INFORMASI UMUM
1. Identitas Sekolah a. Nama Sekolah : SMK Muhammadiyah 1 Weleri
b. Tahun : 2022
c. Kelas : X Akuntansi
d. Alokasi Waktu : 1 x 15 Menit
e. Jumlah Pertemuan : 1 Pertemuan
2. Kemampuan Awal Kemampuan awal yang menjadi persyaratan untuk
mempelajari modul ini, peserta didik harus sudah memiliki
pengetahuan tentang dasar ekonomi pada mata pelajaran IPS
3. Profil Pancasila 1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME Dan
Berakhlak Mulia
4. Sarana dan
Prasarana 2. Benralar Kritis
3. Gotong Royong
1. Media Belajar : Video Pembelajaran
2. Alat/bahan : Laptop dan LCD
3. Sumber Belajar:
- Jonathan E Duchac, 2014. Pengantar Akuntansi
Adaptasi Indonesia:Bandung
- Devi P,2017.Pengantar Akuntansi untuk SMK
bisnis dan manajemen:Jakarta
- LKPD
- Modul yang Relevan diunduh dari Internet
- Media Internet
5. Target Peserta didik Peserta didik Regular/Umum
Jumlah: 15 Peserta didik
6. Model Pembelajaran Pembelajaran Tatap muka secara langsung
yang digunakan Pendekatan TPACK
Model Discovery Learning
Metode Tanya Jawab dan Penugasan
KEGIATAN INTI
1. Tujuan Pembelajaran
Setelah melalui kegiatan diskusi, menggali informasi, Presentasi, dan tugas Praktek serta
tahapan Pembelajaran melalui Strategi Discovery Learning, Maka diharapkan:
• Peserta Didik Mampu menjelaskan transaksi bisnis baik perusahaan jasa, dagang,
maupun manufacture.
2. Pemahaman Bermakna
Memahami Transaksi bisnis baik perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur sehingga bisa
menjadi ilmu pengetahuan yang akan digunakan dimasa yang akan dating.
3. Pertanyaan Pemantik
Peserta didik menjawab pertanyaan pemantik dari guru terakait dengan topik
pembelajaran yaitu Transaksi Bisnis pada Perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufakcture.
1. Apakah ada perusahaan sekitar tempat tinggalmu?
2. Perusahaan apa saja yang ada di sekitar tempat tinggalmu?
3. Adakah perusahaan yang bergerak dibidang jasa?
4. Adakah perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan?
5. Dan adakah perusahaan yang bergerak dibidang pabrik/manufacture?
6. Seperti apakah transaksi bisnis yang dilakukan pada perusahaan-perusahaan tersebut?
4. Persiapan pembelajaran
• Guru menyusun modul/handout/bahan ajar dan media pembelajaran
tentang transaksi bisnis perusahaan jasa, dagang, dan manufacture.
• Guru menyusun LKPD transaksi bisnis perusahaan jasa, dagang, dan
manufacture guna menunjang pembelajaran.
• Guru Menyusun assesmen yang akan digunakan selama proses hingga
akhir kegiatan pembelajaran.
5. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan
Kegiatan Pembelajaran Nilai Karakter Alokasi
Waktu
1. Guru mengondisikan suasana belajar Religius
yang menyenangkan, mengucapkan salam,
berdoa, presensi, dan mengecek kesiapan
peserta didik secara psikis dan fisik untuk
mengikuti proses pembelajaran. (Orientasi)
2. Guru memberikan motivasi belajar peserta didik
secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi
materi ajar dalam kehidupan sehari-hari.
(Motivasi) 2 Menit
3. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan Nasionalisme Alokasi
dengan mengaitkan materi transaksi bisnis Waktu
perusahaan dengan kegiatan sehari-hari
(Apersepsi)
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan
kompetensi dasar yang akan dicapai, cakupan
materi dan penjelasan uraian kegiatan.
