The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku Kenangan Pandhega Jaya Angkatan VII 2023

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Yayasan Pandhega Jaya, 2023-08-22 00:45:10

Buku Kenangan Angkatan VII 2023

Buku Kenangan Pandhega Jaya Angkatan VII 2023

ACADEMIC YEAR 2020 - 2023 PANDHEGA JAYA CHRISTIAN SENIOR HIGH SCHOOL


PANDHEGA JAYA CHRISTIAN SENIOR HIGH SCHOOL


Hari esok dimiliki oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini. Hari esok dimiliki oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini. Malcolm X. Malcolm X.


Sambutan Perwakilan Siswa Helperku Suara Hatiku, Untukmu Daftar Prestasi Siswa Lahirnya Pandhega Jaya Mars SMA Kristen Pandhega Jaya Sambutan Ketua II Guruku, Pahlawanku Akar Tujuh Mengukir Kisah di Asrama Terima Kasih Untukmu, Orang Tua Asuhku Tentang SMA Kristen Pandhega Jaya Sambutan Ketua Umum Sambutan Ketua III Mentorku, Inspirasiku Seventh Generation Song Wisuda Angkatan VII Struktur Organisasi Sambutan Ketua I Sambutan Kepala Sekolah


01 Lahirnya Pandhega Jaya Angkatan VII


Berawal dari pelatihan kepemimpinan yang dilakukan oleh Excellent Leader Training (ELT) di Kupang, Nusa Tenggara Timur, maka muncullah ide untuk membangun sekolah di NTT, yaitu SMAKr. Pandhega Jaya. Dimana saat itu Bpk. Budi Utomo selaku Pembina Yayasan Pandhega Jaya merasakan beban yang begitu kuat untuk melakukan sesuatu bagi pendidikan di NTT dan menyampaikan kepada Bpk. Anton Darmawan selaku Ketua Yayasan Pandhega Jaya dan Bpk. David Novandi selaku Ketua ELT, bahwa “kita harus membangun sekolah di Kupang, NTT”. Pada saat itu, dunia pendidikan adalah hal yang sangat baru bagi mereka, karena sebelumnya mereka tidak pernah membayangkan akan membangun sekolah di NTT. Namun, ketiadaan pengalaman tidak menyurutkan beban yang telah Tuhan letakkan dalam hati mereka untuk membangun sekolah di NTT. NTT sendiri merupakan salah satu provinsi di wilayah Timur Indonesia yang mayoritas penduduknya jauh dari standar kesejahteraan pada umumnya. Oleh karena itu, dengan berbagai pertimbangan, tim yang ada memutuskan untuk membangun Sekolah Menengah Atas Kristen dengan nama Pandhega Jaya. Hingga saat ini, sekolah Pandhega Jaya dapat berdiri berkat dukungan dan peran dari Mitra Pandhega, yaitu: (Mitra Orang Tua Asuh dan Mitra Pembangunan). Kami percaya sekolah ini akan terus dibangun, bukan hanya sekedar fisik bangunannya dan fasilitas yang lengkap, namun hal yang terpenting adalah dapat membangun dan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan bagi NTT dan bangsa Indonesia. 02 Lahirnya Pandhega Jaya Angkatan VII


Generasi pemimpin berkarakter Kristus yang berdampak bagi bangsa. Membangun iman, karakter, pengetahuan, dan keterampilan generasi pemimpin bangsa melalui pendidikan berkualitas yang berlandaskan Alkitab. 03 Tentang SMA Kristen Pandhega Jaya Angkatan VII


04 Tentang SMA Kristen Pandhega Jaya Angkatan VII Secara keseluruhan lambang SMA Kristen Pandhega Jaya adalah elips yang terbentuk dari kepala burung Rajawali berwarna merah serta sebuah huruf J berwarna abu-abu. Adapun penjelasan dari lambang tersebut adalah sebagai berikut: Elips (Bentuk lambang secara keseluruhan) Bagian dalam elips mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan, kehidupan spiritual yang berintegritas. Bagian luar elips mencerminkan hubungan manusia dengan sesamanya melalui tindakan nyata yang dilakukannya. Kombinasi keduanya melambangkan identitas seorang pemimpin dan caranya mengaktualisasikan kepemimpinannya. Huruf “J” Merupakan huruf awal dari kata “Jaya”. Warna abu-abu melambangkan kepandaian, keseriusan, sifat profesional, dapat diandalkan, stabil, dan kualitas. Kepala Rajawali Merupakan lambang dari sosok pemimpin yang mampu mengatasi badai, memiliki pandangan yang tajam, dan kemampuan untuk melihat jauh ke depan. Membentuk huruf P yang merupakan huruf awal dari kata “Pandhega”. Warna merah melambangkan kekuatan, keberanian, pencapaian tujuan, kepercayaan diri, semangat, perjuangan, dan kecepatan.


