat virus sebanyak mungkin. Selain itu, virus akan menggunakan protein yang terdapat pada sel inang untuk kemudian digunakan untuk menggandakan kapsid. Tahap Perakitan Sama seperti daurlitik, pada daurlisogenik virus akan mulai merakit tubuh mereka. Selain itu virus juga akan mulai memasukkan asam nukleat (DNA atau RNA) ke dalam kapsid yang telah terbentuk. Setelah proses ini selesai, maka terbentuklah virus baru yang telah sempurna. Tahap Lisis Tahap lisis merupakan tahap akhir dari daur lisogenik sempurna, dimana virus-virus mulai dibebaskan dari sel inangnya secara eksplosif dengan menggunakan enzim lisozim yang digunakan untuk menghancurkan sel inang.
Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 2 REPLIKASI VIRUS 22 PERBEDAAN DAUR LITIK DAN DAUR LISOGENIK NO VARIABEL PEMBEDA DAUR LITIK DAUR LISOGENIK 1 Kondisi Awal Bakteri (Sel Inang) Non Virulen Virulen 2 Jumlah Tahapan 5 Tahap: Adsorbsi, Penetrasi, Replikasi, Perakitan, dan Lisis 4 Tahap: Adsorbsi, Penetrasi, Penggabungan, dan Pembelahan. 3 Kelanjutan Siklus Terhenti, karena sel inangnya rusak/ mengalami lisis Dapat dilanjutkan dengan siklus litik jika virulensi bakteri hilang. 4 Kondisi Akhir Bakteri (Sel Inang) Mengalami lisis (mati) Tidak mengalami lisis (tidak mati)
KEGIATAN 2 Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 2 REPLIKASI VIRUS 23 Judul kegiatan : Reproduksi Virus Tujuan : untuk mengetahui sistem reproduksi virus dan siklus reproduksi virus secara litik dan lisogenik. Alat : 1. Pensil 2. Spidol 3. Pisau cutter 4. gunting Bahan : 1. Kardus bekas 2. Kertas karton 3. Kain perca 4. lem Cara kerja : 1. Buatlah kardus bekas membentuk sebuah segiempat berukuran lebih kurang 70 cm 2. Perhatikan gambar reproduksi virus yaitu secara litik dan lisogenik 3. Rancangkanlah model reproduksi virus tersebut di kertas. 4. Gunakanlah kardus bekas sebagai alas tempat menempelkan kain 5. Gunakan kain perca dengan warna berbeda untuk membuat sel inang dari virus. 6. Agar tidak salah memotong kain, gunakan kertas koran untuk membuat pola terlebih dahulu 7. Selesaikanlah pembuatan model reproduksi virus sehingga tampak indah dan siap digunakan untuk sarana belajar di rumah.
24 RANGKUMAN SOAL LATIHAN Pilihlah salah satu jawaban yang anda anggap paling tepat dengan memberi silang pada jawaban a,b,c,d atau e ! 1. Susunan siklus litik yang tepat terdiri atas 5 tahap, urutkanlah tahap-tahap siklus litik yang tepat... a. Adsorpsi-penetrasi-perakitan-sintesis-lisis b. Lisis-perakitan-sintesis-penetrasi-adsorpsi c. Penetrasi-adsorpsi-sintesis-perakitan-lisis d. Adsorpsi-penetrasi-sintesis-perakitan-lisis e. Lisis-perakitan-penetrasi-asdorpsi-sintesis 1. Replikasi virus adalah proses di mana virus membentuk dan menggandakan komponen-komponen yang membentuknya. 2. Siklus litik terjadi apabila sel inang yang terlibat dalam replikasi virus akan mengalami lisis atau pecah. 3. Siklus litik meliputi lima tahapan utama: Adsorpsi (penempelan), Penetrasi atau injeksi (penyuntikan), Replikasi atau eklifase (penggandaan), Perakitan (assembling), dan Lisis (pemecahan sel inang). 