(Pemberian Acuan)
Kegiatan Inti
Sintak PBL Kegiatan Pembelajaran Komptensi Nilai
4C Abad Karakter
21
Mengorganisa- Membagi peserta didik
sikan Peserta
menjadi kelompok kecil
didik
(Jumlah peserta didik sesuai
dengan kehadiran)
Mengamati
- Mengamati dan memahami
buku pengantar akuntansi dan
handout yang diberikan guru
mengenai transaksi bisnis
perusahan. Communi- Gotong
cation Royong
- Menyaksikan video
pembelajaran pada media
pembelajaran tentang
transaksi bisnis perusahan dan
menambah wawasan tentang
pengertian transaksi bisnis
perusahan
Menanya
- Merumuskan pertanyaan
untuk memahami masalah
pengertian transaksi bisnis 10 Menit
perusahan.
- Menanyakan pertanyaan
yang telah dicatat dengan
direct question kepada guru
dan mencatat pertanyaan
peserta didik lain beserta
jawaban dari guru.
Membimbing Mencoba
penyelidikan - Mencari informasi tentang
individu dan setiap pertanyaan yang telah
kelompok. diajukan hingga dapat
menyimpulkan jawaban dari
setiap pertanyaan yang Creativity
muncul mengenai pengertian
transaksi bisnis perusahan.
Menalar
- Mengerjakan tugas
kelompok yang diberikan oleh
guru dengan cara diskusi
bersama kelompok masing- Collabo-
ration
masing.
Communi-
- Mengolah berbagi informasi cation
yang ditemukan berhubungan
dengan tugas kelompok yang
diberikan oleh guru terkait
dengan transaksi bisnis
perusahan.
- Menganalisis dan
menyimpulkan informasi dan
data yang telah diperoleh
secara berkelompok.
Mengembangka Mengkomunikasikan
n dan
- Melaporkan hasil diskusi
menyajikan hasil kelompok ke depan kelas
karya. tentang transaksi bisnis
perusahan serta dikumpulkan
Menganalisis pada lembar LKPD yang telah
dan disediakan.
mengevaluasi Mengasosiasikan
proses
Melakukan refleksi untuk
pemecahan
masalah. mengevaluasi seluruh
rangkaian aktivitas Percaya
Diri
pembelajaran dan hasil-hasil
yang diperoleh untuk
selanjutnya secara bersama
menemukan manfaat
langsung maupun tidak
langsung dari hasil
pembelajaran yang telah
berlangsung
Kegiatan Penutup Alokasi Waktu
Kegiatan Pembelajaran 3 Menit
1. Peserta didik mengumpulkan hasil diskusi kelompok yang telah
dilakukan
2. Menanyakan apakah masih ada yang belum dipahami dari
materi yang disampaikan
3. Menyimpulkan seluruh materi yang telah dipelajari
4. Mengingatkan peserta didik untuk memelajari kembali materi
yang telah dipelajari di rumah.
5. Memberikan nasihat penutup untuk peserta didik.
6. Menutup kegiatan dengan mengucapkan rasa syukur kepada
Tuhan Yang Maha Esa bahwa pertemuan hari ini telah
berlangsung dengan baik dan agar ilmu yang disampaikan dapat
bermanfaat.
6. Asesmen
1) Penilaian Sikap
a. Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-
hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan
langsung dilakukan oleh guru. Berikut instrumen penilaian sikap:
No Nama Aspek Perilaku yang Dinilai Jumlah Skor Kode
Peserta BS JJ TJ DS Skor Sikap Nilai
Didik BS
1
2
3
4
5 dst.