Dewan Pembina Ketua Umum Ketua I Ketua II Ketua III Sekretariat Keuangan Promosi Kemitraan Budi Utomo, S.T. Angga Prasetya Anton Darmawan, S.T. Bobby Lianto, M. M. MBA Erlangga Dharma, S.E., M.Sc. Cory Febrina, S.E. Grandy Suatan, S.E. Vinni Aprillian, S.M. Michelle Kosasih, S.Ds. Christopher Alfredo Wiejoyo 05


Anton Darmawan, S.T. Ketua Umum Budi Utomo, S.T. Dewan Pembina Angga Prasetya Dewan Pembina Bobby Lianto, M. M. MBA Ketua I Erlangga Dharma, S.E., M.Sc. Ketua II Cory Febrina, S.E. Ketua III 06 Struktur Organisasi Angkatan VII


07 Struktur Organisasi Angkatan VII Grandy Suatan, S.E. Sekretariat Vinni Aprillian, S.M. Keuangan Michelle Kosasih, S.Ds. Promosi Christopher Alfredo Wiejoyo Kemitraan


#TimPandhegaJaya 08


09 Mars SMA Kristen Pandhega Jaya Angkatan VII Do=G 2/4 MM=120


Ketua Umum Ketua I Ketua II Ketua III Kepala Sekolah Perwakilan Siswa 10


Selamat kepada seluruh angkatan tujuh yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di SMA Kristen Pandhega Jaya. Tiga tahun memberi diri untuk diproses, bahkan menjadi angkatan pertama yang masuk dan keluar dengan jumlah yang sama tentu bukanlah hal yang mudah. Namun di saat kalian mampu untuk melewatinya, maka hal itu menjadi bukti nyata dari penyertaan dan keterlibatan Tuhan. Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan. Yang pertama, setelah lulus, dunia luar akan jauh berbeda dengan asrama yang nyaman, kalian akan diperhadapkan dengan dunia yang luas dan tantangannya masing-masing. Namun jangan lupa bahwa kalian tidak sendiri, ada Tuhan yang tentunya akan mengirimkan orang-orang yang peduli dengan kehidupanmu. Yang kedua, saya ingin berpesan bahwa hormati, banggakan, dan bahagiakan orang tua kalian karena itu adalah perintah Tuhan. Yakinlah juga bahwa ada berkat-berkat khusus yang Tuhan berikan kepada anak-anak yang menghormati orang tuanya. Yang ketiga, kalian akan berproses di tempat yang berbeda-beda. Pada waktu kalian menjadi anak asrama, kalian mungkin mampu saling merangkul dan mendukung, ingatlah dan terapkanlah itu. Dalam hal ini, dengan tetap menjaga komunikasi dan bergabung dalam komunitas yang dapat mendukung p e r t u m b u h a n m u . L e b i h daripada itu, ingatlah dan berusaha untuk menghidupi setiap nilai-nilai kebenaran yang telah kalian pelajari selama ada di SMA Kristen Pandhega Jaya. Jadilah pemimpin berkarakter Kristus yang berdampak dalam kehidupan banyak orang. Biarlah dari ucapan, tindakan, dan hidup kalian nama Tuhan dipermuliakan. Sekali lagi, saya ucapkan selamat telah selesai berproses di SMA Kristen Pandhega Jaya. Kalian telah menyelesaikan masa remaja dan kini memasuki tahap kedewasaan dengan kesempatan, tanggung jawab, tantangan, dan cerita yang baru. Jika sebelumnya Tuhan telah memampukan kalian untuk menyelesaikan, maka sekarang pun Tuhan yang sama akan menolong kalian untuk menyelesaikannya. Tetaplah menjadi berkat kemanapun kalian berada. Tuhan Yesus memberkati. Anton Darmawan, S.T. 11 Kata Sambutan Angkatan VII


12 Kata Sambutan Angkatan VII Shalom dan salam sehat, Tak terasa sudah 7 (tujuh) angkatan, yang dilepaskan seperti anak panah dari tangan pemanah yang melesat, dan terbang tinggi. Tujuh angkatan telah menjadi berkat dan dipersiapkan untuk kebangkitan Nusa Tenggara Timur. Kali ini kita bersukacita, dimana ada kesempatan pada tanggal 5 Juni 2023 bapak Gubernur NTT – Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat berkenan datang, khusus untuk mengunjungi para siswa SMA Kristen Pandhega Jaya. Setelah beliau datang ke Pandhega Jaya, Beliau begitu bersukacita dan bangga serta merasa sangat terhibur dengan melihat dan bertemu langsung dengan para siswa. Pada saat setiap siswa SMA Kristen Pandhega Jaya memperkenalkan dan membawa beliau melihat setiap ruang kelas. Beliau terkesima dan bangga melihat anak-anak SMA Kristen Pandhega Jaya, dengan suara lantang dan kepala terangkat serta dengan hormat berbicara kepada Beliau. Bapak Gubernur bersukacita pula karena melihat anak-anak yang datang dari berbagai daerah, bahkan dari daerah terpencil sekalipun mereka memiliki kepercayaan diri. Mereka yang sudah diproses dan dilatih di SMA Kristen Pandhega Jaya ternyata menghasilkan anak-anak yang penuh percaya diri, penuh hikmat dan bijaksana. Dan satu hal yang luar biasa dimana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengambil satu kebijakan khusus, yaitu program masuk sekolah jam 5 pagi. Ada 2 (dua) Sekolah Menengah Atas unggulan yang ternyata adalah bagian dari kunjungan Kepala Dinas, dan melihat apa yang telah dilakukan di Pandhega Jaya. Anak-anakku pergilah dan bercahayalah di manapun engkau berada, tetap melekat pada Kristus dan kehidupanmu hendaknya memuliakan DIA. Dengan semangat dan visi bahwa NTT lahir di hati Saudara. Sehingga sampai kapan pun atau dimana pun engkau berada, NTT tetap ada di hatimu. Untuk mimpi kita bersama, kebangkitan Nusa Tenggara Timur. Bobby Lianto, M. M. MBA. (Ketum KADIN NTT)


