The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Materi kelas 6 tema 4 subtema 3 muatan PPKn dan SBdP

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by trihartini.smf, 2021-10-19 08:17:31

Globalisasi-Cinta Tanah Air

Materi kelas 6 tema 4 subtema 3 muatan PPKn dan SBdP

Keywords: Keragaman kegiatan masyarakat,macam-macam reklame,reklame

MATERI AJAR

Satuan Pendidikan : UPT SDN 1 Waringinsari Barat
Kelas/Semester : VI/I
Tema : 4. Globalisasi
Subtema : 3. Globalisasi dan Cinta Tanah Air
Muatan Terpadu : PPKn dan SBdP

Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi

(IPK)

Muatan PPKn

No. Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi
(IPK)

1. 1.3 Mensyukuri 1.3.1 Menerima keberagaman

keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi

sosial, budaya, dan masyarakat sebagai

ekonomi anugerah Tuhan Yang Maha

masyarakat Esa dalam konteks Bhineka

sebagai anugerah Tunggal Ika.

Tuhan Yang Maha

Esa dalam konteks

Bhineka Tunggal

Ika.

2. 2.3 Bersikap toleran 2.3.1 Mengikuti sikap toleran

dalam dalam keberagaman sosial,

keberagaman budaya, dan ekonomi

sosial, budaya, dan masyarakat dalam konteks

ekonomi Bhineka Tunggal Ika.

masyarakat dalam

konteks Bhineka

Tunggal Ika.

3. 3.3 Menelaah 3.3.1 Menganalisis

keberagaman keberagaman kegiatan

sosial, budaya, ekonomi masyarakat
Indonesia. (C4)
dan ekonomi

masyarakat.

4. 4.3 Mengampanyekan 4.3.1 Membuat tabel kegiatan

manfaat ekonomi pada bidang

keanekaragaman pertanian, perternakan,

sosial, budaya, perikanan dan kehutanan.

dan ekonomi. (P5)

Muatan SBdP

No Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi
(IPK)
.
1. 3.1 Memahami reklame 3.1.2 Menguraikan jenis-jenis
reklame visual (C4)

2. 4.1 Membuat reklame 4.1.2 Merangkaikan gambar
reklame (P4)

Tujuan Pembelajaran:

1. Disajikan video, peserta didik dapat
menganalisis keberagaman kegiatan ekonomi
masyarakat Indonesia dengan baik. (C4)

2. Melalui penugasan, peserta didik dapat
membuat tabel kegiatan ekonomi pada bidang
pertanian, perternakan, perikanan dan
kehutanan dengan benar. (P5)

3. Setelah menyaksikan video, peserta didik dapat
menguraikan jenis-jenis reklame visual dengan
tepat. (C4)

4. Melalui bimbingan guru, peserta didik dapat
merangkaikan puzzle gambar reklame dengan
baik. (P4)

Keragaman Kegiatan Ekonomi
Masyarakat Indonesia: Pertanian,
Peternakan, Perikanan, dan
Kehutanan

Pernahkah kalian mendengar tentang keragaman kegiatan
ekonomi masyarakat Indonesia?
Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan yang
berlimpah. Salah satu yang paling terlihat adalah sumber
daya alamnya.
Sumber daya alam yang tersedia di negara kita ada banyak
sekali. Hal itu juga dipengaruhi karena Indonesia adalah
negara kepulauan. Negara kepulauan membuat kita
punya sumber daya alam yang berlimpah baik di daratan
maupun perairan.

Nah, hal inilah yang membuat Indonesia memiliki sumber
daya alam yang mumpuni dan bisa dimanfaatkan sebagai
kegiatan ekonomi. Misalnya kegiatan ekonomi di
bidang pertanian, perternakan, perikanan, dan kehutanan.
Jika bisa memanfaatkan sumber daya alam dengan tepat,
maka perekonomian masyarakat dan juga negara pun akan
maju.
Sekarang kita lihat penjelasan lengkap mengenai keragaman
kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia, yuk!

Keragaman Kegiatan Ekonomi Masyarakat
Indonesia

Berikut ini adalah penjelasan tentang keragaman kegiatan
ekonomi masyarakat Indonesia yang meliputi bidang
pertanian, perternakan, perikanan, dan kehutanan:

Contoh kegiatan ekonomi di bidang pertanian

Seperti yang kita tahu, Indonesia memiliki dataran yang luas.
Mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Setiap
daratan bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan
dijadikan sebagai sumber kegiatan ekonomi masyarakat.

Misalnya, menanam padi untuk menghasilkan beras untuk
dijadikan nasi. Petani yang menghasilkan beras bisa
menjualnya dan mendapatkan upah dari hasil pertaniannya.
Tak hanya padi, banyak sekali tumbuhan yang bisa
dimanfaatkan untuk pertanian. Contohnya jagung, umbi-
umbian, sayuran, buah-buahan, dan masih banyak lagi.

