The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Dinasundari1982, 2022-09-29 12:18:26

hand out aksi 3_Neat

PRAKTIKUM AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA












POSTING JURNAL PENYESUAIAN KE BUKU BESAR








































UNTUK KELAS XI
SEMESTER GASAL
AKUNTANSI DAN KEUANGAN LEMBAGA

DISUSUN OLEH
DINA SUNDARI,S.Pd.

KOMPETENSI DASAR







3.5 Menerapkan posting jurnal penyesuaian ke dalam


buku besar untuk perusahaan jasa


4.5 Melakukan posting jurnal penyesuaian ke dalam buku


besar untuk perusahaan jasa






INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI






3.5.1 Mengidentifikasi hasil pencatatan jurnal


penyesuaian


3.5.2 Menerapkan prosedur posting jurnal

penyesuaian ke dalam buku besar

4.5.1 Membuat hasil pencatatan jurnal


penyesuaian


4.5.3 Melakukan posting jurnal penyesuaian

kedalam buku besar

TUJUAN PEMBELAJARAN










1. Pengetahuan

Melalui diskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat:


a. Mengklasifikasi akun-akun buku besar dalam rekapitulasi
jurnalpenyesuaian untuk perusahaan jasa dengan benar dan

tanggungjawab.

b. Menerapkan posting jurnal penyesuaian ke dalam buku besar

untukperusahaan jasa dengan benar dan mandiri.

2. Keterampilan


Disediakan jurnal penyesuaian, buku besar, dan neraca saldo
setelah penyesuaian, peserta didik dapat:


a. Menyusun rekapitulasi jurnal penyesuaian untuk


perusahaan jasadengan teliti dan mandiri.

b. Melakukan posting jurnal penyesuaian ke dalam
buku besar untukperusahaan jasa dengan teliti dan mandiri.


c. Menyajikan neraca saldo setelah penyesuaian untuk


perusahaan jasadengan teliti dan tanggung jawab.

MATERI


PEMBELAJARAN










Posting Jurnal ke Buku Besar



Pemindahan (posting) jurnal ke buku besar - Setelah transaksi dicatat
dalam jurnal, tiba saatnya dilakukan posting ke buku besar. Jadi, apakah

posting itu? Posting atau pemindahbukuan adalah memindahkan

transaksi yang telah dicatat dalam jurnal ke dalam setiap akun buku
besar yang sesuai. Buku besar ini merupakan kumpulan akun-akun yang

saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan. Karena itu, buku

besar hampir sama dengan akun. Perbedaannya hanyalah pada
penyebutannya.

Ingatkah Anda, apakah akun itu?















Lalu, bagaimana cara memposting ke buku besar?

Cara memposting ke buku besar melalui tiga tahap, yaitu sebagai berikut.

o mencatat tanggal transaksi dan jumlah yang akan didebit atau dikredit
ke dalam akun yang sesuai;

o mengisi kolom “Referensi: dalam akun nomor halaman jurnal;

o mengisi kolom “Referensi” dalam jurnal dengan akun yang bersangkutan.
Pada buku besar, bentuk-bentuk akun yang biasa digunakan, yaitu

akun bentuk T, akun 2 kolom, akun 3 kolom, dan akun 4 kolom.

Penyebutan istilah “dua kolom” mengacu pada jumlah kolom yang
digunakan untuk mencatat nilai uang. Berikut disajikan bentuk-bentuk

buku besar tersebut.

Keterangan:
1. Nama akun, diisi nama akun yang bersangkutan
2. Kode akun, diisi nomor akun yang bersangkutan
3. Tanggal, untuk mencatat tanggal, bulan, tahun, terjadinya transaksi
4. Keterangan, digunakan untuk mencatat penjelasan singkat transaksi
5. Ref, atau referensi; digunakan untuk mencatat nomor halaman
dokumen yang menjadi sumber pencatatan.
6. Debit dan kredit, untuk mencatat nilai transaksi
7. Saldo, untuk mencatat saldo akhir suatu akun setelah suatu transaksi
dicatat dalam akun tersebut.