Saya bersyukur memiliki kesempatan ada dalam kegerakan Tuhan untuk membuat nama-Nya dikenal melalui SMA Kristen Pandhega Jaya. Sebuah sekolah berasrama yang rindu untuk melahirkan pemimpin bagi NTT dan Indonesia melalui keteladanan hidup dan pengalaman pribadi bersama Yesus Kristus. Pemimpin yang cakap, berintegritas, penuh pengabdian dan mencintai bangsa. Tahun ini kami bersyukur dapat melalui proses kelulusan untuk angkatan yang ketujuh dengan hasil yang membanggakan. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat termasuk pemerintah, orang tua asuh, orang tua murid, guru dan setiap siswa yang menjadi bagian integral dan tak terpisahkan dalam melahirkan pemimpin masa depan. Kiranya proses pembelajaran tidak berhenti ketika anak-anak lulus dari Pandhega Jaya namun akan terus berlanjut sampai kehendak Tuhan digenapi secara utuh di dalam setiap pribadi. Bagi anak-anak yang telah lulus, kiranya setiap nilai-nilai kebenaran yang telah diterima dan ditaburkan, akan terus bertumbuh dan berbuah sehingga berdampak secara luas baik di NTT maupun Indonesia. Soli Deo Gloria. The best is yet to come. Salam Pandhega Jaya! 13 Kata Sambutan Angkatan VII Erlangga Dharma, S.E., M.Sc.


14 Kata Sambutan Angkatan VII Happy Graduation angkatan 7! Semua kerja keras dan proses selama 3 tahun terbayar sudah dengan wisuda tahun ini. Setiap perjalanan yang telah dilalui baik suka maupun duka di sekolah ini pasti menorehkan pembelajaran bagi setiap siswa di angkatan 7. Teruslah belajar dari sekolah kehidupan, karena hidup berhenti bukan waktu kita dipanggil Tuhan tetapi waktu kita hidup namun tidak memiliki hati yang mau terus diajar dan belajar. Bagi saya, angkatan ini adalah angkatan yang ceria dan kompak. Biar keceriaan dan kekompakan yang ada tetap terbangun dan menular kepada banyak orang yang ditemui nantinya diluar sana. Dengan setiap kasih karunia yang sudah diterima di Pandhega Jaya, teruslah menghargai kasih karunia yang Tuhan sediakan ke depannya untuk hidup kalian masing-masing tanpa perlu membandingkan satu sama lain. Jadilah kuat seperti rajawali, yang membawa kalian terbang tinggi melewati setiap badai dan muncul sebagai pemenang. Terimakasih juga untuk setiap lelah dan peluh dari setiap guru, staf, mentor dan helper yang mau memberi hidupnya untuk berbagi dengan siswa-siswi di Pandhega Jaya, juga untuk setiap rekan-rekan Yayasan dan juga donatur yang terlibat, Tuhan yang membalas semuanya. Kasih karunia Tuhan menyertai kita semua. Tuhan Yesus memberkati. Cory Febrina, S.E.


Samuel Pura Ngunju Meha, S.Pd., M. M. 15 Kata Sambutan Angkatan VII Puji Tuhan, pada angkatan tujuh tahun ini berjumlah 29 wisudawan. Dengan demikian, dari angkatan 1 sampai angkatan 9 Pandhega Jaya, saya telah mewisudakan 164 peserta didik. Graduation, salah momentum bersejarah bagi sekolah dimana seluruh warga sekolah berkolaborasi untuk merayakan pencapaian orang lain. Dengan tinggal bersama di asrama setiap hari, tentunya menjadi sebuah perjalanan yang menggoreskan banyak kenangan tersendiri bagi wisudawan. Sekolah terus mendorong wisudawan mengembangkan dan memilihara hubungan yang sehat dengan keluarga dan komunitas mereka. Untuk para wisudawan angkatan tujuh, selamat atas pencapaiannya. Selama ini, Anda hidup di lingkungan yang mencerminkan perilaku yang alkitabiah, hubungan yang sehat dan saling menghargai antara semua individu dan keluarga yang terlibat di sekolah. Kini, waktunya Anda mempunyai tanggung jawab pribadi atas semua tindakan dan mengembangkan kedisiplinan pribadi dibawah otoritas dan tuntunan Tuhan. Bertumbuhlah menjadi alumni yang dapat berhubungan satu sama lain dengan belas kasihan, keadilan dan rasa hormat. Terima kasih yang tak terhingga kepada guru-guru hebat, mentor, helper, dewan pembina, ketua, dan Pengurus Yayasan Pandhega Jaya, para donatur, orang tua asuh, serta seluruh tangan yang terlibat. Terima kasih juga kepada orang tua dan wali yang mempercayakan anak-anak kepada kami. Terus mendorong anak kita bertumbuh dalam hubungan mereka dengan Tuhan, mendasarkan hidup mereka pada kebenaran Tuhan dan bertumbuh dalam karakter ilahi.