4. Siklus lisogenik merupakan siklus reproduksi virus yang melibatkan integrase asam nukleat virus ke dalam genom sel inang sehingga menciptakan profage (prophage). 5. Siklus lisogenik secara umum mempunyai tahapan adalah adsorpsi dan injeksi, penetrasi, penggabungan, pembelahan, serta sintesis. 6. Perbedaan siklus litik dan lisogenik. Pada siklus litik yaitu terjadinya sel inang pecah pada siklus lisogenik sel inang tidak pecah. Pada siklus litik dimulai dari adsorpsi, penetrasi, replikasi dan sintesis, perakitan dan lisis. Pada lisogenik terjadi penggabungan yang dinamakan profage kemudian pembelahan. Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 2 REPLIKASI VIRUS
25 SOAL LATIHAN Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 2 REPLIKASI VIRUS 2. Didalam siklus litik ada tahap yaitu selubung ekor berkontraksi sehingga jarum penusuk di bagian ujungnya membentuk lubang yang menembus dinding sel dan membran sel bakteri. Selanjutnya, bakteriofag menginjeksikan materi genetiknya ke dalam sel bakteri. Ini disebut dengan tahap... a. Penetrasi b. Adsorpsi c. Sintesis d. Perakitan e. Lisis 3. Ada berapa tahapan dalam siklus lisogenik... a. 2 b. 3 c. 4 d. 5 e. 6 4. Virus akan memutus ikatan asam nukleat yang dimiliki sel inang dan masuk ke dalamnya untuk menghubungkan rantai itu lagi. Jadi pada tahapan ini, virus tidak mengambil alih asam nukleat sel inang, melainkan membaur untuk membentuk satu kesatuan yang disebut profage. Merupakan salah satu tahapan dari siklus lisogenik yaitu tahapan... a. Penggabungan b. Adsorpsi c. Sintesis d. Perakitan e. Lisis 5. Berapa lama waktu yang dibutuhkan virus untuk 1 kali siklus dan berapa banyak virus virus baru yang dihasilkan... a. 10-60 menit dan menghasilkan 100-200 virus baru b. 10-60 detik menghasilkan 100-200 virus baru c. 10-60 jam menghasilkan 100-200 virus baru d. 10-60 tahun menghasilkan 100-200 virus baru e. 10-60 tahun menghasilkan 500-1000 virus baru
26 INDIKATOR KELULUSAN Koreksikanlah hasil jawaban kalian dengan kunci jawaban yang ada pada bagian akhir modul ini. Hitunglah jumlah jawaban benar yang kalian peroleh kemudian pergunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan kalian terhadap seluruh materi pada kegiatan 2. Tingkat penguasaan = ( jumlah jawaban benar)/(jumlah soal ) x 100% Kriteria tingkat penguasaan 91% - 100% = Baik sekali 81% - 80% = Baik 70% - 80% = Cukup <70% = Kurang Jika tingkat penguasaan mencapai 80% kalian telah menguasai materi yang ada pada kegiatan 2 dan siap melanjutkan materi selanjutnya. Tetapi jika tingkat penguasaan kalian harus memahami kembali materi yang ada pada kegiatan 2. Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 2 REPLIKASI VIRUS
PERANAN VIRUS MATERI 3 Tujuan pada pembelajaran ini agar siswa dapat: 1. Memahami tentang peranan menguntungkan dan merugikan virus dalam kehidupan manusia. 2. Memahami tentang penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus dan penularannya. 3. Memahami tentang pencegahan dan pengobatan infeksi virus.
