PENGARAH LIPUTAN UTAMA SELAMAT DATANG TARUNA BARU
Ketua Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional
Pembantu Ketua Bidang Kemahasiswaan Salam Redaksi Selamat datang kepada seluruh taruna baru yang telah
Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan diterima menjadi bagian dari sivitas akademika Sekolah Tinggi
Assalamualaikum Wr. Wb. Pertanahan Nasional, kampus kedinasan unggul yang memiliki
PENANGGUNG JAWAB Sahabat SANDI yang berbahagia. daya saing baik nasional maupun internasional untuk
Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan mempersiapkan generasi pertanahan yang kreatif, inovatif serta
Yang Maha Esa atas limpahan rahmat-nya produktif.
DEWAN REDAKSI sehingga kami dapat menyelesaikan majalah
Sutaryono SANDI edisi XLII ini. Kami mengucapkan Dengan penuh keramahan dan kehangatan kami menyambut
banyak terimakasih kepada seluruh anggota anda yang akan turut menentukan perjalanan hidup anda dan
M. Nazir Salim yang terlibat dalam pembuatan majalah ini. sejarah STPN. Anda telah menjadi orang-orang terpilih dari ribuan
Eko Budi Wahyono LPT SANDI merupakan salah satu Unit pendaftar yang ingin melanjutkan pendidikan di STPN.
Kegiatan Taruna yang bergerak di bidang Pers
PIMPINAN UMUM Taruna yang melaksanakan tugas dan
Gilang Permana tanggung jawab dalam meliput berbagai
WAKIL PIMPINAN UMUM I & II kegiatan di Sekolah Tinggi Pertanahan
Nasional, baik di bidang akademi maupun
Fadel Gibran kegiatan pengasuhan yang kemudian dikemas
Muhammad Prayoga Dwi Nugraha menjadi informasi bagi pembaca.
Pada edisi XLII ini, kami mengangkat
SEKRETARIS UMUM memfokuskan pembahasan pada internal
Erfiana Prihastuty Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional seperti
SEKRETARIS pengenalan program studi Diploma I dan
Diploma IV, perencanaan program studi baru,
Nor Farida Khasanah kegiatan taruna STPN, taruna berprestasi dan
Syifa Lintang Chaerunisa inovasi taruna serta narasi terkait reforma
agraria dan omnibus law.
BENDAHARA UMUM Kami berterima kasih kepada seluruh
Dian Ayu Purwasari pihak yang telah membantu dalam proses
penerbitan majalah SANDI edisi XLII. Semoga
BENDAHARA penerbitan majalah ini dapat menambah
Lala Putri Maharani wawasan pembaca terkait STPN, terkhusus
Dian Fitriliani Anggorowati bidang pertanahan.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
KETUA DIVISI REDAKSI
Ulul Azmi Septidian
KEPALA DIVISI PUBLIKASI
Dewi Citra Nabila
KEPALA DIVISI REPORTASE
Fitriana Trinengsi Taolin
KEPALA DIVISI DESAIN
Suryo Agung Habib Fitrianto
KEPALA DIVISI EDITING
Alm. Daffa Arfian Bimasena
KEPALA DIVISI DOKUMENTASI
Incha Nanda Sari
REDAKTUR PELAKSANA
Muhammad Aldrian Kurniawan
Latifah Nur Milati
Risna Vira Arianti
KOORDINATOR ARTIKEL MAJALAH
Habibi Hasbi Sidiq
SEKRETARIS MAJALAH
Luthfi Adela Saraswati
BENDAHARA MAJALAH
Bareta Kenediana Alma
DESAIN DAN KOMUNIKASI
Reza Nur Amrin
Greenno Hibatullah
Satya Haris Purnomo
Syifa Lintang Chaerunisa
REPORTER
Bareta Kenediana Alma
Bilqis Ar Rumaysha
Yulia Nur Azizah
Muhammad Taris Aufar
Wijaya Kusuma
Baskara Suprojo
MEDIA ONLINE
Luthfi Adela Saraswati
Salsabila Echanda Putri Setia
Maulidya Rohadatul Aisy
PEMASARAN
Gusti Ngurah Arya Triwijanto
Tegar Sakti Pramana Petisa
Sekar Permata Swietania Putri
DOKUMENTASI
Arip Rahman Galih
Izzatul Diah Bawani
Khofifah Nur Cahyati
Oktavia Nutivara Waskito
PEMESANAN DAN PEMBAYARAN
Via Rekening BCA: 6465140295
a.n. Lala Putri Maharani (Bendahara I)
MAJALAH SANDI OPINI RONA PEMBELAJARAN
| 02EDISI XLII TAHUN 2021 22| Berbagi Peran Untuk Reforma Agraria 26| Materi Pengukuran dan Pemetaan Kadastral
24| Menilik Regulasi Omnibus Law 27| Implementasi Teori dalam Praktik
DAFTAR ISI 28| Magang di RNI? Seru! Ada Itunya Juga!
30| Merdeka Belajar – Kampus Merdeka,
Benarkah Merdeka?
32| Kebun Reforma Agraria STPN sebagai
Implementasi PP No. 86 Tahun 2018
LIPUTAN UTAMA SEPUTAR STPN PRESTASI DAN INOVASI KETARUNAAN
04| Info Umum STPN SEPUTAR STPN 33| STPN Berprestasi 37| Organisasi Ketarunaan STPN
05| Ceramah dan Motivasi Bersama 36| Inovasi Taruna 38| LPT sAndi
12| Prospek Lulusan STPN 40| Auriga Asta Vimsati
Kepala PPSDM Kementerian 14| Sistem Pengasuhan STPN
ATR/BPN | 03MAJALAH SANDI
06| Perencanaan Program Studi Baru (Asah, Asih, Asuh) EDISI XLII TAHUN 2021
07| Prodi: Tata Ruang dan 18| Peringatan Hari Agraria
Administrasi Pertanahan Daerah
08| Prodi: Penilaian Tanah dan Tata Ruang 2020
09| Prodi: Magister Terapan 19| Lomba Esai Agraria Tingkat
Manajemen Pertanahan
10| STPN Melawan Covid-19 Nasional ke-6 Tahun 2020
20| Ulang Tahun Asrama
Taruna Bhumi STPN ke-XXIV
LIPUTAN UTAMA LIPUTAN UTAMA
INFO UMUM STPN
Ceramah dan Motivasi Bersama
Kepala PPSDM Kementerian ATR/BPN
Prodi D-I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral Program Studi Diploma 1 bisa dibilang SCAN Artikel Video
sebagai primadona di STPN dikarenakan banyak ME Liputan Liputan
Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional sekali peminat yang mendaftar di Program Studi | 05MAJALAH SANDI
(STPN) merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan di Diploma 1 setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan Tujuan utama dari kita bersekolah bukan
lingkungan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Program Studi Diploma 1 PPK merupakan satu- semata-mata untuk mengejar IPK atau nilai EDISI XLII TAHUN 2021
yang berada di bawah dan bertanggungjawab satunya program studi di bawah kementerian saja. Mencari nilai itu menjadi penting untuk
langsung kepada Kepala Badan Pertanahan ATR/BPN yang mencetak para juru ukur dan
Nasional. STPN mempunyai tugas pokok asisten surveyor. kita mendapatkan jenjang pendidikan
menyelenggarakan pendidikan keahlian bidang berikutnya di tempat yang lebih baik. Akan
pertanahan di atas pendidikan menengah. Untuk Prodi D-IV Pertanahan tetapi, terdapat hal lebih penting lagi yang
memenuhi tanggung jawabnya tersebut STPN mungkin kita lupakan atau tidak diketahui,
perlu untuk menjaga dan meningkatkan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional
kepercayaan masyarakat, baik internal dan merupakan satu-satunya perguruan tinggi di mana skill, knowledge, attitude inilah
eksternal dalam hal kualitas. Berdasarkan hal vokasional yang mengemban visi di bidang yang menjadi peran sangat penting dan
tersebut STPN membentuk program Diploma I agraria dan tata ruang di Indonesia. Sebagai
Pengukuran dan Pemetaan Kadastral (PPK) bagian dari STPN, dalam menjalankan mandatnya, harus kita dapatkan serta pelajari di
dengan tujuan mendidik tenaga pengukuran Program Studi DIV Pertanahan dituntut untuk sekolah.
kadastral profesional untuk memenuhi kebutuhan dapat menyediakan sumber daya manusia yang
tenaga pengukuran di bidang kadastral. unggul, berkualitas, kompeten dan profesional di Dr. Agustyarsyah, S.SiT., S.H., M.P.
bidang pertanahan.
Program Studi Diploma 1 Pengukuran dan Kepala PPSDM Kementeraian ATR/BPN
Pemetaan Kadastral memiliki visi Menjadi Program Prodi DIV Pertanahan dituntut untuk
Studi yang menghasilkan tenaga handal dan mampu beradaptasi dan responsif terhadap
profesional di bidang pengukuran dan pemetaan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;
kadastral pada tahun 2019. Serta misi dinamika sosial yang terjadi di masyarakat;
Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran di hukum-hukum pertanahan. Sehingga Prodi DIV
bidang pengukuran dan pemetaan kadastral Pertanahan merupakan Prodi yang terbilang
secara profesional dengan mengacu pada lengkap, Dimana aspek sosial dan sains dalam
perkembangan dunia pendidikan; pengabdian ilmu Pertanahan dikaji serta dipraktikan.
masyarakat di bidang pengukuran dan pemetaan
kadastral;Menyelenggarakan kerjasama dengan Prodi DIV Pertanahan juga berkontribusi
pemangku kepentingan dalam rangka nyata dalam dunia keagrariaan dan penataan
pengembangan profesi di bidang pengukuran dan ruang tidak hanya sebatas menciptakan sumber
pemetaan kadastral; Menyelenggarakan penelitian daya manusia yang unggul dan kompeten, tetapi
untuk pengembangan substansi keilmuan di juga mampu menjadi rujukan bagi bidang ilmu
bidang pengukuran dan pemetaan kadastral. pertanahan dan tata ruang, baik secara teknis
maupun sosial yuridis, yang tertuang dalam visi,
04 |MAJALAH SANDI misi, sasaran dan tujuan Prodi DIV Pertanahan.
EDISI XLII TAHUN 2021
06 |MAJALAH SANDI LIPUTAN UTAMA LIPUTAN UTAMA PROGRAM STUDI: TATA | 07MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 RUANG DAN ADMINISTRASI EDISI XLII TAHUN 2021
PERENCANAAN Padahal ATR/BPN, pemerintah daerah, dan Badan PERTANAHAN DAERAH
Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset
PROGRAM STUDI BARU Daerah belum punya cukup SDM (sekali lagi SDM) Narasumber: Sukmo Pinuji
untuk mengurus berkas yang akan naik secara
Narasumber: Senthot Sudirman signifikan di masa mendatang (multi pihak). Saat ini Perencanaan tata ruang sebenarnya dibagi Permintaan Kementerian ATR/BPN
belum ditemukan teknologi yang representatif, dalam tiga tingkatan, yaitu perencanaan tata ruang Pada era serba mudah ini, dibutuhkan sinkronisasi
Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional mudah di update, real time, presisi dan mudah nasional, perencanaan tata ruang provinsi dan fungsi manajemen pertanahan BPN dengan instansi
merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan yang menjangkau ke masyarakat tentang nilai tanahnya. perencanaan tata ruang kabupaten/kota. Pelaksanaan lainnya, misalnya dengan Pemprov/Pemkab.
berada di bawah Kementerian Agraria dan Tata Maka dari itu, STPN bersama UGM atas permintaan tata ruang di setiap daerah memiliki rencana tata Dengan berbagai proyek pekerjaan BPN yang
Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Oleh karena Masyarakat Asosiasi Penilai Tanah mencanangkan ruang yang bersifat umum yang bertujuan untuk memiliki skala nasional, BPN merasa ruang lingkup
itu, STPN turut andil dalam menciptakan suatu pendirian prodi Ini. memperjelas kebijakan, strategi penataan ruang manajemen pertanahan perlu diperluas menjadi
sumber daya masyarakat yang berkemampuan di wilayah, rencana struktur ruang wilayahnya, rencana lebih global, maka dari itu STPN ingin mewadahi
bidang agraria, tata ruang, dan pertanahan. Program Studi Survei Pemetaan dan Sistem pola ruang wilayah, penetapan kawasan strategis, perubahan kurikulum dan mewadahi sistem
Kebutuhan yang semakin mendesak, kurangnya Informasi Pertanahan, Bersama Teknologi arahan pemanfaatan ruangnya, dan ketentuan sustainable development goals supaya Pemda dan
sumber daya manusia, dan semakin Menjemput Cerahnya Masa Depan pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah tersebut. Perusahaan bisa sinkron jadi informasi mudah
berkembangnya teknologi dan informasi terutama Teknologi yang semakin berkembang dengan Namun praktiknya, perencanaan tata ruang masih didapatkan.
di dunia, menjadi alasan STPN harus berinovasi begitu pesatnya menuntut semua sektor untuk ikut terhenti di kabupaten atau kota saja. Maka dari itu, Tuntutan Masa Kini
dalam proses pendidikannya. Pemerintah sedang berlari pula. Sistem Informasi Geospasial berbasis STPN hendak memperluas wawasan pembelajaran ke Era sekarang dinamakan era disruptif, perspektif
berusaha mengubah bentuk instansi sekolah elektronik secara luas dan pelayanan prima digital arah perencanaan Rencana Tata Ruang Wilayah taruna STPN sekarang tidak hanya berorientasi
tinggi menjadi instansi politeknik. Dalam merata menjadi goal selanjutnya dunia. STPN (RTRW) yang lebih global bahkan mencakup untuk bekerja di bawah Kementerian ATR/BPN.
persyaratannya untuk menjadi sebuah politeknik, diharapkan menjadi pionir dan produsen dalam pengelolaan dokumen pertanahan dan bagaimana STPN mempersiapkan mahasiswa yang ingin
suatu instansi pendidikan membutuhkan minimal 3 mencetak lulusan yang terampil dalam pemanfaatan mengelola basis data pertanahan serta mengelola menjadi entrepreneur, jadi tidak cuma di level
(tiga) Prodi Diploma-IV dan 1 (satu) Prodi dan pengaplikasian hal tersebut. untuk tata ruang, fungsi pengendalian dan sebagainya. administrasi pertanahan. Bagaimana kita bisa
Magister. Selain itu, terdapat alasan lain yang mewujudkan sustainable development goals yang
mendasari pembentukan prodi-prodi baru ini. Program Magister Manajemen Pertanahan “Kita ingin mendesain kurikulum yang berhubungan dengan pertanahan sendiri kan ada 5
“Lulusan STPN sudah sangat banyak, tetapi para berorientasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yaitu, radius properti, left on line, dan yang lainnya.