16 Kata Sambutan Angkatan VII Maechel Elenzio Ramos Amaral (Ketua Angkatan 7) Tiga tahun bersekolah dan berproses di SMA Kristen Pandhega Jaya terasa begitu cepat namun sangat berarti bagi kami. Selain itu, suatu kebahagian tersendiri juga bisa berkesempatan menjadi angkatan pertama yang masuk dan keluar dengan jumlah yang sama yaitu 29 orang. Dibalik setiap kisah, kami menyadari bahwa proses menjadi lebih baik tak semudah membalikan telapak tangan. Ada banyak hal yang harus ditinggalkan untuk dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan berasrama. Dalam hal ini, melawan keinginan daging menjadi suatu hal yang membutuhkan perjuangan. Selain itu, kami pun tak luput dari masalah dan persoalan namun kemauan untuk saling mendoakan, mendorong, memotivasi, mental seorang penyelesai, dan yang terpenting berserah kepada Tuhan menjadi kekuatan kami untuk terus bangkit. Kami juga menyadari bahwa ada begitu banyak yang SMA Kristen Pandhega Jaya berikan kepada kami, mulai dari ilmu, teguran, arahan, kasih sayang, perhatian, dan juga ajaran tentang Alkitab. Untuk itu, kami berterima kasih kepada Yayasan Pandhega Jaya, orang tua asuh, mentor, helper, guru, orang tua, dan untuk semua yang terlibat, Tuhan Yesus memberkati. Berharap semua yang kami dapatkan di SMA Kristen Pandhega Jaya tidak berhenti begitu saja, tetapi bisa kami terapkan di dunia yang lebih luas dan menjadi dampak bagi orang-orang di sekitar kami.


17


18 Guruku, Pahlawanku Angkatan VII Devi Dwi Dutavire, S.Pd.K., M.M. Koordinator Sekolah Bandung, 19 Januari 1984 Ade Kurniawan Koordinator Pekerjaan Umum dan Fasilitas Surabaya, 18 Desember 1976 M. Chr. Gisela Lobang Tang Koordinator Pengembangan SDM Kalabahi, 15 Desember 1999 Paulina Yane Tupu, S.Pd. Koordinator Keuangan dan Pengadaan Waikabubak, 15 Februari 1989 Lidya Gosalim, S.I.Kom. Research and Development Wakasek Kesiswaan Guru Bidang Studi Life Skill Makassar, 21 Januari 1995 Samuel Pura Ngunju Meha, S.Pd., M.M Kepala Sekolah Guru Bidang Studi Kimia Sumba Timur, 18 November 1986


Johanis Oenunu, S.Si., M.M. Wakasek Kurikulum Guru Bidang Studi Matematika Naikliu, 18 Juli 1990 Yefri O. M. Kuafeu, S.Pd., M. SC Guru Honor Bidang Studi Geografi Niki-Niki, 17 Juli 1991 Jeheskia Ngadirum, S.Th. Guru Honor Bidang Studi Sosiologi Lampung, 12 Mei 1978 Ria Injilina Patty, S.Si. Guru Honor Bidang Studi Fisika Dili, 07 Mei 1987 Veronika Efi, S.Pd. Guru Honor Bidang Studi Bahasa Indonesia Mabun, 19 Februari 1996 Nuryanti Bausele, S.Pd. Guru Honor Bidang Studi PPKN Kupang, 20 Februari 1995 19 Guruku, Pahlawanku Angkatan VII


20 Guruku, Pahlawanku Angkatan VII Yonas J. Ratu, S.Pd. Guru Honor Bidang Studi PJOK Makamenggit, 22 Juni 1991 Nerlan Konga Emu, S.Pd. Guru Honor Bidang Studi Bahasa Inggris Barakaraha, 19 November 1999 Yunias Lopes Beka, S.I.Kom Guru Honor Bidang Studi Sejarah Naibonat, 06 Juli 2000 Reni Armiyanti Bessie, S.Pd. Guru Honor Bidang Studi Matematika Rote, 18 Agustus 1992


Ety Jelly Missa, S.Pd. Kepala Asrama Admin / OPR Dapodik (Guru BK) Kimadale, 07 Maret 1989 Apriance Hambati Mbana Staf HRD Pambotanjara, 14 April 1998 Armiyati Wunga Staf DPU Latang, 10 Agustus 2005 Hendrikus Kristofel Thine Staf DPU Batulai, 28 Februari 2000 Khevin F. Mere Staf DPU Kupang, 23 April 2000 Sindi Pala Meha Staf Keuangan dan Pengadaan Lewa, 06 Juli 2003 21 Guruku, Pahlawanku Angkatan VII


22 Guruku, Pahlawanku Angkatan VII Fransiskus Pu'u, S.H. Admin Sekolah (Admin Umum) Kupang, 14 Juli 1986 Andi Runesi, S.Pd. Guru Bidang Studi Biologi Kupang, 23 Februari 1994 Herman Yufran Tafui, S.Pd. Guru Honor Bidang Studi Fisika Tobi, 11 Januari 1995 Mirjam Konis Ibu Dapur Saekase, 21 Mei 1986 Lisa Haeleke Ibu Dapur Fatukanutu, 13 Juli 1984 Anlidua Hingmadi Petugas Perpustakaan Kalabahi, 10 Mei 2004


23 Mentorku,


24 Mentorku, Inspirasiku Angkatan VII Ealdo Kondanamu Lewa, 21 Agustus 2000 Elizabeth Pingge Waikabubak, 20 Januari 2001 Desy Lake Naikliu, 21 Desember 1999


