The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Modul Ajar Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan PKB Guru MTS

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Gubuk Pena Sang Gembala, 2023-06-12 19:11:39

Teks Narasi Cerita Imajinasi

Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Modul Ajar Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan PKB Guru MTS

Keywords: Teks Narasi Cerita Imajinasi

43 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi Ki Ageng Selo, Sang Penakluk Kilat Perlahan kaki Ki Ageng Selo melangkah menuruni anak tangga masjid. Langkah kaki terus semakin mantap. Langkah yang aneh. Tak seperti manusia biasa. Tapi ia memang manusia. Manusia yang dikasihi Tuhan. Manusia yang dekat dengan Tuhan. Langkah aneh itu lama kelaman tidak menyentah tanah. Kaki tetap melangkah tapi tanpa berpijak pada tanah. Hanya angin yang menopang langkahnya menuju lapangan besar di depan masjid, orang-orang menyebutnya alun-alun. Sampai di tengah alun-alun, Ki Ageng Selo berhenti, tak berbuat apa-apa. Diam. Hanya menyilangkan tangannya di depan dadanya. Sejenak ia menundukkan kepalanya, mungkin berdoa lagi. Lantas mendongakkan kepalanya ke atas langit. Masih diam. Tapi matanya nanar menatap langit. “Saudara-saudara semua, mari kita panjatkan doa kepada Tuhan sebisa mungkin, agar Ki Ageng Selo selamat dan dapat menghentikan bencana ini.” Sementara itu, di atas alun-alun depan masjid, suara guntur dan sambaran kilat makin menjadi-jadi. Langit makin gelap. Mendung berputar-putar melingkar di atas alun-alun. “Ya. Mari…” sambut penduduk. Mulut semua penduduk lantas berkomat-kamit. Tak banyak dari penduduk yang tak hafal doa, bahkan ada yang tidak bisa sama sekali. Tapi mereka berupaya semampu mereka. Mengeja apa yang mereka tahu sebagai doa. Sementara itu, di atas alun-alun depan masjid, suara guntur dan sambaran kilat makin menjadi-jadi. Langit makin gelap. Mendung berputar-putar melingkar di atas alun-alun. Seketika mulut penduduk desa menjerit. Sekelebat cahaya penuh amarah menyambar Ki Ageng Selo yang berada di tengah-tengah lapangan. Semuanya menutup mata dan menyembunyikan wajah, seolah takut menerima kenyataan. “Masyaallah. Astaghfirullah.” seru salah seorang penduduk yang mengagetkan penduduk lainnya. Bukan kelegaan yang mereka lihat. Tapi justru ketegangan semakin memompa darah. Tak disangka-sangka, kilat yang selama ini ditakuti manusia, sekarang berada di tangan Ki Ageng Selo. Sungguh pemandangan yang mengagumkan. Lantas terjadi dialog di antara keduanya. (sumber:https://kedungbantengcity.wordpress.com/2011/04/24/cerita-rakyat-demak-kiageng-selo-sang-penakluk-kilat/)


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 44 Setelah kalian membaca teks tersebut, tuliskan (dalam tabel): 1. Tokoh dan rangkaian peristiwa yang dialami dalam cerita imajinasi. Teks Tokoh Sumber ide Rangkaian Peristiwa 1. 2. 3. 2. Tuliskan keajaiban tokoh dan peristiwa ajaib yang dialami tokoh. Hal Kutipan dai Teks Keajaiban Tokoh Peristiwa aneh/ajaib 3. Bila diceritakan kembali cerita “Ki Ageng Selo, Sang Penakluk Kilat”sebagai berikut. 4. Struktur cerita tersebut adalah No. Kutipan teks Struktur (Bagian) 1 Orientasi 2 Kompilasi 3 Resolusi


45 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 5. Ciri kebahasaan sesuai teks tersebut A. B. 6. Susunlah teks narasi (cerita imajinasi dengan ketentuan sebagai berikut! (1) Tuliskan ide pokok yang mencakup struktur teks narasi (cerita imajinasi)pada kolom yang tersedia! (2) Kembangkan ide-ide pokok tersebut menjadi teks narasi (cerita imajinasi) sepanjang 5 paragraf ! Struktur Teks Narasi (cerita imajinasi) Ide Pokok Judul Teks Narasi (cerita imajinasi) Orientasi Komplikasi resolusi


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 46 Pengembangan Teks Narasi (cerita imajinasi) Pengembangan Penilaian Bagian ini menyajikan contoh kisi-kisi pengembangan penilaian HOTS sesuai dengan kompetensi, lingkup materi, dan indikator soal. Selanjutnya buatlah kisi-kisi yang lain dan kembangkan menjadi instrumen penilaian dari kisi tersebut dalam aktivitas In Learning Service-1.