Program Studi Diploma-IV Tata Ruang sarjana terapan pertanahan ini seringkali mengambil (MBKM)”. Dengan haluan di atas, STPN berencana
Sejak pelimpahan sembilan kewenangan ATR/BPN pendidikan lanjutan yang tidak selaras dengan mendobrak kurikulum konvensional menjadi kurikulum PROSPEK KERJA
ke pemerintah daerah menurut Peraturan program pendidikan mereka sebelumnya. Saya MBKM dimana taruna bisa belajar dari mana saja, STPN merintis kombinasi/kolaborasi dengan
Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007, membuat harap kompetensi calon-calon pembuat kebijakan kapan saja dan apa saja. Pembentukan prodi yang Pemda-Pemda, dan juga sedang berjalan, akan
Pemda merasa membutuhkan sumber daya di masa mendatang ini menjadi lebih baik karena brand new dengan kurikulum yang quite challenging diadakan ikatan dinas yang masih dalam proses.
manusia yang memiliki latar belakang pertanahan. mendapat didikan dan asuhan yang tepat.” Intinya ini menantang para pendiri untuk membuat suatu Bisa juga menjadi entrepreneur atau agen
Di antara kewenangan tersebut yaitu kewenangan jenjang pendidikan lanjutan yang sesuai, sejalan, prodi yang berbeda dan memiliki ciri khas. perubahan pada level masyarakat. Diharapkan
pemberian izin lokasi, penyelenggaran pengadaan dan selaras untuk lulusan Prodi D4 Pertanahan setelah lulus, taruna dapat membuka jasa konsultasi
tanah untuk kepentingan pembangunan, dan sangat dibutuhkan supaya para lulusan STPN ini LATAR BELAKANG atau startup yang berhubungan dengan tata ruang,
perencanaan penggunaan tanah wilayah mendapat edukasi yang memang sepadan dan Permintaan PEMDA pengelolaan website, SI-Geospatial, maupun ahli di
kabupaten/kota. SDM yang belum mencukupi sehaluan. Setelah pelimpahan 9 kewenangan ATR/BPN ke bidang pengelolaan administrasi pertanahan. Intinya
menyebabkan tugas dan kewenangan yang Pemerintah Daerah menurut Peraturan Pemerintah dalam perkuliahan, jurusan manapun yang kita
dilimpahkan dari ATR/BPN ke Pemda menjadi RENCANA PELAKSANAAN Nomor 38 Tahun 2007. Pemda telah diberikan ambil, kita harus upstading. Upstanding dalam
kurang terlaksana dengan baik. Hal tersebut yang Menurut penuturan Ketua STPN, pada tahun 2022, kewenangan oleh pemerintah pusat untuk mengatur artian dapat bersaing dalam dunia luas baik level
menjadi latar belakang didirikannya Program STPN sudah bisa menerima taruna baru untuk prodi- dan menjalankan administrasi pertanahan di daerah nasional maupun internasional. Nah itu yang
Studi Diploma-IV Tata Ruang. prodi baru di atas. “Borang-borang, rekomendasi tersebut seperti perizinan, pendaftaran tanah, didorong di Prodi yang baru ini. Harapannya, karena
banyak pihak, rencana, mata kuliah, lampiran, dan legalisasi pembuatan surat tanah serta administrasi jurusan tata ruang dan administrasi pertanahan
Program Studi Diploma-IV Penilaian Tanah, berbagai hal sudah dipersiapkan 100% dari STPN”. pertanahan lainnya. Selain itu, pelaksanaan tata ruang masih baru, maksudnya belum banyak pihak swasta
Manisnya Multifungsi dan Multipihak “Kita sudah didesak banyak pihak, MAPPI, ISI di setiap daerah memiliki rencana tata ruang yang yang meminta, hal ini menjadi kesempatan kita
ATR/BPN sejatinya memberikan pelayanan yang (Ikatan Surveyor Indonesia). Paling telat finalisasi bersifat umum serta bertujuan untuk memperjelas untuk melahirkan lulusan yang handal dengan nilai
butuh biaya. Pembebanan tersebut sepenuhnya sebulan, lalu ajukan ke Jakarta (Kementerian kebijakan, strategi penataan ruang wilayah, rencana tawar keunikannya yaitu Prodi yang tidak terlalu
ditujukan kepada pemohon, tetapi besaran biaya ATR/BPN). Paling maksimal tahun 2022 STPN sudah struktur ruang wilayahnya, rencana pola ruang wilayah, banyak di luaran atau universitas yang lainnya.
yang harus dikeluarkan tergantung luas tanah dan bisa membuka peneriman taruna baru untuk 4 prodi penetapan kawasan strategis, arahan pemanfaatan
bangunan yang ada. BPN memiliki Peta Zona Nilai ini.” ruangnya, dan ketentuan pengendalian pemanfaatan AKREDITASI DAN REALISASI
Tanah berbasis zona yang masih kasar. Setelah ruang di wilayah tersebut. Efeknya, Pemda meminta Dalam pengajuan akreditasi semua tergantung
PTSL selesai, seluruh bidang tanah di Indonesia Dr. Ir. Senthot Sudirman, M.S. lulusan DI-PPK di-extend sampai ke arah pengelolaan penilaian dari DIKTI. Saat pengajuan kepada
akan bersertipikat dan diprediksi akan terjadi Ketua STPN Yogyakarta dokumen pertanahan dan bagaimana mengelola basis PDDIKTI akreditasi yang diberikan bisa A, B, C
lonjakan tingkat aktivitas peralihan sertipikat data pertanahan serta mengelola tata ruang, fungsi bahkan D. Untuk realisasi Sebenarnya terdapat
(sesuai dengan data yang penulis dapatkan di pengendalian dan sebagainya. Pemda menginginkan beberapa kendala seperti himbauan DIKTI dalam
kantor pertanahan bahwa semenjak program PTSL SDM yang mumpuni dalam melaksanakan pengelolaan penundaan prodi baru, namun dari pihak internal
berjalan, terdapat kenaikan berkas rutin yang administrasi di bidang pertanahan dan tata ruang di STPN semua persiapan sudah clear 100%. Borang-
diterima bagian Front Office). Berbagai pihak daerah. Karena di “lapangannya”, faktor-faktor internal borang, RPS, matakuliah, dosen yang mengampu
akan sangat membutuhkan jasa penilai tanah. dan eksternal yang mendukung pelaksanaan semua sudah dipertimbangkan dengan matang.
Hitungan BNPB, BPHTB, dan PBB ribuan lahan dan administrasi pertanahan di daerah belum berjalan baik. Selain itu menurut penuturan Ketua STPN
kegiatan peralihan menanti di depan mata Seperti, tingkat SDM yang masih rendah di bidang Kemungkinan besar pembukaan pendaftaran untuk
(multifungsi). pertanahan khususnya tata ruang yang mencakup semua prodi baru dilakukan pada tahun 2022.
administrasi pertanahan daerah. Intinya, yang ingin
diperkuat dalam pelaksanaan administrasi pertanahan
dan tata ruang yaitu di daerah yang kewenangannya
dilimpahkan kepada Pemda, bukan BPN sehingga
dapat terintegrasi fungsi tata ruang dengan fungsi
pertanahan.
LIPUTAN UTAMA LIPUTAN UTAMA
PRODI: MAGISTER TERAPAN
MANAJEMEN PERTANAHAN
Narasumber: Sutaryono
Rencana pengadaan Komunikasi dengan Program studi sarjana
program studi Magister pusat yang belum mencapai yang linear dengan rencana
PRODI: PENILAIAN TANAH Pertanahan telah diusulkan titik optimal membuat progress prodi ini diantaranya geografi,
Narasumber: Sudibyanung, Asih Retno Dewi, Rosye Villanova Christine sejak akhir 2019 berupa pengembangan prodi baru ini geodesi, pertanahan, pertanian,
pengembangan empat prodi cukup melambat, namun hal sosial hingga hukum. Hal ini
terbaru, yakni 3 program studi tersebut dapat diatasi dengan dikarenakan ilmu pertanahan
sarjana terapan dan satu prodi koordinasi yang baik antara bersifat interdisipliner yang
magister terapan. Latar pihak penyusun dan pihak dapat menampung beragam
belakang pencanangan prodi kementerian. Perspektif jenis lulusan jurusan
Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional telah merencanakan Program Studi baru yaitu khusus magister manajemen pertanahan yang dilakukan kesarjanaan terutama yang
Penilaian Tanah, dibentuknya program studi baru karena untuk mempersiapkan sarjana
terapan bidang ekonomi yang menguasai manajemen properti, penilaian properti, dan pertanahan ini ialah dalam kerangka pembelajaran akan mendalami bidang
studi kelayakan properti.
keterbatasan pendidikan di dan pemanfaatan ini tersusun pertanahan. Harapan yang
bidang pertanahan. dari kebijakan pertanahan, disampaikan oleh Bapak Dr.
Keterbatasan para alumni STPN infrastruktur data, serta Sutaryono, S. Si, M.Si. selaku
Visi Rencana Prospek Karir yang ingin melanjutkan pelayanan pertanahan daerah kepala prodi D-IV Pertanahan
Menjadi Program Studi Sarjana Terapan di bidang Dengan melihat latar belakang dari pengadaan pendidik-an ke level magister yang semuanya tercakup dalam sekaligus perencana program
Penilaian Tanah yang menghasilkan tenaga ahli prodi baru ini, dinilai prospek kedepan bagi yang linier dengan manajemen manajemen pertanahan. studi magister terapan ini ialah
profesional baik dibidang pertanahan maupun seorang penilai pertanahan sangat luas mulai dari: pertanahan pun sulit Membahas tentang kurikulum nantinya program studi
diberbagai bidang lainnya. Pemerintah Pusat (Kementerian ATR/BPN, ditemukan. Akibatnya, program magister pertanahan, rentang magister manajemen
Misi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang studi lanjut yang di dapatkan waktu pembelajaran empat pertanahan dapat bermanfaat
a. Menyelenggarakan pendidikan untuk , Kementerian/Lembaga lainnya, dll) bukanlah lagi bidang semester dengan jumlah 46 sks bagi seluruh lulusan
menghasilkan lulusan yang profesional dan BUMN (Bank, Pegadaian, Pasar Modal, dll) pertanahan serta keinginan dengan bobot 37% teori dan kesarjanaan khususnya STPN
kompeten di bidang Penilaian Tahan yang Pemerintah Daerah (Dinas Pendapatan Daerah, pengembangan institusi serta 63% praktek. Jumlah mata agar dapat kembali menuntut
unggul, terampil, dan berstandar global baik Dinas Pengelolaan Aset Daerah, BUMD, memperluas cakupan bidang kuliah yang diampu hanyalah ilmu dengan program yang
dilingkungan Pertanahan maupun lainnya; BUMDes, dll) pertanahan. Hal inilah yang lima. 12 sks pada semester lebih linier.
b. Melaksanakan penelitian di bidang Penilaian Perusahaan swasta nasional maupun mendasari dibentuknya pertama dan kedua menjadi
Tanah yang bersifat terapan, aplikatif, berdaya internasional Program Studi Magister acuan pembelajarannya.
guna, serta berhasil guna terhadap pemecahan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
Terapan Manajemen Berbeda dengan semester
permasalahan masyarakat, bangsa, dan negara; Pertanahan. sebelumnya, pada semester 3
c. Melaksanakan kerjasama yang sinergis dan Keunggulan Proses persiapan teknis mencakup 13 sks dan 6 sks
berkelanjutan dengan para mitra (pemerintah Pengajar kompeten dalam studi ini telah yang telah dilakukan secara pada semester 4.
pusat, pemerintah daerah, swasta nasional, tersertifikasi Manajemen Properti dan Penilaian teknis diantaranya penyusunan SEM. MATA KULIAH
I Sistem Penguasaan Tanah
maupun swasta internasional). Properti. kurikulum pembelajaran, Otomasi Survei dan Pemetaan Kadastral
II Administrasi dan Kelembagaan Pertanahan
Lulusan Program Studi tersertifikasi oleh penyusunan borang, persiapan III Penatagunaan Tanah
Kebijakan Pertanahan dalam Pembangunan
Latar Belakang Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI). kegiatan belajar dan mengajar IV Metode Penelitian Pertanahan
Sengketa dan Konflik Pertanahan
Program studi Penilaian Tanah merupakan Bekerja sama dengan MAPPI, KJPP, lembaga telah selesai dilaksanakan, Sistem Manajemen Pelayanan Pertanahan
Pengendalian Penguasaan Tanah dan Pemanfaatan Ruang
program studi yang akan direncanakan di Sekolah bank & nonbank dalam bentuk dosen praktisi sehingga proses pengajuan ke Kebijakan Penataan Ruang dan Pembangunan Wilayah
Kewirausahaan Pertanahan
Tinggi Pertanahan Nasional. Program studi ini maupun tempat magang. Kementerian ATR/BPN berupa Pengadaan Tanah untuk Pembangunan
Sistem Penataan Pertanahan dan Ruang
diusulkan pertama kali oleh Kepala Kementerian koordinasi dan pemberian Seminar
Tesis
ATR/BPN, Prof. Ir.H. Lutfi Ibrahim Nasoetion. Harapan Lulusan dapat segera dilaksanakan.
(2001-2005). Kemudian melalui ketua STPN Ke depannya lulusan Studi Penilaian Tanah Kesimpulannya, rencana
sekarang Dr.Ir. Senthot Sudirman, M.S., beliau Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional diharapkan pembuatan prodi magister ini
menindaklanjuti bahwa di era sekarang diperlukan lulusannya menjadi: sudah mencapai angka 70%.
seorang penilai pertanahan,maka dari itu perlu Penilai Publik Nantinya, program studi
dibentuk prodi baru yaitu prodi penilaian tanah. Penilai Internal Institusi magister pertanahan ini
STPN juga mencari referensi dan masukan- Analisis Studi Kelayakan Properti terbuka baik secara umum
masukan dari MAPPI (Masyarakat Profesi Penilai Manager Properti lulusan sarjana universitas lain,
Indonesia) dalam merencanakan studi ini. Konsultan Properti ataupun lulusan program studi
D-IV Pertanahan Sekolah Tinggi
Pertanahan Nasional.
08 |MAJALAH SANDI | 09MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
10 | MAJALAH SANDI LIPUTAN UTAMA LIPUTAN UTAMA | 11MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
STPN MELAWAN COVID-19 Untuk mengurangi mobilisasi STPN juga menyediakan Bersih dan Sehat dengan Fogging
terdapat beberapa aturan yang poliklinik yang dilengkapi
Oleh: Dian Fitriliyani Anggorowati diterapkan STPN, seperti pem- dengan dokter umum dan obat Konsultasi Pembelajaran dengan
batasan waktu dalam pembe- yang lengkap untuk kebutuhan Dosen Tetap Memakai Masker
lajaran daring, pembatasan kesehatan taruna. Poliklinik
kegiatan berkelompok hingga selalu siap melayani taruna dari Fasilitas Cuci Tangan untuk
para taruna tidak diperboleh- hari Senin s/d Jumat mulai jam Mengurangi Penyebaran Virus
kan keluar dari kampus STPN 08-00 s/d 16.00.
(lokdown). Taruna STPN 24 jam
harus berada di dalam STPN Untuk menjaga imun para
dan dilarang berinteraksi taruna dengan padatnya ke-
secara berlebihan dengan pihak giatan akademik dan penga-
luar STPN. rmasi dengan cara suhan, maka taruna diwajibkan
ajar new normal. untuk olahraga pagi bersama
mulai dari hari Selasa hingga
Tidak hanya para taruna, para hari Jumat dan olah raga man-
diri, serta dengan mengkon-
pendidik (dosen dan astur) sumsi makanan bergizi yang
sudah disediakan di asrama.
serta pegawai diwajibkan untuk
Keseluruhan aturan ini,
Pandemi COVID-19 sejak awal tahun 2020 protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, disiplin protokol kesehatan, diberlakukan secara ketat oleh
membuat perubahan besar terhadap pola memakai masker, menjaga jarak, mengurangi STPN untuk menjaga para
hidup dan kebiasaan masyarakat. mobilitas dan meningkatkan imun) bagi karena mereka juga taruna, pengajar, dan karyawan
Perkembangan setiap hari yang semakin taruna, pengajar, dan pegawai STPN. selalu dalam keadaan sehat.
massif, membuat pemerintah harus Perubahan pendidikan online jelas berinteraksi langsung dengan Pembiasaan diri untuk taruna
mengeluarkan kebijakan-kebijakan baru di memberikan hambatan untuk sekolah vokasi harus dilakukan dengan prinsip
semua bidang guna menata dan yang dominan dengan ilmu praktikum para taruna. Jadi prinsip saling saling mengingatkan antara
membiasakan kehidupan era new normal. daripada teori. STPN sebagai salah satu teman, saling mendukung, serta
Salah satu keputusan pemerintah yang sekolah vokasi dengan dominasi 60% menjaga dan mendukung saling mawas diri terhadap
memberi dampak luas adalah kebijakan pada praktikum 40% teori mengharuskan kondisi di era new normal.
lingkup pendidikan. Penyelenggaraan sistem pembelajaran praktikum tetap dilaksanakan diperlukan agar aktivitas
pendidikan mengalami transformasi dalam seperti biasanya. Untuk itu beberapa Kita bisa untuk bersama! Lawan
berbagai lini kegiatan, pelajar dan mahasiswa kebijakan STPN harus dijalankan untuk pembelajaran berjalan dengan COVID-19 dengan disiplin
mengalami perubahan spontan dari mengatur keseimbangan antara pendidikan protokol kesehatan! STPN
pendidikan tatap muka (luring) beralih ke vokasi dengan kehidupan era new normal di baik dan dalam keadaan selalu melawan COVID!
pendidikan online (daring). Jelas bukan hal STPN. Kebijakan tersebut juga harus
mudah untuk berada di fase ini, banyak dari diselaraskan dengan kehidupan Taruna di terjaga sehat.
pelajar/mahasiswa mengalami ketidaksiapan asrama Bhumi STPN.
terhadap perubahan era new normal. Dalam mendukung kebiasaan
Kebijakan pembelajaran online disinergikan Taruna STPN diwajibkan untuk disiplin rajin mencuci tangan, STPN
untuk mendukung instruksi social distancing memakai masker ketika berada di lingkungan menyediakan fasilitas untuk
hingga himbauan untuk lockdown. STPN, baik dalam hal pembelajaran akademik mencuci tangan dilengkapi
Pembelajaran online jelas memberikan (ketika pembelajaran di kelas dan praktikum dengan sabun si beberapa
batasan akses dan semua itu harus dibiasakan di lapangan) dan non akademik (meliputi lokasi kampus dan asrama.
di era new normal ini. Apalagi untuk kegiatan pengasuhan, UKT, dan ketika
pembelajaran dengan kajian praktikum, jelas beribadah). STPN juga memberikan masker Kegiatan Pembersihan Taman
harus mendapatkan perhatian lebih dan para gratis kepada Taruna sebagai dukungan
pendidik dipaksa untuk mahir dan pencegahan COVID-19.
bertransformasi dengan cara ajar new normal.