25 Helperku.


26 Helperku Angkatan VII Marthen Umbu Pesireron Weepanapi, 11 Maret 2005 Martono Lindi Mara Praikoki, 25 Mei 1998 Loam Robinson T. Lily Kalabahi, 31 Juli 2005 Soely Julentus Kamlasi Enonitas, 17 Juli 2002 Chrisvinus Dapa Loka Pameti Karata, 22 Mei 2003 Donisius Eko Putra Waingapu, 08 Desember 1997 Aldi Nelwan Padaku Fanating, 17 Maret 2004 Stanley A. Parawang Laimuda, 10 Juni 2004


“Akar” diibaratkan sebagai sebuah asrama yaitu asrama Pandhega Jaya “Angka Tujuh” yang berada di dalam akar merupakan simbol dari sebuah angkatan yakni angkatan ketujuh. Jadi, √7 ibarat sebuah asrama tempat angkatan tujuh berproses. 27


28 Seventh Generation Song Angkatan VII Pencipta: Maechel Amaral, Alfandi Moto, George Lero, Zetron Toineno Bait I Bahagia atas kebersamaan kita Susah senang tlah kita lewati bersama Kau kukenal dan aku dikenal Bait II Bersyukur tuk setiap kehadiranmu Selalu menopang disaat kujatuh Kau kumengerti dan ku dimengerti Genggam tangan tuk tetap tenang Aku disini kita hadapi Reff We are stronger then we know I know we can We are stronger then we know Mari melangkah bersama Gapai harapan Mari melangkah bersama Together we are one


29


30


31 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII Salam Pandhega Jaya! Saya siswa kelas XII IPA yang saat ini berstatus sebagai alumni SMA Kristen Pandhega Jaya. Berada di tempat yang tepat pada waktu tepat, itulah kesempatan yang kini menjadi bagian tak terlupakan dalam hidup saya. Banyak hal berharga saya dapatkan selama bersekolah di tempat ini yang tidak mampu terbayarkan dengan apapun selain kata maaf dan terima kasih. Pandhega Jaya bukan sekedar tempat untuk menuntut ilmu, tetapi jauh daripada itu, karakter saya juga dibentuk menjadi pribadi yang lebih baik. Di tempat ini juga, saya bisa mengenal diri saya, dibimbing, dibentuk, dan dipersiapkan oleh orang-orang luar biasa untuk menjadi seorang pemimpin bagi diri saya sendiri dan orang lain dalam menghadapi realita kehidupan yang sesungguhnya. Saya berterima kasih kepada yayasan dan para donatur Pandhega Jaya yang telah membantu kami dalam menunjang pembelajaran serta kegiatan di tempat ini dengan baik. Terima kasih kepada orang tua asuh yang telah membantu saya untuk membiayai uang sekolah saya selama 3 tahun. Terima kasih kepada guru-guru yang telah membimbing dan membantu saya untuk menempuh pendidikan di sekolah ini. Terima kasih kepada para mentor yang selalu siap 24 jam untuk menemani dan mengarahkan saya selama berproses di asrama. Terakhir, terima kasih untuk teman - teman angkatan 7 yang selalu ada dan memberikan semangat. Harapan saya, setiap hal yang dipelajari di tempat ini bisa saya terapkan serta menjadi dampak bagi orang lain. Asal: Kab. Sumba Tengah OTA: -Mariani Pasaribu -Violin Raharjo -Kwang / Go Ka Pheng -Lita Yoana Elisabeth -Ombeng -Richard Manopo -Yantriana Liwang


32 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII Saya sangat senang mendapat kesempatan bersekolah di SMA Kristen Pandhega Jaya, karena ada banyak orang diluar sana yang ingin bersekolah di tempat ini namun tidak memperoleh kesempatan tersebut. Ketika bersekolah di SMA Kristen Pandhega Jaya, saya juga banyak mempelajari hal-hal dan nilai-nilai baru yang bisa membentuk saya menjadi lebih baik lagi. Saya juga bersyukur karena di sini saya dibimbing oleh mentor click dalam mendukung pertumbuhan rohani saya. Untuk kesempatan yang saya dapatkan, saya berterima kasih kepada orang tua, yayasan, orang tua asuh, guru, mentor, helper, dan para donatur atas dukungan, doa, tenaga, dan semua pemberian serta bantuan dalam membantu saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Harapan saya, Pandhega Jaya dapat diberkati dan memberkati lebih banyak orang lagi. Salam Pandhega Jaya dan Tuhan Yesus memberkati. Asal: Kab. Alor OTA: Richard Trisno Wijaya


33 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII Dalam berproses selama 3 tahun di SMA Kristen Pandhega Jaya, banyak hal yang berubah dari saya dan juga yang saya pelajari. Bukan hanya hal yang saya suka, namun hal duka pun juga terjadi. Mulai dari pengembangan pola pikir dan kemampuan, pembentukan karakter, pemikiran yang terbuka, pengetahuan yang lebih luas dan pengalaman baru yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Salah satunya, saya belajar untuk menjadi pribadi yang berpikir ke depan dengan menggunakan waktu yang disediakan sebaik mungkin, sehingga saya tidak akan menyesal nantinya. Bersyukur buat setiap kesempatan yang luar biasa untuk memiliki pengalaman yang sangat berharga dan tidak akan terlupakan. Terima kasih saya ucapkan untuk orang tua, keluarga, guru, mentor, helper, pihak Yayasan Pandhega Jaya, dan orang tua asuh yang telah mendukung dan berkontribusi dalam setiap proses yang saya lalui. Terima kasih untuk setiap angkatan yang telah berproses bersama, terkhusus buat teman-teman angkatan 7 yang telah membuat banyak kisah seru selama di asrama. Harapan saya, semoga SMA Kristen Pandhega Jaya semakin maju kedepannya dan berkembang menjadi lebih baik lagi dan semoga saya dapat menerapkan semua yang telah saya pelajari. Tuhan Yesus memberkati. Asal: Kab. Timur Tengah Selatan OTA: YTBC Surabaya