Keterangan:
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggungjawab
• DS : Disiplin
Catatan:
1) Aspek perilaku yang dinilai
memiliki kriteria:75,1 – 100 =
Sangat Baik
50,1 – 75 = Baik
25,1 – 50 = Cukup
0 – 25 = Kurang
2) Jumlah skor: total seluruh skor aspek perilaku yang dinilai
3) Skor sikap: jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai
4) Kode nilai:
75,1 – 100 = Sangat
Baik (SB)50,1 – 75 =
Baik (B)
25,1 – 50 = Cukup (C)
0 – 25 = Kurang (K)
b. Penilaian Teman Sebaya
Petunjuk:
Berilah tanda (X) pada pilihan yang paling menggambarkan kondisi temansebaya
Anda! : …………………………………
Nama Teman yang Dinilai : …………………………………
Nama Pengamat : …………………………………
Kelas
No Pernyataan Ya Tidak Jumlah Rata- Kode
Skor rata Nilai
Skor
1. Peserta didik selalu
berdoa sebelum
kegiatan pembelajaran
dimulai.
2. Peserta didik tidak
menyontek dalam
mengerjakan baik ujian
maupun tugas.
3. Peserta didik selalu
memberikan informasi
apa adanya.
4. Peserta didik dapat
menerima pendapat
dari peserta didik lain.
5. Peserta didik
membantu teman lain
jika mengalami
kesulitan dalam
belajar.
Catatan:
1) Skore
penila
ian
Ya :
100
Tidak : 50
2) Jumlah skor: seluruh skor dari jawaban dari pernyataan
3) Rata-rata skor: jumlah skor dibagi skor maksimal, yaitu 500 dikali 100
4) Kode nilai
75,1 – 100 = Sangat
Baik (SB)50,1 – 75 =
Baik (B)
25,1 – 50 = Cukup (C)
0 – 25 = Kurang (K)
7. Pengayaan dan remedial
PROGRAM PERBAIKAN DAN PENGAYAAN
Sekolah : SMK NEGERI
Mata Pelajaran : Akuntansi Dasar
Kompetensi Dasar :
3.7 Memahami transaksi bisnis perusahaan baik perusahaan jasa,
dagang, dan manufacture
4.7 Mengelompokkan transaksi bisnis perusahaan baik perusahaan jasa, dagang,
dan manufacture.
Kelas/Semester : X/ Ganjil
Tahun Pelajaran : 2018/2019
1. Program Perbaikan
1.1. Sasaran Perbaikan : Pembelajaran remedial dilakukan segera setelah
kegiatan penilaian, yaitu bagi peserta didik yang
belum mencapai KKM 75.
1.2. Bentuk perbaikan : Tes perbaikan
1.3. Jenis perbaikan : Individual
1.4. Kompetensi Dasar/Materi Pokok :
3.7 Memahami transaksi bisnis perusahaan baik perusahaan jasa,
dagang, dan manufacture
4.7 Mengelompokkan transaksi bisnis perusahaan baik perusahaan jasa, dagang,
dan manufacture.
1.5. Proses perbaikan : Peserta didik diberikan kesempatan belajar dibawah
bimbingan teman dalam satu kelompok tentang materi
prinsip-prinsip dan konsep dasar akuntansi.
2. Program Pengayaan
2.1. Sasaran Pengayaan : Pembelajaran pengayaan dilakukan segera setelah kegiatan
penilaian, yaitu bagi peserta didik yang sudah mencapai KKM
75. Pembelajaran ini diberikan untuk perluasan atau pendalaman
materi atau kompetensi peserta didik.
2.2. Bentuk Pengayaan : Pemberian materi tambahan
2.3. Jenis Pengayaan : Individual
PELAKSANAAN PERBAIKAN/PENGAYAAN
Mata Pelajaran : Akuntansi Dasar
Kompetensi Dasar/Materi Pokok :
3.7 Memahami transaksi bisnis perusahaan baik perusahaan jasa,
dagang, dan manufacture
4.7 Mengelompokkan transaksi bisnis perusahaan baik perusahaan jasa, dagang,
dan manufacture.
Kelas :X
Semester : Ganjil
Ulangan Harian ke : ……………………………
Tanggal : ……………………………
PERBAIKAN
Nomor Nama Peserta Nilai Tanggal Hasil Bentuk
Sebelum Perbaikan
Urut Absen didik Perbaikan Perbaikan Perbaikan Keterangan
1
2
3
4
Dst....
