MUSYAHADAH DIENULHAQQI
2053A12011
MODUL
BAHAN AJAR
TEMA 8 DAERAH TEMPAT TINGGALKU
SUBTEMA 2 KEUNIKAN DAERAH TEMPAT TINGGALKU
PEMBELAJARAN 3
KELAS IV
NAMA :
NO ABSEN :
KELAS :
PPG PRAJABATAN PGSD
UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
TAHUN 2020
KATA PENGANTAR
Puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat
Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan
hidayah-Nya. Tidak lupa Sholawat serta salam selalu
tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. Ucapan
terimakasih kepada Ibu Arfilia Wijayanti, M.Pd selaku
dosen dan Bu Darsimah, M.Pd selaku guru pamong,
orang tua, keluarga, serta teman-teman.
Bahan ajar ini dirancang untuk mengembangkan
kompetensi siswa dalam ranah pengetahuan,
keterampilan, dan sikap dalam proses pembelajaran.
Proses pencapaiannya dilaksanakan dengan
memadukan ketiga ranah tersebut melalui pendekatan
pembelajaran tematik terpadu. Untuk mencapai tujuan
pembelajaran, maka diperlukan bahan ajar berbasis
aktivitas yang mendorong peserta didik untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam
penyusunan bahan ajar ini. Untuk itu penulis
mengharapkan kritik, saran dan masukan guna
memperbaiki bahan ajar ini.
Pekalongan, 2021
Penulis
i
DAFTAR ISI !
KATA PENGANTAR................................................i
DAFTAR ISI..........................................................ii
KOMPETENSI INTI..............................................iii
KD DAN INDIKATOR...........................................iv
TUJUAN BAHAN AJAR.....................................vi
PETUNJUK BAHAN AJAR.......,,,,,,,,,,,,............vii
A. AYO MENGAMATI.........................................1
B. AYO MEMBACA............................................11
C. AYO BERLATIH...........................................14
TES FORMATIF.................................................15
RANGKUMAN.....................................................16
DAFTAR PUSTAKA.........................................17
ii
KOMPETENSI INTI
1.Menerima dan menjalankan ajaran
agama yang dianutnya.
2.Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggu jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan
keluarga, teman, guru dan tetangga.
3.Memahami pengetahuan faktual dengan
cara mengamat (mendengar, melihat,
membaca dan menanya) berdasarkan
rasa ingin tahu tentang dirinya,
makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah, sekolah.
4.Menyajikan pengetahuan faktual dalam
bahasa yang jelas dan logis dan
sistematis, dalam karya yang estetis
dalam gerakan yang mencerminkan
anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman
dan berakhlak mulia.
iii
KOMPETENSI DASAR DAN
INDIKATOR PENCAPAIAN
KOMPETENSI
PPKn
KOMPETENSI DASAR
1.3 Mensyukuri keberagaman umat beragama di masyarakat sebagai anugerah Tuhan
Yang Maha Esa dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika
2.3 Bersikap toleran dalam keberagaman umat beragama di masyarakat dalam
konteks Bhinneka Tunggal Ika.
3.3 Menjelaskan manfaat keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan sehari-
hari.
4.3 Mengemukakan manfaat keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan
sehari-hari.
INDIKATOR
3.3.1 Menentukan manfaat keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan
sehari-hari.
3.3.2 Menganalisis manfaat keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan
sehari-hari.
3.3.3 Menyimpulkan cara menyikapi keberagaman karakteristik individu dalam
kehidupan sehari-hari
IPS
KOMPETENSI DASAR
3.3 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan
berbagai bidang pekerjaan serta kehidupan sosial dan budaya di
lingkungan sekitar sampai provinsi.
4.3 Menyajikan hasil identifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya
dengan berbagai bidang pekerjaan, serta kehidupan sosial dan budaya di
lingkungan sekitar sampai provinsi.
iv
KOMPETENSI DASAR DAN
INDIKATOR PENCAPAIAN
KOMPETENSI
IPS
INDIKATOR
3.3.1 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang
pekerjaan serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi.
3.3.2 Menjelaskan kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang
pekerjaan serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi.
3.3.3 Menghubungkan kegiatan ekonomi dengan berbagai bidang pekerjaan serta
kehidupan sosial dan budya di lingkungan sekitar sampai provinsi.