34 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII Mesya, Meko, Mekos, Ela, dan beberapa nama lainnya adalah nama-nama yang muncul saat saya berada di SMA Kristen Pandhega Jaya dengan kehidupan asramanya. Kehidupan asrama yang mengajarkan saya banyak hal berharga untuk diterapkan di dunia luar yang keras. Saya sadar, tiga tahun di tempat ini merupakan waktu yang singkat untuk mendalami berbagai pembelajaran kehidupan, namun menjadi proses yang sangat berarti dalam kehidupan saya. Di tempat ini juga, ada banyak perilaku saya sebelum masuk asrama yang menjadi acuan perbandingan terhadap kehidupan luar. Saya selalu m e m b a n d i n g k a n pembelajaran-pembelajaran yang saya dapat di tempat ini dengan kehidupan saya di luar. Sebelum masuk ke Pandhega Jaya, saya tidak peduli terhadap relationship baik dengan teman maupun keluarga. Tetapi, kebersamaan di asrama membawa perubahan besar dalam kehidupan saya, terutama dalam hal relationship, karena saya sadar hubungan menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, saya juga akhirnya mengerti arti dari relationship yang sebenarnya. Terima kasih untuk teman-teman, guru, mentor, dan helper di SMA Kristen Pandhega Jaya yang mengajarkan saya betapa pentingnya relationship dan terus menemani saya selama berproses di tempat ini. Tak lupa juga saya berterima kasih kepada orang tua asuh yang telah membantu secara finansial selama saya bersekolah, biarlah Tuhan yang memberkati selalu orang tua asuh dan keluarga. Terakhir, terima kasih juga saya berikan kepada donatur dan Yayasan Pandhega Jaya yang mempunyai hati bagi kami anak-anak NTT. Love You All! Asal: Kab. Kupang OTA: GBI PCW (Bp. Tedy dan Ibu dr. Mareta)


35 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII Belajar selama tiga tahun di SMA Kristen Pandhega Jaya menjadi kesempatan yang luar biasa dalam hidup saya. Awalnya, saya adalah anak yang pemalu dan jarang sekali tampil di depan umum. Tetapi semenjak saya berada di tempat ini, semuanya diubahkan mulai dari sikap dan pola pikir. Saya juga bersyukur karena bisa diterima dan berproses bersama-sama dengan teman-teman yang berasal dari berbagai daerah, yang tentunya memiliki sifat yang berbeda-beda. Satu hal yang saya pelajari perbedaan membuat kami menjadi lebih beragam dalam kesatuan. Terlepas dari semuanya itu, saya berterima kasih kepada orang tua asuh yang sudah membiayai saya, tiada hal yang bisa diberikan selain doa dan ucapan terima kasih. Selanjutnya, untuk teman-teman seperjuangan angkatan VII, semangat dalam menjalani dunia yang baru dengan proses yang baru juga. Tetap semangat dan sampai bertemu di lain waktu. Asal: Kab. Alor OTA: Stephanus Rudolf Setyabudi


36 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII Saya sangat bersyukur karena mendapat kesempatan luar biasa bersekolah di SMA Kristen Pandhega Jaya. Dulu saya adalah anak yang tertutup, tidak berani tampil di depan umum, dan juga anak yang tidak bisa mengekspresikan emosi saya. Namun, setelah menjalani kehidupan sebagai seorang anak asrama yang diiringi suka maupun duka membuat saya akhirnya menjadi anak yang tahu arti dari bersyukur, menjadi pribadi yang dapat terbuka dengan orang lain, serta berani untuk mengemukakan pendapat. Selain itu, saat berada di Pandhega, saya juga bertemu dengan banyak orang-orang hebat yang membuat saya belajar banyak hal baru. Terakhir, saya mengucapkan terima kasih kepada yayasan, para donatur dan orang tua asuh yang sudah mendukung saya dan sudah memberikan kontribusi kepada saya dan teman-teman. Tak lupa juga saya berterima kasih kepada kepala sekolah, guru-guru, mentor, helper, teman angkatan 7 dan juga adik-adik kelas yang selalu mendukung saya selama saya berproses di tempat ini. Saya berharap Pandhega Jaya bisa menjadi tempat untuk generasi-generasi selanjutnya berproses menjadi pemimpin yang mempunyai hati untuk bangsa. God Bless. Asal: Kab. Kupang OTA: Fera Koentjoro