Taruna STPN diwajibkan menjaga jarak
Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dengan sesama taruna dengan membatasi
aktifitas yang berkerumun, memberikan sekat
sebagai salah satu lembaga pendidikan, harus atau jarak ketika makan bersama, dan
memberikan jarak kursi untuk pembelajaran
ikut serta mendukung kebijakan pemerintah di Kelas serta memberikan jarak pada shaf
masjid ketika shalat berjamaah.
dalam mendukung transformasi era new
normal. Bentuk dukungan tersebut
diwujudkan dengan regulasi tatanan era new Kegiatan di Ruang Kelas Memperhatikan Protokol
Kesehatan: Memakai Masker dan Menjaga Jarak
normal STPN meliputi, pemberlakuan Potret Taruna/i Setelah Kegiatan Vaksinasi
12 | MAJALAH SANDI SEPUTAR STPN SEPUTAR STPN STPN Corner | 13MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
Prospek Lulusan STPN
Hallo sahabat sAndi, seperti yang kita ketahui Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN)
adalah sebuah perguruan tinggi kedinasan di Indonesia yang diselenggarakan oleh
Kementerian ATR/BPN Republik Indonesia. STPN merupakan pendidikan tinggi yang telah
cukup lama hadir di Indonesia dan telah meluluskan dalam bilangan ribuan mahasiswa
yang kini tersebar di seluruh tanah air. Bila melihat dari kekhususan substansi
pendidikannya, yaitu Pendidikan Tinggi Pertanahan, maka STPN merupakan satu-satunya
perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan pertanahan secara terpadu,
menekuni kekhususan bidang tersebut dan berusaha mengembangkannya sebagai salah
satu cabang ilmu pengetahuan mandiri.
Lulusan STPN bekerja sebagai apa?
Sekolah yang beralamat di Jl. Tata Bhumi No.5, Banyuraden, Gamping, Sleman,
Yogyakarta ini memiliki dua jurusan, yaitu Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral
serta Diploma IV Pertanahan. Prospek lapangan kerja setelah kita lulus dari STPN banyak
sekali loh sahabat. Apa saja sih, yuk kita lihat!!!
Berkesempatan mengikuti Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai
Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) / Pegawai Pemerintah Non Pegawai
Negeri (PPNPN) sesuai formasi yang tersedia di Kementerian ATR/BPN,
Kementerian/Lembaga lain atau Pemerintah Daerah;
Mendirikan Kantor Jasa Surveyor Kadastral Berlisensi (KJSKB) baik secara individu
maupun kelompok atau perusahaan;
Bekerja pada Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSKB) sebagai Surveyor maupun
Asisten Surveyor Kadastral (ASK) Berlisensi;
Bekerja di Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP);
Bekerja pada Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT);
Bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
dalam pengelolaan Aset Tanah/Properti;
Pengusaha Jasa Layanan Bidang Agraria/Pertanahan dan Tata Ruang;
Bekerja pada Pengembang Properti; dan masih banyak lagi.
3000 Penerimaan CPNS Kementerian ATR/BPN
2500
2000 2664
1500
1000 1610 1700 727
800 369
500 299
0 110
2017 2018 2019 2021
Formasi D-I PPK Formasi Keseluruhan
14 | MAJALAH SANDI SEPUTAR STPN | 15MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
Sistem Pengasuhan STPN Ada juga beberapa kegiatan lain yang
(Asah, Asih, Asuh) dilaksanakan pengasuhan di STPN ini, selain
kegiatan harian dan juga kegiatan tambahan, ada
Narasumber: Gad Momole juga kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka
menyambut atau memperingati beberapa peristiwa
Kesamaptaan dan Pelatihan Baris-Berbaris (PBB) penting. Di antaranya HUT Asrama Taruna Bhumi
dan HANTARU sebagai wujud partisipasi STPN
Pengasuhan merupakan bagian dari upaya Taruna tetap sehat dan dapat melanjutkan Kesamaptaan dan Pelatihan Baris-Berbaris (PBB) yang merupakan bagian dari Kementerian
pendidikan kedinasan yang dilaksanakan dalam aktivitasnya dengan lancar, selanjutnya makan merupakan kegiatan pembinaan fisik dan mental ATR/BPN.
rangka menumbuhkan, mengembangkan, dan pagi bersama (06.30) yang dilakukan sebelum bagi seluruh taruna dalam rangka mewujudkan
memantapkan kepribadian Taruna agar memiliki apel. Selain itu, terdapat kegiatan apel pagi kebugaran jasmani, kesiapan mental, dan Kegiatan HUT Asrama Taruna Bhumi
nilai moral dan etika sebagai kader pemerintahan, (07.00) yang dilaksanakan dengan tujuan untuk kesiapsiagaan dalam mengikuti proses pendidikan merupakan bentuk perayaan dan kecintaan para
yang mempunyai karakter jujur, cerdas, dan melakukan pengecekan Taruna sebelum di STPN. Taruna terhadap asrama yang telah menjadi tempat
terampil. Dalam pelaksanaannya kegiatan melakukan perkuliahan. Setelah melaksanakan tinggal bahkan rumah kedua bagi para Taruna
pengasuhan merupakan proses yang berjalan Apel Pagi, Taruna melajutkan kegiatan LATSARDIS selama menempuh pendidikan di STPN. Bentuk
secara simultan dan terintegrasi dengan upaya- perkuliahan dan praktikum (08.00 ̶ 16.00) perayaan ini diisi dengan berbagai perlombaan
upaya pendidikan lainnya. Kegiatan pengasuhan sebagai upaya dalam memperkaya diri di bidang LATSARDIS merupakan kegiatan pelatihan yang dilakukan secara internal bagi para Taruna
diarahkan pada upaya pembentukkan sikap dan pertanahan. kedisiplinan dasar bagi seluruh taruna baru dalam baik pertandingan akademik maupun non-
perilaku dengan menanamkan nilai-nilai Sapta rangka pembentukan kedisiplinan dan penanaman akademik. Selain itu, tentunya kegiatan ini diadakan
Karakter Taruna Bhumi STPN kepada Taruna, Setelah perkuliahan selesai, para Taruna Sapta Karakter yang dilaksanakan sebelum atau untuk mempererat hubungan antar Taruna STPN,
yang di antaranya: dapat mengikuti unit kegiatan taruna (16.30) pada awal perkuliahan Semester 1 (Satu). melatih tanggung jawab, kekompakan, kedisiplinan,
yang ada di kampus dengan bermacam-macam LATSARDIS dilaksanakan melalui kepanitiaan yang dan masih banyak lagi.
1. Kejujuran; kegiatan yang dapat disesuaikan dengan minat ditetapkan oleh Ketua STPN dan/atau kerja sama
2. Ke-Indonesian yang Pluralis; dan bakat para Taruna sebagai wadah dalam dengan pihak terkait. Taruna yang telah mengikuti Kegiatan HANTARU merupakan bentuk
3. Prima Melayani; mengembangkan dan menyalurkan bakat yang LATSARDIS diberikan Surat Keterangan atau perayaan Hari Agraria dan Tata Ruang yang
4. Disiplin dan Pantang Menyerah; dimiliki masing-masing Taruna. Selanjutnya, Sertifikat oleh ketua STPN atau penyelenggara menandakan hari lahirnya BPN RI atau sekarang
5. Senantiasa Evaluasi dan Mengembangkan Diri; kegiatan bersih diri, ibadah, dan makan malam kegiatan yang nantinya digunakan sebagai syarat menjadi Kementerian ATR/BPN. Perayaan ini
6. Tanggung Jawab dan Kepemimpinan; dan bersama (17.30 ̶ 19.30) yang kemudian dapat diisi pendaftaran/mengikuti wisuda. merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap
7. Loyalitas Pada Cita-cita Organisasi. dengan kegiatan pengayaan sebagai bentuk tahunnya oleh Kementerian ATR/BPN. Oleh karena
memperdalam ilmu atau melakukan kegiatan itu, STPN sebagai sekolah tinggi yang berada di
Pengasuhan memiliki banyak kegiatan kerohanian (19.45). Kegiatan Rutin ini diakhiri bawah naungan Kementerian ATR/BPN, sudah
yang wajib dilakukan para Taruna sebagai bentuk dengan absensi asrama (20.30) untuk mengecek seharusnya ikut merayakannya dengan semarak.
pembiasaan dalam bersikap dan berperilaku kembali kehadiran Taruna dan dilanjutkan dengan Berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka
dalam kehidupan sehari-hari di kampus STPN. Istirahat (21.00 ̶ 04.00) untuk mengisi tenaga memeriahkan HANTARU di antaranya diadakan
Banyaknya kegiatan pengasuhan yang dilakukan menghadapi hari esok. berbagai perlombaan, uniknya peserta yang
oleh Taruna di lingkungan STPN memiliki tujuan mengikuti tidak hanya Taruna STPN saja, tetapi juga
untuk membentuk sikap dan perilaku dengan Kegiatan Taruna pada hari libur (Sabtu- para pegawai (seperti pengasuh dan dosen) yang
senantiasa menanamkan nilai-nilai SAPTA Minggu/Libur Nasional) diisi dengan kegiatan berada di lingkungan STPN.
KARAKTER kepada Taruna. Program Kegiatan yang diadakan oleh pengasuhan atau dapat juga
Rutin merupakan salah satu kegiatan wajib yang diisi dengan pengayaan sebagai bentuk LATSARSUS
harus dijalankan oleh Taruna yang dimulai pukul memperdalam ilmu yang dimiliki oleh setiap
04.00 s.d. 21.00 WIB selama menempuh Taruna. LATSARSUS merupakan kegiatan pelatihan dasar
pendidikan di dalam kampus STPN.
Selain kegiatan rutin yang sehari-hari khusus kebencanaan bagi taruna Diploma IV
Kegiatan rutin tersebut diawali dengan dijalankan oleh Taruna, terdapat beberapa
melakukan Ibadah Subuh (04.00) di pagi hari, program dalam rangka penguatan pembentukan Tingkat II (Semester III) dalam rangka pembinaan
kemudian dilanjutkan dengan kegiatan olahraga karakter meliputi:
pagi bersama (05.00) yang bertujuan agar kedisiplinan lanjutan dan tanggap bencana serta
pembentukan karakter sosial. LATSARSUS
dilaksanakan melalui kepanitiaan yang ditetapkan
oleh Ketua STPN dan/atau kerja sama dengan pihak
ketiga. Taruna yang telah mengikuti LATSARSUS
diberikan Surat Keterangan atau Sertifikat oleh
ketua STPN atau penyelenggara kegiatan yang
nantinya digunakan sebagai syarat
pendaftaran/mengikuti wisuda.
LATSARPIM
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Taruna Diploma IV
Tingkat IV (akhir) sebelum pelaksanaan wisuda.
Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kepemimpinan
bagi taruna yang akan menyelesaikan pendidikan di
STPN.
It doesn't matter who you
are, where you come from.
The ability to triumph
begins with you.
Always.
Oprah Winfrey
18 | MAJALAH SANDI SEPUTAR STPN SEPUTAR STPN
EDISI XLII TAHUN 2021
PERINGATAN HARI AGRARIA LOMBA ESAI AGRARIA
DAN TATA RUANG 2020 TINGKAT NASIONAL KE-6
TAHUN 2020
Oleh: Ratna Rizki Azkiya Alfianti
Oleh: Zhafira Azzahra Syafiyah
Memperingati Hari Terwujudnya Sustainable Deve- Desember 2020. Juara pertama
lopment, Generasi Milenial dan
Agraria dan Tata Ruang Sustainable Entrepreneurship berhasil dimenangkan oleh
Berbasis Agraria, dan Pandemi
Nasional ke-60, Badan Senat Covid-19: Implikasinya Terha- taruna Sekolah Tinggi
dap Perempuan, Buruh, Petani
Peringatan Hari Agraria terdiri voli, basket, sepak bola, Taruna Sekolah Tinggi Perta- dan Pembangunan Ekonomi Pertanahan Nasional atas nama
tenis meja, tenis lapangan, dan Sosial. Para peserta memilih
Nasional dan Tata Ruang bulu tangkis. Selain cabang nahan Nasional menyelenggara- satu diantara kelima sub tema Reza Nur Amrin dengan judul
olahraga, lomba fotografi, STPN tersebut yang kemudian dikem-
(HANTARU) 2020 yang mencari bakat, pemilihan Duta kan Lomba Esai Agraria Tingkat bangkan menjadi suatu karya “Pemanfaatan Data Spasial dan
Taruna Bhumi turut mengisi tulis yaitu esai bertemakan
diselenggarakan di Sekolah dalam perlombaan tersebut. Nasional ke-6 di periode tahun agraria. Tekstual Kementerian/Lembaga
2020. Mengusung tema “60
Tinggi Pertanahan Nasional diisi Naskah yang sudah dalam Analisis Risiko PSTL-PM”.
terkumpul kemudian melalui
oleh berbagai macam lomba, Tahun UUPA dan Generasi Muda proses peni-laian oleh dewan Juara kedua berhasil diraih oleh
juri sehingga menghasilkan 15
baik lomba dibidang akademik Agraria yang Maju, Modern, dan esai terbaik. Rangkaian Lomba Eko Nurwahyudin, mahasiswa
Inovatif” kegiatan ini menjadi Esai Agraria Nasional tidak
maupun non akademik dan Pembukaan HANTARU berhenti sampai di situ saja, asal UIN Sunan Kalijaga
peserta dengan 15 esai terbaik
ditutup dengan senam bersama diisi dengan Upacara wadah bagi para generasi muda diharuskan mem-buat video Yogyakarta dengan judul “Dari
presentasi yang dapat teman-
dan pembagian doorprize serta Pembukaan HANTARU yang yaitu mahasiswa dari seluruh teman lihat di kanal youtube Zaman Kalabendu Hingga Zama
BST STPN. Video presentasi ini
perayaan malam puncak. dilaksanakan di lapangan sepak penjuru Indonesia untuk menu- menjadi dasar penilaian dewan Kalasuba: Peluang, Tantangan,
juri untuk menentukan peserta
Perlombaan ini dimulai dari angkan pemikiran-pemikiran yang siap maju ke babak dan Perjuangan Pemenuhan Hak
selanjutnya, yaitu babak 10
tanggal 17 Oktober 2020. bola yang dihadiri oleh seluruh kritis yang inovatif dan solutif besar yang juga menjadi babak Informasi HGU”. Juara ketiga
terakhir dari lomba ini. 10
Kegiatan perlombaan ini diikuti civitas akademika dan seluruh terhadap isu-isu agraria dan peserta dengan nilai penilaian diraih oleh Muhammad Rifai
juri paling tinggi kemudian maju
oleh seluruh Taruna Diploma I, taruna Sekolah Tinggi tata ruang Indonesia. ke babak selanjutnya dengan Hasbi, mahasiswa dari Univer-
sistem penilaian melalui Live
Diploma IV Tk. I dan Tk. II, serta Pertanahan Nasional. Acara Sedikit berbeda dari Zoom Meeting. Pada kesem- sitas Indonesia dengan judul
tahun sebelumnya, Lomba Esai patan ini, para peserta diberikan
beberapa Taruna dari Tk. IV HANTARU di Sekolah Tinggi Agraria Tingkat Nasional tahun kesempatan untuk mempresen- “Jualhijau: Digitalisasi Sistem
2020 ini diselenggarakan secara tasikan hasil tulisannya dan
yang ikut berpartisipasi dalam Pertanahan Nasional ditutup daring karena pandemi COVID- diadakan sesi tanya jawab oleh Jual Beli Hasil Produksi Petani
19. Meskipun di tengah pande- juri. Babak terakhir inilah yang
kegiatan perlombaan HANTARU dengan malam puncak yang mi, antusiasme peserta untuk menentukan Juara 1, 2, 3 serta Lokal Berbasis Aplikasi Terpadu
mengikut lomba ini tidak surut Best Performance dari Lomba Menuju Era New Normal”. Selain
2020 ini. diselenggarakan di beberapa dilihat dari jumlah naskah yang Esai Agraria Nasional ke-6
diterima, yakni 40 naskah yang Tahun 2020.
tempat yaitu, Pendopo Sasana ditulis oleh peserta dari itu, Best Performance diraih
berbagai perguruan tinggi di Para pemenang lomba
Kegiatan perlombaan ini Widya Bhumi, Aula, dan ruang Indonesia. Di antara perguruan diumumkan pada tanggal 8 oleh Kamel Yusuf Megantoro
diisi oleh cabang lomba tinggi itu adalah Sekolah Tinggi
akademik dan non akademik. makan. Untuk sebagian tempat Pertanahan Nasional, UIN Sunan dengan esai-nya yang berjudul
Untuk cabang lomba akademik Kalijaga Yogyakarta, Universitas
ini terdiri dari lomba debat dilaksanakan secara virtual. Indonesia, Institut Teknologi “Peran SIG untuk Mendukung
pertanahan, storytelling, speech Bandung, UPN Veteran Yogya-
contest, spelling bee, dan Acara malam puncak ini diisi karta, Universitas Gadjah Mada, Sustainable Enterpreneurship
scrabble. Sedangkan cabang dan berbagai universitas lain-
lomba dibidang non akademik oleh sambutan-sambutan, nya. Hasil Pertanian”.