Kegiatan Ekonomi di Bidang Peternakan

Contoh kegiatan ekonomi di bidang peternakan

Tak hanya berbagai jenis tumbuhan yang bisa dimanfaatkan
dari sumber daya alam di daratan, tapi hewan juga bisa. Hal
ini dibuktikan dengan adanya peternakan dari berbagai jenis
hewan. Misalnya, peternakan ayam, peternakan sapi,
peternakan kambing, dan masih banyak lagi.
Hewan-hewan ini diternak oleh manusia agar nantinya bisa
menjadi kegiatan ekonomi. Contohnya, dari peternakan ayam
kita bisa menjual telur ataupun ayamnya sendiri. Kalau ayam
yang dijual biasanya akan dijadikan bahan makanan untuk

konsumsi pribadi atau dijual sebagai lauk-pauk. Begitu juga
dengan peternakan sapi. Mulai dari susu, daging sapi, hingga
kulit sapi bisa menjadi sumber mata pencaharian.

Kegiatan Ekonomi di Bidang Perikanan

Contoh kegiatan ekonomi di bidang ekonomi

Tahukah kamu ? Dua per tiga dari luas wilayah Indonesia
merupakan perairan. Karena itulah sumber daya alam dari
perairan juga tak kalah banyak.Kita bisa memanfaatkan
perairan yang terbentuk secara alami, seperti danau, sungai,
hingga laut.
Nah, kekayaan ini juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan
ekonomi, yaitu di bidang perikanan. Misalnya, nelayan pergi
ke laut untuk menangkap ikan dan hewan bawah laut lainnya.
Atau kita juga bisa melakukan budidaya ikan, udang, rumput
laut, dan masih banyak lagi. Bahkan budidaya ini juga bisa
dilakukan dengan membuat perairan buatan seperti kolam
tambak atau pun empang.

Nanti hasil tangkapan atau budidaya bisa dijual di pasar.
Namun, bisa juga diolah menjadi berbagai produk terlebih
dahulu, baru kemudian dijual.

Kegiatan Ekonomi di Bidang Kehutanan

Contoh kegiatan ekonomi di bidang kehutanan

Kegiatan ekonomi di bidang kehutanan adalah memanfaatkan
hasil hutan sebagai sumber mata pencaharian. Namun, perlu
diingat kegiatan ekonomi di bidang kehutanan ini harus
mendapatkan izin yang sah, yaitu Hak Pengusahaan Hutan
(HPH). Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya
pemanfaatan hutan secara ilegal atau tanpa izin yang
akhirnya membuat kerusakan.
Contoh kegiatan ekonomi di bidang kehutanan adalah getah
pohon karet, kayu jati, rotan, pohon damar, dan masih banyak
lagi.

APAKAH REKLAME ITU ?

Reklame berasal dari bahasa Spanyol yaitu Re dan Clamos
sedangkan dari bahasa latin Re dan Clame, Re artinya
berulang-ulang sedangkan Clame atau Clamos artinya
berteriak, sehingga secara bahasa Reklame adalah suatu
teriakan/ seruan yang berulang-ulang.
Secara luas reklame bisa di artikan sebagai suatu kegiatan
untuk mengajak seseorang atau kelompok orang mengikuti isi
reklame tersebut. Reklame dapat juga diartikan sebagai
suatu sarana yang memiliki tujuan menjajakan produknya
atau membuat barangnya laku di pasaran.
Secara khusus, arti reklame: sebagai alat propaganda untuk
menawarkan, mempromosikan, memperkenalkan barang-
barang hasil produksi atau barang.

Fungsi Reklame
Fungsi reklame adalah untuk:

 Memperkenalkan produk kepada masyarakat

 Alat komunikasi.

Tujuan reklame adalah untuk memperkenalkan hasil suatu
produksi atau barang kepada masyarakat luas sehingga
masyarakat telah mengenal dan berusaha untuk memiliki atau
membeli barang atau produk tersebut.

Reklame yang Baik
Reklame dikatakan baik jika memenuhi syarat berikut:

 Persuasif (mengajak)
yaitu kegiatan reklame diharapkan dapat menarik dan
mengajak masyarakat

 Estatis (indah)
Untuk dapat memvisualisasikan reklame dengan indah
kita harus menerapkan beberapa unsur keindahan
antara lain:
1. Keseimbangan (balance)
2. Harmonis
3. Irama (ritme)
4. Kontras (berlawanan)
5. Etis (sopan atau sesuai dengan norma)
6. Edukatif (mendidik)

Jenis-jenis Reklame

1. Reklame komersial

Contoh reklame komersial
Reklame komersial adalah reklame yang tujuannya untuk
mendatangkan keuntungan.
2. Reklame Nonkomersial

Contoh reklame nonkomersial

Reklame nonkomersial (Sosial) adalah reklame yang
tujuannya untuk menerangkan, menyiapkan, menganjurkan
(saran), permintaan kepada masyarakat.