PENGANTAR MATERI Tau gak sih kisah di balik keberhasilan vaksin COVID-19 OxfordAstraZeneca? Jadi, Kisah di balik keberhasilan vaksin COVID-19 OxfordAstraZeneca adalah tentang perjuangan tim peneliti yang dipimpin oleh Prof. Sarah Gilbert Profesor Vaksinologi di Institut Jenner dan ilmuwan utama dalam proyek vaksin dan Dr. Sandy Douglas dari Universitas Oxford dan AstraZeneca, menjelaskan perjalanan dari hari-hari awal pengembangan vaksin yang intens hingga hasil uji coba penting yang membuktikan bahwa vaksin itu berhasil. Dan dirilis pada November 2020, dimulai pada bulan Januari tahun itu. Saat itulah kita pertama kali mendengar laporan tentang penyakit pernapasan baru yang muncul di Tiongkok. Patogen yang menyebabkan COVID-19 adalah virus corona baru, SARSCoV-2, dan terdapat risiko tinggi bahwa wabah lokal akan berubah menjadi pandemi global. Ketika jumlah kematian meningkat dan negara-negara mulai melakukan lockdown, kami sudah berupaya mengembangkan vaksin untuk melawan virus baru ini. Hingga saat ini, dua miliar dosis vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca telah dirilis ke lebih dari 170 negara. Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 3 PERANAN VIRUS 28
PERANAN VIRUS Peranan virus dalam kehidupan memiliki aspek yang sangat kompleks. Virus dapat berperan baik atau buruk terhadap hewan, tumbuhan, dan manusia. Tetapi hampir semua jenis virus menyebabkan penyakit. Virus pada umumnya bersifat merugikan karena virus dapat menginfeksi manusia, hewan, dan tumbuhan sehingga dapat menimbulkan penyakit. Apakah virus dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia? Apa pun kerugian yang disebabkan oleh virus? 29 1. Membuat Antitoksin : Virus dapat membuat antitoksin yang membantu melindungi tubuh dari infeksi virus lainnya. 2. Menglemahkan Bakteri : Virus dapat menglemahkan bakteri patogen, sehingga membantu mencegah penyakit. 3. Memproduksi Vaksin : Virus digunakan dalam pembuatan vaksin, seperti vaksin mRNA yang digunakan untuk mengobati Covid-19. 4. Pengendali Hayati : Virus seperti Baculovirus dapat digunakan sebagai agen pengendali hayati untuk mengendalikan serangga hama pertanian. 5. Pengobatan Biologis : Virus seperti Bakteriofag digunakan dalam pengobatan biologis untuk menghancurkan bakteri patogen Peran Virus yang Merugikan : 1. Peran Virus yang Merugikan pada Manusia a. Cacar variola (smallpox) Cacar variola adalah penyakit yang disebabkan oleh virus variola. Gejala-gejala penyakit ini adalah masa inkubasi 12 hari, selama 1 – 5 hari tubuh demam dan lesu, kemudian muncul vesikula (gelembung) pada kulit serta pustula (gelembung berisi nanah) yang membentuk kerak. Selanjutnya, gelembung tersebut lepas dengan meninggalkan bekas berupa parut berwarna merah muda yang lambat laun akan memudar. Cara penularan penyakit ini adalah melalui air liur penderita, udara, atau kontak kulit dengan penderita. Vaksin yang dapat digunakan untuk mencegah cacar variola adalah vaksin virus Orthopoxvirus. Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 3 PERANAN VIRUS peran virus yang menguntungkan peran virus yang meRUGIKAN
30 Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 3 PERANAN VIRUS d. SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) SARS adalah penyakit berupa gangguan akut pada saluran pernapasan dan dapat menimbulkan kematian. Penyebab penyakit SARS adalah Corona virus. Gejala awal orang yang terserang SARS adalah demam tinggi hingga lebih dari 38oC, menggigil, sakit kepala, lesu, dan nyeri tubuh. Setelah itu, 3 – 7 hari kemudian penderita akan mengalami batuk kering dan gangguan pernapasan. Oleh karena mirip dengan gejala pneumonia, maka SARS disebut juga CVP (Coronavirus pneumonia). Penularan SARS dapat terjadi melalui kontak erat dengan penderita atau melalui kontak percikan cairan, seperti batuk dan bersin. c. Demam Berdarah Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue (Flavivirus) melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala demam berdarah ini adalah demam, tubuh menggigil, sakit kepala, timbul rasa sakit pada punggung sendi, otot, dan bola mata. Suhu tubuh penderita akan kembali normal setelah 5 – 6 hari dan akan meningkat kembali sekitar 5 – 8 hari kemudian. Selanjutnya, akan timbul bercak-bercak merah di kulit yang berlangsung selama 24 – 72 jam. Setelah itu, terjadi penurunan kadar trombosit dalam darah dan kondisi yang paling parah adalah terjadinya pendarahan yang dapat menyebabkan kematian. Demam berdarah merupakan penyakit epidemi (wabah) di Filipina, India, dan Indonesia dengan tingkat kematian mencapai 5 – 10%. b. Gondongan Gondongan adalah penyakit yang di sebabkan oleh Paramyxovirus. Virus ini menyerang kelenjar parotis (kelenjar ludah) dan menyebabkan pembengkakan pada kelenjar tersebut. Gejala-gejala penyakit ini adalah demam hingga suhu tubuh mencapai 39,5oC, sakit kepala, nyeri pada anggota gerak dan otot, serta timbulnya pembengkakan di belakang kelenjar parotis yang berdekatan dengan telinga karena adanya peradangan akibat infeksi. Pembengkakan dan rasa nyeri semakin terasa jika menelan makanan yang bersifat asam. Gondongan dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita, yaitu melalui ludah, urine, dan muntahan. Gondongan dapat dicegah dengan pemberian vaksin MMR (Measles, Mumps, dan Rubela).
Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 3 PERANAN VIRUS e. Flu burung (Avian Inuenza) Flu burung adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus HPAIV (High Pathogenic Avian Inuenza Virus) yang awalnya menyerang unggas. Namun, beberapa varian tertentu mengalami mutasi menjadi semakin ganas dan dapat menyerang babi dan manusia. Penyebab u burung di Asia adalah kelompok virus tipe A dengan subtipe (strain) H5N1 yang sangat ganas dan termasuk kelompok Orthomyxovirus. Sifat virus ini antara lain adalah sebagai berikut: 1) Dapat bertahan hidup di air hingga 4 hari pada suhu 22oC dan lebih dari 30 hari pada suhu 0oC. 2) Virus dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh atau tinja unggas, tetapi mati pada pemanasan 60oC selama 30 menit. Penularan virus ini dapat melalui udara dan feses unggas. Gejala-gejala penyakit ini adalah demam, sakit tenggorokan, batuk, keluar lendir bening dari hidung, nyeri otot, sakit kepala, lemas, sesak napas, dan radang paru-paru (pneumonia). Masa inkubasi virus dalam tubuh inang antara 1 – 7 hari. 2. Peran Virus yang Merugikan pada Hewan a. Penyakit kuku dan mulut Penyakit kuku dan mulut adalah penyakit yang menyerang ternak, seperti sapi, kambing, kerbau, babi, domba, dan hewan berkuku belah lainnya seperti gajah. Penyakit kuku dan mulut disebabkan oleh Aphthovirus dari famili Picornaviridae. Gejala yang dialami oleh ternak yang terinfeksi antara lain adalah kelesuan, terjadi melalui udara, kontak langsung, makanan, dan peralatan yang terkontaminasi virus. Penyakit kuku dan mulut dapat menurunkan produksi susu ternak, serta dapat menyebabkan kematian hingga 70%. Penyakit ini dapat dicegah dengan cara pemberian vaksinasi. dehidrasi, gelisah, demam hingga 41oC, m a l a s b e r d iri , p i n c a n g , b a n ya k mengeluarkan saliva, nafsu makan menurun, dan muncul vesikula yang berisi cairan bening hingga kuning kemerahan serta mudah terkelupas pada bagian bibir, lidah, mukosa, gusi, pipi, langit-langit mulut, dan ujung kaki. Penularan penyakit 31
Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 3 PERANAN VIRUS 32 b. Rabies Rabies adalah penyakit yang disebabkan oleh Rhabdovirus. Rabies merupakan infeksi akut pada susunan saraf pusat hewan dan dapat menular ke manusia melalui gigitan atau air liur hewan penderita seperti anjing, kucing, kelinci. c. Tumor ( kutil ) Tumor adalah penyakit yang menyerang sel epitel kulit dan membran mukosa. Penyakit ini dapat diderita oleh hewan seperti ayam atau sapi. Pada ayam, tumor disebabkan oleh virus RSV (Rous Sarcoma Virus), sedangkan pada sapi disebabkan oleh Bovine papillomavirus. d. Tetelo Tetelo adalah penyakit yang menyerang unggas seperti ayam dan itik. Penyakit ini disebabkan oleh virus NCD yang mudah menular. Gejala-gejala dari penyakit ini adalah diare, batuk, dan kehilangan keseimbangan sehingga tubuh berputar-putar dengan kepala tertekuk. Tetelo dapat menyebabkan kematian pada ternak. 3. Peran Virus yang Merugikan pada Tumbuhan a. Mosaik Mosaik adalah penyakit yang menyerang tanaman tembakau, kacang tanah, pepaya, cabai, tomat, kentang, dan beberapa jenis labu. Penyakit ini disebabkan oleh virus TMV (Tobacco Mosaic Virus). Gejala penyakit ini adalah timbulnya bercak-bercak kuning pada tanaman yang diserang. Penyebaran virus mosaik terjadi melalui perantara serangga.