BAHASA INDONESIA
KOMPETENSI DASAR
3.9 Mencermati tokoh-tokoh yang terdapat pada teks fiksi.
4.9 Menyampaikan hasil identifikasi tokoh-tokoh yang terdapat pada teks fiksi secara
lisan, tulis, dan visual
INDIKATOR
3.9.1 Menjelaskan tokoh-tokoh yang terdapat pada teks cerita "Kali Gajah Wong"
3.9.2 Menganalisis tokoh-tokoh yang terdapat pada teks cerita "Kali Gajah Wong"
3.9.3 Menyimpulkan tokoh protagonis dan tokoh antagonis dalam teks "Kali Gajah
Wong"
v
TUJUANBAHAN AJAR
1.Melalui mengamati gambar, siswa mampu menentukan manfaat
keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari
dengan benar.
2.Melalui membaca teks pada anyflip, siswa dapat menganalisis
manfaat keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan
sehari-hari dengan benar.
3.Melalui mengamati gambar, siswa dapat menyimpulkan cara
menyikapi keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan
sehari-hari dengan benar.
4.Melalui mengamati gambar, siswa dapat mengidentifikasi kegiatan
ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan serta
kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi
dengan benar.
5.Melalui membaca bahan ajar pada anyflip, siswa dapat menjelaskan
kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang
pekerjaan serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar
sampai provinsi dengan benar.
6.Melalui mengamati gambar, siswa dapat menghubungkan kegiatan
ekonomi dengan berbagai bidang pekerjaan serta kehidupan sosial
dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi dengan benar.
7.Melalui membaca teks cerita pada bahan ajar di anyflip, siswa dapat
menjelaskan tokoh-tokoh yang terdapat pada teks cerita "Kali Gajah
Wong" dengan benar.
8.Melalui membaca teks cerita pada bahan ajar di anyflip, siswa dapat
menganalisis tokoh-tokoh yang terdapat pada teks cerita "Kali Gajah
Wong" dengan benar.
9.Melalui kegiatan membaca, siswa dapat menyimpulkan tokoh
protagonis dan tokoh antagonis dalam teks cerita "Kali Gajah Wong"
dengan benar.
vi
PETUNJUK BELAJAR
GURU DAN SISWA
PETUNJUK UMUM
1.BAHAN AJAR INI BERISI TENTANG MATERI TOKOH-TOKOH
DALAM TEKS CERITA FIKSI (BAHASA INDONESIA), MANFAAT
KEBERAGAMAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DALAM KEHIDUPAN
SEHARI-HARI (PPKn), DAN KEGIATAN EKONOMI DAN
HUBUNGANNYA DENGAN BERBAGAI BIDANG PEKERJAAN (IPS).
2.BAHAN AJAR INI BERISI MATERI, LATIHAN SOAL, DAN
RANGKUMAN.
GURU SISWA
1.MEMOTIVASI SISWA DALAM 1.BACALAH DAN PAHAMI
MENGERJAKAN LATIHAN SOAL DENGAN BAIK URAIAN
UNTUK MELATIH KEMAMPUAN MATERI YANG DISAJIKAN
BERPIKIR KRITIS DAN PADA MASING-MASING
KEMAMPUAN DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN.
PENGUASAAN PENGETAHUAN APABILA TERDAPAT MATERI
KONSEPTUAL. YANG KURANG JELAS SEGERA
2.MEMBIMBING SISWA YANG TANYAKAN KEPADA GURU.
MERASA KESULITAN DALAM 2.KERJAKAN SETIAP KEGIATAN
MENYELESAIKAN TUGAS, DAN YANG BELUM DIPAHAMI,
MENGARAHKAN SISWA UNTUK TANYAKAN PADA GURU
MENEMUKAN KONSEP. HINGGA JELAS.
vii
Ayo Mengamati!
Hari itu, Dayu dan teman-teman berdiskusi mengenai berbagai
pekerjaan sesuai lingkungan tempat tinggalnya. Mereka juga
berdiskusi mengenai pekerjaan yang berkaitan dengan kegiatan
ekonomi. Dayu bercerita bahwa dia dan ayahnya pernah
berbincang dengan seorang bapak yang pekerjaannya menjadi
badut. Bapak itu bernama Pak Budi. Pak Budi bekerja di sebuah
mal dari pukul 15.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Pagi hari, Pak
Budi menjadi badut di sebuah taman bermain yang letaknya tidak
jauh dari mal. Sampai akhirnya, pembicaraan Dayu, Ayah Dayu,
dan Pak Budi berlanjut dengan bertukar alamat. Ternyata, tempat
tinggal Pak Budi tidak jauh dari mal yang Dayu kunjungi.