PENGAYAAN
Nomor Nama Nilai Tanggal Hasil Bentuk
Sebelum Pengayaan Pengayaan Pengayaan
Peserta Pengayaan Keterangan
Urut Absen didik
1
2
3
4
5 Dst...
SOAL REMIDIAL
Nama Sekolah : SMK Negeri
Kelas/Semester :X/1
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Paket Keahlian : Akuntansi dan Keuangan Lembaga
Mata Pelajaran : Akuntansi Dasar
Penilaian : Remidial
Jenis Soal : Subyektif
1. Jelaskan secara singkat pengetahuan Anda tetang transaksi bisnis perusahaan!
2. Jelaskan pengaruh transaksi bisnis perusahaan pada kas, modal, dan utang perusahaan!
SOAL PENGAYAAN
Nama Sekolah : SMK Negeri
Kelas/Semester :X/1
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Paket Keahlian : Akuntansi dan Keuangan Lembaga
Mata Pelajaran : Akuntansi Dasar
Penilaian : Pengayaan
Jenis Soal : Subyektif
SOAL
Analisislah satu contoh transaksi bisnis dalam suatu perusahaan dan klasifikasikan berdasarkan
kelompok, jenis, dan pengaruhnya pada proses pencatatan!
8. Refleksi Peserta didik dan Guru
1. Bagaimana pembelajaran pada pertemuan kali ini?
2. Apa ada kendala selama kegiatan pembelajaran berlangsung?
3. Apakah peserta didik yang memiliki kesulitan selama pembelajaran
dapat teratasidengan baik?
4. Apa pendapat peserta didik dari kegiatan pembelajaran kali ini?
LAMPIRAN
1. Lampiran LKPD
AKUNTANSI DASAR
TRANSAKSI BISNIS PERUSAHAAN JASA, DAGANG, DAN, MANUFACTURE
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD
KEGIATAN DISKUSI KELOMPOK
Nama Anggota Kelompok:
1. ………………………
2. ………………………
3. ………………………
4. ………………………
5. ………………………
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Mapel : Akuntansi Dasar
Materi Pokok : Transaksi Bisnis perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufacture
Kelas/Semester : X/ Gasal
Sekolah : SMK Muhammadiyah 1 Weleri
1. KEGIATAN KELOMPOK
A. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.7.1. Menjelaskan pengertian transaksi bisnis
3.7.2. Menjelaskan kelompok transaksi bisnis
3.7.3. Menjelaskan jenis transaksi bisnis
3.7.4. Menganalisis pengaruh transaksi bisnis pada proses pencatatan
4.7.1 Mengklasifikasikan transaksi bisnis perusahaan baik perusahaan jasa, dagang, dan manufacture
B. Topik
Menganalisis Transaksi-transaksi bisnis pada perusahaan Jasa,dagang,dan Manufacture
yang ada disekitar kita.
C. Alat dan Bahan
1. LCD/Proyektor
2. Laptop
3. Alat Tulis
4. Buku Akuntansi Dasar/Referensi lain
5. Handphone
D. Petunjuk Kerja
1. Amatilah perusahaan/usaha disekitar anda yang bergerak dibidang jasa,dagang,dan
manufacture.
2. Pelajari data hasil observasi yang berkaitan dengan transaksi bisnis
3. Lakukan literasi dengan berbagai sumber baik dari internet maupun buku yang
terkait dengan transaksi bisnis.
4. Temukan jawaban atas permasalahan yang telah disusun dengan berdiskusi,
powerpoint, hasil observasi, literasi internet dan buku-buku serta sumber bacaan
lainnya.
5. Rumuskan simpulan kelompok anda dan kaitkan dengan berbagai pengertian
transaksi bisnis, kelompok transaksi bisnis, jenis-jenis transaksi bisnis, dan
pengaruh transaksi bisnis dalam proses pencatatan.