33 Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 3 PERANAN VIRUS b. Tungro Tungro adalah penyakit yang menyerang tanaman padi, sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman dan menyebabkan kekerdilan. Penyebab penyakit ini adalah virus tungro dari kelompok Caulimoviridae. Penyebaran virus tungro terjadi melalui perantara serangga, yaitu wereng cokelat dan wereng hijau. c. Penyakit TYLC (Tomato Yellow Leaf Curl) Penyakit TYLC adalah penyakit yang disebabkan oleh virus TYLCV (Tomatob Yellow Leaf Curl Virus). Penyakit ini menyebabkan daun tanaman tomat menguning dan menggulung sehingga menurunkan hasil panen. d. Penyakit TYM (Turnip Yellow Mosaic) Penyakit TYM adalah penyakit yang disebabkan oleh virus TYMV (Turnip Yellow Mosaic Virus). Penyakit ini menyebabkan daun tembakau, kapas, dan lobak menggulung. Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Virus 1. Pencegahan infeksi virus Pencegahan terhadap infeksi virus dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu pemberian vaksin (vaksinasi) dan penerapan pola hidup sehat. 1. Vaksin adalah suspensi mikroorganisme antigen (misalnya virus atau bakteri patogen) yang permukaannya atau toksinnya telah dimatikan atau dilemahkan. Vaksin bekerja efektif terhadap penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen, termasuk virus. Prinsip dasar dari penggunaan vaksin adalah tubuh menghasilkan antibodi untuk melawan serangan virus atau bakteri. Pemberian vaksin dapat menyebabkan tubuh bereaksi menghasilkan antibodi sehingga kebal terhadap infeksi patogen di kemudian hari. Vaksin pertama kali ditemukan oleh Edward Jenner pada tahun 1789, berupa vaksin untuk cacar. Kemudian pada tahun 1885, Louis Pasteur menemukan vaksin untuk rabies, dan pada tahun 1952, Jonas Salk menemukan vaksin untuk polio. Vaksin polio diberikan melalui oral (mulut). 2. Penerapan pola hidup sehat Pola hidup sehat dapat diterapkan untuk mencegah terjadinya infeksi virus.
34 Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 3 PERANAN VIRUS 2. Pengobatan infeksi virus Cara- cara yang bisa dilakukan antara lain adalah sebagai berikut: 1. Sering mencuci tangan, karena dapat menghilangkan berbagai kuman yang diperoleh dari binatang, tempat kotor, atau benda-benda yang terkontaminasi virus. 2. Melakukan gerakan 3M plus, yaitu menguras bak mandi, menutup tempattempat yang berpotensi menampung air, mengubur sampah seperti botol, dan menggunakan anti nyamuk untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk demam berdarah. 3. Menjauhi penderita penyakit yang mudah menular melalui kontak, seperti cacar, campak, atau u. 4. Rutin membersihkan lantai dan permukaan, terutama kamar mandi dan dapur. 5. Memastikan telah melakukan imunisasi dan vaksinasi untuk diri sendiri dan keluarga. 6. Menjaga kebersihan dan kesehatan hewan-hewan peliharaan. 7. Mengonsumsi makanan bergizi yang banyak mengandung vitamin A, C, E, serta antioksidan. 8. Menghindari kontak dengan binatang liar yang berpotensi membawa penyakit, seperti tikus. 9. Olahraga teratur dan tidur yang cukup 10.Menjaga pola makan yang teratur. 11.Hindari stres.