yaitu untuk cabang olahraga,
pembagian hadiah kepada para Lomba Esai Agraria
Tingkat Nasional sebagai lomba
juara dari cabang lomba, yang menjadi agenda tahunan
dalam rangka perayaan Hari
penampilan pentas seni taruna Agraria dan Tata Ruang ini
sangat membawa keberman-
baik tradisional maupun faatan terhadap pemecahan isu-
isu bi-dang agraria di Indonesia
modern. dan dengan eksistensi lomba
kepenulisan ini diharapkan agar
Lomba Esai Agraria ke-6 minat menulis generasi-generasi
Tahun 2020 ini mempunyai 5 muda kian meningkat agar
sub tema, yaitu Refleksi UUPA Indonesia semakin baik dengan
di Usia 60 Tahun, Pemanfaatan dipacu dorongan dari generasi
BIG Data Menuju Transformasi mudanya yang maju, modern
Digital Pelayanan Pertanahan dan inovatif.
dan Tata Ruang, Manajemen
Pertanahan yang Mendukung
| 19MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021
20 |MAJALAH SANDI SEPUTAR STPN SEPUTAR STPN
EDISI XLII TAHUN 2021
ULANG TAHUN ASRAMA Cabang Akademik Juara I Juara II Juara III
TARUNA BHUMI STPN ke-XXIV
Oleh: Khofifah Nur Cahyati
PBB Putra Blok 3D Blok 2D Blok 1D
HUT Asrama merupakan kegiatan desain masker. Adapun perlombaan PBB Putri Blok 2A Blok 2C Blok 3A
tahunan taruna Sekolah Tinggi Pertanahan akademik terdiri dari lomba centering dan
Nasional. Kegiatan ini merupakan bentuk levelling, speech contest, story telling, Centering dan Levelling Blok 3C Blok 2A Blok 2D
perayaan dan kecintaan taruna terhadap rangking 1, debat, scrabble, desain infografis,
asrama, dimana asrama merupakan tempat dan PBB. Story Telling Blok 3C Blok 3A Blok 1A
tinggal bagi taruna Sekolah Tinggi
Pertanahan Nasional. Dalam perayaan ini, Speech Contest Blok 2B Blok 3C Blok 2D
dilakukan berbagai jenis kegiatan
perlombaan akademik dan non-akademik Kegiatan HUT Asrama ini merupakan Debat Blok 2A Blok 3B -
yang diikuti oleh seluruh taruna Sekolah momentum yang tepat untuk evaluasi dan
Tinggi Pertanahan Nasional. Kegiatan ini juga perbaikan dalam upaya mencetak keahlian Scrabble Blok 1D Blok 2D Blok 3D
bertujuan untuk mempererat rasa yang dimiliki taruna agar taruna menjadi
kebersamaan, tanggung jawab, serta terampil dalam berbagai bidang. Hasil yang Desain Infografis Blok 1C Blok 3B Blok 2A
meningkatkan rasa solidaritas. Kegiatan ini dicapai dari pelaksanaan kegiatan HUT
juga menjadi suatu momen untuk Asrama yaitu: Rangking 1 Blok 1D Blok 2B Blok 2E
menunjukkan bakat taruna taruni.
Juara I, II, dan III dalam Lomba Fotografi
Pada HUT Asrama yang ke XXIV ini,
dilaksanakan di kampus Sekolah Tinggi Cabang Seni Juara I Juara II Juara III
Pertanahan Nasional yang diikuti oleh taruna
Program Studi Diploma 1 Pengukuran dan Cabang Olahraga Juara I Juara II Juara III Cipta dan Baca Puisi Blok 1E Blok 1D Blok 1C
Pemetaan Kadastral serta sivitas akademika.
Perlombaan dilaksanakan dari tanggal 8-26 Sepak Bola Putra Blok 2E Blok 3D Blok 3E 5K Putra Blok 1D Blok 2E Blok 2D
Maret 2021. Kegiatan perlombaan terdiri dari
perlombaan olahraga, seni, dan akademik. Bulu Tangkis Putra Blok 1E Blok 2D Blok 3D
Perlombaan olahraga terdiri dari PUBGM,
sepak bola, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, Bulu Tangkis Putri Blok 1C Blok 2B Blok 3B 5K Putri Blok 2A Blok 3A Blok 2B
bola basket, tarik tambang, balap karung, dan
futsal putri, sedangkan perlombaan seni Tenis Meja Putra Blok 1E Blok 1D Blok 2D Fotografi Blok 1E D-IV Tk.IV Blok 3C
meliputi lomba cipta dan baca puisi, lomba
fotografi, lomba 5K (Kebersihan, Keamanan, Tenis Meja Putri Blok 1C Blok 2A Blok 2B Videografi Blok 1E Blok 3E Blok 2C
Ketertiban, Keindahan, dan Kebersamaan),
lomba yel-yel, lomba cover lagu, dan lomba Bola Voli Putra Blok 1D Blok 2D Blok 2E Yel -Yel Putra Blok 2E Blok 1D Blok 1E
Bola Voli Putri Blok 3A Blok 1A Blok 1C Yel -Yel Putri Blok 2B Blok 3A Blok 2A
Basket Putra Blok 2E Blok 3E Blok 3D Cover Lagu Blok 1A Blok 2B Blok 3B
Basket Putri Blok 2A Blok 2B Blok 1C Desain Masker D-IV Tk.IV Blok 2E Blok 3B
Tarik Tambang Putra Blok 3D Blok 2E Blok 1D
Tarik Tambang Putri Blok 1C Blok 2B Blok 3B Dari hasil perlombaan tersebut Penyerahan Piala Kepada Blok Pemenang Perlombaan HUT Asrama
didapatkan juara 1 umum dengan perolehan
Balap Karung Putra Blok 1D Blok 1E Blok 2E kemenangan total 26 kejuaraan yaitu blok ID,
juara 2 dengan perolehan kemenangan total
Balap Karung Putri Blok 3A Blok 2A Blok 1A 20 kejuaraan yaitu blok 1E, dan juara 3
memperoleh total 20 kejuaraan yaitu blok 2A.
Futsal Putri Blok 1C Blok 3A Blok 2B Setelah semua perlombaan selesai
PUBG Blok 1D Blok 1E - dilaksanakan, pada hari Jumat, 26 Maret 2021
diadakan kegiatan senam, penyerahan hadiah,
Tendangan Bola oleh Bapak Ketua STPN sebagai Pembukaan dan sekaligus menutup rangkaian kegiatan
Tanda Dibukanya Pelombaan HUT Asrama HUT Asrama HUT Asrama yang ke–XXIV. Acara ini
merupakan puncak acara yang diikuti seluruh
peserta lomba dan sivitas akademika. Kegiatan Potret Penutup Kegiatan HUT Asrama
penutupan HUT asrama ditutup oleh Ketua
Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional yang di
tutup dengan apel penutupan.
| 21MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021
22 | MAJALAH SANDI OPINI OPINI | 23MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
BERBAGI PERAN Permasalahan Kelembagaan presiden untuk menjalankan agenda RA
diwujudkan melalui penerbitan Perpres
UNTUK REFORMA AGRARIA Hampir dua dekade sejak amanah RA 88/2017 tentang PPTKH dan Perpres
86/2018 tentang RA.
Oleh: Sutaryono
Lektor Kepala pada Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional
digulirkan melalui Tap No. IX/MPR/2001
tentang Pembaruan Agraria Dan
Pengelolaan Sumberdaya Alam, Implementasi kedua regulasi di atas
Di antara agenda prioritas pemerintah di Problem utama tersendatnya agenda RA realisasinya hingga saat ini dapat membutuhkan kolaborasi multistake
tersebut adalah terbatasnya data-data riil
bidang agraria, pengadaan tanah untuk berkenaan dengan objek redistribusi tanah dikatakan masih minimalis. Problem holder yang masing-masing memahami
yang akan dibagikan. Disamping itu,
pembangunan infrastruktur serta lambatnya capaian agenda RA terjadi utama RA pasca terbitnya Perpres kewenangan, tugas dan fungsinya serta
akibat pemerintah cenderung fokus pada
pensertipikatan tanah melalui Pendaftaran tanah-tanah di luar kawasan hutan. 88/2017 tentang Penyelesaian mempunyai komitmen kuat untuk
Padahal, potensi Tanah Objek RA (TORA)
Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), seakan kawasan hutan, utamanya yang sudah Penguasaan Tanah dalam Kawasan menjalankannya. Dalam hal ini, berbagi
dikuasai oleh masyarakat adalah sangat
menafikan agenda prioritas yang lain yakni besar. Saat ini terdapat 25.863 desa dari 75 Hutan (PPTKH) dan Perpres 86/2018 peran antar stake holder adalah sebuah
ribu desa di Indonesia yang berada di
Reforma Agraria (RA). Mengapa? Karena dalam kawasan hutan dan sekitar 50 juta adalah permasalahan kelembagaan. keniscayaan. Namun demikian,
petani berada di dalam dan di sekitar
RA disamping membutuhkan komitmen kawasan hutan (Sirait, 2017). Kondisi Permasalahan kelembagaan sangat mengingat agenda RA merupakan
tersebut menunjukkan bahwa potensi terkait dengan delivery kebijakan dan
yang kuat dan political will dari para TORA yang berasal dari kawasan hutan alokasi anggaran. Pada level pemerintah agenda bersama yang membutuhkan
menjadi sangat potensial untuk segera pusat, sudah terbentuk Gugus Tugas
pimpinan, baik presiden maupun pimpinan direalisasikan. Reforma Agraria (GTRA). Saat ini GTRA partisipasi aktif seluruh stake holder
Pusat tengah gencar-gencarnya
daerah (gubernur dan bupati/walikota), Kondisi di atas diperparah dengan adanya melakukan sosialisasi dan koordinasi terkait, maka perlu dilakukan
kenyataan bahwa reforma agraria belum antar kementerian/lembaga untuk
juga melibatkan berbagai pemangku menjadi mainstream (arus utama) dalam mencari bentuk kolaborasi dan sinergi mainstreaming (pengarusutamaan) RA,
pengambilan kebijakan dalam rangka yang tepat dan produktif untuk
kepentingan. mengurangi ketimpangan penguasaan atas menjalankan agenda RA. Namun utamanya pada pemerintah daerah dan
tanah dan penanggulangan kemiskinan. demikian, pada level daerah masih
Realisasi redistribusi tanah sebagai agenda Oleh karena itu pengarusutamaan RA terdapat beberapa permasalahan, institusi di luar Kementerian ATR/BPN.
utama RA pada RPJMN 2014 - 2019 masih menjadi hal yang urgent sekaligus seperti belum adanya kelembagaan
jauh tertinggal dari program legalisasi emergence agar agenda RA dapat segera yang menangani agenda RA pada level Pengarusutamaan RA ini penting
asset, yang sering disebut sebagai PTSL. direalisasikan secara masif. desa. Sementara itu pemerintah provinsi
Pelaksanaan redistribusi tanah dari target dan kabupaten/kota yang menjadi dilakukan mengingat: (a) GTRA
4,5 juta hektar, saat ini baru terealisasi leading sector agenda RA melalui Gugus
seluas 805.968 hektar (1,2 juta bidang Tugas Reforma Agraria (GTRA) belum dipimpin langsung oleh Gubernur dan
tanah) dari sertifikasi tanah-tanah eks HGU, berperan secara optimal.
tanah terlantar dan tanah negara lainnya. Bupati/Walikota; (b) OPD pada level
Sedangkan sertifikasi dari pelepasan
Kawasan hutan baru terealisasi seluas provinsi maupun kabupaten/kota akan
168.485 hektar (377.889 bidang) atau
setara dengan 4,11% dari target yang menyiapkan program dan
dicanangkan. Hal ini menunjukkan bahwa
prioritas ke-agraria-an pemerintah yang mengalokasikan anggaran untuk
sudah ditetapkan, utamanya berkenaan
dengan agenda RA melalui redistribusi mendukung agenda RA apabila
tanah masih belum optimal.
Gubernur dan Bupati/Walikota
mempunyai political will untuk
menjalankan agenda RA; (c)
kewenangan, tugas dan fungsi GTRA
perlu disosialisasikan kepada seluruh
stake holder yang terkait dengan
Berbagi Peran agenda RA; (d) kalangan akademisi dan
Presiden Joko Widodo menyatakan organisasi masyarakat sipil perlu
bahwa RA telah dibicarakan bertahun-
tahun, tetapi hingga kini belum menjadi mempunyai persepsi dan perspektif
kenyataan. Bahkan ditegaskan bahwa
RA bukan sekedar bagi-bagi tanah, yang sama terhadap urgensi RA untuk
tetapi untuk kesejahteraan masyarakat
(Rakernas Kementerian ATR/BPN, 10 segera dijalankan; (e) Gerakan RA
Januari 2018). Presiden memahami betul
bahwa agenda RA tidak perlu lagi secara masif hanya bisa diwujudkan
diwacanakan dan didiskusikan, tetapi
harus segera dijalankan. Komitmen apabila RA menjadi arus utama
kebijakan pengurangan ketimpangan
dan pengentasan kemiskinan.
Pengarusutamaan RA inilah titik masuk
pelibatan semua stake holder dalam
mensukseskan agenda reforma agraria.
24 | MAJALAH SANDI OPINI OPINI | 25MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
Penciptaan Lapangan Kerja dalam berinvestasi. Oleh karena itu adanya suatu
Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi
MENILIK REGULASI OMNIBUS LAW lembaga internasional yang
Oleh: Ulul Azmi Septidian Lapangan kerja dan pertumbuhan memperhitungkan tingkat daya saing seperti
ekonomi merupakan dua hal yang memiliki
hubungan erat dan saling bergantung. Dalam Center of International Development (CID)
mengakselerasi hubungan tersebut, harus
adanya suatu kebijakan stabilitas makro yang berpusat di Jenewa, Swiss setiap tahun
ekonomi yang merupakan prasyarat untuk
menciptakan lapangan kerja dan penghasilan menerbitkan tingkat daya saing negara yang
serta upah minimum bagi tenaga kerja
Kondisi perekonomian global saat ini lain di dunia, menunjukkan bahwa Indonesia Indonesia. Dalam hal ini perlu adanya menjadi tujuan investasi guna menjadi acuan
masih tertinggal dibanding dengan beberapa kebijakan baru yang dapat mendorong
sedang mengalami pelemahan dan negara tetangga seperti Thailand, Singapura, investasi di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi bagi investor untuk melakukan pertimbangan
dan Malaysia. Dengan adanya EoDB diharapkan dianggap dapat menjadi dasar dalam
ketidakpastian yang bersumber dari internal dapat mengetahui respon dari pelaku usaha meningkatkan pendapatan nasional dan dalam penanaman modal. Salah satu faktor
terkait peraturan perundang-undangan yang status pekerjaan.
maupun eksternal. Pertumbuhan ekonomi yang sudah ada. Pemerintah juga akan merancang daya saing kompetitif adalah kemudahan
kebijakan yang lebih efisien, dilaksanakan
melambat memberikan dampak yang signifikan dengan mudah, dan dapat diakses oleh semua dalam perizinan pendirian suatu perusahaan.
pihak. Kemudian hal ini akan berdampak pada
terhadap perekonomian Indonesia. Pemerintah terciptanya iklim investasi yang baik dan Waktu yang panjang dengan prosedur yang
mampu merangsang usaha baru untuk tumbuh
berupaya memanfaatkan momentum tersebut dan berkembang di Indonesia. Investasi di berbelit dan biaya yang tidak pasti akan
Indonesia memiliki iklim yang tidak kondusif
dengan mempertahankan daya beli masyarakat, dan tergolong rendah, walaupun Indonesia mempengaruhi investor dalam menanamkan
memiliki potensi sumber daya alam yang
mendorong peningkatan konsumsi pemerintah melimpah, bonus demografi yang sangat modalnya.
menunjang dalam jumlah tenaga kerja
serta meningkatkan kinerja investasi. produktif, potensi pasar yang besar, dan juga Indonesia sebagai salah satu negara
keunggulan dalam sisi infrastruktur yang sangat yang membutuhkan investasi guna
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang memadai untuk menjangkau seluruh wilayah Dalam meningkatkan pertumbuhan memenuhi biaya pembangunan, perlu
hanya mencapai 5 persen belum cukup untuk Indonesia. memperbaiki kebijakan dan regulasi
menghindari ancaman Middle Income Trap ekonomi, pemerintah dapat memanfaatkan perizinan guna menarik minat para investor.