6. Siapkan hasil pekerjaan kelompok anda ini untuk dikomunikasikan dan
didiskusikan dengan kelompok lainnya dalam bentuk powerpoint dan hasil
ringkasan.
E. Aspek Penilaian
Format Penilaian
FORMAT LEMBAR PENILAIAN DISKUSI (KELOMPOK)
Nama kelompok : Nilai Kualitatif Nilai
1. .....................................
2. .................................... Kuantitatif
3. ....................................
4. ....................................
5. ....................................
6. ....................................
7. ....................................
8. ....................................
No Sikap/Aspek yang dinilai
Penilaian kelompok
1. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik
2 Kerjasama kelompok (komunikasi)
3 Hasil tugas (relevansi dengan bahan)
4 Pembagian Job
5 Sistematisasi Pelaksanaan
Jumlah Nilai Kelompok
F. Tempat Pengerjaan
(Kerjakan dalam Bentuk Word/Klipping)
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
Lampiran 2 Media Pembelajaran
Video Pembelajaran
Link Video Pembelajaran: https://youtu.be/kvVv_cClGdY
Video di atas memuat materi mengenai transaksi bisnis perusahaan baik perusahaan jasa,
dagang, dan manufacture. Video di atas akan membatu siswa dalam hal Mengamati dan sebagai
media pendukung selain media powerpoint dan handout.
LAMPIRAN BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
“TRANSAKSI BISNIS PADA PERUSAHAAN”
A. Pengertian Transaksi Bisnis
Transaksi adalah suatu aktifitas perusahaan yang menimbulkan perubahan
terhadap posisi harta keuangan perusahaan, misalnya seperti menjual, membeli, membayar
gaji, serta membayar berbagai macam biaya yang lainnya.
Administrasi transaksi adalah suatu kegiatan untuk mencatat berbagai perubahan
posisi keuangan dari sebuah perusahaan yang dilakukan secara kronologis, dengan
metode-metode tertentu sehingga hasil pencatatan dapat di komunikasikan kepada pihak
lainnya.
Lalu pengertian transaksi keuangan ialah kegiatan ekonomi yang dapat diukur
dengan satuan uang tertentu, yang dapat mengubah posisi keuangan perusahaan tersebut.
Dan pengertian transaksi bisnis yaitu dapat di artikan sebagai kejadian-kejadian
ekonomi dari suatu bisnis yang secara langsung mempengaruhi kondisi kuangan suatu
bisnis, Ini merupakan kegiatan dasar yang mendefinisikan status dalam bisnis.
B. Kelompok Transaksi Bisnis
Pada umumnya transaksi yang terjadi pada kehidupan sehari-hari di dalamsuatu
perusahaan terbagi menjadi 2 (dua) kelompok, diantaranya yaitu:
a. Transaksi internal adalah suatu transaksi yang terjadi yang melibatkan hanya bagian-
bagian yang terdapat di dalam perusahaan saja, lebih menekankan perubahan posisi
keuangan yang terjadi antara bagian yang ada dalam perusahaan misalnya seperti
memo dari pimpinan kepada seseorang yang ditunjuk, perubahan nilai dari harta
kekayaan karena penyusutan, pemakaian perlengkapan kantor. Lebih tepatnya dibuat
dan juga dikeluarkan oleh perusahaan itu sendiri. Selain itu dapat juga diartikan
sebagai bukti pencatatan atas kejadian-kejadian yang terjadi di dalam perusahaan itu
sendiri. Contohnya seperti : penghapusan piutang usaha, pengalokasian beban dan lain-
lain.
b. Transaksi eksternal adalah suatu transaksi yang melibatakan pihak dari luar
perusahaan. Seperti misalnya: transaksi penjualan, pembelian, pembayaran hutang
piutang dan lain-lain.