35 KEGIATAN 3 Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 3 PERANAN VIRUS Judul kegiatan : Vaksin Tujuan : Untuk mengetahui virus yang menjangkit makluk hidup, cara penularan, dan pemberian vaksinnya Alat : Informasi atau berita tentang berbagai penyakit yang menyerang manusia, hewan dan tumbuhan yang disebabkan virus dari berbagai sumber, seperti rumah sakit, puskesmas, internet dan sumber lain. Bahan : Buku dan pena. Cara kerja : 1. Tanyakan dan carilah informasi macam-macam vaksin yang disuntikkan manusia dari rumah sakit, puskesmas, internet atau sumber lainnya. 2. Apa keuntungan diberikannya vaksin tersebut? 3. Tanyakan pada umur berapa seseorang bisa mendapatkan vaksin tersebut? 4. Bila vaksin tersebut terlambat diberikan, apakah orang tersebut perlu divaksin? 5. Apakah ada kemungkinan terjadi penyakit lagi setelah orang tersebut sudah divaksin, apabila terjadi apakah penyebabnya? 6. Apakah bahaya bila seseorang tidak pernah mendapatkan vaksin?
36 RANGKUMAN SOAL LATIHAN Pilihlah salah satu jawaban yang anda anggap paling tepat dengan memberi silang pada jawaban a,b,c,d atau e ! 1. Berikut ini adalah gejala-gejala penyakit tetelo yang sering menyerang itik dan ayam, kecuali .... a. Timbulnya batuk-batuk b. Terjadinya diare c. Tubuh kehilangan keseimbangan dan berputar-putar d. Munculnya kutil pada sel epitel kulit dan membran mukosa e. Jengger dan kepala berwarna kebiruan 1. Virus memiliki peran dalam kehidupan baik itu menguntungkan maupun merugikan. Peran yang menguntungkan misalnya berperan dalam pembuatan interferon, profage, vaksin, pelemahan bakteri, antitoksin. 2. Peranan virus yang merugikan dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit pada manusia, Hewan, dan tumbuhan. Contoh penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus yaitu Inuenza, Covid 19, campak, rabies, cacar air, dan AIDS. Contoh penyakit pada hewan yang disebabkan oleh virus yaitu penyakit kuku dan mulut pada ternak, rabies, tumor atau kutil dan tetelo. Sedangkan contoh penyakit pada tumbuhan yang disebabkan oleh virus yaitu virus Mosaik pada tembakau, virus Tungro pada tanaman padi, pada penyakit TYLC pada tanaman tomat. 3. Virus banyak menyebabkan penyakit pada manusia, untuk menjaga agar tidak terinfeksi virus dapat dilakukan dengan vaksinasi dan membiasakan pola hidup sehat. Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 3 PERANAN VIRUS
37 Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 3 PERANAN VIRUS 2. Penyakit yang menyebabkan infeksi akut pada susunan saraf pusat hewan dan dapat menular ke manusia melalui gigitan atau air liur hewan penderita seperti anjing, kucing, kelinci. Penyakit yang dimaksud adalah... a. Tetelo yang disebabkan oleh virus NCD b. Rabies yang disebab oleh Rabdovirus c. Penyakit kuku dan mulut ternak Aphthovirus d. Penyakit kutil disebabkan RSV (Rous Sarcoma Virus) e. Penyakit tumor pada hewan yang disebabkan oleh adenovirus 3. Perhatikan gambar di bawah ini! Pada gambar tersebut terlihat terdapat tumbuhan terkena sebuah virus. Penyebaran virus ini terjadi melalui perantara serangga, yaitu wereng cokelat dan wereng hijau. Penyakit yang dialami tumbuhan tersebut adalah… a. Tungro d. TYM b. Mosaic e. BGM c. TYLC 4. Vaksin adalah suspensi mikroorganisme antigen (misalnya virus atau bakteri patogen) yang permukaannya atau toksinnya telah dimatikan atau dilemahkan. Pemberian vaksin dapat menyebabkan tubuh bereaksi menghasilkan antibodi sehingga kebal terhadap infeksi patogen. Vaksin pertama kali ditemukan oleh Edward Jenner padaabad ke-18, berupa vaksin untuk... a. Ebola b. AIDS c. SARS d. Cacar e. Covid-19 SOAL LATIHAN
