TUGAS DEMONSTRASI KONTEKTUAL MODUL 1.4
SEKENARIO PRAKTIK SEGITIGA RESTITUSI
Supadmi
Fasilitator: Ahmad Yanuar
KASUS 1: NAYA YANG DIBULI TEMAN SEKELASNYA
Pada hari itu, Bu Padmi sedang mengerjakan laporan keuangan sekolah, Bu
Padmi adalah wali kelas 9A. Naya adalah salah satu siswa saya di kelas 9A.
Dikelas 9a terjadi keributan antara Naya dan Santi, mereka saling mengolok, Bu
Gita sebagai guru piket waktu itu menegur Naya, dan meminta Naya untuk
menemui ibu wali kelasnya. Naya datang menemui bu Padmi di kantor dengan
wajah yang sedang marah dan kecewa duduk di kursi di ruangan
Menstabilakan Identitas
Naya: “Assalamualaikum ibu, permisi..?” (kata Naya, sembari duduk di kursi)
Bu Padmi : “wa”alaikumsalan Naya, silahkan duduk… ada apa Naya? Mengapa
wajahmu penuh amarah begitu?.” (tanya saya)
Naya : saya marah dan kecewa bu, karena di kelas santi dan kawan-kawan selalu
mengolok saya, karena terlalu sering mereka mengolok akhirnya saya juga mengolok
Santi juga.
Bu Padmi : “Seperti itu masalalahnya? Naya menurut kamu, apakah Tindakan yang
kamu lakukan itu benar?
Naya : “ Tidak bu itu tidak benar, seharusnya saya tidak terpancing emosi dan mengolok
santi kembali.”
Validasi Tindakan
Bu Padmi : “Apakah kamu merasa kecewamu teratasi dengan mengolok
kembali?... Ibu tidak menyalahkan kamu dengan hal itu, itu hal yang manusiawai
untuk membela diri, namun kamu tahu tidak apa akibatnya jika sama-sama saling
mengolok?
Menanyakan Keyakinan
Bu Padmi : “Naya ingat dengan kesepakatan kelas yang sudah di buat?, atau
mungkin Naya belum sepakat dengan kesepakatan tersebut?
Naya : “ iya bu, Naya ingat ……” dan saya juga sudah menyakini kesepakatan itu.
Bu Padmi : “ baik Naya, menurut kamu apakah hal ini bisa kita perbaiki, sebagai
solusi dari masalah ini kira-kira ni apa yang akan kamu lakukan supaya hal ini tidak
terulang lagi?.”
Naya :” saya akan lebih sabar dan tidak mudah terpancing emosi bu.”
Bu Padmi : “ baik naya terimakasih, ibu berharap kedepan masalah ini tidak akan
terulang lagi, Sekarang silahkan kembali kelas kamu karena pelajaran jam kedua sudah
akan di mulai.
Naya : sambil tersenyum dan bersalaman ke bu guru naya pamit meninggalkan ruang bu
Padmi
KASUS 2 : RAMA DAN DINO TERLIBAT PERKELAHIAN DI SEKOLAH
Pada hari itu di sekolah mengadakan kelas meeting antar kelas.
Rama adalah siswa kelas 9A dan Dino Kelas 9b, hari itu ada pertandingan bola
volley antara kelas 9b dan 8c. Para murid di sekolah memberikan dukungan
kepada kelasnya dan ada murid yang menyemangati kelas yang jadi paforidnya.
Dino sedang memberikan dukungan teman-temannya yang sedang bertanding,
rama memberikan dukungan kepada adik kelasnya, kemudian saking asiknya
tidak sengaja rama menyenggol tangan Dino, dino yang salah tanggap jadi emosi
dan akhirnya terjadi perkelahian.Pak Imam yang hari itu sebagai guru piket yang
kebetlan ada di lapangan melerai mereka dan membawa mereka kepada bu
Padmi untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Menstabilkan Identitas
Bu Padmi : Memberikan segelas air minum kepada Rama dan Dino supaya
mereka lebih tenang.“Rama, Dino ada apa ini? “
Dino : “saya marah bu, Rama mendorong saya. Dengan wajah yang sedikit
lebih tenang.
Bu Padmi :” mari kita pindah keruang ibu.! Sambil mengajak keduanya
menuju ruang kerja bu padmi yang lebih tenang.
Bu Padmi : “Coba ceritakan apa penyebab kalian sampai berkelahi!.
Rama : menceritakan kejadian di lapangan.” itu awal mulanya bu”.
Bu Padmi: “Seperti itu masalalahnya? Rama, Dino menurut kalian, apakah
Tindakan yang kalian lakukan itu benar?
Dino :”Tidak bu.”
Rama : “ Tidak bu itu tidak benar.
Validasi Tindakan
Bu Padmi : “ibu faham dengan kondisi kalian berdua, namun menurut kalian
adakah manfaat atau hal baik denga apa yang kalian lakukan barusan?”
Dino :” tapi bu Rama yang mulai duluan.”
Rama:” aku kan sudah bilang tidak sengaja.”
Bu Padmi:” ibu faham ibu tidak menanyakan siapa yang salah duluan, Rama
melakukan itu karena tidak sengaja itu hal lumrah melakukan kesalahan, dan
Dino juga tidak bersalah karena membela diri, membeladiri itu manusiawi,
tapi apakah harus di selesaikan dengan cara kekerasan?”.
Dino :” saya faham bu jika saya berlaku seperti ini maka akan merugikan diri
saya sendiri dan orang lain.
Bu Padmi :” Rama?”
Rama :” saya juga menyadari kesalahan saya bu.”
Menanyakan Keyakinan
Bu Padmi : “Kalian ingat dengan kesepakatan kelas yang sudah di buat?, atau mungkin Naya belum
sepakat dengan kesepakatan tersebut?
Rama : “ iya bu, saya ingat ……” dan saya juga sudah menyakini kesepakatan itu kata Rama dan Dino
bersamaan.
Bu Padmi : “ baik Dino, Rama, menurut kalian apakah hal ini bisa kita perbaiki, sebagai solusi dari masalah
ini kira-kira apa yang akan kalian lakukan supaya hal ini tidak terulang lagi?.”
Dino :” saya akan lebih sabar dan tidak mudah terpancing emosi bu.”
Rama:” saya akan berhati-hati dalam bertindak bu supaya tidak amerugikan dan melukai orang lain, dan
saya akan meminta maaf kepada Dino atas masalah ini”.
Bu Padmi : “ baik terimakasih, ibu berharap kedepan masalah ini tidak akan terulang lagi,
Sekarang silahkan kalian saling meminta maaf dan kembali kepada aktivitas kalian.
Rama : sambil tersenyum dan menjabat tangan Dino untuk meminta maaf.
Dino : Membalas salam dan senyum tanda sudah memaafka.
Mereka meninggalkan ruangan bu Padmi dengan wajah adem dan senyuman.
Terakhir kali terlihat kedua anak laki-laki tersebut, Dino dan Rama pada jam pulang sekolah, mereka
sudah bercengkrama dan bersenda gurau kembali.
Kegiatan terakhir siswa memberikan testimoni mengenai cara bu Padmi mengatasi masalah
mereka.
TERIMAKASIH.