BAHAN AJAR
TEKS
PROSEDUR
BAHASA INDONESIA
SMK KELAS XI
DISUSUN OLEH : BAYU HENDRA H., S.Pd
SMKN 2 PURWAKARTA
Jln. Jend. Ahmad Yani No 98,
Purwakarta
KOMPETENSI DASAR
3.20 Menganalisis struktur dan kebahasaan
teks prosedur berkaitan dengan bidang
pekerjaan
4.20 Mengembangkan teks prosedur berkaitan
bidang pekerjaan dengan memerhatikan
hasil analisis terhadap isi, struktur, dan
kebahasaan
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3.20.1 Menganalisis (C4) isi teks prosedur
3.20.2 Menganalisis (C4) struktur dan kebahasaan teks
prosedur
4.20.1 Menyusun (C6) teks prosedur memerhatikan isi,
struktur, dan kebahasaan
4.20.2 Mempresentasikan (C6) teks prosedur yang
disusun dengan memerhatikan struktur dan
aspek kebahasaan
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah melakukan kegiatan pembelajaran dengan
model Problem Based Learning (C) pedekatan
saintifik berbantuan video tutorial terkait teks
prosedur, peserta didik (A) dapat menganalisis (B) isi
teks prosedur yang dipresentasikan secara tepat (D).
Setelah melakukan kegiatan pembelajaran dengan
model Problem Based Learning (C) pedekatan
saintifik berbantuan video tutorial terkait teks
prosedur, peserta didik (A) dapat menganalisis (B)
struktur dan kebahasaan teks prosedur yang
dipresentasikan secara tepat (D).
Setelah melakukan kegiatan pembelajaran dengan
model Project Based Learning (C) pedekatan saintifik
berbantuan video tutorial terkait teks prosedur,
peserta didik (A) dapat menyusun (B) teks prosedur
dengan memerhatikan isi, struktur, dan kebahasaan
secara tepat (D).
Setelah melakukan kegiatan pembelajaran dengan
model Project Based Learning (C) pedekatan saintifik
berbantuan video tutorial terkait struktur dan teks
prosedur, peserta didik (A) dapat mempresentasikan
(B) teks prosedur yang disusun dengan
memerhatikan struktur dan kebahasaan secara tepat
(D).
PERTEMUAN KE-1
Menganalisis struktur dan kebahasaan
teks prosedur
Struktur dan unsur kebahasaan merupakan unsur
penting dalam suatu teks salah satunya dalam
teks prosedur. Teks prosedur merupakan teks
yang berisi petunjuk untuk melakukan atau
menggunakan sesuatu dengan langkah-langkah
yang urut.
struktur teks prosedur ialah memuat judul,
tujuan, alat dan bahan, langkah-langkah serta
penutup.
Unsur kebahasaan teks prosedur ialah penggunaan
penomoran, kata yang menunjukkan perintah dan
kata yang menjelaskan kondisi.
Pengertian Teks Prosedur
Teks Prosedur adalah teks yang berisi
cara, tujuan untuk membuat atau
melakukan sesuatu hal dengan langkah
demi langkah yang tepat secara
berurutan sehingga menghasilkan suatu
tujuan yang diinginkan. Teks prosedur
biasanya terdapat pada tulisan yang
mengandung cara, tips atau tutorial
melakukan langkah tertentu. Di dalam
teks prosedur terdapat kata imperatif
atau kata perintah untuk melakukan apa
yang dibahas pada teks agar si pembaca
melakukan apa yang diperintahkan pada
isi teks tersebut.
Tujuan Teks Prosedur
Teks prosedur bertujuan untuk
memudahkan pembaca maupun
pendengar agar dapat mengikuti langkah
atau perintah dari isi teks yang tujuan
akhirnya bisa sesuai keinginan pembaca
maupun pendengar.
STUKTUR TEKS PROSEDUR
Tujuan
Pada awal pembuatan teks prosedur, penulis biasanya memberikan
penjelasan terkait tujuan dalam penyusunan teks prosedur. Hal ini juga
bisa menginformasikan hasil akhir yang akan dicapai.
Material
Merupakan hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan dan yang dibutuhkan
dalam pelaksanaan atau pembuatan kegiatan tersebut. Bagian ini berisi
informasi tentang alat/bahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan
kegiatan.
Langkah-langkah
Merupakan hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan dan yang dibutuhkan
dalam pelaksanaan atau pembuatan kegiatan tersebut. Bagian ini berisi
informasi tentang alat/bahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan
kegiatan.
Penegasan Ulang/Kesimpulan
Bagian terakhir ini menjelaskan tentang simpulan dari suatu prosedur
yang telah dilakukan. Bagian ini bersifat opsional, yakni boleh ada dan
boleh tidak ada dalam teks prosedur.
CIRI-CIRI TEKS PROSEDUR
Menggunakan kalimat perintah;
Terdapat panduan yang harus dilakukan;
Menggunakan kata kerja aktif;
Menggunakan konjungsi (kata hubung);
Terdapat aturan dalam hal bahan atau
kegiatan;
Menggunakan kata keterangan untuk
menyatakan rincian waktu, tempat dan cara dan
terdapat isi kegiatan yang dilakukan secara urut;
JENIS TEKS PROSEDUR
Teks Prosedur Sederhana
Teks prosedur sederhana hanya berisi
dua atau tiga langkah saja.
