The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Penilaian Formatif Membaca Dengan Running Record Modul Ajardi Tingkat SD/MI

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Gubuk Pena Sang Gembala, 2023-06-07 00:04:32

Penilaian Formatif Membaca Dengan Runnning Record

Penilaian Formatif Membaca Dengan Running Record Modul Ajardi Tingkat SD/MI

Keywords: Penilaian Formatif Membaca Dengan Running Record

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 43 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah membaca dengan Running Record? dan b. Bagaimana melakukannya di kelas?” 3. Fasilitator mengajak peserta mengamati tayangan video tahapan penilaian formatif dengan teknik Running Record 4. Fasilitator meminta peserta secara individu untuk mencatat tahapan-tahapan penilaian dengan teknik Running Record tersebut. 5. Setelah selesai melihat tayangan video, fasilitator meminta peserta mendiskusikan di kelompok hasil pengamatannya dan menuliskan hasil diskusi di kertas plano. 6. Fasilitator meminta semua berkeliling melihat jawaban kelompok lain dan memberikan komentar 7. Fasilitator memberikan penguatan hasil diskusi kelompok dan menjelaskan secara garis besar konsep dasar penilaian formatif membaca dengan Running Record Kegiatan 2: Instrumen Penilaian Formatif Membaca Teks Informasi (30’) 1. Fasilitator membagikan teks bacaan dan instrumen penilaian membaca formatif dengan Running Record sederhana dan petunjuk penggunaannya (LK 1.3a dan LK 1.3b) kepada kelompok kecil. Tanyakan kepada peserta: - Kapan kita menggunakan instrumen ini? (jawaban: di awal tahun ajaran, dan pada saat penilaian formatif membaca dengan Running Record selanjutnya) 2. Fasilitator meminta peserta mensimulasikan penggunaan instrumen tersebut. Dalam kelompok, satu orang menjadi guru, peserta lain menjadi murid. Dapat juga dilakukan dalam kelompok kecil secara berpasangan agar semua peserta mendapat giliran berlatih. 3. Fasilitator meminta peserta mendiskusikan: - Dari kegiatan penilaian formatif ini, apa yang Bapak/Ibu lihat? Apa yang Bapak/Ibu ketahui tentang siswa Bapak/Ibu? - Mengapa disebut instrumen penilaian formatif? 4. Fasilitator meminta salah satu peserta menyampaikan hasil analisisnya Kegiatan 3: Membuat Instrumen Penilaian Formatif Running Record– 60”


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 44 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah 1. Fasilitator mengajak peserta memilih teks bacaan yang akan dijadikan penilaian Running Record dan disesuiakan dengan kemampuan membaca siswa dari buku siswa atau sumber lainnya 2. Fasiltator mengarahkan guru yang sudah menemukan teks bacaan untuk menelaah isi tek bacaan dengan kemampuan membaca siswa 3. Guru memberi tanda bagian bacaan teks yang nanti dibaca nyaring atau sesuai tanda bacaannya 4. Fasilitator meminta guru membaca ulang teks yang ditandai dengan benar (cross check bacaan) 5. Fasilitator meminta guru menyiapkan instrumen penilaian yang diinginkan 6. Guru membuat format penilaian membaca formatif Running Record 7. Fasilitator membagi kelompok kecil untuk diskusi tentang format penilaian yang telah dibuat 8. Fasilitator meminta satu atau dua perwakilan kelompok untuk mempraktekan penilaian membaca dengan Running Record 9. Fasilitator meminta kelompok lain untuk mengomentari perbaikan atau penambahan agar penilaian Running Record lebih baik lagi 10. Fasilitator memberikan penguatan hasil kerja kelompok dan menjelaskan secara garis besar cara membuat format penilaian membaca dengan Running Record 2. Kegiatan On The Job Learning (2 JP x 60’ = 120’) Kegiatan 1: Materi 1. Memahami Konsep Dasar Penilaian membaca Running record (30”) Pada kegiatan ini, setiap guru mempraktikkan pembelajaran terhadap siswa di madrasah masing-masing sesuai dengan perangkat pembelajaran yang telah disempurnakan pada kegiatan in-1. Adapun langkah-langkah kegiatan 1. Guru memilih teks yang tepat untuk siswa diambil dari buku cerita maupun buku teks pelajaran atau cerita legenda daerah untuk mengelompokan kemampuan membaca 2. Guru menyiapkan dan membuat format penilaian dan Running record dan tanda penilaian membaca formatif dengan Running Record 3. Guru menyiapkan rubik penilaian untuk membantu penilaian membaca pada siswa sesuai kemampuannya