1
Pekerjaan sebagai Iya... Apa contoh pekerjaan
badut banyak kita Menjadi badut lain yang saling
merupakan salah
jumpai di kota satu pekerja jasa berkaitan dalam suatu
kegiatan ekonomi, ya?
Ayo, kita mencari tahu.
2
Ayo Mengamati!
Amati gambar-gambar di bawah ini!
Ingatkah kalian
kegiatan ekonomi?
Kegiatan ekonomi
terdiri atas
produksi,
distribusi, dan
konsumsi.
3
Ayo Mengamati!
KEGIATAN PRODUKSI
Produksi adalah segala kegiatan yang menghasilkan barang dan
atau jasa serta menambah nilai guna suatu barang dan jasa.
Orang yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen.
Contoh :
1.Petani menanam padi, merawat tanamannya dengan
memberi pupuk, memanen padi. Kemudian mengolah gabah
menjadi beras adalah kegiatan produksi.
2.Pengrajin meja dan kursi, mengolah kayu menjadi kursi
sekolah juga merupakan produksi.
GAMBAR 1 GAMBAR 2
KEGIATAN DISTRIBUSI
Kegiatan menyalurkan barang hasil produksi ini disebut kegiatan
distribusi. Orang, kelompok, atau lembaga yang melakukan
distribusi disebut distributor.
Contoh:
Barang dan jasa yang diproduksi harus dihantarkan ke pasar
atau ke pada penggunanya. Beras hasil olahan petani, di bawa ke
pasar. Demikian juga udang hasil tangkapan nelayan, tentunya
harus dihantarkan ke pasar. Barang tersebut nantinya akan
dijual kepada konsumen.
GAMBAR 3 GAMBAR 4 4
Ayo Mengamati!
KEGIATAN KONSUMSI
Konsumsi merupakan kegiatan untuk mengurangi suatu nilai
guna barang atau jasa. Orang, kelompok atau lembaga yang
melakukan kegiatan konsumsi disebut sebagai konsumen.
Konsumen, meliputi rumah tangga, pemerintah dan perusahaan
industri. Tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk
melakukan transaksi disebut pasar.
Contoh :
1.Beras hasil produksi petani dibeli oleh sebuah keluarga
sebanyak 10 kilogram dan diolah menjadi nasi. Hasil
produksi berkurang melalui konsumsi dari keluarga
tersebut.
5
1. Apakah yang dimaksud produksi dan produsen?
2. Apakah yang dimaksud distribusi dan distributor?
3. Apakah yang dimaksud konsumsi dan konsumen?
4. Apa kegiatan penduduk pada gambar "Ayo Mengamati"?
6
Buku merupakan sumber ilmu. Sebagai pelajar tentu kamu sangat
membutuhkan buku untuk membuka cakrawala. Berbicara
mengenai pelajar, tahukah kamu yang mendapat julukan Kota
Pelajar? Kota dengan julukan Kota Pelajar adalah Yogyakarta.
Kota Yogyakarta memiliki banyak keunikan. Keunikan Yogyakarta
di antaranya dilihat dari tempat wisata, transportasi, dan adat
istiadat berupa upacara adat. Tidak hanya itu, kota Yogyakarta
juga memiliki keunikan di bidang pendidikan. Banyak sekolah dari
tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Oleh karena itu banyak
orang dari daerah lain bahkan dari mancanegara datang ke
Yogyakarta untuk belajar. Tahukah kamu perguruan tinggi di
Yogyakarta yang sangat terkenal? Perguruan tinggi itu adalah
Universitas Gadjah Mada yang disingkat UGM. Selain UGM, masih
banyak lagi perguruan tinggi di Yogyakarta seperti Universitas
Negeri Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, dan Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta. Karena banyak perguruan tinggi di
Yogyakarta, banyak orang yang bekerja sebagai dosen dan guru.