C. Transaksi-Transaksi Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur
1. Transaksi-Transaksi Perusahaan Jasa
Kegiatan perusahaan berkaitan dengan uang harus disertai bukti transaksi.
Bukti transaksi itulah yang digunakan untuk catatan-catatan yang digunakan sebagai
tahap-tahap proses akuntansi yang berhubungan dengan kegiatan usaha baik dari
waktu berdirinya sampai dengan waktu berjalannya usaha tersebut.
Contohnya : pengeluaran biaya mengurus izin usaha, membeli perabotan
kantor, membeli alat tulis kantor (ATK), biaya perjalanan, biaya sewa gedung, dan
biaya gaji karyawan. Selain pengeluaran juga ada transaksi pemasukan kas usaha dari
jasa yang diberikan perusahaan kepada konsumen. Semua ini menjadi dasar
penyusunan laporan keuangan nantinya.
2. Transaksi-Transaksi Perusahaan Dagang
Kegiatan perusahaan dagang banyak macamnya daripada perusahaan jasa,
secara lebih terperinci transaksi-transaksinya sbb :
a. Pembelian Barang Dagang
Pembelian adalah jumlah harga beli barang dagangan sesuai dengan
jumlah yang disepakati antara penjual dan pembeli, yang pencatatannya dalam
rekening pembelian yang akan ditulis pembelian (Debet) dan harga perolehan
pembelian (Kredit) dan ada juga pembelian yang dicatat pada rekening khusus
dengan syarat barang yang dibeli bertujuan untuk digunakan perusahaan ataupun
tidak untuk dijual.
Pembelian barang dagang dapat dilakukan dalam dua cara sbb :
- Pembelian Tunai
Pembelian tunai adalah pembelian yang pembayarannya dilakukan
secara bersamaan setelah menerima barang dari penjual.
- Pembelian Kredit
Pembelian kredit adalah pembelian yang pembayarannya dilakukan
beberapa waktu setelah barang diterima (Hutang).
b. Retur dan Pengurangan Pembelian
Retur pembelian adalah pembeli mengembalikan barang yang sudah
dibelinya disebabkan barang yang dibelinya tersebut rusak, cacat, berkualitas
rendah, atau tidak sesuai dengan pesanan. Jika barang tsb dikembalikan pembeli
maka terjadi pengurangan atau potongan harga dari barang yang dibelinya.
Untuk retur dan pengurangan pembelian biasanya pembeli akan
memberitahukan penjual untuk mengurangi utangnya dengan mengeluarkan nota
debit yang dikirimkan kepada penjual. Nota Debit adalah nota yang dikirimkan
pembeli kepada penjual untuk mendebit rekeninya dengan jumlah tertentu, jika
yang membuat nota itu pihak penjual disebut Nota Kredit.
c. Biaya Angkut Pembelian
Biaya angkut pembelian adalah biaya yang dikeluarkan pembeli dalam
rangka memperoleh barang dagangan dari penjual sampai ketangan pembeli
untuk siap dijual.
d. Penjualan Barang Dagangan
Penjualan barang dagangan dapat dilakukan secara tunai atau kredit.
Penjualan Tunai adalah penjualan barang dagangan yang pembayarannya
dilakukan bersamaan saat menerima barang tsb. Penjualan Kredit adalah
penjualan barang dagangan yang penerimaan pembayarannya dilakukan beberapa
waktu setelah menerima barang tsb.
e. Retur dan Pengurangan Penjualan
Retur dan pengurangan penjualan merupakan kebalikan dari retur dan
pengurangan pembelian. Bagi para pembeli disebut retur pembelian dan bagi
penjual disebut retur penjualan. Untuk menyetujui retur dan pengurangan
penjualan maka penjual mengirimkan Nota Kredit kepada pembeli.
