laporan keuangan, pengukuran laporan keuangan, multi currency, dan lain sebagainya.
3.Kebijakan Standar Akuntansi Keuangan
Unsur ini terdiri dari kepatuhan laporan keuangan kepada aturan-aturan di SAK. Apa itu
SAK?SAK adalah singkatan dari Standar Akuntansi Keuangan.Peraturan yang ada
dalam SAK sudah mencantumkan apa saja yang harus tertulis di laporan keuangan.
4.Ikhtisar Pencapaian Kinerja
Ikhtisar berarti rangkuman atau ringkasan dari pencapaian kerja yang sudah dilakukan
oleh perusahaan dalam periode tertentu.
5.Pengguna Laporan Keuangan
Catatan atas laporan keuangan juga memiliki unsur pengguna laporan keuangan.Unsur
ini berisi orang-orang yang bisa membaca dan menggunakan laporan keuangan.Contoh
orang yang bisa menggunakan laporan keuangan yaitu pemerintah, investor, dan
masyarakat.Selain berisi 5 unsur di atas, catatan laporan keuangan juga bisa berisi
informasi lainnya yang apabila tidak dijelaskan maka akan menyesatkan
pembaca/publik.
Contoh informasi lain tersebut yaitu penggabungan dan pemekaran entitas, pergantian
manajemen, kesalahan pencatatan sebelumnya, dan lain sebagainya.
Cara Membuat Catatan Atas Laporan Keuangan adalah
Perhatikan Struktur
Struktur catatan laporan keuangan (CALK) yang pertama yaitu adalah gambaran umum
perusahaan.Struktur ini berisi tentang beberapa informasi tentang pendirian
perusahaan yang terdiri dari informasi tentang:
Nomor dan tanggal akta pendirian
Riwayat ringkas perusahaan
Lokasi kegiatan
Bidang usaha utama perusahaan
Tanggal mulainya beroperasi perusahaan.
Selain itu, bagan ini juga berisi informasi tentang penawaran umum efek perusahaan
yang berisi tanggal efektif penawaran umum perdana, jenis dan jumlah efek yang
ditawarkan, tempat pencatatan efek perusahaan, dan kebijakan perusahaan.
Ada juga informasi tentang informasi direksi, komisaris, karyawan, serta struktur
perusahaan dan anak perusahaan dalam bagan ini.
Penerapan Pernyataan dan Interpretasi SAK
49
Selanjutnya, Anda harus membuat penerapan pernyataan dan interpretasi SAK yang
sesuai dengan aturan yang berlaku pada saat itu.
Kebijakan Akuntansi Penting
Pada bagian catatan informasi ini harus tertulis dasar penyusunan, kepatuhan terhadap
SAK, aset tetap, piutang usaha, dan masih banyak lainnya.
Informasi Tambahan dalam Pos yang Disajikan
Catatan atas laporan keuangan juga berisi tentang informasi tambahan dalam pos
yang sudah tersajikan.
50
D.Uji kompetensi
1. Pihak-pihak mana sajakah yang perlu mengetahui tentang laporan keungan ……..
a. Investor, kreditur, manajemen, satpam
b. Kreditur, guru, manajemen, pemerintah
c. Pemerintah, manajemen, investor, kreditur
d. Manajemen, dokter, guru, kreditur
2. Yang menjadi salah satu unsur laporan keuangan yang menggambarkan posisi
modal dari perusahaan yaitu …….
a. Laporan perubahan modal
b. Laporan laba atau rugi
c. Laporan perubahan posisi keuangan
d. Neraca
3. Saldo laba (keuntungan) bersih dicatat dengan jurnal penutup yang memuat ……..
a. Debit prive; kredit modal
b. Debit modal; kredit iktisar laba dan rugi
c. Debit iktisar laba-rugi; kredit prive
d. Debit iktisar laba-rugi; kredit modal
4. Laporan keuangan yang harus disusun oleh pihak perusahaan sesuai dengan
ketentuan PSAK yaitu ……..