Tujuan Posting Jurnal Penyesuaian



Tujuan Posting Jurnal Penyesuaian adalah menyesuaikan serta
mengidentifikasi semua data-data yang mengalami perubahan akibat
terjadinya transaksi setelah tercatat pada priode sebelumnya untuk
melanjutkan jumlah saldo yang sebenarnya dalam pencatatan ke dalam Buku
Besar.



Cara Posting Jurnal Penyesuaian ke Buku Besar


Cara posting jurnal penyesuian ke buku besar merupakan suatu langkah-
langkah dalam melakukan klasifikasi akun-akun yang ada di jurnal

penyesuaian.

Langkah Untuk Posting Jurnal yaitu;

1. Menyusun Jurnal Penyesuaian dapat dilakukan dengan cara
Mengidentifikasikan nama akun yang terkait pada kolom pada posisi

DEBET ataupun KREDIT seperti berikut;

2. Posting Jurnal Penyesuaian ke Buku Besar dapat dilakukan dengan cara

Menulis kode akun pada kolom referensi adalah tujuan
utama dari Posting Jurnal penyesuaian ke Buku Besar.

3. Pengisian Ref Pada Jurnal Penyesuaian dapat dilakukan setelah proses

pemindahan akun-akun Jurnal Penyesuian selesai, saldo pada masing-
masing akun ditentukan serta dipindahkan ke dalam akun Buku Besar.

4. Penyelesaian Lembar Kegiatan dapat dilihat dari proses Jurnal

Penyesuaian Posting ke Buku Besar pada kelompok akun-akun yang telah
diidentifikasi nama akun, kode akun, referensi, saldo akun serta posisi

DEBET dan KREDIT.




Persiapan Membuat Posting Jurnal Penyesuaian



Sebagai contoh Persiapan membuat posting jurnal penyesuaian perusahaan

Jasa Sanggar Rias MUsdalifa dibuat untuk mengidentifikasikan nama akun,
kode akun serta soaldo akun yang terkait dalam Jurnal Penyesuaian ke dalam

Buku Besar.



Cara Menyusun Jurnal Penyesuaian yang sudah disesuaikan


Cara Menyusun Jurnal Penyesuaian yang sudah disesuaikan dengan cara
mengidentifikasikan nama akun yang terkait pada akun-akun Jurnal Penyesuaian,

yang mana harus disusun ke dalam Jurnal Penyesuaian dengan cara mengikuti

langkah-langkah berikut;


1 . Cara Menyusun Jurnal Penyesuaian Pada Akun Perlengkapan dan Posting Ke
Buku Besar


a. Akun perlengkapan menunjukkan saldo sementara Rp500.000.
Sedangkan data akhir periode menunjukkan saldo masih ada senilai

Rp200.000.

Analisis:

Akun perlengkapan (saldonya di sisi debit).

Maka dihitung jumlah yang habis terpakai di sisi debit beban, yaitu
Rp500.000 – Rp200.000 = Rp300.000. Kemudian, catatlah akun beban

perlengkapan Rp300.000 di sisi debit dan kurangi jumlah akun

perlengkapan sejumlah Rp300.000 seterusnya dicatat di sisi kredit. Jurnal
penyesuaiannya adalah:



Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit
(Rp) (Rp)


2017 Beban perlengkapan 300.000
Desember
Perlengkapan 300.000


b. Posting ke buku besar

Nama akun : Beban perlengkapan No. Akun :511
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
Debit Kredit
Des’ Posting JP 300.000 300.000
2017


Nama akun : Perlengkapan No. Akun :106
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
Debit Kredit
Des’ Posting JP 300.000 300.000
2017




