The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by permadhi, 2021-01-22 15:21:38

Warta 24-01-2021

GKT3 Malang

Keywords: warta,gkt3,malang

SAAT TEDUH

VOTUM

Ibadah kita hari ini kita mulai dalam nama Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus;
kiranya Allah Tritunggal memberkati ibadah kita dari awal sampai kepada
akhirnya. Amin.

PUJIAN BERSAMA :

KAU YANG TERINDAH

VERSE

Kau yang terindah di dalam hidup ini,
Tiada Allah Tuhan yang seperti Engkau, besar perkasa penuh
kemuliaan
Kau yang termanis di dalam hidup ini,
Kucinta Kau lebih dari segalanya, besar kasih setia-Mu kepadaku

CHORUS

Kusembah Kau, ya Allahku, kutinggikan Nama-Mu selalu
Tiada lutut tak bertelut, menyembah Yesus Tuhan Rajaku
Kusembah Kau, ya Allahku, kutinggikan Nama-Mu selalu
Semua lidah kan mengaku, Engkaulah Yesus Tuhan Rajaku

INTROITUS – Mazmur 100 : 1 – 3

Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi!
Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-
Nya dengan sorak-sorai! Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah
yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan
domba gembalaan-Nya.

PUJIAN BERSAMA :

OH, TUHANKU SUCIKAN HATIKU

VERSE 1

Oh, Tuhanku, sucikan hatiku, ujilah hati dan pikiranku
Di hatiku, tersimpan yang jahat, sucikanku dan membebaskanku

VERSE 2

Oh Tuhanku, hapuslah dosaku, dengan Firman-Mu menyucikanku
Dan api-Mu, bakarlah aibku. Kuingin dapat memuliakan-Mu

VERSE 3

Oh Tuhanku, ku s’rahkan diriku, penuhi aku dengan kasih-Mu
Kua-sa-i-ku agar ku tak congkak. Ku mau ta-at kini pimpinlah-ku

VERSE 4

Oh Tuhanku, bangkitkan jiwaku, api Roh Kudus bakar hatiku
Dan Firman-Mu yang mem’liharaku. Berkatiku inilah doaku

DOA PENGAKUAN DOSA

BERITA ANUGERAH – Mikha 7 : 18 – 19

Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang
memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak
bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan
kepada kasih setia? Biarlah Ia kembali menyayangi kita,
menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala
dosa kita ke dalam tubir-tubir laut.

PETUNJUK HIDUP BARU – Kolose 3 : 13 – 15

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang
akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang
lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat
jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai
pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Hendaklah
damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah
kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.

PENGAKUAN IMAN RASULI

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa,
Khalik langit dan bumi.
Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung dari Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.
Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Mahakuasa.
Dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi
orang yang hidup dan yang mati.
Aku percaya kepada Roh Kudus, Gereja yang kudus dan am,
persekutuan orang kudus, pengampunan dosa,
kebangkitan tubuh, dan hidup yang kekal. Amin.

KHOTBAH oleh Ev. David Gunawan

1 Korintus 12 : 12 – 13, Roma 12 : 4, 5

“Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-
anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun
banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. Sebab
dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun
orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah
dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum
dari satu roh.” [1 Korintus 12:12-13]

“Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai
banyak anggota, tetapi tidak semua anggota mempunyai
tugas yang sama, demikianlah juga kita, walaupun banyak,
adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-
masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.”
[Roma 12:4,5]

Shallom jemaat yang terkasih di dalam Tuhan, saya berdoa
kiranya jemaat yang membaca tulisan ini dalam keadaan
yang baik dan sehat. Pada masa pandemi ini, kita diingatkan
tidak ada lagi yang lebih berharga dalam hidup kita selain
kesehatan dan keyakinan iman di dalam Kristus. Dengan hati
yang tulus, saya berdoa kiranya kita semua merasakan
damai sejahtera dan sukacita, serta semangat dalam
menjalani hari-hari kita.

Sepanjang bulan Januari 2021, jemaat diajak memikirkan
kembali makna PERSEKUTUAN, baik dengan Allah Bapa,
Allah Anak, Allah Roh Kudus, sesama jemaat, dan keluarga.
Minggu ini secara khusus, saya mengajak jemaat untuk
memahami makna hidup bersama sebagai tubuh Kristus
melalui surat Paulus dalam 1 Korintus 12:12-26.

Dalam 1 Korintus 12:12, Paulus menggunakan metafora tubuh
untuk menggambarkan gereja, dan setiap orang percaya
digambarkan sebagai anggota tubuh itu. Kita disebut
anggota tubuh Kristus semata-mata karena karya Roh Kudus
yang mempertobatkan kita.

APA YANG HARUS KITA LAKUKAN SEBAGAI ANGGOTA TUBUH
KRISTUS?

1. Memandang setiap pribadi itu unik dan berharga di
mata Tuhan (ayat 13-20)
Metafora tubuh memberikan kita suatu gambaran
yang jelas bahwa di dalam satu tubuh terdapat
banyak anggota yang berbeda. Namun, semuanya
sama penting dan terikat satu sama lain. Ada yang
menjadi kaki, tangan, mata, hidung, dan lainnya.
Ketika Paulus menyebut soal keragaman, ia tidak
menekankan soal perbedaan talenta, karakter, sifat,
minat, dan lainnya. Namun, ia berbicara tentang
perbedaan ras (Yahudi – Yunani), ekonomi (kaya –
miskin), sosial (budak – orang merdeka), gender (pria -
perempuan), rohani (kuat – lemah) yang
kedudukannya sama di dalam Kristus.