(MIT), sedangkan Indonesia masih menjadi Rendahnya minat investor untuk Perbaikan atau penyederhanaan perizinan
negara Upper Middle Income pada tahun 2019 menanamkan modalnya di Indonesia menjadi momentum bonus demografi dalam dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu
dengan Gross National Income (GNI) per kapita kekhawatiran tersendiri. Kondisi tersebut perizinan dasar dan perizinan sektor. Dalam
USD 6.010. Oleh karena itu pemerintah disebabkan oleh sulitnya berinvestasi di mendukung ketenagakerjaan. Berdasarkan perizinan dasar terdapat tiga komponen
menargetkan pertumbuhan ekonomi yang Indonesia yang berimplikasi pada rendahnya yaitu perizinan lokasi, perizinan lingkungan,
tumbuh dengan rata-rata 6 persen dalam waktu daya saing dengan negara tetangga. Salah satu proyeksi penduduk Indonesia tahun 2010- dan perizinan bangunan gedung (Izin
5 tahun dan pertumbuhan Produk Domestik yang dapat dilihat yaitu pada aspek perizinan. Mendirikan Bangunan (IMB)) dan Sertifikat
Bruto (PDB) per kapita sebesar 4,0 + 1 persen. Perbaikan kebijakan termasuk didalamnya 2035 bahwa pendu-duk usia kerja 15-64 Layak Fungsi (SLF).
menyederhanakan persyaratan perizinan,
percepatan waktu. Dari berbagai uraian diatas, tahun meningkat dari 66,5% menjadi 67,9%.
terdapat titik persoalan, yaitu rumitnya
melakukan investasi atau usaha di Indonesia Peningkatan tersebut membutuhkan
dikarenakan banyaknya regulasi di bidang
perizinan yang tidak harmonis, tumpang tindih, kebijakan yang memiliki fokus pada produksi
bahkan bertentangan satu dengan lainnya.
Regulasi tersebut justru menciptakan sistem sektor manufaktur, konstruksi, terutama pada
perizinan yang panjang dan berbelit yang
berdampak pada iklim investasi yang rumit dan industri skala kecil dan padat karya, dan juga
tidak efisien serta tidak memberikan kepastian
Dalam pembangunan Sumber Daya hukum. Dalam melakukan penataan regulasi, mendukung wirausaha pada daerah
Indonesia perlu menerapkan teknik omnibus
Manusia (SDM), struktur demografi sangat law, yang dapat menyelesaikan persoalan dalam pedesaan, serta pemberdayaan UMK dengan Saat ini pelaku usaha Indonesia dalam
berbagai Undang-Undang tanpa perlu merevisi
mempengaruhi rancangan kebijakan Undang-Undang yang substansinya terkait dukungan riset dan inovasi. Peningkatan memulai usahanya dihadapi oleh sulitnya
perizinan.
peningkatan produktivitas. Menurut Bappenas, lapangan kerja tersebut juga menjadi mengurus perizinan dalam melakukan usaha
struktur demografi Indonesia saat ini sangat jawaban dalam mengurangi tingkat dengan prosedur yang berbelit-belit, dan
menguntungkan dalam pengembangan SDM pengangguran. banyak-nya jenis perizinan yang harus
karena didominasi oleh usia produktif. Pentingkah Investasi? dimiliki serta waktu mengurus perizinan yang
Kebijakan dalam membangun SDM lama. Kondisi tersebut justru akan
berproduktivitas tinggi sangat diperlukan dan Investasi merupakan sektor yang memperburuk kualitas dan konsistensi
paling berpengaruh dalam perekonomian
menjadi fondasi dalam pembangunan ekonomi suatu negara dalam sejarah ekonomi modern. regulasi dan juga menurunkan minat investor.
Besaran suatu investasi dapat menjadi
berkelanjutan. Perubahan regulasi prediksi tingkat pertumbuhan ekonomi yang Masih terdapat banyak regulasi yang bersifat
akan dicapai oleh negara. Investasi
ketenagakerjaan melalui Omnibus Law didapatkan dari dalam maupun luar negeri tumpang tindih dan belum terintegrasi
dalam bentuk penanaman modal. Tingkat
merupakan transformatif dalam memenuhi cita- daya saing antara suatu negara dengan dengan baik. Oleh karena itu, diharapkan
negara lain akan merefleksikan pada resiko
cita Indonesia Maju 2045 dengan ketika perizinan telah disederhanakan
memanfaatkan bonus demografi. Penciptaan dengan waktu yang relatif singkat, prosedur
lapangan kerja berhubungan erat dengan yang tidak berbelit, dan biaya yang murah
berbagai aspek kehidupan masyarakat. akan memberikan manfaat bagi
Beberapa tantangan yang menjadikan perekonomian, sosial dan lingkungan.
Indonesia berdaya saing, antara lain yaitu
persoalan daya saing yang relatif rendah, Omnibus Law
perlambatan pertumbuhan ekonomi, dan
pertumbuhan ekonomi yang kurang merata.
berdasarkan kajian dan pemeringkatan dunia
seperti S&P Global Ratings yang membagikan
kemudahan daya saing Indonesia dan negara
26 |MAJALAH SANDI RONA PEMBELAJARAN RONA PEMBELAJARAN | 27MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
MATERI PENGUKURAN DAN IMPLEMENTASI TEORI DALAM PRAKTIK
PEMETAAN KADASTRAL Oleh: Risna Vira Arianti
Narasumber: Eko Budi Wahyono
Untuk melaksanakan PP 224 tahun 1961 dilakukannya genose, jika hasil genose semua Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Ketua STPN, Bapak Dr. Ir. Senthot
terkait dengan landreform, pemerintah segera mahasiswa hasilnya negatif maka tetap merupakan perguruan tinggi vokasional di Sudirman, M.S. dalam amanatnya ketika apel
melahirkan serangkaian kebijakan. Di antaranya dilaksanakannya pemberangkatan Praktek Kerja bidang agraria dan tata ruang di Indonesia pagi di hari senin menuturkan bahwa beliau
adalah dibentuknya pengadilan landreform, panitia Lapangan ke daerah Kulon Progo. Akan tetapi jika yang menerapkan sistem 40% teori dan 60% mengizinkan para tarunanya untuk melakukan
pelaksanaan landreform, pendanaan landreform, ada mahasiwa yang hasil genosenya positif maka praktik sehingga lebih menekankan praktik kegiatan pengayaan di luar jam perkuliahan.
dan pendataan untuk menetapkan subyek dan dengan berat hati harus melakukan isolasi mandiri daripada teori. Selain itu, sebagai sekolah Beliau bermaksud agar para taruna bisa lebih
obyek landreform. Maka dengan kondisi tersebut, sampai batas waktu yang ditentukan, jika sudah vokasi tidak hanya mengacu pada jam menguasai, baik teknologi yang paling
diperlukan tenaga spesifik dan handal yang melakukan isolasi mandiri dan melakukan genose perkuliahan, tetapi di luar hal itu tetap sederhana maupun teknologi terbaru
bersama panitia landreform memahami siapa yang lagi dengan hasil yang negatif maka akan menyusul difokuskan agar para taruna mempunyai sekalipun. Kegiatan pengayaan ini diharapkan
layak ditetapkan sebagai subyek landreform dan teman-temannya yang sudah berangkat terlebih kemampuan yang nantinya sesuai dengan dapat dilaksanakan atas inisiatif para taruna.
tanah mana saja yang pantas dimasukkan sebagai dahulu dan akan melakukan Praktek Kerja kompetensi yang diminta oleh standar Selain itu, para taruna telah difasilitasi
objek landform, untuk melaksanakan tugas Lapangan. penilaian dari STPN. Dengan menekankan teori beberapa unit kegiatan taruna baik di bidang
mengukur dan mendaftar legalitasnya. terhadap praktik, tentunya setiap kegiatan akademik maupun non-akademik agar para
Mengapa Praktek Kerja Lapangan tetap perkuliahan terdapat kegiatan praktikum. Di taruna dapat mengetahui bakat yang selama
Sejarah berdirinya Perguruan Tinggi Sekolah dilakukan? Ya, tentu saja tetap dilaksanakan karena akhir semester, kegiatan tersebut akan ini dimiliki dan untuk dapat dikembangkan
Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) berasal dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional merupakan diterapkan dalam PKL (Praktik Kerja lebih baik lagi. Oleh karena itu, beliau sangat
banyaknya perusahaan ajudikasi swasta yang perguruan tinggi yang berbasis sekolah vokasi yang Lapangan) yang ketentuannya telah ditetapkan mengharapkan keaktifan para taruna dalam
memerlukan tenaga pengukuran dan pemetaan sistem pembelajarannya 60% merupakan praktek oleh pihak STPN. Selain kegiatan tersebut, ada mengembangkan minat dan bakatnya terutama
kadastral. Kondisi ini juga melatarbelakangi dan 40%nya berupa materi dengan begitu mau juga kegiatan kampus merdeka dan di bidang pertanahan.
dibentuknya jurusan di perguruan tinggi dengan tidak mau para mahasiswa yang berada di Sekolah pemberdayaan.
prodi pengukuran dan pemetaan kadastral Tinggi Pertanahan Nasional tetap melaksanakan Sebagai sekolah vokasi, STPN tentunya
diantaranya UGM, ITB, dan STPN. Lalu pada tahun pembelajaran tatap muka dan melakukan praktek. mempunyai batas pencapaian yang nantinya
1996, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara Dengan dilakukannya praktek maka akan akan dicapai oleh para taruna di setiap
Agraria/Kepala BPN No. 12 tahun 1996, dan juga melancarkan penggunaan alat yang harus dikuasai semesternya agar terciptanya surveyor yang
Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi oleh setiap individu dari mahasiswa. berkompeten di bidangnya. Kegiatan lain ialah
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, dibuka kampus merdeka dimana dalam kegiatan
Program Pendidikan Diploma I Pengukuran dan Mengingat pada saat pandemi seperti ini tersebut penerapannya langsung di kantor
Pemetaan Kadastral. Tujuan dibentuknya prodi Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional tetap sehingga para taruna melakukan kegiatan
Pengukuran dan pemetaan kadastral yaitu agar melaksanakan Praktek Kerja Lapangan dikarenakan perkuliahan dan praktikum di kantor. Oleh
dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional merupakan karena itu, para taruna diharapkan bisa
pengukuran dan pemetaan kadastral dan sekolah vokasi yang mewajibkan untuk melakukan menerapkan teori yang telah diberikan oleh
pertanahan. Jurusan pengukuran dan pemetaan pembelajaran praktek lebih banyak daripada teori. dosen maupun para instruktur secara langsung
kadastral yang ada di perguruan tinggi mempunyai Maka dari itu, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional dalam praktik di lapangan.
prospek kerja yang beragam, contohnya saja harus tetap mengadakan Praktek Kerja Lapangan
banyak perusahaan dalam negeri, perusahaan yang bertujuan untuk mengarahkan kemampuan Dalam masa pandemi covid-19 saat ini,
swasta, dan Kementerian Agraria dan Pertanahan yang telah dipelajari dan dipahami di Sekolah implementasi dari kegiatan-kegiatan tersebut
Nasional membutuhkan seorang jasa surveyor di Tinggi Pertanahan Nasional selama kurang lebih lebih diperketat dan dirancang sedemikian
bidang pengukuran pertanahan dan tata ruang di satu tahun ini. Jaminan tetap dilaksanakan Praktek rupa agar dapat mengurangi persebaran dari
Indonesia. Kerja Lapangan adalah dengan mempertimbangkan virus covid-19.
protokol kesehatan dari Satgas Covid Provinsi
Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional di setiap Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan begitu,
mahasiswa dan para pembimbing tetap terjaga
semesternya mempunyai jadwal perkuliahan dan kesehatannya. Tetapi tidak dipungkiri bahwa
pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan memiliki
praktik yang bertujuan mengasah soft skill pada banyak kendala di dalam situasi saat ini. Mengingat
medan yang cukup terjal dengan keadaaan alam
jurusannya. Tetapi dengan adanya pandemi saat ini yang cukup mengerikan banyak taruna diploma 1
sempat merasa kaget karena bagi mereka yang
praktek kerja lapangan yang dilakukan oleh Sekolah belum punya pengalaman yang cukup banyak untuk
mengukur dan memetakan sebuah desa di daerah
Tinggi Pertanahan Nasional sedikit berbeda. Kulon Progo. Tetapi dengan begitu banyak
pengalaman dan pembelajaran yang dapat diambil
Praktek Kerja Lapangan dilakukan di daerah Kulon untuk bekal di masa yang akan datang.
Progo dengan standar protokol kesehatan yang
ketat dan sesuai dengan arahan dari Satgas Covid
Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelum
melaksanakan pemberangkatan Praktek Kerja
Lapangan yang dilakukan oleh para mahasiswa
Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral
28 |MAJALAH SANDI RONA PEMBELAJARAN RONA PEMBELAJARAN
EDISI XLII TAHUN 2021
Magang di RNI?
Seru! Ada Itunya Juga!
Oleh: Habibi Hasbi Sidiq
Rajawali Nusantara Indonesia, mungkin mencapai tahapan penyusunan kerangka <<< Work Visit, dengan sample
belum banyak terdengar di telinga Taruna pekerjaan yang akan kami lakukan sendiri. case beberapa aset di Semarang
STPN dan itupun yang membuat kami Semua pekerjaan menantang, pada
penasaran! Ketika ada surat masuk STPN kesempatan magang ini kami dituntut Setelah selama kurang lebih satu bulan Selain mendapatkan pengalaman,
mengenai kebutuhan perusa-haan ini akan berperan aktif melakukan setiap pekerjaan melakukan kegiatan magang tentunya kami pengetahuan, dan jalan baru selama kegiatan
SDM yang mumpuni dalam bidang yang telah direncanakan, tentu ada harus melaporkan pekerjaan kami kepada magang ini pihak perusahaan telah menye-
pengelolaan aset. Setelah mencari tau, pengawasan dan pelaporan progress kedua pihak yang berkepentingan yaitu pihak diakan fasilitas bagi kami. Mulai dari
Rajawali Nusantara Indonesia selanjutnya pekerjaan secara berkala, dan kami dituntut direksi perusahaan dan juga pihak kampus penginapan, akomodasi dan transportasi,
disingkat RNI merupakan Badan Usaha Milik kreatif mencari jalan keluar dari STPN sendiri. Hasil pekerjaan yang telah tentunya kami juga men-dapatkan reward
Negara yang merupakan Holding Company permasalahan yang ada. dilakukan bisa dibilang cukup memuaskan dan berupa uang saku yang telah ditetapkan sesuai
dan bergerak pada empat sektor usaha yaitu memenuhi apa yang diminta pihak perusahaan dengan standar perusahaan yang bisa dibilang
Agro Industri, Alat Kesehatan, Properti serta Pekerjaan pertama kami adalah dan STPN juga mengapresiasi kegiatan yang lumayan, disamping men-dapatkan sertifikat
Perdagangan dan Distribusi. melakukan penyusunan dan penataan telah berjalan dengan baik ini. Nantinya, tanda magang. Jadi, mari membuka mata dan
database aset maupun fisik warkah aset, kerjasama antara STPN dengan pihak RNI akan cakrawala pe-mikiran bahwa STPN tidak hanya
Berangkat dari nasionalisasi membuat suatu fondasi penataan aset pada terus berlanjut menyesuaikan kurikulum yang ke kementerian ATR/BPN nantinya namun
perusahaan ini hingga melakukan ada di kampus. Satu hal yang pasti bahwa banyak juga pihak lain yang sangat
perusahaan asing, RNI dahulu sebelum standarisasi penyusunan fisik warkah kegiatan ini membuka jalan baru untuk membutuhkan sumber daya lulusan STPN
asetnya. Pekerjaan kedua yang dilakukan mahasiswa STPN pada umumnya. Lulusan nantinya.
dinasionalisasi merupakan sebuah adalah melakukan deliniasi batas bidang tiap STPN juga akan diperlukan di peru-sahaan-
aset tanah dengan mengambil beberapa perusahaan terkhusus pada bagian manajemen Begitu banyak insight baru yang kami
perusahaan konglomerasi bisnis pertama di sample sebagai pilot project, bidang yang aset-nya, ilmu mengenai Sistem Informasi dapatkan yang tentunya berbeda antara
dideliniasi kemudian akan membantu Geografi dan juga ilmu mengenai pertanahan lingkungan kantor pertanahan dimana
Nusantara yang bernama Oei Tiong Ham perusahaan ketika melakukan kunjungan ke yang keduanya dikuasai mahasiswa STPN biasanya taruna STPN diberdayakan atau
lokasi aset hingga membantu dalam proses menjadi mo-dal dasar untuk menginjakkan magang dengan lingkungan BUMN. So!