2. Cara Menyusun Jurnal Penyesuaian Pada Penyusutan Aktiva Dan Posting
Buku Besar

a. Akun peralatan menunjukkan saldo Rp3.000.000. Pada
akhir periode: peralatan disusutkan 10%.
Analisis:
Akun peralatan (saldo di sisi debit). Penyusutan peralatan 10% x
Rp3.000.000 = Rp300.000 dicatat sebagai beban penyusutan peralatan,
di sisi debit. Kemudian dalam akun akumulasi penyusutan peralatan di
catat Rp300.000 di sisi kredit untuk menampung setiap penyusutan

peralatan setiap tahunnya. Jurnal penyesuaiannya adalah:


Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit

2017 Beban penyusutan peralatan 516 Rp300.000
desember

Akumulasi penyusutan peralatan 121 Rp300.000




b. Posting ke Buku Besar


Nama akun :Beban Peny. Peralatan No. Akun : 516
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
Debit Kredit
2017 Posting Jp 300.000 300.000
desember



Nama akun :Akum. Peny. Peralatan No. Akun :121
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
Debit Kredit
2017 Posting JP 300.000 300.000
Desember




3. Cara Menyusun Jurnal Penyesuaian Pada Beban Yang Masih Harus
Dibayar Dan Posting Buku Besar

a. Akun masih harus dibayar beban listrik, air dan telpon
sebesar Rp 3.500.000.00
Analisis:
Akun beban – beban dicatat di kolo, debet senilai Rp 3.500.000,00 dan
hutang dicatat dikolom kredit dengan nilai jumlah yang sama, maka
Jurnal penyesuaiannya adalah:


Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2017 Beban Listri, air & telpon 521 3.500.000
desember
Hutang Beban 211 3.500.000

b. Posting ke Buku Besar


Nama akun :Beban Listrik,air &telpon No. Akun : 521
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
Debit Kredit
2017 Posting Jp 3.500.000 3.500.000
desember



Nama akun : Hutang Beban No. Akun :211
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
Debit Kredit
2017 Posting JP 3.500.000 3.500.000
Desember



4. Cara Menyusun Jurnal Penyesuaian Pada Beban Dibayar dimuka Dan
Posting Buku Besar

a. Akun beban dibayar dimuka ada dua pencatatan ,pada tanggal 1
Agustus 2017 dibayar premei asuransi untuk 1 tahun sebesar Rp
28.800.000,00.jika pendekatan neraca
Analisis :
Jumlah yang telah menjadi beban sama dengan yang telah terpakai .1
agustus 2017 sampai 31 desember 2017 adalah 5 bulan,maka
RP28.800.000,00 dibagi jumlah bulan dalam setahun. Yaitu Rp
2.400.000,00/bulan
Maka jumlah yang menjadi beban adalah 5 x 2.400.000 = 12.000.000
Maka jurnal penyesuaiannya adalah:




Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2017 Beban Asuransi 512 12.000.000
desember
Asuransi dibayar dimuka 116 12.000.000



Nama akun : Beban Asuransi No. Akun : 512
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
Debit Kredit
2017 Posting JP 12.000.000 12.000.000
Desember

Nama akun : Asuransi dibayar dimuka No. Akun :116
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
Debit Kredit
2017 Posting JP 12.000.000 12.000.000
Desember


b. Akun beban dibayar dimuka ada dua pencatatan ,pada tanggal 1

Agustus 2017 dibayar premei asuransi untuk 1 tahun sebesar Rp
28.800.000,00.jika pendekatan Bebab / Laba/rugi

Analisis :

Jumlah yang telah menjadi beban sama dengan yang belum terpakai.
1Januari 2018 sampai 31 Juli 2018 adalah 7 bulan,maka

RP28.800.000,00 dibagi jumlah bulan dalam setahun. Yaitu Rp
2.400.000,00/bulan

Maka jumlah yang menjadi beban namum belum terpakai adalah

7 x 2.400.000 = 16.800.000
Maka jurnal penyesuaiannya adalah:




Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2017 Asuransi dibayar dimuka 116 16.800.000
desember
Beban Asuransi 512 16.800.000



Posting Ke Buku Besar

Nama akun : Asuransi dibayar dimuka No. Akun : 116
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
Debit Kredit
Posting
2017 JP 12.800.000 12.800.000
Desember

Nama akun : Beban Asuransi No. Akun : 512
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
Debit Kredit
2017 Posting JP 12.800.000 12.800.000
Desember




5. Cara Menyusun Jurnal Penyesuaian Pada Pendapatan atau Piutang Dan

Posting Buku Besar


a. tersebut sebesar Rp200.000 layanan kepada langganan belum dikerjakan.