Teks Prosedur Kompleks
Teks prosedur kompleks terdiri atas
banyak langkah dan jenjang untuk tiap
tahapannya. Contohnya prosedur
pembayaran tilang oleh polisi.
Teks Prosedur Protokol
Teks prosedur protokol merupakan teks
prosedur yang langkah-langkahnya bisa
dibolak-balik, tapi tujuannya tetap bisa
tercapai.
KAIDAH KEBAHASAAN
TEKS PROSEDUR
Kalimat
Kalimat Imperatif
Merupakan kalimat yang mengandung perintah. Kalimat
imperatif ditandai dengan adanya hal yang harus dikerjakan
merujuk pada perintah dalam kalimat.
Kalimat Deklaratif
Kalimat ini dikenal sebagai kalimat yang sifatnya lebih
memberikan informasi, dan sering juga disebut sebagai kalimat
pernyataan.
Kalimat Interogatif
Kalimat ini digunakan untuk mencari informasi dengan memberi
pertanyaan. Oleh karena itu, di akhir kalimat interogatif,
diberikan tanda baca tanda tanya (?).
KAIDAH KEBAHASAAN
TEKS PROSEDUR
Konjungsi
Konjungsi Persyaratan
Konjungsi persyaratan adalah kata penghubung yang
menyatakan syarat. Contohnya seperti jika, bila, andai, kalau,
asalkan.
Konjungsi Temporal
Jenis konjungsi temporal ini sifatnya merupakan kata
penghubung yang menandai urutan waktu. Contohnya seperti
lalu, kemudian, selanjutnya, setelahnya.
KAIDAH KEBAHASAAN
TEKS PROSEDUR
Numeralia
Numeralia dalam teks prosedur merupakan pilihan yang bisa
digunakan selain menggunakan konjungsi. Numeralia merupakan
kata bilangan yang digunakan untuk mengurutkan langkah-
langkah dalam teks prosedur. Misalkan pertama, kedua, ketiga,
dan seterusnya.
Pronomina
Pronomina Penunjuk
Kata ganti untuk menggantikan benda. Contohnya ini, itu,
tersebut.
Pronomina Persona
Kata ganti untuk menggantikan orang. Pada pronomina persona,
bagi kata ganti untuk orang tunggal, contohnya anda, saya,
kamu. Sedangkan untuk orang jamak, contohnya kita, kalian.
KAIDAH KEBAHASAAN
TEKS PROSEDUR
Verba
Verba Material
Kata kerja berimbuhan yang mengacu pada sebuah tindakan
atau perbuatan yang dilakukan secara fisik. Contohnya
mengupas, mengiris, memaku, memotong, dan lain sebagainya.
Verba Tingkah Laku
Kata kerja yang ditunjukkan lewat ungkapan. Verba ini juga
dipahami sebagai kata kerja yang tidak tampak aktivitasnya.
Contohnya menyukai, berpikir, dan menyetujui.
PERTEMUAN KE-2
Mengembangkan teks prosedur berkaitan bidang
pekerjaan dengan memerhatikan hasil analisis
terhadap isi, struktur, dan kebahasaan
Dengan mengetahui struktur dan aspek
kebahasaan teks prosedur, mudah pula bagi kita
untuk memahami maksud teks itu. Pemahaman
tentang teks prosedur sangatlah penting jika kita
tidak berharap memperoleh efek berbahaya.
Paling tidak, petunjuk itu menjadi tidak efektif.
Paling tidak, petunjuk itu menjadi tidak efektif.
Teks prosedur yang salah dapat berisiko tinggi
apabila petunjuk itu berkenaan dengan sesuatu
yang membahayakan, misalnya berupa penggunaan
mesin atau obat-obatan. Ketidakjelasan prosedur
dapat berakibat kerusakan pada mesin ataupun
kematian bagi penggunanya.
Mengembangkan Teks Prosedur
dengan Memperhatikan Struktur dan Kaidahnya
Teks prosedur sekurang-kurangnya memiliki
tiga macam, di antaranya adalah sebagai
berikut.
Teks bertema kebiasaan hidup, misalnya
kiat hidup sehat, kiat belajar
menyenangkan, dan kiat sukses
bertetangga.
Teks bertema aktivitas tertentu, misalnya
cara membuat bolu kukus, cara menanam
jagung hibrida, dan cara memelihara
kucing.
Teks bertema penggunaan alat, misalnya
cara penggunaan laptop, cara
menghidupkan motor bekas, dan cara
menggunakan pisau cukur.
Persyaratan Teknik
Menulis Teks Prosedur
Bahasa yang digunakan
dalam teks prosedur harus
mudah dipahami oleh
pembaca (pengguna)
produk yang dimaksud.
Langkah-langkah (kegiatan)
atau tahapan yang dilakukan
harus jelas sehingga tujuan
kegiatan dapat tercapai.
Menyusun teks Prosedur
Tentukan tema/jenis teks yang hendak
dibuat, seperti cara melakukan suatu
kegiatan.
Tentukan jumlah langkah yang dibutuhkan
untuk menyelesaikan kerja tersebut.
Perhatikan urutam langkah/ kegiatan
secara runtut.
Periksa kembali apakah ada langkah yang
harus direvisi demi mendapatkan hasil yang
sempurna.