Menjalani kesempatan yang tak pernah terpikir sebelumnya adalah anugerah yang Bapa ijinkan terjadi dalam kehidupan saya untuk melakukan pekerjaan-Nya. Di tempat ini, saya dibekali tak hanya sebatas pengetahuan namun yang terpenting berdasarkan kebenaran. Belajar untuk melihat masalah bukan lagi sebagai batu sandungan melainkan sebagai batu loncatan untuk terus melangkah ke level selanjutnya. Tak hanya itu, di Pandhega saya juga belajar untuk mengenal diri saya serta setiap potensi yang Bapa percayakan kepada saya untuk dapat memberkati orang lain. Namun, melewati semua itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada tangis. tawa, lelah, bosan, kecewa, marah, dan berbagai perasaan lainnya yang menjadi warna tersendiri saat berproses ditempat ini. Butuh banyak perjuangan namun bertahan dan terus melangkah adalah keputusan. Pandhega adalah bagian dari petualangan kehidupan saya dan saya menyadari bahwa di balik semua perjuangan ini ada banyak pihak yang terlibat. Untuk itu, terima kasih Bapa buat kesempatan yang diijinkan terjadi dalam kehidupan saya. Tak lupa juga saya berterimakasih kepada orang tua, keluarga, pengurus sekolah, yayasan, guru, mentor, helper, orang tua asuh, donatur, dan semua yang terlibat karena telah menjadi bagian dari kehidupan saya untuk saya bertumbuh dan belajar menjadi pemimpin yang berkualitas dengan berpegang pada kebenaran. Harapannya, Pandhega Jaya semakin diberkati dan banyak orang akan terberkati dari sekolah ini. Lastly, thank you for myself for the journey. Asal: Kab. Alor OTA: -Prima Elektronik Alor -The Watchmen (Audi, Cory, Dyan, Ervina, Ezra, Gratia, Ikha, Lidya, Marilyn, Melianawati, Meri, Michelle, Monica, Ria, Sanny, Vinni) -David Rafael Azarella -Karin Teffany Andy -Yasmine Hanafi 37 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII


38 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII Tiga tahun di SMA Kristen Pandhega Jaya menjadi kesempatan luar biasa dengan banyaknya pelajaran dan pengalaman yang telah mengubah kehidupan saya. Dalam hal ini, saya belajar mengampuni, menjadi pemimpin berhati hamba, belajar keterampilan hidup, dan ketulusan. Meskipun demikian, awalnya saya adalah anak yang tertutup, keras kepala, dan pasif. Untuk itu, saya menyadari dibalik setiap perubahan yang saya alami, ada banyak pihak yang terlibat dengan setiap pengorbanan yang menyentuh hati dari mentor, guru-guru, dan adik-adik yang senantiasa mendukung dan menolong saya, teman-teman angkatan tujuh dengan setiap kekompakan, kenangan berharga, dan cerita menyenangkan selama berproses di Pandhega serta orang tua yang juga memberikan dukungan kepada saya. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih karena telah berpartisipasi dalam pertumbuhan dan proses saya selama di Pandhega. Tak lupa juga, orang tua asuh dan para donatur serta yayasan yang telah berkorban. Dari Ms, dan Mr, saya belajar untuk memberi tanpa harap imbalan. Saya tidak dapat membalas semua kebaikan dan kasih yang mewarnai hidup saya, namun saya berharap dan berusaha sekuat tenaga untuk menjadi pribadi yang memberkati orang lain dan Indonesia, karena saya terlebih dahulu telah diberkati. Terakhir, saya berharap Pandhega Jaya terus berkembang dan berinovasi untuk terus mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang berkualitas dan siap memimpin. Thank You and God Bless You All! Asal: Kab. Sumba Timur OTA: -Eka Natalia -Iwan -Yeni Damayanti -Daniel Widjaja -The Watchmen (Audi, Cory, Dyan, Ervina, Ezra, Gratia, Ikha, Lidya, Marilyn, Melianawati, Meri, Michelle, Monica, Ria, Sanny, Vinni) -Ibu Agus Budi


39 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII Saya sangat bersyukur bisa berkesempatan bersekolah di SMA Kristen Pandhega Jaya. Saya menyadari bahwa tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama untuk berproses di tempat ini. Pandhega, sebuah sekolah berasrama dengan aturannya yang membuat kami harus menyesuaikan diri, namun dari situlah saya belajar bahwa tidak semua hal terjadi sesuai dengan keinginan kami. Pandhega, tempat yang membuat saya mengerti bahwa untuk mencapai hal yang besar ada harga yang harus di bayar. Pandhega, tempat yang mengajarkan saya menjadi pribadi yang memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan, menjadi seorang yang mau mendengar, peka terhadap keadaan dan perasaan orang lain, serta menjadi pribadi yang mempunyai prinsip yang benar sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada orang tua, yayasan, orang tua asuh, donatur, guru, mentor, helper, dan semua yang terlibat atas setiap hal yang telah diberikan kepada saya selama berproses di SMA Kristen Pandhega Jaya. Tak lupa, saya berterimakasih kepada setiap angkatan yang telah berproses bersama, terkhususnya angkatan 7 untuk dukungan, kebersamaan, dorongan, dan semua yang telah dilewati bersama. Saya berharap Pandhega Jaya akan terus menghasilkan generasi bangsa yang berkarakter dan terus berkembang untuk memberkati lebih banyak orang lagi. God Bless! Asal: Kab. Alor OTA: Gunawan


