The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rizkiintanlestariaji, 2021-12-15 02:47:50

Belajar Menghargai Sesuatu

Cerita Anak

Keywords: #book

BELAJAR
MENGHARGAI

SESUATU

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Dani Rani dan Toni adalah sahabat
dari sejak kecil. Dani dan Rani
merupakan anak dari keluarga
berkecukupan, berbeda dengan Toni.
Toni merupakan anak yang hidup di
keluarga yang kurang mampu dan
serba kekurangan.
Pada hari Jumat Dani diajak ibunya
pergi ke supermarket besok pada
hari minggu. Dani senang kalau
diajak karena dia bisa membeli
mainan yang banyak saat dia ke
supermarket bersama ibunya.

1

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Hari ini adalah hari Sabtu, setiap
dipagi hari Dani selalu berangkat ke
sekolah dengan temannya yang
bernama Rani dan Toni. Setiap pagi
mereka selalu berpapasan di jalan
untuk berangkat sekolah bersama.
Hari ini pun sama, mereka berapasan
dan berangkat ke sekolah bersama
sama sambil mengobrol di jalan.

2

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Dani: ‘’haii Rani, Tonii!’’
Rani dan Toni: ‘‘haiii Danii’’
Dani: ‘‘aku seneng bangett, hari
minggu besok aku diajak ke
supermerket oleh ibuku, aku mau beli
mainan yangg banyaaakk’’
Toni: ‘’wahhh asyik bangeeett’’
Rani: ‘’tapi kan mainanmu sudah
banyak Dan, kenapa kamu masih mau
beli mainan lagi?’’
Dani: ‘‘aku sudah bosen sama
mainanku yang lamaaa’’
Toni: ‘’besok kalau bermain bersama
aku boleh meminjam mainanmu yang
lama ya Dan untuk bermain bersama’’
Dani: ‘’ga boleehh, itu kan mainanku!’’
Toni langsung merasa sedih
Rani: ‘‘udah Ton besok minjem mainan
punyaku aja yaa’’ (sambil tersenyum)
Toni: ‘‘terimakasih ya Ran’’
Rani tersenyumm

3

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Dani terbiasa selalu membeli mainan
baru, dia tidak pernah merawat dan
menjaga barang barangnya. Ketika
bermain dia memainkan mainannya
hanya sebentar saja. Mainan
miliknya tidak dirawat sehingga
menjadi cepat sekali rusak maupun
hilang, berbeda dengan Toni ia hanya
mempunyai mainan beberapa saja
dan itupun dibuatkan oleh ayahnya
dari kayu seperti mobil mobilan kayu,
kuda kudaan kayu, kithiran, othok
othok dan kereta kerataan dari kayu.

4

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Dani, Rani dan Toni biasanya selalu
bermain setelah pulang sekolah, Rani
yang juga mempunyai mainan yang
banyak, selalu merawat mainannya
sehingga mainan dia tidak cepat
rusak, dia juga suka meminjamkan
mainannnya kepada Toni, tetapi
mainan Rani kebanyakan mainan untuk
perempuan, sedangkan Dani tidak mau
meminjamkan mainannnya saat
bermain bersama

5

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Toni sering merasa sedih jika sedang
bermain bersama karena mainannya
tidak sebagus punya Dani, tapi Rani
selalu menghiburnya, Rani juga sering
menasihati Dani untuk mau berbagi
tetapi ia tidak mau mendengarkannya
sehingga Dani dijauhi oleh Rani dan
teman temannya karena banyak yang
tidak suka dengan sifat buruknya.
Dani pun sejak saat itu dijauhi teman
temannya dan sering bermain
sendirian.

6

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Nah pada hari Minggu sesuai ajakan
ibunya ia jadi pergi ke supermarket
bersama ibunya dan ia benar-benar
membeli mainan yang banyak untuk
ia bermain dan seperti biasa ia
langsung bosan dengan mainan
barunya. Ibu Dani dan ayahnya mulai
tidak suka dengan sifat anaknya
yang tidak bisa menjaga barang,
cepat marah, egois, ketika meminta
sesuatu harus dituruti, dan tidak
bisa menghargai orang lain.

7

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Ayah dan ibu Dani membuat rencana
untuk tidak membelikan mainan baru
untuk Dani saat Dani memintanya
agar Dani bisa menghargai mainan
yang sudah ia punya dan bisa
merawat nya, ia akan membeli
mainan baru kalau mainan yang lama
sudah rusak. Benar saja beberapa
hari kemudian karena sudah bosan
dengan mainannnya Dani pun
meminta kepada ayah dan ibunya
untuk membeli mainan baru lagi

8

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Dani: ayaahh ibuuu aku mau beli mainan
baruu!
Ibu: boleh, nanti ya kalo mainanmu
sudah tidak bisa terpakai lagi (sambil
tersenyum)
Dani: tapi mainanku sudah lama bu
Ayah: sudah lama bagaimana! Kemarin
kan baru saja membeli mainan.
Mainanmu juga banyak yang tidak
terpakai padahal masih baru
Dani: sudah bosan (sambil merengek
kepada ayah dan ibunya)
Ayah: pokoknya mulai sekarang kamu
tidak boleh membeli mainan baru
sebelum mainan kamu sudah tidak bisa
terpakai. Di luar sana banyak anak anak
yang tidak bisa membeli mainan juga
serba kekurangan, kamu harus bisa
menghargai barang barang yang sudah
kamu punya. Dirawat supaya tidak cepat
rusak. Kamu juga harus bisa menghargai
orang lain, mau berbagi kalau tidak
seperti itu nantinya orang lain juga
tidak mau menghargai kamu.
Ibu: mengerti ucapan ayah kan Dan?