Concern (OTHC) yang berdiri semenjak 1885. pendataan dan pemeliharaan aset. Kegiatan kaki ke perusahaan-perusa-haan nantinya. Pastikan jangan sampai terlewat apabila ada
ketiga yang kami lakukan adalah mencoba kesempatan lain untuk taruna STPN.
Oleh karena itu, kekayaan dan aset menemukan solusi-solusi permasalahan legal
aset perusahaan dengan site visit ke lokasi
perusahaan ini benar-benar melimpah dan aset di Semarang, sembari jalan-jalan. Bukan
hanya mendapatkan ilmu, namun magang
semenjak nasionalisasi hingga saat ini aset itu kali ini kami dituntut untuk sharing
pengetahuan yang kami miliki tentang
banyak yang belum dimanfaatkan secara pendaftaran tanah kepada teman-teman di
perusahaan, hal ini penting karena banyak
optimal. Diantara penyebab aset yang belum dari aset perusahaan yang mana berupa
bidang tanah yang belum tersertipikat.
bisa dimanfaatkan secara optimal adalah
<<< Pemaparan rencana kerja dengan
karena permasalahan pemilikan dan Direktur Manajemen Aset RNI
penguasaannya. Maka di sinilah diperlukan
peran taruna STPN, dalam rangka membantu
pengamanan serta legalisasi aset milik RNI
Holding Company agar nantinya bisa
dimanfaatkan dengan optimal.
Secara singkat, kami melakukan <<< Koordinasi ke Kantor Pertanahan Kota Semarang dengan Bapak <<< Expose hasil magang di RNI
“magang”di RNI selama kurang lebih satu Segit Rachmawan Adhi selaku Kepala Kantor Pertanahan Kota Semarang
bulan. Apa yang berbeda dengan magang | 29MAJALAH SANDI
yang lain? Ini adalah kali pertama taruna EDISI XLII TAHUN 2021
STPN melakukan magang di BUMN, yang bisa
dikatakan cukup besar apalagi holding
company, perlu diketahui bahwa RNI
membawahi 11 anak perusahaan dan bahkan
tahun ini akan bertambah menjadi 19 anak
perusahaan. Apa yang kami lakukan?
Sejujurnya kami hanya diberikan satu pokok
masalah pada awalnya, yaitu penataan serta
legalisasi aset perusahaan, kemudian dari
pokok permasalahan itu kami melakukan
orientasi kondisi di kantor hingga akhirnya
30 |MAJALAH SANDI RONA PEMBELAJARAN RONA PEMBELAJARAN | 31MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, Selama kurang lebih tiga tuntutan kampus dengan beban penanggung jawab untuk
Benarkah Merdeka? kerja di kantor pertanahan sering
bulan melaksanakan Kampus tidak bisa seimbang karena masing-masing kantah agar
Oleh: Nor Farida Khasanah kantor pertanahan memprioritas-
Merdeka, beberapa kendala yang kan pelayanan masyarakat. terjalin komunikasi yang baik
Hasilnya pun tidak maksimal atau
sudah dialami oleh taruna-taruni dapat dikatakan kurang dapat antara kantor pertanahan dan
memenuhi capaian pembelajaran
yang utama adalah masalah yang seharusnya. Dalam proses- STPN terkait kegiatan Kampus
nya terlihat bahwa kurangnya
pandemi. Pandemi yang terjadi koordinasi dan komunikasi antara Merdeka. Hal tersebut karena
STPN, taruna, dan kantor
menyebabkan ada beberapa pertanahan. sebagian besar kantor
kantor pertanahan yang staffnya Selain kendala, Kampus pertanahan belum memahami
Merdeka tetap memberikan
terpapar Covid-19 dan berada di manfaat yang diperoleh oleh konsep Kampus Merdeka secara
taruna-taruni STPN. Beberapa
wilayah zona merah sampai zona manfaat yang diperoleh yaitu: utuh; 2) iadakannya monitoring
ilmu baru mengenai penyelesaian
Merdeka Belajar - mahasiswa yaitu berasal dari Belajar - Kampus Merdeka hitam Covid-19 sehingga desa lengkap, memperoleh ilmu terjadwal secara intensif; dan 3)
Kampus Merdeka adalah salah prodi terakreditasi dan terdaftar adalah perpaduan antara teori dalam mempraktekan kegiatan-
satu program kebijakan yang PDDikti. Sedangkan persyaratan (kampus) dan praktik (kantor menyebabkan pelaksanaannya kegiatan di kantor pertanahan Sebaiknya STPN membuat MoU
dicetuskan oleh Nadiem umum yang harus dipenuhi oleh pertanahan). pada tiap-tiap seksi, menambah
Makariem sebagai Menteri perguruan tinggi yaitu mampu tidak kondusif. Selanjutnya, relasi, lebih mudah dalam yang jelas dengan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan dan memfasi- merencanakan judul skripsi,
Republik Indonesia Periode litasi pelaksanaan program taruna-taruni terkendala dalam pengetahuan dalam pengenalan terkait target dan capaian taruna
2019-2024. Program Merdeka Merdeka Belajar - Kampus aplikasi pertanahan secara up to
Belajar - Kampus Merdeka Merdeka dengan baik serta Setelah program Merde- membagi waktu antara kuliah date, dan mampu membantu sehingga program Kampus
adalah Hak Belajar Tiga membuat panduan akademik penyelesaian PTSL di beberapa
Semester di Luar Program Studi. yang disusun dan disepakati ka Belajar - Kampus Merdeka yang tetap dilaksanakan secara wilayah. Merdeka mendapatkan dukungan
Program tersebut merupakan oleh internal perguruan tinggi
realisasi dari regulasi/landasan dengan mitranya. berjalan kurang lebih tiga bulan, daring, tugas-tugas, dan beban Dalam survei yang penuh dari Kementerian dan
hukum pendidikan tinggi yang dilakukan penulis, terdapat kritik
bertujuan untuk meningkatan Dari syarat umum penulis mencoba untuk pekerjaan di kantor yang dan saran yang membangun Kanwil. Hal tersebut berguna
mutu pembelajaran dan lulusan tersebut, taruna-taruni STPN ditujukan bagi STPN sebagai
pendidikan tinggi secara hard Yogyakarta sudah memenuhi melakukan survei kepada diberikan. Kantor pertanahan suatu proses komunikasi antara untuk memberikan rincian isi
skill maupun soft skill, agar bisa persyaratan yang terlampir. taruna-taruni terhadap kampus.
mengikuti tuntutan kompetensi Pada program Kampus Merdeka taruna-taruni Diploma 4 tingkat menganggap taruna/taruni Beberapa kritik dan saran program secara utuh kepada
di masa depan. yang diselenggarakan oleh tersebut yaitu: 1) Adanya
STPN Yogyakarta, STPN sudah 3 dan tingkat 4. Survei seperti pegawai kantor pertanah- kantor pertanahan, agar tidak
Peraturan Mendikbud mengeluarkan panduan akade-
yang dijadikan sebagai landasan mik pelaksanaan Kampus menggunakan googleform an yang diberikan tanggung semata-mata memenuhi target
hukum pelaksanaan Merdeka Merdeka dan langsung bermitra
Belajar - Kampus Merdeka yaitu dengan Kantor Pertanahan. Hal dengan menjawab pertanyaan- jawab dan tugas yang banyak. kantor pertanahan.
Permendikbud No. 3 Tahun ini mengartikan bahwa sasaran
2020 tentang Standar Nasional utama fokus lulusan STPN pertanyaan yang bisa dijadikan Hal tersebut dipicu karena Pemaparan di atas ber-
Pendidikan Tinggi, Permendik- Yogyakarta adalah ahli-ahli di
bud No. 4 Tahun 2020 tentang bidang pertanahan. Apabila acuan atau tolak ukur kurangnya pemahaman kantor tujuan sebagai bentuk evaluasi
Perubahan Perguruan Tinggi dikorelasikan dengan penger-
Negeri menjadi Perguruan tian dari Kampus Merdeka yang bagaimana proses Kampus pertanahan terkait maksud dan pelaksanaan Merdeka Belajar -
Tinggi Badan Hukum, Permen- memberikan hak belajar di luar
dikbud No. 5 tahun 2020 program studi, menjadikan Merdeka serta situasi dan tujuan dari kampus merdeka. Kampus Merdeka dan proses
tentang Akreditasi Program keunikan tersendiri bagi
Studi dan Perguruan Tinggi. pelaksanaan Kampus Merdeka kondisi taruna-taruni yang Pelaksanaan kampus merdeka komunikasi antara taruna-taruni
Selanjutnya, Permendikbud No. oleh STPN Yogyakarta dengan
6 tahun 2020 tentang Peneri- kampus-kampus lain di Indone- melaksanakan program ini. Dari sendiri diikuti oleh beban yang terjun sebagai pelaksana
maan Mahasiswa Baru Program sia. Dapat disimpulkan bahwa
Sarjana pada Perguruan Tingggi sasaran program Merdeka hasil survei didapatkan bahwa tanggung jawab pekerjaan yang Kampus Merdeka dengan STPN.
Negeri dan Permendikbud No. 7 Belajar - Kampus Merdeka yang
tentang Pendirian, Perubahan, diselenggarakan STPN tetap partisipan sejumlah 38 orang tinggi, sehingga untuk mengikuti Semoga tulisan ini bisa dijadi-kan
Pembubaran Perguruan Tinggi memperhatikan fokus perguru-
Negeri dan Pendirian, Perubah- an tinggi vokasi di bidang yang terdiri dari 25 taruna perkuliahan menjadi sulit untuk bahan penyamaan persepsi oleh
an dan Pencabutan Izin Pergu- agraria dan pertanahan dalam
ruan Tinggi Swasta. mencapai Capaian Pembelajar- tingkat 3 dan 13 taruna tingkat membagi waktu. Apabila dilihat pihak-pihak berwenang dengan
an Lulusa (CPL) dan Capaian
Berdasarkan Buku Pan- Pembelajaran Mata Kuliah 4. Dari 38 partisipan tersebut dari perspektif masing-masing, taruna-taruni STPN agar
duan Merdeka Belajar - Kampus (CPMK). Metode pembelajaran
Merdeka, persyaratan umum dalam pelaksanaan Merdeka terdapat 21 taruna dari kantor pertanahan memiliki pelaksanaan Kampus Merdeka
yang harus dipenuhi oleh
konsentrasi Manajemen Perta- beban kerja sendiri, begitu juga semakin baik kedepan.
nahan dan 17 taruna konsentrasi kampus merdeka juga memiliki
perpetaan. Taruna-taruni yang tuntutan dalam pemenuhan CPL
menjalankan Kampus Merdeka dan CPMK. Menyatukan antara
tersebar di kantor pertanahan di
Indonesia dengan beberapa
pertimbangan dalam pemilihan
kantor pertanahan yang dituju. Pelaksaanaan Kampus Merdeka
Beberapa pertimbangan pemi-
lihan kantor pertanahan terse-
but antara lain: dekat dengan
domisili, kantor Pertanahan tipe
A yang maju dan modern,
tempat KKNPT, berada di
wilayah yang bagus untuk di
eksplorasi nenyelesaikan bebe-
rapa proyek PTSL yang sudah
ada, dan kuantitas pekerjaan
yang padat dan kompleks untuk
bahan pembelajaran dan
pengalaman.
32 |MAJALAH SANDI RONA PEMBELAJARAN STPN BERPRESTASI TEBAR PRESTASI
EDISI XLII TAHUN 2021
KEBUN REFORMA AGRARIA STPN SEBAGAI Alifia Nurhikmahwati Oktaviani Dwi Rahayu
Jakarta, 31 Agustus 1991 Purbalingga, 23 Oktober 2001
IMPLEMENTASI PP NO. 86 TAHUN 2018 Diploma IV Angkatan 27 Diploma IV Angkatan 28
Juara Favorit Creative Innovation 1) Juara 3 Olimpiade Perguruan Tinggi
Oleh: Luthfi Adela Saraswati Challenge PPTR EXPO 2021
Apapun ketakutanmu, ubahlah Kedinasan Tahun 2020
Pengertian Reforma Agraria sesuai memiliki berbagai macam varietas flora dan pikiranmu, maka kau akan dapat 2) Best Presentation Dalam Lomba
Pasal 1 Peraturan Presiden No 86 tahun 2018 fauna. merubah duniamu.
tentang Reforma Agraria yaitu, Penataan Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Mahasiswa
kembali struktur penguasaaan, pemilikan, Tanaman jagung dan kacang tanah Ulul Azmi Septidian Tingkat Nasional UNY Scientific Fair
penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang merupakan contoh tanaman pertanian Tanjung Beringin, 26 September 2000 (UNYSEF) Tahun 2021
lebih berkeadilan melalui penataan aset dan musiman. Namun ada juga berbagai Diploma IV Angkatan 28 Jangan coba untuk menyerah dari
disertai dengan penataan akses untuk tanaman hias dan tanaman berbunga seperti 1) Medali Emas Pencak Silat Seni harapan dan impianmu, karena akan
kemakmuran rakyat Indonesia salah satu Bougenville yang memperindah sisi kebun selalu ada akhir yang baik. Just do it and
tujuan dari reforma agraria yaitu alih fungsi ini. Kambing, angsa, ikan, dan berbagai jenis Tunggal Tangan Kosong Yogyakarta make it better even if it's difficult.
lahan pertanian yang masif. burung merupakan spesies fauna yang Championship Tahun 2019
dipelihara di kebun ini. Seringkali, Para 2) 15 Besar Esai Agraria Nasional ke-5 Satya Wira Wicaksana
Sesuai dengan pengertian dan tujuan Taruna STPN memberi makan hewan dan Tahun 2019 Semarang, 15 Februari 2001
reforma agraria, kebun reforma agraria yang ikut serta dalam panen tanaman di STPN. 3) 10 Besar Lomba Esai Dies Natalis Diploma IV Angkatan 28
berada di STPN merupakan salah satu Seperti kegiatan panen kacang tanah yang POLTEKIP ke-56 Tahun 2020 Juara 2 Chemistry Futsal UGM CUP
praktik implementasi reforma agraria yang diselenggarakan tanggal 16 Januari 2021. 4) 15 Besar Lomba Esai Porsimaptar XX Jangan takut salah, tapi jangan buat
diharapkan oleh pemerintah. Lahan kosong Kebun ini bisa dianggap sebagai hal baru di AKPOL Tahun 2020 salah.
yang tidak dipakai dipergunakan untuk STPN karena pada tahun-tahun sebelumnya Tagak Maninjau Jarak, Duduak Marawik
lahan pertanian sekaligus pekarangan. lahan ini hanya sebuah lahan kosong yang Ranjau (terus berusaha dan manfaatkan Alfinanda Qolbi Nur Afni
Kebun ini merupakan ide dari Ketua STPN tidak terpakai. Jadi sudahkah Sahabat sAndi waktu dengan baik) Lampung, 12 Juni 1999
sendiri yaitu Bapak Ir. Senthot Sudirman. berkunjung ke Kebun Reforma Agraria? Diploma IV Angkatan 28
Kebun yang terletak di kurang lebih - Untuk Taruna baru ditunggu foto-fotonya di M. Ariogi Saputra 1) Juara Harapan 2 Lomba Baca Puisi
7.784116 ° LS dan 110.343898° BT ini Kebun Agraria ya! Lahat, 26 Desember 2002
Diploma IV Angkatan 28 Tahun 2021
Juara 3 Kategori Tanding Putra 2) Juara Terbaik Cipta Puisi Genta
Yogyakarta Championship Tahun 2019
Kalah itu bukan berarti mengalah atau Official Tahun 2021:
sebuah kemenangan yang tertunda. Niat yang sungguh-sungguh, percaya
Tetapi kekalahan adalah hentakan untuk diri, optimis, terus berlatih, pantang
berlatih lebih keras. menyerah dan terus berdoa.
Fadhlan Adi Maulana Reza Nur Amrin
Yogyakarta, 12 Juli 1999 Cirebon, 3 Mei 1998
Diploma IV Angkatan 28 Diploma IV Angkatan 29
Juara 3 Karate Kumite under 61kg Juara 1 Lomba Esai Agraria Nasional ke-
Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan 6 STPN Tahun 2020
Tahun 2020. Talk Less Do More
Menang lawan ketakutan diri, sebelum
menang melawan lawan di tatami. Annisa Nur Aisyah
Karanganyar, 28 Oktober 2001
Atfi Faramadina Diploma IV Angkatan 29
Tulungagung, 30 Mei 1999 Juara 1 Lomba Poster dalam Rangka
Diploma IV Angkatan 28 Lomba Hari Sedunia oleh ALASTRA
1) 5 Besar Duta Bahasa Provinsi Jawa Tahun 2021
Dekat dengan Allah, dekat dengan
Timur Tahun 2020 sukses
2) Best Presentation LKTI UNYSEF #10
| 33MAJALAH SANDI
Tahun 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
3) 10 Besar Hackathon Hackgov UGM
Tahun 2021
Lakukan yang menurut orang lain tidak
bisa kamu lakukan.