40 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII Bersekolah di Pandhega Jaya adalah kemauan saya sejak SMP dan puji Tuhan saya bisa mendapat kesempatan bersekolah di tempat ini. Sebelum saya masuk di SMA Kristen Pandhega Jaya, saya adalah anak yang tertutup, pemalu, pendiam, dan penakut. Bagi saya sangat susah untuk berbicara maupun berdiri di depan banyak orang, susah untuk bersosialisasi serta susah beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Sebelumnya, saya pernah mengikuti beberapa lomba tetapi saya sering menangis ketika hendak naik ke panggung yang disebabkan oleh ketakutan saya. Waktu SMP, saya tidak terbiasa untuk menceritakan konflik atau masalah yang saya sedang alami kepada teman-teman saya. Saya lebih sering memendam sendiri karena kurangnya rasa kepercayaan kepada orang lain. Namun setelah berada di sini, saya belajar banyak hal. Saya belajar berbicara di depan banyak orang tanpa harus menangis, saya belajar untuk bersosialisasi dengan baik, saya belajar untuk mempercayai teman-teman saya dan belajar untuk terbuka. Saya menyadari bahwa semua ini karena dukungan dari teman teman, guru, mentor, orang tua, serta orang tua asuh saya. Oleh karena itu, saya sangat berterima kasih kepada mereka semua atas tenaga dan waktu yang sudah diberikan. Tuhan Yesus Memberkati. Asal: Kab. Alor OTA: Gunawan


Saya sangat bersyukur karena bisa menjadi bagian dari SMA Kristen Pandhega Jaya. Saya juga bersyukur karena bisa melewati setiap proses di SMA Kristen Pandhega Jaya selama kurang lebih 3 tahun. Banyak hal yang saya dapatkan dari proses yang saya alami mulai dari pengembangan karakter, menjadi pribadi yang mempunyai hati bagi orang lain, menjadi pemimpin yang tidak hanya fokus pada posisi tapi pada fungsi, dan yang paling penting adalah proses pengenalan dengan Tuhan. Vera sangat bersyukur buat setiap hati, doa, daya, pengorbanan, dan jerih lelah yang dikorbankan buat Vera. Vera berterima kasih kepada Tuhan, orang tua, Yayasan Pandhega Jaya, para guru, mentor, helper, dan Ibu-ibu di dapur asrama Pandhega Jaya. Tak lupa juga Vera berterima kasih kepada orang tua asuh yang meskipun tidak mengenal saya secara pribadi, namun memiliki hati untuk menolong saya dengan membiayai sekolah Vera selama ini. Vera tidak bisa membalas semuanya, tetapi biarlah Tuhan Yesus yang terus menolong dan memberkati setiap usaha, pekerjaan, dan tanggung jawab yang dilakukan. Vera berharap Pandhega Jaya bisa terus menjadi berkat dan menjangkau anak - anak di NTT yang saat ini masih terisolasi. Tuhan Yesus Memberkati. Asal: Kab. Alor OTA: -Yu Lan Prana / Musa -Tan Oe Siung (Siafeny) -Magdalena Jap -Manna Team -Sherly Setiono -Anna Handoko -Selvy H. Permatasari 41 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII


42 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII Banyak hal yang saya pelajari di Pandhega Jaya dan disini saya merasa bahwa Pandhega adalah rumah saya juga. Rumah tempat saya belajar, membentuk karakter serta belajar untuk terus mensyukuri segala sesuatu yang terjadi. Atas semuanya itu, saya hanya bisa memberikan ucapan terima kasih buat seluruh pelayanan dan hal yang diberikan baik oleh orang tua asuh, mentor, guru serta yayasan. Saya tidak dapat membalas semua kebaikan dan semua hal yang telah diberikan kepada saya, namun saya yakin Tuhan melihat semua itu dan membalasnya setimpal dengan apa yang telah diberikan. Harapan saya ke depannya Pandhega Jaya terus menjadi sekolah yang bisa mewadahi banyak orang untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan dan terus menjadi berkat dimanapun sekolah ini berada. Semoga kami anak NTT terus melihat setiap kebaikan yang telah diberikan dan berjuang lebih keras lagi untuk membangun daerah kami sendiri. “I don't have something that is too valuable, but I want to fight to find it and be a blessing to everyone”. Thank you and God bless all. Asal: Kab. Sumba Timur OTA: -Hendra Wijaya -Daniel Wahyudi Tanzil -Widya Wijaya K. Putri -Ezra Teguh Kristianto -Chintya Maria -Giovani Hana -Ibu Agus Budi


43 Suara Hatiku, Untukmu Angkatan VII Selama berproses 3 tahun di SMAKr. Pandhega Jaya, banyak hal yang diubahkan dalam diri saya dan juga yang saya pelajari. Mulai dari pengembangan pola pikir, pembentukan karakter sampai dengan bagaimana menjadi orang yang bukan hanya peduli dengan dirinya sendiri. Yang paling utama, saya belajar untuk menjadi pribadi yang berpikir ke depan dengan mempergunakan semua hal yang bisa digunakan untuk mencapai mimpi saya ke depannya, sehingga saya tidak akan menyesal nantinya. Bersyukur atas setiap kesempatan yang luar biasa dengan setiap pengalaman berharga dan tidak akan terlupakan. Terima kasih saya ucapkan untuk orang tua, guru, mentor, helper, Yayasan Pandhega Jaya, dan orang tua asuh yang telah mendukung dan berkontribusi dalam setiap proses yang saya lalui. Harapan saya, semoga SMA Kristen Pandhega Jaya semakin maju ke depannya dan berkembang menjadi lebih baik lagi. Terakhir, berharap saya dapat menerapkan semua yang telah saya pelajari. Tuhan Yesus memberkati. Asal: Kab. Kupang OTA: -Siuling dkk -Mochtar Salim & Cindy Kurniawan


Click to View FlipBook Version