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 45 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah 4. Guru menyusun jadwal membaca anak untuk memisahkan kemampuan membaca siswa 5. Guru memilih teks bacaan tiga atau lebih untuk bahan membaca yang di sesuaikan dengan kemampuannya berdasarkan hasil pengelompokan (teks disesuaikan dengan hasil pengelompokan). Teks dapat diambil dari buku cerita maupun buku teks pelajaran atau cerita legenda daerah 6. Guru menyiapkan dan membuat format penilaian membaca dengan Running record dan tanda penilaian membaca formatif dengan Running Record yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik 7. Guru membuat rubik penilaian tambahan untuk membantu penilaian membaca pada siswa sesuai kemampuannya 8. Menyusun jadwal membaca siswa. Kegiatan 2: Materi 2 dan 3: Instrumen Penilaian Membaca Formatif dengan Running Record dan Membuat Penilaian Membaca dengan Running record (90’) Pada kegiatan ini, setiap guru mempraktikkan pembelajaran terhadap siswa di madrasah masing-masing sesuai dengan perangkat pembelajaran yang telah disempurnakan pada kegiatan in-1. Adapun langkah-langkah kegiatan: 1. Peserta mempraktikkan penilaian membaca running record seperti yang sudah direncanakan di kegiatan 1 2. Guru menyiapkan format penilaian dengan running record dan tanda penilaian formatif. 3. Guru menyampaikan gambaran singkat tentang bacaan kepada siswa untuk memberikan gambaran umum tentang teks yang akan dibaca. Hal ini perlu secara konsisten disampaikan kepada semua siswa. 4. Satu persatu siswa diminta untuk membaca buku/teks yang sudah disiapkan oleh guru. 5. Untuk teks yang panjang, siswa tidak perlu membaca keseluruhan teks. Guru menyiapkan instrumen berisikan bagian teks yang akan dibaca oleh siswa.


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 46 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah 6. Ketika melakukan penilaian, guru duduk disamping siswa sehingga dapat mengetahui sikap siswa ketika membaca. 7. Guru memastikan kesiapan siswa sebelum membaca 8. Guru meminta siswa untuk membaca nyaring teks atau bagian teks dengan kecepatan yang sedang , memperhatikan tanda baca 9. Guru mengamati dan mencatat apa yang dibaca dan dilakukan siswa ketika membaca dengan menggunakan tanda penilaian 10. Guru mencatat dengan menggunakan format penilaian membaca 11. Contoh hasil penilaian kelancaran membaca dengan menggunakan Running Record. 12. Setelah siswa selesai membaca nyaring, guru melanjutkan dengan mengajukan pertanyaan, yang telah disiapkan sebelumnya, untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap bacaan. 13. Apabila teks panjang, siswa perlu melanjutkan membaca keseluruhan teks dalam hati, baru guru mendiskusikan pertanyaan dengan siswa. 14. Sementara siswa meneruskan membaca dalam hati, guru dapat melakukan analisis hasil membaca siswa sesuai catatan guru. 15. Guru mengajukan pertanyaan untuk mengetahui tingkat pemahaman mulai dari mendapatkan informasi yang eksplisit, membuat kesimpulan langsung, mengintepretasikan dan mengintegrasikan ide dan informasi. 16. Setelah guru melakukan penilaian kelancaran membaca dan pemahaman untuk semua siswa di kelas, guru merekap semua penilaian siswa 17. Membuat laporan singkat kegiatan implementasi penilaian formatif running record. Laporan mencakup: • Kegiatan yang sudah dikembangkan • Aktivitas yang dilakukan guru • Aktivitas yang dilakukan siswa • Dokumentasi pelaksanaan kegiatan (misal: Rencana ) • Pengembangan Kelas Literat, Foto-foto implementasi kegiatan) 18. Melakukan refleksi diri pelaksanaan kegiatan, dengan poin-poin sebagai berikut • 3 hal baik yang ditemukan terkait dengan perubahan lingkungan kelas, aktivitas guru dan siswa memanfaatkan kelas literat.