Menurut pemasangannya, reklame dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Reklame di dalam ruangan. Contohnya: TV,
radio, kalender, jam dinding.
2. Reklame di luar ruangan. Contohnya: papan reklame,
poster, spanduk.

Macam-macam Reklame menurut peletakan medianya
1. Reklame audio, adalah reklame yang hanya dapat dibuat
dengan menggunakan suara. Contoh: radio.
2. Reklame visual, adalah reklame yang dibuat
melalui penglihatan atau yang dapat dilihat yang terdiri
dari tulisan dan gambar. Contoh: papan reklame, poster,
spanduk, majalah, slide.
Reklame visual yang baik jika memenuhi syarat beikut:

 Gambar reklame harus sesuai dengan barang yang
direklamekan

 Reklame tidak boleh bohong
 Kalimat harus jelas, singkat dan mudah diingat
 Warna harus bagus, menyolok atau kontras.
3. Reklame gabungan audiovisual, adalah reklame yang
dapat dilihat dan didengar. Contoh: TV, bioskop.

Jenis-jenis reklame visual

Reklame visual memiliki jenis yang bermacam-macam seperti:
1. Iklan atau Advertensi

Iklan atau advertensi adalah jenis reklame visual yang
berfungsi untuk memberitahukan kepada masyarakat
mengenai barang atau jasa yang dicetak di media massa
seperti surat kabar dan majalah.
2. Poster

Poster adalah jenis reklame visual, berbentuk gambar
dan tuliasan yang berukuran agak besar sehingga
memudahkan untuk dibaca pesan reklamenya. Poster
biasanya dipasang di tempat umum yang mudah dilihat
orang.

3. Baliho

Baliho adalah jenis reklame visual yang berukuran
sangat besar dengan tujuan agar lebih menarik
perhatian masyarakat. Baliho biasanya dipasang di
tempat yang ramai.
4. Spanduk

Spanduk adalah jenis reklame visual terbuat dari kain
yang memanjang, dipasang melintang di atas jalan atau
diantara dua tiang. Spanduk dapat berisi informasi atau
pemberitahuan, himbauan, ajakan, atau propaganda
hasil produk.

5. Embalase

Embalase adalah jenis reklame visual yang terdapat
pada kemasan atau pembungkus hasil produk yang
diperdagangkan. Kemasan suatu produk mempunyai dua
fungsi: sebagai pembungkus atau pelindung barang
produk dan sebagai daya tarik dan pemberitahuan
kepada konsumen.
6. Etiket atau Label

Etiket atau Label adalah jenis reklame visual yang
umumnya terbuat dari kertas berukuran kecil dan
biasanya ditempelkan pada tube atau kemasan produk
seperti vitamin, obat-obatan dan lain-lain. Etiket berisi
tentang keterangan atau identitas produk tersebut.

7. Pamflet

Pamflet adalah jenis reklame visual yang berbentuk
gambar dan tulisan pada lembar kertas berukuran
relatif kecil, disebarkan melalui pesawat terbang atau
kendaraan darat dan diberikan kepada setiap orang
yang lewat. Pamflet pada umumnya berisi informasi
tentang suatu kegiatan, hiburan dan lain-lain.
8. Plakat

Plakat adalah jenis reklame visual, bentuknya seperti
poster tetapi ukurannya lebih kecil. Plakat biasanya
dipasang atau ditempel pada dinding-dinding, pagar
beton, pohon dan sebagainya.

9. Booklet

Booklet adalah jenis reklame visual yang berbentuk
buku kecil dangan jumlah halaman lebih dari dua
halaman atau berupa lembaran panjang yang dilipat-
lipat. Booklet dapat berisi informasi tentang suatu
kegiatan pameran karya seni rupa, pendaftaran ke
suatu lembaga pendidikan atau informasi lamaran
pekerjaan dan sebagainya.
10. Papan Nama

Papan nama adalah jenis reklame visual terbuat dari
papan kayu, lembaran logam seperti seng atau
aluminium, atau bahan keras lainnya, yang pada

umumnya bertuliskan nama instansi atau perusahaan,
alamat, logo dan sebagainya. Papan nama biasanya
dipasang di depan kantor/instansi atau perusahaan.
11. Mobile

Mobile adalah jenis reklame visual yang dipasang
dengan cara digantungkan sehingga mudah bergerak
bila tertiup angin atau sengaja digerakkan tenaga
listrik atau mesin.
12. Neon Box

Neon Box adalah jenis reklame visual yang terbuat dari
lampu dalam kotak atau sinar lampu yang tersusun
berwarna-warni.


Click to View FlipBook Version