The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dianmitamirindiani, 2022-12-11 01:40:59

BAHAN AJAR MATERI BAHASA INDONESIA

konsep dasar morfologi

Keywords: Bahasa indonesia

PEKAN 1

KONSEP DASAR MORFOLOGI

A. Pengertian Morfologi
Morfologi ialah ilmu bahasa tentang seluk-beluk bentuk kata/struktur kata (Arifin &

Junaiyah, 2009: 2). Dalam KBBI V (2016) dijelaskan bahwa morfologi adalah cabang
linguistik tentang morfem dan kombinasinya; ilmu bentuk kata.

Secara etimologi, kata morfologi berasal dari kata morf yang berarti ‘bentuk’ dan kata
logi yang berarti ‘ilmu’. Jadi secara harfiah, kata morfologi berarti ilmu mengenai bentuk.
Di dalam kajian linguistik, morfologi berarti ilmu mengenai bentuk-bentuk dan
pembentukan kata. Jadi, ujung dari proses morfologi adalah terbentuknya kata dalam
bentuk dan makna sesuai dengan keperluan dalam satu tindak pertuturan. Bila bentuk
dan makna yang terbentuk dari satu proses morfologi sesuai dengan yang diperlukan
dalam pertuturan, maka bentuknya dapat dikatakan berterima; tetapi jika tidak sesuai
dengan yang diperlukan, maka bentuk itu dikatakan tidak berterima. Keberterimaan
atau ketidakberterimaan bentuk itu dapat juga karena alasan sosial. Namun, di sini,
dalam kajian morfologi, alasan sosial itu kita singkirkan dulu; yang kita perhatikan atau
pedulikan adalah alasan gramatikal semata (Chaer, 2008: 3-4).

B. Morfem, Alomorf, Kata Dasar
Morfem adalah satuan bahasa terkecil yang mengandung makna. Morfem ada dua

macam, yaitu morfem bebas dan morfem terikat. Morfem bebas adalah morfem yang
dapat berdiri sendiri, seperti {cantik}, {renang}, {istirahat}, dan {lelah}. Morfem {cantik},
{renang}, {istirahat}, dan {lelah} merupakan satuan terkecil yang memiliki makna (Arifin
& Junaiyah, 2009: 2). Sedangkan morfem terikat, contohnya adalah semua bentuk
imbuhan, seperti prefiks, infiks, sufiks, simulfiks, konfiks.


Alomorf adalah anggota satu morfem yang wujudnya berbeda, tetapi mempunyai
fungsi dan makna yang sama (Arifin & Junaiyah, 2009: 3). Dalam KBBI V (2016)
dijelaskan bahwa alomorf merupakan anggota morfem yang sama, yang variasi
bentuknya disebabkan oleh pengaruh lingkungan yang dimasukinya. Contohnya:
{membantu}, {menyapu}, {menggantung}. Bentuk-bentuk {mem-, meny-, meng-} adalah
contoh alomorf yang berasal dari satu morfem yang sama, yaitu {men(N)-}.

Kata dasar adalah kata-kata yang menjadi dasar bentukan kata yang lebih besar
(KBBI V, 2016), misalnya bentuk dasar dari membeli adalah beli, menyapu adalah sapu,
menyontek adalah sontek.

C. Daftar Referensi

Arifin, Zaenal & Junaiyah. 2009. Morfologi: Bentuk, Makna, dan Fungsi. Jakarta: Grasindo.

Chaer, Abdul. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka Cipta.
Tim Penyusun. 2016. KBBI V 0.4.1 (41). Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan

Perbukuan, Kemdikbud RI


Click to View FlipBook Version