7
Bagaimanakah karakteristik pelajar di kota Yogyakarta? Saat ini
daerah Yogyakarta sudah dihuni banyak suku bangsa di Indonesia
seperti suku Jawa, Sunda, Batak, serta etnis TiongHoa. Oleh karena
itu, karakteristik pelajar yang ada di Yogyakarta beragam. Di
sekolah, setiap pelajar harus bisa menghormati keragaman
karakteristik di antaranya mau berteman dengan anak dari daerah
lain tanpa memandang agama maupun sukunya. Begitu pula saat
di lingkungan tempat tinggal, para pelajar dari berbagai daerah
yang tinggal di satu lingkungan harus hidup rukun. Manusia harus
hidup rukun di tengah-tengah perbedaan. Perbedaan adalah
karunia Tuhan. Perbedaan dalah sarana untuk saling mengenal.
Sebagai contoh saat lingkungan tempat tinggal melakukan kerja
bakti membersihkan lingkungan, para pelajar dari berbagai daerah
pun ikut serta dalam bekerja bakti.
8
Ayo Mengamati!
1.Apakah gambar di atas menunjukkan keberagaman
karakteristik?
2.Apa manfaat adanya keberagaman karakteristik individu
di sekolah?
3.Bagaimana cara menyikapi keberagaman karakteristik
individu di sekolah?
4.Tuliskan pendapatmu pada kolom dibawah ini.
9
Daerah tempat tinggal penduduk Yogyakarta beragam.
Ada daerah dataran tinggi, dataran rendah, pesisir, kota,
dan desa. Di Yogyakarta juga banyak dijumpai sungai,
diantaranya Sungai Opak, Sungai Cade, Sungai Kuning,
Sungai Praga, dan Sungai Gajah Wong.
Salah satu sungai di Yogyakarta yang memiliki cerita
legenda adalah Sungai Gajah Wong. Penduduk Yogyakarta
sering menyebut sungai dengan sebutan kali. Kali Gajah
Wong adalah sebuah kali yang terletak di tengah-tengah
kota Kecamatan Kotagede. Panjang kali ini tidak lebih dari
20 kilometer. Pada abad ke-17, kali ini merupakan kali kecil.
Masyarakat di daerah tersebut menyebutnya dengan kalen,
yang artinya kali kecil. Dan kebetulan air nya hanya
gemercik mengalir sedikit sekali.
10
Ayo Membaca! KALI GAJAH WONG
Hari itu, Ki Sapa Wira bersiul riang. Seperti biasa, ia akan
memandikan gajah milik junjungannya, Sultan Agung, raja Kerajaan
Mataram. Dengan hati-hati, Ki Sapa Wira menuntun gajah yang
dinamai Kyai Dwipangga itu.
Mereka berjalan ke sungai yang terletak di dekat Keraton
Mataram, Mulailah ia memandikan gajah yang berasal dari negeri
Siam itu.
"Nah, sekarang kau sudah bersih, Rambutmu sudah mengilap,
sekarang ayo kembali ke kandangmu," kata Ki Sapa Wira kepada Kyai
Dwipangga. Ki Sapa Wira memang memperlakukan Kyai Dwipangga
seperti anaknya sendiri. Tak heran, Kyai Dwipangga amat patuh
padanya.
Suatu hari, Ki Sapa Wira tak bisa memandikan Kyai Dwipangga.
Ada bisul besar di ketiaknya, rasanya ngilu sekali. Badannya juga
demam karena bisul itu. Ia meminta tolong pada adik Iparnya, Ki
Kerti Pejak, untuk menggantikan memandikan Kyai Dwipangga.
"Kerti, tolong aku ya. Aku bener-benar tak bisa bekerja hari ini, " kata
Ki Sapa Wira.
"Tenang Kang, aku pasti akan membantumu. Tapi tolong beritahu,
bagaimana caranya supaya gajah itu menurut padaku? Aku takut jika
nanti ia marah dan menyerangku, "jawab Ki Kerti Pejok.
11
"Biasanya kalau ia mulai gelisah, pantatnya aku tepuk-tepuk, lalu
aku terik ekornya. Nanti ia akan kembali tenang dan berendam
sendiri di sungai. Kau tinggal memandikannya, "jelas Ki Sapa Wira. Ki
Kerti Pejok mengangguk-angguk tanda mengerti. Ia lalu berangkat
ke sungai untuk memandikannya Kyai Dwipangga.
Sepanjang perjalanan Ki Kerti Pejok mengajak Kyai Dwipangga
mengobrol. Ia juga membawa buah-buahan sebagai bekal dalam
perjalanan. "Gajah gendut, kau mau makan kelapa?" tanyanya sambil
melemparkan sebutir kelapa pada Kyai Dwipangga. Kyai Dwipangga
menangkap kelapa itu dengan belalainya. Dengan mudah ia
memecah kelapa itu dan memakannya.