47 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi G. Pengembangan Soal HOTS Tabel 18 Kisi-Kisi Pengembangan Soal HOTS Penilaian Guru Kompetensi Dasar Lingkup Materi Indikator KD Indikator Soal No. Soal Level Kognitif Bentuk soal Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. pengenalan potensi peserta didik Motivasi Intrinsik menentukan pengenalan potensi peserta didik Mengidentifikasi Motivasi Intrinsik Menentukan sosiometri Disajikan ilustrasi, peserta didik dapat menentukan pengenalan potensi peserta didik Disajikan kutipan pernyataan tentang motivasi intrinsik, pendidik dapat menentukan tentang motivasi siswa. Disajikan kutipan pernyataan tentang sosiometri, pendidik dapat 1 2 3 C3 C4 C4 PG PG PG


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 48 20. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Apresiasi karya sastra Kaidah Bahasa Indonesia Mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan produktif Menguasai Kaidah Bahasa Indonesia Sebagai Rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. menentukan tentang sosiometri. Disajikan sebuah ilustrasi, pendidik dapat menyimpulkan pendekatan emotif dalam sastra dengan tepat. Disajikan sebuah ilustrasi, pendidik dapat menentukan kedudukan bahasa Indonesia dengan tepat. 4 5 C5 C3 PG PG


49 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi Tabel 19 Kisi-Kisi Pengembangan Soal HOTS Penilaian Siswa Kompetensi Dasar Lingkup Materi Indikator KD Indikator Soal No. Soal Level Kognitif Bentuk soal 3.3 Mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi /cerita imajinasi yang dibaca dan didengar. 4.3 Menceritakan kembali isi teks narasi/cerita imajinasi yang didengar dan dibaca secara lisan, tulis, dan visual Tokoh utama Latar waktu Menceritakan kembali Menentukan tokoh utama Menentukan latar waktu dan suasana Menceritakan kembali isi teks narasi (cerita imajinasi) Disajikan kutipan teks narasi (cerita imajinasi), peserta didik dapat menentukan tokoh utama Disajikan teks narasi (cerita imajinasi), peserta didik dapat menentukan latar waktu dan suasana Disajikan sebuah teks narasi (cerita imajinasi), peserta didik dapat menceritaan kembali isi teks dengan bahasa sendiri 1 2, 3 4 C3 C4 C5 PG PG PG


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 50 3.4 Menelaah struktur dan kebahasaan teks narasi (cerita imajinasi) yang dibaca dan didengar 4.4 Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita imajinasi secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, penggunaan bahasa, atau aspek lisan Struktur teks orientasi, kompilasi, dan resolusi Pengembang an ide pokok menjadi teks narasi (cerita imajinasi) Menelaah struktur teks narasi mengembang kan ide pokok menjadi teks narasi (cerita imajinasi) Disajikan ide pokok, peserta didik mampu mengembangkan nya menjadi teks narasi (cerita imajinasi) 5,6 7,8, 9 10 C6 C5 PG PG


51 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 05 PENILAIAN A. Tes Formatif 1. Penilaian untuk Guru Pilihlah satu jawaban yang paling tepat 1. Motivasi intrinsik merupakan faktor internal yang memengaruhi potensi intelektual peserta didik. Faktor yang tergolong motivasi intrinsik adalah .... A. integrasi kebudayaan B. budaya dan kebiasaan C. harmonisasi keluarga D. sifat positif dan kreatif 2. Konsep tentang status pengetahuan dan keterampilan peserta didik sekarang untuk menuju ke status yang akan datang yang diinginkan guru agar tercapai oleh peserta didik disebut …. A. bekal awal B. kemajuan belajar C. proses pembelajaran D. capaian pembelajaran 3. Metode yang yang paling cepat dan akurat yang digunakan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik yang bersumber dari faktor sosial adalah … A. sosiometri B. wawancara C. angket D. brainstorming