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 47 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah • 2 hal yang menjadi tantangan dalam mengembangkan kelas literat • 1 hal yang ingin dilakukan ke depan untuk memperbaiki proses implementasi rencana pengembangan kelas literat 3. Kegiatan In Service Learning – 2 (1 JP x 60” = 60”) Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka bersama fasilitator dan teman sejawat untuk melaporkan dan mendiskusikan hasil kegiatan on. Agar hambatan selama pembelajaran terekam dengan baik, lakukan refleksi pelaksanaan pembelajaran dan tuliskan ke dalam lembar berikut: Tabel 6. Refleksi Pelaksanaan Pembelajaran On Job Training Materi 1 No. Refleksi Aktivitas Siswa Refleksi Aktivitas Guru Hambatan Lain 1 2 3 Diskusikan hambatan pelaksanaan pembelajaran Anda dengan teman sejawat untuk mendapatkan pemecahan masalah guna perbaikan pembelajaran yang akan datang. Kegiatan 1: Berbagi hasil implementasi pelatihan (15”) Dalam kegiatan KKG, peserta saling berbagi hasil kegiatan implementasi kelas literat, mencakup: • Kegiatan yang sudah dikembangkan • Aktivitas yang dilakukan guru • Aktivitas yang dilakukan siswa • Dokumentasi pelaksanaan kegiatan (misal: Rencana Pengembangan Kelas Literat, Foto-foto implementasi kegiatan) Dokumentasi pelaksanaan dan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat dipajang di KKG, sehingga guru-guru lain dapat saling belajar. Kegiatan 2: Refleksi (15’) Secara berkelompok, peserta merefleksikan implementasi penilaian Running Record. Poin-poin yang didiskusikan adalah sebagai berikut.


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 48 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah • 3 hal yang terbaik yang ditemukan terkait dengan perencanaan , pelaksanaan dan evaluasi penggunan penilaian formatif membaca dengan Running Record! • 2 hal yang menjadi tantangan dalam mengembangkan penilaian formatif membaca dengan Running Record • 1 hal yang ingin dilakukan ke depan untuk memperbaiki proses implementasi rencana penilaian formatif membaca dengan Running Record Kegiatan 3: Latihan (30”) 1. Jelaskan beberapa inovasi yang bapak/ibu kembangkan di kelas terkait penilaian formatif membaca dengan Running Record. 2. Mengapa literasi pada kelas tinggi penting? 3. Bagaimana cara mengoptimal pembiasaan atau progam madrasah tetntang litersi dalam pengembangan penilaian formatif membaca dengan Running Record pada siswa?