Hal ini mengajarkan kepada kita bahwa tidak boleh
ada yang merasa lebih hebat di dalam gereja, lebih
penting dari pada yang lain, lebih dihormati dibanding
dengan yang lain. Sebaliknya, juga tidak perlu minder,
merasa paling miskin, merasa paling tidak berarti di
dalam gereja.
Itulah sebabnya orang Kristen haruslah menjadi orang
pertama yang menentang rasisme. Jika di dalam
gereja, kita masih merendahkan orang lain, maka
perlu dipertanyakan kembali apakah kita menyadari
status kita yang sesungguhnya dihadapan Tuhan?

Perbedaan memang memiliki potensi konflik yang
tidak pernah berakhir, tetapi perbedaan juga
memberikan harapan akan satu kehidupan yang
menarik. Apakah anda bisa membayangkan jika
tubuh kita terdiri dari tangan semua? Kaki semua?
Telinga semua? Mengerikan bukan! Itulah sebabnya
perbedaan itu menjadi sesuatu yang menarik.

Dalam ayat 18, Paulus menegaskan bahwa pelaku
utama yang menyebabkan keragaman itu adalah

Allah sendiri. Allah secara sengaja menciptakan
keragaman itu sehingga terbentuk sebuah kesatuan
yang indah. Itulah keindahan kekristenan – kesatuan
di dalam keragaman.

2. Membangun sikap saling memiliki, menopang,
menghargai, bergantung, dan memelihara satu sama
lain (ayat 21-31)
Hal yang paling mengancam kesatuan tubuh Kristus
adalah merasa hebat, merasa mampu seorang diri,
merasa tidak membutuhkan orang lain. Paulus
dengan tegas menjelaskan dalam ayat 21 bahwa kita
saling membutuhkan satu sama lain, saling
bergantung sama lain. Mata tidak dapat berkata
kepada tangan: “Aku tidak membutuhkan engkau.”
Memang benar, di dalam anggota jemaat (tubuh
Kristus) ada yang kelihatan paling lemah, kurang
terhormat dibandingkan dengan lainnya. Namun, hal
ini tidak berarti bahwa kita tidak membutuhkan
mereka. Justru sebaliknya, kita paling
membutuhkannya dan kita memberikan perhatian /
penghormatan khusus. Bukankah seringkali kita
keluarkan begitu banyak biaya dan waktu untuk
merawat tubuh kita yang telanjang dengan pakaian
indah? Bahkan anggota-anggota tubuh kita yang
tidak elok, organ seksual kita, kita berikan perhatian
khusus, dan hargai sebagai bagian yang penting,
meskipun tertutup?

Mari kita menyadari bahwa Allah telah menyusun
tubuh kita begitu rupa sehingga tidak mungkin kita
membandingkan satu dengan lainnya. Karena
anggota-anggota yang tidak mulia diberikan
penghormatan khusus, Allah telah memperlihatkan
bagaimana orang Kristen harus berhubungan satu
sama lain di dalam tubuh Kristus; mereka harus pula
memberikan penghormatan yang lebih besar lagi
kepada mereka yang kurang beruntung, sehingga
jangan terjadi perpecahan dalam tubuh Kristus.

Ada banyak hal yang bisa lakukan sebagai anggota
tubuh Kristus untuk membangun sikap saling
memiliki, menopang, menghargai, bergantung, dan
memelihara satu sama lain. Di masa pandemi seperti
ini, kita bisa saling menghubungi (telp /WA)
menanyakan kabar, mendoakan, sharing kehidupan
dengan orang tersebut, mengirim makanan, memberi
uang.

Bagi setiap kita yang adalah anggota tubuh lebih
kuat, kita diberikan tugas khusus untuk memelihara
dan merawat anggota tubuh yang lebih lemah.
Genaplah firman yang dikatakan oleh Yesus (Matius
23:11-12). Anggota tubuh yang kuat melayani anggota
tubuh yang lemah. Di dalam kerendahan hati
melayani itulah, anggota tubuh yang kuat menjadi
penting. Untuk menjadi orang penting, seseorang
harus menjadi hamba yang terendah; kebesaran
terdiri dari melayani, seperti yang Yesus ajarkan sambil
menunjuk pada peranan-Nya sendiri sebagai Hamba
yang Menderita (Markus 10:43-45).

PUJIAN BERSAMA (PERSEMBAHAN) :

SUNGGUH KU BANGGA BAPA

VERSE
Sungguh kubangga Bapa punya Allah seperti Engkau
Sungguh kubangga Yesus atas s’gala pengorbanan-Mu
Tak ingin aku hidup lepas dari kasih-Mu
Kasih-Mu menyelamatkan dan b’ri ku pengharapan

CHORUS

Kini kupersembahkan apa yang aku miliki
Memang tiada berarti bila dibanding dengan kasih-Mu
Namun kuingin memb’ri dengan sukacita di hati
Karna ku tahu ini menyenangkan hati-Mu

DOA PERSEMBAHAN DAN DOA SYAFAAT

1. Bangsa dan negara Indonesia:
• Penanggulangan Covid-19
• Pendistribusian vaksin yang telah sampai di Indonesia

2. Jemaat yang bergumul dalam situasi pandemi ini

DOXOLOGY – Owen

Puji Allah sumber berkat
Pujilah Dia makhluk di bumi
Pujilah Dia malak di surga
Pujilah Bapa, Putra, Roh Kudus,
Amin

DOA BERKAT – Bilangan 6 : 24 - 26

TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya
dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu
dan memberi engkau damai sejahtera.

SAAT TEDUH


Click to View FlipBook Version