34 |MAJALAH SANDI STPN BERPRESTASI STPN BERPRESTASI | 35MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
Fajar Buyung Perm.adi Wasyilatul Jannah .
NIT : 17263020 NIT : 17263045
Tempat, Tanggal Lahir : Bantul, 27 April 1994 Tempat, Tanggal Lahir : Borong, 10 Agustus 1992
Utusan : Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur Utusan : Kantor Wilayah BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur
Program Studi : D-IV Pertanahan (Perpetaan) Program Studi : D-IV Pertanahan (Manajemen Pertanahan)
IPK : 3,76 (Dengan Pujian) IPK : 3,72 (Dengan Pujian)
Motto : Thinking without the box Motto : Jadilah versi terbaik dari dirimu!!
Portofolio Karya Ilmiah Portofolio Karya Ilmiah
1. Masyarakat Sadar Spasial: Membangun Kemandirian Masyarakat untuk Memetakan Sumber Daya 1. Legalisasi Aset vs Reforma Agraria, oleh: Wasyilatul Jannah (Juara 3 Lomba Esai Agraria Nasional ke-4 Tahun
Agraria di Wilayahnya Menggunakan Aplikasi Low Cost Berbasis Android, oleh: Fajar Buyung Permadi 2018 diselenggarakan oleh STPN)
(Lomba Essai Agraria Nasional Tahun 2018)
2. Nasib Perempuan Manggarai dan Agraria, oleh: Wasyilatul Jannah (Top 50 Lomba Esai Nasional Sustainable
2. Pemanfaatan Penginderaan Jauh untuk Percepatan Pendaftaran Tanah Daerah Perbatasan, oleh: Westi Development Goals (SDGs) Tahun 2019 diselenggarakan oleh Future Leader League)
Utami, Fajar Buyung Permadi, Wasyilatul Jannah (Seminar Nasional Senastindo Akademi Angkatan
Udara Tahun 2019) 3. Pertanahan 4.0: Wajah Baru Pelayanan Informasi Pertanahan Melalui Optimalisasi Pemanfaatan Peta Dasar
Pendaftaran, oleh: Wasyilatul Jannah (PROSIDING PAPER PUSLITBANG Tahun 2019)
3. Spatial Analysis of Rehabilitation and Reconstruction of Palu Disasters in 2018 Using Landsat, oleh:
Westi Utami, Yuli Ardianto Wibowo, Wasyilatul Jannah, Fajar Buyung Permadi (Bhumi: Jurnal Agraria 4. Sistem Informasi Tata Ruang: Upaya Pengendalian dan Penataan Ruang Berbasis Android, oleh: Wasyilatul
dan Pertanahan, Vol. 5, No. 3, Tahun 2019) Jannah, Fajar Buyung Permadi dan Muhammad Abdul Nasser (Tim Finalis Lomba Geospasial Inovatif Nasional
(LOGIN) 2019 diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada
4. IP4T Partisipatif Untuk Identifikasi Potensi LP2B di Desa Bulurejo (Studi Kasus: Desa Bulurejo,
Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten), oleh: Fajar Buyung Permadi (Puslitbang Kementerian 5. Perlindungan dan Pengendalian Lahan Pertanian Secara Partisipatif Berbasis Android, oleh: Wasyilatul
ATR/BPN, 2019) Jannah, Fajar Buyung Permadi dan Muhammad Abdul Nasser (LKTI OPTK 2019)
5. Pemanfaatan Teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Untuk Pemetaan Kadaster, oleh: Rohmat 6. Pemanfaatan Penginderaan Jauh untuk Percepatan Pendaftaran Tanah Daerah 259 Perbatasan, oleh: Westi
Junarto, Djurdjani, Fajar Buyung Permadi, Dony Ferdiansyah, Pandu Kuncoro Admaja, Ahmad Rasis Utami, Fajar Buyung Permadi, Wasyilatul Jannah (Seminar Nasional Senastindo Akademi Angkatan Udara
Sholikin, Rahardian Rahmansani (Bhumi: Jurnal Agraria dan Pertanahan Vol. 6, No.1, Tahun 2020) Tahun 2019)
6. The Impact of Tidal Flooding on Decreasing Land Values in the Areas of Tugu District, Semarang City, 7. Spatial Analysis of Rehabilitation and Reconstruction of Palu Disasters in 2018 Using Landsat, oleh: Westi
oleh: Westi Utami, Yuli Ardianto Wibowo, and Fajar Buyung Permadi (Jurnal Ilmu Lingkungan Vol. 19, Utami, Yuli Ardianto Wibowo, Wasyilatul Jannah, Fajar Buyung Permadi (Bhumi: Jurnal Agraria dan
No. 1, 2021) Pertanahan, Vol. 5, No. 3, Tahun 2019, Prosiding Seminar Internasional STPN Tahun 2019)
7. Implementation of the Tensorflow Framework with the API Detection Object Method and Convolutional 8. Pemanfaatan Produk Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (IP4T) Plus
Neural Network on Land Documents in Electronic Services at the Ministry of Agrarian Affairs and Dalam Rangka Membangun Smart Village (Studi di Desa Bulurejo Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten),
Spatial Planning/National Land Agency, oleh Fajar Buyung Permadi, Dony Ferdiansyah, Yuli Ardianto oleh: Fajar Buyung Permadi, Wasyilatul Jannah, dan Hesti Wahyuni (RnDC UNY Tahun 2019)
Wibowo, Gama Eko Nurwanto & Wahyuni (FIG Working Week in Netherlands virtually, Juni 2021)
9. Literasi di Era Digitalisasi, oleh: Wasyilatul Jannah (Lomba Esai Nasional Event Hunter Tahun 2019)
8. Collaboration Of Three Stakeholders (‘Trisula’) In Realizing The Complete Village Map, oleh: Fajar 10. Urgensi Perlindungan Negara Terhadap Masyarakat Hukum Adat Manggarai Melalui Pemberian Hak Atas
Buyung Permadi, Westi Utami & Taufik Nur Rokhman (Jurnal Sosioteknologi Institut Teknologi Bandung
(ITB) Vol. 20, No.2, Agustus 2021) Tanah Bersama, oleh: Wasyilatul Jannah (Skripsi STPN 2021)
Pesan dan Kesan di STPN Pesan dan Kesan di STPN
Kepada seluruh taruna/i yang sedang menuntut ilmu di STPN baik Prodi Diploma 1 maupun Diploma IV, Memutuskan untuk menempuh tugas belajar di STPN merupakan salah satu keputusan terbaik yang pernah
gunakan kesempatan dan amanah yang diberikan ini sebaik-baiknya. Jangan pernah merasa rugi untuk
ikut berorganisasi di STPN. Manfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya. Soft skill yang diasah ketika saya buat. Selain bertemu teman, membangun relasi bahkan memiliki keluarga yang baru, STPN telah
berorganisasi barangkali tidak dirasakan manfaatnya sekarang, tapi the next on your life (kehidupan
asli ketika bekerja di kantor). Menyelesaikan setiap tugas dengan effort terbaik bukan menjamin memberikan banyak peluang bagi saya untuk mengembangkan diri. Kesempatan-kesempatan secara
kesuksesan, tapi setidaknya peluang mendapatkannya akan lebih besar. Penajaman dan
pengembangan ilmu pertanahan (sesuai passion) tidak hanya dilakukan di dalam kampus, tapi bisa akademik maupun non akademik yang diperoleh dari STPN telah membuat saya menyadari apa yang ingin
dilakukan melalui ajang kegiatan di luar kampus, seperti: seminar, submit jurnal, lomba karya tulis, dll.
saya lakukan untuk diri saya dan kontribusi apa yang dapat saya berikan sebagai insan pertanahan. Setelah
Mendapatkan banyak relasi/teman sekaligus ilmu mendalam terkait pertanahan merupakan paket
lengkap yang didapat selama melaksanakan pendidikan tugas belajar di STPN. Kehidupan boarding menempuh pendidikan di STPN saya semakin mencintai pekerjaan saya dan semakin ingin berbuat lebih.
school STPN harus memiliki roadmap yang jelas dan terstruktur sehingga dapat terwujud boarding
school 4.0 yang harapannya dapat diterapkan secara konsisten dalam membentuk generasi ATR/BPN Meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu dibenahi agar STPN semakin baik, kebijaksanaan dan
muda yang unggul dan berkualitas
kemurahan hati dari para dosen, pengasuh dan segenap jajaran STPN akan terus memberikan kesan
mendalam. :
Selama 4 tahun di STPN, tidak sedikit dukungan yang saya dan rekan-rekan saya terima dalam rangka
pengembangan diri maupun untuk mengukir prestasi sebagai taruna STPN. Dukungan yang diberikan
dalam beragam bentuk. Begitu banyak ide-ide lahir dari pemikiran para taruna dan STPN siap mewadahi
dan memberikan dukungan. Jadi, tidak ada istilah tidak mungkin selama taruna mau sedikit saja berusaha.
Sebagai taruna yang pernah mendapatkan dukungan penuh dari STPN, saya menyadari bahwa ketika kita
malas melakukan sesuatu, sebaik apapun ide dan gagasan kita hanya akan berakhir tanpa hasil. Setiap kita
pasti memiliki sesuatu yang ingin kita lakukan. Ide-ide cemerlang biasanya lahir dari para pemikir yang
masih idealis seperti taruna-taruna STPN. Setiap orang memiliki bakat yang berbeda. Jika bakatmu bukan
di bidang akademik, itu bukanlah kegagalan. Kamu hanya perlu menemukan hal lain yang benar-benar ingin
kamu lakukan. Carilah apa yang menjadi bakat dan passion-mu. Bangun komunikasi dengan rekan, dosen
dan lembaga. Manfaatkan semua dukungan yang bisa kamu peroleh. Jangan batasi dirimu.
36 |MAJALAH SANDI INOVASI TARUNA KETARUNAAN | 37MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
Organisasi Ketarunaan STPN
INOVASI TARUNA
Dewan Perwakilan Taruna (DPT)
SISTEM INFORMASI PLOTTING PERTANAHAN (SI-PILOT)
DPT merupakan organisasi ketarunaan yang memiliki
Taruna Diploma IV Angkatan 26 Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional tupoksi pengawasan semua kegiatan di kampus STPN
menghadirkan aplikasi yang memudahkan kegiatan pra-pelayanan dan berfungsi sebagai penyampai aspirasi para
pertanahan. Tim yang diketuai Fajar Buyung Permadi utusan Kantor taruna terhadap seluruh kebijakan dan peraturan
Wilayah BPN Kalimantan Timur ini menganalisis faktor yang menghambat yang terdapat di STPN. Visi DPT, yaitu menjadi
kegiatan pertanahan, di antaranya jumlah pemohon yang overload setiap organisasi yang paling dekat dengan taruna serta
harinya di loket, ketidaktelitian penulisan koordinat oleh pemohon, dan lembaga dengan misi mengadakan rapat rutin guna
lain-lain. mengevaluasi kegiatan ketarunaan, memfasilitasi
taruna yang memiliki permasalahan non-akademik,
Agar memudahkan kegiatan validasi data pertanahan secara dan mengambil anggota dari seluruh elemen taruna
partisipatif, Sistem Informasi Plotting Pertanahan (SI-PILOT) dirancang baik D1, DIV Tingkat 1, dan Tingkat 2. DPT saat ini
secara praktis, ringkas, dan terintegrasi dalam penggunaannya. Masyarakat diketuai oleh Muhammad Nur Septiady Masloman dan
atau mitra pertanahan dapat men-download aplikasi SI-PILOT melalui wakilnya Latansa Kunta Nirwana.
android, sedangkan admin petugas kantor pertanahan dapat mengolah
data melalui website. Aplikasi ini telah diimplementasikan di Kantor Badan Senat Taruna (BST)
Pertanahan Kabupaten Klaten dan Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen.
Badan Senat Taruna merupakan wadah kegiatan keluarga
SI-PILOT menjadi salah satu aplikasi di Kantor Pertanahan
Kabupaten Klaten yang menunjukan eksistensinya pada Rapat Kerja besar taruna STPN, yang berfungsi sebagai penampung
Nasional 2021 dan berhasil menyapu penghargaan yang diberikan oleh
Menteri ATR/Kepala BPN sebagai wujud apresiasi pencapaian terhadap aspirasi taruna dan mengembangkan aspirasi tersebut dalam
pencapaian insan ATR/BPN.
rangka pencapaian tujuan STPN ke arah yang lebih baik. BST
WASTARU: AWASI TATA RUANG
Alifia Nurhikmahwati, Taruna Diploma IV Angkatan 26 Sekolah mempunyai tugas menyelenggarakan kegiatan penalaran,
Tinggi Pertanahan Nasional berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Creative minat, bakat, dan kegemaran, hubungan masyarakat serta
Innovation Challenge PTPR Expo 2021 yang diselenggarakan oleh
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Alifia pengembangan ketarunaan guna pembelajaran
membuat inovasi aplikasi yaitu aplikasi WASTARU.
kepemimpinan, peningkatan kecendekiawan serta integritas
WASTARU merupakan sebuah inovasi aplikasi berbasis web dan
mobile sebagai wadah informasi tata ruang bagi masyarakat dan platform kepribadian untuk mencapai tujuan pendidikan dengan
lapor online terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang yang melibatkan
partisipasi masyarakat secara real time sebagai wujud Early Warning bimbingan dari pengasuh berdasarkan ketentuan yang
System. Latar belakang dibuatnya aplikasi ini, karena banyak terjadi
pelanggaran pemanfaatan ruang. Penyebab terjadinya pelanggaran berlaku di STPN. Saat ini BST dipimpin oleh taruna atas nama
pemanfaatan ruang antara lain:
Lemahnya pengawasan dari instansi terkait; Aryo Lukito dengan wakilnya M. Nasyrul Putra Mahendra.
Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang tata ruang; dan
Belum ada wadah untuk menampung dan menyampaikan laporan bst.stpn.ac.id IG: @stpn_jogja IG: @ktbn_stpn Korps Taruna Bela Negara (KTBN)
tentang pelanggaran pemanfaatan ruang. KTBN merupakan organisasi ketarunaan berbasis
kepemimpinan sebagai wujud Bela Negara yang berdiri
Untuk memudahkan pelaporan pelanggaran pemanfaatan ruang, berdampingan dengan BST dan DPT. Saat ini, komandan
aplikasi WASTARU dirancang secara praktis dan mobile friendly dalam KTBN dijabat oleh taruna atas nama A. Muhammad
penggunaannya. Pengguna dapat men-download aplikasi WASTARU Anugerah. Dalam KTBN terdiri dari dua divisi yaitu
melalui android dan admin Dirjen PTPR dapat memonitoring pelanggaran Batalyon KTBN dengan tugas merumuskan, mengkoor-
pemanfaatan Tata Ruang. dinasikan, melaksanakan dan melaporkan kegiatan taruna
di bidang kedisiplinan, kepemimpinan dan pembentukan
Penggunaan WASTARU dalam pelaporan pelanggaran pemanfaatan karakter taruna di lingkungan STPN dan Divisi Polisi
ruang sangat mudah, yaitu dengan mengisi form laporan dengan disertai Taruna dengan tugas pokok menciptakan kedisiplinan,
foto lokasi kemudian form langsung terkirim ke Direktorat Jenderal keamanan, ketertiban, pembentukan fisik taruna serta
Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian Agraria dan menegakkan pedoman tata kehidupan taruna. KTBN
Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Sehingga, harapan dengan adanya sendiri mempunyai visi “Sebagai suatu organisasi
aplikasi WASTARU ini adalah,aplikasi ini dapat menjadi Early Warning ketarunaan yang berbasis kepemimpinan dan sebagai
System dalam pengawasan pemanfaatan ruang yang melibatkan partisipasi wujud Bela Negara dalam rangka pembentukan sumber
masyarakat. daya manusia yang unggul dalam kepribadian, intelektual,
dan jasmani. Sedangkan misi KTBN adalah: 1)
Melaksanakan pendidikan dan pelatihan Bela Negara
sebagai wadah pembentukan profil taruna yang tanggap,
tanggon, dan trengginas; 2) Merencanakan, melaksa-
nakan, dan mengembangkan kegiatan ketarunaan, teruta-
ma dalam bidang minat kepemimpinan, kepribadian,
intelektual, dan jasmani; dan 3) Mempersiapkan taruna
yang memiliki pengetahuan, sikap disiplin, fisik, dan
mental serta berwawasan kebangsaan agar mampu
melaksanakan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi dan
menanamkan dasar-dasar kepemimpinan dengan tetap
mengacu pada tujuan pendidikan nasional.