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 52 4. Pembelajaran apresiasi puisi hari ini diisi dengan pembacaan kutipan puisi yang demikian menarik dari segi isi maupun bentuk. Kutipan puisi yang dipelajari adalah “Persembahan Puisi untuk Gus Dur” karya Muhammad Husen, berikut. Pada hari Gus Dur pulang, aku katakan kepada mereka : “Mana mungkin Bulbul tak terbang pulang, Merobek seribu tirai penghalang Ketika diseru sang Kekasih: “Irji’i”. Pulanglah ke dalam dekapan-Ku Pembelajaran yang dilaksanakan tersebut memanfaatkan pendekatan .... A. Didaktis B. Analitis C. Emotif D. Struktural 5. Di kelas, ketika pembelajaran berlangsung, siswa dan guru harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal ini berkaitan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa .... A. negara B. nasional C. resmi D. formal


53 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 2. Penilaian untuk Siswa Pilihlah satu jawaban yang paling tepat! Bacalah teks berikut! 1. Tokoh utama dalam teks tersebut adalah .... A. Putri B. Shinta Dewi C. Pangeran D. Raja Cermati teks berikut! 2. Latar waktu yang diungkapkan dalam teks tersebut adalah .... A. dahulu kala B. zaman perang C. masa lalu D. masa depan Dahulu kala, Tanah Mori dihuni oleh beragam suku. Setiap suku memiliki mokole (organisasi pemerintahan) yang dipimpin oleh seorang kepala suku yang bergelar Mokolempalili. Sebagian dari mokole tersebut ada yang memiliki wilayah yang luas dan pengaruhnya terhadap mokole yang lain pun lebih besar Ratusan tahun yang silam, di Dataran Tinggi Dieng ada seorang putri raja nan cantik jelita bernama Shinta Dewi. Ia tinggal di sebuah istana megah yang dikelilingi taman bunga yang indah. Kecantikan Shinta Dewi mengundang decak kagum bagi setiap pangeran yang melihatnya. Banyak pangeran yang sudah melamarnya, namun tidak ada satu orang pun yang sanggup mendapatkannya karena Shinta Dewi meminta mas kawin yang jumlahnya sangat banyak. (dikutip dari “Legenda Kawah Sikidang”)


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 54 Cermati teks berikut! 3. Bahasa yang digunakan dalam teks tersebut mendiskripsikan secara kuat tentang latar .... A. waktu B. suasana C. tempat D. kerajaan Bacalah teks berikut! “Ampun, Baginda. Hamba telah menyelesaikan tugas hamba,” lapor Gulap. “Bagus, Gulap. Kamu memang pemuda yang tekun dan rajin,” puji sang Raja. Namun, alangkah murkanya sang Raja ketika memeriksa kebun tebunya. Seluruh tanaman tebunya telah gundul. Ketika itu beberapa gerombolan perampok di bawah pimpinan Warsa mulai mengganas di Kemayoran. Setiap malam mereka merampas harta benda penduduk. Kadang-kadang juga melakukan pembunuhan. Menghadapi hal ini Bek Lihun (kepala kampung) merasa kewalahan. Bahkan ia berkali-kali mendapat teguran dari kompeni karena tidak dapat menjaga keamanan di kampungnya sehingga pajak-pajak untuk kompeni tidak berjalan lancar. Bek Lihun akhirnya meminta bantuan kepada Murtado, Jawara Kemayoran. Kemudian mereka pergi ke daerah Krawang. Di sana gerombolan Warsa dapat dikalahkan. Warsa sendiri mati dalam perkelahian itu. Oleh Murtado dan teman-temannya semua hasil rampokan gerombolan itu diambil dan dibawa kembali ke Kemayoran. Kemudian dikembalikan lagi kepada pemiliknya masing-masing.