"Sekarang, kau sudah kenyang, kan? Ayo jalan lagi,"kata Ki Kerti
Pejok sambil memukul pantat Kyai Dwipangga.
Sesampainya di sungai, Ki Kerti Pejok melaksanakan tugasnya
dengan mudah. Digosoknya seluruh bagian tubuh Kyai Dwipangga
sampai bersih dan berkilap. Setelah bagian tubuh Kyai Dwipangga
sampai bersih dan berkilap. Setelah itu mereka pulang ke keraton
Mataram. "Kang, hari ini aku sudah melaksanakan tugasku dengan
baik. Apa besok Kakang masih memerlukan bantuanku?" tanya Ki
Kerti Pejok pada Ki Sapa Wira.
"Jika kau tak keberatan, maukah kau memandikan sekali lagi? Aku
masih demam, sedangkan gajah itu harus dimandikan setiap hari,"
jawab Ki Sapa Wira.
"Baik Kang, aku tidak keberatan. Toh gajah itu sangat penurut.
Jadi, aku tak kesulitan saat memandikannya, " kata Ki Kerti Pejok.
"Terima kasih Kerti, lusa aku pasti sudah sembuh. Kau akan bebas
dari tugas ini, "kata Ki Sapa Wira.
Keesokan harinya, Ki Kerti Pejok menjemput Kyai Dwipangga.
Pagi itu hujan turun rintik-rintik, tapi sepertinya tak akan
bertambah deras. Di sungai Ki Kerti Pejok bimbang karena dilihatnya
air sungai sedang surut.
12
"Wah, airnya dangkal sekali. Mana bisa gajah ini berendam? Aku
sendiri saja tak bisa, apalagi gajah yang besar?" pikirnya dalam hati.
"Gajah gendut, kita cari sungai yang lain saja. Sungai ini dangkal, kau
tak akan bisa berendam di sini".
Ki Kerti Pejok menuntun Kyai Dwipangga ke hilir sungai. Di situ
air tampak tinggi dan aliran juga cukup deras. "Nah, di sini sepertinya
lebih asik. Ayo, sana masuk, berendamlah. Aku akan menggosok
punggungmu dengan daun kelapa ini, " kata Ki Kerti Pejok sambil
memukul pantat Kyai Dwipangga. Sambil memandikan Kyai
Dwipangga, Ki Kerti Pejok berpikir dalam hati.
"Sebaiknya aku beritahu Kakang untuk memandikan gajahnya di
sini. Disini airnya lebih dalam, arusnya juga cukup deras. Aneh, kok
selama ini Kanjeng Sultan Agung tak tahu keberadaan sungai ini, ya?"
Saat ia sibuk berbicara sendiri, tiba-tiba dari arah hulu datanglah
banjir bandang yang sangat besar. Banjir itu datang dengan sangat
cepat. Ki Kerti Pejok dan Kyai Dwipangga bahkan tak menyadarinya.
Dalam sekejap, mereka terhempas dan terbawa arus.
"Tolong...tolongg..., " teriak Ki Kerti Pejok. Tapi tak ada yang
mendengar. Sungguh menyedihkan nasib Ki Kerti Pejok dan Kyai
Dwipangga. Mereka terseret arus dan hanyut sampai ke Laut Selatan.
Sungguh sangat disayangkan, mereka binasa dalam keganasan
banjir bandang itu. Ki Kerti Pejok tak tahu bahwa selama ini Sultan
Agung memang melarang para abdinya memandikan gajah di hilir
sungai. Karena ia tahu bahaya bisa datang sewaktu-waktu di sana. Ki
Sapa Wira berduka. Ia sangat sedih karena kehilangan adik ipar dan
gajah kesayangannya.
Untuk mengenang kejadian itu, Sultan Agung menamakan sungai
itu Kali Gajah Wong. Kali berarti sungai, gajah wong berarti gajah dan
orang. Kali Gajah Wong ini terletak di sebelah timur Kota Yogyakarta.
13
Ayo Berlatih!
1. Siapa saja tokoh pada cerita di atas?
2. Adakah tokoh antagonis dan protagonis pada cerita? Siapakah
tokoh itu?
14
TES FORMATIF
1. Berilah 3 contoh dari kegiatan produksi yang ada di lingkungan
sekitarmu!