38 |MAJALAH SANDI KETARUNAAN KETARUNAAN | 39MAJALAH SANDI
EDISI XLIII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
Divisi Redaksi Divisi Desain
Pemegang kendali dalam manajemen penulisan. Berperan dalam manajemen grafis serta bertugas
Divisi ini berperan dalam pengolahan hasil melakukan desain sehingga menghasilkan nilai
reportase berita dari divisi reporter dan informasi dan visual yang dapat diterima oleh
bertanggung jawab terhadap isi dan kualitas berita publik, melakukan layouting hasil dokumentasi, dan
yang diterbitkan. Divisi ini juga berperan dalam mengatur konten bulanan LPT sAndi. Dalam divisi
pengembangan minat-bakat taruna/i dalam bidang ini, keuletan, kreativitas, dan inovasi yang tinggi
jurnalistik serta memberikan arahan terhadap sangat dibutuhkan karena proses desain yang
rencana kerja yang akan dilaksanakan tim pers. cukup kompleks, dimulai dari menentukan konsep
ide yang akan diangkat, mencari referensi,
Kepala Divisi Redaksi membuat ikon dan elemen yang mendukung,
Ulul Azmi Septidian kemudian melakukan desain dengan software.
LPT sAndi atau Lembaga Pers Taruna Seperti yang kita ketahui, definisi jurnalistik Kepala Divisi Desain
Sasana Widya Bhumi merupakan salah satu Unit tidak hanya mencakup tentang penyebaran berita, Suryo Agung Habib Febrianto
Kegiatan Taruna (UKT) STPN. UKT ini bersifat tetapi meliputi berbagai tahap dan proses, yakni
pilihan dan bergerak untuk menumbuhkan jiwa- tahap pengumpulan bahan berita (peliputan), Anggota: Muh. Prayoga Dwi Nugraha, Baskara Suprojo, Muh. Anggota: Reza Nur Amrin, Gusti Ngurah Arya Triwijanto
jiwa jurnalis di kalangan taruna STPN. LPT sAndi tahap pelaporan peristiwa (reporting), tahap Aldrian Kurniawan, Dian Fitriliyani Anggorowati, Latifah Nur Milati,
menjadi UKT yang cocok untuk dikembangkan di penulisan berita (writing), tahap penyuntingan Risna Vira Arianti Divisi Editing
masa kini karena seiring perkembangan zaman, naskah berita (editing), dan tahap penyajian atau
teknologi tumbuh begitu cepat sehingga informasi penyebarluasan berita (publishing/broadcasting) Divisi Reportase Divisi editing merupakan tim kreatif LPT sAndi.
dengan cepat dapat tersebar ke berbagai penjuru melalui media. Oleh karena itu, dengan melihat Divisi ini bergerak pada tahap pra dan pasca
dunia. Hal ini akan menjadi petaka hebat jika begitu kompleksnya proses jurnalistik, maka untuk Divisi reportase bertugas melakukan reportase atau pembuatan konten LPT sAndi. Hal ini disebabkan
informasi yang tersebar adalah informasi yang memudahkan pembagian tugas dan meningkatkan peliputan berita di lapangan. Hasil reportase divisi ini memiliki tugas untuk merencanakan ide-
tidak valid ataupun informasi hoax. Di sinilah ilmu kualitas output, LPT sAndi melakukan pembagian digunakan divisi-divisi lain sebagai bahan acuan ide kreatif yang akan dijadikan konten di media
jurnalistik berperan penting dalam peristiwa ini. jobdesk dalam setiap divisinya. Adapun divisi-divisi untuk membuat konten. Selain itu, divisi ini juga sosial LPT sAndi dan melakukan proses editing
Diperlukan jurnalis-jurnalis andal untuk yang berada di dalam LPT sAndi adalah redaksi, bertugas melaporkan hasil reportase kepada publik hasil dokumentasi secara grafis.
mengabarkan berita-berita terkini yang dapat reportase, publikasi, desain, editing, dan melalui akun sosial media LPT sAndi. Hasil
dipertanggungjawabkan sehingga kehadiran LPT dokumentasi. reportase digunakan sebagai acuan dalam
sAndi menjadi salah satu ajang yang sangat pembuatan konten.
bermanfaat untuk belajar menjadi jurnalis andal.
Kepala Divisi Reportase Kepala Divisi Editing
Fitriana Trinengsi Taolin Alm. Daffa Arfian Bimasena
Pemimpin Umum
Gilang Permana
Wakil Pemimpin Wakil Pemimpin Anggota: Habibi Hasbi Sidiq, Muh. Taris Aufar, Wijaya Kusuma, Anggota: Greenno Hibatullah, Syifa Lintang Chaerunisa
Umum I Umum II Bareta Kenediana Alma, Bilqis Ar Rumaysha, Yulia Nur Azizah
Fadel Gibran Moh. Prayoga Dwi Divisi Dokumentasi
Nugraha Divisi Publikasi
Divisi dokumentasi merupakan divisi yang bertugas
Sekretaris Umum Bendahara Umum Divisi publikasi merupakan divisi yang bertugas melakukan dokumentasi setiap kegiatan penting di
Erfiana Prihastuty Dian Ayu Purwasari untuk melakukan perencanaan tentang hal-hal yang STPN. Kegiatan dokumentasi yang diabadikan oleh
akan dipublikasikan oleh LPT sAndi dan divisi ini meliputi dokumentasi dalam bentuk foto
menyebarluaskan informasi tentang kegiatan yang dan video. Dokumentasi dalam bentuk foto dan
ada di STPN melalui media sosial resmi LPT sAndi. video ini nantinya yang akan dipublikasikan ke
Tujuannya agar kegiatan ataupun berita yang ada akun sosial media LPT sAndi, baik instagram,
di STPN dapat diketahui oleh khalayak ramai. Jika twitter, dan lain sebagainya.
disimpulkan, divisi publikasi merupakan jembatan
informasi antara khalayak ramai dengan STPN. Kepala Divisi Dokumentasi
Incha Nanda Sari
Sekretaris I Sekretaris II Bendahara I Bendahara II Kepala Divisi Publikasi
Nor Farida Khasanah Syifa Lintang Lala Putri Maharani Dian Fitriliyani Dewi Citra Nabila
Chaerunisa Anggorowati
Kepala Divisi Anggota: Satya Haris Purnomo, Arip Rahman Galih, Izzatul Diah
Bawani, Khofifah Nur Cahyati, Oktavia Nutivara Waskito
Anggota Anggota: Tegar Sakti Pramana Petisa, Luthfi Adela Saraswati, Maulidya
Rohadatul Aisy, Salsabila Echanda Putri Setia, Sekar Permata Swietania Putri Diploma I:
1. Gusti Ngurah Darmawan
2. Ompu Bima Nugroho
3. Lahira Putri Natasya
4. Anida Sofyani Rizky Putri
40 |MAJALAH SANDI KETARUNAAN PENGASUHAN | 02MAJALAH SANDI
EDISI XLII TAHUN 2021 EDISI XLII TAHUN 2021
AURIGA ASTA VIMSATI Selain Kegiatan Rutin yang sehari-hari dijalankan Ada juga beberapa kegiatan lain yang
oleh Taruna, terdapat beberapa kegiatan tambahan dilaksanakan pengasuhan di STPN ini, selain
Oleh: Daffa Arfian Bimasena dan Fadel Gibran yang diberikan oleh pengasuhan kepada para kegiatan harian dan juga kegiatan tambahan, ada
taruna dengan tujuan untuk membentuk juga kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka
kedisiplinan para taruna di antaranya: menyambut atau memperingati beberapa peristiwa
penting. Di antaranya HUT Asrama Taruna Bhumi
Kesamaptaan dan Pelatihan Baris-Berbaris (PBB) dan HANTARU sebagai wujud partisipasi STPN
yang merupakan bagian dari Kementerian
Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional atau biasa dan walaupun saat bintang itu jatuh akan selalu diiringi Kesamaptaan dan Pelatihan Baris-Berbaris (PBB) ATR/BPN.
dikenal STPN merupakan perguruan tinggi kedinasan pengharapan dari tiap insan. Walaupun Angkatan 28 merupakan kegiatan pembinaan fisik dan mental
yang berada dibawah naungan Kementerian ATR/BPN. berasal dari umum tetapi mereka bertekad dan bagi seluruh taruna dalam rangka mewujudkan Kegiatan HUT Asrama Taruna Bhumi
STPN telah berdiri cukup sejak tahun 1963 yang pada berharap bahwa akan menjadi bintang-bintang di masa kebugaran jasmani, kesiapan mental, dan merupakan bentuk perayaan dan kecintaan para
awalnya bernama Akademi Agraria. STPN yang depan dan siap berjuang melalui rintangan serta segala kesiapsiagaan dalam mengikuti proses pendidikan Taruna terhadap asrama yang telah menjadi tempat
bergerak di bidang Pendidikan memiliki substansi bentuk ujian kedepannya. Kata Auriga yang memiliki di STPN. tinggal bahkan rumah kedua bagi para Taruna
khusus di bidang pertanahan dan menyelenggarakan arti bintang juga dipilih karena sudut pandang manusia selama menempuh pendidikan di STPN. Bentuk
pendidikan pertanahan secara terpadu. yang hanya memandang bintang itu terlihat kecil, LATSARDIS perayaan ini diisi dengan berbagai perlombaan
padahal ia belasan kali hingga ratusan kali lipat lebih yang dilakukan secara internal bagi para Taruna
Pada tahun 2019 Sekolah Tinggi Pertanahan besar dari matahari. LATSARDIS merupakan kegiatan pelatihan baik pertandingan akademik maupun non-
Nasional membuka penerimaan Taruna baru dengan kedisiplinan dasar bagi seluruh taruna baru dalam akademik. Selain itu, tentunya kegiatan ini diadakan
pembukaan jalur umum atau dengan menggunakan Para Taruna Angkatan 28 berpesan bahwa rangka pembentukan kedisiplinan dan penanaman untuk mempererat hubungan antar Taruna STPN,
ijazah SMA. Seleksi penerimaan calon Taruna baru percayalah Angkatan 28 merupakan Angkatan yang Sapta Karakter yang dilaksanakan sebelum atau melatih tanggung jawab, kekompakan, kedisiplinan,
dilakukan dengan selektif serta ketat. Adapun besar dan kuat yang dimana didalamnya calon-calon pada awal perkuliahan Semester 1 (Satu). dan masih banyak lagi.
rangkaian tes penerimaan calon taruna baru STPN pemimpin masa depan. Bintang yang selalu ada di LATSARDIS dilaksanakan melalui kepanitiaan yang
berupa: Akademik, Samapta, Kesehatan, dan mana pun seseorang berdiri menjadikan tolak ukur ditetapkan oleh Ketua STPN dan/atau kerja sama Kegiatan HANTARU merupakan bentuk
Wawancara. Saat ini terdapat 188 Taruna aktif yang kami yang dimana Angkatan 28 yang berisi segala dengan pihak terkait. Taruna yang telah mengikuti perayaan Hari Agraria dan Tata Ruang yang
sedang menimba ilmu serta mengemban rangkaian Taruna dari seluruh pelosok Indonesia yang akan siap LATSARDIS diberikan Surat Keterangan atau menandakan hari lahirnya BPN RI atau sekarang
pembelajaran yang ada di Sekolah Tinggi Pertanahan berbakti kepada ibu pertiwi dan berjuang memberikan Sertifikat oleh ketua STPN atau penyelenggara menjadi Kementerian ATR/BPN. Perayaan ini
Nasional yang terbaik di seluruh penjuru negeri. kegiatan yang nantinya digunakan sebagai syarat merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap
pendaftaran/mengikuti wisuda. tahunnya oleh Kementerian ATR/BPN. Oleh karena
Sahabat sAndi berbicara tentang Sekolah Sebagai Taruna Diploma 4 angkatan pertama itu, STPN sebagai sekolah tinggi yang berada di
Tinggi Pertanahan Nasional, apakah kalian tahu tentang yang dari umum saat telah berganti nama menjadi LATSARSUS bawah naungan Kementerian ATR/BPN, sudah
D-IV STPN Angkatan 28? Angkatan ini adalah Angkatan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, bagaimana sih seharusnya ikut merayakannya dengan semarak.
pertama yang para tarunanya adalah dari umum, para cara menghadapi tanggung jawab yang berat sebagai LATSARSUS merupakan kegiatan pelatihan dasar Berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka
generasi muda yang siap di tempa menjadi pemimpin- Angkatan D4 dari umum di STPN? Cara Angkatan 28 memeriahkan HANTARU di antaranya diadakan
pemimpin generasi mendatang, yang sebelum- menghadapi segala bentuk tantangan tersebut yaitu khusus kebencanaan bagi taruna Diploma IV berbagai perlombaan, uniknya peserta yang
seblumnya D-IV berisi oleh orang-orang dari program dengan tetap memegang 4 kunci sebagai pedoman. mengikuti tidak hanya Taruna STPN saja, tetapi juga
tugas belajar, namun generasi baru inilah para benih Pertama, yang sekaligus yang ditekankan merupakan Tingkat II (Semester III) dalam rangka pembinaan para pegawai (seperti pengasuh dan dosen) yang
baru atau para agent of changes, agen-agen perubahan kekompakan agar selalu mengahadapi segala bentuk berada di lingkungan STPN.
dari anak-anak muda yang bisa memajukan bangsa kita keadaan secara bersama-sama. Pola pikir tersebut juga kedisiplinan lanjutan dan tanggap bencana serta
dengan memasuki era baru berteknologi yang semakin telah ditanamkan oleh para senior serta pengasuh agar
maju ini yang di era ini semakin dibutuhkan pegawai- tidak meninggalkan satu sama lain dan tetap bersama- pembentukan karakter sosial. LATSARSUS
pegawai pemerintahan penerus generasi bangsa sama didalam barisan. Kedua, selalu menumbuhkan
menggantikan generasi yang sebelumnya, sumber SDM rasa ambisi dalam hal-hal baik. Misalnya, persaingan dilaksanakan melalui kepanitiaan yang ditetapkan
berkualitas yang masih murni dan akan di terjunkan akademik dan persaingan organisasi dalam konotasi
sebagai pegawai atau pasukan garda depan yang baik persaingan yang sehat tersebut akan oleh Ketua STPN dan/atau kerja sama dengan pihak
terjun langsung melayani masyarakat dalam menumbuhkan sifat-sifat kepemimpinan diantara para
pertanahan dengan pengukuran-pengukuran bidang Taruna. Semanagat tersebutlah yang memungkinkan ketiga. Taruna yang telah mengikuti LATSARSUS
tanah seluruh bidang di pelosok-pelosok negeri dan di Angkatan 28 bisa mendapatkan pengalaman yang jauh
seluruh tanah di Indonesia. bahkan lebih dari sebelum-sebelumnya. diberikan Surat Keterangan atau Sertifikat oleh
Apakah kalian tahu sobat sandi? D-IV Angkatan Ketiga, menumbuhkan sifat percaya diri kepada ketua STPN atau penyelenggara kegiatan yang
28 ini memiliki semboyan tersendiri loh dalam tiap Taruna. Meskipun Angkatan 28 merupakan
angkatannya yaitu Auriga Asta Vimsati yang berasal angkatan pertama dari umum yang diangap masih dini nantinya digunakan sebagai syarat
dari Bahasa sanksakerta yang artinya, Auriga yang di bidang pertanahan, tetapi mereka percaya bahwa
artinya Bintang, Asta adalah 8 dan Vimsati adalah 20, tiap individu yang mau untuk berusaha belajar maka pendaftaran/mengikuti wisuda.
apabila Asta Vimsati di gabung akan berarti 28 (dua menciptakan insan yang kompeten dan fast learner.
puluh delapan). Jadi makna dari Auriga Asta Vimsati itu Kegigihan tersebutlah memberikan stimulan lebih LATSARPIM
Angkatan 28 akan siap menjadi bintang-bintang pada untuk menangkap pelajaran lebih cepat serta efektif
Kementerian ATR/BPN atau Instansi-Instansi jika dibandingkan yang lain. Keempat, belajar dari Kegiatan ini dilaksanakan oleh Taruna Diploma IV
selanjutnya yang bakal mengemban amanah dengan pengalaman. Pengalaman tidak senantiasa didapatkan Tingkat IV (akhir) sebelum pelaksanaan wisuda.
baik dan menjadi bintang-bintang yang bersinar di dari apa yang telah dialaminya saja, namun Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kepemimpinan
Indonesia. pengalaman bisa didapatkan dari orang lain. Para bagi taruna yang akan menyelesaikan pendidikan di
Taruna Angkatan 28 juga selalu belajar dari STPN.
Pengambilan simbolik dari Bintang sangat pengalaman-pengalaman senior, pengasuh, dan dosen
memiliki makna yang dalam karena bintang itu sendiri yang dimana mereka akan selalu membuka pikirannya
selalu bersinar terang meskipun langit terlihat gelap, dan berdiskusi untuk menambah pengalaman.