55 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 4. Teks tersebut dapat diceritakan kembali sebagai berikut. A. Murtado, Jawara Kemayoran, adalah perampok yang ditangkap Warsa dan mengembalikan rampokannya kepada penduduk. B. Murtado, memang Jawara Kemayoran, karena berhasil menangkap perampok bernama Warsa di Krawang. C. Murtado, adalah Jawara Kemayoran, yang berhasil menangkap perampok bernama Warsa. D. Murtado, Jawara Kemayoran, berhasil menangkap perampok bernama Warsa dan mengembalikan rampokannya kepada penduduk. Cermati teks berikut! 5. Bagian struktur teks narasi (cerita imajinasi tersebut adalah .... A. orientasi B. komplikasi C. resolusi D. isi cerita 6. Bagian struktur teks narasi (cerita imajinasi tersebut adalah .... A. orientasi B. komplikasi C. resolusi D. isi cerita Alkisah, di sebuah desa di Jawa Barat, hiduplah seorang petani kaya bersama seorang anak lelakinya yang bernama Tetep. Seluruh sawah dan ladang di desa itu adalah miliknya. Untuk mengerjakan sawah dan ladangnya yang sangat luas itu, ia memburuhkannya kepada penduduk desa. Petani kaya itu memiliki sifat kikir. Saking kikirnya, anak kandungnya sendiri pun tidak pernah dibantunya. Oleh karena itu, penduduk desa menjulukinya Pak Kikir. Beruntunglah sifat kikir itu tidak menular pada si Tetep. Tetep adalah pemuda yang baik hati. Ia sering membantu tetangganya yang kesusahan tanpa sepengetahuan ayahnya. (dikutip dari “Asal Mula Nama Kota Cianjur”)


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 56 Cermati teks berikut! 7. Bagian struktur teks narasi (cerita imajinasi) tersebut adalah .... A. orientasi B. komplikasi C. resolusi D. isi cerita 8. Penggunaan kata yang menyatakan waktu dinyatakan pada kalimat ... A. Kelinci berlari menuju semak belukar. B. Rusa pun menghilang bersamaan datangnya senja. C. Kucing yang cantik itu bernama Bubuy Bulan. D. Semut berlarian menyambut kedatangan sang ratu. Bacalah teks berikut! 9. Membaca tokoh yang ditampilkan, dapat kita simpulkan cerita tersebut tergolong A. cerpen B. legenda C. dongeng D. mite “Nah, itu rumah yang nomor sembilan itu masih tegak berdiri,” Aki Punggawa menunjuk sebuah rumah yang agak besar. Mereka memasuki rumah tersebut, membersihkannya, dan menyalakan tungku api. Dian dan Andri menyiapkan makan, sedangkan Agus dan Aki Punggawa menyiapkan tempat tidur. Malam itu mereka makan dan menginap di salah satu rumah di Kota Pecahan. Panembahan Senopati memerintahkan Tumenggung Mertoyuda untuk segera kembali ke Hutan Kedu dan menceritakan apa yang ia dengar kepada Pangeran Purbaya.


57 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 10. Cermati pokok-pokok gagasan berikut! Pengembangan ide pokok tersebut menjadi teks cerita imajinatif adalah A. Konon ceritanya, ada kerbau dan sapi yang bersahabat. Sapi berkulit hitam putih sementara kerbau berkulit kehitaman. Pada suatu hari, muncullah pendatang baru di sebuah padang rumput. ia adalah banteng yang memiliki tanduk runcing. Ia terlihat sangat gagah. B. Konon ceritanya, ada kerbau dan sapi yang bersahabat. Sapi berkulit hitam sementara kerbau berkulit kehitaman. Pada suatu hari, muncullah pendatang baru di sebuah padang rumput. Ia adalah banteng yang memiliki tanduk runcing. Ia terlihat sangat gagah. C. Konon ceritanya, ada kerbau dan sapi yang bersahabat. Sapi berkulit putih sementara kerbau berkulit putih. Pada suatu hari, muncullah pendatang baru di sebuah padang rumput. Ia adalah banteng yang memiliki tanduk runcing. Ia terlihat sangat gagah. D. Konon ceritanya, ada kerbau dan sapi yang bersahabat. Sapi berkulit hitam putih sementara kerbau berkulit kehitaman. Pada suatu hari, muncullah pendatang baru di sebuah padang rumput. Ia adalah sapi yang memiliki tanduk runcing. Ia terlihat sangat gagah. A. Kerbau dan sapi bersahabat B. Kulit kerbau coklat dan sapi berkulit putih C. Ada pendatang baru bernama banteng