2.Berilah 3 contoh dari kegiatan distribusi yang ada di lingkungan
sekitarmu!
3.Berilah 3 contoh dari kegiatan konsumsi yang ada di lingkungan
sekitarmu!
4.Tulislah macam-macam keberagaman karakteristik individu yang
ada di sekitarmu!
5.Tulislah manfaat keberagaman karakteristik individu yang ada di
sekitarmu!
6.Bagaimana cara menyikapi keberagaman karakteristik individu
dalam kehidupan sehari-hari?
7. Tulislah tokoh utama dan tokoh tambahan pada cerita "Kali
Gajah Wong"!
8. Tulislah tokoh antagonis dan tokoh protagonis dalam cerita "Kali
Gajah Wong"
15
RANGKUMAN
Produksi adalah segala kegiatan yang menghasilkan barang dan atau
jasa serta menambah nilai guna suatu barang dan jasa. Kegiatan
produksi tidak hanya memproduksi barang saja, Tetapi juga jasa. Guru,
penerjemah, dosen, jaksa adalah contoh kegiatan produksi jasa. Orang
yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen. Kegiatan
menyalurkan barang hasil produksi ini disebut kegiatan distribusi.
Orang, kelompok, atau lembaga yang melakukan distribusi disebut
distributor. Konsumsi merupakan kegiatan untuk mengurangi suatu
nilai guna barang atau jasa. Orang, kelompok atau lembaga yang
melakukan kegiatan konsumsi disebut sebagai konsumen. Konsumen,
meliputi rumah tangga, pemerintah dan perusahaan industri.
Kota Yogyakarta memiliki banyak keunikan. Keunikan Yogyakarta
di antaranya dilihat dari tempat wisata, transportasi, dan adat istiadat
berupa upacara adat. Tidak hanya itu, kota Yogyakarta juga memiliki
keunikan di bidang pendidikan. Di sekolah, setiap pelajar harus bisa
menghormati keragaman karakteristik di antaranya mau berteman
dengan anak dari daerah lain tanpa memandang agama maupun
sukunya. Begitu pula saat di lingkungan tempat tinggal, para pelajar
dari berbagai daerah yang tinggal di satu lingkungan harus hidup
rukun. Manusia harus hidup rukun di tengah-tengah perbedaan.
Perbedaan adalah karunia Tuhan. Perbedaan dalah sarana untuk saling
mengenal.
Cerita fiksi adalah sebuah karya sastra yang bersifat imajinasi atau
khayalan dari penulis dan bukan kejadian yang sebenarnya. Cerita fiksi
biasanya berdasarkan sejarah, kejadian atau pengalaman hidup sang
penulis atau orang lain yang berisi imajinasi-imajinasi dari penulisnya.
Jenis-jenis tokoh dalam cerita fiksi yaitu tokoh utama dan tokoh
tambahan. berdasarkan peranannya yaitu ada tokoh protagonis dan
tokoh antagonis.
16
DAFTAR PUSTAKA
1.St Anggari, Angi. 2017 (Edisi Revisi). Buku Siswa SD/MI Tematik
Terpadu Kurikulum 2013 Tema Daerah Tempat Tinggalku Tema 8.
Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
2.St Anggari, Angi. 2017 (Edisi Revisi). Buku Guru SD/MI Tematik
Terpadu Kurikulum 2013 Tema Daerah Tempat Tinggalku Tema 8.
Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
3.Pengertian cerita Fiksi. https://www.gurupendidikan.co.id/teks-
cerita fiksi/.Diakses 6 November 2020 Pukul 08.17.
4. https://indomaritim.id/3-kegiatan-ekonomi-penjelasan-produksi-
distribusi-dan-konsumsi/. Diakses pada 07 Desember 2020.
5.Gambar 1. https://www.greeners.co/berita/pemerintah-gunakan-
sistem-korporasi-petani. Diakses pada 07 Desember 2020
6.Gambar 2.
https://ayobandung.com/read/2016/07/17/10686/pengrajin-
bangku-sekolah. Diakses pada 07 Desember 2020
7.Gambar 3. https://m.medcom.id/jawa-tengah/peristiwa/ybDRPyXK-
pedagang-beras. Diakses pada 07 Desember 2020.
8.Gambar 4.
https://www.malangtimes.com/baca/29849/20180728/204500/pe
dagang-ikan. Diakses 07 Desember 2020.
17