Analisis:

Akun pendapatan jasa (saldo di sisi kredit). Jumlah pendapatan yang
belum menjadi pendapatan adalah Rp200.000 karena pekerjaan/layanan

kepada langganan belum dikerjakan. Jadi kurangkan akun pendapatan

jasa Rp200.000 dan dicatat di sisi debit. Kemudian catatlah ke dalam
akun pendapatan diterima di muka Rp200.000 di sisi kredit karena

dianggap sebagai utang. Jurnal penyesuaiannya adalah:



Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit
411
2017 Pendapatan jasa Rp200.000
desember 222
Pendapatan diterima di muka Rp200.000

Nama akun : pendapatan Jasa No. Akun : 411
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Debit Kredit
2017 Posting JP 12.800.000 12.800.000
Desember

Nama akun : Pendapatan diterima dimuka No. Akun : 222
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
Debit Kredit
2017 Posting JP 12.800.000 12.800.000

Desember

RANGKUMAN


Yang dimaksud dengan buku besar akuntansi (general ledger) adalah suatu
kumpulan akun-akun yang digunakan untuk meringkas transaksi yang telah
dicatat dalam jurnal.

Buku besar akuntansi perusahaan juga dapat diartikan sebagai sebuah
tahapan catatan terakhir dalam akuntansi atau book of final entry yang
menampung ringkasan data yang sudah dikelompokan atau diklasifikasikan
yang berasal dari jurnal.

Buku ini berisi tentang perkiraan-perkiraan yang mengikhtisarkan pengaruh
adanya transaksi keuangan terhadap perubahan sejumlah akun.

Akun akun yang tercatat di dalamnya merupakan akun akun yang berbeda
seperti akun aktiva, kewajiban, dan modal perusahaan.


Penting diingat bahwa banyaknya jumlah perkiraan yang dibutuhkan/dicatat
perusahaan berbeda-beda, karena tergantung kepada kekayaan dan keuangan
perusahaan, jenis kegiatan, volume transaksi dan informasi yang diinginkan
perusahaan.

Fungsi setiap akun-akun yang terdapat di buku besar akuntansi perusahaan
berbeda sesuai dengan kondisi perusahaan masing-masing.


Data dalam ledger akuntansi belum terperinci karena akun terkadang tidak
mencerminkan data secara rinci, seperti rekening utang, piutang, dan
persediaan barang dagang.


Untuk melihat rekening-rekening tersebut diperlukan rekening lain yang
dikelompokkan dalam suatu buku atau kumpulan kartu-kartu yang disebut
buku besar pembantu atau subsidiary ledger.


Apa Manfaat serta Fungsi dari Buku Besar?

Fungsi buku besar baik itu dalam bentuk T, skontro, dan staffle sangat krusial
dalam proses akuntansi terutama dalam penyusunan laporan keuangan
tahunan perusahaan.

Masing-masing bentuk buku besar perusahaan memiliki kegunaan tersendiri.
Hal ini bergantung pada setiap perusahaan.


Anda harus menyesuaikan dengan perusahaan Anda dan melihat berapa
banyak transaksi di dalam perusahaan Anda.