a. Arus kas, laporan ekuitas, neraca
b. Laporan laba-rugi, neraca, arus kas, laporan ekuitas, catatan pendukung
c. Laporan ekuitas, laporan laba-rugi, neraca
d. Neraca, arus kas, laporan ekuitas
51
5. Dalam dunia usaha neraca merupakan laporan sistematis mengenai ……..
a. Modal pemilik dan pendapatan bersih selama periode tertentu
b. Harta yang dimiliki perusahaan dan kewajiban kreditur dalam periode tertentu
c. Harta perusahaan dan modal pemilik pada rentang waktu tertentu
d. Harta, hutang dan modal perusahaan dalam kurun waktu tertentu
6. Penjualan aktiva tetap dalam laporan arus kas disajikan sebagai ……..
a. Arus kas dari aktivitas pendanaan
b. Arus kas keluar dari aktivitas operasi
c. Arus kas masuk dari aktivitas operasi
d. Arus kas keluar dari aktivitas investasi
7. Perkiraan-perkiraan yang harus ditutup dalam pengisian jurnal penutupan adalah
……..
a. Pendapatan, prive, beban, dan iktisar laba-rugi
b. Modal, prive, beban, dan iktisar laba-rugi
c. Modal, pendapatan, beban, dan iktisar laba-rugi
d. Pendapatan diterima dimuka, modal, dan iktisar laba-rugi
8. Dibawah ini adalah perkiraan-perkiraan yang tercantum dalam neraca saldo setelah
penutupan, kecuali …….
a. Kas
b. Biaya yang masih harus dibayarkan
c. Pendapatan diterima dimuka
d. Pendapatan lain-lain
9. Yang dimaksud dengan transaksi keuangan perusahaan adalah ……..
52
a. Kejadian-kejadian yang mengakibatkan perubahan terhadap modal perusahaan
b. Beberapa kejadian serta keadaan yang mengakibatkan perubahan harta, hutang,
dan modal perusahaan
c. Semua kejadian yang telah terjadi di perusahaan
d. Kejadia yang berhubungan langsung dengan pihak lain
10. Dibawah ini pihak yang memerlukan informasi akuntansi untuk mengambil
keputusan tentang perlu atau tidaknya menanamkan modal di perusahaan adalah …….
a. Pemerintah
b. Karyawan
c. Investor
d. Kreditur
11. Dokumen yang digunakan sebagai dasar penyusunan jurnal penutup adalah ……..
a. Laporan arus kas
b. Laporan laba-rugi dan perubahan modal
c. Neraca dan catatan laporan keuangan
d. Memo dan menajemen
12. Menurut PSAK, format penulisan neraca harus disajikan dalam bentuk ……..
a. T. Account
b. Multiple step
c. Single step
d. Double step
13. Dalam neraca lajur apabila dalam kolom laba dan rugi jumlah kolom debit itu lebih
kecil dari pada jumlah kolom kredit, hal itu artinya perusahaan mengalami …… dan
memiliki pengaruh terhadap modal adalah ……..
a. Laba, menambah modal
53
b. Rugi, mengurangi modal
c. Laba, mengurangi modal
d. Rugi, menambah modal
14. Berbicara mengenai konversi pencatatan rekening, kredit dan debit berarti ……..
a. Bertambah dan berkurang
b. Kekayaan dan hutang
c. Aktiva dan pasiva
d. Sisi sebelah kiri dan sisi sebelah kanan
15. Dibawah ini adalah langkah-langkah yang tepat dalam melakukan penyusunan
neraca lajur sepuluh kolom adalah ……..
a. AJP, neraca saldo disesuaikan, neraca, laporan laba-rugi
b. Neraca saldo disesuaikan, AJP, neraca saldo, neraca, laporan laba-rugi
c. Neraca saldo, AJP, neraca saldo disesuaikan, laporan laba-rugi, neraca
d. AJP, laporan laba-rugi, neraca saldo, neraca
54