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 49 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah Instrumen Penilaian Membaca Nama siswa : ____________________ Nama penilai : ____________________ Tanggal : ____________________ Judul Teks : Pawai Budaya Paragraf Jumlah kata dibaca benar Jumlah kata dibaca salah KD Pawai Budaya sangat menarik bagi warga Kampung Babakan. Pawai ini selalu menampilkan keragaman budaya Indonesia. Udin dan teman-teman tidak pernah bosan menanti rombongan pawai lewat. Tahun ini mereka datang ke alun-alun untuk melihat pawai tersebut. Kakek Udin pun terlihat sabar menanti. Terdengar suara gendang yang menandakan rombongan pawai semakin dekat Di barisan pawai terdepan terlihat rombongan dari Maluku. Rombongan lakilaki mengenakan kemeja putih, jas merah, dan topi tinggi dengan hiasan keemasan. Rombongan


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 50 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah perempuan mengenakan baju Cele. Baju ini terdiri dari atasan putih berlengan panjang serta rok lebar merah. Langkah mereka diiringi oleh suara Tifa, alat musik dari Maluku. Bunyinya seperti gendang, namun bentuknya lebih ramping dan panjang. Budaya Maluku sangat unik dan menarik. Budaya Bali terkenal karena bunyi musiknya yang berbeda. Rombongan dari Bali membunyikan alat musik daerahnya, Ceng-Ceng namanya. Alat ini berbentuk seperti dua keping simbal yang terbuat dari logam. Nyaring bunyinya ketika kedua keping ini dipadukan. Rombongan dari Bali diikuti oleh rombongan dari Toraja. Wanita Toraja memakai pakaian adat yang disebut baju Pokko. Rombongan lakilaki menggunakan pakaian adat yang disebut Seppa Tallung Buku. Rombongan Toraja membunyikan alat musik khas mereka, Pa’pompang namanya. Alat


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 51 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah musik ini berupa suling bambu besar yang bentuknya seperti angklung. Unik bentuknya, unik pula bunyinya. Budaya Toraja sangat menarik untuk dipelajari Udin dan teman-teman senang melihat pawai budaya. Selalu ada hal baru yang mereka perhatikan setiap tahun. Pakaian adat dari berbagai suku di Indonesia selalu menyenangkan untuk diamati. Benar kata Ibu Udin, kebudayaan Indonesia memang sangat beragam. Kaya dan mengagumkan. Mengukur akurasi : !"#$% '$#$(#"#$% ')*$%$+$, !"#$% '$#$ x 100


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 52 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah Format dan tanda penilaian ketrampilan membaca Nama Siswa : Kelas/semester : Tanggal : Judul Teks : Ketrampilan membaca Tanda yang di gunakan Contoh membaca kata dalam teks dengan benar garis miring di samping kata yang di baca mengganti kata dalam teks kata yang salah di ucapkan di tulis di katanya menghilangkan kata dalam teks( salah) tandai garis – di atas kata yang tidak di baca menambah kata dalam teks (salah) tandai * diantara dua kata yang di ucap mengulang kata dalam teks (tidak salah) tandai m 1 ( jika di ulang satu kali) tandai m 2 ( jika di ulang dua kali) tandai mm ( jika di ulang lebih dari 3 kali) mengulang kalimat dalam teks(tidak salah) garis bawahi kalimat yang di baca ulang koreksi diri(tidak salah) kata yang salah di tulis di atas dan di beri tanda kd


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 53 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah membutuhkan intervens guru/bingung dan tidak mau mencoba(salah) memberi tanda kurung tutup dan buka pada kalimat/kata yang masih bingung membutuhkan intervensi untuk membaca suatu kata(salah) memberi tanda x di atas kata yang di beritahu setelah 5 detik


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 54 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah 05 PENILAIAN A. Tes Formatif Berikut ini adalah soal tentang membaca terbimbing, peserta diharapkan mengerjakannya. 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan penilaian formatif membaca dengan Running Record. 2. Berikan contoh instrumen penilaian formatif membaca dengan Running Record! 3. Berikan contoh hasil analisis penilaian formatif membaca dengan Running Record! B. Penilaian 1. Penilaian untuk Guru a. Penilaian Mandiri Guru Tabel 7. Instrumen Penilaian Diri Bagi Guru Terget Kompetensi Penilaian Diri Ket. Tercapai Belum 1. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar 2. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran 3. Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa 4. Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca dan menulis) Catatan:


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 55 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah b. Penilaian oleh Asesor/Fasilitator Tabel 8. Instrumen penilaian guru oleh asesor/fasilitator Terget Kompetensi Penilaian Oleh Asesor/Fasilitator Ket. Tercapai Belum 1. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar 2. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran 3. Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa 4. Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca dan menulis) Catatan: 2. Penilaian untuk Siswa a. Penilaian Mandiri oleh Siswa Tabel 9 Instrumen penilaian diri bagi siswa Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Diri Ket. Tercapai Belum 1. Menggali kalimat utama yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual 2. Menggali kalimat penjelas yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 56 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah 3. Menggali gagasan pokok yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual 4. Menggali gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual 5. Menyajikan keterhubungan antargagasan pokok dengan kalimat sendiri 6. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya apa dengan memperhatikan kosa kata baku 7. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya di mana dengan memperhatikan kosa kata baku 8. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya kapan dengan memperhatikan kosa kata baku 9. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya siapa dengan memperhatikan kosa kata baku 10. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya mengapa dengan memperhatikan kosa kata baku 11. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 57 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah bagaimana dengan memperhatikan kosa kata baku 12. Menyajikan hasil klasifikasi informasi yang didapat dari buku yang dikelompokkan dalam aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana menggunakan kosa kata baku secara tertulis 13. Mengemukakan tuturan tokoh dalam teks fiksi 14. Mengemukakan tindakan tokoh dalam teks fiksi 15. Mengemukakan penceritaan penulis dalam teks fiksi 16. Menyampaikan penjelasan tentang tuturan tokoh dalam teks fiksi secara tertulis 17. Menyampaikan penjelasan tentang tindakan tokoh dalam teks fiksi secara tertulis 18. Menyampaikan penjelasan tentang penceritaan penulis dalam teks fiksi secara tertulis Catatan:


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 58 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah b. Penilaian oleh Guru Tabel 10. Instrumen penilaian siswa oleh guru Indikator Capaian Kompetensi Penilaian Diri Ket. Tercapai Belum 1. Menggali kalimat utama yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual 2. Menggali kalimat penjelas yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual 3. Menggali gagasan pokok yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual 4. Menggali gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual 5. Menyajikan keterhubungan antargagasan pokok dengan kalimat sendiri 6. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya apa dengan memperhatikan kosa kata baku 7. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya di mana dengan memperhatikan kosa kata baku 8. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya kapan dengan memperhatikan kosa


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 59 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah kata baku 9. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya siapa dengan memperhatikan kosa kata baku 10. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya mengapa dengan memperhatikan kosa kata baku 11. Menentukan informasi yang didapat dari buku menggunakan kata tanya bagaimana dengan memperhatikan kosa kata baku 12. Menyajikan hasil klasifikasi informasi yang didapat dari buku yang dikelompokkan dalam aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana menggunakan kosa kata baku secara tertulis 13. Mengemukakan tuturan tokoh dalam teks fiksi 14. Mengemukakan tindakan tokoh dalam teks fiksi 15. Mengemukakan penceritaan penulis dalam teks fiksi 16. Menyampaikan penjelasan tentang tuturan tokoh dalam teks fiksi secara tertulis 17. Menyampaikan penjelasan tentang tindakan tokoh dalam teks fiksi secara


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 60 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah tertulis 18. Menyampaikan penjelasan tentang penceritaan penulis dalam teks fiksi secara tertulis Catatan:


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 61 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah 06 PENUTUP Penilaian membaca formatif Running Record merupakan langkah efektif dalam upaya untuk perbaikan sistem pembelajaran yang dilaksanakan khususnya dalam hal literasi. Penilain ini pun bisa di bantu dengan progam atau pembiasaan yang dilakukan oleh madrasah. Hasil dari Penilaian membaca formatif Running Record memberikan deskripsi tentang kemampuan siswa dalam membaca sistem penilai ini pun bisa di jadikan bahan evaluasi guru untuk perbaikan system pembelajaran yang diterapkan dan untuk menentukan langkah selanjutnya. Jika apa yang telah di terapkan memberi dampak peningkatan maka perlu di kembangkan lagi dengan inovasi lainya dan sebaliknya jika belum menunjukan peningkatan bisa di jadikan bahan untuk perbaikan agar ke depannya lebih baik lagi. Keberhasilan pembelajaran khususnya literasi di kelas, bisa bapak ibu bagikan pengalaman dalam forum KKG. Kontribusi dan keterlibatan aktif Bapak/Ibu di KKG memperkaya pengalaman teman guru lain serta menjadi inspirasi dalam mengembangkan modul secara bersama untuk mutu pendidikan yang lebih baik. KUNCI JAWABAN TES FORMATIF 1. Penilaian formatif membaca Proses sistematis meliputi pengumpulan informasi (angka, deskripsi verbal), analisis, interpretasi informasi untuk membuat keputusan. Penilaian formatif berlangsung pada saat terjadinya proses pembelajaran. Fokus pengamatan dalam tahap penilaian ini adalah apakah siswa telah belajar secara maksimal dan efisien. 2. Contoh instrumen penilaian formatif membaca Berikan tanda garis miring ( / ) pada huruf yang dibaca salah. Apabila siswa meralat (koreksi diri) cara membaca huruf tersebut sehingga menjadi benar, berikan tanda lingkaran ( ø ) pada huruf yang sebelumnya telah terlanjur disalahkan. 3. Contoh hasil analisis penilaian formatif membaca teks


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 62 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah Paragraf Jumlah kata dibaca benar Jumlah kata dibaca salah Keterangan 1 2 3 4 5


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 63 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah GLOSARIUM Penilaian formatif Proses sistematis meliputi pengumpulan informasi (angka, deskripsi verbal), analisis, interpretasi informasi untuk membuat keputusan. Penilaian formatif berlangsung pada saat terjadinya proses pembelajaran. Fokus pengamatan dalam tahap penilaian ini adalah apakah siswa telah belajar secara maksimal dan efisien. Running record Melakukan catatan yang memuat kejadian secara rinci, detail, fakta, dan berurutan (terus menerus),. Literasi kemampuan seseorang dalam membaca, menulis hingga ia mampu berpikir secara kritis Literasi Digital kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat, dan mengkomunikasikan konten atau informasi dengan kecakapan kognitif maupun teknikal. Mini Book Buku kecil yang berisi karya siswa yang berisi tentang Home Based Learning Pembelajaran jarak jauh STEAMR (Science Technology Engineering Art Math dan Religius). kurikulum pendidikan yang sangat berfokus pada mata pelajaran Sains, Teknologi, Teknik, Matematika dan agama


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 64 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah DAFTAR PUSTAKA Burke, Kay, 2009, How to Asses Authentic Learning, Fifth Edition, California: Corwin, A SAGE Company. Craft, Anna, 2002, Continuing Professional Development, A Practical Guide for Teachers and Schools, London: RoutledgeFalmer. Greenstein, Laura, 2012, Assessing 21st Century Skills, A Guide to Evaluating Mastery and Authentic Learning, California: Corwin, A SAGE Company. Neil, Peter and Carol Morgan, 2003, Continuing Professional Development for Teachers, London: Kogan Page Limited. Neufeld, Jonathan, 2009, Redefining Teacher Development, London: Routledge. Pollock, E. Jane, 2007, Improving Student Learning One Teacher at A Time, Virginia: Association for Supervision and Curriculum Development. http://moh-zaen-fuadi.blogspot.com/2011/11/merancang-dan-melaksanakanpenilaian.html; diakses tanggal 15 September 2020. https://www.merdeka.com/quran/al-baqarah: di akses tanggal 12 April 2021


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI 65 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah


Unit Pembelajaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Mata Pelajaran Literasi MI 66 Modul Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyyah


Click to View FlipBook Version