Beberapa fungsi dari buku besar dalam akuntansi yaitu adalah sebagai
berikut ini:

1. Sebagai alat untuk meringkas data transaksi yang telah dicatat dalam jurnal
(umum).
2. Sebagai alat untuk menggolongkan data keuangan serta dapat untuk
mengetahui jumlah atau keadaan rekening (akun) yang sebenarnya apakah
ada perbedaan atau tidak.
3. Sebagai dasar penggolongan transaksi yang ada atau telah dicatat dalam
jurnal.
4. Sebagai bahan atau informasi untuk menyusun laporan keuangan.
5. Sebagai bukti atau validasi dari semua data yang telah terkumpul.
6. Pembaharuan terhadap akun yang terdapat pada buku besar umum dan
berkas berkas data transaksi.
7. Sebagai pencatatan penyesuaian terhadap akun akun perusahaan.
8. Persiapan laporan keuangan sederhana excel di akhir periode akuntansi.
9. Media klasifikasi dan pencatatan kode data transaksi yang bersumber dari
akun-akun perusahaan.

Selain fungsi-fungsi dari buku besar akuntansi perusahaan di atas, ada
pula manfaat baik dalam bentuk T, skontro, dan staffle, di antaranya
adalah:


1. Pencatatan data transaksi bisnis yang akurat yang terjadi selama periode
akuntansi. Setiap data tersebut akan lebih mudah dipertanggung jawabkan
ketika akhir periode yaitu pada saat pembuatan laporan keuangan. Dengan
catatan data transaksi yang tepat dan akurat, maka pembuatan laporan
keuangan akan lebih mudah juga.
2. Memposting semua transaksi yang terjadi dalam bisnis dengan benar
berdasarkan akun akun perusahaan.
3. Menyeimbangkan debet dan kredit dalam akun perusahaan.
4. Mempermudah proses pembuatan jurnal penyesuaian dengan catatan data
transaksi yang akurat.


Bentuk Buku Besar

Sebelum masuk ke bagian cara membuat dan contoh buku besar perusahaan
dagang, ada beberapa bentuk dari pencatatn akuntansi ini yang perlu Anda
pahami terlebih dahulu, yaitu adalah:

1. Buku Besar Bentuk T


Buku besar perusahaan dengan bentuk T dalam akuntansi atau keuangan
merupakan salah satu bentuk yang paling sederhana di mana bentuknya
terlihat seperti huruf T besar.

Di sebelah kanan menunjukan sisi kredit, di sebelah kiri menunjukan
sisi debit.

Bentuk juga fungsi dari buku besar ini cukup sederhana dan mudah.


Nama akun diletakkan pada sisi kiri atas dan kode akun diletakkan di sisi
kanan atas.

Jumlah akun dan transaksi yang dicatat berbeda-beda untuk setiap
perusahaan.

Tergantung pada jenis perusahaan dan jenis transaksi yang terjadi dalam satu
periode perusahaan.


Jenis ledger dengan bentuk T tetap memiliki kesamaan meskipun akun yang
dicatat berbeda.


Kesamaannya yaitu format tanggal, debit, kredit, dan nama dan nomor akun,
total di akhir jumlahnya.

2. Buku Besar Bentuk Skontro


Bentuk skontro biasa disebut bentuk dua kolom.

Skontro sendiri artinya adalah sebelah atau dibagi dua yaitu kanan dan kiri
atau debet dan kredit.

Fungsi dari buku besar bentuk skontro cukup penting dan sering digunakan
dalam perusahaan.


Skontro adalah merupakan salah satu bentuk buku besar akuntansi
perusahaan yang cukup mudah namun tetap detail dalam setiap catatan
transaksi dan nominalnya.


3. Bentuk Staffle Berkolom Saldo Tunggal

Buku besar bentuk staffle berkolom saldo tunggal biasanya digunakan dalam
perusahaan yang memiliki banyak jumlah transaksi.


Kolom saldo digunakan untuk menuliskan hasil setelah terjadi transaksi debet
atau kredit.


Ini akan lebih memudahkan jika jumlah transaksi yang terjadi banyak dalam
satu periode.

4. Bentuk Staffle Berkolom Saldo Rangkap

Pengertian dari buku besar bentuk staffle berkolom ganda adalah bentuk yang
menyerupai kolom saldo tunggal.

Yang membedakan dari bentuk staffle berkolom tunggal hanyalah dalam
kolom saldo, dibagi menjadi 2 kolom lagi yaitu kolom debet dan kolom kredit.


Click to View FlipBook Version