38 Virus UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI 3 PERANAN VIRUS 5. Pemanfaatan virus yang menguntungkan bagi manusia dibidang pertanian adalah... a. Produksi biopestisida b. Pembuatan vaksin protein. c. Digunakan dalam pembuatan rekayasa genetika, d. Pengobatan secara biologis e. Pembuatan perangkat elektronik SOAL LATIHAN INDIKATOR KELULUSAN Koreksikanlah hasil jawaban kalian dengan kunci jawaban yang ada pada bagian akhir modul ini. Hitunglah jumlah jawaban benar yang kalian peroleh kemudian pergunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan kalian terhadap seluruh materi pada kegiatan 3. Tingkat penguasaan = ( jumlah jawaban benar)/(jumlah soal ) x 100% Kriteria tingkat penguasaan 91% - 100% = Baik sekali 81% - 80% = Baik 70% - 80% = Cukup <70% = Kurang Jika tingkat penguasaan mencapai 80% kalian telah menguasai materi yang ada pada kegiatan 3 dan siap melanjutkan materi selanjutnya. Tetapi jika tingkat penguasaan kalian harus memahami kembali materi yang ada pada kegiatan 3.
39 GLOSARIUM Asam nukleat : biomolekul besar yang memainkan peran penting dalam semua sel dan virus. Bakteriofag : salah satu jenis virus yang dapat membunuh bakteri lainnya. Corona : virus yang menyebabkan terjadinya infeksi saluran pernapasan atas. Genetis : cabang ilmu Biologi yang mempelajari tentang pewarisan sifat makhluk hidup, mekanismenya, dan materi pewarisannya. Patogen: organisme atau mikroorganisme yang menyebabkan penyakit pada organisme lain. Sel Hospes : sel yang ditumpangi inang. Tobacco mosaic virus (TMV) : virus berbentuk batang lainnya yang telah mengalami eksplorasi ekstensif untuk pembuatan material baru. Vaksin : Puatu zat yang merupakan merupakan suatu bentuk produk biologi yang diketahui berasal dari virus, bakteri atau dari kombinasi antara keduanya yang dilemahkan. Injeksi : penyuntikan Replikasi : proses atau cara meniru Adsorbsi : penyerapan Lisis : peristiwa pecah atau rusaknya integritas membran sel dan
40 DAFTAR PUSTAKA Anshori Moch. 2009. Biologi 1 Untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)-Madrasah Aliyah (MA). Departemen Pendidikan Nasional. Puskurbub. Jakarta. Faidah Rahmawati, Nurul Urifah, Ari Wijayati. 2009. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI Program MIPA. Jakarta .CV.Ricardo. Goering, R., Dockrell, H. M., Zuckerman, M., & Chiodini, P. L. 2021. Mims' Medical Microbiology-Edisi Indonesia Ke-6. Elsevier Health Sciences. Irningtyas, 2018, Biologi SMA kelas X, Jakarta: Erlangga. Nurhayati, Nunung dan Resti Wijayanti, 2017, Biologi SMA kelas X, Bandung: Rama Yudha. Purnamawati Henny, Rumiyati, Nurhidayah Siti. 2019. Biologi Untuk SMA/MA, Yogyakarta: Intan Pariwara. Susilowarno, Gunawan, dkk. 2007. Biologi Untuk SMA / MA Kelas XI. Jakarta: PT.GRASINDO. Umi Nurlila, Ratna dan Jumardin La Fua. 2020. Jahe Peningkat Sistem Imun Tubuh di Era Pandemu Covid-19 di Kelurahan Kadia Kota Kendari.Jurnal Mandala, vol. 1 (2).
KUNCI JAWABAN 41 Kunci jawaban Latihan 1: 1. A 2. A 3. D 4. A 5. B Kunci jawaban latihan 2: 1. D 2. A 3. E 4. A 5. A Kunci jawaban latihan 3: 1. D 2. B 3. A 4. D 5. A
UNTUK KELAS X LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Virus