f. Potongan Tunai Penjualan
Potongan penjualan adalah potongan yang diberikan oleh penjual kepada
pembeli yang melakukan pembelian secara kredit dengan syarat pembayaran
dengan faktur yang gunanya untuk merangsang pembeli agar membayar utangnya
sebelum batas waktu kredit (secepatnya). Biasanya syarat itu akan diberikan
keterangan 2/10, n/30 artinya jika pembeli bisa membayar utang sebelum hari ke-
10 maka akan diberikan potongan 2% akan tetapi jika lebih 10 hari ataupun saat
terakhir batas waktu pembayaran utang maka pembeli harus membayar sebanyak
utangnya (tanpa potongan).
g. Biaya Angkut Penjualan
Biaya angkut penjualan adalah biaya angkut yang dikeluarkan oleh
penjual untuk mengangkut barang dagangan yang dijualnya, maka jurnalnya :
h. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
Berdasarkan Undang-Undang perpajakan di Indonesia terdapat beberapa
jenis barang dan jasa yang dijual dengan dikenakan PPN (Pajak Pertambahan
Nilai) sebesar 10% dari harga faktur. Pajak ini akan dibebankan kepada pembeli
(pelanggan) sampai pembeli terakhir, dalam hal ini penjual bertindak sebagai
wajib pungut PPN dan berkewajiban menyetorkan pungutan PPN ke kas negara
jika PPN belum disetor ke kas negara maka akan dimasukkan ke dalam rekening
Utang PPN.
i. Syarat Penyerahan
Dalam perdagangan barang dagangan terdapat dua syarat penyerahan
barang yaitu FOB Shipping Point dan FOB Destination.
- FOB Shipping Point (Free on Board Shipping Point)
FOB Shipping Point atau perangko gudang penjualan adalah syarat
penyerahan barang dagangan yang mana pembeli harus menanggung biaya
pengiriman barang dari gudang penjual sampai ke gudang pembeli.
- FOB Destination (Free on Board Destination)
FOB Destination atau perangko gudang pembeli adalah seluruh biaya
pengangkutan barang dagangan yang dijual sampai ke tempat pembeli biaya
angkutnya ditanggung oleh penjual.
j. Persediaan Barang Dagang
Sediaan barang dagang adalah sediaan yang dibeli oleh perusahaan tetapi
pada saat penyusutan neraca belum selesai diproses atau dijual yang merupakan
aktiva lancar perusahaan. Sediaan bertambah jika ada pembelian dan retur
penjualan, sedangkan berkurang jika ada penjualan, retur pembelian dan
pemrosesan. Pencatatan dilakukan dengan dua metode yaitu Perpetual dan Fisik.
- Metode Perpetual
Metode ini mencatat terus-menerus setiap terjadi perubahan sediaan
barang, sehingga setiap saat dapat diketahui HPP dan sediaan barang. Apabila
terjadi penjualan barang dagangan maka pencatatannya.
- Metode Periodik ( Metode Fisik )
Metode ini tidak melakukan pencatatan secara terus menerus, apabila
terjadi Pembelian dan Penjualan, transaksi tsb tidak dicatat pada rekening
sediaan barang dagangan. Dengan demikian rekening sediaan barang tidak
dapat menunjukkan perubahan akibat pembelian, penjualan, dan pemakaian.
Perhitungan HPP tidak dapat diketahui setiap saat melainkan saat akhir periode
akuntansi, disebabkan baru dihitung saat periode berakhir.
- Harga Pokok Penjualan ( HPP )
Harga pokok penjualan adalah jumlah rupiah yang melekat pada
barang yang diserahkan kepada konsumen, didalam ini harus diperhitungkan
adanya biaya angkut pembelian, retur dan pengurangan pembelian, dan
potongan tunai pembelian.
Penentuan HPP barang dagangan diperlukan dalam :
o Mencatat pembelian barang dagangan untuk dijual lagi.
o Menetapkan harga pokok barang yang dibeli dalam satu periode
akuntansi.
o Menentukan harga pokok barang-barang yang masih ada pada awal dan
akhir periode akuntansi.