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 58 B. Penilaian 1. Penilaian untuk Guru a. Penilaian Mandiri Guru Tabel 20 Instrumen Penilaian Diri Bagi Guru Target Kompetensi Penilaian Diri Ket. Tercapai Belum 1. Berbagai teori pedagogis dan profesional sudah dipahami secara memadai 2. Dapat memilih kesesuaian antara teori belajar yang digunakan dengan materi pembelajaran teks narasi (cerita imajinasi) 3. Memahami dengan baik kelebihan dan kekurangan masing-masing teori belajar untuk diimplementasikan dalam pembelajaran teks narasi (cerita imajinasi) 4. Dalam menyusun RPP didasarkan pada teori belajar yang sesuai dengan materi Teks narasi (cerita imajinasi) 5. RPP disusun dengan pembelajaran berbasis HOTS, sehingga pembelajaran yang tercipta suasana belajar yang aktif dan kreatif 6. Pelaksanaan pembelajaran teks narasi (cerita imajinasi) mengupayakan


59 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi membangkitkan perhatian dan motivasi belajar peserta didik 7. Proses pembelajaran teks narasi (cerita imajinasi) menunjukkan keaktifan peserta didik dalam belajar 8. Pembelajaran teks narasi (cerita imajinasi) dilaksanakan berbasis pengalaman langsung 9. Pemahaman peserta didik atas kompetensi teks narasi (cerita imajinasi) yang dipelajari, diharapkan dapat dilaksanakan dengan prinsip ketuntasan belajar. 10. Memberikan penguatan positif dan penguatan negatif ketika peserta didik menghadapi tantangan dalam belajar teks narasi 11. Guru memperhatikan perbedaan individu peseta didik dalam proses pembelajaran teks narasi 12. Dalam melaksanakan pembelajaran teks narasi (cerita imajinasi), Strategi/metode/model pembelajaran yang dirancang di RPP dapat dilaksanakan 13. Pelaksanaan pembelajaran teks narasi (cerita imajinasi) sesuai dengan waktu yang dirancang dalam RPP


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 60 14. Strategi/metode/model pembelajaran yang digunakan dapat memfasilitasi siswa mencapai tujuan pembelajaran teks narasi (cerita imajinasi) 15. Strategi/metode/model pembelajaran yang digunakan menginternalisasikan literasi dasar 16. Strategi/metode/model pembelajaran yang digunakan menginternalisasikan budaya literasi membaca 17. Strategi/metode/model pembelajaran juga menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran 18. Penilaian pembelajaran teks narasi (cerita imajinasi) telah mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan 19. Hasil penilaian dapat digunakan sebagai assessment of learning 20.Hasil penilaian dapat digunakan sebagai assessment as learning 21. Hasil penilaian dapat digunakan sebagai assessment for learning Catatan:


61 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 2. Penilaian untuk Peserta Didik a. Penilaian Mandiri oleh Peserta Didik Tabel 21 Instrumen Penilaian Diri bagi Peserta Didik Indikator Capaian Kompetensi Penilaian Diri Ket. Tercapai Belum 1. Menyebutkan defenisi teks narasi (cerita imajinasi) 2. Menjelaskan ciri-ciri teks narasi (cerita imajinasi) 3. Menjelaskan tujuan sosial teks narasi (cerita imajinasi) 4. Mengindentifikasi informasi dari teks yang dibaca 5. Menentukan informasi penting dengan tidak penting dari teks narasi (cerita imajinasi) yang dibaca 6. Menentukan struktur umum teks narasi (cerita imajinasi) 7. Menemukan bagian struktur teks dari teks narasi (cerita imajinasi) yang dibaca 8. Menelaah kesesuaian struktur teks dari teks narasi (cerita imajinasi) yang memiliki struktur acak 9. Menentukan ciri kebahasaan teks narasi (cerita imajinasi) 10. Menganalisis kesalahan berbahasa dalam teks narasi (cerita imajinasi) yang dibaca


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 62 11. Memperbaiki kesalahan berbahasa yang terdapat dalam teks narasi (cerita imajinasi)yang dibaca Catatan:


63 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 06 PENUTUP Selamat dan sukses, karena Anda telah mempelajari modul ini dengan baik. Selanjutnya Anda dapat menerapkan desain pembelajaran yang telah disusun kepada peserta didik di kelas masing-masing. Semoga Unit Pembelajaran ini dapat menjadi referensi Anda dalam mengembangkan pembelajaran dan penilaian yang berorientasi Higher Order Thinking Skills(HOTS), yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, dan literasi dalam rangka mencapai kecakapan Abad ke-21, membentuk generasi unggul yang moderat, beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia. Aktivitas pembelajaran yang disajikan dalam modul ini perlu Anda sesuaikan dengan kondisi nyata kelas Anda masing-masing. Anda perlu menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai dengan kondisi kelas Anda, sehingga memudahkan mengimplementasikan secara teknis. Selain itu, Anda masih perlu mengembangkan instumen penilaian lainnya yang berorientasi HOTS dengan mengacu pada contoh kisi-kisi penilaian yang disajikan dalam modul. Anda perlu mengaktifkan diri dalam kegiatan MGMP Bahasa Indonesia untuk melakukan hal tersebut serta mengembangkan modul secara bersama rekan sejawat guru Bahasa Indonesia lainnya. Alhamdulillah, Anda telah tuntas mempelajari teks narasi (cerita imajinasi) dengan baik. Ketuntasan mempelajari jenis teks narasi (cerita imajinasi) sangat penting. Anda yang mengajar di kelas VII. mulailah dari pemahaman aplikasi jenis teks tersebut di dunia nyata, pula relevansinya dengan nilai-nilai Islami. Agar pemahaman Anda lebih meningkat, tak ada salahnya apabila Anda meluaskan wawasannya dengan membaca sejumlah referensi yang berkaitan dengan teks narasi (cerita imajinasi). Ini bermuara agar dalam pembelajaran siswa terbiasa dan terampil berpikir tingkat tinggi.


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 64 Selamat dan sukses kepada Anda. Semoga Allah Swt senantiasa memberkahi niat kita dan semoga kecerdasan peserta didik pun semakin meningkat. Aamiin YRA


65 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi KUNCI JAWABAN TES FORMATIF PILIHAN GANDA 1. Penilaian Guru 2. Penilaian Siswa 1. B 6. B 2. A 7. C 3. B 8 . B 4. D 9. C 5. A 10. A . 1. C 2. B 3. A 4. C 5. B


Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi 66 DAFTAR PUSTAKA Agus Trianto, Titik Harsiati, E. Kosasih. 2017. Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas IX Buku Siswa. Jakarta: Kemendikbud RI. _______. 2017. Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas IX Buku Guru. Jakarta: Kemendikbud RI. Atmosuwito. 2018. Pengantar Sastra Islam. Solo: Intan. Aminuddin. 2004. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Biber, Douglas, Conard, Susan. 2009. Register, Genre and Style. Cambridge Cup Djatmika. 2018. Mengenal Teks & Cara Pembelajarannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. E. Kosasih dan Endang Kurniawan. 2019. Jenis-jenis Teks SMP. Bandung: Yrama Yudha. Halliday, MAK. 1992. Bahasa, Konteks dan Teks. Yogyakarta: Gajah mada Press. Herry Mardiyanto. 2018. Pangeran Purbaya dan Jin Sebayang. Jakarta: Badan Bahasa. https://dongengceritarakyat.com/5-cerita-rakyat-fabel-nusantara-dongengsebelum-tidur/) diakses pada 10 Oktober 2020. https://kedungbantengcity.wordpress.com/2011/04/24/cerita-rakyat-demak-kiageng-selo-sang-penakluk-kilat/) diakses pada 10 Oktober 2020. Niknik M.Kuntarto.2010.Cermat dalam Berbahasa Teliti dalam Berpikir.Jakarta : Mitra Wacana Media. Songgo, Imam Budi Utomo. 2011. Kisah Bioki Dehegila. Antologi Cerita Maluku Utara 2011. Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Trianto. 2018. Model Pembelajaran Terpadu Konsep, Strategi dan Implementasinya dalam KTSP. Jakarta: Bumi Aksara.


67 Unit Pembelajaran 8 : Teks Narasi


Click to View FlipBook Version