9

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Dani marah dia tidak mau mendengar
kan apa yang di katakan oleh ayah
dan ibunya. Dani berlari masuk ke
kamar dan membuat berantakan
mainan di dalam kamarnya, dia
merasa Rani dan Toni lah yang sudah
memberitahu kepada ayah dan
ibunya tentang sifat-sifat nya.

Dani yang marah tidak mau makan
dan tidak mau keluar kamar,
keesokan harinya Dani sakit karena
kemarin seharian tidak mau makan,
sehingga ia harus izin tidak masuk
sekolah.

10

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Mengetahui Dani sedang sakit, guru
dan teman teman Dani datang
menjenguknya setelah pulang dari
sekolah, teman temannya yang
datang hanya perwakilan saja.
Perwakilan dari teman temannya
yaitu Rani dan Toni.

Assalamu’alaikum wr wb ucap teman
teman Dani Wa’alaikumsalam wr wb
ucap ayah dan ibu Dani, lalu Rani dan
Toni dipersilahkan duduk. Lalu guru
berbicara dengan ayah dan ibu Dani
kenapa Dani bisa sakit. Sedangkan
Rani dan Toni sedang mengobrol
dengan Dani.

11

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Toni: kamu sakit apa Dan?
Dani: pasti kalian kan yang ngomong
ke ayah dan ibuku kalau aku tdak
mau meminjamkan mainanku kepada
kalian trus ngomong juga kalau aku
cepat marah, egois iya kan ngaku
ajaaa!
Rani: ga Dan, aku sama Toni gak
ngomong apa apa ke ibumu. Aku
bahkan kemarin kemarin tidak
bertemu dengan ibu dan ayah kamu
Toni: iya Dan aku juga, memangnya
kenapa kok kamu tanya seperti itu?
Dani: alahhh bohong kan kaliaann!
Gara gara kalian aku seperti ini! Aku
ga boleh beli mainan sama ayahku!
kalian jahat banget sii!
Rani: tapi aku sama Toni ga ngomong
apa apa Dan
Dani langsung tiduran membelakangi
mereka sambil marah

12

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Lalu guru, Rani dan Toni berpamitan
kepada ayah dan ibu Dani. Mereka
berpamitan kepada Dani tetapi ia
pura pura tidur sehingga mereka
langsung pulang. Lalu setelah mereka
pulang Dani bertanya kepada ayah
dan ibunya
Dani: ayahh, waktu itu ayah pernah
bilang kalau aku harus bisa
menghargai orang lain, mau berbagi
kalau tidak seperti itu nantinya
orang lain juga tidak mau menghargai
aku. Apa ayah tahu kalau dikelas aku
tidak mau menghargai teman?
Ayah: ayah tahu dong, gurumu yang
memberitahu ayah dan ibu. Gurumu
takut kalau itu akan menjadi sifat
yang terus menerus akan kamu miliki.
Sifat seperti itu kan tidak baik jadi
harus dihilangkan kalau tidak kamu
tidak akan disukai oleh orang lain.

13

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Dani: iya ayah, ayah ibu aku minta
maaf ya aku salah aku akan belajar
menghilangkan sifat sifat yang
buruk, belajar menjadi anak yang
lebih baik. Aku juga ingin minta
maaf kepada teman temanku.
Ibu: bagus kalau kamu sudah paham
tentang kesalahanmu dan mau
meminta maaf. Minta maaf ke
temanmu besok saja ya kalau sudah
pulang ke rumah sekarang makan
dulu minum obat baru istirahat lagi.
Dani: iya bu(sambil tersenyum dan
memeluk ibunya)

14

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Dani ternyata selama ini salah, yang
memberitahu tentang sifatnya
adalah gurunya bukan teman
temannya. Sejak itu Dani menyadari
bahwa ia salah, ia harus
memperbaiki sifatnya, ia juga ingin
meminta maaf kepada teman teman
atas kesalahannya.
Sejak saat itu Dani menjadi anak
yang baik, suka menolong sesama,
bisa menghargai orang lain sehingga
menjadi anak yang disukai oleh guru
dan temannya.

15

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

Dari cerita belajar menghargai
sesuatu kita bisa belajar tentang
pentingnya menghargai sesuatu.
Kita mungkin memiliki sifat yang
tidak baik tapi kita juga bisa merubah
sifat tidak baik tersebut menjadi baik
dan pribadi kita juga akan menjadi
lebih baik.
Belajar dari masalalu karena itu
merupakan guru terbaik untuk bisa
menjadi pribadi yang lebih baik

16

BELAJAR MENGHARGAI SESUATU

BIODATA

1. Nama: Rizki Intan Lestari Aji
2. NIM; 2020015238
3. Riwayat Pendidikan:

1. SD N Tambakreja o0
2. SMP N 1 Kedungreja
3. SMA N 1 KEDUNGREJA
4. Kuliah: Universitas Sarjanawiyata
Taman Siswa
5. TTL: Cilacap, 2 April 2002
6. Agama: Islam
7. Jenis Kelamin: Perempuan
8. Alamat: Tambakreja, RT 05 RW 08,
Cilacap, Jawa Tengah

17


Click to View FlipBook Version