3. Transaksi-Transaksi Perusahaan Manufaktur
Transaksi perusahaan Manufaktur lebih banyak daripada transaksi perusahaan
jasa dan dagang disebabkan pada perusahaan ini transaksinya dimulai dari pembelian
bahan yang belum jadi sampai terjadinya pemasaran dari barang yang di olah, jadi
proses transaksinya sangat panjang. Transaksi-transaksi pada perusahaan manufaktur
secara terperinci sbb:
a. Transaksi Pembelian Bahan.
b. Transaksi Pemakaian Bahan.
c. Transaksi Pencatatan dan Pembayaran Gaji dan Upah.
d. Transaksi Pencatatan Biaya Overhead Pabrik.
e. Transaksi Penjualan Barang Jadi.
f. Transaksi Pencatatan Biaya Administrasi dan Umum.
g. Transaksi Pencatatan Biaya Pemasaran.
Dari transaksi utama perusahaan manufaktur tsb, dapat dihasilkan bukti-bukti
transaksi sbb:
a. Voucher atau Laporan Penerimaan Barang
Voucher merupakan bukti awal yang digunakan sebelum transaksi
pengeluaran kas dilakukan. Voucher dapat diartikan sebagai bukti perusahaan
dalam melakukan pembelian secara kredit.
b. Bukti Pemakaian Barang
Bukti pemakaian barang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi
pemakaian barang oleh departemen produksi bagian persiapan dan ring spinning,
departemen pembantu (listrik, bengkel, dan umum pabrik), departemen
administrasi dan umum, serta departemen pemasaran.
c. Faktur Penjualan
Faktur penjualan digunakan untuk merekam seluruh transaksi penjualan
barang jadi perusahaan secara kredit.
d. Bukti Kas Masuk (Bukti Penerimaan Kas)
Bukti kas masuk (BKM) merupakan bukti transaksi yang membuktikan
telah terjadinya transaksi penerimaan kas. Bukti kas masuk menjadi sumber
utama pencatatan dalam jurnal penerimaan kas.
e. Bukti Kas Keluar
Bukti kas keluar (BKK) digunakan untuk mencatat seluruh transaksi yang
berkaitan dengan pengeluaran kas yang didasarkan pada bukti voucher yang
sudah jatuh tempo. Bukti kas keluar merupakan sumber utama pencatatan dalam
jurnal pengeluaran kas.
f. Bukti Memorial
Seluruh transaksi yang tidak direkam dalam bukti transaksi lain (BKM,
BKK, faktur, penjualan, laporan penerimaan barang, dan laporan pemakaian
barang) dicatat kedalam bukti memorial (BM). Bukti memorial merupakan
sumber utama dalam pencatatan jurnal umum.
GLOSARIUM
Perusahaan
adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap
perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang
terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya.
Perusahaan jasa
adalah perusahaan yang tidak menyediakan produk dalam bentuk fisik atau tidak berwujud,
melainkan berupa layanan yang konsumen butuhkan. Layanan tersebut dapat berupa keahlian
yang dimiliki. Aktivitas ini bertujuan untuk mendapatkan laba atau keuntungan dari layanan
jasa yang ditawarkan.
Perusahaan Dagang
adalah suatu perusahaan yang memerlukan berbagai jenis produk yang dijual untuk keperluan
konsumen tanpa merubah bentuk atau wujud barang tersebut. Banyak contoh dari perusahaan
dagang, salah satunya adalah supermarket dan toko kelontong yang sering kita temui sehari-
hari.
Manufaktur
Manufaktur adalah suatu cabang industri yang mengoperasikan peralatan, mesin dan tenaga
kerja dalam suatu medium proses untuk mengolah bahan baku, suku cadang, dan komponen
lain untuk diproduksi menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual.
Daftar Pustaka
Jonathan E Duchac, 2014. Pengantar Akuntansi Adaptasi Indonesia:Bandung
Devi P,2017.Pengantar Akuntansi untuk SMK bisnis dan manajemen:Jakarta